Ad 728x90

Saturday, April 4, 2026

Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran

Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran

  


Ngawi – Satgas Pangan Polres Ngawi dipimpin Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Pasar Besar Ngawi.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat setelah Lebaran.

Dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pokok di Pasar Besar Ngawi terpantau aman dan mencukupi. Adapun harga sejumlah komoditas relatif stabil, di antaranya beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter.

Sementara itu, harga daging sapi tercatat Rp130.000 per kilogram, daging ayam ras Rp42.000 per kilogram, serta telur ayam Rp29.000 per kilogram. Untuk komoditas hortikultura, cabai merah besar Rp25.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp33.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp65.000 per kilogram, bawang putih kating Rp33.000 per kilogram, dan bawang merah Rp35.000 per kilogram.

Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa secara umum harga bapokting masih terkendali dan tidak ditemukan adanya lonjakan signifikan maupun kelangkaan barang.

“Stok bahan pokok penting di wilayah Kabupaten Ngawi dalam kondisi aman dan mencukupi. Untuk harga cabai saat ini juga sudah cenderung turun dibandingkan saat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya pada Sabtu (4/4/2026).

Meski demikian, pihaknya mencatat bahwa harga cabai masih mengalami fluktuasi akibat faktor hasil panen petani dan tingginya permintaan pasar.

Sebagai langkah tindak lanjut, Satgas Pangan bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring harga dan pengawasan guna mencegah terjadinya penimbunan serta kenaikan harga yang tidak wajar.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kondisi pasokan dan harga bahan pokok di Kabupaten Ngawi tetap stabil serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pasca Lebaran.

Polsek Pangkur Giat Bhatarling di Dusun Ngesrep, Edukasi Petani Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan

Polsek Pangkur Giat Bhatarling di Dusun Ngesrep, Edukasi Petani Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan

  


Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melaksanakan pembinaan kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi untuk aktif melakukan pendampingan serta memberikan edukasi kepada para petani guna mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan pertanian yang aman dan berkelanjutan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Kegiatan Bhatarling merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar menerapkan pola pertanian yang ramah lingkungan dan aman bagi semua.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota Polsek Pangkur pada Sabtu (4/4/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di area persawahan Dusun Ngesrep, Desa Paras, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.

Adapun petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aipda Sugiantoro, Aipda Muaripin, dan Bripka Fitra Dwi yang secara langsung melakukan sambang serta dialog dengan para petani di area persawahan.

Dalam kegiatan Bhatarling tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para petani agar menerapkan sistem pertanian yang ramah lingkungan guna menjaga kesuburan tanah serta keberlanjutan hasil pertanian.

Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi serta larangan penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa manusia.

Melalui kegiatan ini diharapkan para petani semakin sadar akan pentingnya menerapkan sistem pertanian yang aman dan ramah lingkungan, sehingga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi tetap terjaga serta situasi kamtibmas senantiasa aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Gerak Cepat Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Jambret di Platuk  dari Amukan Massa

Gerak Cepat Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Jambret di Platuk dari Amukan Massa

 


TANJUNG PERAK - Seorang pria berinisial FA (32), warga Wonokusumo Jaya Baru, gagal melarikan diri setelah melakukan aksi penjambretan kalung emas di Jalan Raya Platuk, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran. 


Pelaku diringkus warga setelah terjebak kemacetan saat mencoba melarikan diri pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 16.00.


Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengonfirmasi penangkapan tersebut. 


Ia menjelaskan bahwa korban dalam peristiwa ini adalah seorang perempuan berinisial FJF (19), warga Jalan Platuk. 


Peristiwa bermula saat korban bersama suaminya, W (28), dan anak mereka keluar rumah untuk membeli kebutuhan sehari-hari sekitar pukul 15.00. 


Satu jam berselang, saat korban hendak kembali ke rumah dengan mengendarai sepeda motor Honda Kharisma, pelaku yang mengendarai Honda PCX warna putih bernomor polisi L 3175 TT telah mengintai di lokasi.


"Pelaku diduga sedang melakukan pemantauan atau hunting untuk mencari sasaran. Saat berpapasan, pelaku melihat korban mengenakan kalung emas. Seketika itu juga, pelaku putar balik dan membuntuti kendaraan korban," ujar Iptu Suroto.


Saat korban berhenti di seberang rumahnya dan hendak menyeberang, pelaku langsung memepet kendaraan korban. 


Dengan cepat, pelaku merampas kalung emas seberat 3 gram tersebut menggunakan tangan kiri sambil tetap mengemudikan motornya, lalu memacu kendaraan ke arah utara.


