Ad 728x90

Monday, April 13, 2026

 Tindak Tegas! Polres Ponorogo Bubarkan 3 Titik Judi Sabung Ayam dan Dadu

Tindak Tegas! Polres Ponorogo Bubarkan 3 Titik Judi Sabung Ayam dan Dadu




PONOROGO – Komitmen memberantas penyakit masyarakat kembali ditunjukkan Satreskrim Polres Ponorogo, Polda Jatim. 


Kali ini Tiga lokasi yang diduga menjadi arena perjudian sabung ayam dan dadu di wilayah hukum Polres Ponorogo dibubarkan dalam operasi cepat, Minggu (12/4/2026).


Penindakan ini merupakan respons atas laporan masyarakat yang resah dengan maraknya praktik perjudian. 


Tiga titik yang disasar berada di Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, serta Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit.


Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak begitu menerima informasi. Namun, upaya penindakan tidak berjalan mudah.


“Sepanjang akses menuju lokasi yang hanya satu jalur, diduga sudah dipantau oleh oknum masyarakat. Mereka bertugas mengawasi dan memberi peringatan jika ada petugas datang,” ujarnya di Mapolres Ponorogo, Senin (13/4/26).


Alhasil, saat petugas gabungan dari Polres Ponorogo dan Polsek jajarannya tiba di lokasi, para pelaku perjudian telah lebih dulu kabur meninggalkan arena.


Meski demikian, Polisi tidak tinggal diam. Berbagai fasilitas yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian langsung dimusnahkan di tempat.


“Tindakan yang kami lakukan adalah merobohkan, membongkar, hingga membakar alat-alat yang ditinggalkan di lokasi. Ini sebagai bentuk komitmen kami memberantas perjudian,” tegas AKP Imam.


Tak hanya penindakan, Polisi juga memberikan edukasi kepada warga sekitar agar tidak terlibat dalam praktik perjudian, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.


Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menekankan pentingnya kesadaran hukum di tengah masyarakat. 


Menurutnya, praktik perjudian ini diduga melibatkan berbagai kalangan, baik tua maupun muda.


“Perlu edukasi yang intens agar masyarakat sadar hukum. Karena setiap kali petugas datang, pergerakan kami sudah lebih dulu terpantau,” ungkap AKBP Andin.


Kapolres Ponoroho juga memastikan bahwa pemantauan akan terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat yang peduli terhadap keamanan lingkungan.


“Jika ada informasi lagi, tim akan bergerak cepat untuk melakukan penindakan,” pungkasnya. (*)

 Polres Bondowoso Pantau Distribusi LPG 3 Kg Pastikan Tepat Sasaran Tanpa Penyelewengan

Polres Bondowoso Pantau Distribusi LPG 3 Kg Pastikan Tepat Sasaran Tanpa Penyelewengan

 




BONDOWOSO - Keseriusan Polres Bondowoso Polda Jawa Timur dalam menjaga hak masyarakat kembali ditunjukkan melalui pengawasan langsung distribusi LPG bersubsidi.


Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan, pengawasan dengan melibatkan instansi terkait itu demi memastikan tidak ada celah bagi praktik pihak yang tidak bertanggung jawab hingga merugikan masyarakat.


"Kami akan terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 Kg guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat," tegas AKBP Aryo, Senin ( 13/4/26).


Seperti diketahui, melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), Polres Bondowoso Polda Jatim melakukan pemantauan dibeberapa agen LPG.


Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Wawan Triono, didampingi Kanit Pidsus Ipda Bayu Aji Wicaksono melibatkan petugas dari dinas terkait itu mengecek langsung proses distribusi hingga pemasaran.


"Sesuai perintah pimpinan, kami bersama intansi dari Pemda Kabupaten Bondowoso terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 Kg, " kata Iptu Wawan Triono di salah satu agen LPG.


Ia menerangkan, pengawasan langsung proses distribusi hingga pemasaran ini untuk memastikan berjalan sesuai ketentuan.


"Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berlangsung lancar, aman, serta sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.


Iptu Wawan Triono juga menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan mencegah adanya penimbunan maupun penyalahgunaan. 


"Kami ingin memastikan bahwa LPG bersubsidi harus benar benar diterima oleh masyarakat yang berhak," ujar Iptu Wawan.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara Polres Bondowoso Polda Jatim dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban ekonomi serta menjamin ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. 


"Pengawasan rutin diharapkan mampu mencegah potensi kelangkaan sejak dini," pungkas Iptu Wawan. (*)

 Penutupan Kejuaraan Menembak Brimob Xtreme 2026: Ajang Menembak Internasional Sarat Prestasi dan Sportivitas

Penutupan Kejuaraan Menembak Brimob Xtreme 2026: Ajang Menembak Internasional Sarat Prestasi dan Sportivitas



Kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional Brimob Xtreme 2026 resmi ditutup Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat pada Minggu (12/4/2026) di Lapangan Tembak Presisi Hoegeng Iman Santoso, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, sejak 7 hingga 12 April 2026 ini, sukses menjadi panggung kompetitif bagi para atlet menembak dari dalam dan luar negeri.


Diselenggarakan oleh Korbrimob Polri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, kejuaraan ini mengusung tema “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, yang merefleksikan nilai keberanian, ketelitian, dan profesionalisme dalam menghadapi situasi ekstrem.


