Ad 728x90

Tuesday, July 28, 2026

 Police Go To School: Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar

Police Go To School: Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar


KOTA MOJOKERTO – Komitmen Polres Mojokerto Kota Polda Jawa Timur dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diwujudkan melalui program Police Go to School. 

Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap hari Senin ini dilaksanakan dengan menghadirkan Kapolres Mojokerto Kota, Waka Polres Mojokerto Kota, Pejabat Utama (PJU) Polres Mojokerto Kota maupun para Kapolsek jajaran sebagai pembina upacara di sekolah.

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Iptu Suhartanto mengatakan, sesuai arahan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, program ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi kepada pelajar. 

"Kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah diharapkan mampu mempererat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran hukum dan budaya tertib sejak usia dini, " ujar Iptu Suhartanto, Selasa (28/7/2026).

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota menambahkan, dalam kegiatan Police Go to School, Polres Mojokerto Kota mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi dan memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. 

Ia menegaskan pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan minuman keras dan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, para pelajar juga diimbau agar menghindari pergaulan bebas, bijak dalam bermedia sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi (hoaks), serta senantiasa mematuhi tata tertib sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dan kedisiplinan.

"Kami juga mengingatkan kepada para pelajar bahwa landasan utama dalam kehidupan adalah ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, seluruh siswa diharapkan senantiasa melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," jelas Iptu Suhartanto.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari Kepala SMA Negeri 1 Dawarblandong, Edy Sucahyono, S.Psi., S.Pd., M.A.P. 

Menurutnya, program Police Go to School yang digagas Polres Mojokerto Kota Polda Jatim merupakan langkah strategis dalam membangun karakter pelajar melalui kolaborasi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan.

"Kami sangat senang dan antusias dengan adanya program Police Go to School yang digagas Polres Mojokerto Kota dengan melibatkan Polsek jajaran. Kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kamtibmas sangat bermanfaat bagi peserta didik," ungkap Edy Sucahyono.

Ia mengatakan, materi yang disampaikan oleh Polri relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, sehingga menjadi bekal penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum para siswa. 

Melalui edukasi yang berkesinambungan, Polres Mojokerto Kota berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, bebas dari kenakalan remaja, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. (*)

 Hari Anak Nasional, Polda Jatim Ajak Masyarakat Lindungi Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Digital

Hari Anak Nasional, Polda Jatim Ajak Masyarakat Lindungi Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Digital


SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, perdagangan orang hingga ancaman kejahatan di ruang digital. 

Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema “Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas", Selasa (28/7/2026).

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H. mengatakan anak merupakan aset sekaligus investasi terbesar bangsa yang harus dijaga bersama agar dapat tumbuh menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bagi masa depan Indonesia. Mereka berhak memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, perundungan, diskriminasi, maupun kejahatan di ruang digital,” kata Kombes Ganis.

Menurutnya, semangat ‘Jogo Jawa Timur’ tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum ketika terjadi tindak pidana terhadap anak, tetapi juga dengan menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

“Melalui semangat ‘Jogo Jawa Timur’, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita," ujar Kombes Ganis.

Menurut Kombes Ganis, menjaga bukan hanya ketika anak - anak menghadapi bahaya, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Kombes Ganis juga menegaskan perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. 

"Orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha hingga pemerintah memiliki peran yang sama penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, ” tegas Kombes Ganis.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan terhadap setiap tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak. 

Upaya preventif melalui edukasi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat guna mencegah terjadinya kekerasan sejak dini.

Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat, Kombes Ganis juga mengajak anak-anak agar tidak takut melapor apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.

“Teruslah belajar, berani bermimpi, berprestasi, dan jadilah pribadi yang berakhlak mulia. Jangan takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat kekerasan. Kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk melindungi kalian. Berani bicara, selamatkan sesama,”pesan Kombes Ganis.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Menurutnya, masa depan Jawa Timur dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang hari ini dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Jogo Jawa Timur, Jogo Anak Indonesia. Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kombes Ganis. (*)

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Pelayanan Presisi

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Pelayanan Presisi

 


SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan sejumlah Kapolres jajaran Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa (28/7/2026).

Serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penguatan kinerja institusi guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Polda Jawa Timur.

Kapolda juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah jabatan baru. Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru, melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menghadirkan inovasi dan terobosan positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan karier, meningkatkan profesionalisme, serta menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan, dan terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh soliditas, sinergi, dan kolaborasi seluruh personel dalam mewujudkan Polri yang Presisi serta semakin dipercaya masyarakat.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan pada kesempatan tersebut meliputi Pejabat Utama Polda Jawa Timur dan sejumlah Kapolres jajaran, yaitu:

1. Karo Ops Polda Jatim Brigjen Pol. Nurhandono diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Lemdiklat Polri. Jabatan Karo Ops Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Joni Iskandar yang sebelumnya menjabat Kabidpengsos Sespim Lemdiklat Polri.

2. Dirreskrimum Polda Jatim Brigjen Pol. Widi Atmoko diangkat dalam jabatan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri. Jabatan Dirreskrimum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Roy HM Sihombing yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jatim.

3. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Dodi Ruyatman yang sebelumnya bertugas sebagai Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.

4. Dirlantas Polda Jatim Brigjen Pol. Iwan Saktiadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Banten. Jabatan Dirlantas Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Rahmat Hakim yang sebelumnya menjabat Kapusdiklantas Lemdiklat Polri.

5. Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Sih Harno diangkat dalam jabatan baru sebagai Karo Ops Polda Papua. Jabatan Karo SDM Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Heru Budu Prasetyo yang sebelumnya menjabat Kabagjiansis Rojianstra SSDM Polri.

6. Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol. Suryo Sudarmadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagops Rorenminops Korbrimob Polri. Jabatan Dansat Brimob Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Yanto Dwi Nugroho yang sebelumnya menjabat Dansat Brimob Polda NTB.

7. Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol. Sugeng Riyadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagren Rorenmin Baintelkam Polri. Jabatan Kabidkum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Taufan Dirgantoro yang sebelumnya menjabat Anjak Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

8. Kombes Pol. dr. Elyani diangkat sebagai Karumkit Bhayangkara Tk. II Kediri Biddokkes Polda Jatim. Sebelumnya yang bersangkutan bertugas sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. III Pusdokkes Polri.

9. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolresta Malang Kota selanjutnya dijabat Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.

10. Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri. Jabatan Kapolres Malang selanjutnya dijabat AKBP Rulian Syauri yang sebelumnya menjabat Kasubbagbungkol Spripim Polri.

11. Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolres Lamongan selanjutnya dijabat AKBP Adhytiawarman Gautama Putra yang sebelumnya menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Jatim.

12. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto diangkat sebagai Wadirres PPA dan PPO Polda Jatim. Jabatan Kapolres Pamekasan selanjutnya dijabat AKBP Wahyu Hidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

13. Jabatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak selanjutnya dijabat AKBP Irwan Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditressiber Polda Jatim.

14. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Malang Kota Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Riki Yariandi yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota Polda Jateng.

15. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Ridwan Maliki yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek.

16. Kapolres Trenggalek kini dijabat AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya yang sebelumnya menjabat Kasubbaglahtalek Baginfopers Robinkar SSDM Polri.

17. Kapolres Blitar AKBP Rivanda diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirpamobvit Polda Metro Jaya. Jabatannya digantikan AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution yang sebelumnya menjabat Sekpri Wakapolri Spripim Polri.

18. Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jateng. Jabatannya digantikan AKBP M. Wahyudin Latif yang sebelumnya menjabat Kapolres Probolinggo.

19. Jabatan Kapolres Probolinggo kini diemban AKBP Asmida Rizki Siregar yang sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditintelkam Polda Jatim.

20. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Jabatannya digantikan AKBP Arif Ardiansyah Prasetyo yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Ditreskrimum Polda Jambi.

21. Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagssusdagri Baggassus Robinkar SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Wiwin Junianto Supriyadi yang sebelumnya menjabat Kapolres Madiun Kota.

22. Jabatan Kapolres Madiun Kota kini diemban AKBP Rizki Pratama Wida yang sebelumnya menjabat Assesor Madya Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri.

23. Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Candra Putra diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Jabatannya digantikam AKBP Alaiddin yang sebelumnya menjabat Kapolres Tuban.

24. Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Kresno Wisnu Putranto yang sebelumnya menjabat Kasubbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri.

25. Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Karawang Polda Jabar. Jabatannya digantikan AKBP Yenny Diarty yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel.

26. Kapolres Sampang AKBP Hartono diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtahti Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Anang Hardiyanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep.

Menutup amanatnya, Kapolda Jawa Timur menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri yang bertujuan menjaga regenerasi kepemimpinan, memperkuat organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat.

"Saya yakin seluruh pejabat yang dilantik hari ini akan mampu menjalankan amanah dengan profesional, loyal, penuh integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas," pungkas Irjen Pol. Nanang Avianto.

 Prestasi Jadi Penentu: CAT Berstandar Olimpiade Antar 350 Catar Lolos Akpol 2026

Prestasi Jadi Penentu: CAT Berstandar Olimpiade Antar 350 Catar Lolos Akpol 2026


Nilai ditampilkan langsung, seleksi diawasi lembaga independen, Polri siapkan generasi perwira yang profesional, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.

Semarang – Prestasi menjadi faktor utama dalam Seleksi Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) berstandar olimpiade, nilai yang ditampilkan secara langsung kepada peserta, serta pengawasan dari berbagai lembaga independen, Polri menetapkan 350 calon taruna dan taruni yang berhak mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian.

Sidang Penetapan Kelulusan yang digelar Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri di Auditorium Cendekia Akpol, Semarang, Senin (27/7), menetapkan 320 calon taruna dan 30 calon taruni lulus dari total 404 peserta yang mengikuti seleksi tingkat pusat.

Proses sidang berlangsung dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Untuk memastikan objektivitas, Polri melibatkan pengawasan eksternal dari Ombudsman RI, Setara Institute, Centra Initiative, Amnesty International Indonesia, hingga Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP).

Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Dr. Anwar mengatakan, seleksi tahun ini menjadi tonggak penguatan kualitas rekrutmen Polri melalui sistem yang semakin modern dan berbasis merit.

“Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas peserta. Kami terus mendorong sistem seleksi yang objektif, transparan, dan mampu menjaring calon-calon perwira Polri terbaik,” ujar Irjen Pol. Anwar.

Berbeda dari tahun sebelumnya, seleksi Akpol 2026 menghadirkan inovasi melalui CAT dengan materi Tes Potensi Akademik berstandar olimpiade, sehingga mampu mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah secara lebih komprehensif.

Hasil seleksi menunjukkan kualitas peserta yang semakin kompetitif. Empat peserta meraih nilai tertinggi Tes Potensi Akademik sebesar 80, sementara empat peserta lainnya memperoleh nilai Bahasa Inggris tertinggi sebesar 82.

Penilaian dilakukan secara proporsional dengan komposisi Tes Potensi Akademik 30 persen, Bahasa Inggris 30 persen, Kesamaptaan Jasmani 30 persen, dan Penampilan 10 persen.

Selain menghadirkan sistem yang lebih modern, transparansi juga menjadi perhatian utama. Nilai ujian ditampilkan secara langsung di komputer masing-masing peserta setelah tes selesai. Selanjutnya, seluruh hasil peserta dicetak dalam satu dokumen dan ditandatangani bersama sehingga dapat diketahui secara terbuka.

Salah seorang calon taruni, Ghyna Islamiati Ramly, mengaku sempat kewalahan menghadapi soal Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris. Namun, ia menilai seluruh proses seleksi berlangsung objektif dan adil.

