Ad 728x90

Friday, March 27, 2026

 Kapolres Bojonegoro Pimpin KRYD,  Patroli Dialogis di Kawasan Wisata

Kapolres Bojonegoro Pimpin KRYD, Patroli Dialogis di Kawasan Wisata

 



BOJONEGORO – Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa libur Lebaran, jajaran Polres Bojonegoro Polda Jatim mengintensifkan patroli dialogis di berbagai titik keramaian, termasuk kawasan wisata Waduk Sonorejo, Kecamatan Padangan. 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, didampingi Kapolsek Padangan untuk memastikan situasi di lapangan tetap kondusif di tengah lonjakan pengunjung.


AKBP Afrian mengatakan, kegiatan layanan pengamanan untuk masyarakat yang sedang berlibur pada momen lebaran maupun balik mudik terus dilakukan meskipun masa Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026.


"Kami tetap menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pascaoperasi Ketupat Semeru 2026 untuk layanan pengamanan baik bagi masyarakat yang balik mudik maupun yang masih mau menikmati liburan di lokasi wisata," kata AKBP Afrian, Kamis (26/3/26).


Dalam kegiatannya, petugas menyisir area wisata sembari berdialog aktif dengan pengelola tempat wisata, pedagang, serta para wisatawan yang datang dari berbagai daerah. 


Selain memantau potensi kepadatan arus lalu lintas di akses masuk wisata, Polisi juga fokus mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor maupun aksi copet yang rawan terjadi di lokasi keramaian.


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, menegaskan bahwa langkah preventif ini diambil agar masyarakat dapat menikmati momen libur panjang dengan rasa tenang tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan.


Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama perayaan Idulfitri.


"Patroli dialogis ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat yang menikmati libur Lebaran di tempat wisata merasa aman dan nyaman,"kata AKBP Afrian, Kamis (26/3/26).


Ia juga mengimbau seluruh pengunjung agar tetap berhati-hati, menjaga barang bawaan, serta mematuhi aturan di lokasi wisata demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.


Melalui patroli rutin yang digelar secara berkelanjutan ini, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap seluruh rangkaian libur Lebaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan dengan lancar. 


Petugas pun tetap disiagakan di berbagai objek vital lainnya untuk mengawal kenyamanan warga hingga masa mudik dan balik usai. (*)

 Sigapnya Polwan Polresta Sidoarjo Bantu Disabilitas di Terminal Purabaya saat Arus Balik

Sigapnya Polwan Polresta Sidoarjo Bantu Disabilitas di Terminal Purabaya saat Arus Balik

 




SIDOARJO - Aksi humanis ditunjukkan anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Satuan Samapta Polresta Sidoarjo Polda Jatim saat bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 Terminal Purabaya, Bungurasih. 


Dengan sigap dan penuh kepedulian, mereka membantu masyarakat yang hendak menaiki bus pada arus balik mudik lebaran 2026, Rabu (25/3/26).


Polwan tersebut Iptu Deti Meivani, tengah melaksanakan piket pelayanan ketika melihat seorang disabilitas yang didorong menuju bus tujuan Kediri. 


Tanpa ragu, Iptu Deti Meivani segera menghampiri dan membantu setiap calon penumpang khususnya kaum rentan termasuk lansia dan disabilitas hingga naik ke dalam bus dengan aman.


Aksi simpatik itu mendapat apresiasi dari penumpang dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kepedulian aparat kepolisian terhadap pemudik.


Iptu Deti Meivani mengatakan, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru, terutama di titik-titik keramaian arus mudik dan balik lebaran. 


“Kami hadir untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman. Sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu hingga beliau bisa naik bus dengan selamat,” ujarnya. 


Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kesulitan selama perjalanan mudik dan balik lebaran.


“Silakan hubungi atau datangi petugas di pos pelayanan. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.


Keberadaan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Terminal Purabaya memang difokuskan untuk memberikan rasa aman, pelayanan kesehatan, informasi perjalanan, serta bantuan langsung kepada para pemudik agar perjalanan menuju kampung halaman berlangsung lancar dan selamat. (*)

 KRYD : Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Aman dan Kondusif

KRYD : Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Aman dan Kondusif

 


SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, M.Si.,  melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pascaoperasi Ketupat Semeru 2026.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan KRYD digelar guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jatim tetap aman dan kondusif pada arus balik mudik lebaran 2026.


"Hari ini Bapak Kapolda Jatim melaksanakan pemantaun melalui udara dalam rangka KRYD pascaoperasi Ketupat Semeru 2026, mengingat masih adanya arus balik lebaran 2026," ujar Kombes Abast, Jumat (27/3/26).


