NGAWI, Dalam upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Satbinmas Polres Ngawi menggelar kegiatan Pojok Kamtibmas di Pasar Pon, Desa Dinden, Kecamatan Kwadungan.
Kegiatan ini dikemas secara santai dan humanis dengan menghadirkan hiburan musik, pembagian kopi, teh, minuman ringan, serta jajanan gratis kepada para pengunjung pasar.
Di sela-sela kegiatan, personel Satbinmas dipimpin Kasat Binmas AKP Agus Purwanto, SE., juga menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus menyosialisasikan layanan Call Center 110 Polisi Penolong sebagai sarana pelaporan cepat apabila masyarakat menemukan gangguan keamanan dan ketertiban.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa Pojok Kamtibmas merupakan wujud komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif.
"Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Melalui Pojok Kamtibmas, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, sekaligus memastikan masyarakat mengetahui layanan kepolisian yang dapat diakses kapan saja. Jangan ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, karena Polri siap hadir memberikan pelayanan terbaik," tegas Kapolres, saat dikonfirmasi media Jumat (3/7/2026).
Polres Ngawi juga mengajak seluruh masyarakat untuk segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui layanan berikut:
* Call Center: 110
* WhatsApp: 082230110110
* Layanan SPKT Polres Ngawi: (0351) 749510
* SPKT Polres Ngawi: 085236087800
Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi berharap sinergi dengan masyarakat semakin kuat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Friday, July 3, 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mojokerto Kota Hadirkan Kebahagiaan Lewat Bedah Rumah Tak Layak Huni
KOTA MOJOKERTO – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota meresmikan hasil program bedah rumah tak layak huni (RTLH).
Bangunan rumah yang diresmikan pada akhir bulan Juni 2026 yang lalu tersebut milik M. Fatoni (Pak Toni) dan istrinya, Siti Masitah yang berada di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.
Sebagai pedagang kelapa muda, penghasilannya yang pas-pasan membuat impian untuk memperbaiki rumah harus terus ditunda.
Atap rumah yang mulai rapuh kerap bocor saat hujan turun, sementara lantai dan beberapa bagian bangunan sudah mengalami kerusakan.
Meski hidup dalam keterbatasan, pasangan suami istri tersebut tetap bertahan dan menjalani hari-hari dengan penuh kesabaran serta harapan akan tempat tinggal yang lebih nyaman.
Harapan itu akhirnya terwujud melalui program bedah rumah yang diinisiasi Polres Mojokerto Kota Polda Jatim bersama Pemerintah Kota Mojokerto dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Selama 14 hari proses renovasi, rumah Pak Toni diperbaiki secara menyeluruh, mulai dari lantai, atap, plafon, kamar tidur, kamar mandi, hingga bagian-bagian lain yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Kini, rumah yang dulu dipenuhi kekhawatiran setiap kali hujan turun telah berubah menjadi hunian yang kokoh, bersih, dan layak ditempati, membawa kebahagiaan baru bagi pasangan suami istri tersebut.
"Kami sangat berterimakasih kepada Pak Kapolres Mojokerto Kota dan pemerintah Kota Mojokerto yang telah merenovasi rumah kami menjadi sebagus ini," ungkap Pak Toni tampak terharu saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026).
Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota,AKBP Herdiawan Arifianto menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat.
"Sinergi antara Polres Mojokerto Kota, Bhayangkari, dan Pemerintah Kota Mojokerto menjadi kekuatan dalam menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat," ujar AKBP Herdiawan.
Ia berharap rumah yang telah direnovasi dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman, penuh kebahagiaan, dan membawa manfaat bagi keluarga Pak Toni.
AKBP Herdiawan menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti bedah rumah akan terus dilaksanakan, tidak hanya pada momentum Hari Bhayangkara, tetapi juga pada kesempatan lainnya dengan dukungan Bhayangkari, Pemerintah Kota Mojokerto, dan seluruh elemen masyarakat.
Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Mojokerto Kota, para Pejabat Utama (PJU), Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota beserta pengurus, Lurah Blooto, serta tokoh masyarakat setempat
Polrestabes Surabaya Salurkan Paket Sembako untuk Warga di Hari Bhayangkara ke - 80
SURABAYA – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polrestabes Surabaya Polda Jatim menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan ratusan paket sembako.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Surabaya turun langsung menyapa dan membagikan paket sembako kepada para Ojol dan warga yang dinilai perlu diberikan bantuan.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh November Surabaya tersebut disambut senyum sumringah para pengemudi Ojol dan warga masyarakat yang mendapat bagian bingkisan sembako.
"Maturnuwun pak Polisi Polrestabebes Surabaya, yang sudah peduli masyarakat. Ini sangat membantu kami," ungkap Mbah Gito yang mengaku sebagai abang becak saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026).
Sementara itu Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan hadir di tengah masyarakat.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan baik antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat," ujar Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho.
Selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.
Kehadiran komunitas ojek online, warga, serta unsur keamanan lingkungan menunjukkan sinergi yang terus dibangun Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
"Semangat berbagi yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," pungkas Kompol Ris Andrian.
Respon Cepat Laporan Call Center 110 , Polres Malang Amankan Belasan Motor Balap Liar di Pakis
MALANG - Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Malang Polda Jatim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi balap liar di wilayah Kecamatan Pakis.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, personel menerima laporan melalui Call Center 110 adanya aktivitas balap liar di sekitar Exit Tol Pakis yang dinilai meresahkan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Petugas menerima pengaduan yang masuk melalui Call Center 110, dan segera kami tindaklanjuti dengan menerjunkan petugas untuk bergerak ke lokasi yang dimaksud," kata AKP Budiono, Rabu (1/7/2026).
Diokasi tetsebut akhirnya petuga mengamankan belasan sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar.
"Kami melakukan penindakan dan aktivitas balap liar berhasil dibubarkan dengan mengamankan belasan kendaraan yang diduga terlibat balap liar," terang AKP Budiono.
Sementara itu Kapolsek Pakis, AKP Bambang Subinanjar mengatakan, belasan motor yang diamankan tersebut dibawa ke Mapolsek Pakis untuk didata dan dilakukan penindakan sesuai ketentuan.
"Pemilik kendaraan nantinya diminta mengambil kendaraannya bersama orang tua, melengkapi dokumen kendaraan, serta memastikan kendaraan dikembalikan dalam kondisi standar,"terang AKP Bambang Subinanjar.
Kapolsek Pakis menegaskan, syarat untuk mengambil kendaraan tersebut adalah pemilik harus mengembalikan ke kondisi standar pabrikan apabila ditemukan menggunakan knalpot atau komponen yang tidak sesuai spesifikasi.
"Harus dikembalikan komponennya sesuai standar, tidak boleh dimodif - modif dengan kanalpot bising," tegas AKP Bambang.
Kapolsek Pakis yang juga mantan Kasi Humas Polres Malang tersebut mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
"Laporkan melalui layanan call center kami 110 bebas pulsa, 24 jam kami siaga dan akan segera menindaklanjuti laporan yang masuk," tegas AKP Bambang.
Ia mengatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, terutama pada jam-jam rawan yang kerap dimanfaatkan untuk aksi balap liar.
"Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pembinaan agar para remaja memahami risiko balap liar terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.
Polres Mojokerto Ungkap Kasus Penipuan Modus Uang Gaib, Dua Tersangka Diamankan di Malang
MOJOKERTO – Satreskrim Polres Mojokerto Polda Jatim berhasil mengungkap tindak pidana penipuan dengan modus menggandakan uang yang mengakibatkan korban mengalami kerugian sebesar Rp 22 juta.
Wakapolres Mojokerto, Kompol Kompol Grandika Indera Waspada mengatakan, dalam perkara tersebut, dua orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melancarkan aksinya.
"Dua tersangka inisial ARW (49) asal Pasuruan dan W (53) asal Kota Malang sudah kami amankan,"ujar Kompol Grandika, Kamis (2/7/2026).
Sementara itu Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan mengungkapkan, kasus tersebut berawal ketika korban berinisial N.S. bertemu dengan salah satu tersangka saat berziarah di kawasan Gunung Kemukus, Kabupaten Sragen Jawa Tengah.
"Pelaku meyakinkan korban bahwa dirinya memiliki kemampuan spiritual untuk mengembalikan uang yang telah dibelanjakan menjadi berlipat ganda," ujar AKP Aldhino.
Korban selanjutnya diperkenalkan kepada pelaku lainnya yang disebut memiliki kemampuan melakukan ritual penggandaan uang.
Setelah korban percaya, kedua pelaku mengatur pertemuan di halaman Masjid Al-Falah, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
"Korban diminta membawa uang tunai sebesar Rp.22 juta yang kemudian dimasukkan ke dalam tas hitam," terang AKP Aldhino.
Saat proses ritual berlangsung, pelaku menukar amplop berisi uang korban dengan amplop lain yang hanya berisi potongan kertas putih.
Setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gondang, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Mojokerto.
"Kami lakukan penyelidikan dan berhasil menganankan kedua tersangka di wilayah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Kamis (18/6/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 wib," lanjut AKP Aldhino.
Dari pengungkapan kasus tersebut, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Honda Brio warna putih, tas hitam, amplop berisi potongan kertas, dua unit telepon genggam, pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, serta dokumen pendukung lainnya.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.
Kasatreskrim Polres Mojokerto mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan penggandaan uang maupun praktik supranatural yang menjanjikan keuntungan instan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.
"Kami minta masyarakat segera melapor ke Polisi terdekat atau dapat memanfaatkan layan call center 110 bebas pulsa apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan, maka kami akan segera tindaklanjuti," pungkasnya.