“Menurut saya rekrutmen ini adil karena nilai langsung ditampilkan di komputer masing-masing, jadi kami bisa langsung melihat hasil sendiri,” ujar Ghyna.

Ia juga mengapresiasi mekanisme keterbukaan hasil yang diterapkan panitia.

“Semua nilai peserta di-print dalam satu kertas untuk ditandatangani bersama-sama. Jadi kami bisa melihat nilai peserta lain juga,” katanya.

Menurut Ghyna, seluruh peserta diperlakukan sama tanpa membedakan asal daerah maupun latar belakang.

“Saya merasa panitia memperlakukan masing-masing dari kami secara adil, tidak melihat latar belakang kami apa. Aturannya berlaku sama untuk semua peserta,” ungkap alumnus SMA Al-Azhar Mandiri Palu tersebut.

Komitmen membangun SDM Polri yang unggul juga menjadi perhatian Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. saat memberikan pembekalan kepada calon Taruna dan Taruni Akpol di Gedung Serba Guna Akpol, Semarang.

“Masa depan Polri sangat bergantung pada sejauh mana kita mempersiapkan generasi penerusnya. Tugas kita bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual dan profesional, tetapi juga membentuk insan Bhayangkara yang berkarakter kuat, berintegritas, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berani memimpin perubahan untuk menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks. Pendidikan menjadi fondasi utama dalam melahirkan pemimpin Polri masa depan yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat,” ujar Wakapolri.

Melalui sistem seleksi yang semakin modern, transparan, dan berbasis merit, Polri berharap para calon taruna dan taruni yang dinyatakan lulus mampu menjalani pendidikan dengan penuh dedikasi serta tumbuh menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan hadir sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang semakin dipercaya publik.

 Satlantas Polres Ngawi Tindak Tegas Motor Tak Standar, Pengganggu Kamtibmas Langsung Ditilang

Satlantas Polres Ngawi Tindak Tegas Motor Tak Standar, Pengganggu Kamtibmas Langsung Ditilang

 


NGAWI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda dua yang tidak memenuhi standar teknis maupun laik jalan serta yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini dilakukan juga oleh Satuan Lalu Lintas yang ada di Polsek jajaran Polres Ngawi. 

Dalam kegiatan patroli dan penertiban di ruas Jalan Weru–Campurasri, petugas mengamankan sejumlah sepeda motor yang menggunakan komponen tidak sesuai ketentuan dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Seluruh pelanggar diberikan tindakan berupa surat tilang sesuai aturan yang berlaku sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus edukasi agar masyarakat lebih tertib berlalu lintas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Moh. Imam Reza S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kendaraan yang dimodifikasi secara tidak sesuai standar dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Polres Ngawi akan menindak tegas setiap kendaraan roda dua yang tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti penggunaan knalpot tidak standar maupun modifikasi lain yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat," tegas AKP Moh. Imam Reza kepada media, pada Selasa (28/7/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar selalu melengkapi kelengkapan kendaraan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta tidak melakukan modifikasi yang melanggar ketentuan.

Penindakan ini merupakan komitmen Polres Ngawi untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Ngawi

Dengan kepatuhan masyarakat, diharapkan keselamatan di jalan raya dapat terwujud dan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman serta kondusif.

 Pojok Kamtibmas Polres Ngawi Hadir di Pasar Krompol, Ajak Warga Tetap Jaga Keamanan

Pojok Kamtibmas Polres Ngawi Hadir di Pasar Krompol, Ajak Warga Tetap Jaga Keamanan

 


NGAWI – Satbinmas Polres Ngawi terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Pojok Kamtibmas. Kali ini, kegiatan digelar di Pasar Krompol, Desa Mojo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (27/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta memperkuat kepedulian terhadap situasi di sekitarnya.

Selain memberikan edukasi kamtibmas, personel juga mensosialisasikan Call Center Polri 110 sebagai layanan pengaduan dan pelaporan yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis apabila membutuhkan kehadiran polisi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E., mengatakan bahwa kegiatan Pojok Kamtibmas merupakan salah satu upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga berbagai informasi maupun permasalahan keamanan dapat segera ditindaklanjuti.

"Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, kami ingin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Jangan ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, pesan-pesan kamtibmas dan sosialisasi layanan 110 dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Dalam kegiatan pojok kamtibmas selain memberikan imbauan dan mendengarkan serta berdiskusi tentang kamtibmas, Satbinmas Polres Ngawi juga menyediakan kopi dan makanan ringan gratis bagi warga Krompol, Bringin

 Polsek Pitu Evakuasi ODGJ Secara Humanis, Wujud Kepedulian Polres Ngawi terhadap  Keselamatan Masyarakat

Polsek Pitu Evakuasi ODGJ Secara Humanis, Wujud Kepedulian Polres Ngawi terhadap Keselamatan Masyarakat

 


NGAWI – Polres Ngawi melalui Polsek Pitu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan melaksanakan evakuasi terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah hukum Polsek Pitu.

Kegiatan yang dilakukan di bawah arahan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan ODGJ memperoleh penanganan medis yang layak.

Dalam proses evakuasi, personel Polsek Pitu mengedepankan pendekatan yang humanis. Petugas berkoordinasi dengan pihak keluarga, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai prosedur.

Setelah berhasil dievakuasi, ODGJ selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait untuk mendapatkan pemeriksaan, perawatan, dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi yang bersangkutan.

Kapolsek Pitu Iptu Prinanto mengatakan bahwa penanganan ODGJ tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan.

"Penanganan ODGJ harus dilakukan secara humanis dengan mengedepankan keselamatan semua pihak. Kami berkoordinasi dengan keluarga, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan agar yang bersangkutan dapat memperoleh penanganan yang tepat sesuai prosedur," ujar Iptu Prinanto, saat dikonfirmasi media Selasa (28/7/2026)

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas maupun warga yang membutuhkan penanganan khusus, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian bersama instansi terkait.

