Ad 728x90

Friday, April 24, 2026

Bhabinkamtibmas Widodaren Dorong Budidaya Ikan Nila, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

Bhabinkamtibmas Widodaren Dorong Budidaya Ikan Nila, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

  



Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui berbagai sektor, termasuk perikanan.


Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pengembangan budidaya perikanan seperti ikan nila merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga.”


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Widodaren yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan lahan di Dusun Kedungprahu RT 02 RW 01, Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kolam pembesaran ikan nila milik Sdr. Sudarti sebagai salah satu upaya pemanfaatan lahan produktif di sektor perikanan. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan usaha budidaya sebagai penunjang kebutuhan pangan.


Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dalam lingkup kecil, yang mampu memberikan manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.


Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin aktif dalam mengelola potensi yang ada, baik di bidang pertanian maupun perikanan, sehingga ketahanan pangan dapat terus diperkuat serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.


#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Ngopi Bareng Awak Media, Kapolres Ngawi Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Ngopi Bareng Awak Media, Kapolres Ngawi Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

 





Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., serta Pejabat Utama Polres Ngawi melaksanakan silaturahmi dengan awak media dalam kegiatan bertajuk Piramida (Ngopi Bersama Awak Media).


Kegiatan yang berlangsung di depan ruang Media Center Humas Polres Ngawi tersebut dihadiri Ketua PWI Kabupaten Ngawi M. Zaenal, dan para jurnalis dari berbagai media serta sejumlah influencer lokal. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai pertemuan tersebut.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Polres Ngawi dengan insan pers.


“Melalui kegiatan Piramida ini, kami ingin mempererat hubungan baik dan membangun kolaborasi yang positif dengan rekan-rekan media. Peran media sangat strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, Jumat (24/4/2026)


Ia juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi bagian dari komitmen Polres Ngawi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kami berharap sinergitas ini terus terjalin dengan baik, sehingga informasi yang disampaikan tidak hanya cepat, tetapi juga mampu memberikan edukasi serta menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi,” tambahnya.


Kegiatan diakhiri dengan dialog interaktif, tukar informasi, serta diskusi ringan antara jajaran Polres Ngawi dengan awak media dan influencer, dilanjutkam ramah tamah. 


Hal ini sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Ngawi.

Respons Cepat dan Humanis, Polisi Ngawi Amankan ODGJ yang Resahkan Warga Pangkur

Respons Cepat dan Humanis, Polisi Ngawi Amankan ODGJ yang Resahkan Warga Pangkur

  









Ngawi- Polres Ngawi Polda Jatim di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. 


Hal tersebut diwujudkan oleh Kapolsek Pangkur AKP Nur Hidayat dengan bergerak cepat dalam menangani seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang mengamuk dan meresahkan warga di Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur.


Kapolsek Pangkur menyampaikan bahwa kejadian bermula dari laporan warga terkait seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa bertindak agresif dengan membawa kayu, berteriak, serta berpotensi membahayakan keselamatan dirinya maupun orang lain.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Pangkur segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.


“Menindaklanjuti arahan Bapak Kapolres Ngawi, kami bergerak cepat merespons laporan masyarakat dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan mengutamakan keselamatan semua pihak,” ujar Kapolsek Pangkur, pada Jumat (24/4/2026)


Setibanya di lokasi, petugas bersama warga melakukan pendekatan secara tenang dan tidak provokatif. Berkat kesigapan serta koordinasi yang baik, situasi berhasil dikendalikan dan yang bersangkutan dapat diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.


Selanjutnya, ODGJ tersebut dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dan dirujuk ke RS Umum Ngawi..


Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan, perlindungan, dan pengayoman guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Segera laporkan melalui layanan Kepolisian apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas.


Call Center: 110

WhatsApp: 082230110110

SPKT Polres Ngawi: 0351749510

No SPKT Polres Ngawi: 085236087800


#PolresNgawi #Jogojatim #QuickResponse #Callcenter110 #PolriUntukMasyarakat

 Polres Malang Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

Polres Malang Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

 




MALANG – Satres PPA dan PPO Polres Malang, Polda Jatim, mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual berkedok pengobatan alternatif yang terjadi di wilayah Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. 


Dalam pengungkapan ini, Polisi mengamankan seorang pria lanjut usia berinisial AM (60) yang ditetapkan sebagai tersangka.


Kasus ini terungkap dari laporan korban, seorang perempuan berusia 23 tahun asal Desa Sidodadi, Gedangan. 


Korban mengaku menjadi korban perbuatan cabul hingga persetubuhan dengan modus penyembuhan penyakit.


Kasatres PPA dan PPO Polres Malang AKP Yulistiana Sri Iriana menjelaskan tersangka diduga memanfaatkan kondisi korban yang sedang sakit. 


Tersangka juga memanfaatkan kepercayaan keluarga terhadap praktik pengobatan alternatif.


“Modus yang digunakan tersangka adalah memanfaatkan kerentanan korban dengan dalih pengobatan alternatif, sehingga korban mengikuti arahan pelaku yang berujung pada tindakan kekerasan seksual,” ujar AKP Yulistiana, saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026).