Adapun rute yang dipantau oleh Kapolda Jatim

dan rombongan antara lain sepanjang jalan nasional dari Ngawi hingga Banyuwangi baik jalan arteri maupun jalan tol dan lokasi - lokasi wisata.


Kombes Pol Abast mengungkapkan, meski terjadi peningkatan pada arus mudik yang keluar masuk wilayah Jawa Timur selama Operasi Ketupat Semeru 2026, namun situasi masih terkendali dan tidak terdapat gangguan Kamtibmas yang menonjol.


Bahkan kepadatan arus lalu lintas yang sempat terjadi di sejumlah titik juga dapat segera diurai sehingga lalu lintas kembali lancar.


Suksesnya Operasi Ketupat Semeru 2026 juga bisa dilihat dari angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) yang turun hingga 37 persen dibanding sebelum pelaksanaan operasi.


"Sebelum Operasi Ketupat Semeru kita laksanakan, tercatat kejadian laka lantas di wilayah Jawa Timur ada 1.188 kejadian dan selama 13 hari Operasi Ketupat Semeru ada 751 kejadian," ujar Kombes Abast.


Kabid Humas Polda Jatim juga mengimbau  masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.


Selain itu Kombes Abast juga mengingatkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 bebas pulsa yang siaga 24 jam untuk mendapatkan bantuan kepolisian. (*)

Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara, Singgah di Polres Ngawi

Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara, Singgah di Polres Ngawi

   



Ngawi – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, M.Si.,  melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jatim tetap aman dan kondusif.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Jatim singgah di Polres Ngawi untuk melaksanakan Salat Jumat sekaligus melakukan pengecekan markas komando (mako), Jumat (27/3/2026)

Kedatangan Kapolda Jatim dan rombongan disambut langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi.

Selain melaksanakan ibadah Salat Jumat, Kapolda Jatim juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel serta sarana prasarana di Mako Polres Ngawi sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan tugas kepolisian dalam KRYD.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Jatim menjadi motivasi bagi seluruh personel.

“Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Ngawi,” ujar AKBP Prayoga.

Patroli udara ini merupakan langkah strategis dalam memantau kondisi wilayah secara menyeluruh sekaligus memastikan kehadiran Polri dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Desa Giriharjo Dorong Pemanfaatan Pekarangan, Tingkatkan Partisipasi Warga Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Desa Giriharjo Dorong Pemanfaatan Pekarangan, Tingkatkan Partisipasi Warga Dukung Ketahanan Pangan

 



Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari melalui pemanfaatan lahan yang ada.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Giriharjo, Aipda Antok Triogo, S.H., yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Munggur RT 01 RW 02, Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Antok Triogo melakukan pengecekan langsung terhadap pemanfaatan pekarangan milik Sdri. Suparti yang ditanami berbagai jenis sayuran sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil, yang mampu memberikan manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi
[09.44, 27/3/2026] Humas Res Ngawi: 

Patroli KRYD Pasca Operasi Ketupat, Polres Ngawi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Patroli KRYD Pasca Operasi Ketupat, Polres Ngawi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

  



Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melalui Satuan Samapta Polres Ngawi melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Kamis malam (26/3/2026). 


Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.


Sebelum pelaksanaan patroli, anggota Sat Samapta yang dipimpin 

Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., melaksanakan apel kesiapan di Mapolres Ngawi. Selanjutnya, petugas bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik strategis dan objek vital.


Adapun sasaran patroli meliputi Terminal Kertonegoro di wilayah Mojorejo, SPBU Pertamina 54.632.10 Dadapan Klitik di Kecamatan Geneng, serta Bank BRI Kantor Cabang Ngawi di Jalan Ahmad Yani. Ketiga lokasi tersebut dinilai memiliki aktivitas masyarakat yang cukup tinggi sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian.


Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, namun juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Patroli KRYD ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman, khususnya pasca berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2026.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


“Patroli KRYD ini kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memastikan situasi wilayah hukum Polres Ngawi tetap aman dan kondusif, khususnya setelah pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujarnya, saat dihubungi media pada Jumat (27/3/2026)


Dari hasil kegiatan tersebut, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Aktivitas masyarakat pun berjalan lancar dan normal tanpa adanya gangguan yang berarti.

Respon Cepat Sat Samapta Polres Ngawi Lerai Pengguna Jalan Bertengkar

Respon Cepat Sat Samapta Polres Ngawi Lerai Pengguna Jalan Bertengkar

   


Ngawi – Kesigapan Polres Ngawi melalui Satuan Samapta kembali ditunjukkan saat melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Kabupaten Ngawi. Anggota Satuan Samapta dengan cepat merespon adanya keributan antar pengguna jalan di Jl. Ir. Soekarno, tepatnya di depan GOR Bung Hatta Ngawi

Peristiwa tersebut terjadi akibat selisih paham antara dua pengendara saat berkendara di jalan raya. Adu mulut yang sempat memanas berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan keamanan sekitar.

