BONDOWOSO - Tidak hanya memberikan pelayanan pengamanan, Polisi Wanita (Polwan) Polres Bondowoso Polda Jatim juga tampak sigap membantu jemaat lanjut usia (lansia) dan anak - anak yang datang untuk beribadah di Vihara Ariya Maitera Kabupaten Bondowoso.
Senyum sapa para Srikandi Bhayangkara Polres Bondowoso itu seakan menambah keyakinan para jemaat yang datang untuk beribadah dan merayakan Imlek di Vihara Ariya Maitera menjadi lebih aman, nyaman dan khusuk.
Pengurus Sekaligus Ketua Vihara Ariya Maitreya Tanti Yuliawati dan juga Pendeta Vihara Ariya Maitreya, Juni Hermini mengaku salut dan apresiasi kepada Polres Bondowoso Polda Jatim, yang menjamin dan memastikan kegiatan ibadah perayaan Imlek di Vihara Ariya Maitera berjalan aman dari awal, pertengahan hingga akhir ibadah.
"Atas nama pribadi dan jemaat, kami sangat bersyukur dan apresiasi untuk Polres Bondowoso terutama ibu Polwan yang sigap membantu jemaat kami," ujarnya, Selasa (17/2/26).
Sementara itu, Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, yang juga hadir memastikan persiapan personelnya di lokasi Vihara menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, namun juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.
Ia menegaskan, pengamanan perayaan Imlek ini merupakan bentuk komitmen Polres Bondowoso Polda Jatim dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.
"Kami mengedepankan pendekatan humanis, khususnya melalui peran Polwan yang secara langsung membantu jemaat di lokasi vihara,” ujar Kapolres Bondowoso.
AKBP Aryo Dwi Wibowo menambahkan, pengamanan dilakukan secara maksimal dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis.
Hal itu guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dengan kehadiran Polwan Polres Bondowoso yang sigap dan responsif, para jemaat merasa terbantu dan lebih tenang dalam menjalankan ibadah Imlek. (*)
Wednesday, February 18, 2026
Polres Ngawi Hadirkan SPPG II dan III Dukung Pemenuhan Gizi Wujudkan Generasi Sehat
NGAWI – Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Polres Ngawi Polda Jatim kembali menghadirkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) II dan III.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama usai kegiatan pendampingan operasi pasar murah di Jogorogo Ngawi, Rabu (18/2/26).
AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengatakan Kedua SPPG tersebut diresmikan bareng saat mengikuti kegiatan Zoom Meeting peresmian dan groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta gedung ketahanan pangan Polri yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia oleh Presiden RI, Jumat (13/2/2026) pekan yang lalu.
Kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG II Polres Ngawi yang berlokasi di Dusun Ngemplak, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.
AKBP Prayoga Angga Widyatama menyebutkan peresmian SPPG ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Melalui SPPG ini, kami berharap program Makan Bergizi Gratis dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Karangjati," ujar AKBP Prayoga.
Ia mengatakan pembangunan SPPG tersebut juga menjadi wujud komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kopolres Ngawi menegaskan, dibagunnya SPPG Polres Ngawi Polda Jatim dalam rangka mendukung program Presiden RI terkait Makan Bergizi Gratis.
"Kami juga berharap manfaatnya dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama di wilayah Kecamatan Karangjati," ungkap AKBP Prayoga.
Dengan diresmikannya SPPG II dan SPPG III Polres Ngawi Polda Jatim diharapkan pelayanan pemenuhan gizi kepada masyarakat penerima manfaat semakin optimal serta mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Ngawi. (*)
Pastikan Imlek Kondusif, Kapolres Gresik Tinjau Pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong
GRESIK - Menjelang puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melakukan peninjauan langsung kesiapan pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong TITD, Jalan Dr. Setia Budi, Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Senin malam (16/02/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Tionghoa di Kabupaten Gresik berjalan aman, nyaman, dan khidmat.
Sejumlah personel tampak disiagakan di area klenteng guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Dalam kunjungan itu, Kapolres Gresik didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, di antaranya Kasat Narkoba AKP Ahmad Yani, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, hingga Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan.
Kehadiran rombongan kepolisian disambut hangat Ketua Klenteng Kim Hin Kiong, Sdr. Sutanto, beserta jajaran pengurus.
AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, kehadiran Polri bukan sekadar memastikan aspek teknis pengamanan, melainkan juga memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh agama serta pengurus rumah ibadah.
“Kunjungan ini untuk memastikan pengamanan Tahun Baru Imlek berjalan optimal," ujar AKBP Ramadhan Nasution di Klenteng Kim Hin Kiong.
