PASURUAN — Polres Pasuruan Polda Jatim menunjukkan komitmen nyata dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat terhadap akses air bersih.
Wujud kepedulian ini direalisasikan melalui pembangunan fasilitas sumur bor di halaman Masjid Al-Mubarok, Dusun Tamanan, Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
Fasilitas berskala publik tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., pada Jumat (18/9/2026) pekan lalu.
Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari bagi warga sekitar sekaligus menyokong keperluan ibadah para jamaah masjid.
Pembangunan sumur bor ini diinisiasi berdasarkan laporan dari Kasat Binmas dan Kapolsek Kejayan mengenai keterbatasan akses air bersih yang masih dihadapi warga setempat.
Merespons kondisi tersebut, Polres Pasuruan Polda Jatim segera bergerak cepat melalui Program 'Polres Pasuruan Peduli dan Berbagi'.
Dalam sambutannya, AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa air bersih merupakan hajat hidup utama yang wajib dipenuhi. Pembangunan fasilitas ini menjadi bukti kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.
“Pembangunan dan peresmian fasilitas sumur bor ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir dan membantu memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat, khususnya air bersih," ujar AKBP Harto Agung Cahyono.
Kapolres Pasuruan juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan pembangunan ini. Ia berharap sarana ini dapat dirawat dengan baik agar memberikan dampak positif jangka panjang.
“Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat luas dan keberkahan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar serta jamaah Masjid Al-Mubarok,”pungkasnya.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada warga setempat.
Turut hadir menyaksikan peresmian sumur bor tersebut Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Ny. Abel Harto Agung, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan, Forkopimka Kejayan, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Kepala Desa Randugong H. Mujammil dan perwakilan PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan (Mayora Group), serta tokoh agama setempat, KH. Karim. (*)
Monday, September 21, 2026
Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob
CIKEAS, BOGOR — Indonesia sukses menjadi tuan rumah dua kejuaraan indoor skydiving tingkat internasional yang digelar di Gedung Soemardhi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, yakni International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 dan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship (AISC) 2026. Rangkaian kejuaraan tersebut resmi ditutup pada Minggu (20/9/2026).
International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 berlangsung 17–20 September 2026 dan diikuti total 382 peserta yang terdiri dari 156 peserta tim serta peserta luar negeri dari 9 negara, yaitu Singapura, China, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Rusia, Jepang, Polandia dan Jerman.
Kejuaraan tersebut merupakan kolaborasi Korps Brimob Polri, Komite Olahraga Polri, Persatuan Terjun Payung Polri, serta Komite Terjun Payung FASI. Penutupan dilakukan oleh Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat yang mewakili Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam sambutannya, Dankorbrimob menyampaikan apresiasi kepada seluruh juri, panitia, pelatih, ofisial dan peserta dari Indonesia maupun mancanegara. Ia menyebut peningkatan jumlah peserta dari sekitar 200 orang pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 300 peserta menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving sekaligus munculnya atlet dan generasi baru.
“Ke depan, khususnya tim Indonesia, kita berharap dapat meningkatkan kemampuan dan menjadi pesaing yang lebih kuat bagi atlet-atlet internasional. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan juri, baik nasional maupun internasional, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Apabila masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depan,” ujar Dankorbrimob.
Sementara itu, 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 juga resmi ditutup di fasilitas Wind Tunnel Brimob, Bogor. Kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 200 atlet dari 9 negara Asia dan berlangsung aman serta lancar tanpa kecelakaan (zero accident).
Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyampaikan apresiasi kepada FAI, IAC, FASI, para juri, FAI Control Room, Presiden Juri, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Ia menyebut pengembangan indoor skydiving di Indonesia telah dimulai sejak kompetisi nasional pada 2022 hingga akhirnya mampu menyelenggarakan event Category 1 FAI, dengan dukungan Wind Tunnel Brimob dan Korps Brimob Polri.
Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry juga menyampaikan apresiasi kepada PB FASI, Korps Brimob Polri, delegasi dan juri FAI, serta para atlet dan ofisial dari berbagai negara Asia, seperti China, Korea, Malaysia, Singapura, Jepang dan Thailand. Ia mendorong negara-negara Asia terus berkolaborasi dalam mengembangkan olahraga indoor skydiving melalui penyelenggaraan kejuaraan yang berkelanjutan.
Mewakili Ketua PB FASI Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono yang berhalangan hadir, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyampaikan bahwa kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti lebih dari 200 atlet dari 9 negara Asia tersebut sukses berjalan aman dan lancar. Kejuaraan dinilai menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving di Asia serta potensinya melahirkan atlet berkaliber dunia.
Berikut daftar juara International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026:
Kelas Nasional
2 Way VFS Open: Juara I Tim Lebang Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Renal Korbrimob Polri, Juara III Tim Synaero Korbrimob Polri.
2 Way FS Female: Juara I Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya B, Juara II Polwan Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara III Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya A.
2 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Huricane Satbrimob Polda Sulteng.
4 Way FS Female: Juara I Polwan Pas Pelopor Korbrimob, Juara II Polwan Polda Metro Jaya, Juara III Polwan Korbrimob Polri.
4 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Tadulako Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Anoa Satbrimob Polda Sulteng.
Kelas Asia Tenggara
- Dynamic Solo Speed Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.
- Dynamic 2 Way Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.
- 2 Way FS Female: Juara I Tim Polwan Indonesia, Juara II Tim Singapore 1, Juara III Tim Brigade 10 Para A Malaysia.
- 4 Way FS Female: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Malaysia.
- 4 Way FS Open: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Thailand.
Kelas Internasional
- Solo Freestyle Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea.
- Dynamic Solo Speed Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III China.
- Dynamic 2 Way Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea Selatan.
- Dynamic 4 Way Open: Juara I Singapore, Juara II China, Juara III Korea Selatan.
- 2 Way VFS Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Singapore.
- 4 Way VFS Open: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.
- 2 Way FS Junior: Juara I Mario & Aufa Indonesia, Juara II Altitude x Singapore Junior, Juara III Naya & Fildza.
- 2 Way FS Female: Juara I Polwan Korbrimob Polri, Juara II Singapore, Juara III Wara TNI AU.