Menyadari perhiasannya dirampas, korban spontan berteriak meminta tolong. Suami korban segera melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor mereka. 


Nasib nahas menimpa pelaku. Pelariannya terhambat oleh kemacetan panjang di Jalan Platuk akibat antrean kendaraan di sebuah agen telur.


Karena tidak ada jalan keluar, pelaku akhirnya terkepung oleh massa di tikungan Mushola Nurul Huda, Jalan Platuk, Kelurahan Sidotopo Wetan. 


Massa yang geram sempat memberikan hakim sendiri hingga pelaku babak belur di lokasi kejadian.


Petugas Polsek Kenjeran yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk meredam amuk massa. 


Polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa satu buah kalung emas milik korban yang masih berada dalam genggaman pelaku. 


Selain itu, sepeda motor Honda PCX milik pelaku juga turut diamankan sebagai sarana penyidikan.


"Sebelum dibawa ke Mapolsek Kenjeran, pelaku terlebih dahulu dilarikan ke Puskesmas Tanah Kali Kedinding untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya pascaamukan massa," ungkapnya. 


Saat ini, pelaku FA tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. (*)

 Satgas Pangan Polres Magetan Pantau Pasokan dan Harga Bapokting Pascalebaran

Satgas Pangan Polres Magetan Pantau Pasokan dan Harga Bapokting Pascalebaran

 


MAGETAN– Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Magetan Polda Jatim melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemantauan stabilisasi pasokan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) pasca perayaan Lebaran 1447 H di wilayah Kabupaten Magetan.


Kegiatan ini menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Pasar Tradisional Pasar Sayur 1 Magetan, distributor sembako serta sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Magetan.


Dari hasil pengawasan, harga bahan pokok penting (bapokting) terpantau relatif stabil dan cenderung mengalami penurunan dibandingkan saat bulan Ramadhan. 


Adapun rincian harga antara lain beras premium Rp14.900/kg, beras medium Rp13.100/kg, bawang merah Rp36.300/kg, bawang putih Rp29.600/kg, cabai rawit Rp60.000/kg, daging sapi Rp126.000/kg, daging ayam Rp35.000/kg, dan telur ayam Rp25.000/kg. 


Secara umum, harga tersebut masih sesuai dengan Harga Acuan Penjualan yang telah ditetapkan.


Selain itu, tidak ditemukan pengurangan kuota LPG 3 kg dari Pertamina. 


Namun demikian, di beberapa wilayah sempat terjadi lonjakan harga akibat aksi pembelian berlebih oleh spekulan. 


Sementara itu, untuk BBM di SPBU, tidak ditemukan adanya kelangkaan, pengurangan kuota, maupun antrean panjang.


Kasat Reskrim Polres Magetan sekaligus Kasatgas Pangan, AKP Joko Santoso, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di lapangan.


“Secara umum, situasi ketersediaan pangan di Kabupaten Magetan dalam kondisi aman dan terkendali," kata AKP Joko Santoso, Jumat (3/4/26).


Ia mengatakan pasokan bahan pokok masih mencukupi kebutuhan masyarakat dan tidak ditemukan penyelewengan.


“Meski demikian, kami tetap akan melakukan pengawasan berkelanjutan guna menjaga stabilitas harga dan mencegah praktik curang yang dapat merugikan masyarakat," tegas AKP Joko.


Petugas juga memberikan imbauan kepada pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan maupun penyimpangan distribusi.


"Unit Reskrim Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas juga dilibatkan aktif dalam kegiatan monitoring di lapangan," kata AKP Joko.


Ke depan, sejumlah langkah tindak lanjut telah disiapkan, di antaranya mengagendakan pertemuan antara Hiswana Migas, Pemerintah Daerah Magetan, dan para agen LPG guna merumuskan solusi atas adanya perbedaan harga LPG 3 kg dibeberapa wilayah. 


Selain itu, Satgas akan terus melakukan monitoring harga dan stok secara berkala, menggelar sidak pasar, serta memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran.


Satgas Pangan juga mendorong peran aktif masyarakat dan aparat kewilayahan untuk terus melakukan pengawasan serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi pelanggaran di bidang pangan maupun energi.


Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Magetan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas pasca Lebaran dengan aman dan nyaman. (*)

 Kapolres Mojokerto Kota Cek Sejumlah Gereja Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Aman

Kapolres Mojokerto Kota Cek Sejumlah Gereja Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Aman

 


KOTA MOJOKERTO - Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H. didampingi pejabat utama melaksanakan patroli sebagai layanan pengamanan jelang perayaan Paskah bagi umat Nasrani.