Kapolres Gresik menerangkan, selain pelayanan pengamanan,kehadirannya bersama personel Polres Gresik juga ingin menjalin komunikasi yang baik dengan para tokoh agama dan pengurus tempat ibadah demi menjaga harmoni serta toleransi di Kabupaten Gresik.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung, sehingga suasana damai dan penuh kebersamaan dapat terus terpelihara.
Pihak pengurus Klenteng Kim Hin Kiong mengapresiasi langkah proaktif Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan rasa aman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah malam Imlek.
Ketua Klenteng, Sutanto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian besar dari Bapak Kapolres dan jajaran. Dukungan ini membuat kami merasa tenang dalam menjalankan ibadah dan merayakan tahun baru,” ungkapnya.
Dengan pengamanan yang terencana dan koordinasi solid antara kepolisian dan pihak internal klenteng, diharapkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Gresik dapat berlangsung aman, tertib, serta semakin memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kota Pudak. (*)
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, TNI–Polri dan Pemda Ngawi Korve Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Ngawi – Sinergitas TNI–Polri bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali ditunjukkan melalui aksi nyata mendukung Program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto pada awal tahun 2026.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. bersama Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., turun langsung mengikuti kegiatan kerja bakti (korve) bersama jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan dipusatkan di sejumlah ikon Kabupaten Ngawi, di antaranya Alun-Alun Ngawi, Masjid Agung Baiturrahman Ngawi, serta kawasan bersejarah Benteng Van den Bosch.
Dalam kegiatan tersebut, peserta melaksanakan pembersihan area publik, penataan fasilitas umum, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan kualitas lingkungan yang lebih baik.
“Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas AKBP Prayoga Angga Widyatama.
Lebih lanjut, Kapolres juga menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan nyaman.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Ngawi semakin bersih, sehat, dan indah, serta mampu menjadi contoh nyata implementasi Program Gerakan Indonesia ASRI di tingkat daerah melalui kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Perkuat Siskamling di Ngawi, Polsek Kwadungan Patroli Dialogis
Ngawi – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Kwadungan melaksanakan kegiatan pembinaan dan asistensi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Desa Warukkalong, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) Kamtibmas sekaligus asistensi pelaksanaan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Personel Polsek Kwadungan menekankan pentingnya peningkatan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Kwadungan AKP Iswahjoedi menyampaikan arahan kepada petugas ronda agar lebih peka terhadap situasi di lingkungan sekitar. Menurutnya, kewaspadaan dan respons cepat masyarakat menjadi kunci mencegah gangguan Kamtibmas berkembang menjadi tindak kejahatan.
Selain itu, petugas juga menguatkan akses informasi dan komunikasi masyarakat dengan kepolisian. Warga diimbau untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 maupun menghubungi Bhabinkamtibmas di masing-masing desa apabila terjadi gangguan Kamtibmas.
Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan pembinaan Poskamling merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
“Siskamling adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat, diharapkan tercipta rasa aman dan situasi yang kondusif,” ujarnya pada Rabu (18/2/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Polsek Kwadungan berkomitmen terus mengoptimalkan peran Poskamling sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polres Ngawi.
Satgas Pangan Polres Ngawi Kawal Operasi Pasar Murah Jelang Ramadhan 2026
Ngawi – Satgas Pangan Polres Ngawi bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi melaksanakan pendampingan kegiatan Operasi Pasar Murah Pengendalian Inflasi Tahun 2026 di Balai Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menekan laju inflasi daerah menjelang Bulan Ramadhan 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, Kapolsek Jogorogo AKP Sugiyanto, S.H., Camat Jogorogo, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Satgas Pangan Polres Ngawi, serta Kepala Desa Macanan.
Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya cabai rawit merah Rp80.000/kg, cabai keriting Rp42.000/kg, telur Rp26.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg, bawang putih Rp28.000/kg, minyak goreng Rp15.000/kg, gula pasir Rp15.000/kg, beras SPHP Rp11.200/kg, dan beras premium Rp14.000/kg. Seluruh bahan pokok yang disediakan dilaporkan habis terjual.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa Polres Ngawi melalui Satgas Pangan akan terus mengawal distribusi dan ketersediaan bahan pokok agar tetap aman serta terjangkau oleh masyarakat.
“Operasi pasar murah ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga, mencegah penimbunan, serta memastikan stok kebutuhan pokok tersedia menjelang Ramadhan. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan terbantu,” ujarnya pada Rabu(18/2/2026).
