Ad 728x90

Saturday, November 7, 2026

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik




BLITAR – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Blitar Polda Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menjaga moral generasi muda. 

Melalui program unggulan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Polres Blitar Polda Jatim secara masif menggelar sosialisasi guna membentengi para pelajar dari ancaman kejahatan di era digital.

Kali ini, implementasi program Polidik dilaksanakan oleh satuan fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Blitar dengan menyambangi para pelajar di SMK PGRI Wlingi, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pemberian edukasi mengenai bahaya judi online (Judol), modus penipuan digital, hingga pentingnya etika dalam bermedia sosial.

Disela-sela kegiatan, Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni turun langsung memberikan pemahaman mendalam secara interaktif. 

Para pelajar diajak untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran keuntungan instan yang kerap menjadi kedok perjudian dan penipuan online.

Mereka juga diimbau untuk lebih bijak serta bertanggung jawab saat beraktivitas di ruang digital agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan siber.

Secara terpisah, Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H menegaskan bahwa program Polidik ini merupakan langkah preventif strategis Polri untuk menyelamatkan masa depan bangsa dari dampak buruk teknologi.

"Kami dari jajaran Polres Blitar terus berkomitmen dan berupaya keras memerangi praktik judi online serta mencegah berbagai tindak kejahatan siber. Salah satu jalur terbaiknya adalah melalui edukasi dini dan pendekatan langsung ke lingkungan sekolah seperti ini," ujar AKBP Ardhy.

Melalui keberlanjutan program Polisi Peduli Pendidikan ini, Polres Blitar Polda Jatim berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, memiliki literasi digital yang baik, serta mampu menyaring informasi secara bijak. 

"Keterlibatan aktif sekolah dan pelajar ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polres Blitar," pungkas AKBP Ardhy. (*)

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas




KEDIRI – Polres Kediri Polda Jatim resmi mengukuhkan Dai Polri dan Dai Kamtibmas di Pondok Pesantren Nurul Azizah, Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jumat (6/11/2026). 

Langkah ini diambil guna menggelorakan semangat "Polisi Bersama Masyarakat" serta mendukung program "Jogo Omah" (Menjaga Rumah) yang diinisiasi oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. 

Sinergi strategis dengan tokoh agama ini bertujuan untuk meredam maraknya hoaks, provokasi, dan ujaran kebencian yang berpotensi merusak keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran para dai merupakan mitra penting dalam menyebarkan pesan persaudaraan, toleransi, dan kepatuhan hukum ke seluruh lapisan masyarakat. 

"Esensi utama dari pengukuhan ini sejalan dengan program Bapak Kapolda Jatim yaitu Jogo Omah, yaitu menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketenteraman lingkungan secara bersama-sama," ujar AKBP Latif usai acara pengukuhan.

Dalam arahannya, Kapolres Kediri meminta para Da'i mengedepankan dakwah yang santun, moderat, dan menyejukkan. 

Pesan tersebut mencakup penguatan tiga pilar persaudaraan, yakni ukhuwah Islamiyah (sesama umat), ukhuwah wathaniyah (sebangsa dan setanah air), serta ukhuwah insaniyah (sesama manusia).

"Harapan kami, para Da'i dapat menjadi pelopor persatuan dan toleransi serta membawa kesejukan melalui dakwah yang santun dan bijaksana, serta jangan sampai menimbulkan perpecahan,” kata AKBP Latif.

Semangat kebersamaan antara Polisi dan masyarakat ini juga diarahkan ke ranah digital. Para Dai didorong memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten keagamaan yang edukatif dan inspiratif. 

Gerakan ini diperkuat dengan komunikasi berkala di lapangan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta unsur masyarakat lainnya demi memastikan rasa aman terjaga hingga ke lingkungan terkecil.

“Pengukuhan ini menjadi awal dari amanah dan tanggung jawab untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas AKBP Latif.

Sebagai keberlanjutan program, Kapolres Kediri menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk intens melakukan koordinasi dengan para dai serta melibatkan mereka dalam penyuluhan kamtibmas maupun kegiatan keagamaan lokal. 

Melalui sinergi erat dengan mengusung spirit Jogo Omah dan kedekatan Polisi Bersama Masyarakat, Polres Kediri Polda Jatim optimis stabilitas keamanan dan kerukunan warga di wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Kediri, dapat terus terawat dengan baik. (*)

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan




JAKARTA – Polri dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memperkuat kerja sama dalam mencegah dan menangani kejahatan terhadap anak, mulai dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kekerasan seksual, hingga penyalahgunaan narkotika.

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dengan Ketua KPAI beserta jajaran di Mabes Polri, Jakarta. Kedua pihak menekankan pentingnya penegakan hukum yang mengedepankan perlindungan anak, baik sebagai korban maupun dalam upaya pencegahan kejahatan.

Kapolri mengatakan, perlindungan anak menjadi perhatian bersama yang harus dilakukan melalui langkah pencegahan, edukasi, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan.

“Penanganan khususnya terkait TPPO dan lebih khusus lagi terhadap anak ini menjadi perhatian kita bersama. Kita berupaya bagaimana menjaga dan melindungi anak-anak agar tidak menjadi korban,” ujar Suyudi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (06/11/2026).

Ia menjelaskan, Polri bersama KPAI selama ini melakukan pemetaan terhadap pelaku kejahatan, baik melalui pemantauan di wilayah maupun patroli siber. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mengidentifikasi kejahatan terhadap anak di ruang digital, termasuk eksploitasi seksual dan kekerasan.