Ajang ini mempertandingkan sejumlah divisi bergengsi, di antaranya IPSC (International Practical Shooting Confederation) Handgun Level III dan PCC Optic Level II, serta berbagai divisi lainnya yang melibatkan peserta dari kalangan TNI, Polri, hingga masyarakat sipil. Tidak hanya itu, kejuaraan ini juga diikuti oleh peserta internasional dari beberapa negara sahabat seperti Malaysia, China, dan Korea Selatan.


Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi peserta sebanyak 475 penembak dari berbagai instansi dan klub menembak. Para peserta diuji melalui 20 stage menantang yang dirancang sesuai standar internasional IPSC, menitikberatkan pada aspek kecepatan, akurasi, ketangkasan, kekuatan fisik, serta ketahanan mental.


Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan disiplin, serta penanaman nilai sportivitas bagi seluruh peserta.


Keberhasilan penyelenggaraan Brimob Xtreme 2026 turut memperkuat citra Korps Brimob Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan berdaya saing global. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis dalam mempererat hubungan antara aparat keamanan, atlet menembak, dan masyarakat umum, sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga menembak Indonesia di kancah nasional maupun internasional.


Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan, diharapkan semangat kompetisi, solidaritas, dan nilai-nilai kejuangan yang terbangun selama kejuaraan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi pengembangan olahraga menembak di masa mendatang.


Adapun perolehan hasil juara dari 16 divisi, sebagai berikut:

- Handgun Revolver - Overall

1. Ciciota, Surbakti (INA)

2. Muh. Alfath Yasin, DK (INA)

3. Tukiman (INA)


- Handgun Classic - Overall

1. Daniel, Lee (INA)

2. Aziz, Fernanda (INA)

3. Agus, Sutrisno (INA)

 

- Handgun Production - Lady

1. Missy, Binti Jaafar (MAS)

2. Azlina, Binti Azizan (MAS)

3. Zurieaty, Binti Mohamad (MAS)


- Handgun Production - Junior

1. Krisna Abiyu Arma, Putra (INA)

2. Muhammad Owen Zainal, Rahadiansyah (INA)

3. Dafa Renaldy, Saputra (INA)


- Handgun Production - Overall

1. Vincentius, Djajadiningrat (INA)

2. Makruf, Handoko (INA)

3. Muhammad Sahrulloh, Bin Syahrizal (MAS)


- Handgun Production Optics - Overall

1. Muhammad Awaludin, Ilham (INA)

2. Sultan Omar, Ali (INA)

3. Li, Jiayun (CHN)


- Handgun Standard - Junior

1. Yudistira Aulia, Lutfie (INA)

2. Dennis Muhammad Putra, Budiman (INA)

3. Naufal Randi, Adhitya (INA)


- Handgun Standard - Overall

1. Hans Christian PT, Manihuruk (INA)

2. Khalil Gibran M, Harahap (INA)

3. Rama, Tribudiman (INA)


- Handgun Optics - Overall

1. Prabu Rakyan Raka, Nalyndra (INA)

2. Muh. Syafi Malik ABD, Aziz (INA)

3. Roy, Harianto (INA)


- Handgun Open - Junior

1. Athala Mohan, Ussuri (INA)

2. Ayra Mabelle, Ussuri (INA)

3. Ardhito Geraldy, Sitinjak (INA)


- Handgun Open - Overall

1. Nico, Santoso (INA)

2. Fitri Rahman, Bin Sumpa (MAS)

3. Sarah Ayu, Tamalea (INA)


- PCC PC Optics - Overall

1. Daniel, Loekman (INA)

2. Muhammad Araf, Habibi (INA)

3. Nadif Janitra, Airlangga (INA)


- Non PCC Putra - Overall_

1. Alvin Nasution, (PCC) (INA)

2. Krisdiyanto, (PCC) (INA)

3. Khintesa Nur Wibowo, (PCC) (INA)


- Non PCC Putri - Overall

1. Eunike Jhon, (PCC) (INA)

2. Dinda Charelina Tahir Saputri, (PCC) (INA)

3. Lorenia Permata Runtuwene, (PCC) (INA)


- Non Pistol Putra - Overall

1. Yusuf Abdul, Syukron (INA)

2. Ilham Dwi, Shandya (INA)

3. Nederlan, Hulopi (INA)


- Non Pistol Putri - Overall

1. Diah, Ayuningrum (INA)

2. Vereena Shaneisha, Putri (INA)

3. Lucky, Juane (INA)

 Bhabinkamtibmas Kedunggalar Dorong Pemanfaatan Lahan Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

Bhabinkamtibmas Kedunggalar Dorong Pemanfaatan Lahan Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

 



Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pertanian produktif.


Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan dengan memanfaatkan setiap lahan yang tersedia. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kebutuhan pangan dapat terpenuhi dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.”


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kedunggalar, Bripka Sigit Pramono, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan lahan pertanian di Dusun Pulorejo RT 04 RW 09, Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.


Dalam kegiatan tersebut, Bripka Sigit Pramono melakukan pengecekan langsung terhadap lahan milik Sdr. Rudiyanto yang dimanfaatkan untuk tanaman jagung sebagai salah satu komoditas pangan utama. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada.


Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan program ketahanan pangan dari lingkup kecil, di mana pemanfaatan lahan pertanian mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga.


Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin aktif dalam mengelola lahan secara produktif, sehingga ketahanan pangan dapat terus diperkuat serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.


#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Polres Ngawi Ungkap Penyalahgunaan Solar Bersubsidi, Pelaku Diamankan

Polres Ngawi Ungkap Penyalahgunaan Solar Bersubsidi, Pelaku Diamankan

 




Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar pada Sabtu malam (11/4/2026), sekira pukul 22.30 WIB di wilayah Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren.


Petugas mencurigai sebuah kendaraan Isuzu Panther warna biru bernopol AD-9003-DF yang melaju dengan kondisi berat serta tercium bau solar yang menyengat.


Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 21 galon berisi BBM jenis solar dengan total kurang lebih 315 liter di dalam kendaraan tersebut. Pengemudi yang diketahui bernama DS (30), warga Kabupaten Sragen, langsung diamankan bersama barang bukti.


Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M. Si., menyampaikan bahwa pelaku mengakui solar bersubsidi tersebut diperoleh dengan cara membeli dari beberapa SPBU menggunakan barcode kendaraan, kemudian dikumpulkan dan dipindahkan ke dalam galon di rumahnya untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.


“Pelaku mengakui bahwa BBM bersubsidi jenis solar tersebut akan dijual kembali dengan harga sekitar Rp10.000 per liter, di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar AKP Aris Gunadi, saat dikonfirmasi media, pada Senin (13/4/2026)


Lebih lanjut dijelaskan, pelaku telah menjalankan aksinya selama kurang lebih satu bulan. 


Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Ngawi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp 60 miliar.


Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalahgunakan distribusi BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, serta turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan praktik serupa di lingkungan sekitar.

 Polres Ngawi Laksanakan Pengamanan Warga PSHW TM yang Halal Bihalal, Situasi Aman dan Terkendali

Polres Ngawi Laksanakan Pengamanan Warga PSHW TM yang Halal Bihalal, Situasi Aman dan Terkendali

 




Ngawi – Polres Ngawi dan Polsek jajaran melaksanakan pengamanan sekaligus penyekatan terhadap warga PSHW TM Cabang Ngawi yang hendak mengikuti kegiatan halal bihalal di Sasana Krida Mulya, Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Minggu (12/4/2026).


Kegiatan penyekatan dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB di wilayah perbatasan Talok (Ngawi–Madiun), diawali dengan apel pengecekan personel serta pemberian arahan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Ngawi, Kompol Dhanang Prasmoko, S.H.


Penyekatan ini juga melibatkan Polsek jajaran Polres Ngawi yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Madiun, sebagai bentuk sinergitas dalam pengendalian mobilitas massa dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah perbatasan.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, warga PSHW TM melintasi wilayah Kabupaten Ngawi, melalui pergerakan massa yang dilakukan secara berkelompok kecil dengan sistem bergelombang atau menetes, sehingga situasi tetap terkendali.


Selain itu, petugas juga melakukan penyisiran di sejumlah titik sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas lainnya. Dari identifikasi kendaraan, mayoritas berasal dari wilayah Kabupaten Ngawi dan sebagian dari Kabupaten Bojonegoro.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si melalui Kabag Ops Kompol Dhanang Prasmoko, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan dan penyekatan ini merupakan upaya preventif guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


“Polres Ngawi berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya dalam kegiatan masyarakat yang melibatkan mobilisasi massa. Kami juga mengimbau seluruh warga untuk tetap mematuhi aturan serta menjaga ketertiban selama berkegiatan,” ujar Kompol Dhanang, pada Senin (13/4/2026)


Secara keseluruhan, pelaksanaan pengamanan dan penyekatan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali tanpa adany

 Polres Tanjungperak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar

Polres Tanjungperak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar




TANJUNGPERAK - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) skala besar pada Sabtu (12/4/2026) malam hingga dini hari. 


Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aksi kriminalitas, hingga balap liar dan tawuran remaja.


Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ren Polres Pelabuhan Tanjungperak, Kompol Francoise Helena .B. Mantiri. 


Petugas menyisir berbagai titik vital dan jalur yang dianggap rawan di wilayah hukum Tanjung Perak.


Personel gabungan bergerak mulai dari Mapolres Pelabuhan Tanjungperak di Jl. Perak Timur, kemudian melintasi rute-rute strategis di antaranya Pos Lantas Jalan Jakarta, Jalan Rajawali, pusat keramaian masyarakat di Kya-Kya Jalan Kembang Jepun, kawasan  Sidotopo hingga Kenjeran. 


Selain itu, petugas gabungan juga melakukan patroli di Pos Pol Suramadu.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengatakan bahwa seluruh rangkaian patroli berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti.


"Patroli Stasioner Cipkon ini bertujuan untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap terkendali. Kami fokus pada pencegahan gangguan nyata di lapangan agar masyarakat yang beraktivitas di malam hari merasa tenang," ujar Iptu Suroto, Minggu (12/4/2026). 


Selain itu, wilayah-wilayah yang selama ini disinyalir rawan aksi gangster dan kenakalan remaja terpantau aman dan kondusif. 


Hingga patroli berakhir, dilaporkan tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu ketenangan warga.


"Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi 3C maupun gangguan dari kelompok pemuda atau gangster. Wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak terpantau aman, kondusif, dan tertib," tambah Iptu Suroto.


