Ad 728x90

Monday, March 2, 2026

 Polisi Ngawi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Padas-Pangkur

Polisi Ngawi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Padas-Pangkur

 



Ngawi – Personel Polsek Padas Polres Ngawi bergerak cepat mendatangi lokasi dan membantu evakuasi pohon tumbang yang menghambat arus lalu lintas di Jalan Raya Padas–Pangkur, tepatnya masuk Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Senin (2/3/2026) sore.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB akibat hujan deras disertai angin kencang. Sedikitnya tiga pohon sengon tumbang dan melintang di badan jalan, sehingga sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada jalur penghubung Padas–Pangkur.


Kapolsek Padas AKP Sugeng Wahyudi, S.Sos., menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Bersama warga setempat dan relawan FORTAPA, petugas melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang hingga jalur kembali dapat dilalui kendaraan dan arus lalu lintas kembali lancar.


Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang berarti. Polsek Padas juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya saat cuaca ekstrem.


Sementara itu, Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan respons cepat dalam menjaga keselamatan serta ketertiban.


“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya, saat dihubungi media.


Dengan penanganan cepat tersebut, aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Padas kembali berjalan normal dan kondusif.

 Polres Probolinggo Kota Optimalkan Satkamling Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Polres Probolinggo Kota Optimalkan Satkamling Wujudkan Kamtibmas Kondusif

 




KOTA PPROBOLINGGO  — Polres Probolinggo Kota Polda Jawa Timur terus memperkuat keamanan lingkungan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui kegiatan pembinaan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling).


Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengatakan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya selama bulan Ramadhan sangat penting.


"Jika masing - masing lingkungan dapat dikendalikan, maka Kota Probolinggo secara umum akan menjadi kondusif," ujarnya, Senin (1/3/26).


Sebelumnya, Kapolres Probplinggo Kota juga telah memberikan pembinaan serta arahan kepada para petugas Satkamling di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.


Ia menegaskan bahwa keberadaan Satkamling menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan permukiman warga.


Selain memberikan pembinaan, Kapolres Probolinggo Kota juga menyerahkan bantuan senter secara simbolis kepada perwakilan tiga petugas Satkamling di Kelurahan Jrebeng Lor. 


Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan ronda malam serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan lingkungan.


"Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terlebih di bulan Ramadhan,” ujar AKBP Rico.


Melalui optimalisasi dan pembinaan Satkamling, Polres Probolinggo Kota berharap sistem keamanan lingkungan dapat berjalan lebih optimal, terorganisir, serta mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat. (*)

 Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

 



JAKARTA - Polri melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah selama dua pekan sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. 


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan telah menyiapkan 2.746 posko untuk memberikan pengamanan hingga pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran. 


Sigit merinci sebanyak 1.624 posko akan difokuskan untuk pengamanan serta sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas. Ribuan posko ini bakal disiapkan di seluruh Indonesia. 


Sementara, 779 lainnya akan digunakan sebagai posko pelayanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan. Sedangkan 343 posko terpadu akan digunakan sebagai pusat kendali operasi ketupat 2026.


"Yang tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik," kata Sigit di rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 


Lebih lanjut, Sigit mengatakan total ada 185.608 objek pengamanan yang menjadi fokus petugas. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.


"Tentunya perlu ada pelibatan stakeholder terkait untuk bersama-sama memberikan pelayanan di tempat wisata, tempat ibadah, transportasi umum, jalur mudik baik tol maupun arteri, jalur penyeberangan lintas pulau, dan pusat perbelanjaan serta rest area," tutup Sigit.

 Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way hingga Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026

Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way hingga Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026

 



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, Polri tetap menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. 


Menurut Sigit, strategi rekayasa lalu lintas masih dinilai efektif untuk diterapkan terkait mengurai potensi kemacetan arus lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Idul Fitri. 


"Kemudian tentunya strategi rekayasa lalu lintas juga akan terus kita lakukan berdasarkan pengalaman yang ada," kata Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas terkait kesiapan operasi ketupatan di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 


Rekayasa lalin yang bakal diterapkan ketika arus mudik dan balik Lebaran 2026 di antaranya adalah One Way, Contraflow, pengaturan di Rest Area, pembatasan kendaraan sumbu tiga. 


"Pemberian imbauan dan peniadaan tilang, delaying system di wilayah penyeberangan, dan pengalihan arus tentunya menjadi rekayasa-rekayasa yang akan kita lakukan," ujar Sigit. 


Di sisi lain, Sigit menekankan, dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun lalu, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sekira Rp137 Triliun. Diharapkan, tahun ini juga mengalami peningkatan agar terjadinya pertumbuhan perekonomian masyarakat. 


"Tentunya kita harapkan pengamanan operasi ketupat Tahun 2026 ini juga bisa berhasil dengan maksimal, sehingga multiplier effect bagi perekonomian di daerah tentunya juga akan berdampak signifikan,'" tutup Sigit.