Menurut Suyudi, penyalahgunaan narkotika juga menjadi ancaman yang perlu diantisipasi karena anak-anak berpotensi menjadi korban penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Kita tidak ingin anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa ini menjadi korban atau menjadi objek dari orang-orang atau pelaku kejahatan yang memang menargetkan anak,” tegasnya.

Untuk memperkuat koordinasi, Kapolri menyebut Polri bersama KPAI dan kementerian serta dinas terkait juga membahas kemungkinan pengembangan aplikasi yang dapat menyelaraskan kerja sama antarlembaga. Sistem tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan kasus perlindungan anak secara lebih efektif.

Sementara itu, Wakil Ketua KPAI Dr. Jasra Putra, menyampaikan bahwa kondisi perlindungan anak di Indonesia membutuhkan dukungan penegakan hukum yang memiliki perspektif perlindungan anak. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian meliputi anak korban narkotika, TPPO, kekerasan seksual, serta kekerasan fisik dan psikis.

“Kami mengapresiasi Pak Kapolri yang menyambut masukan-masukan kami mengenai bagaimana mengarusutamakan perlindungan anak dalam penegakan hukum. Beliau juga menyampaikan komitmen terhadap upaya pemberatan hukum bagi para pelaku kejahatan terhadap anak, termasuk pelaku pedofilia,” ujar Jasra.

KPAI berharap perlindungan anak menjadi salah satu perhatian dalam kebijakan dan pelaksanaan tugas Polri, sehingga upaya pencegahan maupun penanganan kejahatan terhadap anak dapat berjalan lebih optimal.

Polres Mojokerto Kota Ungkap Produksi Oli Ilegal, Satu Tersangka Diamankan

Polres Mojokerto Kota Ungkap Produksi Oli Ilegal, Satu Tersangka Diamankan




MOJOKERTO KOTA – Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto Kota, Polda Jawa Timur, berhasil membongkar jaringan produksi dan peredaran oli ilegal di dua lokasi berbeda. 

Lokasi pertama berada di Jalan Bypass KM 2, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, sementara lokasi kedua merupakan gudang produksi di Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Dody Munandar, S.I.K., didampingi Kasat Reskrim AKP Muhamad Kevin Ramadhan dan Kasi Humas IPTU Suhartanto saat konferensi pers pada Jumat (6/11/2026).

AKBP Dody Munandar mengungkapkan bahwa dari hasil operasi tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka pria berinisial FR (43), warga Kota Mojokerto, yang diduga kuat sebagai dalang di balik praktik produksi ilegal ini.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, modus operandi yang dilakukan tersangka yakni menyewa gudang untuk dijadikan tempat produksi oli tanpa izin resmi," jelas AKBP Dody.

Dalam menjalankan aktivitasnya, tersangka meracik dan mencampur sejumlah bahan baku untuk menghasilkan produk oli tiruan. Produk tersebut kemudian dikemas sedemikian rupa dan diberi label palsu agar siap diedarkan ke pasaran luas.

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP). 

Barang bukti tersebut meliputi 55 jerigen kosong, 1 jerigen berisi oli siap edar, 9 drum bahan oli berwarna kuning, 4 drum bahan oli, 1 tabung LPG ukuran 12 kg, satu unit alat pengaduk (mixer), 10 drum kosong, serta puluhan lembar label stiker dan dokumen laminating palsu serta barang bukti lainya.

Atas perbuatannya, tersangka FR kini harus mendekam di sel tahanan dan terancam dijerat pasal berlapis sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku mengenai perlindungan konsumen dan perindustrian.

Kapolres Mojokerto Kota menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam menindak tegas segala bentuk tindak pidana, khususnya praktik produksi ilegal yang merugikan masyarakat luas sebagai konsumen. Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu jeli dalam membeli produk otomotif.

"Apabila masyarakat mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas yang melanggar hukum di lingkungan sekitar, segera laporkan melalui layanan bebas pulsa Polri 110 agar dapat langsung kami tindaklanjuti," pungkas AKBP Dody Munandar. (*)

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110




TUBAN – Mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polresta Tuban Polda Jawa Timur kembali menggelar kegiatan Subuh Keliling (Suling). 

Kali ini, program yang masuk dalam 100 hari Program Kerja Kapolri tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Fajri, Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban, Sabtu (7/11/2026).

Dalam kegiatan ini, Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Tuban. 

Selain melaksanakan ibadah salat Subuh berjamaah, momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dua arah dan dialog langsung untuk menyerap aspirasi serta keluhan yang berkembang di lingkungan warga.

Salah satu poin penting yang disosialisasikan secara masif dalam dialog tersebut adalah keberadaan layanan Call Center Polri 110. 

Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa Layanan Call Center 110 ini beroperasi penuh selama 24 jam untuk menerima laporan maupun pengaduan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara gratis, baik melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

"Ini adalah komitmen kami agar kepolisian dapat memberikan respons secara cepat ketika terjadi situasi darurat atau gangguan kamtibmas di sekitar Anda. Jadi, jangan ragu menghubungi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian," ujar Kombes Pol Jazuli Dani.

Selain menyosialisasikan layanan darurat tersebut, Kapolresta Tuban juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas krusial.

Ia mengajak jemaah Masjid Al-Fajri untuk meningkatkan kesadaran dalam keselamatan berlalu lintas guna mencegah fatalitas kecelakaan di jalan raya. 