Sejumlah personel Polres Mojokerto Kota Polda Jatim juga disiagakan di sejumlah Gereja pada pekan suci bagi umat Nasrani yang memperingatinya.


"Kami siagakan 150 personel untuk layanan pengamanan mulai dari ibadah Kamis Putih hingga perayaan Paskah pada Minggu 5 April 2026 besok," kata AKBP Herdiawan Arifianto di Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Kota Mojokerto, Jumat (3/4/26).


AKBP Herdiawan menyampaikan dalam pelayanan pengamanan ini, Polres Mojokerto Kota melaksanakan upaya preventif dengan melakukan tahap sterilisasi sebelum kegiatan ibadah dimulai serta melakukan pemeriksaan bagi para jemaat yang akan melaksanakan ibadah.


"Ini guna menciptakan rasa aman dan nyaman saudara - saudara kita umat Nasrani yang melaksanakan ibadah," kata AKBP Herdiawan.


Selain pengamanan ibadah, ratusan personel yang disiagakan juga untuk mengantisipasi libur panjang.


Personel Polres Mojokerto Kota ditempatkan di beberapa titik strategis mengantisipasi arus lalu lintas menuju tempat wisata. (*)

  Patroli Malam di Kasreman, Polisi Ngawi Pastikan Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

Patroli Malam di Kasreman, Polisi Ngawi Pastikan Wilayah Tetap Aman dan Kondusif



Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsubsektor Kasreman dipimpin Iptu Taufik Khasana melaksanakan kegiatan patroli rutin pada Jumat malam (3/4/2026)


Kegiatan patroli tersebut menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsubsektor Kasreman, meliputi area pertokoan, pemukiman warga, serta patroli blue light sebagai upaya preventif di malam hari.


Patroli dilakukan dengan tujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta menekan angka kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah tersebut. Petugas juga melakukan pemantauan situasi sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.


Dari hasil kegiatan patroli, situasi wilayah hukum Polsubsektor Kasreman terpantau dalam keadaan aman dan kondusif, tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.


“Patroli yang dilakukan secara rutin ini diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi media, pada Sabtu(4/4/2026).


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kasreman tetap terjaga dengan baik serta masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

Friday, April 3, 2026

 Polres Ngawi Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif

Polres Ngawi Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif




Ngawi – Polres Ngawi melalui Sat Samapta Polres Ngawi melaksanakan kegiatan sterilisasi sejumlah gereja di wilayah Kota Ngawi, Jumat (3/4/2026) siang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam rangka peringatan wafatnya Isa Almasih dan perayaan Paskah tahun 2026.

Sterilisasi dilakukan di dua lokasi, yakni Gereja Santo Yosef dan Gereja Bukit Sion, dengan menyasar seluruh area dalam gereja yang digunakan untuk ibadah, serta halaman dan area parkir kendaraan jemaat.

Kegiatan menggunakan peralatan berupa dua unit metal detector guna memastikan tidak adanya benda berbahaya di lokasi.Dari hasil sterilisasi yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya benda mencurigakan ataupun berpotensi membahayakan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama,S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah.

“Sterilisasi ini kami lakukan untuk memastikan tempat ibadah benar-benar aman sebelum digunakan. Kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal agar umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang dan khidmat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi selama rangkaian perayaan Paskah tetap aman, tertib, dan kondusif.

 Polsek Sine Patroli P2B di Kuniran, Perkuat Ketahanan Pangan dan Sinergi Masyarakat

Polsek Sine Patroli P2B di Kuniran, Perkuat Ketahanan Pangan dan Sinergi Masyarakat




Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, serta bagian dari program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., selaku Kasatgas Pangan di wilayah Kabupaten Ngawi, menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk Polsek Sine, untuk meningkatkan patroli dialogis serta pendampingan kepada masyarakat guna mendorong kemandirian dan swasembada pangan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Patroli P2B merupakan langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi demi mewujudkan kemandirian pangan.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota Polsek Sine pada Jumat (3/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di Dusun Plosokerep, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Adapun petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aipda Fendi Budi Arifin yang melaksanakan patroli dialogis P2B bersama warga masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan dialog bersama warga terkait pentingnya ketahanan pangan nasional serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif guna menanam tanaman pangan bergizi.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan patroli berjalan aman, lancar, dan kondusif. Selain itu, terjalin sinergitas kemitraan yang baik antara Polri dan masyarakat, serta meningkatnya partisipasi warga dalam mendukung program swasembada pangan, kemandirian pangan, ketahanan pangan, dan keamanan pangan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat juga dihimbau untuk terus berperan aktif dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI dengan memanfaatkan pekarangan produktif di lingkungan masing-masing, sehingga ketahanan pangan dapat terwujud serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

