Ad 728x90

Sunday, October 18, 2026

 Polres Probolinggo Gelar Minggu Kasih, Perkuat Sinergi dan Kedekatan Bersama Masyarakat

Polres Probolinggo Gelar Minggu Kasih, Perkuat Sinergi dan Kedekatan Bersama Masyarakat

 





PROBOLINGGO, - Polres Probolinggo Polda Jatim menggelar kegiatan Minggu Kasih melalui kunjungan silaturahmi sekaligus pengamanan ibadah di sejumlah Gereja yang ada di Kabupaten Probolinggo,Minggu (18/10/2026).

Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari dedikasi kepolisian untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga yang sedang beribadah.

Selain itu program Minggu Kasih juga merupakan upaya Polres Probolinggo Polda Jatim mempererat hubungan Polisi bersama masyarakat untuk menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama.

Kapolres Probolinggo menyatakan langkah tersebut juga mencerminkan filosofi "Polri Bersama Masyarakat" yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban tetapi juga aktif membangun komunikasi dan kepedulian sosial.

"Ini bagian dari komitmen kami selain memberikan layanan jaminan keamanan kepada warga yang melaksanakan ibadah juga membersamai masyarakat untuk berbagi kasih serta saling mendukung dan mendoakan sesama," kata AKBP Rizki di GBIS Shekinah Glory Family, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, 

Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen warga tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan.

"Sinergi yang terjalin ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, khususnya di Kecamatan Sukapura dan Kabupaten Probolinggo pada umumnya," pungkas AKBP Rizki.

Sementara itu pengurus gereja di GBIS Shekinah Glory Family menyambut hangat kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Probolinggo Polda Jatim tersebut.

Menurut Pendeta GBIS Shekinah Glory Family,kegiatan Minggu Kasih Polres Probolinggo adalah salah satu wujud nyata Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi.

"Kami berharap kebersamaan ini semakin memperkuat sinergi antara Polisi bersama masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.45 WIB ini berjalan dengan khidmat dan aman. Agenda tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Probolinggo, Kapolsek Sukapura, pengurus serta pendeta dan jemaat gereja yang hadir. (*)

 Gerak Cepat Jajaran Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Pohgading

Gerak Cepat Jajaran Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Pohgading

 




PONOROGO – Sinergitas personel jajaran Polres Ponorogo Polda Jatim bersama instansi terkait dan relawan akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran vegetasi di kawasan hutan milik Perhutani di lahan petak 46A di Dukuh Pohgading, Desa Ngendut, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (18/10/2026).

Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa melalui Kapolsek Balong AKP Triyono mengungkapkan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api diperkirakan sempat membakar area hutan seluas kurang lebih 2 hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

"Setelah menerima informasi adanya titik api, kami bersama personel Koramil, Perhutani, BPBD, pemerintah desa, serta warga setempat segera meluncur ke lokasi. Alhamdulillah, api berhasil kita kendalikan," kata AKP Triyono.

Kapolsek Balong AKP Triyono mengatakan, dalam proses lokalisasi api, petugas gabungan membuat sekat bakar guna membatasi perambatan ke area yang lebih luas.

"Pemadaman juga dilakukan secara manual menggunakan alat pemukul atau gepyok untuk mematikan api yang membakar tumpukan serasah, ranting, pohon bambu, dan semak belukar yang mengering," kata AKP Triyono.

Meskipun lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 300 meter dari pemukiman penduduk, kesigapan petugas memastikan api tidak merembet ke rumah warga. 

Peristiwa ini juga dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil pada harta benda milik warga.

Pascakejadian, AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan di tengah kondisi vegetasi yang kering. 

Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar, serta segera melapor jika melihat kemunculan titik api. (*)

Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang

Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang

 



JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengerahkan 462 personel untuk melakukan operasi penertiban narkotika di sejumlah kelab malam di Jakarta Timur, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara, serta PIK 2, Kosambi, Tangerang. Operasi berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.

Operasi gabungan tersebut dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Kristian Parluhutan Siagian bersama Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi. Total personel yang dikerahkan terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN.

Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ivan Adhitira menjelaskan, personel dibagi menjadi dua kelompok operasi. Kelompok pertama bertugas di wilayah Jakarta Timur, sedangkan kelompok kedua menyasar kawasan PIK 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, dan PIK 2 di Kosambi, Tangerang.

Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa pengunjung serta sejumlah lokasi yang dicurigai berkaitan dengan penyimpanan narkotika. Tes urine dilakukan terhadap pengunjung yang kedapatan membawa barang bukti narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan sembilan orang positif mengandung indikasi penggunaan etomidate dan amfetamin atau sabu berdasarkan tes urine.

“Sembilan orang terdiri dari tiga di Jakarta Timur dan enam di PIK. Mereka selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN RI untuk menentukan apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba,” kata Ivan.

Dalam kegiatan di PIK 1, tim gabungan tiba sekitar pukul 00.35 WIB. Petugas menyampaikan tujuan pemeriksaan kepada pengunjung, kemudian memeriksa orang, barang bawaan, meja, kursi, serta ruangan, termasuk area karaoke. Pemeriksaan terhadap pengunjung laki-laki dan perempuan dilakukan oleh petugas sesuai jenis kelamin.

Sementara itu, operasi di PIK 2, Kosambi, Tangerang, berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB pada Minggu (18/10/2026). Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pengunjung membawa cartridge pods, yang menurut laporan terdiri atas tiga warga negara asing asal Tiongkok dan dua perempuan warga negara Indonesia.

Sembilan orang yang hasil tes urinenya positif selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Proses tersebut diperlukan guna menilai status masing-masing, termasuk apakah mereka merupakan pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

“Apabila hasil asesmen dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut,” tutur Ivan.

Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya penertiban dan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Hasil asesmen dan pendalaman lebih lanjut akan menjadi dasar bagi penentuan langkah berikutnya sesuai status masing-masing orang yang diperiksa. 

Kapolres Probolinggo Kota Takziah ke Rumah Korban Karhutla Bromo, Beri Dukungan Moril dan Tali Asih

Kapolres Probolinggo Kota Takziah ke Rumah Korban Karhutla Bromo, Beri Dukungan Moril dan Tali Asih

 


KOTA PROBOLINGGO – Dukungan penuh dan kepedulian nyata ditunjukkan oleh jajaran Polres Probolinggo Kota Polda Jatim kepada keluarga almarhum Sefriel Ardiansyah, korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 


Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Lucky Permana Putra, hadir langsung untuk menyampaikan rasa belasungkawa mendalam dan memberikan penguatan moril kepada pihak keluarga.


Aksi solidaritas ini diwujudkan melalui kunjungan takziah di kediaman keluarga almarhum yang berada di Perumahan Griya Yuniyani, Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, pada Sabtu (17/10/2026).


Dalam kunjungan ini, AKBP Lucky didampingi oleh Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Wiwin Rusly, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta para Kapolsek. 


Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 12.20 WIB dan disambut langsung oleh ayah kandung almarhum, Lutfi, beserta pihak keluarga dan warga sekitar.


Setibanya di rumah duka, Kapolres Probolinggo Kota bersama rombongan membaur dengan warga untuk mengikuti pembacaan tahlil dan Surat Yasin guna mendoakan almarhum. 


Selain menyampaikan rasa duka cita secara langsung, AKBP Lucky juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.


"Atas nama pribadi, institusi, dan seluruh jajaran yang hadir, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Sefriel Ardiansyah. Kami sangat memahami bahwa kehilangan ini merupakan ujian dan duka yang amat berat bagi keluarga," ujar AKBP Lucky.


Ia menambahkan, almarhum semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang ramah, baik hati, dan ringan tangan. Kesaksian positif ini juga diutarakan oleh para pengurus serta rekan-rekan atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang mengenal dekat almarhum.


Kapolres Probolinggo Kota berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Ia pun mengajak seluruh pelayat yang hadir untuk tidak putus mengirimkan doa bagi almarhum.


"Semoga keluarga diberikan ketabahan. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum, karena doa adalah hadiah terbaik yang dapat kita persembahkan untuk beliau saat ini," tuturnya.


Sementara itu, Lutfi selaku ayah kandung almarhum, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian Kapolres Probolinggo Kota beserta jajarannya. 


Kehadiran pihak kepolisian dinilai menjadi kekuatan tersendiri bagi keluarga di tengah suasana duka.


"Kehadiran Bapak Kapolres bersama rombongan menjadi pelipur lara yang sangat berarti bagi kami. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian, simpati, dan doa yang telah diberikan," ungkap Lutfi.