Tak kalah penting, Kapolresta Tuban juga memberikan peringatan keras mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika yang mengancam masa depan generasi muda.

Ia meminta peran aktif seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing, agar jangan sampai wilayah Tuban menjadi tempat berkembangnya peredaran narkoba

"Apabila mengetahui adanya indikasi mencurigakan terkait narkoba atau potensi gangguan keamanan lainnya, segera informasikan kepada kami," tegasnya.

Melalui konsistensi kegiatan Subuh Keliling ini, Polresta Tuban Polda Jatim berharap hubungan yang harmonis dan sinergis antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin. (*)

Semangat Hari Pahlawan : Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis, Ajak Warga Peduli Kamtibmas

Semangat Hari Pahlawan : Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis, Ajak Warga Peduli Kamtibmas




SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jatim menerapkan cara berbeda dalam menyambut Hari Pahlawan 2026. 

Tidak sekadar mengajak warga mengenang jasa pejuang, kepolisian juga menghadirkan aksi nyata lewat pemasangan 1.000 alarm sepeda motor gratis dan pembagian makan siang di Taman Bungkul, Surabaya, Sabtu (7/11/2026).

Program yang digagas Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan kendaraan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga. 

Proses pemasangan alarm dimulai pukul 08.00 WIB, sedangkan pembagian makan siang gratis berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga persediaan habis.

Melalui kegiatan ini, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan kendaraan pribadi.

Langkah ini sangat penting guna mengantisipasi ancaman pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang membutuhkan kewaspadaan bersama.

"Pemasangan alarm motor diharapkan menjadi langkah preventif yang memberikan perlindungan tambahan," ujar Kombes Pol Luthfi.

Kendati demikian, Kombes Pol Luthfi mengingatkan warga agar tetap membiasakan diri memarkir kendaraan di tempat aman dan selalu menggunakan kunci pengaman ganda.

Momentum Hari Pahlawan menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan kini dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap keselamatan sesama. 

Selain pemasangan alarm, penyediaan makan siang menjadi bentuk pendekatan humanis kepolisian guna membuka ruang interaksi yang lebih hangat bersama warga.

Mengingat kuota yang terbatas dan tingginya antusiasme, masyarakat yang ingin berpartisipasi diimbau datang lebih awal untuk mengambil nomor antrean. 

Polrestabes Surabaya Polda Jatim berharap aksi ini memicu warga untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu bekerja sama dengan kepolisian.

Dengan mengusung semangat "Polisi Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani", kegiatan ini diharapkan menjadi wujud pelayanan yang semakin dekat, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Pahlawan.(*)

Polres Bondowoso Rangkul Driver Ojol, Sediakan Ruang Dialog Kamtibmas Lewat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Polres Bondowoso Rangkul Driver Ojol, Sediakan Ruang Dialog Kamtibmas Lewat Semangat Polisi Bersama Masyarakat




BONDOWOSO – Dalam rangka mengimplementasikan program prioritas “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Bondowoso Polda Jatim menggelar cangkrukan bersama komunitas ojek online (ojol) se-Kabupaten Bondowoso di Alun-alun RBA Ki Ronggo, Rabu (4/11/2026). 

Langkah ini menjadi wujud kepedulian Polres Bondowoso Polda Jatim sekaligus ajakan bagi driver ojol untuk menjadi mitra aktif kamtibmas dalam menyukseskan program “Jogo Omah” (Menjaga Rumah) yang digagas oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Wakapolres KOMPOL I Gede Suartika, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta puluhan pengemudi Grab, Gojek, dan ShopeeFood.

Dalam sambutannya, AKBP Aryo menegaskan bahwa driver ojol memiliki peran strategis di garis depan masyarakat. Mobilitasnya yang tinggi hingga ke pelosok pemukiman menjadikannya mitra potensial kepolisian dalam mengawasi keamanan lingkungan.

"Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami hadir untuk merangkul rekan-rekan ojol. Kami mengajak Anda semua menjadi mata dan telinga kamtibmas demi menyukseskan program 'Jogo Omah' Kapolda Jatim," ujar AKBP Aryo.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Bondowoso langsung menampung aspirasi driver terkait kendala lapangan, seperti kemudahan pengurusan SIM, denda pajak kendaraan, hingga dilema menghadapi penumpang yang menolak memakai helm. 

AKBP Aryo menegaskan segera berkoordinasi dengan Satlantas untuk memfasilitasi solusi terbaik bagi komunitas ojol. Ia juga mengingatkan pemanfaatan Call Center bebas pulsa 110 saat darurat.

Kebersamaan tanpa sekat ini diakhiri dengan momen makan nasi kotak bersama secara lesehan. Salah satu pengemudi ojol mengaku sangat mengapresiasi perhatian kepolisian.

"Kami senang karena Polres Bondowoso begitu peduli. Kami tidak hanya didengar keluhannya, tetapi juga dirangkul sebagai mitra untuk menjaga keamanan Bondowoso," ungkapnya.

Melalui sinergi kokoh ini, diharapkan para driver dapat bekerja dengan aman dan nyaman sekaligus berkontribusi aktif menjaga kondusifitas wilayah. (*)

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan




MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan, Polresta Malang Kota Polda Jatim memperkuat mitigasi dengan memetakan wilayah rawan di lima kecamatan. 

