Ad 728x90

Sunday, March 22, 2026

 Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H

 



Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pasca hari raya.


Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa Polri mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Lebaran, khususnya fenomena bangkit mudik.


“Kami mengingatkan kembali himbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Shalat Idul Fitri. Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Brigjen Pol Tjahyono Saputro.


Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.


Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 sebagai upaya mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat dalam satu waktu.


“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” tambahnya.


Selain itu, Polri turut mengantisipasi kegiatan halal bihalal di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Personel telah disiagakan untuk melakukan pengaturan di lokasi-lokasi kegiatan masyarakat tersebut.


Terkait objek wisata, khususnya wisata air, masyarakat dan pengelola diimbau untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan akibat over kapasitas.


Brigjen Pol Tjahyono juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula ucapan dari Kapolri kepada seluruh masyarakat.


“Atas nama Institusi Polri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tutupnya.

 Polres Gresik Pantau SPBU Pastikan Stok Aman di Libur Lebaran

Polres Gresik Pantau SPBU Pastikan Stok Aman di Libur Lebaran

 



GRESIK - Polres Gresik Polda Jatim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU guna memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM).


Sidak ini merupakan langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan BBM seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur lebaran 1447 H/2026.


Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga mencakup kualitas dan akurasi distribusi BBM kepada masyarakat.


Adapun tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam sidak ini meliputi antisipasi kelangkaan: memastikan stok BBM, kualitas produk dan akurasi takaran. 


"Ada tiga jenis pengecekan yang kami lakukan yaitu jumlahnya, kadarnya dan tercampur atau tidaknya dengan air," ujar AKBP Ramadhan Nasution, Sabtu (21/3/26).


Kapolres Gresik juga menambahkan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif selama libur lebaran, sebagai bagian dari komitmen Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami ingin memastikan masyarakat bisa ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.


Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. 


Apabila menemukan indikasi kecurangan atau permasalahan di SPBU, warga dapat segera melapor melalui layanan Call Center 110 (bebas pulsa) maupun layanan aduan “Cak Rama” 0811-8800-2006 yang tersedia di kanal resmi Polres Gresik.


Dengan langkah ini, Polres Gresik Polda Jatim berharap seluruh proses distribusi BBM selama masa angkutan lebaran dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan. (*)

 Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

 



Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada hari ke-10 berjalan aman dan kondusif. Berdasarkan laporan periode Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 18.00 WIB hingga Minggu, 22 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas kamtibmas.


Meski demikian, Polri mencatat masih adanya dinamika di lapangan, khususnya pada sektor lalu lintas. Tercatat sebanyak 292 kejadian kecelakaan lalu lintas, dengan rincian 8 orang meninggal dunia, 60 luka berat, dan 489 luka ringan, serta kerugian materiil mencapai lebih dari Rp206 juta.


Di sisi lain, pergerakan arus kendaraan menunjukkan bahwa arus mudik masih berlangsung. Hingga 22 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, sebanyak 2.007.253 kendaraan telah keluar Jakarta atau sekitar 56,9 persen dari total proyeksi. 


Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes. Pol. Marupa Sagala, mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam perjalanan, termasuk saat berwisata.


“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan, khususnya ke destinasi wisata, agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, maupun kolam renang,” ujar Marupa.


Ia juga mengingatkan agar pengelola tempat wisata turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan pengunjung dengan memperhatikan kapasitas dan standar keamanan.


“Kami mengingatkan agar pengelola dan masyarakat selalu memperhatikan kapasitas angkut dan mengutamakan keselamatan, sehingga aktivitas wisata dapat berjalan aman dan nyaman,” lanjutnya.


Lebih lanjut, Marupa mengajak masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu. Salah satunya dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberikan pemerintah.


“Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menumpuk dalam satu waktu,” jelasnya.


Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif tol yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengatur perjalanan.


“Manfaatkan juga kebijakan diskon tarif tol pada tanggal 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih efisien dan terhindar dari kepadatan,” tambahnya.


Berdasarkan prediksi, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret 2026. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik.


Di akhir keterangannya, Marupa juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri.


“Kami mengucapkan selamat berkumpul bersama keluarga di momen Hari Raya Idul Fitri. Semoga perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.



Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Humanis Saat Pengamanan Salat Id, Polisi Ngawi Gendong Balita agar Ibu Bisa Beribadah dengan Tenang

Humanis Saat Pengamanan Salat Id, Polisi Ngawi Gendong Balita agar Ibu Bisa Beribadah dengan Tenang

   

Ngawi – Wujud kepedulian dan pelayanan humanis ditunjukkan personel Polres Ngawi, kali ini oleh anggota Polsek Kedunggalar saat pelaksanaan pengamanan Salat Idulfitri di depan Masjid An Nur Sokosari, Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Darto membantu menggendong seorang balita karena ibunya sedang menunaikan Salat Id.

Tindakan sederhana namun penuh makna itu pun mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih dari masyarakat.