- 2 Way FS Open: Juara I Tim TB Korbrimob Polri, Juara II Tim BS Korbrimob Polri, Juara III Tim Singapore 1.
- 4 Way FS Female: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.
- 4 Way FS Open: Juara I Tim Black Shadow Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Citraka Sarbrimob Polda Banten A.
Adapun daftar peraih penghargaan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 meliputi 4-Way Formation Skydive Open (Indonesia, Singapore, Thailand), 4-Way Formation Skydive Female (China, Indonesia, Singapore), 4-Way Vertical Formation Skydive Open (China, Indonesia, Singapore), Dynamic Solo Junior (Singapore, Korea Selatan, Thailand), Dynamic Solo Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 2-Way Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 4-Way Open (Singapore, Korea Selatan, China), Solo Freestyle Junior (Thailand, China, Japan), serta Solo Freestyle Open (Singapore, Singapore, Korea Selatan).
Prosesi penutupan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 diakhiri dengan penurunan bendera FAI yang diiringi FAI Anthem. Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyerahkan bendera FAI kepada President Jury Sandy Nieuwenhoven, dilanjutkan deklarasi resmi berakhirnya kejuaraan.
Dua kejuaraan tersebut sekaligus menjadi wadah kompetisi, pembinaan atlet, serta silaturahmi bagi komunitas indoor skydiving Indonesia dan mancanegara dalam semangat sportivitas dan persahabatan internasional.
Sederhana dan Penuh Makna, Satlantas Polres Ngawi Gelar Tasyakuran HUT ke-71 Lalu Lintas
NGAWI – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Ngawi menggelar tasyakuran secara sederhana dan penuh keakraban di ruang tunggu Satpas Lantas Polres Ngawi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polres Ngawi, anggota Satlantas, serta para abang ojek online (ojol) yang selama ini menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Ngawi.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemotongan tumpeng. Potongan tumpeng diberikan kepada anggota Satlantas termuda dan tertua sebagai simbol kebersamaan, regenerasi, serta penghormatan terhadap pengabdian personel Lalu Lintas.
Suasana semakin hangat hingga akhir acara. Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian kepada para pengemudi ojek online, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Moh. Imam Reza, S.T.K., S.I.K., M.H., secara langsung menyerahkan SIM gratis kepada sejumlah pengemudi ojol.
Pemberian SIM gratis tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong para pengemudi transportasi daring untuk tertib administrasi dan senantiasa mengutamakan keselamatan saat menjalankan aktivitas di jalan raya.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara menjadi momentum untuk mempererat soliditas personel sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Peringatan HUT Lalu Lintas kami rayakan secara sederhana, namun sarat makna. Kehadiran para abang ojol menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat. Mereka setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Kapolres Ngawi, saat dikonfirmasi media, Senin (21/9/2026)
Menurutnya, pemberian SIM gratis tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus edukasi agar para pengendara semakin tertib administrasi dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
“Kami berharap komunitas ojol tidak hanya menjadi mitra dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga ikut berperan menjaga kamtibmas di wilayah Ngawi. Jika melihat potensi gangguan keamanan, segera sampaikan kepada kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti bersama,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak seluruh anggota Satlantas untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, profesional dan responsif.
“Semoga momentum HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara ini semakin memperkuat semangat kita untuk memberikan pelayanan terbaik. Keselamatan dan keamanan masyarakat di jalan raya merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Melalui momentum HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Ngawi berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta bersama-sama menciptakan budaya tertib, aman dan selamat dalam berlalu lintas.
Pada kesempatan itu juga, diberikan paket sembako kepada para abang ojol yang hadir.
Satlantas Polres Ngawi – Melayani dengan Hati, Hadir untuk Keselamatan dan Ketertiban Berlalu Lintas.
Siapkan Pengamanan ParluH PSHT 2026, Polres Ngawi Gelar Apel Pasukan Dan Cek Kendaraan Dinas
NGAWI – Polres Ngawi dibawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menggelar apel gelar pasukan dalam rangka persiapan pengamanan ParluH PSHT Tahun 2026, Senin (21/9/2026), bertempat di Halaman Satya Haprabu Polres Ngawi.
Apel dipimpin Wakapolres Ngawi Kompol Haris Darma S, S.H., S.I.K., dan diikuti seluruh personel Polres Ngawi. Sementara personel Polsek jajaran melaksanakan apel persiapan di wilayah masing-masing.
Apel kali ini digunakan untuk mengecek kelengkapan pribadi dari masing-masing personel, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan dinas sebagai bagian dari kesiapan sarana dan prasarana pendukung pengamanan.
Wakapolres Ngawi Kompol Haris Darma Sunarto mengatakan, apel tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh personel maupun sarana pendukung benar-benar siap menghadapi rangkaian kegiatan ParluH PSHT 2026.
“Kami memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Kesiapan personel, kendaraan dinas, serta koordinasi antarjajaran menjadi hal penting dalam pelaksanaan pengamanan,” ujar Wakapolres Ngawi.
Ia juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Mari kedepankan persaudaraan, saling menghormati, dan mematuhi ketentuan yang berlaku sehingga kegiatan ParluH PSHT 2026 dapat berlangsung aman dan lancar,” pungkasnya.
Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud
KEDIRI — Guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat cuaca ekstrem di musim kemarau, Kepolisian Resor (Polres) Kediri Polda Jatim menggelar apel kesiapsiagaan tanggap bencana di kawasan lereng Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).
Ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta kelompok relawan dikerahkan untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muhammad Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa langkah preventif ini mutlak dilakukan meskipun status vulkanik Gunung Kelud saat ini berada pada Level 1 (Normal).
Menurut AKBP Latif, kondisi vegetasi yang mengering di lereng gunung dinilai sangat rentan memicu kebakaran jika terkena percikan api sekecil apa pun.
"Kami mengingatkan dan mengimbau seluruh masyarakat serta pengunjung agar tidak melakukan pembakaran lahan secara liar, karena dampaknya bisa fatal bagi kelestarian lingkungan dan keselamatan warga," ujar AKBP Wahyudin Latif saat memimpin apel.