Langkah taktis ini diperkuat melalui Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana yang diikuti 357 personel gabungan TNI, Polri, Pemkot Malang, BPBD, serta relawan di Lapangan Buring, Kedungkandang, Jumat (6/11/2026).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, menegaskan bahwa apel ini merupakan sarana konsolidasi lintas instansi untuk menyatukan kesiapan personel dan memastikan langkah penanganan yang cepat saat terjadi bencana fisik maupun dampak kesehatan.

"Intensitas hujan mulai meningkat. Seluruh unsur harus saling berkoordinasi erat dan memantau perkembangan situasi cuaca secara berkelanjutan di wilayah Kota Malang," ujar Kombes Danang.

Karakteristik perkotaan membuat Malang Kota rawan terhadap genangan air yang mengganggu lalu lintas. Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyusun peta kerawanan hingga tingkat kelurahan. 

Data ini terus diperbarui dengan mempertimbangkan perubahan lingkungan, saluran drainase, serta proyek infrastruktur. Sejumlah kawasan di Kecamatan Lowokwaru dan Kedungkandang menjadi perhatian utama, khususnya wilayah di sepanjang aliran sungai.

Kombes Pol Danang meminta sinergi berjenjang dari tingkat kelurahan hingga kecamatan diperkuat. Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas wajib aktif bertukar informasi. 

Untuk mempercepat penanganan kedaruratan, posko terpadu akan langsung didirikan di lokasi kejadian secara on the spot.

Selain ancaman banjir dan tanah longsor, Kombes Pol Danang juga mengingatkan potensi lonjakan penyakit lingkungan musim hujan, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.

"Evaluasi kejadian tahun lalu harus menjadi dasar peningkatan mitigasi. Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, dan keselamatan masyarakat Kota Malang tetap menjadi prioritas utama," pungkasnya. (*)

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba




SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan memperkuat peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolda Jatim melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama masyarakat di Masjid Al-Hidayah, Jalan Ketintang Baru 15, Gayungan, Surabaya, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi langsung antara Polri dengan masyarakat, sejalan dengan semangat program Polisi Bersama Masyarakat yang digaungkan Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jatim menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan langkah penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga.

“Persoalan narkoba ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kita tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Jangan sampai narkoba yang awalnya kita anggap jauh, ternyata sudah masuk ke lingkungan bahkan keluarga kita sendiri,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Kapolda Jatim juga menyoroti ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang masih menjadi tantangan serius, termasuk di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penyalahgunaan narkotika, termasuk potensi penggunaan rokok elektrik atau vape sebagai media konsumsi zat terlarang.

Menurut Kapolda Jatim, keluarga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan memberikan perlindungan kepada anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak, sekaligus mendorong masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis untuk menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba merupakan bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Selain menyampaikan pesan pencegahan narkoba, Kapolda Jatim juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun institusi Polri yang profesional, berintegritas, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh personel kepolisian agar senantiasa mengedepankan pelayanan yang humanis, menjaga kepercayaan publik, serta tidak menyalahgunakan kewenangan dalam pelaksanaan tugas.

“Saya selalu mengingatkan seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Jika ada anggota yang melakukan tindakan meresahkan, silakan laporkan. Saya akan tindak tegas,” tegasnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan keterbukaannya terhadap kritik, masukan, maupun laporan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat pelayanan maupun sikap anggota kepolisian yang belum memenuhi harapan masyarakat.

Melalui kegiatan Subuh Keliling, Kapolda Jatim berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Semangat tersebut sejalan dengan JOGO OMAH, yang menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketenteraman lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan masyarakat dan kepolisian dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (*)

 Bhabinkamtibmas  Sekarjati Pantau Tanaman Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi

Bhabinkamtibmas Sekarjati Pantau Tanaman Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi




Ngawi – Wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Ngawi. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar, Polsek Karanganyar, Brigadir Yuda Fadilah melaksanakan patroli sekaligus monitoring tanaman jagung milik warga di Dusun Dondong, Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Yuda Fadilah meninjau langsung pemanfaatan lahan pekarangan milik Bapak Sudadi yang ditanami jagung. Pemanfaatan lahan produktif ini menjadi salah satu langkah sederhana namun bermanfaat dalam mendukung ketersediaan pangan di lingkungan masyarakat.

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan mengajak warga agar terus mengoptimalkan lahan pekarangan untuk kegiatan pertanian produktif, sehingga dapat memberikan nilai manfaat bagi kebutuhan keluarga.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan program ketahanan pangan.

"Melalui pemanfaatan lahan pekarangan, masyarakat dapat berkontribusi secara nyata dalam menjaga ketersediaan pangan. Kami mendorong agar kegiatan positif seperti ini terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi warga lainnya," ungkap Kapolres Ngawi saat dikonfirmasi media, Sabtu (7/11/2026)

Polres Ngawi melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan serta mendorong pemanfaatan potensi lokal guna mendukung program Asta Cita dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Polres Ngawi, Polri Bersama Masyarakat untuk Ngawi yang Aman, Mandiri, dan Sejahtera.