Polres Ngawi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan yang tersedia melalui Call Center 110, WhatsApp 082230110110, layanan SPKT Polres Ngawi di (0351) 749510, atau nomor SPKT Polres Ngawi 085236087800. Dengan sinergi antara masyarakat dan kepolisian, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Ngawi diharapkan dapat terus terjaga.

 Polda Jatim Gelar Latkatpuan Fotografi dan Videografi, Tingkatkan Kompetensi Personel di Era Digital

Polda Jatim Gelar Latkatpuan Fotografi dan Videografi, Tingkatkan Kompetensi Personel di Era Digital

 


SURABAYA – Bidang Humas (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar pelatihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) fotografi dan videografi di Surabaya. Selasa (28/7/2026)

Pelatihan tersebut diikuti personel Bidhumas Polda Jatim, Sihumas Polres jajaran, serta personel satuan kerja Polda Jatim guna memperkuat kualitas dokumentasi dan publikasi kehumasan Polri.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., Kasubbid PID Bidhumas Polda Jatim AKBP Gunawan Wibosono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia personel Humas Polri dan PPID satker Polda Jatim agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Menurut AKBP Gunawan, perkembangan teknologi informasi dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat membuat Humas Polri harus terus meningkatkan kompetensi. 

"Dokumentasi visual kini menjadi salah satu instrumen penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri," kata AKBP Gunawan.

Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teknik fotografi jurnalistik, videografi, komposisi gambar, pencahayaan, pengambilan momen bernilai berita, hingga proses produksi konten digital yang efektif untuk berbagai platform media.

AKBP Gunawan menjelaskan pelatihan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni meningkatkan kemampuan fotografi dan videografi jurnalistik personel Humas, menyamakan standar kualitas dokumentasi di seluruh jajaran Polda Jatim, serta menghasilkan konten digital yang kreatif, humanis, dan informatif.

“Kami ingin seluruh personel Humas memiliki standar yang sama dalam menghasilkan foto dan video jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan memiliki nilai berita sehingga publik memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai kegiatan Polri,”kata AKBP Gunawan.

Selain peningkatan kemampuan teknis, peserta juga dibekali manajemen peliputan di lapangan, mulai dari persiapan sebelum kegiatan, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga percepatan alur pengiriman file kepada tim editor agar produk kehumasan dapat dipublikasikan secara cepat tanpa mengurangi kualitas.

“Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam publikasi. Dokumentasi yang baik harus segera diproses dan dipublikasikan agar informasi tetap aktual dan dapat diterima masyarakat pada waktu yang tepat,” tegas AKBP Gunawan.

Ia menambahkan, kemampuan personel Humas tidak hanya diukur dari kualitas visual yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan narasi yang objektif, humanis, dan mampu menggambarkan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

Melalui pelatihan tersebut, Bidhumas Polda Jatim berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap peliputan kegiatan kepolisian sehingga menghasilkan produk kehumasan yang lebih profesional, modern, dan berkualitas sebagai wujud dukungan terhadap transformasi Polri Presisi. (*)

 Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online Melalui POLRI SuperApp

Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online Melalui POLRI SuperApp

 


MOJOKERTO – Menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1469/VI/YAN.2.3./2026 tertanggal 15 Juni 2026 terkait implementasi Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 1 Tahun 2026, Polres Mojokerto Polda Jatim  resmi mengumumkan transisi total mekanisme pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 

Pelayanan yang semula memadukan metode luring (offline) dan daring (online), kini sepenuhnya dialihkan menjadi sistem Full Online.

Langkah strategis ini diambil sebagai wujud komitmen Polri dalam memotong birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Melalui kebijakan baru ini seluruh proses permohonan SKCK, mulai dari pendaftaran, pengunggahan dokumen persyaratan, hingga pembayaran PNBP kini dilakukan secara mandiri oleh pemohon melalui aplikasi POLRI SuperApp (tersedia di Google Play Store dan App Store). 

Setelah dokumen terverifikasi oleh sistem, pemohon cukup datang ke lokasi pelayanan dengan menunjukkan bukti transfer dan bukti pendaftaran online untuk mengambil fisik SKCK.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Mojokerto Ipda Suyanto mengatakan, saat ini, pelayanan SKCK Full Online masih dipusatkan di Mapolres Mojokerto. 

Namun demikian, Polres Mojokerto Polda Jatim juga tengah mempersiapkan perluasan jangkauan layanan ke tingkat sektor. 

"Kedepannya, layanan ini akan diaktivasi di 4 (empat) Polsek jajaran, yaitu Polsek Ngoro, Polsek Kutorejo, Polsek Mojosari, dan Polsek Trowulan, yang saat ini sedang menunggu proses integrasi perangkat lunak oleh Baintelkam Polri," kata Ipda Suyanto, Selasa (28/7/2026).

Polres Mojokerto Polda Jatim juga akan menarik seluruh blangko administrasi SKCK lama yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 31 Juli 2026.

Kasi Humas Polres Mojokerto mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Mojokerto untuk mulai mengunduh aplikasi POLRI SuperApp dan memanfaatkan inovasi digital ini demi efisiensi waktu, biaya, serta kenyamanan bersama dalam pengurusan dokumen administratif kepolisian. (*)

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel

 

 


Jakarta – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7). Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai wujud semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berprestasi.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mardiyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 diselenggarakan di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara pertandingan berlangsung di ketiga venue tersebut pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.

“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.

Ia menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.219 peserta, terdiri dari 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel. Kategori yang dipertandingkan meliputi U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel dengan pembagian berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi yang adil dan setara.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PBSI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus menggandeng NPCI sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.

“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.

“Kami berterima kasih kepada institusi Polri atas komitmennya menyelenggarakan kejuaraan ini. Atlet-atlet yang tampil di kategori pembinaan akan kami pantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional,” kata Ricky.