Cegah Perang Sarung Selama Ramadan, Polres Ngawi Intensifkan Patroli Blue Light

Cegah Perang Sarung Selama Ramadan, Polres Ngawi Intensifkan Patroli Blue Light

 

 NGAWI – Jajaran Polres Ngawi melalui seluruh Polsek di wilayah hukum Kabupaten Ngawi mengintensifkan patroli blue light pada jam-jam rawan selama bulan Ramadan 1447 H. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi aksi balap liar maupun perang sarung menjelang sahur maupun usai salat subuh.

Patroli dilaksanakan di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, seperti jalan protokol, kawasan perbatasan, serta lokasi yang sering dijadikan ajang berkumpulnya remaja pada malam hari. Dengan menyalakan lampu rotator biru, kehadiran polisi diharapkan mampu memberikan efek preventif serta rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, menyampaikan bahwa kegiatan patroli blue light merupakan langkah preventif guna menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan yang berpotensi terjadi balap liar maupun perang sarung. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya keributan serta aktivitas yang mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya pada Senin (2/3/2026).

Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar turut mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan patroli rutin yang dilaksanakan secara serentak oleh Polsek jajaran, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan nyaman.

 Gerak Cepat Polres Ngawi Ungkap Kasus Pencurian di SDN 2 Cangakan, Dapat Apresiasi Kepala Sekolah

Gerak Cepat Polres Ngawi Ungkap Kasus Pencurian di SDN 2 Cangakan, Dapat Apresiasi Kepala Sekolah

 



Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim di bawah kepemimpinan AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di SDN Cangakan 2, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi.


Berkat kesigapan dan kerja cepat Polres Ngawi, dalam waktu yang tidak lama, terduga pelaku berhasil diamankan. Diketahui, pelaku masih berstatus anak di bawah umur. Dalam proses penanganannya, kepolisian tetap mengedepankan prosedur yang berlaku sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait sistem peradilan pidana anak.


Kepala Sekolah SDN Cangakan 2, Dwi Mahendra Rini Wigati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Ngawi atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian yang terjadi di sekolahnya.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Ngawi yang telah berhasil mengungkap kasus pencurian di sekolah kami. Semoga Polri, khususnya Polres Ngawi, senantiasa profesional dalam menuntaskan berbagai kasus yang terjadi di masyarakat dan semakin maju ke depannya,” ujar Dwi, Kepala Sekolah SDN Cangakan 2, Kasreman.


Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta merespons cepat setiap laporan yang masuk.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi,” tegas Kapolres Ngawi, Senin (2/3/2026) 


Dengan keberhasilan ini, Polres Ngawi berharap dapat memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Ngawi.


Sebagai informasi, kejadian pencurian terjadi pada Rabu (25 Februari 2026) dan Satreskrim Polres Ngawi dipimpin Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi berhasil mengungkap pada Kamis (26 Februari 2026).

 Imbauan Polisi Ngawi di Pasar Malam Widodaren, Warga Aman dan Nyaman

Imbauan Polisi Ngawi di Pasar Malam Widodaren, Warga Aman dan Nyaman



Ngawi – Polres Ngawi melalui Polsek Widodaren terus mendukung program Presisi dan Program Prioritas Kapolri tentang Peningkatan Kinerja Pemeliharaan Kamtibmas, dengan melaksanakan patroli pengamanan pasar malam di Lapangan Walikukun, Kecamatan Widodaren, Minggu (1/3/2026) malam.


Patroli difokuskan pada pengamanan aktivitas masyarakat di pasar malam yang ramai dikunjungi warga selama bulan suci Ramadan 1447 H.


Petugas melakukan pemantauan serta memberikan imbauan di sekitar area/wahana permainan, lapak pedagang, hingga lokasi parkir kendaraan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun kerawanan lainnya. 


Imbauan kamtibmas diberikan bukan hanya kepada para pengunjung namun juga kepada panitia/ pihak penyelenggara, agar tetap waspada serta bersama-sama menjaga ketertiban.


Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya selama bulan Ramadan.


“Melalui patroli dan pengamanan kegiatan masyarakat seperti pasar malam ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian aktivitas warga berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya pada Senin (2/3/2026).


Dengan adanya patroli tersebut, kegiatan pasar malam di Lapangan Walikukun berlangsung tertib dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan serta mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Widodaren. 

 Dukung Operasi Pekat 2026 di Ngawi, Polsek Geneng Lakukan Tipiring

Dukung Operasi Pekat 2026 di Ngawi, Polsek Geneng Lakukan Tipiring

 



Ngawi – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026, jajaran Polsek Geneng Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus tindak pidana ringan (tipiring) terkait kepemilikan dan konsumsi minuman keras (miras) jenis arak jowo tanpa izin dari pejabat yang berwenang.