Warga merasa terbantu atas kepedulian anggota Polri, sehingga para jamaah, khususnya sang ibu, dapat melaksanakan salat dengan tenang, khusyuk, dan tanpa rasa khawatir.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa tugas Polri bukan hanya melaksanakan pengamanan jalannya Salat Id, namun juga hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dalam berbagai situasi.

“Anggota Polri tidak hanya bertugas melakukan pengamanan Salat Id, tetapi juga harus peka dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan. Termasuk membantu mengasuh balita agar orang tuanya dapat beribadah dengan tenang, aman, dan khusyuk,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, saat dihubungi media via seluler pada Minggu (22/3/2026)

Ia menegaskan, Polri akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan sisi humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Pelayanan sekecil apa pun yang diberikan dengan tulus akan sangat berarti bagi masyarakat. Inilah bentuk kehadiran Polri yang humanis,

dekat, dan bermanfaat bagi warga,” tambahnya.

Polsubsektor Kasreman Patroli Pekarangan Pangan Bergizi, Dorong Ketahanan Pangan Warga

Polsubsektor Kasreman Patroli Pekarangan Pangan Bergizi, Dorong Ketahanan Pangan Warga

   


Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan pemanfaatan lahan pekarangan.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran untuk aktif melakukan pendampingan serta memberikan edukasi kepada masyarakat guna mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Patroli pekarangan pangan bergizi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada secara produktif dan bernilai gizi,” ujar Kapolres.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Karangmalang Aipda Tri Wimbo Nugroho dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, dengan melakukan monitoring pemanfaatan pekarangan rumah milik warga.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau pemanfaatan lahan pekarangan milik Bapak Widodo yang ditanami pohon pepaya sebagai salah satu upaya penyediaan pangan bergizi bagi keluarga.

Selain melakukan monitoring, petugas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengoptimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari hasil kegiatan tersebut, pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman pepaya dinilai berhasil dan memberikan manfaat nyata bagi warga, sekaligus mendukung suksesnya program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kasreman.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan lahan yang ada untuk kebutuhan pangan bergizi, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Polres Ngawi Sigap Bantu Padamkan Mobil Terbakar di Rest Area Km 575B

Polres Ngawi Sigap Bantu Padamkan Mobil Terbakar di Rest Area Km 575B

   


Ngawi – Aksi sigap Polres Ngawi kembali terlihat saat membantu pemudik yang mengalami musibah kebakaran kendaraan di Rest Area 575B, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 05.20 WIB.

Menurut keterangan dari Kapolsek Paron selaku Kaposyan Rest Area 575B, AKP Moh. Nurhasis A., S.H., bahwa peristiwa tersebut menimpa keluarga Suhariyanto, warga Aloha, Waru, Sidoarjo, yang tengah dalam perjalanan mudik menuju Semarang.

Berdasarkan keterangan, sebelumnya yang bersangkutan sempat berhenti di rest area wilayah Madiun. Namun karena kondisi rest area yang cukup padat, perjalanan kembali dilanjutkan ke rest area berikutnya.

Sebelum melanjutkan perjalanan, keluarga tersebut sempat mencium bau bensin dari dalam kendaraan. Bau menyengat itu terus terasa hingga perjalanan menuju Rest Area 575B. Setibanya di lokasi, mobil tiba-tiba terbakar.

Beruntung, Polisi yang bertugas di Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 575B bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan pemadaman, sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., saat dihubungi media via seluler menyampaikan, bahwa kesigapan personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Personel Posyan Rest Area 575B bersama instansi terkait langsung bergerak cepat melakukan penanganan dan pemadaman saat mengetahui adanya kendaraan terbakar. Alhamdulillah, api berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Ini merupakan wujud kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran,” ujar Kapolres Ngawi

Ia juga mengimbau kepada seluruh pemudik agar lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum bepergian jauh, terutama dengan memastikan tidak ada kebocoran bahan bakar maupun gangguan teknis lainnya yang berpotensi membahayakan selama perjalanan.

“Apabila pengemudi atau penumpang mencium bau bahan bakar, melihat asap, atau menemukan tanda-tanda gangguan pada kendaraan, segera menepi di tempat aman dan minta bantuan petugas. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

Polres Ngawi juga memastikan seluruh pos pelayanan dan pengamanan siap memberikan bantuan, baik dari segi keamanan, kesehatan, maupun pertolongan darurat bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran berlangsung, demi terwujudnya Mudik Aman, Keluarga Nyaman.

 Peduli Mudik, Wakapolres dan Polwan Ngawi Bagikan Bingkisan untuk Pemudik di Rest Area 575A

Peduli Mudik, Wakapolres dan Polwan Ngawi Bagikan Bingkisan untuk Pemudik di Rest Area 575A

 



Ngawi – Kepedulian terhadap para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Ngawi terus ditunjukkan jajaran Polres Ngawi. 


Kali ini, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., bersama Polisi Wanita (Polwan) Polres Ngawi membagikan bingkisan kepada para pemudik yang sedang beristirahat di Rest Area KM 575A.


Kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan dan perhatian Polri kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang menempuh perjalanan jauh saat arus mudik Lebaran. Para pemudik tampak antusias dan mengapresiasi kepedulian yang diberikan oleh jajaran kepolisian.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan kepedulian secara langsung.


“Kami ingin memastikan para pemudik merasa aman, nyaman, dan terbantu selama perjalanan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata Polri hadir untuk masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, kami juga berupaya memberikan pelayanan humanis agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” ujar Kompol Rizki Santoso menyampaikan pesan Kapolres Ngawi, Minggu (22/3/2026)


Ia juga menambahkan bahwa Polres Ngawi telah menyiapkan berbagai pos pelayanan dan pengamanan di titik-titik strategis, termasuk di Rest Area KM 575A, guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.


Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat serta membantu meringankan kebutuhan para pemudik selama perjalanan.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan penuh semangat hingga sampai ke tujuan.

 Sigap, Petugas Pos Pam Exit Tol Ngawi Bantu Pemudik Alami Pecah Ban

Sigap, Petugas Pos Pam Exit Tol Ngawi Bantu Pemudik Alami Pecah Ban

 



Ngawi – Wujud pelayanan humanis kepada masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Ngawi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.


Salah satunya terlihat saat petugas Pos Pengamanan (Pos Pam) Exit Tol Ngawi membantu seorang pemudik yang mengalami pecah ban di sekitar kawasan exit tol.

Dengan sigap, petugas turun langsung memberikan bantuan agar kendaraan dapat segera ditangani dan pengendara bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman.


Kehadiran personel di lapangan ini menjadi bentuk nyata komitmen Polres Ngawi dan jajaran dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Ngawi.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Padal Pos Pam Exit Tol Ngawi yang juga Kapolsek Geneng Kompol Haris Sunarto, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran petugas di pos pengamanan tidak hanya fokus pada pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga siap memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan.


“Petugas kami di Pos Pam Exit Tol Ngawi selalu siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk membantu pengendara yang mengalami pecah ban, agar perjalanan mudik tetap aman, lancar, dan nyaman. Ini adalah bagian dari semangat pelayanan kami dalam Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujar Kompol Haris Sunarto, pada Minggu (22/3/2026)


Pemudik yang diketahui bernama Eko Baskoro, yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Kertosono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan cepat dari petugas. 


Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran polisi di tengah perjalanan mudiknya.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada petugas Pos Pam Exit Tol Ngawi yang sudah membantu saat ban kendaraan saya pecah. Bantuan ini sangat berarti bagi saya, sehingga perjalanan ke Kertosono bisa dilanjutkan dengan aman,” ungkap Eko


Dengan adanya bantuan cepat dari petugas, diharapkan masyarakat semakin merasa terbantu dan terlindungi selama perjalanan, sejalan dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Patroli Dialogis Warnai Lebaran Pertama Polres Ngawi di Rest Area 575

Patroli Dialogis Warnai Lebaran Pertama Polres Ngawi di Rest Area 575

 Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, personel Polres Ngawi melaksanakan patroli dialogis di Rest Area KM 575 A dan KM 575 B wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan patroli dialogis ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang beristirahat di rest area..

Selain memantau situasi keamanan, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung, pedagang, petugas rest area, dan para sopir agar selalu waspada terhadap barang bawaan serta menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

Petugas juga mengingatkan para pengendara agar memanfaatkan rest area dengan baik untuk beristirahat apabila merasa lelah, sehingga dapat melanjutkan perjalanan dengan kondisi tubuh yang prima. Langkah ini sejalan dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Nyaman, yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Ops Ketupat Semeru 2026.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui personel yang bertugas menegaskan bahwa patroli dialogis di titik-titik strategis seperti rest area merupakan bagian dari komitmen Polres Ngawi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan para pemudik merasa aman, nyaman, dan terbantu selama berada di wilayah Ngawi. Kehadiran anggota di lapangan juga menjadi bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026)

Dengan adanya patroli dialogis secara rutin di Rest Area KM 575 A dan KM 575 B, diharapkan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, serta masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasakan kehadiran Polri secara nyata di tengah aktivitas mereka.

Saturday, March 21, 2026

 Polda Jatim Antisipasi 488 Lokasi Wisata di Libur Lebaran

Polda Jatim Antisipasi 488 Lokasi Wisata di Libur Lebaran





SURABAYA - Memasuki hari Kesembilan Operasi Ketupat Semeru 2026, jajaran Polda Jawa Timur (Jatim) antisipasi lonjakan pengunjung di beberapa lokasi wisata.

Sedikitnya ada 488 lokasi wisata yang ada di seluruh wilayah Jawa Timur dengan kategori 105 lokasi yang dinilai rawan menjadi pusat keramaian.

Selain itu, lokasi wisata yang rawan terjadi bencana hidrometeorologi, Polda Jawa Timur juga telah menempatkan personel dari satuan wilayah berkolaborasi dengan instansi lintas sektor untuk siaga.

Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pada hari kedua libur lebaran diprediksi masyarakat akan menikmati liburan di tempat - tempat wisata.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan pengamanan, sehingga masyarakat yang menikmati libur lebaran merasa nyaman dan aman," ujar Kombes Abast di Surabaya, Sabtu (21/3/26).

Kombes Pol Abast menyampaikan, untuk lokasi wisata yang diprediksi menjadi pusat keramaian, Polda Jatim telah menempatkan personel yang bertugas mulai dari antisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju lokasi hingga keamanan di lokasi wisata tersebut.

Masih kata Kombes Abast, jauh sebelumnya Polda Jatim telah melakukan mitigasi dan mengimbau kepada pengelola wisata untuk memastikan kelayakan wahana bermain untuk antisipasi adanya kecelakaan atau kerusakan yang dapat menimbulkan korban.

"Untuk lokasi wisata yang rawan bencana alam, Polda Jatim melalui rapat koordinasi lintas sektor juga mengimbau pengelola baik itu pemerintah daerah ataupun swasta untuk antisipasi tanggap darurat bencana," terang Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim mengimbau kepada masyarakat tetap waspada jika berkunjung ke lokasi wisata khususnya daerah yang rawan bencana alam.

"Pastikan kondisi cuaca sedang baik jika berkunjung ke lokasi wisata alam seperti puncak ataupun wisata pantai," ujar Kombes Abast.

Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan pos - pos yang sudah didirikan oleh Kepolisian untuk mendapatkan pelayanan.

Selain itu masyarakat juga dapat melaporkan setiap kejadian gangguan kamtibmas di layanan Call Center 110 bebas pulsa.

"Bisa lapor ke call center 110 gratis, kami akan segera tindaklanjuti," pungkas Kombes Abast. (*)

 Dibangun Mirip IKN, Posyan Polres Probolinggo Manjakan Pemudik Dengan Berbagai Fasilitas Layanan Gratis

Dibangun Mirip IKN, Posyan Polres Probolinggo Manjakan Pemudik Dengan Berbagai Fasilitas Layanan Gratis




PROBOLINGGO - Upaya memberikan pelayanan maksimal bagi pemudik yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur dan jajarannya pada Operasi Ketupat Semeru 2026, terus dilakukan.

Dengan ratusan pos yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur, masyarakat khususnya pemudik bisa mendapatkan layanan gratis mulai dari layanan kesehatan,service kendaraan dan bahkan beberapa pos juga menyediakan snack dan minuman gratis.

Tak hanya itu, untuk membuat pemudik merasa nyaman, bangunan Pos yang didirikanpun ada yang dibuat unik dan menarik.

Seperti halnya Pos Terpadu di gerbang Tol Kraksaan Probolinggo yang dibangun oleh Polres Probolinggo Polda Jatim dengan design miniatur Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di pos tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas gratis mulai dari Ngopi dan snack,ruang istirahat full AC komplit dengan Karaoke, ruang ibu menyusui, ruang medis, bengkel,Mushola dan Toilet.

Tak hanya itu, di dinding ruang Istirahat terdapat beberapa layar monitor yang terhubung dengan CCTV di beberapa ruas jalan di wilayah Probolinggo sehingga pemudik bisa melihat langsung kondisi arus lalu lintas pada jalur yang akan dilalui.

Kapolres Probolinggo, AKBP M.Wahyudin Latif mengatakan, pada Operasi Ketupat Semeru 2026 yang merupakan operasi kemanusiaan di masa mudik dan balik lebaran,Polres Probolinggo Polda Jatim berkomitmen memberikan layanan masyarakat semaksimal mungkin.

AKBP Latif menegaskan, semua layanan yang diberikan adalah upaya tetap terjaganya kondusifitas Kamtibmas, khususnya selama masa mudik lebaran demi mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia.

"Fokus yang kami lakukan pada operasi Ketupat Semeru ini adalah bagaimana kamtibmas kondusif baik di jalan raya maupun permukiman, sehingga masyarakat yang ibadah dan merayakan Idulfitri termasuk pemudik merasa aman dan nyaman," tegas AKBP Latif.

Ia mengimbau masyarakat khususnya pemudik untuk memanfaatkan pos Operasi Ketupat Semeru yang ada untuk mendapatkan pelayanan kepolisian ataupun yang lainnya.

"Polres Probolinggo yang bersinergi dengan instansi lintas sektor, akan memberikan layanan semaksimal mungkin," ujarnya.

Masyarakat juga diminta untuk segera menghubungi layanan call center 110 bebas pulsa, jika melihat atau mengalami gangguan Kamtibmas yang kebetulan jauh dari Pos pelayanan maupun Pos Pengamanan.

"Silahkan hubungi Call Center 110 gratis, kami akan segera tindaklanti," pungkasnya. (*)


 Laporan Harian Perkembangan Operasi Ketupat 2026

Laporan Harian Perkembangan Operasi Ketupat 2026



Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-9 berjalan aman dan kondusif. Berdasarkan laporan periode Jumat, 20 Maret 2026 pukul 18.00 WIB hingga Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas kamtibmas.