Mengetahui kejadian tersebut, anggota Sat Samapta yang sedang patroli langsung turun tangan untuk melerai kedua belah pihak. Dengan pendekatan humanis, petugas berhasil menenangkan situasi dan memberikan imbauan agar masing-masing pihak dapat menahan emosi serta saling menghargai sesama pengguna jalan.

Setelah dilakukan mediasi di lokasi, kedua pengendara akhirnya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan melanjutkan perjalanan masing-masing.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya terus mengedepankan patroli preventif guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Anggota kami di lapangan diinstruksikan untuk selalu sigap merespon setiap potensi gangguan kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat agar lebih sabar dan mengutamakan keselamatan serta etika saat berkendara,” ujarnya, saat dikonfirmasi pada Jumat (27/3/2026)

Dengan adanya respon cepat dari petugas, situasi di lokasi kejadian kembali aman dan arus lalu lintas berjalan lancar.

 Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar KRYD Kawal Arus Balik di Terminal GSN

Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar KRYD Kawal Arus Balik di Terminal GSN

 




TANJUNG PERAK - Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim secara resmi memulai kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Kamis (26/3/2026) hingga Selasa (31/3/2026). 


Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan arus balik mudik yang menggunakan jalur laut melalui Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN).


Meskipun Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari sejak 13–25 Maret telah berakhir, pengamanan di objek vital transportasi laut tidak dikendorkan. 


KRYD menjadi instrumen keberlanjutan untuk memastikan masyarakat tetap aman dan nyaman selama sisa masa libur hingga akhir pekan.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, menyampaikan data terbaru terkait mobilitas penumpang dan kendaraan. 


Berdasarkan pantaun sejak Rabu (25/3) pukul 18.00 hingga Kamis (26/3) pukul 06.00, terjadi tren peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.


Tercatat jumlah penumpang yang masuk ke Jawa Timur melalui Terminal GSN mencapai 2.268 orang. 


"Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 56 persen dari rata-rata harian yang biasanya hanya sekitar 1.000 orang," ujar Iptu Suroto.


Adapun rincian kendaraan yang masuk melalui jalur laut meliputi kendaraan roda dua (R2) sebanyak 160 unit, roda empat (R4) sejumlah 357 unit dan 109 unit untuk bus/truk.


Sementara itu, arus penumpang yang keluar dari Jawa Timur berjumlah 2.164 orang, atau meningkat 54 persen dari rata-rata harian. 


Untuk kendaraan keluar, tercatat sebanyak 148 unit roda dua, 353 unit roda empat, serta 193 unit bus dan truk.

 

Iptu Suroto menambahkan bahwa kelancaran arus mudik dan balik tahun ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholders terkait.


"Keberhasilan menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan wilayah adalah buah dari kolaborasi erat personel di lapangan," ujarnya.


Iptu Suroto menegaskan, saat ini Polres Pelabuhan Tanjungperak fokus melanjutkan pelayanan kepada masyarakat melalui KRYD hingga 31 Maret mendatang agar fase pasca-lebaran tetap kondusif.


Pihaknya juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan mematuhi instruksi petugas di pelabuhan demi kenyamanan bersama. (*)

 Polda Jatim Gelar KRYD, Layanan Pengamanan Arus Balik Pascaoperasi Ketupat Semeru 2026

Polda Jatim Gelar KRYD, Layanan Pengamanan Arus Balik Pascaoperasi Ketupat Semeru 2026

 



SURABAYA - Meski Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026, Polda Jawa Timur dan jajarannya tetap akan menyiagakan personel layanan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan KRYD dilaksanakan mengingat masih adanya arus balik lebaran yang diprediksi hingga tanggal 29 Maret 2026.


"Masih ada sisa arus balik lebaran yang tetap akan menjadi atensi untuk mendapatkan layanan pengamanan," kata Kombes Abast, Jumat (27/3/26).


Kabid Humas Polda Jatim menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.


"Polda Jatim memastikan pengamanan tetap optimal agar setiap pemudik yang melakukan perjalan balik ke tempat kerja masing - masing merasa aman dan selamat sampai tujuan," tegas Kombes Abast.


Kabid Humas Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA).


Selain itu Kombes Abast juga mengingatkan agar pemudik memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan balik lebaran.


“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan WFA, serta tidak memaksakan diri apabila lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tutur Kombes Abast.


Diberitakan sebelumnya, pergerakan arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. 


Berdasarkan data periode 13 hingga 25 Maret 2026, total kendaraan

 keluar-masuk tercatat 2.179.014 unit, atau naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 .


