Ad 728x90

Wednesday, July 15, 2026

 Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Pembobolan Bank Jambi Rp144,82 Miliar, Tiga Tersangka Diamankan

Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Pembobolan Bank Jambi Rp144,82 Miliar, Tiga Tersangka Diamankan

 


Jambi – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana pembobolan sistem PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp144,82 miliar.

Konferensi pers yang digelar pada Selasa, (14/07/2026) tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, dan di dampingi oleh  Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat atas perkembangan penanganan perkara yang menjadi perhatian publik.

Dalam konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil mengungkap jaringan tindak pidana siber yang membobol rekening nasabah Bank Jambi. Dari hasil penyidikan, polisi menetapkan tiga orang tersangka berinisial DD, TAS, dan AA yang memiliki peran berbeda dalam memfasilitasi aksi kejahatan tersebut. Ketiganya diduga menjadi bagian dari jaringan yang menyiapkan puluhan rekening bank dan akun aset kripto yang kemudian digunakan oleh pelaku utama, warga negara asing asal Bulgaria, untuk menampung dan menyamarkan dana hasil pembobolan rekening nasabah Bank Jambi.

" Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi kejahatan tersebut telah dipersiapkan sejak tahun 2025 melalui perekrutan puluhan orang untuk membuat rekening bank dan akun aset kripto pada sejumlah platform. Seluruh akun tersebut kemudian diserahkan kepada pelaku utama yang berada di Jakarta sebelum akhirnya digunakan pada 22 Februari 2026 untuk menampung dana hasil pembobolan rekening 6.609 nasabah Bank Jambi. Dana senilai Rp144,82 miliar tersebut selanjutnya dikonversi menjadi aset kripto dan ditransfer ke wallet yang berada di luar negeri hanya dalam hitungan jam," Jelas Dir Reskrimsus Polda Jambi 

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia menjelaskan, pengungkapan perkara ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jambi dengan mengedepankan pembuktian ilmiah (scientific investigation), digital forensik, serta koordinasi dengan berbagai instansi dan penyedia layanan aset kripto.

"Kasus ini merupakan kejahatan siber yang dilakukan secara terstruktur dan telah dipersiapkan jauh sebelum aksi dilakukan. Para tersangka berperan merekrut sejumlah orang untuk membuka rekening bank dan akun aset kripto yang kemudian diserahkan kepada pelaku utama warga negara asing. Rekening dan akun tersebut digunakan sebagai sarana menampung serta menyamarkan aliran dana hasil pembobolan rekening nasabah Bank Jambi," jelas Kombes Pol. Taufik Nurmandia.

Ia menambahkan, dari hasil pengembangan penyidikan, penyidik berhasil membekukan aset senilai kurang lebih Rp18,94 miliar yang diduga berasal dari hasil tindak pidana tersebut. Selain itu, sejumlah barang bukti digital, data transaksi elektronik, dan hasil digital forensik turut diamankan sebagai alat bukti dalam proses penyidikan.

"Penyidikan masih terus kami kembangkan untuk menelusuri aliran dana, mengejar pelaku lainnya yang berada di luar negeri, serta mengoptimalkan upaya pemulihan aset atau asset recovery. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 32 ayat (2) juncto Pasal 48 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 67 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP), serta ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun dan/atau denda paling banyak Rp5 miliar.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan perkara ini merupakan bukti komitmen Polda Jambi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya terhadap ancaman kejahatan siber yang terus berkembang.

"Polda Jambi akan terus mengembangkan penyidikan hingga seluruh pihak yang terlibat, baik di dalam maupun di luar negeri, dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami juga akan mengoptimalkan upaya pemulihan aset guna meminimalkan kerugian yang ditimbulkan serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah terulangnya kejahatan serupa. Kami mengimbau masyarakat agar selalu menjaga keamanan data pribadi dan meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas transaksi elektronik," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji 

Polda Jambi menegaskan akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya dalam memberantas kejahatan siber, sekaligus menjaga stabilitas sistem transaksi elektronik serta kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan di Provinsi Jambi.

 Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep Tingkatkan Pelayanan dan Perkuat Sinergi Dengan Semangat Jogo Jatim

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep Tingkatkan Pelayanan dan Perkuat Sinergi Dengan Semangat Jogo Jatim

 


SUMENEP – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. meresmikan peningkatan status Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep sekaligus melantik Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolresta Sumenep pertama pada Rabu (14/7/2026). 

Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep merupakan tindak lanjut Keputusan Kapolri melalui Surat Keputusan Nomor Kep/523/IV/2026 tanggal 13 April 2026.

Keputusan tersebut sebagai respons atas perkembangan Kabupaten Sumenep yang semakin pesat serta meningkatnya dinamika pembangunan, investasi, mobilitas masyarakat, dan tantangan kamtibmas.

"Peningkatan status ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi Polri sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Irjen Pol Nanang di Sumenep.

Kapolda Jatim menegaskan, peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep bukan sekadar perubahan status administratif, tetapi juga penguatan kapasitas organisasi, sarana prasarana, serta kualitas sumber daya manusia yang harus bermuara pada peningkatan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Menurut Irjen Nannag, status baru sebagai Polresta juga akan membawa tanggung jawab yang semakin besar. 

Karena itu, Kapolda Jatim meminta seluruh personel untuk meningkatkan profesionalisme, mempercepat respons terhadap gangguan kamtibmas, serta menghadirkan pelayanan publik yang Presisi, humanis, dan berkeadilan.