Sebagai langkah nyata, jajaran Polres Kediri Polda Jatim bersama instansi terkait langsung melaksanakan patroli bermotor menyusuri kawasan hutan terpencil.
Petugas memasang spanduk imbauan dan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat setempat. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan mendatangi Pos Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Kelud.
Sementara itu, kesiapsiagaan di garis depan juga ditunjukkan oleh 20 relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar.
Ketua Destana Sugihwaras, Anang Wianto, mengungkapkan bahwa kendala utama dalam penanganan karhutla di kawasan ini adalah sulitnya akses sumber air di medan berbukit.
Sinergi yang kuat antara Polres Kediri bersama instansi terkait dan relawan tapak diharapkan mampu melokalisir potensi bencana sejak dini. (*)
Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali
BALI – Sebanyak 450 Polisi Wanita (Polwan) dari 43 negara mengikuti parade dalam rangkaian International Association of Women Police (IAWP) Training Conference 2026 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali, Minggu (20/9/2026).
Parade tersebut menampilkan barisan Polwan dari berbagai negara dengan seragam kepolisian masing-masing serta atraksi dan tradisi khas negara peserta. Kegiatan ini disaksikan antusias oleh masyarakat yang memadati kawasan Jl. Raya Puputan Renon hingga Monumen Bajra Sandhi.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelaksanaan IAWP 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan Polwan dari berbagai negara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama kepolisian internasional.
“IAWP ini tidak hanya menjadi parade, tetapi juga momentum bagi Polwan dari berbagai negara untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan kepolisian yang semakin kompleks,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah isu kepolisian menjadi pembahasan dalam rangkaian konferensi selama lima hari, di antaranya kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi kepolisian, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.
Menurut Trunoyudo, kehadiran ratusan Polwan dari berbagai negara di Bali juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata sekaligus menunjukkan kesiapan Bali sebagai destinasi penyelenggaraan kegiatan berskala internasional.
“Kita berharap pertemuan ini dapat menghasilkan pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik yang bisa diterapkan di masing-masing negara. Kehadiran ratusan Polwan dari berbagai negara di Bali juga menunjukkan bahwa kerja sama kepolisian tidak mengenal batas negara, terutama dalam menghadapi kejahatan yang terus berkembang,” katanya.
Kelancaran parade dan rangkaian IAWP 2026 tidak terlepas dari pengamanan personel Polda Bali dan jajaran, dukungan masyarakat, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Pelaksanaan IAWP 2026 di Bali menjadi penyelenggaraan kedua konferensi tersebut di Indonesia. Rangkaian kegiatan kali ini dipusatkan di Nusa Dua, Bali.
450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026
Badung - Indonesia kembali menjadi tuan rumah konferensi polisi perempuan dunia. Sebanyak 450 peserta dari 43 negara berkumpul di Bali dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 pada 20-24 September. Forum internasional ini membahas berbagai tantangan kepolisian modern, mulai dari kepemimpinan perempuan, perdagangan orang dan kekerasan berbasis teknologi hingga kontra-terorisme serta kejahatan transnasional.
Pembukaan konferensi digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/9/2026). Kapolri hadir dan memberikan sambutan sebelum seremoni pemukulan gong sebagai tanda resmi dibukanya konferensi.
Bagi Indonesia, penyelenggaraan tahun ini menjadi kali kedua mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah konferensi IAWP. Sebelumnya, Indonesia menjadi tuan rumah konferensi ke-58 di Labuan Bajo pada 2021 dengan tema “Women at the Centerstage of Policing”.
Tahun ini, IAWP mengusung tema “Women Leading Global Change”.
“Such an honor for Indonesia to once again be entrusted with hosting the IAWP Conference for the second time, following Labuan Bajo in 2021,” kata Kapolri.
Delegasi yang hadir berasal dari berbagai kawasan dunia. Selain 164 peserta Indonesia, konferensi diikuti 48 peserta Tanzania, 36 Kanada, 19 Amerika Serikat, 18 Inggris, 16 Australia, 14 Korea Selatan, serta delegasi dari puluhan negara lainnya.
Sejumlah tokoh kepolisian internasional juga hadir, antara lain Presiden IAWP Julia Jaeger, Commissioner of the Australian Federal Police Krissy Barrett, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Kateryna Pavlichenko.
Konferensi selama lima hari tersebut tidak hanya berbicara soal representasi dan kepemimpinan perempuan. Agenda pelatihan disusun untuk membahas persoalan konkret yang kini dihadapi kepolisian dunia.
Topik yang dibahas antara lain kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi kepolisian, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.
Kapolri menilai kerja sama semacam itu semakin penting ketika modus kejahatan terus berkembang melintasi batas negara dan memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk AI.
Karena itu, IAWP 2026 diharapkan menjadi ruang bagi polisi perempuan dunia untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik sekaligus membangun jejaring serta kerja sama internasional yang berkelanjutan.
“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change,” kata Kapolri.
Sunday, September 20, 2026
Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam
NGANJUK – Polres Nganjuk Polda Jawa Timur bergerak cepat mengambil peran sentral dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan lereng Gunung Wilis. Kebakaran tersebut tepatnya terjadi di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk.
Guna mengendalikan amukan si jago merah, Polres Nganjuk Polda Jatim mengerahkan personel terbaiknya untuk bergabung dalam tim berkekuatan 400 personel gabungan. Tim ini terdiri dari instansi terkait serta relawan dan masyarakat yang telah berjibaku sejak Jumat (18/9/2026) yang lalu.
Aksi tanggap darurat ini diawali dengan apel kesiapan di Balai Desa Ngliman pada pukul 07.30 WIB untuk mengonsolidasikan strategi pemadaman di lapangan.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., hadir langsung di lokasi bersama jajaran Forkopimda. Di antaranya Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, S.T., serta Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., untuk memimpin langsung jalannya pemadaman.
AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa kehadiran kepolisian bukan sekadar untuk memadamkan api, melainkan guna memastikan keselamatan jiwa dan meminimalkan dampak kerusakan lingkungan secara taktis.
“Keselamatan personel dan warga adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar," tegas AKBP Suria usai turun dari lokasi penyisiran pada Minggu (20/9/2026).