Bhabinkamtibmas Bringin Cek Lahan Jagung, Perkuat Ketersediaan Pangan di Ngawi
Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.
Sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan, Polres Ngawi melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus aktif melakukan pengecekan dan monitoring lahan pertanian di wilayah desa binaan guna memastikan produktivitas tanaman pangan tetap terjaga.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa, "Pengecekan secara berkala terhadap lahan pertanian menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani merupakan bentuk dukungan Polri dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat."
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Suruh, Aiptu Dindit Tri Irianto, yang melakukan pengecekan lahan pertanian jagung di Desa Suruh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Dindit Tri Irianto melakukan pemantauan terhadap kondisi tanaman jagung sekaligus berdialog dengan para petani mengenai perkembangan tanaman dan kendala yang dihadapi selama masa budidaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian jagung di Kabupaten Ngawi terus meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi #swasembadajagung #astacitapresiden #polriuntukmasyarakat
Hari Bhayangkara ke - 80 Polres Blitar Gelar Khitanan Massal Gratis di Kanigoro
BLITAR – Polres Blitar Polsa Jatim menggelar kegiatan khitanan massal di Mapolsek Kanigoro bekerja sama dengan RS Medika Utama dan Geprek Patria, Kamis (2/7/2026).
Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K mengatakan,kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke -80.
"Masih suasana peringatan Hari Bhayangkara, kami hadir berkolaborasi dengan Medika Utama dan Geprek Patria menyelenggarakan khitan massal gratis," kata AKBP Rivanda yang hadir pada kegiatan tersebut.
Sebanyak 28 anak, peserta khitan massal yang diselenggarakan oleh Polres Blitar Polda Jatim tampak sumringah meski diawal ada yang mengaku takut dikhitan.
Selain pelayanan khitan gratis, para peserta juga menerima piagam penghargaan dan tali asih yang diserahkan secara langsung oleh Kapolres Blitar.
"Sesuai arahan dari Bapak Kapolda Jatim, kehadiran Polri harus dirasakan langsung sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat, dan memperkuat kepercayaan publik melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya kami laksanakan dengan bakti kesehatan berupa Khitan massal gratis ini," terang AKBP Rivanda.
Melalui kegiatan sosial ini, Kapolres Blitar berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang humanis.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar dan kita bisa lihat sendiri antusias masyarakat menyambut baik kegiatan ini," pungkas AKBP Rivanda.
Selain Kapolres Blitar AKBP Rivanda yang didampingi Kapolsek Kanigoro AKP Didik Sugiharto, hadir pula dalam kegiatan tersebut Danramil Kanigoro Kapten Achiyar, Camat Kanigoro Siti Supartiyah, S.IP., M.M., Direktur RS Medika Utama dr. Noer Evaliana, Kepala Puskesmas Kanigoro dr. Pravita, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Fatatoh, serta Owner Geprek Patria Septia Heni Pratiwi.
Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim
Lembang, Kamis (2/7/2026) – Peresmian revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di lingkungan Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 berlangsung penuh khidmat dan kehangatan. Selain meresmikan revitalisasi masjid, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., juga menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim dari wilayah sekitar Lembang yang selama ini dibina melalui pengajian Yayasan Al-Khoiriyah.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud tidak hanya bertujuan menghadirkan sarana ibadah yang lebih baik, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
“Masjid harus menjadi tempat yang memakmurkan umat. Bukan hanya tempat bersujud kepada Allah SWT, tetapi juga tempat tumbuhnya ilmu, akhlak, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama. Dari masjid inilah kita berharap lahir insan-insan Bhayangkara yang berintegritas serta masyarakat yang saling menguatkan.”
Menurut Wakapolri, memuliakan anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai yang harus terus hidup di setiap rumah ibadah.
“Peresmian masjid akan semakin bermakna apabila diiringi dengan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Kehadiran anak-anak yatim di tengah kita menjadi pengingat agar setiap amanah jabatan dan pengabdian senantiasa dilandasi hati yang penuh empati, keikhlasan, dan rasa syukur.”
Sebanyak 25 anak yatim yang menerima santunan berasal dari lima wilayah Rukun Warga (RW) di sekitar Sespim Lemdiklat Polri. Mereka tinggal bersama keluarga atau wali masing-masing dan secara rutin mengikuti pembinaan keagamaan melalui Yayasan Al-Khoiriyah, sebuah majelis pengajian Al-Qur’an yang berdiri sejak tahun 2019 dan menjadi wadah pembinaan akhlak, pendidikan agama, serta pendampingan sosial bagi anak-anak di lingkungan tersebut.