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, di antaranya Alun-Alun Ngawi, Jogorogo (Macanan), Kedunggalar, Mantingan (Kedungharjo), Ngrambe, Widodaren, Kendal (Patalan), Pitu (Ngancar), hingga Padas (Bintoyo).
Dengan adanya operasi pasar murah ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga, harga kebutuhan pokok stabil, serta inflasi daerah dapat dikendalikan secara optimal menjelang bulan suci Ramadhan 2026.
Ditlantas Polda Jatim Tertibkan Penggunaan Lajur Jalan Tol
SURABAYA,- Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas) Polda Jatim terus menggelorakan kampanye keselamatan lalu lintas menjelang operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan segera digelar serentak.
Kali ini melalui Satuan PJR (Patroli Jalan Raya), Ditlantas Polda Jatim membagikan flyer himbauan penggunaan lajur kepada pengguna jalan khususnya jalan tol.
Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana mengatakan jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) bergerak serentak melakukan penertiban kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan tol sejak Minggu (15/2) malam.
Langkah ini dilakukan setelah adanya instruksi langsung dari Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, untuk meningkatkan ketertiban serta menekan angka kecelakaan dan kepadatan arus lalu lintas di jalan bebas hambatan.
Adapun Flyer yang dibagikan kepada para pengemudi diantaranya berisi imbauan dan edukasi tentang penggunaan lajur kiri pada jalan tol terutama kendaraan truk dan bus.
Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menegaskan penggunaan lajur kanan pada jalan tol hanya untuk mendahului.
Hal itu juga diatur pada Undang undang nomor 22 tahun 2009 Pasal 108 ayat (2) penggunaan jalur sebelah kanan hanya untuk mendahului atau jika diperintahkan oleh rambu lalu lintas.
Selain itu penggunaan lajur pada jalan juga diatur pada Pasal 108 ayat (3) pada jalan yang memiliki lebih dari satu lajur, lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang lebih lambat.
“Saya mengajak kepada semua pengguna jalan terutama angkutan barang dan orang mari bersama sama tertib berlalulintas di jalan tol. Karena menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat di jalan,” pungkasnya, Rabu (18/2/26).
Sementara itu, Kasubdit Kamsel pada Ditlantas Polda Jatim, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
AKBP Edith menyebut kegiatan ini juga merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
"Kami ingin masyarakat pengguna jalan mematuhi aturan yang ada terkait pemakain jalur baik itu di jalan tol maupun alteri yang memiliki lebih dari satu jalur,"kata AKBP Edith.
Ia menegaskan, bahwa keamanan,keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada hakekatnya adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tanggung jawab petugas.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bersama - sama menggunakan jalan raya ataupun jalan tol sesuai dengan aturan yang ada demi keamanan dan keselamatan serta kelancaran bersama.
Menurut AKBP Edith, pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
Ia mengatakan, Truk dengan muatan berlebih dan dimensi tidak sesuai aturan dinilai memperbesar potensi kerusakan jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan.
"Selain berdampak pada keselamatan, pelanggaran ini juga sering memicu kemacetan panjang," pungkasnya.(*)
Satgas Pangan Polres Bojonegoro Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok Hingga Jelang Idul Fitri
BOJONEGORO – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait kembali melakukan pengecekan dan pemantauan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok (Bapok) di wilayah Kabupaten Bojonegoro sejak Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan guna memastikan stok aman serta harga tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.
Pengecekan dipimpin oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim, Ipda A. Zaenan Na’im bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Disperindagkop, Perum Bulog Kabupaten Bojonegoro, serta DKPP.
Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, serta gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro.
Tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual di tingkat pasar tradisional dan ritel modern, sekaligus memantau ketersediaan stok di gudang penyimpanan.
“Secara keseluruhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro dalam kondisi mencukupi dan harga relatif stabil tanpa kenaikan signifikan menjelang Ramadan 2026," ujar Ipda A. Zaenan Na’im, Rabu (18/2/26).
Sementara itu, hasil pengecekan di gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro menunjukkan stok beras mencapai 6.200 ton, Minyakita sebanyak 250 karton, serta gula Maniskita sebanyak 10 ton.
"Pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,”tegas Ipda Na’im.
Kanit Pidsus juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu kenaikan harga maupun kelangkaan barang, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar. (*)
Jogo Jawa Timur : Kapolda Jatim Tinjau Perayaan Imlek di Vihara Buddayana Surabaya
SURABAYA - Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Pahlawan berlangsung dengan suasana penuh ketenangan dan kekhidmatan.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si didampingi para Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan melakukan peninjauan langsung ke Vihara Buddayana Surabaya, Selasa (17/2/26).
Kunjungan ini guna memastikan rangkaian ibadah berjalan aman, tertib dan memberikan rasa nyaman bagi umat yang merayakan.