Kapolsek Geneng Kompol Haris Sunarto, S.H., mewakili Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa, pengungkapan bermula saat anggota berpatroli di Jalan Raya masuk Desa Tambakromo, RT 01 RW 01, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.


Kepada petugas, yang berpatroli, pria yang sedang mengonsumsi mengakui untuk mengisi waktu karena tidak memiliki pekerjaan, serta mengaku membeli arak jowo dari wilayah Kecamatan Ngawi tanpa izin dari pejabat berwenang.


Petugas kemudian mengamankan terlapor berinisial HB beserta barang bukti, berupa miras jenis arak jowo yang disimpan dalam botol bekas air mineral ukuran 1.500 ml, ke Polsek Geneng guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Kapolsek Geneng menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara, memeriksa saksi dan terlapor, mengamankan barang bukti, hingga memproses perkara tersebut sebagai tindak pidana ringan sesuai Pasal 4 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 10 Tahun 2012 tentang pengawasan, pengendalian, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.


Dalam pemeriksaan, terlapor mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Operasi Pekat Semeru 2026 merupakan upaya kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H.


“Polres Ngawi dan jajaran akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran dan konsumsi minuman keras ilegal, demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya, pada Senin, (2/3/2026)


Polres Ngawi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras ilegal, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

 



Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026). 


Sigit mengatakan kegiatan buka bersama ini sebagai wadah untuk terus meningkatkan silaturahmi yang telah terjalin antara serikat buruh dengan Polri khususnya lewat Desk Ketenagakerjaan.


Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas seluruh elemen buruh termasuk KSBSI agar dapat menjaga persatuan serta kesatuan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).  


"Stabilitas kamtibmas agar tetap terjaga karena apapun kita bisa membangun, kita bisa melakukan pertumbuhan kalau situasi stabilitas keamanan terjaga karena itu modal utama," kata Sigit. 


Sigit lantas menyinggung situasi global yang belakangan menjadi semakin tidak kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu ketegangan global yang dapat berdampak kepada situasi di dalam negeri. 


Oleh karenanya, kata Sigit, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar tetap dapat menjaga pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.


"Salah satunya dengan mendorong iklim investasi yang kondusif baik untuk asing maupun dalam negeri. Tentunya ini menjadi bagian kita untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi dan mendorong program Asta Cita Bapak Presiden," ujar Sigit.


Lebih lanjut, Sigit juga memastikan komitmen Polri yang terus mendukung dan mengawal elemen buruh dalam memperjuangkan haknya. Yang paling terpenting, kata Sigit adalah tetap dalam bingkai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 


"Kita tetap menitipkan agar semuanya berjalan dengan konstruktif sehingga kemudian semuanya bisa kita jaga dan yang paling utama bagaimana persatuan dan kesatuan terus bisa kita kelola, kita jaga di tengah situasi global," tutup Sigit.

 400 Siswa Terbaik Lolos Seleksi Terpusat SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) 2026

400 Siswa Terbaik Lolos Seleksi Terpusat SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) 2026

 



Jakarta, 27 Februari 2026 - SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mengumumkan hasil Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 400 siswa terbaik nasional dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026.


Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap 1, sebanyak 2.644 siswa hadir mengikuti NST Tahap II, mencatat tingkat partisipasi 88,13% dari seluruh Provinsi di Indonesia.


NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan IPA (soal dalam Bahasa Inggris), serta Bahasa Inggris.  Perhitungan skor menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT), dengan menghitung berdasarkan tingkat kesulitan soal yang dianalisis dari pola jawaban seluruh populasi peserta. Pendekatan ini memastikan pengukuran kemampuan berlangsung objektif, adaptif, dan presisi.


Penetapan kelulusan dilakukan berdasarkan merit ranking nasional NST Tahap II. Data menunjukkan ketatnya seleksi, dengan skor NST peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, sementara rata-rata nasional 580. Ini menunjukan bahwa peserta yang lolos berada jauh di atas rata-rata nasional. Dari total 2.644 peserta NST Tahap II, hanya sekitar 15,1% yang masuk dalam kategori 5-7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB), dan kelompok inilah yang kemudian ditetapkan sebagai 400 peserta terbaik nasional.


Ketua Tim SPMB Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Dewi Amri menyampaikan, “SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem seleksi dirancang transparan, berbasis data, dan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos merupakan representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif.” Ia menegaskan, “Penetapan berdasarkan NST Tahap II memastikan seleksi tetap adil dan memberi ruang kompetisi yang setara bagi seluruh peserta.”


Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari SMP di 28 provinsi berbeda. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan. Komposisi peserta Top 400 terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari negeri 44%, swasta (kurikulum nasional) 42,5%, dan swasta (kurikulum internasional) 13,5%. Data ini mencerminkan bahwa capaian tinggi tidak semata ditentukan oleh latar sekolah internasional, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.