Di akhir pertemuan, Lutfi juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya. Ia berharap rekan kerja, sahabat, dan masyarakat dapat membukakan pintu maaf jika terdapat ucapan maupun perbuatan almarhum yang kurang berkenan. (*)

Rangkul Abang Becak, Polres Ponorogo Wujudkan Semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' Tanpa Sekat

Rangkul Abang Becak, Polres Ponorogo Wujudkan Semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' Tanpa Sekat

 PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jatim terus berkomitmen mewujudkan semangat "Polisi Bersama Masyarakat" melalui pendekatan yang humanis. Salah satunya ditunjukkan oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., yang turun langsung menyapa dan merangkul para abang becak di Kabupaten Ponorogo.


AKBP Damus Asa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kedekatan Polisi dengan masyarakat serta membangun kepercayaan publik.


"Langkah ini menjadi bentuk perhatian nyata kepolisian terhadap para abang becak yang berjuang setiap hari demi keluarga," ungkap AKBP Damus Asa, Sabtu (17/10/2026).


Menurut AKBP Damus Asa, sebagai bagian integral dari warga Ponorogo, eksistensi para abang becak dan ojol dinilai sangat penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis dengan Polri.


Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menegaskan bahwa masyarakat adalah mitra utama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


Oleh karena itu, kehadiran Polisi harus dapat dirasakan langsung tanpa sekat melalui pelayanan terbaik dan komunikasi yang terbuka.


“Bagi kami, masyarakat adalah mitra utama Polri. Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, menjalin komunikasi yang baik, serta membangun kedekatan tanpa sekat," ujar AKBP Damus Asa.


Ia menambahkan bahwa para abang becak merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka patut mendapatkan perhatian dan penghormatan yang sama.


Melalui sinergi yang kuat ini, Kapolres Ponorogo berharap lingkungan di Kabupaten Ponorogo dapat selalu terjaga dalam situasi yang aman, damai, dan kondusif. 


Ia menekankan bahwa kondusivitas wilayah tidak akan tercapai tanpa adanya partisipasi aktif dari seluruh elemen warga.


“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, komunikasi, dan saling peduli, kita dapat mewujudkan Ponorogo yang aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.


Pendekatan humanis yang konsisten dilakukan Polres Ponorogo ini membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak melulu soal penegakan hukum. 


Lebih dari itu, Polri hadir untuk membangun kepercayaan publik lewat kepedulian yang nyata agar stabilitas kamtibmas dapat berjalan secara berkelanjutan. (*)

 Minggu Kasih Polres Ngawi di Geneng Jaga Keamanan dan Pererat Toleransi Antarumat Beragama

Minggu Kasih Polres Ngawi di Geneng Jaga Keamanan dan Pererat Toleransi Antarumat Beragama

 





NGAWI – Polisi Bersama Masyarakat, semakin nyata diwujudkan oleh Polres Ngawi dan Polsek jajarannya. 

Kali ini, Polsek Geneng melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Sidang Persekutuan Injil Indonesia (GSPII), Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Minggu (18/10/2026)

Program yang sesuai dengan arahan Kapolri tersebut dihadiri sekitar 25 jemaat dan dipimpin oleh Pdt. Adrianus Saryanto, S.Th. Dalam kegiatan ini, personel Polsek Geneng melaksanakan pengamanan ibadah rutin sekaligus menyampaikan sosialisasi dan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jemaat.

Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Geneng, Iptu Harli Prabowo, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga keamanan serta mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo, S.H., menegaskan bahwa Polres Ngawi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, termasuk menjamin keamanan umat beragama dalam menjalankan ibadah.

“Melalui kegiatan Minggu Kasih, kami ingin memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat toleransi, saling menghormati, dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Polsek Geneng berharap, melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat, tercipta lingkungan yang semakin harmonis, toleran, serta kondusif.

Polres Ngawi – Polisi Bersama Masyarakat, Hadir untuk Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.



 Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla

Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla

 




JAKARTA – Polri terus mengerahkan dukungan personel Korps Brimob dari berbagai daerah untuk membantu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terbaru, Satbrimob Polda Lampung memberangkatkan enam personel beserta dua unit kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk melaksanakan tugas bantuan kendali operasi (BKO) Polda Sumatera Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengerahan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mengoptimalkan dukungan operasional dalam menghadapi karhutla, termasuk melalui penambahan personel dan peralatan yang dibutuhkan di lapangan.