 Jalin Kemitraan dengan Insan Pers, Kapolres Ngawi Terima Kunjungan PWI

Jalin Kemitraan dengan Insan Pers, Kapolres Ngawi Terima Kunjungan PWI





NGAWI – Dalam upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers, Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ngawi, Zainal, bersama sejumlah pengurus PWI, di ruang kerja Kapolres Ngawi pada Jumat (6/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi didampingi Kasat Reskrim, Kasat Lantas, dan Kasi Humas Polres Ngawi. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan penuh keakraban.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menjalin komunikasi yang baik, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan insan pers dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak juga bertukar informasi dan berdiskusi mengenai pentingnya kolaborasi dalam menyampaikan pemberitaan yang edukatif, akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi serta mengedukasi masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi dan sinergi yang baik dengan insan pers perlu terus dijaga dan ditingkatkan.

"Kami berharap hubungan baik antara Polres Ngawi dan rekan-rekan wartawan, khususnya PWI Kabupaten Ngawi, dapat terus terjalin. Melalui komunikasi dan sinergitas yang baik, kita dapat bersama-sama menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat," ungkap Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Ngawi terbuka terhadap komunikasi dan kerja sama dengan insan pers sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kepolisian yang transparan, informatif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan terjalinnya sinergitas tersebut, diharapkan Polri dan insan pers dapat terus berkolaborasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pemberitaan yang positif dan bertanggung jawab.

 Dukung POPDA XV dan PEPARPEDA III Tahun 2026, Kapolres Ngawi Hadiri Opening Ceremony, 103 Personel Diterjunkan untuk Pengamanan

Dukung POPDA XV dan PEPARPEDA III Tahun 2026, Kapolres Ngawi Hadiri Opening Ceremony, 103 Personel Diterjunkan untuk Pengamanan





NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., menghadiri Opening Ceremony Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi, Jumat (6/11/2026) malam.


Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Polres Ngawi menerjunkan sebanyak 103 personel untuk melaksanakan pengamanan. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar, termasuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas serta menjaga situasi kamtibmas di sekitar lokasi kegiatan.

Kehadiran Kapolres Ngawi merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan olahraga, pengembangan potensi generasi muda, serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama penyelenggaraan kegiatan.

POPDA XV dan PEPARPEDA III Tahun 2026 menjadi momentum bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan prestasi di bidang olahraga. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, serta semangat pantang menyerah.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mendorong generasi muda agar terus mengembangkan bakat dan potensi di bidang olahraga.

"Ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter pelajar yang disiplin, tangguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta menghargai perbedaan. Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Kabupaten Ngawi," ungkap Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Ngawi siap memberikan dukungan pengamanan secara maksimal. Sebanyak 103 personel yang diterjunkan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta, panitia, maupun masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.

Dukungan tersebut merupakan wujud nyata semangat Polri Bersama Masyarakat dalam mendukung kemajuan olahraga serta mencetak generasi muda yang berprestasi di Kabupaten Ngawi.


Jumat Sehat, Polres Ngawi Olahraga Bersama Melalui Senam

Jumat Sehat, Polres Ngawi Olahraga Bersama Melalui Senam




**NGAWI** – Dalam rangka menjaga kebugaran dan meningkatkan kesehatan personel, anggota Polres Ngawi melaksanakan kegiatan olahraga bersama melalui senam pagi pada Jumat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh personel Polres Ngawi. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga bersama ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, kekompakan, serta soliditas antaranggota.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama merupakan salah satu upaya untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan personel agar senantiasa prima dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Melalui kegiatan olahraga bersama ini, kita berharap seluruh personel selalu sehat, bugar, dan memiliki semangat dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, kesehatan merupakan modal penting bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Melalui kegiatan Jumat Sehat ini, Polres Ngawi terus membangun semangat kebersamaan sejalan dengan slogan **Polri Bersama Masyarakat**, demi mewujudkan personel yang sehat, solid, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Friday, November 6, 2026

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Almarhum Brigpol Ronald Enok di Puncak Jaya, Seorang Warga Turut Diamankan

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Almarhum Brigpol Ronald Enok di Puncak Jaya, Seorang Warga Turut Diamankan




MULIA – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama personel Polres Puncak Jaya menangkap seorang pria berinisial T.T. (21), yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus penembakan terhadap almarhum Brigpol Ronald M. Enok, anggota Polres Puncak Jaya. T.T. ditangkap pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 16.00 WIT di Kampung Tingginambut, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah saat sedang berboncengan dengan seorang warga berinisial A.W. menuju Distrik Gurage.

T.T. diduga merupakan bagian dari kelompok KKB Kodap III Puncak pimpinan Lekagak Telenggen, yang menjadi salah satu kelompok dalam pemantauan petugas penegak hukum di wilayah Puncak Jaya. 

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat diwawancarai media, Jumat (06/11), mengatakan, T.T saat hendak diamankan berupaya melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas. 

“Menghadapi situasi tersebut, personel melakukan tindakan penegakan hukum secara tegas dan terukur sesuai prosedur. Dalam tindakan tersebut, T.T. mengalami luka tembak pada kaki sebelah kiri dan kemudian dibawa ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Kasatgas Humas.

Dari penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, berupa:
- 1 (satu) unit sepeda motor;
- rantai sensor;
- uang tunai; dan
- perlengkapan pribadi lainnya.

Kasatgas Humas menambahkan, saat ini, A.W. telah diamankan di Polres Puncak Jaya dan masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman. Sementara itu, T.T. telah diberangkatkan ke Jayapura dengan pengawalan personel untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua. Setelah menjalani perawatan medis, yang bersangkutan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“T.T. merupakan DPO dalam kasus penembakan terhadap almarhum Brigpol Ronald M. Enok yang terjadi pada Selasa, 21 Januari 2025, di Kompleks Lima-Lima, Kampung Lungguneri, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya,” terang Kasatgas Humas.