Di bidang lalu lintas, tercatat 260 kejadian kecelakaan dengan rincian 15 orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, dan 272 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai Rp695,7 juta. Polri terus mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Sementara itu, volume arus lalu lintas keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 48.440 kendaraan atau turun 13,86 persen dibandingkan kondisi normal. Adapun arus masuk Jakarta tercatat 20.519 kendaraan atau turun 56,42 persen dibandingkan kondisi normal.

Seiring dengan kondisi lalu lintas yang cenderung landai dan terkendali, Korps Lalu Lintas Polri secara resmi menghentikan penerapan rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut diambil setelah melalui evaluasi bersama dan proses sosialisasi kepada masyarakat.

Juru bicara satgas Humas Ops Ketupat 2026 Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan bahwa penghentian one way dilakukan karena kondisi arus kendaraan sudah kembali normal dan terkendali.

“Berdasarkan hasil evaluasi, arus lalu lintas terpantau landai dan terkendali, sehingga rekayasa one way nasional dihentikan dan arus kendaraan kembali normal dua arah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas akan terus bersifat dinamis, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, guna memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar. Saat ini, arus kendaraan baik menuju Jakarta maupun ke arah Trans Jawa terpantau normal. Jajaran kepolisian pun mulai memfokuskan pengamanan pada rangkaian Hari Raya Idulfitri, mulai dari malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga pengamanan di lokasi wisata.

Di sisi lain, Polri juga mengingatkan masyarakat terkait potensi meningkatnya mobilitas pasca Lebaran atau bangkit mudik. Kesiapan personel di lapangan akan terus ditingkatkan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik rawan kepadatan. Pengelolaan arus balik dipastikan akan dilakukan secara optimal sebagaimana pada saat arus mudik. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna menghindari penumpukan kendaraan dalam satu waktu.

Selain itu, kepolisian juga mengantisipasi potensi kepadatan akibat kegiatan halal bihalal dan peningkatan kunjungan ke objek wisata, khususnya wisata air. Masyarakat dan pengelola diminta untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan. Polri menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergitas berbagai pihak, antara lain TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Basarnas, BMKG, Jasa Raharja, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.

Pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polri juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membawa keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.


 Polsek Pangkur Giat Bhatarling, Edukasi Petani Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan

Polsek Pangkur Giat Bhatarling, Edukasi Petani Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan




Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melaksanakan pembinaan kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi untuk aktif melakukan pendampingan serta memberikan edukasi kepada para petani guna mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan pertanian yang aman dan berkelanjutan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Kegiatan Bhatarling merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar menerapkan pola pertanian yang ramah lingkungan dan aman bagi semua.” Ujar Kapolres.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Waruktengah Aiptu Edy S. Di persawahan Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan Bhatarling tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para petani agar menerapkan sistem pertanian yang ramah lingkungan guna menjaga kesuburan tanah serta keberlanjutan hasil pertanian.

Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi serta larangan penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa manusia.

Melalui kegiatan ini diharapkan para petani semakin sadar akan pentingnya menerapkan sistem pertanian yang aman dan ramah lingkungan, sehingga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi tetap terjaga serta situasi kamtibmas senantiasa aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Polres Ngawi Siagakan Personel Pengamanan Malam Takbiran hingga Shalat Idulfitri 1447 H

Polres Ngawi Siagakan Personel Pengamanan Malam Takbiran hingga Shalat Idulfitri 1447 H

 

 


Ngawi – Polres Ngawi menyiagakan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat dalam rangka malam takbiran hingga pelaksanaan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, nyaman, dan kondusif selama rangkaian Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa jajaran Polres Ngawi siap memberikan pelayanan maksimal, tidak hanya pada arus mudik dan balik, tetapi juga dalam pengamanan malam takbiran serta pelaksanaan Shalat Idulfitri.

“Pengamanan malam takbiran hingga Shalat Idulfitri menjadi bagian penting dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Ngawi dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan khidmat,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, pada Sabtu (21/3/2026)

Kapolres Ngawi menambahkan, seluruh personel telah disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk lokasi keramaian, jalur lalu lintas, masjid, serta tempat pelaksanaan Shalat Idulfitri, baik di dalam masjid maupun lapangan terbuka.

Menurutnya, pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas.

AKBP Prayoga juga mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan malam kemenangan dengan penuh rasa syukur, menjaga ketertiban, serta mengutamakan kekhusyukan ibadah.

“Mari kita jadikan momentum Idulfitri sebagai sarana mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Ngawi,” lanjutnya.

Polres Ngawi juga telah menyiapkan pos-pos pengamanan dan pelayanan sebagai bagian dari dukungan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan kepolisian tersebut apabila membutuhkan bantuan, informasi, maupun kehadiran petugas di lapangan.