Imam Masjid Panggilan Sujud sekaligus Pembina Yayasan Al-Khoiriyah, Ustaz Khaerudin, S.H.I., menyampaikan rasa syukur atas perhatian Wakapolri dan jajaran Polri kepada anak-anak yatim binaannya.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakapolri dan seluruh keluarga besar Polri atas kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak yatim di sekitar Sespim. Mereka adalah amanah Allah SWT yang harus kita muliakan dan kita jaga bersama. Perhatian seperti ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, beribadah, dan meraih cita-cita.”
Ustaz Khaerudin menjelaskan bahwa Yayasan Al-Khoiriyah selama ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak yatim dari lima RW di sekitar Sespim untuk belajar Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mempererat ukhuwah. Yayasan juga menjadi jembatan amanah berbagai pihak yang ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak tersebut.
“Kami bersyukur karena keluarga besar Sespim Lemdiklat Polri, termasuk para peserta didik, selama ini memiliki kepedulian yang tinggi kepada anak-anak yatim. Setiap amanah yang dititipkan selalu kami salurkan dengan penuh tanggung jawab kepada mereka yang berhak menerimanya. Semoga Masjid Panggilan Sujud menjadi masjid yang makmur, menjadi pusat ibadah, majelis ilmu, pembinaan umat, sekaligus tempat tumbuhnya kepedulian sosial. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Bapak Wakapolri beserta seluruh keluarga besar Polri dengan pahala yang berlipat ganda dan keberkahan dalam setiap pengabdiannya.”
Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kehadiran yang membawa manfaat bagi masyarakat. Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi simbol bahwa transformasi Polri dibangun di atas keseimbangan antara profesionalisme, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Atasi Krisis Air di Bringin, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi
NGAWI – Kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui penyediaan akses air bersih. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga, meresmikan Sumur Bor Presisi di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga Desa Gandong yang kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa kehadiran Sumur Bor Presisi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Semoga Sumur Bor Presisi ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi berkah bagi warga Desa Gandong, khususnya saat menghadapi musim kemarau," ujar Kapolres Ngawi, saat dikonfirmasi media Jumat (3/7/2026)
Masyarakat menyambut baik peresmian fasilitas tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Ngawi yang telah membantu menyediakan sumber air bersih bagi warga.
Diharapkan, keberadaan Sumur Bor Presisi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
"Alhamdulillah, terima kasih Polres Ngawi," kata Sutik (50) salah satu warga Bringin, penerima manfaat sumur bor presisi
Thursday, July 2, 2026
Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri: Bangun Karakter, Bangun Peradaban
Lembang
– Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof.
Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan revitalisasi
Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan
Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Revitalisasi ini memperkuat fungsi
masjid sebagai pusat pembentukan karakter, pengembangan ilmu, dan
penguatan spiritual bagi peserta didik.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak dapat dibangun secara instan.
“Proses
dapat kita rancang, tetapi kualitas hasil tidak bisa direkayasa. Yang
dapat kita kendalikan adalah kualitas hati, niat, dan ikhtiar, sedangkan
hasil akhirnya merupakan ketetapan Allah SWT.”
Menurut
Wakapolri, pendidikan kepolisian harus memadukan kecerdasan intelektual,
emosional, dan spiritual. Ia menekankan bahwa revitalisasi Masjid
Panggilan Sujud bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan menghidupkan
kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, musyawarah,
pelayanan sosial, dan pembangunan peradaban.
“Masjid pendidikan
harus menjadi tempat lahirnya pemimpin Polri yang unggul secara
akademik, kuat secara spiritual, berintegritas, dan mengabdi kepada
masyarakat.”
Wakapolri juga mengajak seluruh peserta didik Sespim
menginternalisasikan semangat “Impossible is Nothing” dengan meneladani
kegigihan seluruh personel yang mampu tampil optimal termasuk personel
penyandang disabilitas dalam rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80.
Selain
itu, ia menegaskan reformasi pendidikan Polri melalui penerapan
meritokrasi, pengembangan kepemimpinan berbasis talent pool,
penyempurnaan kurikulum, serta pembangunan Laboratorium Kepemimpinan
Digital untuk mempersiapkan pemimpin Polri yang adaptif menghadapi
tantangan masa depan.
Peresmian revitalisasi masjid turut diisi
kuliah umum oleh K.H. Dr. Aang Ridwan, M.Ag., dosen Fakultas Dakwah dan
Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan
Gunung Djati Bandung. Ia mengapresiasi komitmen Polri dalam memperkuat
dimensi spiritual melalui revitalisasi rumah ibadah.
“Nama
Panggilan Sujud mengingatkan kita untuk selalu sadar waktu, sadar umur,
dan sadar amal. Masjid ini diharapkan menjadi pusat silaturahmi, majelis
ilmu, ruang diskusi, sekaligus tempat membentuk pribadi-pribadi yang
berkualitas.”
K.H. Aang Ridwan berharap Polri terus menjaga
keutuhan NKRI, melanjutkan reformasi ke arah yang lebih baik, serta
semakin dicintai masyarakat.
Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud
menjadi salah satu rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang
menegaskan bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan melalui
modernisasi organisasi, tetapi juga melalui penguatan karakter,
spiritualitas, dan kepemimpinan yang berlandaskan integritas serta
pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi Bersih - bersih Pantai, Polres Gresik Wujudkan Indonesia ASRI
GRESIK - Bersama masyarakat dan instansi lintas sektor,Polres Gresik Polda Jatim terus mengkampanyekan gerakan Indonesia ASRI (
Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Hal
itu seperti telah dilakukan oleh Polres Gresik Polda Jatim dalam rangka
memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi bersih - bersih
pantai di kawasan pesisir Balai Nelayan Tanjung Kemukem, Desa Kramat,
Kecamatan Bungah pada Senin (29/6/2026) yang lalu.
Kapolres
Gresik, AKBP Ramadhan Nasution melalui Kapolsek Bungah, AKP Suhari
menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aksi membersihkan
sampah, tetapi juga merupakan upaya membangun kepedulian bersama
terhadap kelestarian lingkungan.
"Kegiatan kemarin itu bertujuan
untuk memulihkan ekosistem pesisir serta menumbuhkan kepedulian bersama,
baik dari pihak swasta, pemerintah, maupun masyarakat, bahwa menjaga
kebersihan laut adalah tanggung jawab kita bersama untuk generasi
mendatang," ujar AKP Suhari, Rabu (1/7/2026).
Ia menyebut,
kolaborasi antara Polres Gresik dengan Wahana Edukasi Harapan Alam
Semesta (Wahasta) dan PT Freeport Indonesia tersebut menjadi wujud
sinergi antara kepolisian, pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam
menjaga kebersihan pesisir serta kelestarian ekosistem laut.
"Kami
mengajak masyarakat menjadikan budaya menjaga kebersihan sebagai
kebiasaan sehari-hari, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan
pesisir," tambah AKP Suhari.
Menurutnya, kebiasaan membuang
sampah ke laut harus dihentikan karena berdampak langsung terhadap
kelestarian ekosistem dan kesejahteraan nelayan.
"Tolong hentikan
kebiasaan membuang sampah ke laut. Jaga kelestarian laut kita, karena
jika lautnya bersih, hasil tangkapan nelayan melimpah dan lingkungan
kita pun menjadi sehat," tegas AKP Suhari.
Melalui aksi tersebut
diharapkan mampu menjadi inspirasi lahirnya gerakan pelestarian
lingkungan yang berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Gresik,
sehingga kebersihan pesisir dan ekosistem laut tetap terjaga untuk
generasi mendatang. (*)
Polres Blitar bersama Komunitas Pecinta Alam Peringati Hari Bhayangkara ke-80 di Gunung Kelud
BLITAR – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, personel Polres Blitar yang tergabung dalam komunitas pecinta alam melaksanakan pendakian ke Gunung Kelud, Rabu (1/7/2026).
Kapolres Blitar AKBP Rivanda menyampaikan Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang memperingati Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kebersamaan, semangat, dan kepedulian terhadap kelestarian alam.
"Selama pendakian, personel juga melaksanakan patroli di kawasan pegunungan guna memberikan rasa aman kepada para pendaki serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas," ujar AKBP Rivanda.
Melalui kegiatan ini, Polres Blitar Polda Jatim menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk di kawasan wisata alam.
"Kami mengajak seluruh pengunjung untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kebersihan lingkungan selama beraktivitas di Gunung Kelud," tambah AKBP Rivanda.
Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polres Blitar untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Blitar. (*)
Sigit Purnomo Apresiasi Survei Litbang Kompas, Sebut Peningkatan Kepercayaan Publik Cerminkan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan Masyarakat
Jakarta
– Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sigit
Purnomo, S.A.P., S.H., yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu,
menyampaikan apresiasi atas hasil Survei Litbang Kompas 2026 yang
menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian
Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam pernyataannya dari ruang
kerja, Sigit Purnomo mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga besar
Polri, khususnya kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit
Prabowo, atas capaian tersebut.
“Di mana hari ini kami bangga
melihat hasil survei Litbang Kompas di mana tingkat kepercayaan publik
kepada Polri meningkat menjadi 82,4 persen,” ujarnya.
Menurut
Pasha, peningkatan angka kepercayaan publik tersebut menjadi indikator
nyata bahwa berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri terus
memberikan hasil positif. Ia menilai Korps Bhayangkara semakin dekat
dengan masyarakat dan konsisten menghadirkan pelayanan yang semakin
baik.
“Ini adalah bukti bahwa Polri terus berbenah, terus dekat
dengan rakyat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas
Anggota DPR RI Fraksi PAN tersebut.
Di akhir penyampaiannya,
Pasha memberikan penghormatan kepada seluruh personel Polri yang
bertugas di berbagai wilayah Indonesia atas dedikasi mereka dalam
melayani masyarakat.