Meski ada peningkatan jumlah kendaraan yang keluar masuk melalui Jawa Timur, secara umum Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar Polda Jatim berjalan aman dan lancar.


Hal itu dibuktikan dengan minimnya gangguan Kamtibmas yang menonjol di Jawa Timur saat digelarnya Operasi Ketupat Semeru 2026.


Adapun sempat terdapat kepadatan arus lalu lintas di titik tertentu, namun dapat terurai dengan cepat berkat kesigapan petugas Kepolisian yang berkolaborasi dengan lintas sektor. (*)

 Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

 



Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026. Meski demikian, pengamanan arus balik masih akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.


Kamis (26/03) Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen. Pol Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan terkendali, meskipun terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan.


“Secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Brigjen. Pol Tjahyono.


Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga 25 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.


“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk itu, Polri akan terus siaga melalui KRYD,” lanjutnya.


Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 unit kendaraan keluar Jakarta, meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. 


Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen.


Kelancaran arus lalu lintas, lanjutnya, tidak terlepas dari strategi rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara dinamis dan berbasis parameter, seperti penerapan contraflow bertahap, one way lokal Presisi, hingga one way nasional baik pada arus mudik maupun arus balik.


Selain itu, pemanfaatan tol fungsional seperti Japek II Selatan ruas Sadang–Deltamas–Setu dan Bocimi ruas Parungkuda–Karangtengah terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.


Pada sektor penyeberangan dan transportasi umum, situasi di lintasan Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk, termasuk bandara, terminal, dan stasiun, secara umum berjalan aman dan terkendali. Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk pun berhasil diurai melalui koordinasi cepat antar instansi.


Dari sisi keamanan dan keselamatan, Polri mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,75 persen serta penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


“Hal ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat serta efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan,” kata Brigjen. Pol Tjahyono.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak terdapat gangguan kamtibmas maupun kejahatan menonjol. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari mudik, perayaan Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi, berlangsung aman dan kondusif.


Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalur transportasi, hingga simpul-simpul pergerakan masyarakat lainnya.


“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalan tol, jalan arteri, serta pelabuhan penyeberangan dan simpul transportasi lainnya,” jelasnya.


Selama operasi berlangsung, Polri melakukan pengamanan di ribuan titik, termasuk 4.647 lokasi wisata, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 121.803 tempat ibadah. 


Pengamanan tersebut juga didukung oleh 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.


Selain itu, berbagai inovasi pelayanan turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi yang memberangkatkan 4.009 pemudik menggunakan 81 bus ke berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY, serta layanan 24 jam di pos pengamanan dan pos pelayanan.


Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam operasi ini, melalui penggunaan Command Center Korlantas, ETLE Patrol, Traffic Accident Analysis (TAA), Road Accident Rescue (RAR), Mobile Command Center, serta body camera.


Brigjen. Pol Tjahyono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.


“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dan rekan-rekan media atas sinergi yang terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran,” ungkapnya.


Di akhir pernyataannya, Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 dan 27 Maret 2026 serta kebijakan work from anywhere guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.


Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan.


Polri menegaskan akan tetap hadir dan siaga melalui KRYD hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 selesai, demi memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Thursday, March 26, 2026

 Puncak Arus Balik Lebaran Polres Malang Tingkatkan Pengamanan di Stasiun dan Terminal

Puncak Arus Balik Lebaran Polres Malang Tingkatkan Pengamanan di Stasiun dan Terminal


MALANG - Polres Malang Polda Jatim meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah stasiun kereta api dan terminal di wilayah Kabupaten Malang pada puncak arus balik lebaran 2026. 

Sejumlah personel disiagakan untuk melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik transportasi publik yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan peningkatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang melakukan perjalanan para pemudik yang akan kembali ke kota tempat mereka bekerja.

"Kami meningkatkan pengamanan dan patroli di stasiun maupun terminal untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan," kata AKP Bambang, Kamis (26/3/2026).

Selain pengamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang di sejumlah stasiun. 

Salah satunya di Stasiun Kepanjen yang menjadi salah satu titik keberangkatan dan kedatangan penumpang kereta api di Kabupaten Malang.

AKP Bambang menyebutkan aktivitas masyarakat di stasiun mulai menunjukkan peningkatan sejak menjelang mudik lebaran.

"Kami melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang di stasiun sebagai langkah antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang akan balik mudik," ujarnya.

Polres Malang Polda Jatim juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di area transportasi publik serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor kepada petugas atau layanan kepolisian melalui call center 110 jika melihat sesuatu yang mencurigakan agar situasi tetap aman dan kondusif," pungkas AKP Bambang. (*)

 Polres Lumajang Tingkatkan Pengamanan Wisata Pantai Watu Pecak

Polres Lumajang Tingkatkan Pengamanan Wisata Pantai Watu Pecak


LUMAJANG – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar turun langsung meninjau sejumlah objek wisata pantai di wilayah Kabupaten Lumajang.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026, yang tidak hanya berfokus pada kelancaran arus mudik, tetapi juga pengamanan destinasi wisata yang dipadati pengunjung.