“YPKTB memastikan SMA KTB menjadi ruang seleksi yang adil dan bermartabat. Sistem ini menjaring anak-anak terbaik bangsa tanpa membedakan asal daerah maupun jenis sekolah. Yang dinilai adalah potensi, integritas, dan kapasitas untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan,” ujar Irjen. Pol. Anwar, S.IK., M.Si., Ketua Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) sekaligus Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia. “Kehadiran peserta dari 28 provinsi menegaskan bahwa agenda membangun generasi unggul adalah agenda nasional. SMA KTB hadir sebagai bagian dari ikhtiar strategis menyiapkan kader bangsa yang siap bersaing secara global,” kata Anwar.


Pada tahap selanjutnya, ke-400 peserta akan mengikuti rangkaian seleksi akhir yang mencakup tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan PMK, uji kesamaptaan jasmani, LGD, serta wawancara orang tua dan siswa.


SPMB SMA KTB 2026 menjadi tahapan penting untuk menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap ditempa dalam lingkungan pendidikan berasrama yang menekankan disiplin, karakter, kepemimpinan, serta kesiapan berkiprah di tingkat nasional dan global. SMA KTB, di bawah Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) dengan dukungan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), berkomitmen menjaga proses seleksi yang kredibel dan akuntabel, serta menghadirkan ekosistem pembinaan yang kuat bagi putra-putri terbaik bangsa.

 Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

 



Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional. Melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI berhasil mengungkap praktik penambangan ilegal dan penyelundupan pasir timah dari Kepulauan Bangka Belitung ke Malaysia.


Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi yang dilakukan secara cepat, terukur, dan profesional, guna mencegah kerugian negara serta menghentikan pencurian kekayaan alam.


Kasus ini bermula pada Senin, 23 Februari 2026, saat petugas Bea Cukai memperoleh informasi adanya kapal yang diduga membawa pasir timah ilegal untuk diselundupkan ke Malaysia.

Pada Selasa, 24 Februari 2026, petugas berhasil mengamankan kapal KM Rezeki Laut II dengan muatan 319 karung pasir timah tanpa dokumen resmi.


Kapal tersebut berikut 1 orang nahkoda dan 4 orang anak buah kapal (ABK) selanjutnya diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


Dari hasil pengembangan penyidikan, Polri mengamankan dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung. Keduanya diduga berperan sebagai penampung, pengelola, dan pengirim pasir timah ilegal.


Pemeriksaan mengungkap bahwa pasir timah berasal dari penambangan ilegal menggunakan meja goyang, kemudian dikumpulkan, dimurnikan, dan disiapkan untuk dikirim ke luar negeri.


Para pelaku diketahui telah melakukan sedikitnya empat kali pengiriman pasir timah ilegal ke Malaysia, dengan tujuan akhir ke smelter di Malaysia berinisial M.


Selain itu, nahkoda dan tiga ABK KM Rezeki Laut II juga telah ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti mengangkut pasir timah ilegal tanpa izin.


Pada Sabtu, 28 Februari 2026, tim penyidik mendatangi lokasi pengolahan pasir timah ilegal di Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Di lokasi tersebut, polisi menemukan meja goyang yang digunakan untuk memurnikan biji timah, menyita barang bukti, serta memasang police line.


Penanggung jawab pengungkapan kasus, Brigjen Pol. Irhamni, menyampaikan langsung keterangan kepada wartawan.


“Tujuan dan kedatangan kami adalah pengembangan kasus tindak pidana penyelundupan dan penambangan ilegal pasir timah. Lokasi ini adalah tempat pengolahan yang melakukan penyelundupan kemarin yang kami tangkap bersama rekan-rekan Bea Cukai,” ujar Brigjen Pol. Irhamni.


Ia menegaskan bahwa lokasi pengolahan menjadi titik krusial kejahatan ini.


“Meja goyang ini digunakan untuk memurnikan biji timah. Inilah sumber mereka menyelundupkan timah ke Malaysia,” sambungnya.


Polisi juga melakukan olah TKP dan pengambilan titik koordinat di sejumlah jalur pengiriman, termasuk kawasan pantai dan pelabuhan, untuk memperkuat alat bukti.


Terkait adanya keterangan tersangka mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat pertahanan, Polri menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.


Dittipidter Bareskrim Polri telah dan akan terus melakukan koordinasi dengan Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POM AL) guna pendalaman lebih lanjut, apabila dalam proses penyidikan ditemukan keterlibatan personel pertahanan, sesuai mekanisme hukum dan kewenangan masing-masing institusi.


Hingga saat ini, total tujuh tersangka telah diamankan, termasuk dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung.

Seluruh tersangka dijerat Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).