Di sisi lain, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta Yasin Onasie menyampaikan apresiasi atas keterlibatan atlet difabel dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026.

“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang telah melibatkan NPCI untuk pertama kalinya. Ini merupakan wujud bahwa atlet penyandang disabilitas juga diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi bagi negeri,” ujarnya.

Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.


 Satgas Pangan Polri Perkuat Swasembada Bawang Putih, Lahan Tanam di Sembalun Capai 534 Hektare

Satgas Pangan Polri Perkuat Swasembada Bawang Putih, Lahan Tanam di Sembalun Capai 534 Hektare

 


Lombok Timur – Satgas Pangan Polri terus memperkuat upaya mendukung program swasembada pangan nasional melalui pengembangan budidaya bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada Minggu (26/7/2026), Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf melakukan kunjungan ke Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk memberikan dukungan secara langsung terhadap pengembangan varietas dan peningkatan produksi bawang putih nasional.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang sejak dilantik pada Oktober 2024 menetapkan swasembada pangan sebagai target nasional pada berbagai komoditas bahan pokok penting. Menyikapi kebijakan tersebut, Satgas Pangan Polri mengambil langkah strategis dengan mengembangkan budidaya bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Saat menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polri, Irjen Pol. Helfi Assegaf menginisiasi kerja sama penanaman bawang putih bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata di Kecamatan Sembalun. Program yang dimulai pada 2025 dengan lahan seluas 15 hektare tersebut terus berkembang secara signifikan. Hingga Juli 2026, luas pertanaman bawang putih telah mencapai 534 hektare dengan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang memiliki produktivitas rata-rata 20–25 ton per hektare.

Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri juga melaksanakan panen raya di lahan seluas 105 hektare. Hingga saat ini, progres panen telah mencapai 76 persen atau sekitar 73,5 hektare dengan total produksi sebanyak 1.470 ton. Seluruh hasil panen kemudian diproses melalui dua lantai jemur utama serta sejumlah lantai jemur milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk menjaga kualitas hasil produksi.

Kapolda Lampung selaku Kasatgas Pangan Daerah, Irjen Pol. Helfi Assegaf, mengatakan keberhasilan pengembangan bawang putih di Sembalun menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

“Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan menjadi semangat kami untuk terus bergerak. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tantangan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Karena itu, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata terus meningkatkan luas tanam, produktivitas, dan kualitas bawang putih agar Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung pada impor,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Ia menambahkan, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata akan terus memperkuat inovasi di sektor pertanian. Dalam waktu dekat, akan diperkenalkan varietas baru hasil uji genetik bernama HAAS yang memiliki keunggulan dapat ditanam di berbagai ketinggian, lebih adaptif, serta menghasilkan umbi yang lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya.

“Varietas HAAS diharapkan menjadi terobosan baru dalam meningkatkan produktivitas bawang putih nasional. Dengan inovasi ini, kami optimistis pengembangan bawang putih dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia dan semakin memperkuat kemandirian pangan nasional,” tutup Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Monday, July 27, 2026

 *Dukung Pariwisata Polres Magetan Turut Ambil Bagian Trail Run Ring of Lawu 2026*

*Dukung Pariwisata Polres Magetan Turut Ambil Bagian Trail Run Ring of Lawu 2026*

 



MAGETAN – Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Siksorogo Trail Run Ring of Lawu 2026 yang digelar pada Minggu (26/7/2026).


Event trail run berskala internasional tersebut berlangsung selama 25–26 Juli 2026 dengan mempertandingkan empat kategori, yakni 5K, 10K, 21K, dan Ultra Marathon 100K. 


Khusus kategori ultra marathon, para peserta menempuh rute mengelilingi Gunung Lawu yang melintasi wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk melewati sejumlah kawasan di Kabupaten Magetan dengan titik start dan finish di Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.


Selain mengikuti perlombaan, Kapolres Magetan juga memimpin langsung tim runner dari Polres Magetan Polda Jawa Timur yang turut berpartisipasi memeriahkan event tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga sekaligus promosi wisata daerah.


Kapolres Magetan mengatakan bahwa keikutsertaan Polres Magetan Polda Jatim dalam event tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat sekaligus komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.


Di sisi lain, Polres Magetan Polda Jatim juga menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan sepanjang jalur yang dilalui para pelari di wilayah Kabupaten Magetan. 


"Pengamanan dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,"ujar AKBP Erik, Minggu (26/7/20


Personel ditempatkan pada titik-titik strategis, persimpangan jalan, serta kawasan yang menjadi lintasan peserta guna memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan.


"Kehadiran kami tidak hanya sebagai peserta yang ikut memeriahkan kegiatan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh runner maupun masyarakat," ujar AKBP Erik.


Menurutnya, kegiatan olahraga seperti trail run memiliki dampak positif yang besar bagi daerah karena mampu memperkenalkan potensi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.


Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara hadir dan menikmati keindahan alam Ring of Lawu, termasuk pesona Kabupaten Magetan Jawa Timur.


"Kami berharap event seperti ini terus berkembang karena mampu memperkenalkan Magetan ke dunia luar serta memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat," pungkas AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa. (*)

 *Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal*

*Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal*

 



​PALEMBANG — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar konferensi pers berskala besar terkait pengungkapan kasus kejahatan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal sepanjang Januari hingga Juli 2026. Berlokasi di UPPKB Kertapati (Terminal Timbangan Kramasan), Palembang, Senin (27/7/2026), Polda Sumsel membeberkan keberhasilannya menyelamatkan lebih dari 1,26 juta liter minyak bumi ilegal dari tangan mafia migas.


​Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejati, Pengadilan Tinggi, SKK Migas, serta Pertamina. Kapolda Sumsel menegaskan bahwa penindakan ini sejalan dengan upaya mendukung Ketahanan Energi Nasional yang dicanangkan Presiden, dengan pendekatan ganda: ketegasan hukum dan solusi ekonomi.