Irjen Pol Nanang juga mengapresiasi dukungan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh mitra strategis yang selama ini menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Kabupaten Sumenep.

Pada kesempatan itu pula, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan terima kasih kepada AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. atas dedikasinya selama memimpin Polres Sumenep serta mengucapkan selamat bertugas sebagai Kapolres Sampang.

Kepada Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, Kapolda Jatim meminta agar segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah, memperkuat organisasi, membangun soliditas internal, serta meningkatkan sinergi dengan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat.

Kapolda Jatim juga menekankan pentingnya menerapkan sustainable leadership, yakni kepemimpinan yang berorientasi pada penyelesaian masalah dan pembangunan kamtibmas yang berkelanjutan. 

Selain itu, ia mengajak seluruh jajaran Polresta Sumenep memperkuat kolaborasi melalui semangat Jogo Jatim bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dunia usaha untuk mewujudkan Jawa Timur yang aman, tentrem, makmur, tertib, dan raharja.

“Peresmian ini harus menjadi titik tolak semangat baru bagi seluruh jajaran Polresta Sumenep dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dengan lebih baik lagi,” pungkas Irjen Nanang Avianto. (*)

 Polres Lumajang Amankan Tersangka Spesialis Jambret Sasar Perempuan dan Anak

Polres Lumajang Amankan Tersangka Spesialis Jambret Sasar Perempuan dan Anak

 


LUMAJANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jatim berhasil mengungkap kasus penjambretan yang terjadi di wilayah perbatasan Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, dengan Kecamatan Sumbersuko.

Seorang pria berinisial GIP (28) ditangkap setelah identitasnya terungkap melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) milik desa.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, aksi penjambretan tersebut terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Sementara tersangka berhasil diamankan di rumahnya di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Berbekal rekaman kamera CCTV, petugas melakukan profiling hingga mengarah kepada identitas pelaku. Setelah itu anggota bergerak dan berhasil mengamankan yang bersangkutan di kediamannya," kata Ipda Suprapto, Rabu (15/7/2026).

Ipda Suprapto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah menyembunyikan barang hasil kejahatan di sebuah rumah kosong yang berada di dekat waduk di Desa Kunir Kidul guna menghindari kecurigaan warga.

"Selanjutnya petugas mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti milik korban untuk dibawa ke Polres Lumajang guna menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar Ipda Suprapto.

Dari hasil interogasi, Polisi juga mengungkap bahwa tersangka merupakan spesialis penjambretan yang kerap menyasar perempuan dan anak-anak. Barang hasil kejahatan kemudian dijual secara daring.

"Tersangka mengaku hasil kejahatannya dijual secara online. Sasaran utamanya perempuan dan anak-anak yang dinilai lengah saat berkendara," ungkap Ipda Suprapto.

Dalam penangkapan tersebut, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon seluler milik korban, tas korban, serta sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam yang digunakan pelaku saat beraksi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 479 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Ipda Suprapto mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara, terutama tidak meletakkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau pelaku kejahatan.

"Keberadaan CCTV sangat membantu proses pengungkapan perkara. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui tindak kejahatan," pungkasnya. (*)

 Polresta Sidoarjo Ajak Pelajar Disiplin dan Peduli Kamtibmas

Polresta Sidoarjo Ajak Pelajar Disiplin dan Peduli Kamtibmas

 


SIDOARJO - Satuan Binmas Polresta Sidoarjo Polda Jatim memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa-siswi baru pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMKN 1 Sidoarjo, Selasa (14/7/2026). 

Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter pelajar yang taat hukum, disiplin, serta peduli terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Penyuluhan diisi materi seputar etika berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan kenakalan remaja, hingga upaya mencegah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Kasat Binmas Polresta Sidoarjo, Kompol Inggit Prasetiyanto, mengatakan bahwa kegiatan edukasi kepada pelajar menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kompol Inggit mengungkapkan, melalui kegiatan MPLS ini Polresta Sidoarjo Polda Jatim ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa baru mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, menjauhi narkoba, menghindari kenakalan remaja, serta tidak melakukan maupun menjadi korban bullying. 

"Harapannya, para pelajar dapat menjadi generasi yang berkarakter, taat hukum, dan ikut menjaga situasi kamtibmas yang aman serta kondusif," ujar Kompol Inggit Prasetiyanto.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan. 

Mereka aktif berinteraksi dengan pemateri dan menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kesadaran hukum, serta menjadi mitra dalam memberikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Selain memberikan bekal pengetahuan hukum dan kepolisian kepada para pelajar, kegiatan ini juga semakin mempererat sinergi antara Polri dengan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan berperan aktif menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Sidoarjo. (*)

 Kapolda Jatim Resmikan Polresta Tuban, Tekankan Peningkatan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Tuban, Tekankan Peningkatan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi

 


TUBAN - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto resmi mengukuhkan peningkatan status Kepolisian Resor (Polres) Tuban menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tuban, dengan ditandai upacara pengukuhan, penandatanganan prasasti, serta pelantikan Kapolresta Tuban di Mapolresta Tuban, Rabu (15/7/2026).

Peningkatan status Polresta Tuban merupakan respons Polri terhadap pesatnya perkembangan Kabupaten Tuban sebagai salah satu kawasan strategis nasional, yang ditandai dengan meningkatnya aktivitas investasi, pelabuhan, serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban beserta seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah bersinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tuban.

Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan, peningkatan tipe Polres Tuban menjadi Polresta Tuban telah ditetapkan oleh Kapolri melalui Surat Keputusan Nomor Kep/523/IV/2026 tanggal 13 April 2026.