“Polri mengerahkan personel dan sarana pendukung dari berbagai satuan kewilayahan untuk membantu penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemadaman, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Sebelumnya, pada Kamis (15/10/2026), Polri telah mengerahkan 200 personel tambahan dari Pasukan Brimob I Korbrimob Polri untuk membantu penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Sementara itu, Polda Nusa Tenggara Barat juga mengirimkan 200 personel Brimob untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada Jumat (16/10/2026).

Pengerahan dari sejumlah wilayah tersebut menunjukkan dukungan lintas satuan Polri dalam menghadapi karhutla di daerah yang membutuhkan penanganan intensif. Penempatan personel dan pelaksanaan tugas disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi di masing-masing wilayah.

Adapun enam personel Satbrimob Polda Lampung yang diberangkatkan ke Sumatera Selatan terdiri atas empat operator kendaraan AWC dan dua pengemudi.

Polri terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kemunculan titik api kepada petugas. Partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas instansi diperlukan agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas.

 Polri Terus Perkuat Penanganan Karhutla, Tambahan Personel Brimob Dikirim dari Luar Daerah

Polri Terus Perkuat Penanganan Karhutla, Tambahan Personel Brimob Dikirim dari Luar Daerah

 




Jakarta — Polri memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan melalui penebalan kekuatan personel Korps Brimob Polri. Sebanyak 200 personel tambahan dari Pasbrimob I Korbrimob Polri diberangkatkan untuk melaksanakan tugas bantuan kendali operasi (BKO) kepada Polda Sumatera Selatan dalam rangka Operasi Aman Nusa II.

Penambahan kekuatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan personel serta peralatan operasional. Kehadiran pasukan tambahan diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, pemantauan wilayah rawan, serta penanganan kebakaran bersama personel yang telah bertugas di lapangan.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penebalan personel merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan penanganan karhutla berjalan secara optimal melalui penguatan kekuatan operasional di daerah.

“Penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan langkah yang terukur. Karena itu, Polri memperkuat personel di Sumatera Selatan melalui penambahan pasukan Brimob dari Korbrimob Polri. Penguatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran secara lebih efektif, sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Sebanyak 200 personel tambahan tersebut terdiri atas 100 personel yang diberangkatkan melalui jalur darat dari wilayah Lampung dan 100 personel dari wilayah Sumatera Utara melalui jalur udara. Pemberangkatan dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026), dengan tujuan penugasan di wilayah Sumatera Selatan.

Selain personel, dukungan operasional turut disiapkan berupa kendaraan khusus, perangkat komunikasi, drone untuk membantu pemantauan, mesin pompa air, perlengkapan pencarian dan penyelamatan (SAR), alat pelindung diri, serta perlengkapan pendukung kesehatan. Kesiapan personel dan peralatan tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk ketika menghadapi medan yang sulit dijangkau dan karakteristik lahan yang memerlukan penanganan khusus.

Penguatan ini melanjutkan upaya penanganan karhutla yang telah dilakukan Polda Sumatera Selatan melalui Operasi Aman Nusa II. Sebelumnya, Polda Sumsel juga telah mengerahkan personel untuk memperkuat penanganan di sejumlah wilayah prioritas, termasuk Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir.

Dalam pelaksanaannya, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika api muncul, tetapi juga mencakup patroli, deteksi dini, pemantauan titik rawan, pencegahan meluasnya kebakaran, serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara melawan hukum.

Trunoyudo menegaskan bahwa upaya penanggulangan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur, mulai dari aparat di lapangan, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga masyarakat. Kecepatan dalam mendeteksi titik api dan mengambil tindakan awal menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran berkembang semakin luas.

“Penambahan personel ini bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari penguatan upaya penanganan yang telah berjalan. Polri terus mendorong kesiapsiagaan, respons cepat, dan sinergi dengan seluruh pihak terkait. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan, karena menjaga lingkungan dari ancaman karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Polri mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Informasi yang disampaikan sejak dini dapat membantu petugas melakukan pengecekan dan penanganan sebelum api meluas.

Melalui penebalan personel dan penguatan dukungan operasional, Polri berkomitmen mendukung penanggulangan karhutla secara berkelanjutan di Sumatera Selatan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yakni memperkuat kolaborasi untuk melindungi keselamatan warga, menjaga kelestarian lingkungan, dan meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan.

 Kapolri: Pengabdian Polri Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Kapolri: Pengabdian Polri Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

 




JOMBANG – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa keberadaan Polri harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat. Prinsip tersebut menjadi landasan bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas, termasuk memberikan pelayanan dan mengawal pemenuhan hak-hak pekerja.