#astacita #swasembadapangan #ketahananpangan #ketahananpanganpoldajatim #ssdmpolri #divhumaspolri #birosdmpoldajatim #bidhumaspoldajatim #polresngawi

 Kapolres Bondowoso Cek Sejumlah Gereja Jelang Perayaan Paskah

Kapolres Bondowoso Cek Sejumlah Gereja Jelang Perayaan Paskah




​BONDOWOSO – Guna memastikan rangkaian perayaan Hari Raya Paskah berjalan dengan khidmat dan kondusif, Kapolres Bondowoso AKBP Dr.Aryo Dwi Wibowo bersama para PJU Polres Bondowoso melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Gereja.

Seperti di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil Bondowoso, Kapolres Bondowoso memastikan area internal gereja, pintu masuk, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi benar - benar terkondisikan.

"Kami memastikan kesiapan personel dan sistem pengamanan di titik sentral ibadah saudara kita umat Kristiani dalam rangkaian perayaan Paskah," kata AKBP Aryo, Kamis (2/4/26).

​Kapolres Bondowoso menekankan bahwa prioritas utama adalah memberikan rasa aman bagi jemaat yang menjalankan ibadah.

​"Kami bersinergi dengan lintas sektor memprioritaskan rasa aman dan nyaman bagi saudara kita Umat Kristiani menjalankan ibadah rangkaian perayaan Paskah," ujar AKBP Aryo.

Kapolres Bondowoso menyatakan bahwa kehadiran berbagai elemen, termasuk Ormas Banser NU, menunjukkan bahwa semangat gotong-royong dan toleransi di Bondowoso sangatlah tinggi.

​Dengan adanya pengamanan berlapis ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Paskah dengan tenang tanpa merasa khawatir akan gangguan keamanan.

"Ini bagian tugas kami dan tentu tetap dengan komitmen, Polri Untuk Masyarakat benar - benar harus kami wujudkan," pungkasnya. (*)


 Polres Ngawi Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Untuk Harkamtibmas Melalui SULING

Polres Ngawi Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Untuk Harkamtibmas Melalui SULING




NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., memaksimalkan kegiatan Subuh Keliling (Suling) dengan melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat.

Kegiatan itu dilaksanakan untuk memperkuat tali silaturahmi dengan warga dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Bersama dengan Bupati Ngawi H Ony Anwar Harsono dan para pejabat utama Polres Ngawi, AKBP Prayoga mendatangi Masjid pada waktu subuh.

"Ini sebagai bentuk kebersamaan serta upaya mendekatkan diri antara Polri dengan masyarakat, yang outputnya untuk Harkamtibmas," ujar AKBP Prayoga usai Shalat Subuh di Masjid Al Hidayah Desa Ngale Kec. Paron, Kamis (2/4/26).

Dalam suasana yang khusyuk dan penuh kebersamaan, Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan Subuh berjamaah ini juga merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik serta mempererat silaturahmi dengan warga.

Selain melaksanakan ibadah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan langsung masukan dari masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah Kecamatan Paron.

"Kegiatan ini juga salah satu cara Polres Ngawi, dalam menyerap aspirasi masyarakat dan mendengarkan keluhan, usul saran dari masyarakat demi meningkatkan kinerja Polri dalam hal ini Polres Ngawi," terang AKBP Prayoga.

Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling berjamaah ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. (*)


Polres Ngawi Amankan Perayaan Kamis Putih, Ibadah Berlangsung Khidmat

Polres Ngawi Amankan Perayaan Kamis Putih, Ibadah Berlangsung Khidmat

 



Ngawi – Polres Ngawi melalui Sat Samapta melaksanakan patroli pengamanan perayaan Kamis Putih dalam rangka Hari Raya Paskah, Kamis (2/4/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama umat Kristiani menjalankan ibadah.

Patroli difokuskan di sejumlah gereja di wilayah Kota Ngawi, di antaranya Gereja GKJW Ngawi dan Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Ngawi. Personel Dalmas Sat Samapta hadir melakukan pemantauan sekaligus pengamanan guna memberikan rasa aman bagi jemaat.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta menghormati perayaan keagamaan,” ujarnya pada Jumat(3/4/2026).

Dari hasil kegiatan, situasi selama pelaksanaan ibadah terpantau aman dan lancar. Selain itu, kesadaran pengguna jalan dalam mematuhi aturan lalu lintas juga meningkat, sehingga tercipta ketertiban di sekitar lokasi gereja.