Kapolda Jatim menegaskan bahwa pengamanan perayaan Imlek merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
"Seluruh personel ditempatkan secara strategis dengan mengedepankan pendekatan humanis agar umat dapat beribadah dengan khusyuk," ujar Irjen Nanang.
Kapolda Jawa Timur juga mengapresiasi kesiapan jajaran Polrestabes Surabaya dalam mengelola pengamanan.
Menurut Kapolda Jatim, perayaan keagamaan merupakan momentum penting yang harus dijaga bersama sebagai bagian dari keberagaman dan persatuan bangsa.
"Perayaan Imlek di Surabaya tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol harmonisasi antar umat beragama," tutur Irjen Nanang.
Kapolda Jatim juga menegaskan, kehadiran Kepolisian di tengah masyarakat menjadi representasi negara dalam menjamin kebebasan beribadah serta memperkuat nilai-nilai toleransi.
"Dengan pengamanan yang maksimal dan pendekatan yang persuasif, umat yang melaksanakan doa dan ritual bisa merasa aman, nyaman dan khusuk," kata Kapolda Jatim.
Kapolda Jatim menekankan, pengamanan perayaan Imlek menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur sebagai komitmen Jogo Jawa Timur.
Sementara itu Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengatakan pendekatan preventif dan dialogis oleh Polrestabes Surabaya terus dikedepankan untuk membangun kepercayaan publik.
Ia menyampaikan bahwa situasi kamtibmas selama perayaan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif.
Sinergi antara kepolisian, pengurus vihara, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang tertib dan penuh toleransi.
"Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap momentum penting, termasuk perayaan hari besar keagamaan," ujar Kombes Pol Luthfi Sulistiawan.
Kunjungan Kapolda Jatim di Vihara Buddhayana Putat Gede Surabaya tersebut tidak hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga wujud nyata pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. (*)
Tuesday, February 17, 2026
Kapolres Ngawi Tinjau Klenteng, Pastikan Perayaan Imlek 2577 Kongzili Aman dan Kondusif
NGAWI – Komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam menjaga kondusivitas wilayah selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah kembali ditegaskan oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui kegiatan peninjauan langsung ke klenteng yang berada di wilayah Kabupaten Ngawi, Selasa (17/2/2025)
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi didampingi Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro, S.H., melakukan pengecekan kesiapan personel serta layanan pengamanan di Klenteng Shien Hien Kiong, Ngawi.
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Ngawi juga berinteraksi langsung dengan pengurus klenteng serta personel yang bertugas, guna memastikan sistem pengamanan berjalan optimal dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polres Ngawi berkomitmen penuh dalam menjamin keamanan seluruh masyarakat, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Tahun Baru Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat. Polres Ngawi telah menyiapkan pengamanan secara maksimal di seluruh titik kegiatan, termasuk klenteng, tempat ibadah, dan pusat keramaian,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.
Ia juga menambahkan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polres Ngawi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama menjelang rangkaian kegiatan masyarakat dalam waktu dekat, termasuk bulan suci Ramadhan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan rasa aman dan memperkuat persatuan di Kabupaten Ngawi,” tambahnya.
Dengan adanya pengecekan langsung oleh Kapolres Ngawi, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili di Kabupaten Ngawi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian, sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyara
Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga
Jakarta - Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.
Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polda Jawa Timur Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab menjelaskan bahwa, Kobin yang dibawa dengan sepeda dilengkapi kopi tersebut selalu dibawa ketika menjalankan tugas menyambangi warga.
"Kobin adalah salah satu sarana kami kopi cak Bhabin kita berkeliling kampung sebagai tugas khusus ataupun tugas pokok bhabin kamtibmas adalah sambang warga. Maka dari itu saat jita mekakukan sambang ke warga kita dengan datang membawa gerobak Kobin," kata Sugeng, Selasa (17/2/2026).
Menurut Sugeng, sepeda yang disulap menjadi tempat membawa kopi lengkap dengan kantong di kiri-kanannya itu disediakan dari modal pribadi.
"Modalnya pribadi," ujarnya.
Bahkan, inisiasi Bhabinkamtibmas tersebut diapresiasi serta disambut baik oleh Komisi VII DPR RI yang dipimpin oleh Rahayu Saraswati saat kunjungan ke Kampung Batik Okra Surabaya.
Menurut Sugeng, nantinya ketika menyambangi warga untuk menyerap aspirasi masyarakat, kopi yang disediakan bakal gratis.
"Kopinya nanti gratis untuk masyarakat," tuturnya.