Kapolda Jatim menegaskan, peningkatan status tersebut bukan sekadar perubahan administratif maupun simbol kelembagaan, namun lebih dari itu terdapat konsekuensi berupa peningkatan kapasitas organisasi, penguatan sarana dan prasarana, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polresta Tuban.

Menurut Irjen Nanang, seluruh perubahan tersebut harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan bagi masyarakat.

"Dengan status baru sebagai Polresta, beban tugas dan tanggung jawab yang diemban jajaran Polresta Tuban juga akan semakin kompleks," ujar Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga menginstruksikan seluruh personel untuk menjadikan momentum peningkatan tipe ini sebagai pendorong peningkatan profesionalisme dan percepatan respons dalam menjaga kamtibmas.

“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan profesionalisme, mempercepat penanganan gangguan kamtibmas, serta menyempurnakan pelayanan publik yang Presisi, humanis, dan berkeadilan,” tegas Irjen Nanang.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Tuban. 

Kapolda Jatim berharap fondasi kerja yang telah dibangun selama ini dapat menjadi modal penting bagi keberlanjutan pelaksanaan tugas Polresta Tuban di masa mendatang.

Selain itu, Irjen Pol. Nanang Avianto turut mengucapkan selamat kepada Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., yang dipercaya menjadi Kapolresta Tuban pertama pasca peningkatan tipe kepolisian tersebut.

Ia menginstruksikan agar Kapolresta Tuban segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah dan masyarakat Kabupaten Tuban, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam penataan organisasi, penguatan personel, dan pemenuhan sarana-prasarana sesuai skala prioritas.

Kapolda Jatim juga menekankan pentingnya membangun soliditas internal dan memperkuat sinergitas dengan Forkopimda, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Tuban.

“Kepemimpinan yang berkelanjutan sangat penting. Setiap kebijakan yang diambil harus berorientasi jangka panjang dan mampu meninggalkan legacy keamanan yang kuat, terukur, serta dapat dilanjutkan oleh generasi kepemimpinan berikutnya,” ungkap Irjen Nanang.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim mengajak seluruh jajaran Polresta Tuban untuk terus memperkuat sinergitas lintas sektoral sebagai implementasi program Semangat Jogo Jawa Timur.

Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Hal tersebut, lanjut Kapolda Jatim, sejalan dengan komitmen Polda Jawa Timur dalam mewujudkan Jawa Timur yang aman, tenteram, makmur, tertib, dan raharja sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi secara tenang dan produktif.

Ia berharap, peresmian Polresta Tuban menjadi tonggak semangat baru bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tuban.

“Semoga pengukuhan ini menjadi awal yang baik bagi Polresta Tuban untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang semakin optimal kepada masyarakat,” pungkas Irjen Nanang. (*)

 Pawas Polres Ngawi Cek Kesiapan SPPG Polri, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal di Kasreman

Pawas Polres Ngawi Cek Kesiapan SPPG Polri, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal di Kasreman

 


NGAWI – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Perwira Pengawas (Pawas) Polres Ngawi, AKP Suyadi, S.H., yang juga menjabat sebagai Kabag Log Polres Ngawi, melaksanakan pengecekan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Ngawi yang berada di Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Selasa malam (14/7/2026)

Pengecekan dilakukan terhadap kesiapan sarana dan prasarana, kebersihan dapur, ketersediaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga kesiapan personel yang terlibat dalam pendistribusian makanan bergizi kepada para penerima manfaat. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai standar keamanan pangan, higienitas, dan tepat sasaran.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kabag Log Polres Ngawi AKP Suyadi, S.H. selaku Pawas, menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

"Kami memastikan seluruh kesiapan di SPPG Polri Polres Ngawi telah memenuhi standar, mulai dari kebersihan, kualitas bahan makanan, proses pengolahan hingga mekanisme pendistribusian. Harapannya, Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan aman, lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh penerima manfaat," ujar AKP Suyadi mewakili Kapolres Ngawi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengawasan secara berkala akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan serta memastikan setiap proses berjalan sesuai prosedur. Polres Ngawi berkomitmen memberikan dukungan penuh agar program MBG dapat terlaksana secara optimal sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Melalui kegiatan pengecekan ini, Polres Ngawi menegaskan kesiapannya dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berlangsung tertib, aman, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para penerima manfaat di wilayah Kabupaten Ngawi.

 Cerdaskan Bangsa, Polisi Ngawi Edukasi 540 Siswa SMKN 1 Geneng

Cerdaskan Bangsa, Polisi Ngawi Edukasi 540 Siswa SMKN 1 Geneng

 


Ngawi – Dalam rangka membentuk generasi muda yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab di era digital, Polsek Geneng menggelar sosialisasi tentang Sopan Santun Bermedia Sosial dan Cerdas Digital, yang mencakup bahaya cyberbullying, judi online, serta pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba kepada 540 siswa SMKN 1 Geneng, Senin (14/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula SMKN 1 Geneng tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Geneng IPTU Harli Prabowo, S.H., didampingi Bripka Sri Wahyuningsih, S.Pd., serta dihadiri Kepala SMKN 1 Geneng Dwi Ani Wijayanto, S.Pd., dewan guru, dan seluruh peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Dalam penyampaiannya, Iptu Harli Prabowo mengajak para pelajar untuk memanfaatkan media sosial secara bijak, menghindari penyebaran informasi bohong, ujaran kebencian, serta tidak terlibat dalam tindakan cyberbullying maupun praktik judi online yang dapat merusak masa depan.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba beserta konsekuensi hukum yang mengaturnya, sehingga diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas narkoba.