Segera laporkan melalui nomor di bawah ini jika menemukan adanya gangguan kamtibmas:
Call Center: 110
WhatsApp: 082230110110
Layanan SPKT Polres Ngawi: 0351-749510
No. SPKT Polres Ngawi: 085236087800

Dengan kesiapsiagaan personel dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Polres Ngawi berharap pelaksanaan malam takbiran dan Shalat Idulfitri 1447 H di wilayah Kabupaten Ngawi dapat berjalan aman, lancar, tertib, dan penuh khidmat.

 Polda Jatim Siagakan Ribuan Personel Layanan Pengamanan Malam Takbiran hingga Shalat Idulfitri

Polda Jatim Siagakan Ribuan Personel Layanan Pengamanan Malam Takbiran hingga Shalat Idulfitri



SURABAYA - Polda Jawa Timur menyiagakan lebih kurang 16.326 Personel gabungan untuk memberikan pelayanan pengamanan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah pada Operasi Ketupat Semeru 2026.


Puluhan ribu personel yang terdiri dari personel Kepolisian yang berkolaborasi dengan lintas sektor tersebut tersebar di 39 wilayah Kabupaten/ Kota di Jawa
Timur.


Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan selain pengamanan malam takbiran, Polda Jatim juga telah menyiagakan personel untuk pelayanan pengamanan Shalat Idufitri.


"Layanan pengamanan tidak hanya pada malam takbiran, tetapi juga pada pelaksanaan Shalat Idulfitri," ujar Kombes Abast, Jumat (20/3/26).


Kombes Abast mengungkapkan, di Jawa Timur terdapat lebih kurang 18.365 lokasi Shalat Idulfitri baik di Masjid maupun lapangan yang akan digunakan jamaah.


Kabid Humas Polda Jatim juga menegaskan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026, khidmat ibadah dan stabilitas Kamtibmas baik di permukiman maupun rumah ibadah adalah hal yang fundamental.


"Pada Operasi Ketupat Semeru 2026 ini Polda Jatim tidak hanya memberikan layanan mudik, tetapi juga menjaga proses ibadah masyarakat yang menjalankan puasa Ramadhan hingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri menjadi fokus utama," tegas Kombes Abast.


Masih kata Kombes Abast, pola pelayanan pengamanan yang diterapkan oleh seluruh jajaran Polda Jatim tetap mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur. 


Ia menghimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling di jalan raya apalagi menggunakan sound horeg dan kendaraan terbuka untuk menghindari gangguan kamtibmas.


Selain itu masyarakat juga dilarang menyalakan petasan maupun kembang api yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, serta mengganggu ketertiban umum. 


"Mari kita rayakan hari kemenangan di Idulfitri ini dengan ibadah yang khusuk di rumah ibadah, masjid maupun musala," pesan Kombes Abast.


Masih kata Kombes Abast, untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat pada Operasi Ketupat Semeru 2026 ini, Polda Jatim juga telah mendirikan 238 pos.


 "Ada 172 Pos Pengamanan (Pospam), 45 Pos Pelayanan (Posyan), dan 21 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur yang total jumlahnya 238 pos," ujar Kombes Abast.


Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah disediakan apabila membutuhkan bantuan.


“Jika masyarakat mengetahui atau mengalami tindak kejahatan maupun membutuhkan bantuan kepolisian, silakan segera menghubungi call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis dan akan segera kami tindaklanjuti, pungkasnya. (*)

 Kapolri Minta Jajarannya Siap Siaga Antisipasi Potensi Bencana saat Libur Lebaran

Kapolri Minta Jajarannya Siap Siaga Antisipasi Potensi Bencana saat Libur Lebaran

 



Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, terutama di wilayah-wilayah yang memang rawan terjadi bencana seperti banjir dan tanah longsor.


Ia pun meminta Satgas Bencana yang ada di pos-pos di daerah untuk mempersiapkan diri baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana.


"Saya pesan untuk seluruh jajaran yang memiliki potensi terjadinya bencana agar seluruh Satgas Bencana yang ada di pos-pos terpadu agar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, khususnya apabila terjadi potensi-potensi bencana ekstrem yang diramalkan oleh BMKG," kata Sigit saat melaksanakan monitoring pengamanan malam Takbiran Lebaran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (20/3/2026).


Sigit menuturkan, pihak BMKG beberapa hari ini melaksanakan kegiatan operasi modifikasi cuaca. Hal inj merupakan bagian dari upaya untuk mengelola agar tidak terjadi banjir, tanah longsor di daerah-daerah yang menjadi jalur mudik ataupun jalur balik.


"Dan alhamdulillah ini juga berhasil mengurangi potensi hujan ekstrem walaupun beberapa hari ke depan ini juga menjadi pekerjaan rumah yang harus kita antisipasi," ujarnya.


Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini berpesan kepada pengelola tempat wisata dan seluruh stakeholders terkait untuk menjaga keamanan masyarakat. Diketahui untuk mengisi waktu libur lebaran, banyak masyarakat pergi ke tempat wisata.