​"Ini menjadi solusi nyata bahwa yang tadinya ilegal kini bisa menjadi legal. Sesuai Permen 14 Tahun 2025, sumur rakyat dan sumur tua saat ini sudah diizinkan untuk dikelola oleh masyarakat melalui wadah Koperasi, BUMD, maupun UMKM. Syarat utamanya hanya satu, sumur tersebut harus diverifikasi oleh SKK Migas dan hasilnya disalurkan resmi ke Pertamina," jelas Kapolda.


​Namun bagi yang menolak solusi tersebut, Kapolda memastikan aparat tidak akan segan bertindak. Melengkapi ketegasan tersebut, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumsel memaparkan rincian fantastis hasil tangkapan jajarannya bersama jajaran Polres se-Sumsel.


​"Secara keseluruhan, kami telah menangani 96 Laporan Polisi (LP). Dari total tersebut, kami berhasil mengamankan 129 orang tersangka. Adapun total barang bukti bahan bakar minyak ilegal yang berhasil disita mencapai angka 1.261.864 liter," ungkap Dirreskrimsus. Dari 96 perkara tersebut, 26 kasus sudah berstatus P21, 24 kasus Tahap II, dan sisanya masih dalam proses penyidikan hukum secara intensif.


​Terkait sarana kejahatan, Dirreskrimsus merinci deretan barang bukti yang disita. "Barang bukti kendaraan yang kami hadirkan di hadapan rekan-rekan media hari ini berjumlah 50 unit. Rinciannya terdiri dari 9 unit kendaraan roda empat (R4), 25 unit roda enam (R6), dan 16 unit truk tronton roda sepuluh (R10)" tambahnya.


​Dirreskrimsus juga menyoroti kejahatan illegal refinery (penyulingan ilegal) yang merusak lingkungan. Terdapat 11 kasus illegal refinery dengan 13 tersangka dan barang bukti 125.320 liter minyak. Bahkan, beberapa penggerebekan di Musi Banyuasin diwarnai dengan hangusnya 4 unit kendaraan pelaku di lokasi penyulingan.

Deretan puluhan truk sitaan dan jutaan liter BBM yang berhasil diselamatkan ini bukanlah sekadar deretan angka statistik semata, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam memotong urat nadi kejahatan ekonomi. Di bawah terik matahari yang menyengat, keringat para personel Polda Sumatera Selatan menjadi saksi bisu atas komitmen tanpa kompromi institusi Polri. Bahwa di Bumi Sriwijaya, tidak ada sejengkal ruang pun yang tersisa bagi para mafia migas dan perusak lingkungan untuk mencari celah keuntungan di atas penderitaan rakyat dan kerugian negara.

 *Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan! Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

*Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan! Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

 



Samarinda – Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 resmi dibuka pada Sabtu (25/7/2026) di Lapangan Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026, diikuti 506 pembalap dari berbagai daerah dengan mempertandingkan 32 kelas balap, mulai dari kelas utama, supporting, Sunmori Open, kelas lokal Kalimantan Timur, lokal Samarinda-Kutai Kartanegara, hingga kelas Harley dan moge.


Ketua Ikatan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Dhira Brata yang juga menjabat sebagai Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan sambutan melalui tayangan video dari lokasi berbeda karena tengah melaksanakan agenda kedinasan. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat atas terselenggaranya Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 dan menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi otomotif, tetapi juga sarana membangun budaya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi generasi muda.


“Acara ini tidak hanya menjadi wadah inovatif untuk menguji kemampuan dan memperkuat kolaborasi otomotif nasional, namun juga berperan strategis dalam mengedukasi masyarakat serta generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan mewujudkan budaya berkendara yang aman di Indonesia,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.


Ia menegaskan bahwa semangat balap harus diwujudkan di arena yang tepat, bukan di jalan raya. Karena itu, Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dihadirkan sebagai wadah resmi yang aman, terukur, dan memenuhi standar keselamatan sehingga generasi muda memiliki ruang positif untuk menyalurkan hobi dan adrenalin tanpa harus melakukan balap liar.


“Generasi muda diharapkan memperoleh sarana yang tepat untuk menyalurkan hobi dan adrenalin berkendara secara positif, tanpa melalui aksi balap liar di jalan umum yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” lanjutnya.


Ajang ini menjadi wadah resmi bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, sekaligus berkompetisi secara aman, sportif, dan sesuai standar keselamatan. Sebanyak 32 kelas dipertandingkan untuk mengakomodasi berbagai kategori pembalap, mulai dari kelas utama hingga kelas lokal dan Harley maupun moge.


Kegiatan pembukaan dihadiri Komjen Pol. (Purn.) Drs. M.H. Ritonga, M.Si., Irjen Pol. (Purn.) Iman Prijantoro, S.H., Irjen Pol. (Purn.) Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum., Brigjen Pol. (Purn.) Rudi Hartono, S.H., S.I.K., Wakil Gubernur Kalimantan Timur Ir. Seno Aji, M.Si., Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusuma, S.H., M.Han., Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendry Umar, S.H., S.I.K., M.H., Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Ahmad Yanuari Insan, Ketua IMI Provinsi Kalimantan Timur Narto Bulang, Ketua IMI Samarinda H. Syahrial Saraping, serta unsur pemerintah daerah dan komunitas otomotif.


Komjen Pol. Dedi Prasetyo berharap Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dapat terus menjadi agenda tahunan yang melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas di Indonesia.


Hari ini, suasana dipastikan akan semakin semarak karena memasuki babak final dan perebutan gelar juara di berbagai kelas. Para pembalap terbaik akan kembali turun ke lintasan untuk menentukan siapa yang paling cepat, paling konsisten, dan paling layak menyandang gelar juara Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026.