“Hormat untuk Polri di seluruh Indonesia. Salam Presisi,” pungkasnya.
Andika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan Jajaran
JAKARTA – Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik, citra positif, serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kepemimpinan Kapolri yang didukung kerja keras seluruh jajaran dalam melakukan berbagai pembenahan di tubuh Polri.
Andika menilai peningkatan kepercayaan masyarakat memiliki makna penting karena diperoleh melalui survei yang menggunakan metodologi ilmiah dengan responden yang dipilih secara acak. Ia juga menyebut Litbang Kompas sebagai lembaga survei yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga hasilnya layak dijadikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap Polri.
“Yang jelas Bapak Kapolri menunjukkan leadership yang sangat luar biasa. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat. Ini bukan sesuatu yang mudah karena diperoleh dari suara masyarakat melalui metode survei yang kredibel,” ujarnya.
Tak hanya kepercayaan publik, Andika juga menyoroti peningkatan signifikan pada citra positif Polri. Ia mengingatkan bahwa pada September tahun lalu citra institusi kepolisian sempat berada di titik terendah dalam sebelas tahun terakhir. Namun, melalui berbagai langkah pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, citra tersebut kini kembali meningkat hingga mendekati capaian tertinggi yang pernah diraih pada 2021.
“Ini menunjukkan begitu banyak yang dilakukan oleh Kapolri bersama seluruh pimpinan dan jajaran. Mereka bekerja lebih keras, mampu menahan diri, melakukan pembenahan secara konsisten sehingga citra Polri kembali meningkat secara sangat tajam. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Andika.
Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian serta membaiknya skor profesionalisme Polri pada seluruh indikator yang diukur dalam survei tersebut.
Menurut Andika, salah satu temuan yang paling menarik adalah sekitar 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri, kini semakin nyaman.
Pengalaman pribadinya saat mengunjungi sejumlah satuan kepolisian di Jawa Timur juga menjadi bukti atas hasil survei tersebut. Ia mengaku menyaksikan secara langsung komitmen para pimpinan wilayah, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, dalam mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya melihat sendiri bagaimana pimpinan di daerah terus mendorong perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat. Kekompakan antara pimpinan dan anggota dalam meningkatkan kualitas pelayanan ini merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Andika berharap seluruh personel Polri dapat terus menjaga bahkan meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan masyarakat yang telah berhasil dibangun.
Sebagai mantan pimpinan institusi pemerintah sekaligus bagian dari keluarga besar Polri, ia optimistis Korps Bhayangkara akan terus berkembang menjadi institusi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.
“Polri adalah aparat penegak hukum yang akan terus memegang peranan penting. Saya percaya Polri ke depan akan semakin baik. Karena itu, jagalah kepercayaan masyarakat yang telah dibangun dengan berbagai pengorbanan dan kerja keras seluruh anggota. Jika semangat seperti ini terus dipertahankan, saya yakin Polri akan semakin hebat,” pungkasnya.
Polri Untuk Masyarakat, Polres Ngawi Bagikan 500 Paket Sembako di Bringin
NGAWI,
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ngawi
menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan 500 paket sembako
kepada masyarakat di Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Rabu (1/7/2026)
Kegiatan
tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga
Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny.
Irene Prayoga, setelah pelaksanaan upacara Hati Bhayangkara ke 80.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.
Kapolres
Ngawi menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya
menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan
untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Melalui
kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan
meringankan beban masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 mengusung
komitmen Polri untuk Masyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar
dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar AKBP
Prayoga Angga Widyatama.
Masyarakat menyambut baik kegiatan
tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Ngawi yang terus hadir
melalui berbagai program sosial sebagai bentuk pengabdian kepada
masyarakat.
TNI Beri Kejutan Hari Bhayangkara ke-80, Pererat Sinergitas Bersama Polres Ngawi
NGAWI
– Momen penuh kehangatan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di
Polres Ngawi. Jajaran TNI dari Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad bersama Kodim
0805/Ngawi memberikan kejutan spesial kepada keluarga besar Polres Ngawi
berupa tumpeng nasi kuning dan kue ulang tahun sebagai bentuk ucapan
selamat sekaligus wujud soliditas serta kebersamaan antara TNI dan
Polri, Rabu (1/7/2026)
Kedatangan rombongan TNI disambut hangat
oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., bersama para Pejabat
Utama (PJU) Polres Ngawi. Suasana penuh kekeluargaan semakin terasa
saat dilaksanakan prosesi tiup lilin dan pemotongan tumpeng sebagai
simbol rasa syukur, doa, dan harapan agar sinergitas TNI–Polri semakin
kokoh dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta keutuhan
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momentum tersebut menjadi
gambaran eratnya hubungan antara TNI dan Polri yang selama ini terus
terjalin dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Kebersamaan yang
ditunjukkan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi semangat
untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga
Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Ngawi Kompol Rizki
Santoso, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian
serta kejutan yang diberikan oleh jajaran TNI.