Salah satu tempat wisata yang ia soroti adalah wisata air. Segala bentuk pengamanan kepada wisatawan ia minta untuk diperhatikan. Selain itu, kapasitas pengunjung juga disesuaikan agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.


"Tolong betul-betul dipastikan untuk keselamatan para masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan wisata, khususnya di wisata air untuk dipastikan agar kapasitas jangan sampai melebihi kapasitas yang sudah disiapkan dan alat-alat penyelamat juga jumlahnya harus disesuaikan dengan jumlah penumpang yang masuk, sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka keselamatan dari masyarakat yang menggunakan wisata khususnya wisata air ini betul-betul bisa diperhatikan," katanya.


Tak lupa, Sigit juga berpesan tetap berhati-hati untuk masyarakat yang baru melaksanakan mudik dan melakukan kunjungan silaturahmi.


"Saya tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain," ujarnya.

 Monitoring Malam Takbiran, Kapolri Pastikan Pengamanan Rangkaian Perayaan Idulfitri

Monitoring Malam Takbiran, Kapolri Pastikan Pengamanan Rangkaian Perayaan Idulfitri



Sumut - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh stakeholder terkait melaksanakan monitoring pengamanan malam Takbiran Lebaran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (20/3/2026), malam. 


Sigit melakukan pemantauan pengamanan dan pelayanan malam Takbiran di seluruh Indonesia secara virtual. Dalam kesempatan ini, Sigit memastikan seluruh rangkaian Idulfitri 2026 harus berjalan aman dan kondusif. 


"Mungkin ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan bahwa malam ini sampai dengan besok tentunya kita melaksanakan rangkaian kegiatan. Yang pertama adalah kegiatan takbir keliling yang tentunya dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia yang harus kita amankan dan ini melibatkan pengamanan kurang lebih 72.016 lebih personel," kata Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga menginstruksikan kepada seluruh personel untuk memberikan pengamanan dan pelayanan optimal saat masyarakat menunaikan Salat Idulfitri (Id) pada seluruh wilayah Indonesia.


"Dan juga besok akan dilaksanakan kegiatan Salat Id yang juga harus dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia. Dan pasca-itu kemudian tentunya akan ada kegiatan tradisi halal bihalal dan juga kegiatan-kegiatan lanjutan yang tentunya harus kita amankan," ujar Sigit. 


Di sisi lain, Sigit menyebut, Polri dan stakeholder terkait juga telah bersiap untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran. Diprediksi hal itu terjadi pada tanggal 24-25 Maret 2026 dan gelombang kedua di 28-29 Maret 2026. 


Menurut Sigit, Kepolisian dan jajaran terkait, sudah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas saat momentum arus mudik sampai dengan balik nantinya. Hal itu untuk mencegah terjadinya kemacetan akibat lonjakan volume kendaraan. 


"Kemudian berbagai upaya tentunya telah dilakukan mulai dari bagaimana mengatur ganjil-genap, kemudian contraflow, dilanjutkan one way lokal maupun one way nasional. Semua dilakukan untuk mengurai potensi-potensi kemacetan yang ada," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit memaparkan, pada arus mudik tahun ini, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 3,23 persen. Sedangkan, angka fatalitas atau korban meninggal dunia menurun 24,61 persen dibandingkan pada Operasi Ketupat 2025. 


"Oleh karena itu tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik," ucap Sigit. 


Sementara itu, Sigit tak lupa mengimbau kepada seluruh pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan. "Kita tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain," tutup Sigit.

Friday, March 20, 2026

 Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri



KORLANTAS POLRI – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memberhentikan skema rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026 setelah dilakukan evaluasi bersama oleh jajaran kepolisian dan para stakeholder. 

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas terpantau landai dan terkendali sehingga tidak lagi memerlukan penerapan sistem satu arah.

“Pada tanggal 18 Maret 2026 kami lakukan One Way. Hari ini (Jumat 20 Maret 2026), kami evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali. Oleh sebab itu, hari ini Jumat 2026 pukul 13.00 WIB melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi, kami melakukan sterilisasi, clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas seizin Bapak Kapolri, untuk arus mudik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB" kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Tol Japek, Jumat (20/3/2026) siang.

Penghentian dilakukan setelah melalui tahapan sosialisasi kepada masyarakat serta sterilisasi jalur. Selanjutnya, arus kendaraan dikembalikan ke pola normal pada kedua arah, baik menuju Jakarta maupun ke arah Trans Jawa. 

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran mobilitas pengguna jalan tetap terjaga seiring kondisi lalu lintas yang sudah stabil. 

"Jadi sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta termasuk yang mengarah ke Semarang," tutur Irjen Pol. Agus. 

Irjen Pol. Agus menegaskan, langkah penghentian one way merupakan bagian dari strategi manajemen lalu lintas yang bersifat dinamis, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. 