Selain melakukan pemadaman secara langsung, ratusan petugas gabungan juga membuat ilaran atau penyekatan alur api.
"Langkah ini krusial agar kebakaran tidak meluas ke area vegetasi lain, terutama dengan kondisi angin kencang di kawasan hutan yang sangat fluktuatif," lanjut AKBP Suria.
Untuk mengefektifkan pergerakan di medan yang berat, Polres Nganjuk Polda Jatim mengawal pembagian tim ke dalam empat ploting strategis yang menjadi episentrum penanganan. Keempat titik tersebut meliputi wilayah Ngangkrok, Nunut, Candi Laras, dan Lungur Cilik.
Dengan dibekali peralatan pemadaman manual dan logistik yang matang, personel kepolisian bersama tim gabungan langsung menembus jalur terjal menuju titik api.
"Alhamdulillah, langkah masif tim gabungan ini mulai menunjukkan hasil positif," ungkap AKBP Suria.
Berdasarkan data pemantauan udara menggunakan drone, pada Minggu (20/9/2026) pukul 12.00 hingga 14.00 WIB menunjukkan Hutan Sadepok dan Hutan Ondorante, khususnya petak 23C dan 18C, sudah tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap.
Sementara di kawasan Hutan Banyu Selawe petak 25, sebelumnya titik api diketahui membakar vegetasi berupa daun dan rumpun bambu yang merupakan rembetan dari titik kebakaran sebelumnya juga berangsur menghilang.
Begitu pula Ketiga wilayah terdampak yaitu di RPH Gedangklutuk, petak 24 yang memiliki luasan sekitar 7 hektare, petak 23C sekitar 5 hektare dan petak 18C sekitar 5 hektare, juga telah dinyatakan padam pada pukul 10.17 WIB, Minggu (20/9/2026).
Meski demikian, menyikapi dinamika cuaca ekstrem saat ini, Kapolres Nganjuk menginstruksikan seluruh jajarannya, termasuk Bhabinkamtibmas di sekitar lereng gunung, untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperketat pengawasan aktivitas warga.
“Kami mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk menahan diri dan tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan bersama," imbau AKBP Suria.
Ia juga meminta warga yang melihat adanya titik api baru atau kepulan asap mencurigakan untuk segera melapor ke posko terdekat atau menghubungi Call Center 110 (bebas pulsa) agar bisa segera ditindaklanjuti. (*)
AKBP Hety Raih Penghargaan "Leadership" Di Ajang IAWP 2026
JAKARTA – Polri mengapresiasi prestasi AKBP Hety Padmawati yang meraih penghargaan kategori Leadership dalam ajang International Association of Women Police (IAWP) Training Conference 2026 di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Minggu (20/9/2026).
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan dedikasi AKBP Hety dalam menjalankan tugas kepolisian, termasuk saat mengemban amanah sebagai Kapolres Lampung Timur. Saat ini, AKBP Hety menjabat sebagai Wadir Reskrimum Polda Lampung.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kapasitas dan kepemimpinan Polwan Indonesia di tingkat internasional.
“Polri mengapresiasi prestasi AKBP Hety Padmawati yang berhasil meraih penghargaan Leadership dalam ajang IAWP 2026. Penghargaan ini menunjukkan bahwa Polwan Indonesia memiliki kapasitas, kompetensi, dan kepemimpinan yang dapat berkontribusi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di forum internasional,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, capaian tersebut juga menjadi motivasi bagi Polwan lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kualitas kepemimpinan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
“Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh Polwan untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan kompetensi, dan mengambil peran dalam berbagai bidang penugasan di lingkungan Polri,” ujarnya.
AKBP Hety mengaku bangga dapat membawa nama Indonesia dan Polda Lampung dalam ajang internasional tersebut. Ia berharap penghargaan yang diraihnya dapat menunjukkan bahwa Polwan mampu bersaing dan berkontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Saya bangga sekali mewakili Indonesia, khususnya Polda Lampung. Lewat penghargaan ini, saya ingin menunjukkan bahwa Polwan bisa bersaing bersama polisi laki-laki. Kita tidak hanya menjadi polisi, tetapi juga mampu menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga dan seorang istri,” ujar AKBP Hety.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polwan, baik generasi muda maupun senior, yang telah memberikan dukungan dan bimbingan selama menjalankan tugas.
Secara khusus, AKBP Hety menyampaikan terima kasih kepada Kapolri yang dinilainya terus memberikan ruang dan perhatian bagi Polwan untuk berkembang serta mengambil peran dalam kepemimpinan di lingkungan Polri.
Trunoyudo menambahkan, capaian AKBP Hety sejalan dengan semangat IAWP 2026 yang mengusung tema “Women Leading Global Change”, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran dan kapasitas Polwan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Polri terus mendorong seluruh personel, termasuk Polwan, untuk memberikan kontribusi terbaik melalui profesionalisme, kompetensi, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.
IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan
Badung - Kapolri menegaskan perempuan bukan sekadar menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga memiliki peran untuk memimpin perubahan. Pesan tersebut menjadi salah satu semangat yang dibawa dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali.
Hal itu disampaikan Kapolri saat membuka konferensi internasional tersebut, Minggu (20/9/2026). Tahun ini, IAWP mengangkat tema “Women Leading Global Change”.
Menurut Kapolri, tema tersebut menegaskan pentingnya partisipasi dan kepemimpinan perempuan di berbagai bidang.
“Women are not merely part of change but can also lead it,” kata Kapolri.
Kapolri mengatakan penguatan peran perempuan masih relevan di tengah tantangan kesetaraan gender yang dihadapi dunia. Dalam sambutannya, ia mengutip Global Gender Gap Report 2025 yang memperkirakan masih dibutuhkan sekitar 123 tahun untuk mencapai kesetaraan gender sepenuhnya.
Kondisi tersebut, menurut Kapolri, menunjukkan perlunya partisipasi dan kepemimpinan perempuan yang semakin kuat di berbagai bidang.
Semangat itu juga terus didorong di lingkungan kepolisian. Di Indonesia, Polwan telah bertugas sejak 1948 dan peran serta kontribusinya terus berkembang hingga saat ini. Dari lebih dari 450 ribu personel Polri, sekitar 6,2 persen atau 29 ribu di antaranya merupakan Polwan.