Polres Ngawi menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Ngawi.
 Pelayanan Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kecelakaan Lalu Lintas Menurun

Pelayanan Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kecelakaan Lalu Lintas Menurun



Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan lancar. Hal ini ditandai dengan kelancaran arus lalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta meningkatnya pergerakan penumpang di berbagai moda transportasi.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev), jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar 6,31 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Korban meninggal dunia juga turun signifikan sebesar 31,19 persen, sementara korban luka berat turun 13,8 persen. Namun demikian, korban luka ringan tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen.

Volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 3.255.002 unit atau meningkat 18,43 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang masuk Jakarta tercatat sebanyak 2.989.931 unit atau naik 10,79 persen. Dari total proyeksi, sekitar 7,7 persen kendaraan belum keluar Jakarta dan 11,9 persen belum kembali masuk ke ibu kota.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga telah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, antara lain pengalihan arus sebanyak 205 kali, contra flow 39 kali, one way lokal 39 kali, serta one way nasional sebanyak dua kali.

Selain itu, pergerakan penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan di seluruh moda transportasi, yakni terminal naik 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, bandara 6,99 persen, dan pelabuhan 15,51 persen.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik.

“Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya mobilitas masyarakat yang dapat terlayani dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol dan transportasi publik, penambahan armada, program mudik gratis, kebijakan work from anywhere (WFA), serta pengaturan lalu lintas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).

Pengamanan mudik tahun ini melibatkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari 89.928 personel Polri, 13.788 personel TNI, dan 58.327 personel dari instansi lainnya. Mereka berhasil mengamankan 185.608 objek pengamanan di seluruh Indonesia.

Polri juga memaksimalkan penggunaan teknologi berbasis data real-time melalui command center, didukung oleh ETLE Drone Patrol Presisi, Traffic Accident Analysis (TAA), serta Road Accident Rescue (RAR) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelayanan.

Berbagai inovasi pelayanan publik turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang diikuti oleh 29.009 pemudik dengan dukungan 646 bus, 9 kapal, serta armada lainnya. Selain itu, terdapat layanan seperti tim urai, public address, Motor Senyum di Polda Jabar, valet ride dan SI Polan di Polda Jateng, serta aplikasi Siger di Polda Lampung.

Sentimen masyarakat terhadap pelayanan mudik tahun ini juga didominasi respons positif, baik di media online maupun media sosial. Petugas di lapangan dinilai aktif mengurai kepadatan di titik-titik krusial serta mengedepankan pendekatan humanis dalam membantu para pemudik.

Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat. Ke depan, Polri akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan berbasis teknologi,” tutupnya.


 Polres Pasuruan Bongkar Tambang Sirtu Ilegal di Purwosari

Polres Pasuruan Bongkar Tambang Sirtu Ilegal di Purwosari

 




PASURUAN - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas pengerukan sumber daya alam tanpa izin di Desa Kertosari Kecamatan Purwosari.


Operasi senyap yang dilakukan petugas berhasil menghentikan praktik penambangan sirtu yang dinilai merusak tatanan lingkungan di wilayah tersebut.


Dua orang pria masing-masing berinisial MY dan SA kini harus berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan sedang mengoperasikan lahan tambang ilegal. 


Petugas kepolisian langsung memasang garis Polisi di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada lagi aktivitas alat berat hingga proses penyidikan tuntas.


Kanit Tipiter Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda M. Haryayassin, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan saat para pelaku tengah sibuk melakukan penggalian di area persawahan.


"Jadi keduanya diamankan saat melakukan kegiatan tambang ilegal di Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari pada Maret kemarin," ujarnya, Kamis (3/4/26).


Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa lahan pertambangan tersebut sama sekali tidak memiliki dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sah dari instansi terkait. 


Praktik ilegal ini diduga telah berlangsung tanpa pengawasan ketat sehingga berpotensi merugikan pendapatan daerah dan merusak infrastruktur jalan desa.


Polisi juga menyita dua unit alat berat berukuran besar sebagai barang bukti utama dalam kasus kejahatan mineral dan batu bara ini. 


Mesin pengeruk tersebut kini telah dipindahkan ke markas kepolisian guna menghindari upaya penghilangan jejak oleh oknum-oknum yang terlibat dalam jaringan tersebut.


Sementara itu Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas menambahkan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam memberantas segala bentuk eksploitasi alam yang menyalahi aturan hukum. 


"Untuk status tambang itu tidak memiliki izin usaha pertambangan sehingga kami bersama anggota mengamankan lokasi tersebut," tegasnya.


Kedua tersangka kini terancam hukuman penjara yang cukup berat sesuai dengan undang-undang pertambangan mineral dan batu bara yang berlaku di Indonesia. 


Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual atau pemilik modal besar di balik operasional tambang pasir dan batu tersebut.


Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas pengerukan lahan yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. 


Pengawasan partisipatif dari warga dinilai sangat efektif dalam menjaga kelestarian ekosistem Kabupaten Pasuruan dari tangan-tangan penambang liar yang tidak bertanggung jawab. (*)

 Polda Jatim Raih Penghargaan U.S FWS, Sinergi Internasional Berantas Perdagangan Satwa Liar

Polda Jatim Raih Penghargaan U.S FWS, Sinergi Internasional Berantas Perdagangan Satwa Liar





SURABAYA — Polda Jawa Timur (Jatim) mendapat apresiasi dan penghargaan dari perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Kamis (2/4/26).

Penghargaan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat tersebut diberikan kepada Polda Jatim melalui satuan kerja Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) atas kolaborasi erat yang telah terjalin dalam penanganan perdagangan satwa liar ilegal.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia James A. Markley sebagai Atase regional U.S. Forest and Wildlife Service (USFWS.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan internasional atas keberhasilan Polri dalam hal ini Ditpolairud Polda Jatim dalam penanganan kasus perdagangan satwa liar ilegal.

“Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri atas dedikasi dan profesionalisme dalam penegakan hukum lintas negara, khususnya Polda Jawa Timur dalam menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi,” ungkapnya.

Ia menambahkan kolaborasi ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan operasional, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi kerja sama strategis berkelanjutan di bidang konservasi dan keamanan.

James A. Markley menyerahkan sertifikat penghargaan tersebut untuk Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si dan Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol. Dr. Arman Asmara Syarifuddin, S.H., S.I.K., M.H.

Penyerahan penghargaan diterima oleh Wadir Polairud Akbp Ahmad Nanang Wibowo yang mewakili Kapolda Jatim dan Dirpolairud Polda Jatim di Mapolairud Polda Jatim.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan Ditpolairud Polda Jatim dalam pemberantasan perdagangan ilegal satwa liar serta kontribusi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan yang berdampak global.

“Kami sangat mengapresiasi kerja profesional Ditpolairud Polda Jawa Timur yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam penegakan hukum," ungkap James A. Markley.

Ia mengatakan kerja sama ini menjadi contoh kolaborasi internasional yang bisa memberikan dampak signifikan terhadap perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Suasana pertemuan di Mapolda Jatim tersbut juga membahas peluang kerja sama ke depan, meliputi pelatihan bersama, pertukaran pengetahuan, serta penguatan koordinasi dalam penanganan isu-isu strategis di wilayah perairan.

Sementara itu Kombes Pol. Arman mewakili Kapolda Jatim, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen institusinya.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta melindungi kelestarian satwa liar," ujar Kombes Pol Arman.

Ia menegaskan Polda Jawa Timur  berkomitmen akan terus memperkuat sinergi internasional melalui pertukaran informasi dan koordinasi lintas negara.

Kombes Arman menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari soliditas internal serta dukungan berbagai pihak terutama masyarakat yang telah membantu.

Kunjungan kehormatan ini tidak hanya menjadi simbol hubungan diplomatik yang harmonis, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama sinergi antara Polda Jawa Timur dan pihak internasional menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.

"Polda Jatim tetap berkomitmen dalam menjaga keamanan maritim dan kelestarian lingkungan yang bisa berdampak positif bagi masyarakat luas," pungkas Kombes Arman. (*)

Thursday, April 2, 2026

 Pererat Silaturahmi, Kapolres Ngawi Terima Kunjungan Ketua BAMAG

Pererat Silaturahmi, Kapolres Ngawi Terima Kunjungan Ketua BAMAG

  



Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Ngawi, Pendeta Winsan Iksan, S.Th., bersama rombongan dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antar umat beragama, Kamis (2/4/2026).


Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk sinergitas antara Polri dengan tokoh agama di wilayah Kabupaten Ngawi. Momentum ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi serta kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan dari Ketua Bamag Kabupaten Ngawi sebagai wujud nyata kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.


“Silaturahmi ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama. Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Ngawi,” ujar Kapolres.


Sementara itu, Ketua Bamag Kabupaten Ngawi Pendeta Winsan Iksan menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Kapolres Ngawi. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung tugas Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan damai.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, dalam menjaga kerukunan dan stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi.

 Sidak SPBU dan SPBE Kapolres Sumenep Tegaskan Stok Aman, Isu Kenaikan Hoaks

Sidak SPBU dan SPBE Kapolres Sumenep Tegaskan Stok Aman, Isu Kenaikan Hoaks

 



SUMENEP - Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU dan SPBE di wilayah Kabupaten Sumenep. Rabu (01/04/2026) pagi.