Upaya peningkatan patroli di malam minggu ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, sekaligus menutup ruang gerak bagi para pelaku tindak kejahatan di wilayah pelabuhan dan sekitarnya. (*)

 Polisi Satwa K-9 Ramaikan Pet Adventure Wonderland di PIK, Edukasi Masyarakat Disambut Antusias

Polisi Satwa K-9 Ramaikan Pet Adventure Wonderland di PIK, Edukasi Masyarakat Disambut Antusias

 



Jakarta Barat – Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri melalui Den K-9 turut ambil bagian dalam kegiatan Pet Adventure Wonderland yang digelar di Nusantara International Exhibition (NICE), PIK, Sabtu (11/4/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB tersebut menghadirkan personel Polisi Satwa bersama anjing pelacak (K-9) dan juga unsur Turangga, sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya pecinta satwa.


Sebanyak tujuh personel Den K-9 diterjunkan dalam kegiatan ini, didukung dua unit kendaraan khusus (ransus) K-9 serta dua ekor anjing pelacak bernama Dobben dan Jennifer.


Dalam kegiatan tersebut, Ditpolsatwa tidak hanya menampilkan atraksi dan kemampuan satwa K-9, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polisi Satwa dalam mendukung tugas kepolisian, seperti pelacakan, pengamanan, hingga pencarian dan penyelamatan.


Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama dari para pecinta hewan yang memadati area kegiatan. Mereka tampak tertarik untuk berinteraksi langsung sekaligus menggali informasi terkait peran penting satwa dalam institusi Polri.


Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi dan pertukaran informasi antara Polri dan masyarakat, guna meningkatkan pemahaman publik terhadap kinerja Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.


Seluruh rangkaian kegiatan Pet Adventure Wonderland yang melibatkan Satwa K-9 dan Turangga tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kehadiran Polisi Satwa semakin dikenal luas serta mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

 Resmob Bareskrim Tangkap Ki Bedil, Penjual Senpi Ilegal yang Sudah Jualan 20 Tahun

Resmob Bareskrim Tangkap Ki Bedil, Penjual Senpi Ilegal yang Sudah Jualan 20 Tahun

 



Jawa Barat, 6 April 2026 — Resmob Bareskrim Polri berhasil menangkap AS dan TS alias Ki Bedil atas dugaan tindak pidana kepemilikan dan peredaran senjata api serta bahan peledak ilegal.


Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 15.45 WIB di sejumlah lokasi di wilayah Jawa Barat.

Operasi penindakan dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob, AKBP Harry Azhar bersama personel Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri. Lokasi penangkapan pertama berada di Warung Nasi Ampera, Jalan Raya Cipacing, Kabupaten Sumedang. 


Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku bernama AS yang diduga berperan sebagai perantara (broker) dalam jual beli senjata api ilegal.


Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan magazen, satu unit sampel senjata laras panjang yang belum jadi, dua butir peluru kaliber 22, serta beberapa barang lain seperti jaket hitam dan tas pancing.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap AS, tim kemudian melakukan pengembangan dengan membagi personel menjadi dua kelompok. Tim pertama bergerak ke kediaman pelaku di wilayah Rancaekek Kulon, Kabupaten Bandung. 


Di lokasi itu, polisi kembali menemukan berbagai jenis amunisi dalam jumlah cukup banyak, mulai dari peluru berbagai kaliber, proyektil, hingga peralatan seperti mata bor yang diduga digunakan dalam proses pembuatan senjata.


Sementara itu, tim kedua melakukan pengembangan ke wilayah Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung. Di sana, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku lain bernama TS yang diduga sebagai pembuat senjata api ilegal. Dari tangan Tatang, polisi menyita empat buah popor senjata laras panjang serta sejumlah alat yang digunakan untuk merakit senjata api.


Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Arsya Khadafi, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya serius kepolisian dalam memberantas peredaran senjata api ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.



“Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengamankan terduga pelaku yang berperan sebagai penjual dan pembuat senjata api ilegal di wilayah Jawa Barat. Pelaku TS di kenal di kalangan pencari senpi iligal sebagai Ki Bedil, ahli buat senpi iligal dari jenis revolver, senapan dan pistol. pembelinya kebanyakan pelaku street crime dan pemburu liar,” ucap Arsya.


Arsya Menyebut, aksi Ki Bedil sudah berlangsung selama 20 tahun. “20 tahun beroperasi baru sekarang ditangkap” kata dia.


Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran senjata api ilegal tersebut.

Sunday, April 12, 2026

 Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan

Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan





PROBOLINGGO — Aksi balap liar yang meresahkan warga di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, berhasil dibubarkan oleh kepolisian pada Sabtu (11/4/2026) dini hari.

Dalam operasi yang berlangsung sejak malam hingga menjelang pagi tersebut, petugas dari Polres Probolinggo Polda Jatim mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga digunakan dalam kegiatan balap liar.

Penertiban ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa terganggu oleh aktivitas balap liar yang kerap terjadi di jalan umum dan membahayakan keselamatan.

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa petugas menyisir sejumlah titik yang selama ini dikenal sebagai lokasi balap liar di kawasan Dringu.

Saat petugas tiba di lokasi, para pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, sebagian berhasil diamankan beserta kendaraan yang mereka gunakan.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aktivitas balap liar karena sangat membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun masyarakat umum,” ujar AKBP Latif, Minggu (12/4/26).