AKP Yulistina menjelaskan peristiwa tersebut terjadi beberapa kali pada Juni 2025. 


Kejadian itu berlangsung di rumah korban maupun di kediaman tersangka di Dusun Sumberduren Kidul, Desa Sidodadi.


Korban awalnya mengalami sakit pada bagian kaki dan berobat ke tenaga medis, namun tak kunjung sembuh. 


Atas saran keluarga, korban kemudian menjalani pengobatan alternatif kepada tersangka yang masih merupakan tetangga.


Dalam proses pengobatan itu, korban diminta masuk ke dalam kamar dengan alasan terapi. 


Di situlah tersangka diduga melakukan tindakan persetubuhan dengan dalih untuk menyembuhkan penyakit dan memperbaiki rumah tangga korban.


“Korban sempat tidak melawan karena percaya dengan alasan pengobatan yang disampaikan tersangka, namun setelah beberapa kali kejadian, korban yang tertekan akhirnya berani menceritakan kepada suaminya dan melaporkan ke pihak kepolisian,” jelasnya.


Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga penyidikan, termasuk pemeriksaan saksi, visum, serta gelar perkara. 


Dari hasil itu, penyidik menetapkan tersangka dan melakukan penangkapan serta penahanan.


Dalam pengungkapan kasus ini, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, perlengkapan yang digunakan tersangka, hingga rekaman video yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Sementara itu, Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menegaskan bahwa penanganan kasus ini menjadi prioritas, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada korban.


“Kami memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan kepada korban agar mendapatkan perlindungan secara maksimal,” tegas AKP Bambang.


Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, terkait perbuatan seksual dengan penyalahgunaan kekuasaan dan pemanfaatan kerentanan korban. 


“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap praktik-praktik yang mengatasnamakan pengobatan namun menyimpang. Segera laporkan di call center Polri 110 jika menemukan hal mencurigakan,” tegasnya. 

 Polres Trenggalek Tanam Ratusan Pohon Beringin di Lahan Kritis Jaga Sumber Air

Polres Trenggalek Tanam Ratusan Pohon Beringin di Lahan Kritis Jaga Sumber Air

 





 TRENGGALEK - Polres Trenggalek Polda Jatim menggelar aksi tanam ratusan pohon beringin di kawasan lahan kritis untuk menjaga sumber air di masa mendatang. Aksi ini dilakukan untuk memperingati Hari Bumi se dunia.


Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki mengatakan, penanaman pohon beringin dilakukan serentak di 14 kecamatan. Salah satunya di puncak Bukit Margo Esis, Kelurahan Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.


"Pada kesempatan kali ini, di Margo Esis kita menanam 6 buah pohon beringin. Sedangkan total seluruh pohon yang kita tanam di Kabupaten Trenggalek ini sebanyak 200 pohon," kata AKBP Ridwan Maliki, Kamis (23/4/26).


Ratusan pohon beringin ditanam di kawasan lahan kritis atau daerah rawan kekeringan dengan harapan pohon tersebut akan tumbuh besar dan memberikan manfaat ekologis pada masa mendatang.


"Pohon beringin memiliki kemampuan untuk menyerap air dalam jumlah yang sangat banyak sehingga bisa mencegah terjadinya tanah longsor," ujarnya.


AKBP Ridwan mengatakan, pohon beringin juga bisa menyimpan air dalam jumlah besar, sehingga ke depan bisa menjadi sumber mata air bagi daerah di sekitarnya. 


Harapan ini sejalan dengan banyaknya wilayah Trenggalek yang masuk daerah rawan kekeringan.


Kapolres Trenggalek mengaku proses manfaat pohon beringin tersebut akan berdampak nyata bagi lingkungan pada 10-30 tahun mendatang.


"Aksi ini kami lakukan terinspirasi Mbah Sadiman dari lereng Lawu. Beliau selama puluhan tahun menanam pohon beringin di lereng Lawu. Saat ini manfaatnya dirasakan oleh masyarakat sekitarnya," imbuhnya.


Kawasan yang awalnya kering saat ini tumbuh subur dengan pasokan air yang melimpah. Kondisi itu diharapkan juga menular di wilayah Trenggalek. (*)

 Polres Blitar Kota Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Daerah, Amankan Dua Tersangka

Polres Blitar Kota Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Daerah, Amankan Dua Tersangka

 



KOTA BLITAR - Polres Blitar Kota Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melibatkan jaringan lintas wilayah. 


Dalam pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial FA (45) dan DAP (34) yang diduga telah beraksi di belasan lokasi.


Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menyampaikan dari hasil penyelidikan kedua pelaku tercatat melakukan aksi di sedikitnya 11 tempat kejadian perkara (TKP). 


Rinciannya, enam lokasi berada di wilayah Blitar Kota dan lima lainnya masuk wilayah hukum Polres Kediri.


"Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka memiliki peran yang berbeda,"ungkap AKBP Kalfaris, dalam Konferensi pers di gedung Patriatama Mapolres Blitar Kota,Kamis (23/04/2026).


Tersang FA kata Kapolres Blitar Kota bertindak sebagai pelaku utama yang mengeksekusi pencurian hingga menjual kendaraan hasil curian. 


Sementara itu, DAP berperan sebagai perancang aksi sekaligus pengawas di lapangan.


“Tersangka DAP menyediakan tempat sebagai titik kumpul, melakukan pemantauan, dan mengawal saat aksi berlangsung,” jelas AKBP Kalfaris.


Modus operandi yang digunakan yakni merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci khusus berbentuk huruf T. 


Setelah berhasil menguasai kendaraan, keduanya menjual hasil curian tersebut dan membagi keuntungan secara merata.


Dari pemeriksaan Polisi juga mengungkap latar belakang kedua tersangka.


Tersangka FA diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa, sedangkan DAP disebut sebagai pelaku yang telah berpengalaman dalam tindak kejahatan curanmor.


Selain mengamankan tersangka, sejumlah barang bukti turut disita dalam kasus ini, meliputi dua unit telepon genggam, dua buah kunci T beserta gagangnya, serta empat unit sepeda motor hasil kejahatan.


Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf F dan G Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.


Kapolres Blitar Kota juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan pribadi. 


Ia menekankan pentingnya memastikan kendaraan dalam kondisi aman saat diparkir.


“Pastikan kendaraan tidak ditinggalkan dalam kondisi menyala atau kunci masih terpasang dan gunakan tempat parkir yang aman untuk meminimalisir risiko pencurian,” pungkasnya. (*)

 Gerakan Tanam Pohon, Polres Bondowoso Hijaukan Bukit Bintang

Gerakan Tanam Pohon, Polres Bondowoso Hijaukan Bukit Bintang

 




BONDOWOSO - Semangat menjaga bumi tak sekedar slogan, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata. 


Di tengah hamparan alam Bukit Bintang, langkah-langkah penuh kepedulian terpancar dari kegiatan penanaman pohon serentak yang dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-46 tahun 2026.


Kegiatan yang digelar di Kecamatan Binakal ini juga melibatkan intansi samping dan elemen masyarakat menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Dengan penuh semangat kebersamaan, ratusan bibit pohon produktif seperti alpukat, durian, dan mangga ditanam di kawasan tersebut. 


Pemilihan jenis tanaman ini bukan tanpa alasan. Selain mampu memperkuat struktur tanah dan mencegah erosi, pohon-pohon tersebut juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar di masa mendatang.


Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam. 


Ia mengajak seluruh pihak untuk menanamkan kesadaran bahwa lingkungan yang sehat adalah fondasi kehidupan yang berkelanjutan.


“Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan penebangan liar dan mulai menanam pohon sebagai investasi masa depan," ujar AKBP Aryo, Rabu (22/4/26).


Menurutnya, penanaman pohon memiliki manfaat yang sangat luas. Selain menghasilkan oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup, pohon juga berperan penting dalam menyerap karbon dioksida, mengurangi dampak perubahan iklim, serta menjaga ketersediaan air tanah. 


Akar pohon membantu menahan struktur tanah sehingga mampu mencegah longsor dan banjir. Di sisi lain, pohon produktif juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hasil panennya.


"Setiap pohon yang kita tanam bukan hanya memberi manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi amal kebaikan yang bernilai pahala,” pungkas AKBP Aryo. (*)

 Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Solar Subsidi ke Kalimantan, Tersangka Asal Blora Diamankan

Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Solar Subsidi ke Kalimantan, Tersangka Asal Blora Diamankan

   




SURABAYA,– Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur mengungkap kasus penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.


Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi dari masyarakat terkait pengiriman BBM subsidi diduga tanpa dokumen resmi dari Blora, Jawa Tengah menuju Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada Senin (20/4/2026).


“Informasi tersebut kami tindak lanjuti dengan penyisiran di Pelabuhan Tanjung Perak, hingga ditemukan puluhan jerigen di truk Hino bernopol K 8779 NE di atas Kapal KM Jambo XII,” kata Kombes Arman didampingi Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (23/4/26).


Dari hasil pemeriksaan, Polisi menemukan 31 jerigen berisi solar bersubsidi dengan total sekitar 930 liter.


Dalam kasus ini, petugas mengamankan satu tersangka berinisial NNG (52), warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 


Modus yang digunakan pelaku tergolong terstruktur. Pelaku memerintahkan pekerjanya membeli BBM di SPBU menggunakan barcode kendaraan, kemudian memindahkan solar dari tangki ke jerigen menggunakan pompa dan selang.


“Setelah terkumpul, BBM tersebut dikirim ke Pangkalan Bun untuk kebutuhan operasional pengolahan limbah plastik milik pelaku,” jelas Kombes Arman.


Ia menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menindak praktik ilegal yang merugikan negara.


“Pengungkapan ini sesuai instruksi Presiden untuk memberantas aktivitas ilegal, khususnya penyalahgunaan BBM bersubsidi,” tegasnya.