Kasatgas Humas menjelaskan bahwa korban diketahui sedang mengantre untuk membeli minyak tanah di salah satu Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS). Ketika dalam perjalanan pulang, korban dihadang dan ditembak menggunakan senjata api pada bagian dada sebelah kanan hingga tembus ke belakang, yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut ditindaklanjuti melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/03/I/2025/SPKT/Polres Puncak Jaya/Polda Papua, tertanggal 21 Januari 2025. Dalam proses penyidikan, T.T. kemudian ditetapkan sebagai DPO berdasarkan Nomor DPO/S-34/07/IX/2025/Reskrim, tertanggal 5 September 2025.

Atas perkara tersebut, T.T. disangkakan dengan pasal berlapis, yakni primair Pasal 459 juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, mengenai pembunuhan berencana dengan turut serta melakukan, yang diancam pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Adapun subsidair Pasal 458 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, mengenai pembunuhan dengan turut serta melakukan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Penerapan pasal tersebut tetap berdasarkan hasil penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Sebelum penangkapan T.T, petugas juga telah menangkap seorang DPO lainnya berinisial K.E., yang diduga terkait dengan kasus penembakan almarhum Brigpol Ronald M. Enok. K.E. ditangkap pada Jumat, 15 Agustus 2025, di sebuah honai di Kampung Usir Depan, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah,” tambah Kasatgas Humas.

Kasatgas Humas juga menegaskan bahwa penyidikan terus dikembangkan untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus tersebut. Satgas Kepolisian Damai Cartenz bersama jajaran Polda dan Polres yang ada di tanah Papua, tidak akan pernah diam, terutama terkait dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB. 

“Untuk itu kami berharap kerjasama dari masyarakat mana kala ada keterlibatan seseorang atau yang patut diduga sebagai anggota KKB untuk memberikan informasi kepada kami, karena sejatinya Polisi bersama Masyarakat menjaga kedamaian dan keamanan di tanah Papua,” tutup Kasatgas Humas Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz akan terus melakukan upaya penegakan hukum secara profesional dan terukur terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan. Kami juga mengedepankan prinsip kehati-hatian serta memperhatikan keselamatan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Kaops Damai Cartenz-2026.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 akan terus mengoptimalkan langkah-langkah penegakan hukum dan pengembangan penyidikan guna memastikan setiap perkara ditangani secara tuntas, sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kehadiran Polri dalam menjaga kedamaian di Tanah Papua.

 Jumat Keliling di Surabaya, Wakapolda Jatim Ajak Warga Bersama Cegah Kenakalan Remaja

Jumat Keliling di Surabaya, Wakapolda Jatim Ajak Warga Bersama Cegah Kenakalan Remaja




SURABAYA – Wakapolda Jawa Timur Kombes Pol Feri Handoko Soenarso mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta bersama-sama mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.

Pesan tersebut disampaikan saat Wakapolda Jatim melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Muttaqin, Jalan Ketintang Barat II Nomor 7, Gayungan, Kota Surabaya, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Jawa Timur mendukung program Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”, melalui penguatan silaturahmi dan komunikasi langsung antara kepolisian dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Jatim menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk mencegah berbagai persoalan sosial yang melibatkan generasi muda.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain potensi tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.

Menurut Wakapolda Jatim, upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan tersebut membutuhkan kepedulian dan kerja sama antara kepolisian, keluarga, sekolah, tokoh agama, serta masyarakat.

Peran orang tua dinilai sangat penting dalam memberikan pendampingan, membangun komunikasi yang terbuka, serta mengawasi aktivitas dan pergaulan anak-anak agar terhindar dari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, Wakapolda Jatim mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Warga juga diimbau agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polda Jawa Timur terus mendorong terbangunnya komunikasi yang terbuka dan kemitraan yang semakin erat antara Polri dengan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polda Jatim untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polda Jatim berharap partisipasi dan kepedulian warga terus meningkat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Timur. (*)

Sinergi bersama Tokoh Agama, Polresta Malang Kota Kukuhkan 57 Da'i Kamtibmas

Sinergi bersama Tokoh Agama, Polresta Malang Kota Kukuhkan 57 Da'i Kamtibmas





MALANG KOTA – Polresta Malang Kota Polda Jatim melantik 57 Da'i Kamtibmas berasal dari berbagai wilayah yang mencakup 57 kelurahan di Kota Malang.

Kegiatan ini sebagai upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) melalui pendekatan keagamaan.

Para da’i tersebut diharapkan menjadi mitra strategis Polri dalam membangun kesadaran hukum, mencegah potensi gangguan keamanan, serta menjaga kerukunan masyarakat hingga lingkungan terkecil, melalui pesan-pesan keagamaan yang sejuk, dan mengedepankan nilai toleransi serta persatuan.

Pelantikan dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S., didampingi Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar, di Mapolresta Malang Kota, Rabu (04/11/2026).

Pengukuhan secara simbolis dengan pemakaian seragam jas berwarna cokelat diberikan kepada Ketua Da'i Kamtibmas, Mochamad Soleha, dan Wakil Ketua, Winardi. 

Kombes Pol Danang menjelaskan, pembentukan Da'i Kamtibmas bagian dari “Polri Bersama Masyarakat” untuk meningkatkan Harkamtibmas dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.