“Polisi memang sejatinya harus bersama masyarakat. Karena polisi berasal dari masyarakat. Dan tentunya tugas kita hari ini harus berbakti untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolri dalam keterangannya di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Kapolri, pengabdian kepada masyarakat perlu diwujudkan melalui langkah konkret yang dapat dirasakan langsung manfaatnya. Salah satunya melalui kehadiran Desk Ketenagakerjaan Polri yang memberikan ruang bagi pekerja untuk menyampaikan pengaduan dan memperoleh fasilitasi dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan.

Peresmian Desk Ketenagakerjaan Polri tingkat Polres di Mapolres Jombang menjadi bagian dari perluasan akses pelayanan tersebut. Melalui layanan ini, pekerja diharapkan semakin mudah memperoleh informasi, menyampaikan permasalahan, serta mendapatkan fasilitasi dan koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.

Manfaat layanan Desk Ketenagakerjaan juga terlihat dari penanganan persoalan pekerja di Jawa Timur. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Desk Ketenagakerjaan Polda Jawa Timur telah menerima 25 laporan dan membantu pemenuhan hak pekerja dengan nilai mencapai Rp8,20 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan proses pengaduan, tetapi juga menyangkut upaya membantu pekerja memperoleh haknya melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, Desk Ketenagakerjaan menjadi salah satu sarana untuk menjembatani komunikasi dan koordinasi antara pekerja, pemberi kerja, serta instansi terkait. Apabila ditemukan dugaan tindak pidana, penanganannya dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan Polri dan peraturan perundang-undangan.

Polri juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi pekerja atau buruh, serta pemangku kepentingan lainnya agar penyelesaian persoalan ketenagakerjaan dapat berjalan secara proporsional. Upaya ini diharapkan turut mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Perluasan Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat Polres menjadi langkah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan akses yang semakin terbuka, pekerja diharapkan tidak ragu mencari informasi maupun menyampaikan pengaduan ketika menghadapi persoalan terkait hak-haknya.

Komitmen tersebut sejalan dengan prinsip Polisi Bersama Masyarakat. Dan tercapainya Pelayanan yang mudah dijangkau, respons terhadap kebutuhan publik, serta sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 Perkuat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat Ngawi, Polsek Jogorogo Hadir di Subuh Keliling

Perkuat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat Ngawi, Polsek Jogorogo Hadir di Subuh Keliling

 





NGAWI – Dalam upaya mempererat silaturahmi, memperkuat sinergitas lintas sektoral, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Jogorogo bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Jogorogo dan lintas sektoral menggelar kegiatan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Baitul Abidin, Dusun Kembang, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan dialog bersama masyarakat untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan berbagai masukan dari warga, serta pemberian tali asih dan santunan kepada fakir miskin sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Polsek Jogorogo turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi potensi gangguan keamanan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Jogorogo Iptu Supriyanto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Subuh keliling menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami hadir di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi warga, serta membangun kebersamaan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang damai,” ungkapnya, Minggu (18/10/2026)

Kapolsek Jogorogo menambahkan, keterlibatan seluruh unsur lintas sektoral dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Jogorogo.

Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling, diharapkan sinergitas dan kebersamaan antara aparat pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga semakin kuat sehingga tercipta suasana yang aman, harmonis, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

POLRES NGAWI – POLISI BERSAMA MASYARAKAT.



 Kurang dari 24 Jam, Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Loker Kasir.

Kurang dari 24 Jam, Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Loker Kasir.

 




NGAWI – Gerak cepat Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Warung Seafood Mawardi, Dusun Nglarangan, Desa Karangasri, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Terduga pelaku berhasil diamankan kurang dari 1x24 jam setelah kejadian, Jumat (16/10/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AFN (29) yang diduga mengambil loker kasir beserta uang tunai sekitar Rp1.000.000. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil dengan total sekitar Rp1.730.000.

Kasus ini bermula ketika korban menerima notifikasi dari aplikasi CCTV rumah makan miliknya sekitar pukul 03.30 WIB. Setelah memeriksa rekaman kamera pengawas, korban mendapati seorang pria masuk ke area rumah makan, menuju ruang kasir, kemudian keluar sambil membawa laci kasir.

Mengetahui kejadian tersebut, korban segera mendatangi lokasi dan memastikan bahwa loker kasir telah hilang. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polres Ngawi untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Ngawi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi terduga pelaku yang kemudian diketahui berada di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Ngawi.