Ia menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim.

“Sebanyak 67 sepeda motor berhasil kami amankan. Mayoritas kendaraan tidak dilengkapi surat-surat resmi dan telah dimodifikasi tidak sesuai standar,” terang AKBP Latif. 

Selain mengamankan kendaraan, petugas juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang terlibat. 

Mereka didata dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. 

Orang tua para pelaku juga akan dipanggil untuk turut bertanggung jawab dalam pengawasan anak-anak mereka.

Polres Probolinggo Polda Jatim menegaskan akan terus melakukan patroli rutin serta penindakan tegas terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.

“Kami juga mengajak peran aktif orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi serta mencegah kegiatan serupa agar tidak terulang kembali,” pungkas Kapolres Probolinggo.

Dengan adanya penertiban ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Dringu kembali kondusif serta terbebas dari aktivitas berbahaya seperti balap liar.

 Hari Jadi YKB ke-46, Kapolres Bojonegoro Beri Hadiah Laptop Bocah Jago Perbaiki Elektronik

Hari Jadi YKB ke-46, Kapolres Bojonegoro Beri Hadiah Laptop Bocah Jago Perbaiki Elektronik





BOJONEGORO – Sosok bocah jenius asal Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Daffa Ardian Pratama, sempat viral di media sosial hingga menarik perhatian publik. 

Siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) tersebut dikenal memiliki kemampuan di bidang teknologi yang jauh melampaui usianya.

Perhatian terhadap Daffa pun datang dari Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi yang juga menjabat sebagai Penasehat Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB) Cabang Bojonegoro. 

Bersama Ketua PYKB Ny. Dita Afrian, keduanya menunjukkan kepedulian dengan mengunjungi langsung ke rumah Daffa.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Yayasan Kemala Bhayangkari ke-46. 

Dalam kesempatan itu, Kapolres Bojonegoro bersama Ketua PYKB memberikan hadiah berupa satu unit laptop kepada Daffa sebagai bentuk dukungan terhadap bakatnya.

Saat kunjungan berlangsung, Daffa tampak asyik mengutak-atik sebuah komputer pribadi (PC). 

Interaksi hangat pun terjalin antara bocah tersebut dengan Kapolres Bojonegoro dan Ketua PYKB. 

Meski fokus pada perangkat yang sedang dioprek, Daffa mampu menjelaskan berbagai komponen PC yang ditanyakan dengan lancar.

Beberapa menit kemudian, Kapolres Bojonegoro menyerahkan laptop sebagai hadiah. Laptop yang diberikan langsung dibuka oleh Daffa. 

Dengan antusias, ia melakukan unboxing, menyalakan perangkat, hingga mengecek spesifikasi laptop tersebut. 

Raut kebahagiaan terlihat jelas di wajah Daffa. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Kapolres Bojonegoro beserta jajaran Yayasan Kemala Bhayangkari.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi mengatakan bakat yang dimiliki Daffa perlu terus didorong agar berkembang secara positif.

“Alhamdulillah ternyata di Bojonegoro kita mempunyai anak yang berbakat. Tentu saja ini perlu kita jaga dan kita bimbing ke arah yang baik. Harapannya bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar AKBP Afrian, Sabtu (11/4/2026).

Sementara itu, Ketua PYKB Cabang Bojonegoro Ny. Dita Afrian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi yayasan yang jatuh pada 5 Mei mendatang. 

Ny. Dita berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi Daffa, sejalan dengan pesan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama.

Daffa sendiri merupakan anak dari pasangan Andik Sujianto (37) dan Lusiardiana (36). 

Sejak usia taman kanak-kanak, ia telah menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap teknologi. 

Secara otodidak, Daffa mampu memahami cara kerja mesin, membedakan mesin dua tak dan empat tak, serta mengenali berbagai komponen elektronik. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya pengurus PYKB, Camat Dander Teguh Wibowo, Forkopimca Dander, serta Kepala Dinas Pendidikan Anwar Mukhtadlo beserta jajaran.

Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global

Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global





Depok, April 2026 — Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, yang berlangsung pada 7–12 April 2026 di Lapangan Tembak 300 Hoegeng Iman Santoso dan Lapangan Tembak Sat Wanteror Pas Gegana, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat.

Mengusung tema “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, kejuaraan ini menjadi refleksi perjalanan panjang Korps Brimob Polri dalam menjaga nilai-nilai kejuangan, sekaligus menegaskan arah transformasi Brimob yang unggul, modern, inovatif, dan responsif.

Sejak hari pertama pelaksanaan, Brimob X-Treme 2026 menunjukkan antusiasme tinggi dengan kehadiran ratusan peserta, mencapai 447 hingga 475 penembak, yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Polri, hingga masyarakat umum. Ajang ini juga diikuti oleh peserta internasional dari Malaysia, China, dan Korea Selatan, menandakan pengakuan global terhadap kualitas penyelenggaraan kompetisi menembak di Indonesia.

Kompetisi ini menghadirkan kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) Handgun Level III serta PCC Optic Level II, dengan total 20 stage yang dirancang menantang dan menguji secara komprehensif kemampuan peserta, mulai dari kecepatan, ketepatan, ketangkasan, hingga ketahanan fisik dan mental.