Kapolri juga menyinggung HeForShe Award yang diterimanya dari IAWP pada 2023. Penghargaan tersebut disebut bukan hanya sebagai sebuah kehormatan, tetapi juga pengingat atas tanggung jawab untuk terus mendorong kesetaraan dan memperluas kesempatan bagi Polwan untuk berkembang.
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui penyelenggaraan HeForShe Award setiap tahun sebagai bentuk penghargaan kepada Polwan yang menunjukkan prestasi.
Melalui IAWP 2026, Kapolri berharap polisi wanita dari berbagai negara dapat terus memperkuat kapasitas dan jejaring, sekaligus mengambil peran dalam menghadirkan perubahan yang bermakna.
Meski berasal dari negara, pengalaman, dan latar belakang yang berbeda, para polisi wanita memiliki semangat yang sama untuk membawa perubahan.
“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change,” ujar Kapolri.
Respon Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Dua Lokasi
Sidoarjo – Polresta Sidoarjo Polda Jatim bersama jajarannya terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukumnya.
Langkah nyata ini dibuktikan oleh Polsek Candi dan Polsek Krian yang bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan aktivitas judi sabung ayam di dua lokasi berbeda secara hampir bersamaan pada Sabtu (19/9/2026).
Di wilayah Kecamatan Candi, petugas Polsek Candi Polresta Sidoarjo Polda Jatim mendatangi sebuah lokasi di Desa Klurak sekitar pukul 21.00 WIB setelah menerima laporan melalui layanan Call Center 110 bebas pulsa.
Dalam operasi yang melibatkan personel Perwira Pengendali (Padal), piket patroli, piket lalu lintas, hingga Unit Opsnal Reskrim tersebut, Polisi menemukan sarana yang digunakan sebagai tempat aduan ayam dan langsung melakukan pembongkaran.
Kapolsek Candi AKP Inda Purwati menyampaikan bahwa tindakan tegas ini merupakan respons langsung atas laporan dari warga.
"Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada kepolisian," tegas AKP Inda.
Langkah serupa juga dilakukan oleh Polsek Krian Polresta Sidoarjo di Desa Gagang Panjang, Tropodo, Kecamatan Krian.
Menanggapi dumas yang masuk, tim personel Polsek Krian yang terdiri dari Aiptu Iswandi, Aiptu Niko, Aipda Iwan, Aipda Dedi, dan Aipda Gopoer langsung diterjunkan untuk memeriksa lokasi.
Meskipun petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian yang sedang berlangsung saat tiba di tempat kejadian, mereka tetap mengambil tindakan preventif yang tegas.
Fasilitas bangunan yang diindikasikan sebagai arena sabung ayam tersebut langsung ditertibkan dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali untuk kegiatan serupa di kemudian hari.
Kapolsek Krian Kompol Galih P. Samodra menegaskan bahwa respons cepat ini adalah wujud nyata pelayanan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Setiap pengaduan masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujar Kompol Galih.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membentengi lingkungan dari segala bentuk perjudian. (*)
Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan
Badung - Kapolri menyampaikan kebanggaan atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference. Tahun ini menjadi kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah konferensi internasional tersebut setelah sebelumnya digelar di Labuan Bajo pada 2021.
Kepercayaan itu disampaikan Kapolri saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali, Minggu (20/9/2026).
“Such an honor for Indonesia to once again be entrusted with hosting the IAWP Conference for the second time, following Labuan Bajo in 2021,” ujar Kapolri.
Kapolri menyambut para delegasi yang datang dari berbagai negara ke Bali. Ia berharap suasana dan keramahan Bali dapat memberikan pengalaman positif sekaligus mempererat hubungan antarinstitusi kepolisian.
Menurut Kapolri, para peserta hadir tidak hanya sebagai perwakilan dari berbagai negara, tetapi juga dalam semangat persahabatan dan kebersamaan untuk saling mendukung serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi polisi wanita dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, saling belajar, berbagi praktik terbaik, memperluas jejaring, serta membangun persahabatan dan kerja sama yang berkelanjutan.
Forum internasional itu dinilai semakin relevan di tengah perkembangan tantangan penegakan hukum yang terus berubah. Melalui jejaring yang semakin kuat, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki masing-masing negara dapat dibagikan untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolri pun mengajak seluruh peserta menjadikan perbedaan negara, pengalaman, dan latar belakang sebagai kekuatan untuk membawa perubahan yang bermakna.
“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change,” kata Kapolri.
Kapolri berharap konferensi IAWP 2026 tidak hanya memperkuat hubungan antarpersonel, tetapi juga semakin mendekatkan kerja sama di antara institusi kepolisian dari berbagai negara.
IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional
Bali — Kapolri menyampaikan kegiatan International Association of Women Police (IAWP) yang diikuti perwakilan dari 43 negara menjadi momentum penting bagi polisi wanita dari berbagai negara untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman.
“Baru saja kami melaksanakan pembukaan kegiatan IAWP yang diikuti oleh perwakilan dari 43 negara. Rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai hari ini hingga Kamis mendatang,” ujar Kapolri.
Kapolri berharap forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan semangat, kapasitas, serta kompetensi polisi wanita, termasuk dalam mendukung pengembangan karier.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan pandangan Presiden IAWP mengenai pentingnya kesetaraan gender serta pengembangan peran dan karier polisi wanita.
Kapolri juga berharap keikutsertaan Polwan Indonesia dalam forum internasional tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus menyerap berbagai pengetahuan dan pengalaman dari polisi wanita negara lain.
“Kami berharap kemampuan dan kapasitas Polwan Indonesia terus meningkat, mampu bersaing di tingkat internasional, serta saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan polisi wanita dari berbagai negara,” ungkapnya.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, Kapolri berharap Polwan Indonesia dapat terus menunjukkan profesionalisme dan kompetensi sehingga mampu sejajar dengan polisi wanita dari negara lain.
Kapolri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan IAWP. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan profesionalisme polisi wanita.
“Semoga IAWP menjadi forum yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme polisi wanita,” pungkasnya.