Ia mengingatkan pentingnya menaati peraturan lalu lintas, menghindari perkelahian antar pelajar maupun antar perguruan pencak silat, serta tidak membuat maupun menyebarkan konten provokatif yang berpotensi memicu konflik di media sosial.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,  M.Si., melalui Kapolsek Geneng menyatakan bahwa kegiatan edukatif tersebut sebagai langkah preventif untuk membangun karakter generasi muda yang berintegritas.

"Pelajar merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi. Melalui edukasi sejak dini tentang etika bermedia sosial, bahaya judi online, cyberbullying, dan narkoba, kami berharap lahir generasi yang cerdas digital, taat hukum, serta mampu menjaga persatuan dan ketertiban di masyarakat," ujar Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk menggunakan media sosial secara santun, menolak cyberbullying, menjauhi judi online, serta mengatakan tidak terhadap narkoba, sehingga kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Bongkar Jaringan Sabu, Kurir Gunakan Aplikasi Zangi Diamankan

Polres Pelabuhan Tanjungperak Bongkar Jaringan Sabu, Kurir Gunakan Aplikasi Zangi Diamankan

 


SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur kembali berhasil membongkar peredaran Narkoba jenis Sabu.

Dari pengungkapan ini, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak mengamankan diduga kurir Sabu berinisial TWS (29) warga Surabaya.

Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan mengatakan, m kurir sabu ini menggunakan aplikasi Zangi untuk berkomunikasi dengan bandar atasnya. 

"Jaringan ini menggunakan aplikasi Zangi untuk melancarkan aksinya dengan maksud agar tidak terlacak," kata AKP Adik, Selasa (14/7/2026).

Tersangka diketahui mendapat sabu tersebut dari seseorang yang disapanya dengan sebutan King (DPO). 

"Ia mendapat sabu tersebut dengan cara dihubungi King melalui aplikasi Zangi ini untuk mengambil ranjauan di daerah Bratang, Surabaya," terang AKP Adik.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polisi juga mengamankan 12 poket sabu yang belum sempat diambil pemesan dengan berat total 12,18 gram. 

Sabu tersebut ditemukan di tempat berbeda yaitu Jalan Jemursari, Margorejo, Pulang, dan Deltasari, Sidoarjo.

Dikatakan AKP Adik bahwa tersangka mengambil 12 poket sabu tersebut dan menunggu arahan bandar yang masih buron ini. 

Tersangka diminta meranjau 10 poket di Jalan Jemursari, Margorejo, Pulang, dan Deltasari, Sidoarjo. Setelah itu, tersangka kembali pulang ke rumahnya.

"Pengakuannya, ia mendapat upah Rp 20 ribu per poket yang sukses diranjau. Ia juga mendapat sabu secara gratis untuk digunakan sendiri," terangnya.

Tersangka diketahui merupakan residivis kasus yang sama. Ia pernah divonis 2,5 tahun atas kasus peredaran narkoba. 

"Tersangka pernah ditahan di Lapas Madiun," pungkasnya. (*)

 Astamaops Kapolri Berbagi Semangat Belajar Bersama Anak-Anak Papua di Pusat Olah Seni Wesaput

Astamaops Kapolri Berbagi Semangat Belajar Bersama Anak-Anak Papua di Pusat Olah Seni Wesaput

 


Jayawijaya, Papua Pegunungan – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Pusat Olah Seni (POS) di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (14/7/2026). Kehadiran Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., didampingi Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Kapolda Papua Tengah Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, S.I.K., M.H., Penata Kebijakan Kapolri Utama Tk. II Stamaops Polri Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto, S.I.K., beserta tim menjadi momen istimewa bagi para siswa, guru, dan masyarakat yang selama ini menjadikan Pusat Olah Seni sebagai ruang belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi generasi muda Papua.

Kunjungan kerja diawali dengan kedatangan rombongan Astamaops Kapolri di Bandara Udara Wamena. Rombongan kemudian menuju Distrik Wesaput untuk meninjau Pusat Olah Seni yang berada di kediaman Ipda John Stenly Rewang.

Setibanya di lokasi, Astamaops Kapolri beserta rombongan disambut meriah dengan tarian adat yang dibawakan anak-anak binaan Pusat Olah Seni, disusul penampilan siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Penampilan tersebut mencerminkan semangat generasi muda Papua dalam melestarikan budaya sekaligus menunjukkan bahwa Pusat Olah Seni telah menjadi ruang pembinaan yang mendorong anak-anak untuk terus belajar, berkarya, dan percaya pada kemampuan diri mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Astamaops Kapolri menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita.

Bagi para tenaga pendidik, perhatian yang diberikan Polri menjadi motivasi tersendiri. Kepala SD Inpres Wesaput menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada sekolah dan anak-anak didiknya.