Brigjen Pol. Irhamni menegaskan bahwa penyidikan akan terus dikembangkan hingga menyentuh pemodal dan jaringan lain yang terlibat.


“Para pelaku ini sedikitnya telah menyelundupkan pasir timah ke Malaysia sebanyak empat kali. Timah tersebut dijual ke salah satu perusahaan smelter di Malaysia berinisial M. Ini berdasarkan pengakuan mereka dalam pemeriksaan,” tegasnya.


Pengungkapan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap semangat Pemerintah dalam Program Asta Cita, khususnya dalam mencegah penambangan liar, penyelundupan, serta pencurian kekayaan alam negara.


Polri berkomitmen untuk terus hadir menjaga kedaulatan sumber daya alam, memperkuat penegakan hukum, serta memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara sah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Polri mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan dan perdagangan mineral ilegal, serta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya praktik penambangan liar dan penyelundupan sumber daya alam.

Sunday, March 1, 2026

 Polres Ngawi Patroli Pasar Pastikan Harga dan Stok Bapokting Aman

Polres Ngawi Patroli Pasar Pastikan Harga dan Stok Bapokting Aman





NGAWI – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Ngawi Polda Jatim bersama jajaran Polsek meningkatkan kegiatan patroli dan monitoring di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting), sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan aman dan nyaman.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa patroli pasar ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi lonjakan harga, kelangkaan barang, maupun potensi penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat.

“Melalui patroli dan pengecekan langsung di pasar, kami ingin memastikan stok bahan pokok penting dalam kondisi aman dan harga masih relatif stabil,"AKBP Prayoga, Sabtu (28/2/26).

Ia juga mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan penimbunan ataupun menaikkan harga secara tidak wajar.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Ngawi dan Polsek jajaran berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi riil di lapangan.

"Kami juga memberikan imbauan kamtibmas agar situasi pasar tetap aman, tertib, dan kondusif,"tambah AKBP Prayoga.

Selain memantau harga, kehadiran Polisi juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar, terutama menjelang Lebaran yang biasanya diiringi peningkatan aktivitas ekonomi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok penting.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, termasuk menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” pungkasnya

 Kapolda Jatim dan Gubernur Panen Jagung di Green Farm Banyuwangi Penuhi Target Swasembada Pangan ‎

Kapolda Jatim dan Gubernur Panen Jagung di Green Farm Banyuwangi Penuhi Target Swasembada Pangan ‎




‎BANYUWANGI – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs.  Nanang Avianto, M.SI, bersama  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaksanakan panen raya Jagung di kawasan Pusat Pelatihan Pertanian Taruna Bumi, Green Farm Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/2/2026).

Lahan jagung di bawah pengelolaan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu masuk dalam rencana tata tanam jagung Polda Jawa timur kuartal empat tahun 2025. 

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto mengatakan, Varietas jagung Jendral di lahan seluas 50 hektar tersebut sebagai pemenuhan target swasembada pangan Nasional Jatim.

Kapolda Jatim juga menyatakan, hasil panen Pelatihan Pertanian Taruna ini sebagai bentuk komitmen Polda Jatim dalam mewujudkan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan.

"Polri diberi tanggung jawab oleh Bapak Presiden untuk komoditas jagung, jadi kita terus melakukan upaya peningkatan baik kuantitas maupun kualitas dan menjaga target swasembada pangan Nasional," ujar Irjen Pol Nanang.

Ia menambahkan, Polda Jawa Timur juga telah menyiapkan gudang di Desa Pacing Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto.

Gudang yang dibangun di atas lahan 10.500 meter persegi milik SPN Polda Jatim itu untuk menampung jagung hasil panen para petani yang diserap Bulog.

"Kami sudah menyiapkan gudang di Mojokerto yang digunakan untuk menampung khusus jagung dengan kapasitas 4.000 ton," kata Irjen Nanang.

Selain itu lanjut Irjen Nanang, Polda Jatim saat ini tengah menyiapkan teknologi dan area pengeringan untuk jagung guna menjaga kualitas jagung Jatim yang menjadi penyokong 30% kebutuhan jagung Nasional. 

Tak hanya itu, Polda Jatim juga akan menyiapkan pemasaran guna meningkatkan kesejahteraan petani.

"Saat ini kami sedang menyiapkan pengeringan sehingga bisa menjaga kualitas dari jagung itu. Dan ini nanti akan kita bantu pemasaran paling tidak nanti bisa memberikan kesejahteraan bagi petani," pungkas Irjen Nanang.

 Gubernur dan Kapolda Jatim Resmikan Sarana Prasarana SMAN 2 Taruna Bhayangkara di Banyuwangi

Gubernur dan Kapolda Jatim Resmikan Sarana Prasarana SMAN 2 Taruna Bhayangkara di Banyuwangi





BANYUWANGI – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol.  Drs. Nanang Avianto, M.Si besama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Situbondo dan Banyuwangi, Sabtu (28/2/26).