“Gas di sirkuit, tertib di jalan.” Pesan tersebut menjadi semangat utama kejuaraan ini, bahwa kecepatan memiliki tempatnya sendiri, sedangkan jalan raya adalah ruang bersama yang harus dijaga demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

 *Respon Cepat Call Center 110 Polres Ngawi, Kebakaran Lahan di Bukit Gogor Sine Berhasil Dipadamkan*

*Respon Cepat Call Center 110 Polres Ngawi, Kebakaran Lahan di Bukit Gogor Sine Berhasil Dipadamkan*

 




NGAWI – Personel Polsek Sine Polres Ngawi bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Bukit Gogor, Dusun Plosokerep, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.


Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto, SH mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melihat kobaran api muncul di area lahan dan melaporkan melalui call center 110 Polres Ngawi.


"Kami mendapat laporan dari masyarakat melalui call center 110 adanya kebakaran lahan,"ujar AKP Heri, Minggu (26/7/2026).


Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sine langsung menuju lokasi bersama warga untuk melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia hingga api berhasil dipadamkan.


"Penyebab awal kebakaran masih dalam proses penyelidikan," pungkas AKP Heri.


Sementara itu Kasi Humas Polres Ngawi, Iptu Dian Ambarwati mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan maupun lahan kering terutama pada musim kemarau.


Ia meminta warga masyarakat segera melaporkan melalui call center 110 Polres Ngawi apabila mengetahui adanya titik api guna mencegah kebakaran meluas.


"Laporkan segera melalui call center 110 bebas pulsa agar kebakaran dapat dipadamkan dan tidak sampai meluas," tutup Iptu Dian. (*)

 *Polres Pasuruan Sulap Mobil Patroli Jadi Pengangkut Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan*

*Polres Pasuruan Sulap Mobil Patroli Jadi Pengangkut Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan*

 



PASURUAN - Wujud kepedulian terhadap warga masyarakat yang terdampak kemarau, Polres Pasuruan Polda Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih.


Kali ini droping air bersih dilaksanakan di beberapa desa wilayah Kecamatan Winongan dan Purwodadi.


Dengan menyulap mobil patroli back bone menjadi armada pengangkut air bersih, Polres Pasuruan melalui jajaran Polsek membantu warga yang mengalami krisis air akibat musim kemarau. 


Modifikasi inovatif diprioritaskan untuk menjangkau pemukiman warga di wilayah dengan medan jalan yang sempit dan sulit diakses oleh truk tangki air berukuran besar.


Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, bantuan air bersih tersebut sebagai wujud hadirnya Polri untuk masyarakat dalam hal ini yang terdampak krisis air bersih.


"Kami hadir bukan hanya dalam hal kamtibmas dan penegakan hukum tetapi juga peduli terhadap kondisi masyarakat yang memerlukan bantuan," tegas AKBP Harto, Senin (27/7/2026).


Sementara itu, Sekretaris Desa Sumberejo, Abdul Muin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas inisiatif cepat dari pihak Polres Pasuruan dan Polsek jajarannya.


Menurutnya, bantuan air bersih lewat mobil patroli ini sangat meringankan beban operasional warga yang selama ini harus berjalan jauh demi memenuhi kebutuhan domestik sehari-hari.


"Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polsek Winongan. Bantuan lewat mobil patroli ini benar-benar menyentuh langsung ke depan rumah warga yang jalannya sempit. Semoga aksi sosial seperti ini bisa terus berjalan rutin selama masa kekeringan belum berakhir," tutur Abdul Muin.


Aksi kemanusiaan ini ditegaskan sebagai wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah-tengah kesulitan masyarakat. 


Polres Pasuruan Polda Jatim berkomitmen untuk terus memetakan wilayah-wilayah krisis air bersih guna mengoptimalkan pergerakan armada modifikasi tersebut secara berkala. (*)

 Polri Berkomitmen Dan Tidak Ada Impunitas Terhadap Pelanggaran Tindak Pidana Narkoba

Polri Berkomitmen Dan Tidak Ada Impunitas Terhadap Pelanggaran Tindak Pidana Narkoba

 



JAKARTA – Polri menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk tindak pidana narkotika tanpa pandang bulu, termasuk apabila terdapat keterlibatan oknum anggota Polri. Hal tersebut ditegaskan menyusul pengungkapan terduga pelanggar personel Polres Tangerang Selatan (Tangsel) beserta sejumlah personel lainnya oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.


Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Jhonny Edison Isir mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan narkotika, termasuk yang melibatkan personel internal.


“Sebagai institusi penegak hukum yang mengemban amanat untuk memberantas segala bentuk tindak pidana, termasuk narkotika yang merupakan kejahatan luar biasa, Polri tidak mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan psikotropika, baik oleh masyarakat maupun terduga pelanggar internal Polri,” kata Jhonny Edison Isir, Senin (27/7).


Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan pengungkapan terduga pelanggar personel Polres Tangerang Selatan.


Para personel tersebut diungkap terkait dugaan perkara peredaran gelap narkoba, penyalahgunaan narkoba, serta dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum perkara narkotika.


Jhonny Edison Isir menegaskan, Polri tidak akan memberikan perlakuan khusus atau impunitas terhadap personel yang terbukti terlibat dalam jaringan narkotika maupun tindak pidana narkoba lainnya.


“Pimpinan Polri sudah tegas menjamin tidak ada impunitas bagi personel Polri yang terlibat jaringan narkotika. Kami justru menerapkan standar pemeriksaan yang lebih ketat guna menjaga marwah institusi,” ujarnya.


Saat ini, penanganan perkara pidana masih dilakukan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk mengungkap secara menyeluruh perkara tersebut, termasuk mendalami dugaan peran masing-masing pihak yang diamankan.


Sementara itu, untuk penanganan lebih lanjut terkait aspek kode etik profesi Polri terhadap personel yang terlibat, akan ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Polri memastikan seluruh proses penanganan, baik terkait aspek pidana maupun kode etik, akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum serta peraturan yang berlaku.