Kopin sendiri terinsipirasi dari kebiasaan atau budaya masyarakat Indonesia yang gemar sekali menyeruput kopi.
Polda Jatim menginisiasi program ngopi bareng cak bhabin. Kopi dijadikan sarana oleh para bhabin untuk mencairkan suasana.
Kobin bibuat sendiri oleh para bhabin. Mereka berkeliling desa desa kemudian mengumpulkan para masyarakat dan berusaha menggali aspirasi.
Polresta Malang Kota Pertebal Pengamanan Imlek, Personel Disiagakan di Klenteng hingga Pusat Perbelanjaan
MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, sekaligus menyongsong Ramadhan 1447 H dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polresta Malang Kota Polda Jatim meningkatkan pengamanan secara menyeluruh di Kota Malang.
Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana mengatakan, langkah tersebut ditunjukkan saat mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat melakukan pengecekan di Klenteng Eng An Kiong Jalan Martadinata Kota Malang.
Diketahui Klenteng tersebut yang menjadi pusat perayaan Imlek bertema “Harmony of Love & Prosperity” mulai 14–17 Februari 2026 di Kota Malang.
Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi ibadah, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan modern hingga pasar tradisional.
“Selain meningkatkan pengamanan di klenteng, kami juga menugaskan personel untuk aktif dan fokus di mall, pusat perbelanjaan, serta pasar tradisional, agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” kata Kombes Pol Putu Kholis.
Ia menerangkan, strategi ini merupakan bagian dari langkah preventif dan preemtif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian, copet, maupun kepadatan arus kendaraan di jalur provinsi yang melintas di Kota Malang menuju Lumajang dan Blitar.
Pengamanan di Lokasi Klenteng Polresta Malang Kota melibatkan 47 personel.
Selain itu personel juga patroli dialogis di pusat keramaian, rekayasa lalu lintas situasional, serta penguatan komunikasi dengan pengelola tempat ibadah dan pusat ekonomi masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik ibadah saat Imlek maupun aktivitas ekonomi, berjalan kondusif," ujar Kombes Pol Putu Kholis.
Sementara itu Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kesiapsiagaan apparat, khususnya Polresta Malang Kota, yang sudah menjalin koordinasi intensif serta melakukan pengamanan sejak tahap awal persiapan perayaan.
“Kami mengapresiasi perhatian dan pengamanan Polresta Malang Kota, sejak persiapan Imlek sudah melakukan berkoordinasi hingga puncak acara “Harmony of Love & Prosperity” hari ini berlangsung lebih aman.” ujar Rudi Phan. (*)
Kapolda Jatim Tinjau Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang Tegaskan Komitmen Jogo Jawa Timur Saat Imlek 2026
KOTA MALANG – Komitmen menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur saat libur panjang dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sekaligus menjelang Ramadhan 1447 Hijriah dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 ditegaskan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto dengan mengunjungi Klenteng Eng An Kiong, Selasa (17/02/2026).
Didampingi para pejabat utama (PJU) Polda Jatim dan Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang melakukan pengecekan layanan pengamanan perayaan Imlek di Klenteng bersejarah yang berada di Jalan Martadinata, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Kunjungan Jajaran Polda Jatim dan Polresta Malang Kota ini dilakukan untuk memastikan perayaan bertajuk “Harmony of Love & Prosperity” yang berlangsung 14–17 Februari 2026 berjalan aman, tertib, dan penuh suasana toleransi.
Selain memantau kesiapan personel di area ibadah, Kapolda Jatim juga menyoroti aspek lalu lintas.
Jalan Martadinata merupakan jalur provinsi strategis yang menghubungkan arus kendaraan menuju Lumajang dan Blitar, sehingga berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur panjang.
“Kami memastikan perayaan Imlek di Kota Malang aman dan lancar. Kunjungan kami ini sudah menjadi tanggung jawab kami menjaga Jawa Timur tetap kondusif, baik saat cuti bersama, maupun mitigasi jelang Operasi Ketupat Semeru 2026,” tegas Irjen Nanang.
Menurut Kapolda Jatim, langkah preventif dan preemtif dilakukan melalui penguatan patroli, pengaturan arus lalu lintas, hingga koordinasi intensif dengan pengurus klenteng dan unsur pemerintah daerah.
Soliditas antar instansi menjadi kunci menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Sementara itu Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pengamanan yang diberikan jajaran kepolisian.
“Kami berterima kasih atas pengamanan dari Polresta Malang Kota dan kunjungan Bapak Kapolda Jatim, sungguh luar biasa perhatian beliau kepada warga khususnya Kota Malang," ungkap Rudi Phan.