Kombes Arman juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan berbagai instansi lintas sektor untuk memberantas praktik penyelundupan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi.


“Kami akan terus menjalin sinergi untuk memutus rantai penyelundupan BBM subsidi, baik antar provinsi maupun di wilayah hukum Polda Jawa Timur,” pungkasnya.


Akibat perbuatan tersangka tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga sekitar Rp.300 juta, jika dikonversikan dengan harga BBM industri. 


Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp.60 miliar. (*)

 SIARAN PERS POLRI    Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru

SIARAN PERS POLRI Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru

 





Depok – Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk terus meningkatkan kapabilitas, profesionalisme, dan modernisasi satuan guna siap menghadapi berbagai tantangan baru yang semakin kompleks.


Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rakernis Korbrimob Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 di Gedung Satya Haprabu Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, di hadapan Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat, Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, serta seluruh pejabat utama Korbrimob dan Dansat Brimob se-Indonesia.


Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan profesionalisme Korbrimob Polri sepanjang tahun 2025. Berbagai capaian membanggakan berhasil diraih, antara lain keberhasilan pelaksanaan Operasi Damai Cartenz, prestasi di ajang internasional World Police & Fire Games, serta penghargaan Kompolnas Award sebagai Satker Mabes Polri terbaik. Capaian ini menunjukkan bahwa Brimob memiliki kapasitas yang semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global.


Wakapolri menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk munculnya ancaman keamanan hybrid yang menggabungkan gangguan fisik, provokasi digital, serta disinformasi. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan personel, penguatan sistem, serta strategi yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjawab dinamika tersebut.


Dalam konteks pelayanan kepada masyarakat, Wakapolri menekankan pentingnya pergeseran paradigma melalui prinsip “Melayani, Bukan Menghadapi”. Brimob diharapkan hadir sebagai pelindung dan pengayom yang menjamin keamanan, sekaligus memberikan rasa aman yang menenangkan bagi masyarakat.


Selain itu, Wakapolri mendorong penguatan pelaksanaan tugas berbasis riset dengan memanfaatkan ekosistem akademik melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian guna meningkatkan kemampuan analisis terhadap ancaman keamanan asimetris.


Sejalan dengan itu, percepatan adaptasi teknologi modern menjadi perhatian utama, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), drone surveillance, dan body-worn camera, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan.


Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, kesiapan alutsista SAR dan personel harus selalu dalam kondisi siap operasional guna memberikan respons cepat dan tepat dalam melindungi masyarakat.


Sebagai arah pengembangan ke depan, Wakapolri menjabarkan Road Map Transformasi Korbrimob yang terbagi dalam tiga fase utama, yaitu pembangunan fondasi, pengembangan kapabilitas, hingga pencapaian keunggulan global (world class) baik pada domain fisik maupun siber.


Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa peningkatan jumlah pasukan tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh sistem yang kuat, strategi yang tepat, serta kualitas personel yang profesional, unggul, dan humanis.


Polri berkomitmen untuk terus memperkuat Korbrimob sebagai satuan yang modern, adaptif, dan terpercaya, serta selalu hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Thursday, April 23, 2026

 Bhabinkamtibmas Jeblogan Bersama Warga Optimalkan Budidaya Jagung, Dorong Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Jeblogan Bersama Warga Optimalkan Budidaya Jagung, Dorong Ketahanan Pangan

 


Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat di sektor pertanian.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan pertanian masyarakat guna mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Kami terus mendorong peran aktif masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya budidaya jagung, sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jeblogan, Aiptu Sukamto, yang melaksanakan kegiatan bersama warga dalam mendorong ketahanan pangan melalui budidaya tanaman jagung di Dusun Jeblogan, Desa Jeblogan RT 03 RW 01, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Sukamto melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman jagung milik Bapak Harmono guna memastikan tanaman dapat tumbuh dengan baik. Selain itu, ia juga berdialog dengan petani untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses budidaya.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan, serta meningkatnya kepedulian warga dalam mengelola lahan pertanian secara produktif.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin aktif dalam mengembangkan sektor pertanian, sehingga ketahanan pangan dapat terus diperkuat serta kebutuhan pangan sehari-hari warga dapat terpenuhi dengan baik.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Tersangka dan Ratusan Okerbaya Diamankan

Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Tersangka dan Ratusan Okerbaya Diamankan

 


NGAWI – Satresnarkoba Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang kesehatan dengan mengamankan seorang pria berinisial CW (25) di wilayah Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi.

Dari tangan pelaku, petugas menyita ratusan butir obat keras berbahaya (Okerbaya)daftar G, di antaranya Trihexyphenidyl, Dolgesik, Alprazolam, dan Atarax.

Selain itu barang bukti uang tunai sejumlah Rp. 250.000,- yang diduga hasil transaksi dan satu unit telepon genggam yang digunakan dalam aktivitas peredaran juga diamankan petugas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasatresnarkoba AKP Marji Wibowo menegaskan peredaran sediaan farmasi tanpa izin dan penyalahgunaan obat keras berbahaya menjadi perhatian serius. 

"Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk peredaran gelap obat berbahaya di wilayah Kabupaten Ngawi,” ujar AKP Marji Wibowo, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, pengungkapan ini juga menjadi bentuk keseriusan Polres Ngawi dalam menutup ruang gerak pelaku peredaran obat-obatan terlarang.

"Pengungkapan ini merupakan komitmen Satnarkoba Polres Ngawi dalam memberantas peredaran obat keras ilegal yang berpotensi merusak generasi muda dan mengganggu kamtibmas," ujarnya.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan persangkaan pasal 435 dan atau pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan pasal 60 ayat (1) huruf b  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. 

Polres Ngawi Polda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran obat keras ilegal di lingkungannya.

"Segera laporkan ke Kepolisian, maka kami akan tindaklanjuti," pungkasnya. (*)

 Sambut HUT ke-46, YKB Tanjung Perak Tanam Mangrove Pulihkan Lahan Kritis

Sambut HUT ke-46, YKB Tanjung Perak Tanam Mangrove Pulihkan Lahan Kritis

 


TANJUNG PERAK - Kawasan pesisir Jalan Greges Timur, Kalianak Surabaya Utara kini memiliki benteng baru dari ancaman abrasi.

Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan aksi nyata pemulihan lahan kritis dengan menanam ratusan bibit pohon mangrove dan bakau di kawasan tersebut, Rabu (22/4/2026) pagi. 

Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu. 

Tak hanya sekadar menanam, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mencegah abrasi serta menjaga ekosistem laut di wilayah Surabaya Utara.

Ketua YKB Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari. 

Menurut istri Kapolres Pelabuhan Tanjungperak tersebut, pemilihan lokasi di Kalianak didasari atas kondisi lahan pesisir yang memerlukan perhatian khusus.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan pesisir," kata Ny Dina Wahyu.

Ia menerangkan, penanaman mangrove dan bakau ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas ekosistem laut serta memastikan kawasan pemukiman warga lebih terlindungi dari ancaman abrasi.

"Kami ingin lahan kritis di wilayah Greges dapat kembali produktif secara ekologis dan memberikan dampak ekonomi bagi warga pesisir melalui ekosistem laut yang lebih sehat," tambah Ny Dina Wahyu.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran pengurus Bhayangkari dan personel kepolisian. 

Sejumlah siswa dari SMP Kemala Bhayangkari Surabaya serta unsur Forkopimcam Asemrowo turut terjun langsung ke lumpur untuk menanam bibit. 

Keterlibatan para siswa ini diharapkan mampu memupuk rasa cinta lingkungan sejak dini.

"Melalui aksi ini menjadi pesan kuat akan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keseimbangan alam, " tambah Ny.Dina.

Setelah prosesi penanaman selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial (Baksos). 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar, Yayasan Kemala Bhayangkari menyerahkan tali asih dan cinderamata kepada masyarakat setempat. (*)

 Hari Bumi, Polres Madiun Gandeng Perhutani Tanam Ribuan Bibit

Hari Bumi, Polres Madiun Gandeng Perhutani Tanam Ribuan Bibit

 


MADIUN - Polres Madiun Polda Jawa Timur bersama Perhutani KPH Madiun melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2026. 

Kegiatan ini digelar pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.250 bibit tanaman ditanam, yang terdiri dari berbagai jenis pohon seperti jati, johar, dan alpukat. 

Penanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud sinergi antara aparat kepolisian dan instansi kehutanan dalam menjaga keberlangsungan alam.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. 

Ia menegaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Bumi, namun juga langkah konkret dalam menjaga kelestarian hutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk generasi mendatang,” ujar AKBP Kemas.

Sementara itu, Kepala Perhutani KPH Madiun Rusydi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Polres Madiun Polda Jatim dalam kegiatan penghijauan ini. 

Ia menuturkan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun.

“Perhutani KPH Madiun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak," ujarnya.

Ia berharap pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta ekosistem hutan. (*)

 Peduli Lingkungan, Kapolres Bersama Anak-anak TK Kemala Bhayangkari 54 Ngawi Laksanakan Tanam Pohon

Peduli Lingkungan, Kapolres Bersama Anak-anak TK Kemala Bhayangkari 54 Ngawi Laksanakan Tanam Pohon

 


Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., dampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Ngawi, Ny. Erine Prayoga melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 54 Ngawi, dan Polwan, Dinas Lingkungan Hidup,  Perhutani serta Instansi terkait.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan, di mana para siswa turut berpartisipasi langsung dalam menanam bibit pohon sebagai bentuk pembelajaran cinta lingkungan sejak usia dini.

Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif yang sangat penting bagi anak-anak, khususnya dalam membangun kesadaran menjaga kelestarian alam.

“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang mencintai dan menjaga alam,” ujar Kapolres,  Kamis (23/4/2026)

Sementara itu, Ny. Erine Prayoga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Kemala Bhayangkari dalam mendukung program penghijauan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan.