Didampingi Wakapolres Lumajang Kompol Suwarno serta Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang, Kapolres Lumajang mendatangi sejumlah titik wisata, salah satunya Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang 

Di lokasi itu AKBP Alex Sandy Siregar tampak menyapa langsung para wisatawan yang tengah menikmati libur bersama keluarga. 

Dengan pendekatan humanis, ia juga memberikan imbauan kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di area pantai.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berwisata dengan aman, untuk itu kami minta pengunjung tetap waspada, perhatikan batas aman berenang, dan jangan sampai lepas pengawasan untuk putra-putrinya,” ujar AKBP Alex, Rabu (25/3/26).

Ia menegaskan, keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam pengamanan libur Lebaran tahun ini. 

Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik rawan, terutama di bibir pantai, guna mengantisipasi kecelakaan laut.

“Fokus utama kami adalah keselamatan pengunjung. Personel kami siagakan di titik-titik rawan, khususnya di area pantai, untuk mengantisipasi potensi kecelakaan air akibat tingginya aktivitas masyarakat di laut,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres Lumajang juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pengelola wisata, dan tim penyelamat pantai dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu mematuhi aturan keselamatan serta memperhatikan arahan petugas di lapangan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan Pantai Watu Pecak dipadati ribuan wisatawan yang memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga. (*)

 Operasi Ketupat Semeru 2026 : Arus Mudik 2,1 Juta Kendaraan di Jawa Timur Tetap Kondusif

Operasi Ketupat Semeru 2026 : Arus Mudik 2,1 Juta Kendaraan di Jawa Timur Tetap Kondusif


SURABAYA - Arus mudik Lebaran 2026 menuju Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan. 

Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Ketupat Semeru 2026 pada periode 13 hingga 25 Maret, volume kendaraan yang melintas di jalur arteri maupun tol mencapai 2.179.014 unit atau 18 persen dibanding tahun lalu.

Meskipun terjadi peningkatan kendaraan yang keluar masuk, secara umum di wilayah Jawa Timur situasi arus lalu lintas masih berjalan aman dan lancar.

Hal itu seperti disampaikan Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast di Mapolda Jatim, Kamis (26/3/26).

Kombes Abast mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur.

“Hasil analisa dan evaluasi kami menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi pada arus mudik tahun ini," ujar Kombes Abast.

Menurut Kombes Abast, peningkatan volume kendaraan paling mencolok terjadi di jalur arteri. 

Salah satu titik tertinggi tercatat di perbatasan Magetan-Jawa Tengah, dengan kenaikan kendaraan masuk hingga 514 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain jalur arteri, sejumlah ruas tol di Jawa Timur juga mengalami peningkatan arus lalu lintas. 

Ruas Solo-Ngawi mencatat total 149.286 kendaraan, atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, ruas Tol Probolinggo-Situbondo (Prosiwangi) menjadi salah satu jalur yang mengalami lonjakan cukup tinggi, dengan total 525.463 kendaraan atau naik 34 persen. 

Adapun ruas Pandaan-Malang juga menunjukkan peningkatan arus kendaraan meski relatif stabil.

“Jalur arteri masih menjadi pilihan utama masyarakat saat mudik. Namun sejumlah jalur tol juga mengalami peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan,” kata Kombes Abast.

Tak hanya kendaraan pribadi, jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur juga mengalami lonjakan. 

Total penumpang dari berbagai moda transportasi, mulai dari udara, laut, kereta api, hingga bus, tercatat mencapai 2.775.689 orang, atau naik 21 persen dibandingkan tahun 2025.

Lonjakan tertinggi terjadi pada moda transportasi kereta api, khususnya di Stasiun Gubeng Surabaya, yang mencatat kenaikan penumpang hingga 42 persen.

Sementara itu, Terminal Purabaya/Bungurasih juga mengalami peningkatan signifikan. 

Jumlah penumpang masuk di terminal tersebut tercatat naik hingga 66 persen, dari sekitar 157 ribu orang pada tahun lalu menjadi sekitar 262 ribu orang pada tahun ini.

Tak hanya itu, arus penumpang di Bandara Juanda juga ikut meningkat. 

Tercatat, total penumpang di bandara tersebut mencapai 567.096 orang, atau naik 13 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

“Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi umum. Ini menunjukkan pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi di seluruh sektor transportasi,” jelas Kombes Abast.