“Kehadiran Bapak merupakan berkat yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Terlebih lagi bagi anak kami, Ipda John Stenly Rewang, yang kami didik sejak di bangku SD hingga berhasil mengabdi sebagai anggota Polri. Selama 38 tahun saya mengajar, hari ini menjadi salah satu momen yang sangat membanggakan karena perhatian yang diberikan bukan hanya memotivasi guru, tetapi juga membangkitkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan kepada para siswa, Astamaops Kapolri juga memberikan bingkisan kepada Ipda John Stenly Rewang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya menghadirkan Pusat Olah Seni sebagai wadah pembinaan generasi muda Papua. Rombongan kemudian meninjau fasilitas Pusat Olah Seni yang selama ini dimanfaatkan sebagai tempat pembelajaran seni, pengembangan kreativitas, dan pembinaan karakter bagi anak-anak di Distrik Wesaput. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama para siswa, tenaga pendidik, dan seluruh tamu undangan.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., mengatakan bahwa pendidikan dan pembinaan karakter anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Papua. Menurutnya, kehadiran Pusat Olah Seni menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap generasi muda dapat diwujudkan melalui ruang yang positif untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.

“Saya melihat anak-anak di sini memiliki semangat, bakat, dan harapan yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan meraih cita-cita. Pusat Olah Seni ini bukan hanya menjadi tempat mengembangkan kemampuan seni, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri anak-anak sebagai bekal membangun Papua di masa depan," ujar Astamaops Kapolri.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa perhatian terhadap pendidikan dan ruang pembinaan seperti Pusat Olah Seni merupakan bagian penting dalam membangun masa depan Papua melalui penguatan kualitas generasi mudanya.

“Kami berharap dukungan yang diberikan hari ini menjadi penyemangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita. Pendidikan, seni, dan pembinaan karakter merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang mampu membawa Papua menuju masa depan yang lebih baik," ujar Kaops.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa dan tenaga pendidik, sekaligus memperkuat komitmen Polri untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan ruang-ruang kreativitas di Papua Pegunungan. Polri kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan, pengembangan potensi generasi muda, serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan penuh harapan.

 Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional

 


Jakarta – Polri melalui National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia berhasil melaksanakan proses pertukaran buronan dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kerja sama tersebut menjadi wujud nyata sinergi penegakan hukum lintas negara dalam memburu pelaku kejahatan yang melarikan diri ke luar negeri.

Dalam mekanisme timbal balik tersebut, NCB Interpol Indonesia memulangkan tiga buron warga negara RRT yang melarikan diri ke Indonesia. Sebaliknya, Kepolisian RRT menyerahkan satu buron warga negara Indonesia (WNI) yang bersembunyi di wilayah RRT kepada Polri.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol. Untung Widyatmoko, mengatakan bahwa keberhasilan proses pertukaran buronan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang erat antara Polri dengan otoritas penegak hukum RRT.

"Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri melalui NCB Interpol Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional untuk memastikan para pelaku tindak pidana tidak memiliki ruang aman untuk menghindari proses hukum. Sinergi yang baik dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok menjadi kunci terlaksananya proses pertukaran buronan ini secara lancar, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Brigjen Pol. Untung Widyatmoko.

Proses pemulangan tiga buron warga negara RRT dilaksanakan dalam dua tahap. Pada keberangkatan pertama, dua buron berinisial ZR dan LZ diberangkatkan menuju Bandara Internasional Baiyun, Guangzhou, dan tiba pada Jumat (10/7) pagi waktu setempat. Sementara satu buron lainnya, HZ, dipulangkan pada keberangkatan kedua dan tiba di RRT pada Sabtu (11/7). Ketiganya diserahterimakan kepada Kepolisian RRT beserta barang bukti yang ditemukan.

Di sisi lain, buron WNI berinisial KT yang diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan atau penggelapan berhasil dipulangkan dari RRT dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (13/7) malam. Setelah tiba di Indonesia, yang bersangkutan langsung diserahterimakan oleh NCB Interpol Indonesia kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri untuk menjalani proses pemeriksaan dan penegakan hukum lebih lanjut.

Brigjen Pol. Untung Widyatmoko menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan efektivitas jaringan Interpol dalam mendukung penegakan hukum internasional.

"Polri akan terus mengoptimalkan kerja sama dengan negara-negara anggota Interpol dalam pelacakan, penangkapan, dan pemulangan buronan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional," tutupnya.

Tuesday, July 14, 2026

Tingkatkan Profesionalisme, Polres Ngawi Terima Supervisi Ditsamapta Polda Jatim 

Tingkatkan Profesionalisme, Polres Ngawi Terima Supervisi Ditsamapta Polda Jatim 

   


Ngawi – Direktorat Samapta Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Ngawi pada Selasa (14/7/2026) sebagai upaya meningkatkan kesiapan personel, sarana prasarana, serta kualitas pelaksanaan tugas fungsi Samapta dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Ngawi tersebut dipimpin Ketua Tim Supervisi Ditsamapta Polda Jatim, Kombes Pol Noerwiyanto, S.I.K., didampingi Kasubdit Gasum AKBP Dr. Deddy Iskandar, S.H., M.H. beserta tim. Hadir pula Kabag SDM Polres Ngawi Kompol Budi Cahyono, S.Sos., M.Ap., Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., para KBO, Kanit Samapta Polres dan Polsek jajaran, serta personel Samapta.

Rangkaian supervisi diawali dengan pemeriksaan alat material khusus (almatsus), kendaraan patroli roda dua dan roda empat, serta perlengkapan patroli guna memastikan seluruh sarana pendukung operasional dalam kondisi siap digunakan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan, arahan dari Dirsamapta Polda Jatim, hingga pendalaman materi supervisi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa supervisi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan profesionalisme personel Samapta dalam menjalankan tugas di lapangan.