Jelang Parluh PSHT, Polsek Pitu Rangkul PSHT P-16 dan P-17 Jaga Kamtibmas di Ngawi
NGAWI – Menjelang pelaksanaan Parluh PSHT P-16 pada 25–27 September 2026, Polsek Pitu Polres Ngawi melakukan koordinasi dan penggalangan bersama pengurus, warga serta siswa PSHT P-16 dan PSHT P-17, Sabtu (19/9/2026) malam.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 20.30 hingga 22.20 WIB di lokasi latihan PSHT P-16 di Pendopo Desa Papungan dan latihan PSHT P-17 di Pendopo Desa Ngancar, Kecamatan Pitu.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pitu Iptu Prinanto, S.E., yang hadir langsung menyampaikan imbauan agar seluruh elemen PSHT bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik menjelang, selama maupun setelah pelaksanaan Parluh PSHT P-16.
Kapolsek juga menegaskan bahwa keberangkatan ke kegiatan Parluh hanya bagi pengurus yang telah ditunjuk. Warga maupun siswa yang tidak memiliki kepentingan dalam kegiatan tersebut diimbau untuk tidak ikut berangkat.
“Yang terpenting adalah menjaga persaudaraan dan kondusivitas wilayah. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang aman, guyup rukun dan penuh rasa persaudaraan,” ujar Iptu Prinanto.
Selain itu, seluruh warga dan siswa diingatkan agar bijak menggunakan media sosial serta menghindari komentar maupun unggahan provokatif yang dapat memicu kesalahpahaman dan berujung pada gangguan kamtibmas.
Pengurus dan pelatih PSHT P-16 maupun P-17 menyatakan siap berkoordinasi aktif dengan kepolisian serta berkomitmen menjaga harkamtibmas di wilayah Kecamatan Pitu.
“Komunikasi dan koordinasi harus terus dijaga. Perbedaan kegiatan maupun perguruan tidak boleh mengganggu kerukunan masyarakat. Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama,” tambah Kapolsek.
Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung aman, lancar dan kondusif. Polsek Pitu akan terus melakukan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman.
Cegah Gangguan Kamtibmas, Sat Samapta Polres Ngawi dan Satpol PP Gelar Patroli Gabungan
NGAWI – Menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Sat Samapta Polres Ngawi bersama Satpol PP Kabupaten Ngawi menggelar patroli gabungan cipta kondisi, yang menyasar pada sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, sekaligus melakukan penertiban terhadap pengamen, pengemis, manusia silver, serta pelajar yang masih nongkrong di luar rumah pada jam wajib belajar.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya SPBU PB Sudirman Kelurahan Margomulyo, Simpang Tiga Jrubong, Simpang Empat Jalan Siliwangi, Simpang Empat Pertokoan Tiara, hingga Simpang Empat Jalan Yos Sudarso Ngawi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat serta melakukan langkah antisipasi terhadap potensi tindak kriminalitas, termasuk 3C (curat, curas, dan curanmor).
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., pada Sabtu (19/9/2026) malam, mengatakan patroli gabungan menjadi bagian dari upaya preventif untuk menciptakan rasa aman sekaligus menjaga ketertiban di ruang publik.
“Patroli ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan gangguan kamtibmas. Kami juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,” ujarnya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun situasi yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.
“Masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor. Jika melihat atau mengalami gangguan kamtibmas, segera hubungi Call Center Polisi 110. Laporan masyarakat sangat membantu kami dalam merespons dan menjaga keamanan bersama,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Polres Ngawi RAMAH, hadir untuk masyarakat. Jangan ragu melapor, karena keamanan adalah tanggung jawab kita bersama.
Polres Trenggalek Distribusikan Air Bersih ke Pelosok Desa Melalui Patroli Gentong dan Kendil
TRENGGALEK – Kemarau panjang yang masih melanda Kabupaten Trenggalek Jawa Timur mengakibatkan puluhan desa mengalami krisis air bersih.
Kondisi ini memicu kepedulian berbagai pihak untuk turun tangan, salah satunya jajaran Polres Trenggalek Polda Jatim yang bergerak aktif menyalurkan bantuan air hingga ke kawasan dataran tinggi.
Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, menegaskan bahwa seluruh Polsek jajaran wajib mengambil peran aktif untuk membantu masyarakat mengatasi dampak kekeringan ini. Salah satu inovasi taktis yang dijalankan adalah gerakan "Patroli Gentong".
"Inisiatif ini kami lakukan sebagai langkah pemeliharaan Kamtibmas, sekaligus wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat guna meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air baku sehari-hari," ujar AKBP Rizky, Sabtu (19/9/2026).
Menindaklanjuti ar
ahan tersebut, jajaran Polsek Bendungan langsung bergerak cepat mengerahkan armada patroli ke desa-desa pelosok. Langkah ini diprioritaskan bagi wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem dan lokasinya sangat jauh dari sumber mata air.
"Hari ini sasaran patroli kami arahkan ke Desa Masaran dengan mengerahkan dua kendaraan dinas," jelas AKBP Rizky.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa kedua kendaraan tersebut memiliki tugas spesifik. Mobil pertama menjalankan fungsi Patroli Gentong dengan mengangkut tandon air berkapasitas 1.200 liter yang langsung dibagikan kepada warga.
Sementara itu, kendaraan kedua membawa muatan unik berupa 50 galon air yang diberi nama "Patroli Kendil".
"Strategi ini sengaja diterapkan untuk menjangkau pemukiman warga yang posisinya berada di gang sempit atau lereng bukit yang jauh dari akses jalan raya utama,"jelas AKBP Rizky.
Ukuran wadah yang lebih kecil membuat distribusi air bersih menjadi lebih lincah dan bisa langsung diantarkan hingga ke depan pintu rumah warga.
Di samping fokus membantu suplai air bersih, AKBP Rizky juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat mengenai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang meningkat drastis selama musim kemarau.
"Kami meminta seluruh masyarakat Trenggalek, khususnya yang tinggal di dekat kawasan hutan, untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan," ujar AKBP Rizky.
Menurut AKBP Rizky, cuaca kering dan angin kencang seperti sekarang membuat api sangat mudah meluas dan sulit dikendalikan.