Melihat tingginya pergerakan masyarakat selama arus mudik, Polda Jatim mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Polda Jatim juga terus menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, termasuk di jalur arteri, tol, terminal, stasiun, hingga lokasi wisata.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan. Jangan memaksakan diri saat lelah, manfaatkan rest area maupun pos pengamanan yang telah disiapkan,” pungkas Kombes Abast. (*)

  Polres Ngawi Gelar Binrohtal Untuk Tingkatkan Iman Dan Integritas Personil

Polres Ngawi Gelar Binrohtal Untuk Tingkatkan Iman Dan Integritas Personil


Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi anggota yang beragama Islam di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi, Kamis (26/3/2026)

Kegiatan tersebut diisi dengan sholat Dhuha, dzikir pagi, serta kultum sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh pejabat utama, perwira, serta anggota Polres Ngawi. Sementara itu, anggota di Polsek jajaran turut mengikuti kegiatan Binrohtal tersebut secara daring melalui aplikasi Zoom.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan salah satu bentuk pembinaan mental dan spiritual bagi anggota Polri agar memiliki landasan moral yang kuat dalam menjalankan tugas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis dalam melayani masyarakat,” ujar Kapolres Ngawi.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Binrohtal secara rutin, diharapkan seluruh personel Polres Ngawi dan Polsek jajaran dapat terus menjaga integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi. 

 Dampingi Warga Dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Pangan Bergizi (P2B), Bhabinkamtibmas Brubuh Lakukan Sambang dan monitoring selalu.

Dampingi Warga Dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Pangan Bergizi (P2B), Bhabinkamtibmas Brubuh Lakukan Sambang dan monitoring selalu.

 


Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan pertanian masyarakat guna mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan pertanian secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Brubuh, Aipda Mada, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan area persawahan di, Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Mada melakukan pengecekan langsung terhadap lahan pekarangan milik Bapak Margono yang ditanami sayuran serta buah sebagai salah satu komoditas pangan bergizi. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian guna mendukung kebutuhan pangan keluarga.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan program ketahanan pangan dari lingkup kecil, di mana pemanfaatan lahan pertanian secara optimal mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Polres Ngawi Sigap Bantu Pemudik Alami Kendala Kendaraan di Exit Tol Ngawi

Polres Ngawi Sigap Bantu Pemudik Alami Kendala Kendaraan di Exit Tol Ngawi

 


Ngawi – Kepedulian dan kesiapsiagaan personel di lapangan kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Ngawi. Di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama,S.I.K., personel Pos Pengamanan Exit Tol Ngawi sigap membantu seorang pemudik yang mengalami kendala pada kendaraannya saat melintas di wilayah Ngawi.

Peristiwa tersebut terjadi saat arus balik dan libur Idul Fitri berlangsung. Petugas yang berjaga di Pos Pengamanan Exit Tol Ngawi dengan cepat merespons dan langsung memberikan bantuan kepada pemudik, sehingga permasalahan yang dihadapi dapat segera teratasi.

Kehadiran anggota Polri di lapangan menjadi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang sedang melakukan perjalanan kembali ke daerah asal maupun menuju tempat kerja.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya telah menempatkan personel di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada momen penting seperti arus mudik dan balik Lebaran. Setiap kendala yang dialami pemudik akan kami upayakan untuk segera ditangani, demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujar Kapolres Ngawi, saat dihubungi media pada Kamis (26/3/2026)

Dengan adanya kesiapsiagaan tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di setiap situasi.

 Kapolres Gresik Tinjau Pantai Dalegan Pastikan Keamanan Wisatawan

Kapolres Gresik Tinjau Pantai Dalegan Pastikan Keamanan Wisatawan

 


GRESIK - Menjelang puncak libur Idul Fitri 1447 H, jajaran Polres Gresik Polda Jatim memperketat pengawasan di sejumlah titik keramaian, termasuk destinasi wisata air yang dipadati pengunjung. 

Upaya ini dilakukan guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama momentum libur Lebaran 2026.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan pentingnya aspek keselamatan di seluruh destinasi wisata, khususnya wisata air, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.

"Kami telah mengimbau kepada pengelola wisata wajib mengutamakan keselamatan pengunjung," ujar AKBP Ramadhan Nasution, Rabu (25/3/26).

Kapolres Gresik menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengawasan intensif di kawasan wisata.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Bagi pengunjung Pantai Dalegan, perhatikan keselamatan keluarga, terutama saat beraktivitas di air,” ujarnya.

Di lokasi wisata, personel kepolisian dari Polsek Panceng bersama Polres Gresik tampak aktif melakukan patroli dan memberikan edukasi langsung kepada pengunjung. 

Melalui pengeras suara, petugas mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak saat bermain atau berenang di laut, menggunakan pelampung saat beraktivitas di air, serta mematuhi batas aman zona renang yang telah ditentukan.