Ia mengatakan perayaan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum menjelang bulan suci Ramadan.
"Kehadiran Polri bahkan sampai Pak Kapolda Jatim turun lapangan ini memberikan rasa tenang bagi umat dan masyarakat sekitar,” ujar Rudi Phan.
Momentum ini sekaligus mempertegas Kota Malang sebagai kota toleran yang menjunjung tinggi kerukunan dalam keberagaman.
Dengan pengamanan terpadu dan sinergi lintas sektor, Polda Jatim memastikan perayaan berlangsung khidmat sekaligus menjadi bagian dari strategi besar menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang Ramadhan dan arus mudik mendatang. (*)
Perayaan Imlek di Klenteng Shien Hien Kiong Ngawi Berlangsung Aman dan Kondusif
Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan pengamanan kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Klenteng Shien Hien Kiong, Selasa (17/2/2026) pagi.
Pengamanan dilaksanakan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama rangkaian ibadah dan perayaan berlangsung.
Petugas melakukan patroli dialogis sekaligus pengawasan di sekitar area klenteng untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).
Selain melakukan penjagaan terbuka dan tertutup, personel juga berkoordinasi dengan pengurus klenteng serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban, keamanan barang bawaan, serta mematuhi aturan selama pelaksanaan ibadah.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri dalam setiap kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polres Ngawi dalam menjamin rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara kita yang merayakan Imlek. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama pada Selasa (17/2/2026).
Dengan pengamanan tersebut, diharapkan tercipta suasana harmonis serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Ngawi.
Selama pelaksanaan perayaan Imlek di Klenteng Shien Hien Kiong, Ngawi, situasi kamtibmas aman, terkendali, dan tidak ditemukan adanya gangguan menonjol.
Polrestabes Surabaya Amankan 2 Tersangka Pengedar Narkoba,109gr Sabu dan 2.000 Pil LL Disita
SURABAYA - Upaya Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam memutus mata rantai narkoba yang menyasar lingkungan permukiman padat penduduk terus dilakukan.
Seperti operasi yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di kawasan Tambaksari Surabaya, pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB bulan lalu.
Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama mengatakan dari operasi tersebut, dua pemuda asal Tambaksari berinisial M.S (21)dan F.R (19) diamankan petugas.
"Keduanya terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu serta sediaan farmasi tanpa izin edar berupa Pil LL," ujar AKBP Dodi, Selasa (17/2/26).
Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya juga mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang lebih dahulu menjerat M.S.
Berdasarkan informasi dan penyelidikan lanjutan, tim Satresnarkoba melakukan upaya paksa berupa penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang sama, yakni wilayah Tambaksari, Surabaya.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan F.R dalam peredaran narkotika.
"Dalam rangkaian tindakan tersebut, kami mengamankan F.R dan beberapa barang bukti termasuk telepon seluler, plastik klip berisi sabu, serta timbangan digital," tutur AKBP Dodi Pratama.
Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan mengungkap bahwa F.R memperoleh sabu dari M.S, yang diketahui menggunakan nama samaran L.
Penyerahan barang haram tersebut dilakukan secara langsung pada Selasa, 27 Januari 2026, di kawasan Tambaksari.
Dalam pertemuan itu, F.R menerima sabu seberat sekitar 10 gram dengan tujuan untuk diedarkan sesuai arahan.
"Peran FR disebut sebagai kurir lapangan, dengan sistem upah berbasis titik ranjauan. Untuk setiap titik distribusi, F.R dijanjikan imbalan sebesar Rp20 ribu," kata AKBP Dodi.
Ia menjelaskan skema ini mencerminkan pola klasik peredaran narkoba yang menyasar anak muda, memanfaatkan tekanan ekonomi serta minimnya kesadaran hukum untuk melancarkan distribusi barang terlarang.
"Dari pengungkapan tersebut, kami menyita barang bukti 49 poket sabu dengan berat keseluruhan 109,31 gram, " kata AKBP Dodi.
Selain itu, petugas juga menemukan dua botol plastik berisi sekitar 2.000 butir Pil LL berlogo Y yang diduga kuat diedarkan tanpa izin resmi.
Kedua terduga pelaku dijerat pasal berlapis. Mereka diduga melanggar ketentuan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam KUHP terbaru.
Selain itu, peredaran Pil LL tanpa izin edar juga menjerat mereka dengan Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman nyata, terutama di wilayah perkotaan.