Seluruh rangkaian pertandingan disusun sesuai standar internasional IPSC, sehingga menjamin pelaksanaan yang fair, aman, dan profesional, sekaligus menjadi tolok ukur objektif kemampuan atlet di level dunia.

Dalam kejuaraan ini, dipertandingkan 18 kategori lomba, yang mencakup:

Kategori IPSC (8 kelas): IPSC Handgun Open, Standard, Classic, Production, Production Optic, Optic, Revolver, serta PCC Optic.

Kategori Non-IPSC (2 kelas): Non-IPSC Handgun dan PCC Optic (Putra/Putri).

Kategori Presisi 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.

Kategori Eksekutif 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.

Lebih dari sekadar kompetisi, Brimob X-Treme 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuktikan bahwa kemampuan hasil pelatihan personel dan atlet Indonesia siap diadu di level dunia.

Dalam sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pertandingan.

“Kejuaraan menembak Brimob X-Treme 2026 ini merupakan wujud nyata dari upaya menjaga dan merawat warisan nilai-nilai kejuangan Korps Brimob Polri yang penuh dengan keberanian dan pengabdian kepada bangsa dan negara.”

Ia menambahkan, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan dan kolaborasi lintas sektor.

“Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet menembak baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antara Korps Brimob dengan komunitas olahraga menembak secara luas.”

Lebih lanjut, Dankorbrimob menekankan bahwa ajang ini merupakan bentuk pembuktian kesiapan Indonesia di panggung global.

“Brimob X-Treme 2026 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan bentuk pembuktian bahwa kemampuan dan hasil pelatihan personel serta atlet kita siap diadu dan mampu bersaing di level dunia.”

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun standar profesionalisme, memperkuat jejaring internasional, dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kompetisi berkelas dunia.”

Melalui Brimob X-Treme 2026, Korps Brimob Polri tidak hanya menghadirkan kompetisi menembak berkualitas internasional, tetapi juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat Transformasi Polri.

Ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

 Polres Pasuruan Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Diamankan

Polres Pasuruan Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Diamankan





PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jawa Timur mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan LPG subsidi (Gas melon 3 Kg) di wilayah Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. 

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, mengatakan pengungkapan kasus ini adalah salah satu wujud komitmennya dalam merespon cepat keluhan masyarakat yang belakangan ini mengeluhkan sulitnya mendapat LPG bersubsidi.

Mantan Kapolres Bondowoso itu mengatakan dalam pengungkapan tersebut, Dua orang tersangka berinisial S. dan M.N. berhasil diamankan.

“Petugas mengamankan dua tersangka yang diduga melakukan penyalahgunaan LPG subsidi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di pinggir jalan Dusun Pakem, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, ” ujar AKBP Harto Agung Cahyono, Sabtu (11/4/26).

Ia menjelaskan, tersangka S. merupakan pemilik pangkalan LPG 3 kilogram di Kecamatan Puspo yang berperan sebagai pelaku utama sekaligus penjual hasil pemindahan gas. 

Sementara tersangka M.N. berperan sebagai pekerja yang membantu proses pemindahan gas serta mengirim dan menjual tabung LPG 12 kilogram.

Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka memindahkan isi gas dengan cara menghubungkan selang regulator dari tabung LPG 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. 

Untuk mempercepat proses, tabung 12 kilogram diberi es batu, sedangkan tabung 3 kilogram direndam air panas. 

Setelah itu, tabung ditimbang, diberi segel palsu, lalu dijual ke pasar dengan harga sekitar Rp130.000 per tabung.

“Modus tersebut dilakukan untuk memperoleh keuntungan dari LPG subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat,” kata AKBP Harto.

Dari hasil penyelidikan, kegiatan tersebut telah berlangsung sekitar dua tahun. Tersangka S. memperoleh keuntungan sekitar Rp24 juta per bulan, sedangkan tersangka M.N. sekitar Rp3 juta per bulan.

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 162 tabung kosong LPG 3 kilogram warna hijau, 6 tabung kosong LPG 12 kilogram, 45 tabung LPG 12 kilogram berisi dan satu unit kendaraan pick up nomor registrasi N-8258-TQ.

Selain itu juga disita satu unit timbangan elektronik, 5 selang plastik terhubung dengan regulator, serta 2 kantong plastik berisi segel bekas LPG 3 kilogram dan kemasan bekas es batu.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

"Ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar," pungkas AKBP Harto.

 Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di SPBE Pastikan Distribusi Lancar

Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di SPBE Pastikan Distribusi Lancar




JOMBANG – Menindaklanjuti adanya isu kelangkaan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Jombang, Satreskrim Polres Jombang melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) melaksanakan pengecekan langsung ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Ditemui di sela pemantauannya, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jombang, Ipda Heru Prastyo mengatakan, pihaknya bersama intansi terkait, terus melakukan pengecekan termasuk di pangkalan ataupun agen.

"Kami cek ketersediaan stok, proses distribusi, serta mekanisme penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi kepada para agen," ujar Ipda Heru di salah satu SPBE, Sabtu (11/4/26).

Hasil pemantauan di lapangan juga menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan konsumsi LPG 3 kilogram di tengah masyarakat. 

"Ada kendala distribusi dari Depo Pertamina Surabaya yang sempat terjadi sebelumnya, namun kini telah kembali normal sejak awal April 2026," ungkap Ipda Heru.