Pengawasan yang dilakukan secara intensif ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri 1447 H, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan nyaman.

Dengan langkah preventif dan humanis tersebut, Polres Gresik menargetkan terciptanya perayaan Lebaran yang aman dan minim risiko kecelakaan, khususnya di destinasi unggulan seperti Pantai Dalegan.

Untuk pengaduan masyarakat, Polres Gresik menyiapkan Hotline pengaduan yang dapat dihubungi 24 jam melalui Call Center 110 atau melalui layanan khusus “Lapor Cak Rama” di nomor WhatsApp/Telepon 0811-8800-2006. 

"Warga dapat melaporkan gangguan kamtibmas, laka lantas, maupun tindakan kriminal lainnya melalui call center 110 bebas pulsa, atau layanan khusus "Lapor Cak Rama," pungkas Kapolres Gresik. (*)

 Tinjau Jasa Marga Command Center, Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik Berjalan Lancar dan Aman

Tinjau Jasa Marga Command Center, Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik Berjalan Lancar dan Aman

 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Ia memastikan penanganan dan pengendalian lalu lintas berjalan baik dan optimal. 

Sigit mengungkapkan, puncak arus balik gelombang pertama sudah berlangsung kemarin hari, Selasa 24 Maret 2026. Berdasarkan data, tercatat ada 256.338 kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

"Ini lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin 223.163 kendaraan. Namun Alhamdulillah artinya kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi malam, tinggal kita urai untuk yang lain," kata Sigit, Rabu (25/3/2026). 

Sigit memastikan, penanganan arus balik berjalan optimal dan aman dengan melakukan kebijakan rekayasa lalu lintas. Di antaranya menerapkan one way nasional maupun lokal hingga contraflow. 

Meski begitu, Sigit menyebut, kepolisian dan pihak terkait lainnya terus mewaspadai dan mengantisipasi adanya gelombang arus balik kedua. Mengingat, masih ada pemudik yang memilih untuk menunda kepulangannya. 

"Jadi, per tadi malam ya, ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk. Dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12.00 ada 82.000 sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta," ujar Sigit. 

"Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik," tambah Sigit menjelaskan. 

Di sisi lain, Sigit juga kembali meminta kepada seluruh jajarannya untuk mengingatkan kepada pemudik agar mengutamakan keselamatan. Ia mengimbau kepada pengendara untuk berisitirahat apabila sudah mengalami kelelahan. 

"Ada rest area di jalur tol, kemudian juga ada tempat-tempat istirahat yang ada di jalur arteri, baik itu di pos-pos pelayanan, pos terpadu ataupun jalur-jalur jembatan timbang yang sudah disiapkan sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah laka lantas walaupun secara nasional kita turun, namun kita harapkan sampai dengan arus balik nanti jumlah laka lantasnya tidak terlalu signifikan," papar Sigit. 

Sementara itu, Sigit menyebut, Operasi Ketupat 2026 berakhir pada hari ini. Namun, Polri tetap bersiaga dalam memberikan pengamanan serta pelayanan dengan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). 

"Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik," tutup Sigit.

 Arus Mudik di Jatim 2026 Naik Signifikan, Jumlah Kendaraan Tembus 1,93 Juta

Arus Mudik di Jatim 2026 Naik Signifikan, Jumlah Kendaraan Tembus 1,93 Juta

 


SURABAYA - Pergerakan arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. 

Berdasarkan data periode 13 hingga 24 Maret 2026, total kendaraan keluar-masuk tercatat mencapai 1.938.668 unit.

Angka tersebut meningkat sekitar 18 persen atau bertambah 300.676 kendaraan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.637.992 kendaraan.

Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat saat momentum mudik Lebaran tahun ini.

“Secara umum terjadi peningkatan arus lalu lintas baik di jalur arteri maupun tol. Total kendaraan yang keluar masuk Jawa Timur naik sekitar 18 persen dibanding tahun lalu,” ujar Kombes Pol Abast dalam keterangannya, Rabu (25/3/26).

Di jalur tol, peningkatan juga terlihat dengan total kendaraan mencapai 1.483.303 unit atau naik 10 persen. 

Sementara di jalur arteri, lonjakan cukup signifikan terjadi di beberapa titik, seperti arteri Magetan yang mengalami kenaikan hingga lebih dari 400 persen.

Selain kendaraan, jumlah penumpang moda transportasi umum juga mengalami peningkatan cukup tinggi. 

Total penumpang tercatat sebanyak 2.544.309 orang atau naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2.097.163 orang.

“Lonjakan penumpang terlihat di berbagai moda, baik darat, laut, maupun udara. Ini menandakan aktivitas mudik tahun ini berjalan sangat dinamis,” tambah Kombes Abast.