Dengan antusiasme tinggi, para siswa mengikuti kegiatan hingga selesai. Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat menjaga lingkungan dapat terus tertanam dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari.

 Gerak Cepat Polisi Ngawi Bantu Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Paron

Gerak Cepat Polisi Ngawi Bantu Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Paron

 


Ngawi — Respons cepat ditunjukkan Polsek Paron Polres Ngawi saat bencana angin puting beliung dan banjir melanda wilayah Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Rabu (22/4/2026) sore.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Paron AKP Moh. Nur Haris AL, S.H. menyampaikan bahwa pihaknya segera mendatangi Iokasi setelah menerima laporan dari pemerintah desa. Bersama personel piket, BPBD, dan tim SAR, petugas melakukan evakuasi pohon tumbang serta membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung kami kerahkan ke lokasi untuk memastikan situasi aman dan membantu masyarakat,” ujar Kapolsek, saat dihubungi media pada Kamis (23/4/2026)

Dalam kejadian tersebut, angin kencang menyebabkan sejumlah atap rumah warga tersingkap serta satu pohon tumbang menimpa kendaraan. Selain itu, banjir kiriman sempat menggenangi beberapa ruas jalan akibat meluapnya aliran sungai.

Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik terdampak guna mencegah kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan. Selain itu, pendataan korban dan kerugian dilakukan sebagai bahan laporan lebih lanjut.

Berkat kesigapan aparat dan kerja sama lintas instansi, situasi di lokasi kini telah berangsur normal. Air banjir sudah surut dan aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa, sementara warga mulai memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Polsek Paron mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di wilayahnya.

 Bhayangkari Polrestabes Surabaya Hijaukan Lingkungan Asrama Polisi Koblen

Bhayangkari Polrestabes Surabaya Hijaukan Lingkungan Asrama Polisi Koblen


SURABAYA – Komitmen menjaga keseimbangan ekosistem terus diwujudkan melalui aksi nyata keluarga besar Polrestabes Surabaya Polda Jatim.

Kali ini dilakukan oleh pengurus Cabang Bhayangkari Kota Besar Surabaya dengan menggelar kegiatan penanaman pohon di lingkungan Asrama Polisi Koblen, Surabaya. 

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi merupakan langkah strategis jangka panjang dalam menciptakan lingkungan hunian yang sehat, sejuk, dan berkelanjutan bagi keluarga besar Polri.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan yang juga hadir dalam kegiatan beserta jajaran dan perwakilan Pemerintah Kota Surabaya.

"Kegiatan penghijauan ini upaya kami menciptakan lingkungan hunian yang sehat, sejuk, dan berkelanjutan," ujar Kombes Luthfi, Rabu (22/4/26).

Kehadiran lintas instansi ini juga menegaskan kuatnya sinergi dalam mendukung program pelestarian lingkungan di Kota Pahlawan. 

Suasana kebersamaan yang hangat terasa sepanjang kegiatan, mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga bumi tetap lestari.

Sementara itu Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Besar Surabaya, Ny. Inge Luthfi, menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan anggota Polri terus ditingkatkan, salah satunya melalui penyediaan hunian yang layak. 

"Pembangunan fasilitas di Asrama Koblen menjadi bagian dari upaya tersebut agar anggota dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang dan optimal," tutur Ny Inge.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa asrama Polisi bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang kehidupan yang menjadi tempat tumbuhnya generasi penerus Polri. 

Oleh sebab itu, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.

Menurut Ny.Inge, lingkungan yang bersih dan hijau bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas kesehatan keluarga.

"Ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan anggota Polri secara menyeluruh,” ungkapnya.

Penanaman pohon yang dilakukan melibatkan berbagai jenis bibit, termasuk pohon buah yang memiliki nilai manfaat jangka panjang. 

Selain menciptakan keteduhan, pohon-pohon tersebut diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi bagi penghuni asrama di masa mendatang. 

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB), yang diisi dengan berbagai aksi sosial lainnya. 

Kolaborasi antara Bhayangkari, Polri, Pemerintah Kota, dan Dinas Lingkungan Hidup diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus peduli terhadap lingkungan. 

Upaya kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat membawa perubahan besar bagi masa depan bumi. (*)

 Polres Bojonegoro Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Buruh Jelang May Day

Polres Bojonegoro Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Buruh Jelang May Day


BOJONEGORO – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Polres Bojonegoro Polda Jatim bekerja sama dengan RS Bhayangkara Wahyu Tutuko menggelar layanan pemeriksaan kesehatan (medical check up) gratis bagi para pekerja yang tergabung dalam Konfederansi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). 

Kegiatan ini berlangsung di RS Bhayangkara Wahyu Tutuko, Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, Selasa (21/4/2026).

Program pemeriksaan kesehatan tersebut disambut antusias oleh para buruh yang hadir sejak pagi hari. 

Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan dasar hingga deteksi dini potensi penyakit.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa kesehatan merupakan faktor utama dalam mendukung produktivitas kerja, khususnya bagi buruh dengan aktivitas tinggi. 