Sementara itu Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR melalui Kasat Reskrim AKP Dimas Robin Alexander menerangkan kegiatan pengecekan ini merupakan langkah antisipatif atas respon keluhan masyarakat.

AKP Dimas Robin Alexander menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal distribusi LPG bersubsidi agar tetap aman dan tepat sasaran.

“Kami memastikan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram akan terus dilakukan secara intensif," tegasnya.

Masih kata AKP Dimas,pengawasan itu penting untuk menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi serta mencegah adanya praktik penyalahgunaan maupun penimbunan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Jombang dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan di masyarakat.

"Sementara ini hasil pengecekan si lapangan masih aman, distribusi juga berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (

 Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Penipuan PO Sembako Murah

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Penipuan PO Sembako Murah





TANJUNG PERAK - 
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak berhasil membongkar praktik penipuan dan penggelapan berkedok pesanan awal atau purchase order (PO) sembako murah yang menyasar ibu rumah tangga (IRT) di Surabaya. 

Terduga pelaku EA kini telah diamankan Polisi setelah membawa lari uang para korban yang total kerugiannya ditaksir mencapai Rp400.010.000.

Aksi penipuan ini berlangsung dalam kurun waktu satu bulan, terhitung sejak 14 Februari hingga 14 Maret 2026. 

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban, petugas akhirnya menangkap tersangka pada 31 Maret 2026. 

Terhitung sejak 1 April 2026, tersangka resmi menjalani masa penahanan yang dititipkan di Rutan Polda Jawa Timur.

KBO Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Meldy, mengungkapkan bahwa tersangka EA menjalankan aksinya dengan memanfaatkan fitur status WhatsApp. 

Ia mengunggah tawaran bertajuk "Buka Purchase Order (PO) Harga Sembako" dengan harga di bawah standar pasar untuk memikat calon pembeli.

"Korban yang tertarik kemudian menghubungi pelaku melalui pesan singkat (japri) dan mengirimkan sejumlah uang melalui transfer bank. Namun, barang yang dijanjikan tidak pernah dikirimkan," ujar Ipda Meldy, Sabtu(11/4/2026). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang yang diterima dari para korban tidak digunakan untuk membelanjakan sembako pesanan. 

Sebaliknya, tersangka menggunakan dana tersebut untuk menutupi pesanan pelanggan lain serta membiayai keperluan pribadinya. 

Modus ini dikenal dengan istilah gali lubang tutup lubang dalam skema transaksi fiktif.

Kasus ini mencuat setelah seorang wanita berinisial TDL melaporkan kerugian sebesar Rp146.605.000. 

Namun, dalam pengembangan penyidikan, terungkap bahwa ada empat korban lainnya, yakni RAS, DN, MM, dan BR. 

"Jika diakumulasikan, total uang yang berhasil dikeruk tersangka dari kelima korban tersebut mencapai angka Rp400 juta lebih, " jelas Ipda Meldy.

Atas perbuatannya, EA dijerat dengan pasal berlapis mengenai penipuan dan/atau penggelapan.
Pasal 492 dan/atau Pasal 486 UU No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. 

Dikesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap tawaran kebutuhan pokok dengan harga yang tidak rasional di media sosial. 

"Jangan mudah percaya dengan tawaran penjualan barang yang harganya tidak masuk akal, apa lagi melalui media sosial," ujar Iptu Suroto.

 Pertemuan Rutin Perguruan Pencak Silat di Sine, Polisi Ajak Turut Jaga Kondusivitas Ngawi

Pertemuan Rutin Perguruan Pencak Silat di Sine, Polisi Ajak Turut Jaga Kondusivitas Ngawi




Ngawi – Paguyuban Pencak Silat Kecamatan Sine kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, Sabtu malam (11/4/2026), di rumah Sugeng Ardi Utomo, Dusun Krajan, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 70 peserta tersebut melibatkan unsur Forkopimcam Sine, para ketua ranting perguruan pencak silat, serta anggota dari berbagai organisasi bela diri seperti PSHT, IKSPI, Pagar Nusa, Tapak Suci, PSHW, dan lainnya.

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan, mencerminkan semangat persatuan antar perguruan pencak silat di wilayah Sine.

Ketua Paguyuban Pencak Silat Kecamatan Sine, Jumadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraan.

Terbentuknya paguyuban sebagai wadah komunikasi yang efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sine.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto menyampaikan bahwa keberadaan paguyuban pencak silat sangat strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Melalui paguyuban ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antar perguruan, sehingga setiap potensi permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. Kami juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Heri Riyanto, Minggu (12/4/2026)

Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara perguruan pencak silat, aparat keamanan, dan pemerintah setempat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga disosialisasikan komitmen bersama seluruh perguruan pencak silat di Kecamatan Sine untuk menjaga keamanan, memperkuat persaudaraan, serta mendukung terciptanya situasi yang damai.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif berkat pengamanan dari personel Polsek Sine bersama Koramil Sine.

Dengan adanya pertemuan rutin ini, diharapkan soliditas antar perguruan pencak silat semakin kuat dan mampu menjadi contoh positif dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat.