"Melalui supervisi ini kami memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung selalu optimal. Dengan semangat Samapta 'Siap, Terlihat, Bermanfaat', kami ingin setiap anggota hadir memberikan rasa aman, cepat merespons setiap situasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kasat Samapta

Dalam arahannya, Tim Supervisi juga menekankan pentingnya implementasi slogan Samapta "Siap, Terlihat, Bermanfaat", yakni personel selalu siap dalam bertugas, hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan nyata, serta mampu memberikan manfaat dan dampak positif bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan supervisi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Hasil supervisi diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan personel Samapta Polres Ngawi  dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

Cegah Narkoba dan Bullying Sejak Dini, Polres Ngawi Gandeng Gereja dalam Edukasi Kamtibmas

Cegah Narkoba dan Bullying Sejak Dini, Polres Ngawi Gandeng Gereja dalam Edukasi Kamtibmas

  





Ngawi – Polsek Sine Polres Ngawi terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perilaku bullying melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya dilaksanakan di GKJW Induk Desa Ketanggung, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.


Kegiatan diikuti oleh Kanit Binmas Polsek Sine Aiptu Alis Setiyono bersama Bhabinkamtibmas Desa Ketanggung Brigadir M. Misbakhudin. Turut hadir Pendeta GKJW Ari Artha Kristanti, pengurus gereja, serta jemaat GKJW Induk Desa Ketanggung.


Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak hukum dan kesehatan yang ditimbulkan, serta pentingnya mencegah dan melawan tindakan bullying di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sine Heri Riyanto, mengatakan bahwa edukasi kepada seluruh elemen masyarakat merupakan langkah preventif yang efektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


"Pencegahan penyalahgunaan narkoba dan bullying harus dimulai dari edukasi yang berkelanjutan. Polri hadir untuk memberikan pemahaman sekaligus membangun kemitraan dengan seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari pengaruh negatif," ujar Kapolsek Sine, saat dikonfirmasi media Selasa (14/7/2026)


Melalui kegiatan ini, materi mengenai bahaya narkoba dan bullying dapat diterima dengan baik oleh jemaat GKJW Induk Desa Ketanggung. 


Selain itu, terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin erat antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sine.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Monday, July 13, 2026

Wujudkan Wajah Baru yang Modern dan Humanis, Pagar Polres Ngawi Satya Haprabu Diresmikan

Wujudkan Wajah Baru yang Modern dan Humanis, Pagar Polres Ngawi Satya Haprabu Diresmikan

   


NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Ngawi meresmikan revitalisasi pagar Satya Haprabu Mapolres Ngawi

Prosesi peresmian diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolres Ngawi sebagai tanda diresmikannya revitalisasi pagar tersebut. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Kapolres dan Bupati Ngawi, sebagai simbol bahwa pagar Polres Ngawi Satya Haprabu telah selesai direviralisasi.

Revitalisasi pagar Polres Ngawi Satya Haprabu merupakan bagian dari upaya Polres Ngawi untuk menghadirkan lingkungan kerja yang lebih representatif, aman, tertata, serta mencerminkan semangat pelayanan Polri yang Presisi kepada masyarakat.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar mempercantik tampilan Mapolres, tetapi juga menjadi simbol komitmen Polres Ngawi dalam memberikan pelayanan yang profesional, modern, dan humanis kepada masyarakat.

"Kami berharap dengan wajah baru Polres Ngawi ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menjadi penyemangat bagi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, saat dikonfirmasi media Senin (13/7/2026)

Peresmian tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Ngawi, pejabat utama Polres Ngawi, Bhayangkari Cabang Ngawi, serta para tamu undangan yang bersama-sama menyaksikan momen peresmian revitalisasi pagar Satya Haprabu sebagai salah satu ikon baru Mapolres Ngawi.

 Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik Selamatkan Wanita yang Hendak Melahirkan

Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik Selamatkan Wanita yang Hendak Melahirkan

 




GRESIK - Aksi heroik kembali ditunjukkan personel Satlantas Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. 


Dengan sigap, Dua personel Satlantas Polres Gresik,Aipda Bambang S dan Aipda Enrou Amalex melakukan pengawalan darurat terhadap sebuah mobil yang membawa seorang wanita yang hendak melahirkan, hingga tiba dengan selamat di RSUD Ibnu Sina Gresik.


Peristiwa dramatis tersebut terjadi ketika personel Satlantas Polres Gresik sedang melaksanakan patroli rutin di kawasan Jalan Dr. Wahidin - Gresik, Sabtu malam (11/7/2026).


Saat itu, sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam yang berada di depan kendaraan patroli mendadak menepi. 


Pengemudi mobil kemudian membuka kaca jendela dan melambaikan tangan sambil meminta pertolongan.


Petugas yang menghampiri kendaraan tersebut mendapati seorang wanita warga asal Sidoarjo, sedang mengalami proses persalinan di dalam kabin mobil. 


"Saat kami cek, kondisinya sudah sangat darurat dan membutuhkan penanganan medis secepatnya," ujar Aipda Bambang, Senin (13/7/2026).


Menyadari setiap detik sangat berharga bagi keselamatan ibu dan bayi, anggota Satlantas Polres Gresik segera menyalakan sirine mobil patroli dan membuka jalan di tengah kepadatan lalu lintas Kota Gresik. 


Setibanya di depan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Ibnu Sina, Aipda Bambang dan Aipda Enrou langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan memanggil tim medis untuk memberikan pertolongan pertama di dalam mobil. 


Proses evakuasi berlangsung menegangkan, namun berkat kerja sama yang cepat antara petugas kepolisian, petugas keamanan dan tenaga medis rumah sakit, ibu dan bayi berhasil dievakuasi dengan selamat.


Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi ibu dan bayi dilaporkan dalam keadaan sehat dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.


Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, memberikan apresiasi atas kesigapan anggotanya dalam menangani situasi darurat tersebut. 


Menurutnya, tindakan cepat yang dilakukan personel di lapangan merupakan wujud nyata tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terlebih dalam situasi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa, sudah menjadi kewajiban setiap anggota Polri,” tegas AKP Nur Arifin.


Kasat Lantas Polres Gresik mengimbau kepada pengguna jalan agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas kepolisian apabila menghadapi kondisi darurat di jalan raya.


Ucapan haru juga disampaikan keluarga Arfrida Anggraeni kepada jajaran Satlantas Polres Gresik. 


Mereka mengaku sangat bersyukur atas kesigapan para personel yang tanpa ragu memberikan pengawalan hingga ibu dan bayi selamat.


"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Satlantas Polres Gresik. Terima kasih atas respon cepat langsung dibantu dan dikawal menuju rumah sakit. Alhamdulillah ibu dan bayi selamat,"ungkap salah satu anggota keluarga. (*)

 Kapolri Perkuat Soliditas TNI-Polri Lewat Silaturahmi dengan Panglima TNI di Mabes TNI

Kapolri Perkuat Soliditas TNI-Polri Lewat Silaturahmi dengan Panglima TNI di Mabes TNI

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri

melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7). Pertemuan yang berlangsung di Aula Gatot Subroto mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri sebagai dua institusi utama penjaga kedaulatan negara.


Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI yang didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta sejumlah pejabat utama Mabes TNI lainnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolri hadir bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kalemdiklat Polri Komjen RZ Panca Putra, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, dan Astamarena Kapolri Komjen Wahyu Hadiningrat.


Turut mendampingi Kapolri, antara lain Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Kadivkum Polri Irjen Agus Nugroho, Kadivhubinter Polri Irjen Amur Chandra Juli Buana, Kakorlantas Polri Irjen Wibowo, Kadensus 88 AT Polri Irjen Sentot Prasetyo, Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Waastamaops Kapolri Irjen Laksana, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen M. Nazly Harahap, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen R. Firdaus Kurniawan, Kapusjarah Polri Brigjen Abas Basuni, serta pejabat utama Polri lainnya.


Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya soliditas TNI dan Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.


"Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid," ujar Jenderal Sigit.


Menurutnya, kekompakan kedua institusi menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai program dan kebijakan pemerintah.


"Karena ini adalah kunci utama agar negara kita, sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid," lanjutnya.


Kapolri juga mengingatkan adanya berbagai upaya dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi memecah belah hubungan TNI dan Polri. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmen seluruh jajaran Polri untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama dengan TNI.


"Karena banyak yang memiliki kepentingan untuk memecah belah TNI dan Polri. Jadi di kesempatan ini, tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI," katanya.


Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya apabila terdapat persoalan yang perlu dibahas bersama demi menjaga keharmonisan hubungan kedua institusi.


"Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh pejabat utama yang ada. Kami terbuka untuk itu," tutup Jenderal Sigit.

 Hari Pertama Sekolah, SPPG Polri Cangakan Polres Ngawi Salurkan 3000 MBG ke Siswa

Hari Pertama Sekolah, SPPG Polri Cangakan Polres Ngawi Salurkan 3000 MBG ke Siswa

 




Ngawi – Mengawali hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Polsubsektor Kasreman dipimpin Kapolsubsektor Kasreman Iptu Taufik Kasana, S.H., melaksanakan patroli dan pengamanan di SPPG Polri Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Senin (13/7/2026). 


Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejumlah sekitar 3000 porsi makanan, berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh proses distribusi berlangsung tertib tanpa kendala.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kehadiran personel Polri dalam pengamanan penyaluran MBG merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.


"Kami berkomitmen memberikan rasa aman dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk pada hari pertama masuk sekolah dan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis. Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar sehingga para siswa dapat belajar dengan nyaman dan masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujar AKBP Prayoga.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsubsektor Kasreman terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta mendukung keberhasilan program pemerintah di bidang pendidikan dan pemenuhan gizi bagi pelajar.

 Patroli Gabungan Satlantas dan Brimob Perkuat Pengamanan Objek Vital Polri di Ngawi

Patroli Gabungan Satlantas dan Brimob Perkuat Pengamanan Objek Vital Polri di Ngawi

 





NGAWI, Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Satlantas Polres Ngawi bersama personel Satbrimob Polda Jawa Timur melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah objek vital Polri, yakni Satpas Polres Ngawi, Samsat Induk Ngawi, dan Samsat Widodaren.


Pengamanan difokuskan pada area pelayanan publik guna memastikan seluruh aktivitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP Moh. Imam Reza, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli dan pengamanan objek vital merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk dari orang tidak dikenal (OTK), yang dapat mengganggu pelayanan maupun menciptakan situasi yang tidak kondusif.


"Pengamanan objek vital Polri merupakan upaya preventif untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. Sinergi antara Satlantas dan Satbrimob menjadi bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan," ujar AKP Moh. Imam Reza.


Kasat Lantas juga menegaskan bahwa keamanan di lingkungan objek vital Polri menjadi prioritas guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memanfaatkan layanan kepolisian.


"Polres Ngawi berkomitmen menjaga keamanan seluruh objek vital Polri agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan rasa aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus upaya menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif," ungkapnya, saat dikonfirmasi media, Senin (13/7/2026)


Selama pelaksanaan patroli dan pengamanan, situasi di Satpas Polres Ngawi, Samsat Induk, maupun Samsat Widodaren berlangsung aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan.