"Da'i Kamtibmas merupakan mitra Polri dalam membangun keamanan melalui pendekatan agama, para dai bisa menyampaikan pesan-pesan kedamaian, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kesadaran hukum, serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga Kamtibmas," jelas Kombes Pol Danang.

Keberadaan para dai juga diharapkan bisa membantu untuk mendeteksi sejak dini potensi permasalahan sosial, mencegah perselisihan, serta mengantisipasi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

“Dalam pelaksanaannya, Da'i Kamtibmas memiliki peran sebagai mitra Polri dalam pembinaan, melalui kegiatan dakwah, terutama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.”ujarnya.

Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Polresta Malang Kota Polda Jatim  akan menggelar pertemuan rutin dengan Da'i Kamtibmas setiap tiga bulan sekali sebagai sarana evaluasi kegiatan, penyampaian masukan, sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dan para dai.

“Para da’i lebih bijak dalam penyampaian Solusi, bisa menjadi penengan dan mampu mendekati, masyarakat untuk mencegah konflik sosial dilingkungan keluarga, serta merukunkan warga dari berbagai latar belakang,” pungkasnya. (*)

Polres Ponorogo Siagakan Ratusan Personel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Polres Ponorogo Siagakan Ratusan Personel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi




PONOROGO – Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem harus berupa kesiapan nyata di lapangan dan bukan sekadar seremonial. 

Hal itu disampaikannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 di halaman Mapolres Ponorogo, Polda Jatim , Rabu (4/11/2026) waktu lalu.

Apel tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Dandim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, perwakilan BPBD Kabupaten Ponorogo, serta sejumlah instansi terkait dan pemangku kepentingan penanggulangan bencana lainnya.

"Kita tidak boleh lengah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Seluruh personel dan instansi terkait harus benar-benar siap, baik dari sisi kekuatan personel, kesiapan peralatan, maupun pola koordinasi di lapangan," ujar AKBP Damus Asa.

Ia menegaskan, ketika bencana terjadi, seluruh unsur harus mampu bergerak cepat, tepat, dan sigap bertindak melindungi masyarakat.

"Kita harus sigap bertindak dan menjadi prioritas kita adalah keselamatan masyarakat," tegas AKBP Damus Asa.

Kapolres Ponorogo juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektoral antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan BPBD. 

Menurutnya, kerja sama terpadu ini dibutuhkan mulai dari tahap mitigasi, kesiapan evakuasi, penanganan darurat, hingga pemenuhan kebutuhan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak.

Langkah antisipasi bencana ini difokuskan pada sejumlah wilayah rawan yang menjadi ancaman tahunan di Kabupaten Ponorogo, seperti potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, serta dampak buruk cuaca ekstrem lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan peralatan tanggap bencana secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap kesiapan operasional personel di lapangan. 

Selesai pelaksanaan apel, jajaran Forkopimda Ponorogo langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap kesiapan pasukan berikut kelayakan berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional.

Pengecekan berkala ini memastikan bahwa seluruh armada dan alat penyelamatan siap diterjunkan sewaktu-waktu tanpa hambatan teknis saat terjadi situasi darurat di lokasi kejadian.

Melalui Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 ini, seluruh unsur kedinasan di Ponorogo menyepakati komitmen bersama untuk menempatkan kecepatan bertindak dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas paling utama. (*)

Sespimmen Angkatan 67 Gelar Baksos, Salurkan Paket Sembako dan Paket Perlengkapan Sekolah

Sespimmen Angkatan 67 Gelar Baksos, Salurkan Paket Sembako dan Paket Perlengkapan Sekolah



BANDUNG BARAT – Serdik Sespimmen Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan ke-67 melaksanakan kegiatan bakti sosial di RT 01/RW 08, Desa Kayu Ambon, Kampung Pangragajian, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/10/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus implementasi program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para Serdik menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan lanjut usia (lansia). Paket bantuan berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, teh, kopi, susu, dan tepung.

Selain itu, sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah dan makanan ringan dibagikan kepada anak-anak. Paket tersebut berisi buku, alat tulis, kotak pensil, krayon, serta sejumlah makanan dan susu. Penyerahan bantuan juga dilakukan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah warga agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran.

Perwakilan Sespimmen Angkatan 67, Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian para Serdik terhadap lingkungan sekitar sekaligus upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa program Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bukan sekadar hadir, tetapi bagaimana kehadiran polisi dapat memberikan arti, manfaat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Yefta.

Kegiatan tersebut juga diikuti Mohamed Zameer Khan, Serdik Sespimmen Angkatan 67 asal Singapura. Ia menyampaikan rasa syukur mendapat kesempatan untuk terlibat bersama rekan-rekannya dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, meskipun bantuan yang diberikan sederhana, diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.

“Polisi bukan hanya hadir ketika ada masalah, tetapi harus selalu bersama masyarakat. Walaupun negara kita berbeda, Singapura atau Indonesia, yang terpenting kemanusiaan dan kepedulian tidak mengenal batas,” ujar Mohamed Zameer Khan.