Di sektor transportasi udara, Bandara Juanda mencatat kenaikan penumpang sebesar 13 persen menjadi 522.135 orang. 

Sementara di terminal bus Purabaya jumlah penumpang meningkat 22 persen menjadi 472.519 orang.

Untuk transportasi kereta api, Stasiun Gubeng dan Pasar Turi juga mengalami kenaikan signifikan. 

Di Stasiun Gubeng jumlah penumpang naik 41 persen menjadi 326.493 orang, sedangkan di Stasiun Pasar Turi meningkat 18 persen menjadi 210.016 orang.

Sementara itu, di sektor penyeberangan laut, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mencatat kenaikan penumpang hingga 21 persen menjadi 904.814 orang. 

Namun, Pelabuhan Tanjung Perak justru mengalami penurunan total penumpang sekitar 21 persen.

Kombes Abast menegaskan, secara keseluruhan kondisi arus mudik dan balik di Jawa Timur selama Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan aman dan lancar meskipun terjadi peningkatan volume yang cukup tinggi.

“Alhamdulillah, meskipun terjadi peningkatan yang cukup signifikan, situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap terjaga kondusif. Ini berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026,” pungkas Kombes Abast. (*)

Wednesday, March 25, 2026

 Sapa Pengunjung di Gunung Bromo Kapolres Probolinggo Pastikan Keamanan Wisatawan

Sapa Pengunjung di Gunung Bromo Kapolres Probolinggo Pastikan Keamanan Wisatawan

 

PROBOLINGGO - Gunung Bromo masih menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Jawa Timur. 

Hal itu terlihat banyaknya pengunjung pada libur lebaran Idulfitri mulai H+3 setelah sebelumnya kawasan wisata Bromo ditutup selama hari raya Nyepi.

Untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, Polres Probolinggo Polda Jatim memaksimalkan patroli kawasan Gunung Bromo.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa peningkatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, keselamatan wisatawan, serta untuk memastikan situasi tetap kondusif. 

AKBP Latif menerangkan, patroli tersebut difokuskan pada sejumlah titik yang ramai dikunjungi wisatawan, diantaranya kawasan lautan pasir, kawah Bromo dan jalur masuk kawasan wisata melalui wilayah Kabupaten Probolinggo.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sedang berlibur di Gunung Bromo agar merasa aman dan nyaman," ujar AKBP Latif di Gunung Bromo, Selasa (24/3/26).

Tak hanya soal keamanan, Kapolres Probolinggo juga menyoroti ancaman kerusakan lingkungan akibat membludaknya pengunjung. 

Kapolres Probolinggo mengimbau wisatawan agar menjaga kelestarian kawasan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Selain itu, Kapolres Probolinggo juga mengingatkan wisatawan agar tetap memperhatikan keselamatan saat melintas di jalur menuju lokasi Gunung Bromo.

"Banyak jalur yang ekstrem, jadi kami ingatkan agar wisatawan lebih hati - hati, pastikan kendaraannya dalam kondisi prima serta perhatikan rambu peringatan di sepanjang jalur menuju lokasi," kata AKBP Latif.

Sementara itu, menurut salah seorang rombongan wisatawan dari Blora - Jawa Tengah, wisata Bromo tak hanya nyaman karena pemandangan alamnya namun juga karena kehadiran pihak keamanan dari Kepolisian setempat.

"Pemandangan di Gunung Bromo sangat bagus, udaranya sejuk dan lebih merasa aman lagi di sini banyak Polisi yang patroli," kata Anik yang datang ke Bromo bersama 35 orang rombongan dari perusahaan tempat ia bekerja.

Menurutnya dengan kehadiran Polisi, wisatawan tidak merasa khawatir ada tindak kejahatan di lokasi wisata yang memang ramai pengunjung.

"Jadi kita tenang gitu lho atau kalaupun ada kejahatan kan cepat ditangani dengan adanya Polisi yang siaga di sini ( lokasi Gunung Bromo)," kata Anik. 

Hal senada juga diakui salah seorang pelaku jasa transportasi wisata di Bromo yang mengatakan stabilnya jumlah wisatawan Bromo juga ditunjang oleh perbaikan sistem pengelolaan di pintu masuk dan sistem pengamanan.

Ia menilai, jika sebelumnya antrean panjang hingga memicu kepadatan kerap terjadi, kini kondisi tersebut sudah jauh lebih terkendali terlebih hadirnya pihak Kepolisian yang rutin patroli.

“Sekarang tidak ada kemacetan di tiket masuk. Penanganannya lebih cepat, jadi pengunjung lebih lancar masuk dan sistem keamanannya juga terjamin dengan hadirnya pihak Kepolisian," jelasnya. (*)