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap isu kelangkaan dan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat. 


Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi SPBU Kecamatan Kalianget, SPBU Pemkab Sumenep di Kecamatan Kota Sumenep, SPBU Patean Kecamatan Batuan, SPBU Kecamatan Bluto, serta SPBE di Kecamatan Bluto dan Saronggi.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kabag SDM Kompol Widiarti S., S.H., Kasat Intelkam AKP Moh Nurul Komar, Kasat Reskrim yang diwakili Kanit Pidsus Ipda Okta, Asisten Sekdakab Sumenep Abd. Madjid, serta Kabag Perekonomian Kabupaten Sumenep Dadang.


Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kondisi riil di lapangan terkait distribusi dan ketersediaan BBM.


“Kami bersama pemerintah daerah mengecek langsung lokasi-lokasi SPBU dan SPBE maupun depo-depo pengisian BBM. Kami pastikan bahwa untuk wilayah Sumenep khususnya, ketersediaan BBM di SPBU dan Gas Elpiji di SPBE stock  cukup atau aman,” tegasnya.


Kapolres Sumenep juga mengimbau kepada para pemilik dan pengusaha SPBU agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 


Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dengan tidak terpengaruh isu yang tidak benar.


Menurutnya, informasi terkait kenaikan maupun kelangkaan BBM yang beredar di masyarakat tidak benar atau hoaks. 


Oleh karena itu, pihaknya meminta agar SPBU turut memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna mencegah terjadinya panic buying.


“Hari ini kita pastikan bahwa ketersediaan dan pendistribusian BBM di SPBU di wilayah Kota Sumenep berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.


Ia menegaskan bahwa distribusi dan ketersediaan BBM di seluruh SPBU wilayah Sumenep dalam kondisi aman dan lancar. 


Ia memastikan bahwa isu kenaikan BBM per tanggal 1 April 2026 adalah hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Senada dengan hal tersebut, Kabag ESDA Kabupaten Sumenep Dadang  Dedy Iskandar menegaskan tidak ada kenaikan maupun kelangkaan distribusi BBM di wilayah Sumenep. 


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan BBM serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.


Dengan adanya pengecekan langsung ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya, serta tetap mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep. (*)

 Polres Lumajang Bersama Pemda Gelar Aksi Bersihkan Pantai Bambang

Polres Lumajang Bersama Pemda Gelar Aksi Bersihkan Pantai Bambang

 




LUMAJANG — Dalam upaya mendukung Gerakan Nasional Indonesia Asri, jajaran Polres Lumajang Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan kerja bakti atau kurvei di kawasan Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kamis (2/3/2026).


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong pelaksanaan kerja bakti serentak sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. 


Sejak pagi, personel Polres Lumajang Polda Jatim bersama instansi lintas sektor dan masyarakat setempat tampak bahu-membahu membersihkan sampah di sepanjang pesisir pantai.


Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan.


“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata seperti Pantai Bambang,” ungkap AKBP Alex yang turut hadir pada kegiatan tersebut.


Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dengan Instansi lintas sektor termasuk pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.


“Dengan kebersamaan dan gotong royong seperti ini, kita harapkan lingkungan tetap terjaga dan dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah,” tambahnya.


Sementara itu Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menegaskan bahwa kerja bakti ini menjadi contoh nyata kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan wisata.


“Ini adalah bentuk nyata kita memberikan contoh kepada masyarakat bahwa lingkungan yang bersih, tempat wisata yang bersih, akan menghadirkan kenyamanan dan semangat bagi semua,” ujarnya di lokasi.


Ia menambahkan, pasca libur Lebaran dan tingginya curah hujan menyebabkan banyak sampah terbawa ke area pantai. 


Oleh karena itu, sinergi semua pihak dinilai penting untuk mengembalikan kebersihan kawasan tersebut.


“Pantai kita harus bersih agar masyarakat merasa nyaman saat berkunjung. Wisata pantai di Lumajang ini sangat diminati, sehingga kebersihan menjadi faktor utama dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata,” jelasnya.


Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik wisata serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi budaya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan, khususnya di kawasan wisata unggulan Kabupaten Lumajang. (*(

 Polres Jember Amankan 18 Tersangka Narkoba Sepanjang Bulan Maret 2026

Polres Jember Amankan 18 Tersangka Narkoba Sepanjang Bulan Maret 2026

 



JEMBER, – Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan capaian kinerja Satres Narkoba Polres Jember dalam press release pengungkapan peredaran gelap narkoba selama periode Maret 2026. 