Kunker tersebut dalam rangka peresmian sarana dan prasarana di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur.

Fasilitas yang diresmikan meliputi Aula Cakra Buana, Brakasena Gym, Griya Belajar Taruna, rumah ibadah, ruang olahraga tenis meja, barbershop putra dan putri, hingga studio musik.

Selain itu kunjungan kerja Gubernur dan Kapolda Jatim ini sekaligus dalam rangka peresmian rehabilitasi SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun Swasta di wilayah Situbondo.

Hal itu sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bersinergi dengan Polda Jawa Timur dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa SMA Taruna Bhayangkara berada dalam komando Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dengan pembinaan langsung dari Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).

Gubenur Khofifah menyebut perhatian besar dari jajaran Kepolisian menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan berbasis ketarunaan yang kuat dan terintegrasi.

Khofifah menegaskan SMA Taruna Bhayangkara ini dalam Komando Polri dan tentu di Jawa Timur ini adalah dibawah komando Kapolda Jawa Timur.

"Pak Kapolda Jatim telah memberikan atensi yang luar biasa dan kita ini ingin menggodok, menyiapkan ‘Generasi Emas’ terutama untuk menyambut Indonesia Emas karena mereka adalah juru bicara kebangsaan, juru bicara ke - Indonesiaan, juru bicara Kenusantaraan,” ujar Khofifah.

Ia menekankan bahwa capaian akademik tidak boleh berdiri sendiri. Di SMA Taruna Bhayangkara, akademik harus menyatu dengan pembentukan karakter. 

Disiplin, integritas, dan semangat kebangsaan ditanamkan melalui pola asuh yang sebagian besar dibimbing oleh unsur Polri dalam hal ini Polda Jatim.

"Kita berharap dengan bimbingan dan pengawasan oleh Polda Jawa Timur, napas kedisiplinan dan integritas kebangsaan bisa ditanamkan sekuat mungkin di SMA Taruna Bhayangkara ini,”pungkas Khofifah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP dan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

Hadir pula jajaran Forkopimda, Kepala OPD Provinsi Jawa Timur, serta para kepala sekolah penerima program pembangunan dan rehabilitasi.

 Patroli Subuh, Ratusan Warga Bawa Sound System Berkumpul di Waduk Sangiran, Polisi Ngawi Bergerak Cepat

Patroli Subuh, Ratusan Warga Bawa Sound System Berkumpul di Waduk Sangiran, Polisi Ngawi Bergerak Cepat



Ngawi – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman  dan kondusif di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H/2026, Kapolsek Bringin AKP Sulis Baskoro, S.Sos., bersama personel Polsek Bringin melaksanakan kegiatan patroli dan penyampaian imbauan kamtibmas kepada masyarakat di area parkir Waduk Sangiran, Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Minggu (1/3/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah pihak kepolisian menerima laporan adanya aktivitas berkumpulnya sejumlah pemuda dari wilayah Bringin, Padas, dan Karangjati di sekitar waduk sejak pukul 05.30 WIB, usai sahur.

Diperkirakan sekitar 400 orang masyarakat hadir di lokasi, dengan kurang lebih 18 unit kendaraan roda empat yang membawa perangkat sound system.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.00 WIB Kapolsek Bringin bersama delapan personel segera mendatangi lokasi guna melakukan monitoring serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, warga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan, serta menghindari aktivitas berisiko seperti balap liar maupun penggunaan petasan, serta membunyikan sound system yang dapat mengganggu kamtibmas.

Kapolsek Bringin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah, khususnya dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 dan menjaga ketenangan bulan suci Ramadan serta menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Melalui pendekatan humanis dan persuasif, personel kepolisian memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga pada pukul 06.30 WIB warga mulai membubarkan diri secara tertib. Selanjutnya, personel Polsek Bringin tetap melaksanakan monitoring di sekitar lokasi, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan preventif dan imbauan kamtibmas akan terus ditingkatkan oleh Polres Ngawi fan Polsek jajaran, sebagai langkah cipta kondisi menjelang Idulfitri

“Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis dalam menjaga keamanan wilayah. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memberikan rasa aman serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Bringin dan Polres Ngawi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang Idulfitri 1447 H.

 Indahnya Ramadan, Polres Ngawi Bersama Forpimda dan Elemen Masyarakat Berbagi Takjil untuk Warga

Indahnya Ramadan, Polres Ngawi Bersama Forpimda dan Elemen Masyarakat Berbagi Takjil untuk Warga




Ngawi – Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Ngawi bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), tokoh adat (Toda), serta berbagai elemen masyarakat menggelar kegiatan berbagi takjil kepada warga.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Ngawi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si.