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan pekerja menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang optimal.

AKBP Afrian menjelaskan bahwa melalui kegiatan MCU ini para buruh dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini, baik bagi yang sudah merasakan keluhan maupun yang masih dalam kondisi sehat.

“Dengan pemeriksaan ini, langkah pencegahan bisa dilakukan lebih cepat sebelum muncul penyakit yang lebih serius,” ujar AKBP Afrian.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bojonegoro Polda Jatim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun Polres Bojonegoro juga berupaya menyentuh sisi kemanusiaan dan kesehatan," ujar AKBP Afrian.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga kondusivitas menjelang peringatan May Day. 

Pelayanan langsung kepada masyarakat dinilai mampu mempererat hubungan antara Kepolisian dan para pekerja.

“Ini bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang bermanfaat langsung bagi para pekerja,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum SPSI RTMM Bojonegoro, Anis Yuliati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya RS Bhayangkara dan Polres Bojonegoro, yang telah menginisiasi layanan kesehatan gratis bagi buruh.

"Terimakasih kepada Polres Bojonegoro yang selama ini telah menjalin koordinasi yang baik dengan kami para buruh terkait perkembangan situasi ketenagakerjaan di wilayah Bojonegoro," ungkap Anis.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus terjaga demi menciptakan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, perusahaan, dan aparat penegak hukum. (*)

 Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar

Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar


Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan internasional penjualan phishing tools yang digunakan untuk mendukung aktivitas kejahatan siber berupa akses ilegal. Dalam kasus ini, dua tersangka berinisial GWL dan FYT berhasil diamankan, beserta barang bukti dan aset hasil kejahatan senilai Rp4,5 miliar.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari temuan situs wellstore yang terindikasi menjual perangkat lunak untuk aktivitas phishing.

“Situs wellstore tersebut terindikasi memperjualbelikan script atau phishing tools, yaitu perangkat lunak yang dirancang untuk memfasilitasi perbuatan ilegal akses. Dari hasil pendalaman, penyidik menemukan tautan akun aplikasi pesan Telegram yang menggunakan bot sebagai media komunikasi jual-beli dan pengiriman script,” ujar Brigjen Himawan.

Menurutnya, tersangka GWL telah memproduksi serta menyempurnakan phishing tools sejak tahun 2017, sebelum mulai menjual dan mendistribusikannya pada 2018 melalui sejumlah situs.

“Tersangka GWL sejak tahun 2017 telah memproduksi dan melakukan penyempurnaan phishing tools sebelum menjual dan mendistribusikannya di tahun 2018. Dalam melakukan penjualan tools, tersangka GWL membuat website wellstore.com pada tahun 2018, wellstore, dan wellsoft pada tahun 2020. Ketiga website ini terhubung dengan akun Telegram sebagai media komunikasi dan sarana pengiriman script kepada pembeli,” jelasnya.

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menerangkan bahwa pengungkapan perkara ini berawal dari patroli siber yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“Berdasarkan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, yaitu Laporan Polisi Nomor LP/A/25/XI/2024/SPKT, perkara ini berhasil diungkap berawal dari patroli siber yang menemukan situs wellstore yang memperjualbelikan phishing tools. Dalam proses pendalaman, penyidik melakukan undercover buy dengan menggunakan aset kripto dan memastikan bahwa perangkat lunak tersebut digunakan untuk aktivitas phishing atau akses ilegal,” ungkap Irjen Nunung.

Dari hasil pengembangan, penyidik berhasil membongkar jaringan penjualan phishing tools berskala internasional dengan jumlah pembeli dan korban yang sangat besar.

“Dalam pengungkapan ini, penyidik berhasil mengungkap jaringan penjualan phishing tools internasional. Penyidik juga berhasil mengidentifikasi 2.440 pembeli dalam periode 2019 sampai 2024, serta 34.000 korban secara global. Selain itu, dua tersangka berinisial GWL dan FYT berhasil diamankan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Irjen Nunung menambahkan, kedua tersangka telah ditahan sejak 9 April 2026 di Rumah Tahanan Bareskrim Polri. Selain itu, penyidik juga menyita aset hasil kejahatan dengan nilai miliaran rupiah.

“Tersangka sudah ditahan sejak tanggal 9 April kemarin di Rutan Bareskrim Polri. Kegiatan lain dari penyidik yaitu menyita barang bukti dan aset hasil kejahatan senilai Rp4,5 miliar. Dari perbuatan tersangka ini, telah menyebabkan kerugian global sekitar 20 juta USD atau sekitar Rp350 miliar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan ruang digital serta memperkuat kerja sama internasional dalam pemberantasan kejahatan siber.

“Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam rangka melindungi masyarakat di ruang siber, memutus rantai ekosistem kejahatan digital, dan memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan rekan-rekan kita dari FBI,” tegas Irjen Nunung.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan besar Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dalam membongkar ekosistem kejahatan digital lintas negara. Ke depan, Polri menegaskan akan terus meningkatkan patroli siber dan penegakan hukum guna melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang semakin kompleks.

