Thursday, November 23, 2017

Pilkada 2018, Polisi Siapkan Tim Khusus Awasi Kampanye Hitam di Media Sosial

SHARE
HumasNgawi || JAKARTA - Kamis (23/11/2017), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar pada tahun 2018 mendatang.
 
Tentunya masyarakat menginginkan keadaan yang aman, nyaman dan tentram dalam acara pesta rakyat ini. Hal ini menjadi tugas utama aparat penegak hukum Polri.

Utamanya adalah menghindarkan terjadinya kampanye tidak sehat yang menjurus pada muatan SARA baik di kehidupan nyata maupun di dunia maya.

‎Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Besar Polisi Fadil Imran mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU mengenai antisipasi kampanye hitam di media sosial.

"Kita sudah berkoordinasi dengan KPU. Peraturan dengan KPU sudah ada," kata Brigjen Pol. Fadil.
Brigjen Pol. Fadil tidak memungkiri bahwa perlu kehati-hatian oleh pihaknya dalam menangani kampanye di media sosial sebelum mengambil kesimpulan apakah sebuah postingan melanggar hukum atau tidak.

Pihaknya pun telah menyiapkan tim khusus untuk mengantisipasi merebaknya kampanye hitam di media sosial.

"Kami bentuk tim penyidik yang khusus menangani kejahatan-kejahatan Pilkada, khususnya kampanye melalui internet. Kita terus latih mereka, kita terus didik agar semuanya berjalan dengan baik," tegasnya.

Menurutnya, kampanye hitam di media sosial berpotensi mengancam keutuhan ‎bangsa.  
(kr/lm/rp)
SHARE

Author: verified_user