"Mari bersama-sama kita jaga lingkungan dan laporkan segera jika melihat titik api," pungkasnya. (*)
Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas
BANTEN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri menjaga keamanan, memberantas penyakit masyarakat, dan melindungi warga.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat meresmikan Balai Latihan Seni Silat sekaligus memperingati Milad ke-3 Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI), Jumat (18/9/2026).
Kapolri menegaskan, jawara dan pendekar memiliki peran penting di tengah masyarakat. Kemampuan bela diri yang dimiliki harus digunakan untuk membela kebenaran, melindungi kelompok yang lemah, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
“Yang namanya pendekar, yang namanya jawara selalu membela kebenaran, membela yang lemah, dan tentunya bersama-sama dengan Polri kita titip untuk sama-sama menjaga kamtibmas, sama-sama memberantas penyakit masyarakat, dan sama-sama kita jaga wilayah Banten,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, sinergi antara Polri dan para jawara menjadi kekuatan penting untuk menjaga Banten tetap aman dan kondusif. Kebersamaan tersebut juga harus didukung dengan kekompakan serta soliditas seluruh perguruan silat.
Kapolri mengingatkan, pencak silat Tjimande dan seni budaya debus merupakan kekhasan Banten yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan. Pelestarian tersebut menjadi tanggung jawab bersama para pimpinan perguruan dan seluruh pesilat agar nilainya tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
Ia juga mendorong agar keberadaan padepokan dan balai latihan tidak hanya terpusat di satu tempat. Ke depan, Kapolri meminta agar setiap kabupaten di Banten memiliki tempat pembinaan serupa sehingga seni budaya, kearifan lokal, serta tradisi pencak silat dapat terus dilatih dan dikembangkan.
“Jadi saya minta nanti di setiap kabupaten didirikan hal seperti ini sehingga kemudian semua budaya yang ada di Banten bisa dijaga, dilatih, dan dilestarikan,” kata Kapolri.
Kapolri menjelaskan, pesanggrahan bukan hanya tempat latihan bela diri. Tempat tersebut harus menjadi ruang belajar, berdiskusi, mempererat silaturahmi, serta menyelesaikan persoalan bersama melalui semangat kebersamaan.
Balai Latihan Seni Silat PTBI pun diharapkan terbuka tidak hanya bagi anggota PTBI, tetapi juga seluruh perguruan silat dan masyarakat. Selain sebagai tempat pembinaan pencak silat, balai tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya dan pelestarian berbagai kearifan lokal Banten.
Kapolri berharap para jawara dan perguruan silat terus menjaga semangat persatuan dalam mengembangkan pencak silat Tjimande dan debus hingga ke tingkat nasional. Jika dikelola dengan baik, kekayaan budaya tersebut tidak hanya memperkuat identitas Banten, tetapi juga dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Ini menjadi sumber kekuatan yang tentunya apabila kita kelola dengan baik, tidak hanya sekadar budaya saja, tetapi juga bisa kita kembangkan dan perkenalkan,” pungkas Kapolri.
DVI Polri Berhasil Identifikasi 9 Korban KM Virgo Transport 8, Seluruhnya Telah Diserahkan Kepada Keluarga
JAKARTA – Polri terus memberikan pelayanan identifikasi korban KM Virgo Transport 8 melalui tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Hingga 19 September 2026, sebanyak 9 korban meninggal dunia telah berhasil diidentifikasi dan seluruhnya telah diserahkan kepada keluarga.
Proses identifikasi dilakukan melalui tahapan DVI dengan menggabungkan data ante mortem (AM), yakni data yang dikumpulkan dari keluarga korban sebelum korban ditemukan, dengan data post mortem (PM) yang diperoleh dari pemeriksaan terhadap korban.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pelayanan identifikasi merupakan bagian penting dalam penanganan korban dan pemberian kepastian kepada keluarga.
“Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga.”
9 KORBAN TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA
Berdasarkan rekap operasi DVI per 19 September 2026, dari 117 korban yang telah ditemukan, terdapat 9 korban meninggal dunia dan seluruhnya telah diserahkan kepada keluarga.
Kesembilan korban tersebut yaitu:
1. Reyner Fausta Yosilianto, 22 tahun, laki-laki – Jawa Timur.
2. Nurul Rian Hidayat, 33 tahun, laki-laki – Jawa Timur.
3. Imam Soeparno, 66 tahun, laki-laki – Jawa Timur.
4. Denny Ridzal Saputra, 30 tahun, laki-laki – Jawa Timur.
5. Erik Maousul Latip, 37 tahun, laki-laki – Jawa Barat.
6. Risyan Kurnia Putra, 28 tahun, laki-laki – Jawa Barat.
7. Muhammad Abdianoor, 30 tahun, laki-laki – Kalimantan Selatan.
8. Surya, 59 tahun, laki-laki – Kalimantan Selatan.
9. Yuli, 29 tahun, perempuan – Kalimantan Selatan.
Sementara itu, dari 108 korban hidup yang telah ditemukan, seluruhnya telah dipulangkan dan tidak terdapat korban hidup yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
153 DATA ANTE MORTEM TERKUMPUL
Untuk mendukung proses identifikasi, Polri terus mengumpulkan data ante mortem (AM) dari keluarga korban. AM merupakan data korban yang diperoleh sebelum korban ditemukan, termasuk informasi identitas dan data pembanding dari keluarga.
Hingga 19 September 2026, telah terkumpul 153 data AM, dengan rincian:
* Kalimantan Selatan: 74 AM
* Jawa Timur: 63 AM
* Sulawesi Selatan: 1 AM
* Jawa Tengah: 2 AM
* Jawa Barat: 13 AM
Dari 153 data tersebut terdapat 18 data AM yang terduplikasi. Setelah dikurangi data duplikasi, terdapat 135 data AM.
Dari 135 data AM tersebut, sebanyak 9 AM telah direkonsiliasi, sedangkan 126 AM masih belum direkonsiliasi.
Data AM tersebut menjadi salah satu data pembanding dalam proses pencocokan dengan data PM korban.
POLRI SIAPKAN 140 PERSONEL DVI
Untuk memperkuat pelayanan identifikasi, Polri menyiapkan 140 personel DVI yang terdiri dari:
* Tim DVI Polda Kalimantan Selatan: 66 personel.