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus hadir, menindak tegas pelaku, serta melindungi generasi muda dari jeratan narkoba yang merusak masa depan. (*)
Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Sumberpucung, Berawal dari Laporan 110
MALANG – Polres Malang Polda Jatim melalui Polsek Sumberpucung membongkar lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai arena judi sabung ayam di Dusun Kuncoro, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polres Malang Polda Jatim.
Tim yang dipimpin Kapolsek Sumberpucung, Iptu Choirul Mustofa bersama Unit Reskrim dan piket fungsi langsung bergerak menuju lokasi usai terima laporan dari warga.
Setibanya di lokasi, Polisi tidak lagi menemukan aktivitas perjudian,namun, petugas mendapati bekas arena sabung ayam yang masih terlihat jelas di area tersebut.
“Petugas hanya menemukan sisa-sisa tempat yang diduga digunakan untuk sabung ayam. Arena tersebut kemudian kami bongkar dan musnahkan di lokasi,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Senin (16/2).
AKP Bambang menyebut, sarana peralatan yang berkaitan dengan perjudian tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar.
Langkah ini dilakukan agar tidak dapat digunakan kembali.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas serupa, baik ke Polsek terdekat maupun melalui layanan 110," ujar AKP Bambang.
Penanganan cepat Polres Malang Polda Jatim ini adalah bentuk komitmen kami menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (*)
Polres Lumajang Lakukan Sterilisasi Vihara Jelang Perayaan Imlek
LUMAJANG – Dalam rangka memberikan rasa aman dan memastikan situasi kondusif menjelang perayaan Imlek, Satuan Samapta bersama Unit Satwa K9 Satsamapta melaksanakan kegiatan sterilisasi Vihara salah satunya Vihara Sari Putra Meitreya, Senin (16/2/2026) malam.
Kegiatan sterilisasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Lumajang Polda Jatim, AKP Sajito dengan melibatkan personel Satsamapta dan Unit Satwa K9.
Sterilisasi dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya ancaman bahan peledak atau benda berbahaya lainnya.
Kasat Samapta Polres Lumajang mengatakan, sterilisasi ini merupakan prosedur standar pengamanan setiap kegiatan keagamaan berskala besar.
"Tujuannya untuk memastikan area ibadah benar-benar aman sebelum digunakan oleh jemaat,” ujar AKP Sajito.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir seluruh area vihara, mulai dari ruang utama ibadah, halaman, hingga area parkir yang digunakan kendaraan jemaat.
Proses sterilisasi menggunakan peralatan khusus seperti metal detector, mirror, serta melibatkan Satwa K9 jenis Belgian Malinois bernama IRIS yang memiliki kemampuan pelacakan bahan peledak.
AKP Sajito menambahkan, hasil dari kegiatan sterilisasi tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun indikasi ancaman bahan peledak.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan situasi terpantau aman serta terkendali.
“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hal-hal yang membahayakan. Kami pastikan vihara dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk kegiatan ibadah perayaan Imlek,” jelasnya.
Selain sterilisasi, petugas juga memberikan imbauan kepada panitia vihara agar tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kehadiran personel Polri dalam kegiatan sterilisasi ini mendapat respons positif dari panitia dan jemaat vihara.
Mereka merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan rangkaian ibadah perayaan Imlek. (*)
Bangun Komunikasi Harmonis, Kapolres Ngawi Subuh Berjamaah di Karanganyar
Ngawi — Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,M.Si., bersama pejabat utama Polres Ngawi melaksanakan kegiatan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Ikhlas , Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar, Ngawi.
Kegiatan keagamaan ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi. Melalui kebersamaan di rumah ibadah, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan warga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyatakan bahwa salat Subuh berjamaah bukan sekadar ibadah, tetapi juga momentum membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin lebih dekat, mendengar langsung aspirasi warga, serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, rukun, dan kondusif,” ujarnya saat dihubungi media, pada Selasa (17/2/2026).
Masyarakat setempat menyambut positif kehadiran Kapolres beserta jajaran. Selain meningkatkan rasa aman, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat kebersamaan dan kepercayaan publik terhadap Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Ngawi.
Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap 41 Kasus Narkotika Sepanjang Januari 2026
TANJUNG PERAK - Upaya dalam memberantas peredaran narkotika kembali ditunjukkan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur (Jatiml
Sepanjang periode Januari 2026, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berhasil mengungkap puluhan kasus narkotika yang tersebar di sejumlah wilayah Surabaya.
Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan mengatakan, pengungkapan itu sekaligus memutus mata rantai peredaran barang haram yang menyasar masyarakat lintas usia dan latar belakang.
"Sepanjang bulan Januari 2026 kami berhasil mengungkap total 41 kasus narkoba dan mengamankan 55 orang sebagai tersangka yang mayoritas berperan sebagai pengedar dan bandar narkotika jenis sabu," jelas AKP Adik, Selasa (17/2/26).