Dalam keterangannya, pihak Polres Jember Polda Jatim berhasil mengungkap puluhan kasus Narkoba dan para tersangka, Selasa, (31/3/2026).


“Selama bulan Maret ini, Alhamdulillah kami berhasil mengungkap 15 kasus dengan total 18 tersangka, terdiri dari 17 laki-laki dan 1 perempuan,” ungkap AKBP Bobby.


Dari total kasus tersebut, sebanyak 14 merupakan kasus narkotika dengan 17 tersangka dan Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu-sabu dengan total berat 35,99 gram. 


Para pelaku diketahui menjalankan aksinya dengan motif ekonomi, yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dengan peredaran sistem ranjau.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk kepemilikan sabu di atas 5 gram dikenakan Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar. 


Sementara untuk berat di bawah 5 gram dikenakan Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman serupa dan denda minimal Rp1 miliar.


Selain itu, Polres Jember Polda Jatim juga mengungkap satu kasus peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dengan satu tersangka. 


Barang bukti yang diamankan berupa 81 butir pil berjenis trihexyphenidyl. Pelaku diketahui menjual obat keras tanpa izin edar dan tanpa resep dokter.


Dalam kasus ini, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.


Kapolres Jember juga menyoroti sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap, salah satunya penggerebekan pada 27 Maret 2026 oleh tim Satres Narkoba yang dibackup tim Alap-Alap dan Samapta. 


Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 9 orang di sebuah rumah kosong yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penggunaan sabu.


AKBP Bobby menambahkan bahwa selama Maret terdapat tiga kasus menonjol. 


Di antaranya pengungkapan di wilayah Sumbersari dengan barang bukti 11,63 gram sabu, di Kencong sebesar 7,31 gram, serta penggerebekan di Karangbayat yang mengamankan sembilan orang, dua di antaranya ditetapkan sebagai pengedar.


Menurutnya, para pelaku memanfaatkan momentum operasi besar kepolisian seperti Operasi Pekat dan Operasi Ketupat, di mana fokus petugas terbagi untuk pengamanan arus mudik dan balik.


“Para pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk meningkatkan aktivitas peredaran narkotika,” jelasnya.


Sebagai langkah lanjutan, terhadap tujuh orang yang diamankan dalam penggerebekan terakhir, saat ini masih menjalani proses asesmen terpadu.


Kapolres Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam pencegahan.


“Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor, berani menolak, serta mengawasi keluarga, khususnya anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (*)

Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi, Bhabinkamtibmas Sambang Pemanfaatan Pekarangan Warga

Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi, Bhabinkamtibmas Sambang Pemanfaatan Pekarangan Warga

 




 Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.


Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah merupakan langkah sederhana namun efektif dalam mendukung ketahanan pangan. Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada guna memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri.”


Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (2/4/2026) oleh Bhabinkamtibmas Desa Dumplengan, Bripka Jumani, dengan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Jurug, Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.


Dalam kegiatan tersebut, Bripka Jumani melakukan pengecekan langsung terhadap pemanfaatan pekarangan milik Sunarti yang ditanami cabai dan terong sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal.


Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan program ketahanan pangan dari lingkup kecil, di mana pemanfaatan pekarangan rumah mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari masyarakat.


Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.


#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Polsek Sine Giat Patroli P2B di Sumbersari, Perkuat Ketahanan Pangan dan Sinergi dengan Warga

Polsek Sine Giat Patroli P2B di Sumbersari, Perkuat Ketahanan Pangan dan Sinergi dengan Warga

 




 Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, serta bagian dari program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.


Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk Polsek Sine, untuk meningkatkan patroli dialogis serta pendampingan kepada masyarakat guna mendorong kemandirian dan swasembada pangan.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Patroli P2B merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi serta memperkuat kemandirian pangan.”


Adapun petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Bhabinkamtibmas Desa Sumbersari, Aipda Fendi B., yang melaksanakan patroli dialogis P2B bersama warga masyarakat setempat.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan dialog bersama warga terkait pentingnya ketahanan pangan nasional serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif guna menanam tanaman pangan bergizi.


Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan patroli berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta terjalin sinergitas kemitraan yang baik antara Polri dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam meningkatkan swasembada pangan, kemandirian pangan, serta keamanan pangan di lingkungan masing-masing.


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin berperan aktif dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI melalui pemanfaatan pekarangan produktif, sehingga ketahanan pangan dapat terwujud dengan baik serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.


#astacita #swasembadapangan #ketahananpangan #ketahananpanganpoldajatim #ssdmpolri #divhumaspolri #birosdmpoldajatim #bidhumaspoldajatim #polresngawi