Sementara itu, jajaran kepolisian akan fokus pada pengamanan rangkaian Hari Raya Idulfitri serta menyiapkan skenario pengaturan arus balik guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar.

"Ya tentunya Jumat malam hari  ini kami akan mempersiapkan kesiapan daripada pengamanan Idulfitri ya. Baik persiapan takbiran, baik persiapan Salat Id, termasuk juga tempat-tempat wisata yang akan kami amankan," ungkapnya. 

Terakhir, Kakorlantas menyebut, pihaknya akan membuat strategi khusus dalam mempersiapkan arus balik lebaran bersamaan dengan rekayasa lalu lintas yang disiapkan seperti one way nasional hingga penggunaan tol fungsional. 

"Jadi strategi rekayasa lalu lintas dengan stakeholder nanti tentunya kami akan susun skenario-skenario, baik nanti menggunakan tol fungsional, alih arus, termasuk juga teknologi yang bisa melihat langsung traffic-nya seperti apa, baru nanti kami lakukan eksekusi cara bertindak One Way Nasional arus balik," pungkasnya.


 Polri Siap Amankan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H, 317 Ribu Personel Disiagakan

Polri Siap Amankan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H, 317 Ribu Personel Disiagakan




Kepolisian Negara Republik Indonesia menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Pengamanan tahun ini melibatkan total 317.666 personel yang disiagakan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, Polri juga telah menyiapkan sarana pendukung berupa 2.746 pos operasi yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, meliputi 121.803 masjid, 54.561 lokasi salat Idul Fitri, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun kereta api, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 4.647 lokasi wisata rekreasi.

Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026 Brigjen Pol Tjahyono menyampaikan bahwa seluruh jajaran kewilayahan telah siap melaksanakan pengamanan, khususnya di tempat ibadah yang akan digunakan untuk salat Idul Fitri.

“Pengamanan sudah disiapkan oleh kewilayahan, untuk masjid-masjid atau tempat ibadah yang akan digunakan salat Id. Jadi kesatuan kewilayahan sudah siap semua melakukan pengamanan,” ujarnya.

Pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur. Seluruh personel juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk kepadatan arus lalu lintas, takbir keliling, serta peningkatan aktivitas masyarakat di pusat keramaian.

Tidak hanya itu, pengamanan juga dilakukan secara terpadu bersama TNI dan stakeholder terkait, dengan fokus pada pelayanan masyarakat, pengaturan lalu lintas, serta respons cepat terhadap situasi darurat melalui layanan hotline 110.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun kembang api yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, serta mengganggu ketertiban umum. Masyarakat diharapkan dapat merayakan malam takbiran dengan tertib, tidak bersikap anarkis, serta tetap menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing.

Dengan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergitas lintas sektor, Polri optimistis pelaksanaan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

 Polda Jatim Imbau Masyarakat Tak Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tak Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya




SURABAYA,- Polda Jawa Timur menggelar Apel Gelar Siaga Malam Takbir 2026 di Lapangan Mapolda Jatim, Kamis (19/3/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan layanan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Iwan Saktiadi, selaku pengambil apel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontrol kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.

“Apel kesiapan ini merupakan mekanisme yang wajar sebagai sarana kontrol untuk kesiapan anggota sebelum dilaksanakan penugasan,” katanya.

Ia menyebut, dalam satu hingga dua hari ke depan dinamika aktivitas masyarakat akan meningkat seiring mendekatnya perayaan Idulfitri, terlebih, sebagian masyarakat diperkirakan akan melaksanakan malam takbir lebih awal.

“Malam Idul Fitri identik dengan kegiatan takbir, namun kami mengimbau agar tidak dilaksanakan secara berkeliling, cukup di tempat masing-masing seperti di masjid atau musala,” tegasnya.

Menurutnya, takbir keliling dengan menggunakan kendaraan, khususnya kendaraan terbuka, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas hingga gesekan antar kelompok masyarakat.

“Jika dilaksanakan di jalan dengan kendaraan terbuka, ini rawan kecelakaan dan juga berpotensi menimbulkan gesekan yang bisa berujung konflik,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Jatim telah menyiapkan pengamanan melalui pergelaran personel di berbagai titik strategis. 

Sebanyak 168 pos pengamanan, 42 pos pelayanan, dan 24 pos terpadu telah dioperasionalkan guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, termasuk potensi keramaian saat malam takbir.

Selain itu, pihaknya juga mencatat adanya peningkatan arus mudik menuju Jawa Timur. Berdasarkan data dari sejumlah gerbang tol, terjadi kenaikan volume kendaraan sekitar 10 persen.

“Secara keseluruhan memang ada peningkatan sekitar 10 persen, terutama terlihat dari indikator gerbang tol dan kepadatan di rest area,” ungkapnya.

Meski terjadi peningkatan, kondisi lalu lintas di Jawa Timur masih relatif terkendali. 

Kepadatan dan perlambatan terpantau di sejumlah titik, namun belum menimbulkan kemacetan signifikan. (*)