Wednesday, April 22, 2026

*Polres Probolinggo Kota Peringati Hari Kartini Bersama Pengemudi Ojol Perempuan*

*Polres Probolinggo Kota Peringati Hari Kartini Bersama Pengemudi Ojol Perempuan*

KOTA PROBOLINGGO -  Peringatan Hari Kartini di Kota Probolinggo, Jawa Timur, terekam dalam potret yang berbeda. 


Tidak ada kebaya atau seremoni formal di dalam gedung. Semangat emansipasi itu justru hadir di tengah deru mesin dan kepulan debu jalanan, tempat para pengemudi ojek daring perempuan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk menopang ekonomi keluarga.


Pada momen tersebut, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Marjono memilih menanggalkan sekat birokrasi dengan menemui langsung para perempuan tangguh ini. 


Pertemuan yang berlangsung di sela-sela aktivitas narik penumpang itu menjadi ruang dialog terbuka antara aparat penegak hukum dan para "Kartini jalanan".


"Panjenengan (Anda) semua ini adalah Kartini masa kini. Setiap hari berada di jalan, menghadapi risiko demi keluarga, namun tetap berdiri tegak," ungkap AKP Marjono memberikan apresiasi kepada para pengemudi di Mall Pelayanan Publik Kota Probolinggo, Selasa (21/4/2026).


Bagi kepolisian, sosok pengemudi ojek daring perempuan merupakan manifestasi nyata dari adaptasi perempuan di tengah kerasnya realitas ekonomi. 


Emansipasi kini tidak lagi sekadar menuntut kesetaraan di ranah domestik maupun perkantoran, melainkan keberanian untuk terjun ke sektor informal yang penuh risiko fisik dan keamanan.


Namun, pengakuan atas ketangguhan tersebut dibarengi dengan penguatan edukasi. 


Satlantas Polres Probolinggo Kota memandang komunitas ojek daring memiliki posisi strategis dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas. 


Sebagai kelompok yang paling intensif berinteraksi dengan aspal, perilaku mereka menjadi cermin bagi pengguna jalan lainnya.


"Jika pengemudi ojek daring tertib, hal itu akan menjadi preseden baik. Mereka adalah wajah jalanan yang paling sering dilihat masyarakat," tutur AKP Marjono.


Langkah menyapa langsung para pengemudi ini menegaskan pergeseran paradigma kepolisian menuju pendekatan yang lebih humanis. 


Fokus utama tidak lagi melulu pada aspek penegakan hukum atau penindakan di lapangan, tetapi lebih kepada pembangunan kesadaran kolektif melalui kedekatan emosional.


Para pengemudi menyambut positif langkah tersebut. Di tengah stigma dan tantangan pekerjaan yang maskulin, mereka merasa profesinya diakui sekaligus diingatkan bahwa keselamatan adalah modal utama dalam mencari nafkah. 


Disiplin menggunakan perlengkapan standar dan etika berkendara bukan sekadar aturan, melainkan pelindung bagi tulang punggung keluarga.


"Peringatan Hari Kartini di jalan raya ini menjadi refleksi bahwa perjuangan perempuan terus bergerak secara dinamis,"lanjut AKP Marjono.


Menurut Kasat Lantas Polres Probolonggo Kota, di balik kemudi dan helm, para driver Ojol tidak hanya mengantar penumpang, tetapi juga mengusung harapan keluarga sembari membawa pesan bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. (*)

*Polres Jember Peduli Kesehatan Buruh, Gelar MCU Gratis Jelang May Day*

*Polres Jember Peduli Kesehatan Buruh, Gelar MCU Gratis Jelang May Day*

JEMBER – Memperingati Hari Buruh se Dunia pada 1 Mei 2026, Polres Jember Polda Jawa Timur menggandeng Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso menggelar kegiatan bakti sosial berupa medical check up (MCU) gratis bagi pekerja pabrik di Kabupaten Jember, Rabu (22/4/26).


Kegiatan yang diikuti sekitar 100 karyawan ini turut dihadiri langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra bersama Wakapolres Kompol Ferry Dharmawan. 


Para pekerja tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fisik mereka.


Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap para buruh, khususnya dalam menjaga kesehatan sebagai penunjang produktivitas kerja.


“Momentum Hari Buruh ini kami isi dengan kegiatan positif yang menyentuh langsung kebutuhan para pekerja. Kesehatan menjadi hal utama agar para buruh tetap produktif dan sejahtera,” ujar AKBP Bobby.


Sementara itu, Karumkit Bhayangkara Bondowoso AKBP dr. Sukardi Yunus, Sp.An., M.Kes. menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi penyakit yang mungkin dialami para karyawan.


“Melalui medical check up ini, kami berharap para pekerja dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, sehingga apabila ditemukan gangguan bisa segera ditangani dengan tepat,” jelasnya.


Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Polri dan dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup para pekerja di wilayah Kabupaten Jember. (*)