 Gercep, Polsek Geneng Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Ngawi–Madiun, Lalu Lintas Kembali Normal

Gercep, Polsek Geneng Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Ngawi–Madiun, Lalu Lintas Kembali Normal




Ngawi – Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan satu rumah warga mengalami kerusakan di wilayah Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (11/4/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di jalan raya jurusan Ngawi–Madiun.  Namun, berkat respons cepat dari personel Polsek Geneng Polres Ngawi bersama tim rescue, proses evakuasi pohon tumbang dapat dilakukan dengan lancar.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Geneng KOMPOL Haris Sunarto, S.H., menyampaikan bahwa situasi saat itu juga, telah berhasil dikendalikan dan arus lalu lintas sudah kembali normal.

“Personel kami bersama tim terkait bergerak cepat melakukan evakuasi pohon tumbang yang sempat menghambat akses jalan. Alhamdulillah, proses penanganan berjalan lancar dan arus lalu lintas sudah kembali normal,” ujar Kapolsek Geneng, saat dikonfirmasi media pada Minggu (12/4/2026) 

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan atap salah satu rumah warga roboh. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun terdapat satu rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang,” tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan disertai angin kencang.
Polsek Geneng bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring di lokasi guna mengantisipasi kejadian serupa serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

 Bhabinkamtibmas Pocol Optimalkan Pekarangan Warga, Budidaya Bawang Merah Tingkatkan Kemandirian Pangan

Bhabinkamtibmas Pocol Optimalkan Pekarangan Warga, Budidaya Bawang Merah Tingkatkan Kemandirian Pangan




Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Kami terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi pekarangan sebagai sumber pangan produktif. Dengan pemanfaatan yang maksimal, diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan warga.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pocol, Aipda Iswahyudi, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Kesumorejo, Desa Pocol, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Iswahyudi melakukan pengecekan langsung terhadap pekarangan milik Sdr. Supandi yang ditanami bawang merah sebagai salah satu komoditas pangan bergizi. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil, yang mampu memberikan manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Saturday, April 11, 2026

 Bhabinkamtibmas Giriharjo Gerakkan Warga Manfaatkan Pekarangan, Ketahanan Pangan Kian Menguat

Bhabinkamtibmas Giriharjo Gerakkan Warga Manfaatkan Pekarangan, Ketahanan Pangan Kian Menguat




Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal sebagai sumber pangan bergizi. Dengan partisipasi aktif warga, ketahanan pangan di tingkat keluarga dapat semakin kuat.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Giriharjo, Aipda Antok Triogo, S.H., yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Munggur RT 01 RW 02, Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Antok Triogo melakukan pengecekan langsung terhadap pemanfaatan pekarangan milik Sdri. Suparti yang ditanami berbagai jenis sayuran sebagai sumber pangan bergizi. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil, yang mampu memberikan manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Polres Mojokerto Perkuat Sinergi dengan PKD Serap Aspirasi Kepala Desa

Polres Mojokerto Perkuat Sinergi dengan PKD Serap Aspirasi Kepala Desa





MOJOKERTO – Dalam upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menerima kunjungan silaturahmi Ketua dan Pengurus Persatuan Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto di Ruang Presisi Polres Mojokerto, Jumat (10/4/26).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 19 peserta, terdiri dari pejabat utama Polres Mojokerto serta para kepala desa (Kades) yang tergabung dalam PKD Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto menyampaikan Polres Mojokerto Polda Jatim akan terus berkomitmen untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan instansi lintas sektor termasuk para kepala desa. 

Ia menekankan pentingnya masukan dari para Kades sebagai representasi masyarakat di tingkat bawah.

“Dengan tagline Polisi Mojokerto, Polisi Rakyat, kami ingin mengetahui potret riil Polri di mata masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan saran dan masukan dari para kepala desa,”ungkap AKBP Andi.

Ia juga menyinggung langkah penegakan hukum yang telah dilakukan terhadap oknum wartawan yang diduga melakukan praktik pemerasan. 

Mantan Kapolres Batu itu berharap, para kepala desa dapat memberikan pandangan serta informasi terkait fenomena tersebut, mengingat para Kades kerap menjadi pihak yang terdampak.

Selain itu, Kapolres Mojokerto membuka ruang dialog bagi para Kades untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan, termasuk kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di desa masing-masing.

Sementara itu, Ketua PKD Kabupaten Mojokerto, H. Miftachuddin, S.T., menyampaikan apresiasi atas undangan dan keterbukaan Polres Mojokerto Polda Jatim dalam menjalin komunikasi dengan para kepala desa.

Ia mengungkapkan bahwa peran Bhabinkamtibmas selama ini dinilai sangat aktif dan membantu dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa. 

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah pedesaan.

“Terkait penertiban oknum wartawan maupun LSM yang meresahkan, kami sangat mendukung langkah tegas dari Polres Mojokerto. Banyak kepala desa yang mengalami intimidasi, sehingga menghambat jalannya program pembangunan,” jelasnya.

Ia juga berharap agar penegakan hukum terhadap oknum-oknum tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten, mengingat masih adanya tekanan dari pihak-pihak tertentu kepada kepala desa.

Dalam kesempatan tersebut, para kepala desa juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Mojokerto Polda Jatim khususnya dalam pengamanan Idul Fitri melalui pos pelayanan dan pengamanan, termasuk di rest area Cangar yang dinilai sangat membantu masyarakat.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan ramah tamah, mencerminkan terjalinnya komunikasi yang harmonis antara Polres Mojokerto dan PKD Kabupaten Mojokerto. 

Diharapkan, sinergitas ini dapat terus terjaga guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mojokerto.