Kapolres Ngawi Resmikan Gedung SPKT TATHYA DHARAKA, Tingkatkan Pelayanan Cepat, Modern dan Humanis

Kapolres Ngawi Resmikan Gedung SPKT TATHYA DHARAKA, Tingkatkan Pelayanan Cepat, Modern dan Humanis

   



NGAWI – Komitmen Polres Ngawi Polda Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus diwujudkan.

Kali ini Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama meresmikan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) baru,sebagai langkah strategis Polres Ngawi Polda Jatim dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih nyaman, cepat, transparan, dan profesional bagi masyarakat, Sabtu (11/7/2026).

Didampingi Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi lainya serta Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga, Kapolres Ngawi menandatangani prasasti, pemotongan pita, serta peninjauan fasilitas gedung yang akan menjadi pusat pelayanan kepolisian terpadu.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan bahwa gedung SPKT yang baru merupakan wujud komitmen Polres Ngawi Polda Jatim untuk terus berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"SPKT merupakan garda terdepan pelayanan kepolisian. Dengan hadirnya gedung yang representatif ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, nyaman, dan humanis," kata AKBP Prayoga.

Kapolres Ngawi juga berharap keberadaan gedung SPKT baru mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, sekaligus memberikan semangat bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan yang prima, profesional, dan berintegritas.

AKBP Parayoga kembali mengimbau masyarakat yang melihat, mendengar maupun mengalami gangguan kamtibmas, bisa segera menghubungi layanan bebas pulsa alias gratis call center 110 agar segera ditindaklanjuti petugas.

Peresmian gedung SPKT baru tersebut menjadi simbol sinergi yang kuat antara Polres Ngawi, Pemerintah Kabupaten Ngawi, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya pelayanan publik yang berkualitas. (*)

Sunday, July 12, 2026

 *Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK*

*Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK*

 



GRESIK - Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim mengungkap dugaan kasus penipuan dan pemalsuan dalam proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 


Dalam kasus ini Polisi menetapakan seorang oknum staf di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemerintah Kabupaten Gresik berinisial AP (56) sebagai tersangka.


Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan tersangka AP diduga berperan membantu aksi penipuan dengan meyakinkan para korban bahwa mereka dapat diloloskan menjadi PPPK melalui jalur tidak resmi.


AKP Arya Widjaya menerangkan, kasus ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada 13 April 2026. 


Dalam penyelidikan terungkap bahwa AP memperkenalkan para korban kepada seseorang, yang sebelumnya telah mengaku memiliki akses untuk meloloskan peserta seleksi PPPK dengan imbalan sejumlah uang.


"Tersangka tidak hanya mempertemukan korban dengan pelaku utama, tetapi juga terus meyakinkan korban bahwa proses pengurusan PPPK sedang berjalan sehingga korban tetap percaya dan tidak segera meminta uangnya kembali," jelas AKP Arya, Sabtu (11/7/2026).


Dalam penyidikan, Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekening koran, enam lembar salinan legalisir surat keputusan (SK) yang diduga palsu, serta percakapan WhatsApp antara tersangka dengan para korban.


Berdasarkan hasil penyidikan, AP diduga memberikan kesempatan, sarana, serta keterangan yang mempermudah tindak pidana penipuan sehingga dijerat sebagai pembantu tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 492 KUHP juncto Pasal 21 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional.


Polres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku mampu meloloskan seseorang menjadi PPPK maupun PNS dengan meminta imbalan uang. 


"Apabila menemukan praktik serupa, masyarakat diminta segera melapor kepada kepolisian," tegas AKP Arya Widjaya. (*)

 *Polres Bangkalan Amankan Tersangka Eksekutor Pencurian Hewan Ternak*

*Polres Bangkalan Amankan Tersangka Eksekutor Pencurian Hewan Ternak*



BANGKALAN - Usia senja tak membuat seorang kakek asal Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan ini tobat mencuri ternak.


Lansia berinisial H (84) digelandang ke Mapolres Bangkalan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Dari hasil pemeriksaan, tersangka H telah beraksi bersama komplotannya secara aktif mencuri ternak warga di daerah Janteh, Kecamatan Kwanyar Bangkalan.


Kasat Reskim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo menjelaskan sebelumnya, Tiga orang komplotannya sudah diamankan Polisi dan satu pelaku ditetapkan sebagai DPO.


"Dari komplotan tersebut, tiga sudah tertangkap," ujar AKP Eriek dalam pernyataannya di Mapolres Bangkalan, Sabtu (11/7/2026).


Sebagaimana diketahui, H merupakan bagian dari jaringan pencuri ternak yang sudah lama diburu oleh kepolisian. 


Setelah melakukan pengejaran, Polisi berhasil meringkus satu buron dan menyisakan satu orang DPO.


"Terdapat dua DPO. Satu orang sudah kita tangkap kemarin, tinggal satu lagi yang belum diamankan," jelas AKP Eriek.


Dalam aksinya, kakek berusia 84 tahun ini memegang peran krusial yakni sebagai eksekutor. 


Sedangkan kawannya yang lain berperan mengawasi lingkungan tempat mereka melancarkan aksinya serta menyiapkan sarana untuk mengangkut hewan hasil curian mereka.


"Tersangka kami jerat dengan Pasal 479 KUHP UU No. 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan pemberatan serta ancaman pidana hingga 7 tahun penjara," pungkas AKP Eriek. (*)