500 paket takjil berupa nasi beserta lauk dan minuman, juga beras dibagikan kepada para pengendara, pengguna jalan, serta masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak jelas dalam kegiatan tersebut. 

Kehadiran unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya menjadi simbol kuatnya sinergitas dalam melayani dan mendekatkan diri kepada masyarakat.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam momentum Ramadan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, serta memperkuat sinergitas demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres Ngawi pada media, Minggu (1/3/2026)

Ia menambahkan, keterlibatan Forpimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menjaga persatuan serta menciptakan lingkungan yang harmonis.

Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polres Ngawi, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta membawa keberkahan bagi semua pihak di bulan suci Ramadan.

 Patroli Skala Besar, Jaga Ngawi Tetap Kondusif dan Cegah Balap Liar

Patroli Skala Besar, Jaga Ngawi Tetap Kondusif dan Cegah Balap Liar




Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim menggelar patroli skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), keselamatan lalu lintas, serta mengantisipasi balap liar.

Kegiatan diawali apel di Mapolres Ngawi yang dipimpin Kabag Ops Kompol Dhanang Prasmoko, S.H., yang melibatkan personel gabungan dari UKL II, Raimas, Satlantas, Polisi Militer, Satpol PP, Dinkes, dan Dishub Kab. Ngawi

Patroli menyasar pada sejumlah titik rawan, seperti kawasan Taman Soekarno Ringroad Barat, Jalan Siliwangi, serta jalur protokol Jalan J.A. Suprapto, Yos Sudarso, PB Jenderal Sudirman, hingga Ir. Soekarno.

Petugas masih menemukan beberapa pelanggaran, seperti penggunaan knalpot tidak sesuai spektek/ brong, tidak memakai helm, tidak membawa surat kendaraan. Terhadap pelanggaran tersebut, petugas memberikan teguran dan imbauan agar masyarakat lebih tertib.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Patroli terpadu ini sebagai upaya mencegah balap liar dan pelanggaran yang dapat membahayakan masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di Ngawi tetap aman,” ujarnya kepada media, Minggu (1/3/2026)

Secara keseluruhan, patroli berlangsung aman, lancar, dan situasi wilayah Kabupaten Ngawi tetap kondusif.

 Tekan Penyakit Masyarakat, Sat Samapta Polres Ngawi Amankan Mihol Jenis Arak Jowo Ilegal

Tekan Penyakit Masyarakat, Sat Samapta Polres Ngawi Amankan Mihol Jenis Arak Jowo Ilegal




Ngawi – Dalam rangka menekan penyakit masyarakat dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polres Ngawi Polda Jatim melalui Sat Samapta berhasil mengamankan  peredaran minuman beralkohol ilegal dalam pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.

Seorang warga Kecamatan Gerih, diamankan petugas karena diduga menjual minuman beralkohol jenis arak jowo tanpa izin.

Sat Samapta Polres Ngawi dipimpin Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., ketika melaksanakan patroli dalam rangka kegiatan Operasi Pekat Semeru 2026, mendapati aktivitas penjualan minuman beralkohol jenis arak jowo. Setelah menunjukkan surat tugas dan melakukan pemeriksaan, warga tersebut mengakui menjual minuman keras tersebut kepada masyarakat sekitar tanpa memiliki izin resmi.

Petugas mengamankan barang bukti berupa 10 botol arak jowo dengan kemasan masing-masing berisi 1.000 ml. Selanjutnya,  dibawa ke Kantor Sat Samapta Polres Ngawi untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut, melalui sidang tindak pidana ringan (tipiring).

Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Operasi Pekat Semeru 2026 merupakan bagian dari komitmen Polres Ngawi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

“Kami berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk peredaran minuman beralkohol ilegal yang dapat mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat,” tegas Kapolres Ngawi, saat dihubungi media pada Minggu (1/3/2026)

Polres Ngawi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memproduksi maupun memperjualbelikan minuman beralkohol tanpa izin sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.

Terlapor diduga melanggar Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengawasan, Pengendalian, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol. 

Polres Ngawi memastikan Operasi Pekat Semeru 2026 akan terus dilaksanakan secara intensif guna menekan angka penyakit masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngawi.

Saturday, February 28, 2026

 Satgas Pangan Polda Jatim Pastikan Stok MinyaKita Aman Hingga Lebaran

Satgas Pangan Polda Jatim Pastikan Stok MinyaKita Aman Hingga Lebaran

 


SURABAYA - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Kombes Pol Roy H.M. Sihombing memastikan bahwa pasokan serta distribusi Minyakita di wilayah Jawa Timur saat ini dalam kondisi aman dan lancar.


Hal itu disampaikan oleh Dirreskrimsus Polda Jatim selaku Kasatgasda Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan usai melakukan kegiatan pemantauan di sejumlah pasar oleh seluruh jajaran Satgas Saber di Jawa Timur.


"Berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, harga jual di tingkat pasar pun terpantau masih stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), " ujar Kombes Pol Roy, Sabtu (28/2/26).


Ia mengungkapkan, data terbaru dari BULOG menunjukkan sudah 6 juta liter terdistribusi dan masih terdapat stok sebesar 2,7 juta liter Minyakita yang siap didistribusikan ke 160 pasar di seluruh penjuru Jawa Timur. 


Menurut Kombes Roy, stok 2,7 juta liter untuk menjamin ketersediaan minyak goreng subsidi bagi masyarakat di Jawa Timur.


Meski demikian, Satgas Pangan Polda Jatim mengidentifikasi adanya kendala teknis dalam proses penyaluran. 


"Tim menemukan sejumlah pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), padahal dokumen tersebut merupakan prasyarat wajib untuk menerima distribusi Minyakita," ungkap Kombes Roy.


Menanggapi hal tersebut, lanjut Dirreskrimsus Polda Jatim mengimbau para pedagang untuk segera mengurus perizinan NIB. 


Guna mempercepat proses, Disperindag dan DPMPTSP di tingkat Kota/Kabupaten akan memberikan fasilitas pendampingan.


"Sesuai arahan Ibu Gubernur, akan difasilitasi oleh Disperindag dan DPMPTSP masing-masing Kota/Kabupaten bagi pedagang yang belum memiliki NIB," kata Kombes Roy.


Dirreskrimsus Polda Jatim menjelaskan langkah tersebut diambil agar distribusi Minyakita tidak terhambat dan bisa segera tersalurkan kepada masyarakat.


"Kebijakan Ibu Gubernur tersebut agar distribusi MinyaKita aman dan lancar dengan harga sesuai HET, "pungkasnya. (*)

 Sebanyak 54 Personel Dimutasi, Polri Tegaskan Komitmen Pembinaan Karier dan Profesionalisme

Sebanyak 54 Personel Dimutasi, Polri Tegaskan Komitmen Pembinaan Karier dan Profesionalisme



Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Februari 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam satu Surat Telegram (ST) Kapolri dengan nomor *ST/440/II/KEP./2026* tertanggal 27 Februari 2026.


Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penyegaran dan penguatan kelembagaan.


“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.


Dalam ST tersebut, tercatat sebanyak 54 personel yang dimutasi, dengan rincian 3 personel dalam kategori evaluasi/demosi, 44 personel promosi maupun pergeseran setara (flat), serta 7 personel memasuki masa pensiun.


Untuk kategori evaluasi/demosi, terdapat tiga pejabat yang mengalami pergeseran jabatan. KBP Edy Setyanto Erning Wibowo, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Sleman Polda DIY, dimutasikan ke Divkum Polri. Jabatan Kapolresta Sleman selanjutnya diemban oleh KBP Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP., yang sebelumnya menjabat sebagai Akreditor Propam Kepolisian Madya TK. III Divpropam Polri.


Kemudian AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bima Kota Polda NTB, dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri. Posisi Kapolres Bima Kota kini diisi oleh AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Kasat PJR Ditlantas Polda NTB.


Selanjutnya, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bungo Polda Jambi, dimutasikan menjadi Pamen Polda Jambi. Jabatan Kapolres Bungo kini dipercayakan kepada AKBP Zamri Elfino, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Jambi.


Sementara itu, dalam kategori promosi dan pergeseran setara (flat), sebanyak 44 personel mendapatkan jabatan baru. Pada level Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, dua personel mendapat kepercayaan sebagai Kakortastipidkor Polri, yakni BJP Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., serta Kapuslitbang Polri, BJP Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.


Di tingkat kewilayahan, terdapat satu pejabat yang dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Utara, yaitu BJP Yusuf, S.I.K., M.Hum. Selain itu, dua jabatan Kapolresta/Tabes juga mengalami pergantian, yakni Kapolrestabes Semarang Polda Jawa Tengah yang kini dijabat KBP Heri Wahyudi, S.I.K., M.M., serta Kapolresta Sleman Polda DIY yang dijabat KBP Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP.


Mutasi juga mencakup promosi dan pergeseran jabatan pada tingkat Irjen Pol (IB) sebanyak tujuh personel, Brigjen Pol (IIA) sebanyak 19 personel (promosi dan flat), Kombes Pol (IIB1 dan IIB2) sebanyak 11 personel, serta dua personel pada jabatan Kapolres IIIA2/AKBP.


Selain itu, tujuh personel tercatat memasuki masa purna tugas atau pensiun.


Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dilakukan secara objektif dan berdasarkan kebutuhan organisasi.


“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan,” tegasnya.


Ia juga berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan menunjukkan dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugasnya.


“Pimpinan berharap seluruh pejabat yang dimutasi dapat segera bekerja secara optimal, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” tutupnya.