Ia juga mengajak agar semangat kebersamaan antara polisi dan masyarakat terus dijaga melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Kegiatan ini diikuti sepuluh Serdik Sespimmen Angkatan 67, yakni Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan, S.I.K., M.T.; Muhammad Hafif, S.I.K., M.T., M.Sc.; Rizka Fadhila, S.H., S.I.K.; Muhammad Iqbal Wiradha, S.I.K.; Nara Cipta Resmi, S.I.K., M.H.; Ganesa Sinambela, S.I.K.; Mohamed Zameer Khan; Josina Lambionbir, S.H., S.I.K., M.M.; Vivi Maria Pransisca Siregar, S.H., S.I.K., M.I.K.; serta Diana Yanmiraty Hadjo, S.I.K., M.M.

Melalui bakti sosial ini, Sespimmen Angkatan 67 berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan terus diwujudkan melalui kepedulian, ketulusan, dan kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Polres Lumajang Berangkatkan Personel dan Paket Sembako, Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari

Polres Lumajang Berangkatkan Personel dan Paket Sembako, Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari

 




LUMAJANG – Komitmen Polisi Bersama Masyarakat kembali dinyatakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Lumajang Polda Jatim saat warga di wilayah Kecamatan Tempursari, Lumajang tertimpa musibah banjir.

Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., memberangkatkan bantuan sosial (bansos) berupa 100 paket sembako beserta puluhan personel Polri untuk membantu warga terdampak bencana banjir di wilayah tersebut sejak Rabu (4/11/2026).

Pemberangkatan armada logistik dan puluhan personel tersebut dilepas langsung oleh AKBP Riki Yariandi dari Mapolres Lumajang. Setiap paket sembako berisi bahan pangan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan dasar warga di pemukiman terdampak.

Penyaluran bantuan dan pengerahan personel tersebut langsung diarahkan menuju titik-titik posko penampungan serta rumah warga terdampak di Kecamatan Tempursari dengan melibatkan jajaran Polsek setempat dan perangkat desa demi ketepatan sasaran distribusi.

Kapolres Lumajang menegaskan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kewajiban Polri untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.

"Pemberangkatan 100 paket sembako dan pergeseran puluhan personel ini merupakan bentuk respons cepat Polres Lumajang untuk meringankan beban serta membantu saudara-saudara kita di Kecamatan Tempursari yang sedang menghadapi musibah banjir," ujar AKBP Riki Yariandi.

Lebih lanjut, AKBP Riki Yariandi menjelaskan bahwa selain mendistribusikan logistik, pergerakan puluhan personel difokuskan pada pengamanan area terdampak, pemantauan wilayah, serta kerja bakti di lokasi bencana guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

"Fokus utama kami hari ini adalah memastikan bantuan bahan pokok segera sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Selain menyalurkan logistik, puluhan personel disiagakan di lapangan untuk memantau perkembangan situasi pemukiman dan membantu proses evakuasi jika diperlukan," tegasnya.

Mengakhiri keterangannya, Kapolres Lumajang mengimbau agar masyarakat tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem serta menegaskan sinergi jajarannya dengan pihak-pihak terkait.

"Kami mengimbau warga tetap tenang namun selalu waspada terhadap perubahan cuaca. Polres Lumajang bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus bersinergi menjaga keselamatan warga serta memastikan penanganan pascabencana berjalan lancar dan terorganisasi," pungkas AKBP Riki Yariandi. (*)

Polres Gresik Ungkap Peredaran Narkoba Sita 57,96 Gram Sabu dari Tangan Residivis

Polres Gresik Ungkap Peredaran Narkoba Sita 57,96 Gram Sabu dari Tangan Residivis




GRESIK – Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika di wilayah Kecamatan Manyar. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang residivis berinisial GNW (28) yang bertindak sebagai kurir dan barang bukti sabu seberat 57,96 gram.

Kapolres Gresik,AKBP Ramadhan Nasution menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mengintensifkan pemberantasan narkoba di tengah masyarakat, sekaligus menindaklanjuti program Quick Wins Kapolri dan program kerja Kapolda Jatim.

Menurut AKBP Ramadhan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat. Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan GNW saat berada di sebuah bengkel motor di Jalan Raya Roomo, Kecamatan Manyar pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 17.10 WIB. 

"Saat digeledah, petugas menemukan satu paket sabu di saku celana tersangka," terang AKBP Ramadhan, Kamis (5/11/2026).

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke tempat kos GNW di Desa Suci, Kecamatan Manyar, dan menemukan 17 paket sabu tambahan. 

"Total barang bukti yang disita mencapai 18 paket sabu," tambah AKBP Ramadhan.

Selain narkoba, Polisi juga menyita tiga unit timbangan digital, plastik klip kosong, buku catatan, satu unit ponsel, sepeda motor Suzuki Nex, serta uang tunai Rp850 ribu.

Dari hasil pemeriksaan, GNW mengaku bekerja sebagai kurir atas perintah seorang pemasok berinisial WW, yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Tersangka yang beroperasi sejak Agustus 2026 ini menerima upah Rp2,5 juta hingga Rp5 juta. GNW diketahui merupakan residivis kasus narkotika," ungkap AKBP Ramadhan.

Sabu tersebut rencananya diedarkan ke sejumlah wilayah seperti Gresik, Kebomas, Menganti, Kedamean, Wringinanom, dan Driyorejo. Tak hanya mengantar, GNW juga nekat menjual mandiri demi keuntungan lebih besar.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 1 Tahun 2026.

Ancaman hukumannya berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun serta denda sesuai ketentuan perundang-undangan.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melengkapi berkas penyidikan dan memburu pemasok yang masih buron.

"Polres Gresik menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, dengan melaporkan melalui Call Center 110, tutupnya. (*)