Salah satu pengungkapan yang menyita perhatian terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, di kawasan Jalan Bogen, Surabaya.
Seorang pria berinisial SR ditangkap saat diduga kuat menjalankan peran sebagai bandar sabu.
Dari tangan SR, Polisi menyita sabu dengan berat bruto sekitar 31,62 gram yang telah dikemas dalam belasan klip plastik, lengkap dengan timbangan digital, alat bantu pengemasan, uang tunai hasil penjualan, telepon genggam, serta sepeda motor yang digunakan sebagai sarana operasional.
Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa SR memperoleh pasokan sabu dari seorang pemasok berinisial RA yang kini masuk dalam daftar pencarian orang.
Narkotika tersebut kemudian dipaketkan ulang dan diedarkan kepada pembeli dengan sistem transaksi cepat.
Modus penyimpanan pun terbilang licik, yakni menyembunyikan sabu di dalam jok sepeda motor untuk menghindari kecurigaan.
Yang memperihatinkan, SR diketahui merupakan residivis kasus narkotika.
Ia pernah menjalani hukuman penjara pada 2011 dan bebas pada 2014, namun kembali terjerumus dalam jaringan peredaran narkoba demi keuntungan ratusan ribu rupiah per gram.
Pengungkapan lain terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026, di Jalan Hangtuah, Surabaya.
Seorang perempuan berinisial SH diamankan polisi setelah kedapatan menyimpan sabu seberat bruto sekitar 16,53 gram.
Fakta yang mengundang keprihatinan, barang haram tersebut dititipkan oleh anak kandungnya sendiri yang kini berstatus buronan.
Dalam praktiknya, SH kerap membantu menjual sabu kepada pembeli ketika sang anak tidak berada di rumah.
Dari setiap transaksi, ia menerima imbalan yang bervariasi. Kasus ini menjadi gambaran nyata bagaimana narkotika mampu merusak nilai-nilai keluarga dan menyeret orang terdekat ke dalam pusaran kejahatan.
Pengungkapan berikutnya berlangsung di wilayah Dukuh Kupang, Surabaya, pada Rabu, 28 Januari 2026.
Polisi mengamankan dua tersangka berinisial AA dan VY yang diketahui sebagai pasangan suami istri siri.
Keduanya diduga telah menjalankan bisnis narkotika selama kurang lebih sembilan bulan.
AA berperan sebagai kurir dan penghubung transaksi, sementara VY bertugas menyiapkan sekaligus mengantarkan sabu kepada pembeli.
Setiap paket dijual dengan sistem antar langsung, menjadikan peredaran narkotika semakin sulit terdeteksi.
Dari lokasi penangkapan, Polisi mengamankan sabu seberat bruto sekitar 7,61 gram beserta alat timbang, klip plastik, uang tunai, dan sejumlah ponsel.
Kepolisian menegaskan bahwa perang terhadap narkotika akan terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Selain penindakan, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi demi melindungi generasi muda dari bahaya laten narkoba yang merusak masa depan bangsa.(*)
Gerakan Indonesia ASRI : Polres Magetan Gelar Korve di Jalur Pendakian Gunung Lawu
MAGETAN – Dalam rangka melaksanakan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Polres Magetan Polda Jatim menggelar kegiatan korve dengan memungut sampah di jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Senin (16/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, Kopasgat TNI AU, serta melibatkan pihak Perhutani KPH Lawu.
Kegiatan korve dilaksanakan di sepanjang jalur pendakian mulai dari pintu masuk Cemoro Sewu.
Petugas gabungan tampak menyisir jalur pendakian sambil memungut berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik dan sampah non-organik lainnya yang berpotensi merusak keindahan dan kelestarian lingkungan.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kapolres Magetan juga mengatakan pelaksanaan kegiatan Indonesia ASRI Polres Magetan Polda Jatim melakukan korve di jalur pendakian Cemoro Sewu karena lokasi ini merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Magetan.
"Kita harus jaga bersama kebersihan dan keasriannya di lokasi ini mengingat jalur ini merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Magetan," ujar AKBP Erik.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Polri juga mendukung industri pariwisata daerah agar tetap aman, nyaman dan menarik bagi para pengunjung," tegasnya.
Kapolres Magetan mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pegiat pendakian Gunung Lawu, untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan selama melakukan aktivitas pendakian.
Dengan begitu, keindahan, kenyamanan, dan keasrian alam Gunung Lawu dapat terus terjaga untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Indonesia ASRI. (*)