"Kami mengucapkan
terima kasih atas ucapan selamat dan kejutan yang diberikan oleh
rekan-rekan TNI. Hal ini menjadi bukti bahwa sinergitas TNI dan Polri di
Kabupaten Ngawi terjalin dengan sangat baik. Semoga kebersamaan ini
terus terjaga dan semakin solid dalam memberikan pengabdian terbaik
kepada masyarakat, menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,
serta memperkokoh persatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia," ujar Kompol Rizki Santoso mewakili Kapolres Ngawi.
Peringatan
Hari Bhayangkara ke-80 tersebut menjadi momentum untuk semakin
mempererat soliditas TNI–Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga
keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada
masyarakat.
Bhabinkamtibmas Pantau Budidaya Selada Air Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi
Ngawi
– Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga
Widyatama, S.I.K., M.Si., terus mendukung program ketahanan pangan
nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol
Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.
Sebagai
bentuk implementasi program ketahanan pangan, Polres Ngawi melalui
jajaran Bhabinkamtibmas aktif melakukan pengecekan dan monitoring
pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di wilayah desa binaan guna
memastikan tanaman pangan masyarakat tumbuh dengan baik dan produktif.
Kapolres
Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa,
"Monitoring secara rutin terhadap tanaman pangan warga merupakan bentuk
pendampingan Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan memastikan
tanaman berkembang optimal, diharapkan hasil panen dapat memenuhi
kebutuhan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat."
Kegiatan
tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Karangmalang, AIPDA
Wimbo, yang melakukan pengecekan pekarangan pangan bergizi tanaman
selada air milik Sdr. Sardiyanto di Desa Karangmalang, Kabupaten Ngawi.
Dalam
kegiatan tersebut, AIPDA Wimbo melakukan pengecekan langsung terhadap
pertumbuhan tanaman selada air guna memastikan tanaman tumbuh dengan
baik serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses
budidaya. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada
pemilik lahan agar terus mengembangkan pemanfaatan pekarangan sebagai
sumber pangan yang sehat dan produktif.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan pangan
bergizi terus meningkat sehingga mampu mendukung program Asta Cita
Presiden RI di bidang ketahanan pangan serta mewujudkan Kabupaten Ngawi
yang mandiri pangan, aman, dan kondusif.
#ketahananpangan
#swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri
#bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi #swasembadajagung
#astacitapresiden #polriuntukmasyarakat
Kapolres Probolinggo Resmikan Renovasi Polsek Bantaran dan Besuk,Tekankan Optimalisasi Pelayanan Publik
PROBOLINGGO
- Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif terus menggelorakan
optimalisasi pelayanan publik untuk mewujudkan hadirnya Polri untuk
masyarakat.
Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada
masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana yang lebih
representatif tersebut juga dilakukan dengan meresmikan renovasi gedung
Polsek Bantaran dan Polsek Besuk pada Senin (29/6/2026) yang lalu.
Kegiatan
ini menjadi wujud komitmen Polres Probolinggo Polda Jatim dalam
menghadirkan fasilitas yang memadai guna mendukung pelaksanaan tugas
kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan
pengayoman kepada masyarakat.
Kapolres Probolinggo AKBP M.
Wahyudin Latif mengatakan, keberadaan Polsek memiliki peran strategis
sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
"Polsek
merupakan ujung tombak pelayanan kepolisian, diharapkan seluruh
personel semakin semangat dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan
pelayanan yang lebih optimal, cepat, dan humanis kepada masyarakat,"
ujar AKBP Latif, Rabu (1/7/2026).
Kapolres Probolinggo
menegaskan, pelayanan publik yang prima harus didukung oleh sarana yang
memadai sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri yang
profesional, modern, dan terpercaya.
"Renovasi ini bukan sekadar
memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan
peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik, sehingga masyarakat
dapat benar-benar merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom,
dan pelayan masyarakat," tegas AKBP Latif.
Selain meresmikan
bangunan yang telah direnovasi, Kapolres Probolinggo juga meninjau
sejumlah fasilitas di Polsek Bantaran dan Polsek Besuk untuk memastikan
seluruh sarana dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung
pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kapolres Probolinggo berharap,
dengan wajah baru kedua Polsek tersebut, kepercayaan masyarakat terhadap
Polri semakin meningkat serta sinergitas antara kepolisian dan
masyarakat terus terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di
Kabupaten Probolinggo.