* Tim DVI Polda Jawa Timur: 56 personel.
* Tim DVI Pusdokkes Polri: 18 personel.
Personel tersebut terdiri dari dokter/dokter gigi spesialis, dokter umum, dokter gigi umum, perawat, tenaga kesehatan lainnya, serta personel umum.
Selain tim yang telah disiapkan di posko tersebut, Biddokkes Polda Jawa Barat turut memberikan dukungan pengumpulan data AM dan sampel DNA keluarga korban di Garut.
Pada 15 September 2026, Biddokkes Polda Jabar mengambil sampel DNA dari 13 keluarga korban, terdiri dari 2 keluarga korban meninggal dunia dan 11 keluarga korban yang masih dalam pencarian. Pengambilan dilakukan menggunakan metode Buccal Swab.
Sampel tersebut kemudian dikirimkan ke Pusdokkes Mabes Polri pada 16 September 2026 pukul 06.30 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses rekonsiliasi. Polri terus memastikan setiap data diperiksa dan dicocokkan secara cermat sehingga identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.
Hingga 19 September 2026, dari total 243 orang dalam manifes, sebanyak 117 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 korban hidup dan 9 korban meninggal dunia. Sementara 126 orang masih dalam pencarian.
Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur SAR terus melanjutkan pencarian, sementara jajaran DVI dan Dokkes Polri tetap memberikan pelayanan identifikasi dan pendampingan kepada keluarga korban.
Saturday, September 19, 2026
Polres Lamongan Beri Penghargaan Empat Warga yang Gagalkan Curanmor di Puskesmas Deket
LAMONGAN — Polres Lamongan Polda Jatim memberikan penghargaan kepada empat orang warga sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepedulian mereka dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Keempat warga yang menerima penghargaan tersebut adalah Sutrisno (51), seorang penjual sempol; Moch Nukhun (46) dan Mochammad Awaludin Fahmi (36), perawat Puskesmas Deket; serta Ugas Murdiyanto (47), petugas office boy (OB) Puskesmas Deket.
Kapolres Lamongan, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra melalui Kasi Humas Ipda M. Hamzaid menjelaskan bahwa keempat warga ini dinilai berjasa besar dalam menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua.
Peristiwa tersebut terjadi di halaman Puskesmas Deket, Desa Deket Wetan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan beberapa hari lalu.
"Keempatnya secara spontan turut membantu mengejar dan mengamankan terduga pelaku. Setelah berhasil ditangkap, pelaku langsung diserahkan kepada pihak kepolisian," ujar Ipda M. Hamzaid, Sabtu (19/9/2026).
Prosesi penyerahan penghargaan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Adimas Firmansyah di halaman Mapolres Lamongan pada Kamis (17/9/2026) lalu.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Adimas Firmansyah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas keberanian warga yang peduli terhadap situasi keamanan di lingkungan sekitar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," kata AKP Adimas.
Aksi dugaan pencurian sepeda motor di halaman Puskesmas Deket itu sebelumnya sempat viral dan berhasil digagalkan berkat kesigapan warga setempat dan respons cepat petugas kepolisian.
Terduga pelaku yang diketahui berinisial RK (30) berhasil diamankan setelah sempat mencoba melarikan diri saat aksinya tepergok oleh korban. (*)
Riding ke Gunung Kelud, Polres Kediri dan Awak Media Suarakan Kesiapsiagaan Bencana
KEDIRI — Perjalanan dari Mako Polres Kediri Polda Jatim menuju kawasan Gunung Kelud tidak sekadar menjadi ajang riding bersama.
Di balik kegiatan Sambung Guyub bersama awak media ini, Polres Kediri Polda Jatim membawa misi penting terkait edukasi kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana hidrometeorologi, Sabtu (19/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran dan awak media menyambangi kawasan wisata Gunung Kelud di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.
Untuk memperkuat pesan edukasi, mereka memasang banner imbauan agar kewaspadaan terhadap potensi bencana menjadi perhatian utama masyarakat setempat.
Gunung Kelud sejatinya bukan satu-satunya kawasan yang perlu diwaspadai. Kondisi geografis Kabupaten Kediri yang beragam membuat ancaman bencana memiliki karakter berbeda di setiap titik, mulai dari karhutla, tanah longsor, hingga ancaman banjir lahar dingin.
AKBP Wahyudin Latif menilai, upaya menghadapi risiko tersebut harus dimulai jauh sebelum bencana terjadi. Menurutnya, deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat perlu terus digalakkan agar potensi risiko dapat diantisipasi sejak awal.
“Kita perlu menyatukan visi dan langkah untuk menghadapi berbagai ancaman, terutama bencana alam. Deteksi dini harus diperkuat dan masyarakat juga perlu terus diedukasi,” jelas AKBP Latif.
Salah satu kebiasaan masyarakat yang disoroti dalam edukasi ini adalah aktivitas membakar. Kapolres Kediri mengingatkan bahwa membuka lahan atau membuang sampah dengan cara dibakar sangat berpotensi memicu kebakaran besar, terlebih di kawasan hutan yang kering.
Selain pencegahan, kesiapan saat bencana benar-benar terjadi, juga tidak kalah krusial. Sinergi antara Polres Kediri, dan instansi terkait termasuk relawan serta Desa Tanggap Bencana (Destana) harus diperkuat melalui pemahaman tugas serta prosedur evakuasi yang matang.
Hal ini menurut AKBP Latif sangat penting agar penanganan di lapangan bisa bergerak cepat tanpa menunggu situasi memburuk.
"Kalau ada kejadian, respons harus cepat. Sarana, personel, dan SOP evakuasi harus dipersiapkan, sehingga ketika dibutuhkan semua sudah tahu apa yang harus dilakukan,” tegas AKBP Latif.
Pesan kesiapsiagaan ini dipastikan tidak akan berhenti di lereng Kelud saja. Polres Kediri Polda Jatim berkomitmen untuk terus mendorong penguatan mitigasi bencana di berbagai wilayah Kabupaten Kediri, menyesuaikan dengan potensi kerawanan dan kondisi geografis masing-masing daerah. (*)