Polri juga memastikan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada publik secara transparan sesuai dengan tahapan penyidikan dan ketentuan hukum yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai konstruksi perkara, dugaan peran para pihak, serta hasil pendalaman penyidik akan disampaikan melalui keterangan resmi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.


“Polri berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini secara transparan kepada masyarakat. Setiap perkembangan yang telah memenuhi ketentuan untuk disampaikan kepada publik akan kami informasikan secara terbuka melalui keterangan resmi. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat,” tutupnya.

Polres Ngawi Selidiki Penemuan Bayi Laki-Laki yang Ditinggalkan di Mobil Panti Asuhan

Polres Ngawi Selidiki Penemuan Bayi Laki-Laki yang Ditinggalkan di Mobil Panti Asuhan

   



NGAWI – Warga Dusun Beran I, Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja ditinggalkan oleh orang tuanya di dalam sebuah mobil milik Panti Asuhan Bina Insani, Senin (27/7/2026) pagi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro, S.H. mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB terkait adanya bayi yang ditemukan di dalam mobil Toyota Kijang berwarna biru yang terparkir di depan Panti Asuhan Bina Insani.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh penjaga panti, Mukhlis Subekti, yang sekitar pukul 05.15 WIB terbangun karena mendengar suara tangisan bayi. Setelah mencari sumber suara, ia menemukan seorang bayi laki-laki berada di dalam tas cangklong berwarna merah yang diletakkan di bagian belakang mobil. Bayi itu dibungkus menggunakan jilbab berwarna abu-abu.

"Setelah menemukan bayi tersebut, pelapor segera membawa bayi ke dalam panti, memberikan pakaian yang layak, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," ujar AKP Jais.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Ngawi Kota bersama personel, Kanit Reskrim, Kanit Intel, serta Tim Identifikasi Satreskrim Polres Ngawi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi.

Barang bukti yang diamankan berupa satu buah tas cangklong berwarna merah dan satu buah jilbab berwarna abu-abu yang digunakan untuk membungkus bayi.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan bahwa area panti asuhan memiliki kamera CCTV, namun arah kameranya menghadap ke luar sehingga petugas masih melakukan pengecekan rekaman untuk mengetahui kemungkinan terekamnya pelaku yang meninggalkan bayi tersebut.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, bayi laki-laki itu telah diserahkan ke Rumah Sakit Umum guna mendapatkan perawatan medis.

Saat ini Polsek Ngawi Kota bersama Satreskrim Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga tega meninggalkan bayi tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikannya kepada Polsek Ngawi Kota atau Polres Ngawi guna membantu proses penyelidikan.

.

Kembali, Polres Ngawi Amankan Pelaku Curanmor

Kembali, Polres Ngawi Amankan Pelaku Curanmor

   



Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi bersama Unit Reskrim Polsek Karanganyar berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor Honda Beat yang terjadi di Desa Bangunrejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi.

Pelaku berinisial WAS (29), warga Kabupaten Ponorogo, ditangkap pada Minggu (26/7/2026) dini hari di rumah istrinya di Kabupaten Magetan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim AKP Pras Ardinata, S.Tr.K., S.I.K. menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif setelah menerima laporan dari korban terkait hilangnya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, pada 15 Desember 2025 lalu, saat pelaku berkunjung ke rumah korban di Dusun Nglantung, Desa Bangunrejo, Kec. Karanganyar Kab. Ngawi

"Setelah mendapatkan informasi, tim segera bergerak dan berhasil mengamankan yang bersangkutan sekitar pukul 01.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut," ujar AKP Pras Ardinata, pada Senin (27/7/2026)

Dalam penyelidikan terungkap, pelaku berupaya menghilangkan identitas kendaraan hasil curian dengan memodifikasi sejumlah komponen, mengganti pelat nomor, STNK, serta mengubah nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin).

Polisi juga mengamankan sepeda motor beserta sejumlah barang bukti berupa dua pelat nomor asli, STNK, serta beberapa komponen kendaraan yang telah diganti.

Selain mengakui pencurian sepeda motor Honda Beat, pelaku juga mengaku pernah melakukan tindak pidana penggelapan sepeda motor di wilayah Kabupaten Magetan.

Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Ngawi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya maupun pihak lain yang membantu memalsukan identitas kendaraan.

Bhabinkamtibmas Geneng Dampingi P2B Warga, Optimalkan Pekarangan Bergizi di Ngawi

Bhabinkamtibmas Geneng Dampingi P2B Warga, Optimalkan Pekarangan Bergizi di Ngawi

   


Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan, Polres Ngawi melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus aktif melaksanakan pendampingan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan monitoring pemanfaatan lahan pekarangan produktif di wilayah desa binaan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo, S.H., menyampaikan bahwa, pendampingan Program Pekarangan Pangan Bergizi merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dari tingkat keluarga.

"Melalui pemanfaatan pekarangan dengan berbagai jenis tanaman produktif, masyarakat diharapkan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,"ujar AKP Harli pada Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Bripka Hery Setyo, yang melaksanakan pendampingan P2B dan monitoring pemanfaatan pekarangan rumah pangan bergizi milik Warsito di Dusun Keniten 4 RT 004 RW 004, Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Hery Setyo melakukan pengecekan terhadap pemanfaatan pekarangan yang ditanami cabai, terong, dan kacang panjang, sekaligus berdialog dengan pemilik mengenai perawatan tanaman serta kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Petugas juga memberikan motivasi agar masyarakat terus mengembangkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan dari ruang lingkup terkecil melalui penanaman cabai, terong, dan kacang panjang guna memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga.

Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan serta mewujudkan Kabupaten Ngawi yang mandiri pangan, aman, dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #birosdmpoldajatim #ssdmpolri #polresngawi #ngawi #astacitapresiden #polriuntukmasyarakat