Peresmian renovasi ditandai dengan
penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng sebagai simbol
dimulainya penggunaan gedung yang telah selesai direnovasi. (*)
Hari Bhayangkara Ke-80, Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan 3 ton Beras untuk Masyarakat
SIDOARJO
- Sebagai wujud pengabdian Polri untuk masyarakat, di peringatan Hari
Bhayangkara ke-80 Polresta Sidoarjo Polda Jatim bersama Forkopimda
Sidoarjo membagikan Tiga ton beras kepada masyarakat, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan
yang dipimpin oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing
usai upacara hari Bhayangkara tersebut dilaksanakan di depan Mapolresta
Sidoarjo.
Kombes. Pol. Christian Tobing menjelaskan, bahwa
kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama
Pemerintah dan stake holder terkait untuk masyarakat,sekaligus sebagai
rangkaian rasa syukur Polri 80 tahun mengabdi untuk masyarakat.
"Pada
momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami bersama Forkopimda Kabupaten
Sidoarjo menyalurkan bantuan sosial berupa 3 ton beras kepada masyarakat
yang membutuhkan bantuan, termasuk rekan-rekan pengemudi ojek online,"
kata Kombes. Pol. Christian Tobing.
Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat.
Kombes.
Pol. Christian Tobing mengaku, Polresta Sidoarjo terus berkomitmen
membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang baik,
peningkatan pelayanan publik dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
"Kami
juga mensolidkan sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi lintas
sektor lainnya serta seluruh elemen masyarakat yang menjadi modal
penting dalam menjaga situasi Kabupaten Sidoarjo tetap aman dan
kondusif," pungkasnya.
Sementara itu beberapa pengemudi ojek
online, tukang becak,sopir angkot mengaku sangat terbantu dengan
pemberian beras oleh Polresta Sidoarjo bersama forkopimda ini.
"Alhamdulillah,
tadi saya pikir ada operasi, ternyata diberi beras sama pak Polisi.
Selamat hari Bhayangkara semoga Polisi semakin dicintai masyarakat dan
tetap jaya," ungkap pengemudi ojol yang mengaku bernama Rustam. (*)
Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Transformasi Berkelanjutan untuk Hadir dan Mengabdi kepada Masyarakat
Bogor
– Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengabdi kepada
bangsa dan negara. Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi
menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif dengan tetap
menjadikan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap pelaksanaan
tugas.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat
(Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di
sela-sela Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan
Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).
Brigjen
Pol. Trunoyudo mengatakan, usia ke-80 Polri memiliki makna historis,
konstitusional, dan institusional yang menunjukkan perjalanan panjang
Polri tumbuh bersama rakyat.
“Hari Bhayangkara ke-80 merupakan
perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional,
dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang
bersama rakyat. Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar
untuk masyarakat,” ujar Trunoyudo.
Menurutnya, sebagaimana amanat
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Polri
memiliki tugas sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,
pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum. Karena
itu, keamanan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan
nasional.
“Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan merupakan
modal utama pembangunan, baik dalam konteks sosial, ekonomi, maupun
program pembangunan pemerintah. Oleh karena itu, Polri akan selalu
berada di tengah-tengah masyarakat, melindungi ketika masyarakat
membutuhkan perlindungan, melayani, membantu, serta melakukan penegakan
hukum dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,”
jelasnya.
Ia menambahkan, semangat “Polri untuk Masyarakat” tidak
hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga
melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang telah digelar sejak
rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara.
“Makna Bulan Bakti Bhayangkara
adalah Polri hadir di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan seperti
bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, bazar UMKM, hingga
program-program sosial lainnya menunjukkan bahwa Polri hadir ketika
masyarakat membutuhkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut,
Trunoyudo juga menegaskan bahwa transformasi Polri terus berjalan secara
berkelanjutan melalui empat bidang utama yang digagas Kapolri Jenderal
Polisi Listyo Sigit Prabowo yakni transformasi operasional, organisasi,
pelayanan publik, dan pengawasan. Transformasi tersebut diperkuat
melalui digitalisasi layanan seperti Super Apps Polri, layanan darurat
Polisi 110, hingga penguatan respons cepat terhadap pengaduan
masyarakat.
Selain memperkuat pelayanan publik, Polri juga terus
mendukung berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan,
pemenuhan gizi bagi anak-anak, peningkatan kualitas pendidikan melalui
Yayasan Kemala Bhayangkari, serta penguatan kerja sama internasional
dalam penanganan kejahatan transnasional.
Menurut Trunoyudo,
seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan
kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Kapolri selalu
menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri untuk
masyarakat. Walaupun Polri dituntut semakin modern dan adaptif,
hakikatnya Polri harus tetap berada di tengah-tengah masyarakat.
Integritas dan prestasi Polri diukur dari kepercayaan publik. Oleh
karena itu, Polri akan terus meningkatkan profesionalisme, kualitas
sumber daya manusia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan
Catur Prasetya sebagai kompas moral setiap insan Bhayangkara,”
tutupnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan
komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan memperkuat sinergi dengan
seluruh elemen bangsa, sehingga mampu menghadirkan rasa aman,
memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas
2045.