Petugas bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku sekitar pukul 13.56 WIB pada hari yang sama. Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya.

Dari hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku diduga membawa loker kemudian membongkarnya menggunakan dua buah obeng dan sebuah kunci pas.
Uang yang berada di dalam loker tersebut selanjutnya digunakan untuk berbagai keperluan pribadi.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Vario 150, satu unit telepon genggam, pakaian yang diduga dikenakan saat kejadian, dua buah obeng, satu buah kunci pas, tiga bungkus rokok, satu buah earphone, serta uang tunai sebesar Rp36.000 yang diduga merupakan sisa hasil pencurian.

Sementara itu, petugas masih melakukan pencarian terhadap loker kasir yang diduga dibuang di tempat pembuangan sampah di kawasan Ringroad Timur Ngawi.

Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 477 ayat (1) huruf e dan f KUHP. Penyidik masih melanjutkan proses penyidikan guna melengkapi berkas perkara dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa tersebut.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Pras Ardinata, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk kesigapan dan komitmen Polres Ngawi dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Polres Ngawi berkomitmen untuk merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan profesional. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras anggota Satreskrim dalam melakukan olah TKP dan penyelidikan hingga terduga pelaku berhasil diamankan kurang dari 1x24 jam setelah kejadian,” ujar Kasat Reskrim, saat dikonfirmasi media Minggu (18/10/2026).

Ia menegaskan bahwa Polres Ngawi akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan keamanan tempat usaha, serta memanfaatkan kamera pengawas atau CCTV sebagai salah satu sarana pendukung keamanan. Apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Polres Ngawi menegaskan akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Ngawi.

POLRES NGAWI – Polisi Bersama Masyarakat, melindungi, mengayomi dan melayani



Saturday, October 17, 2026

 Silaturahmi dengan Ulama se-Jatim, Kapolri Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Silaturahmi dengan Ulama se-Jatim, Kapolri Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas




SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mendampingi kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Kapolri bersama Ulama se-Jawa Timur di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Polda Jawa Timur, para Kapolres jajaran Polda Jawa Timur, serta para ulama dan kiai dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan para ulama sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan doa bersama untuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berulang tahun ke-75 pada 17 Oktober 2026, serta doa bagi kelancaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memasuki dua tahun masa pemerintahan.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa kunjungannya ke Polda Jawa Timur menjadi kesempatan untuk menjalin dan mempererat silaturahmi dengan para ulama, kiai, tokoh senior, serta jajaran Forkopimda Jawa Timur.

“Tujuan saya berkunjung ke Polda Jawa Timur tentunya untuk menjalin silaturahmi bersama ulama, para kiai, para sepuh, dan juga jajaran Forkopimda Jawa Timur,” ujar Jenderal Suyudi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memohon doa dan dukungan para ulama serta seluruh elemen masyarakat agar Polri dapat menjalankan tugas secara optimal, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian harus senantiasa mengedepankan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kami memohon doa dan dukungan agar bisa melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, serta melakukan upaya-upaya penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini,” katanya.

Kapolri juga memberikan arahan kepada jajaran Polda Jawa Timur agar terus membangun kerja sama yang kuat, mulai dari tingkat pimpinan hingga personel di lapangan.

Menurutnya, sinergi dengan tokoh agama, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Ia mengingatkan seluruh jajaran agar menjalankan tugas dengan semangat kebersamaan sesuai slogan Polri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.

“Kita menyadari bahwa polisi berasal dari masyarakat. Kita lahir untuk masyarakat, kita bekerja dengan tulus untuk masyarakat dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di wilayah Jawa Timur,” tutur Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak insan pers untuk terus berkontribusi melalui penyampaian informasi yang cepat dan positif. Ia turut membuka ruang bagi kritik, masukan, dan saran sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Kalau ada hal-hal yang dirasa menjadi gangguan ataupun pelayanan kita yang kurang maksimal, berikan masukan dan saran agar kita bisa lebih baik lagi dalam bekerja,” ujarnya.

Kapolri turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Timur atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, sinergi antara Polri, ulama, pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Melalui Silaturahmi Kamtibmas tersebut, komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan para ulama diharapkan semakin kuat sehingga upaya menjaga kerukunan, persatuan, serta kondusivitas di Jawa Timur dapat terus terpelihara.

 Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk




NGANJUK – Kapolri Jenderal Polisi Prof. Dr. H. Suyudi Ario Seto berziarah ke makam Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolri juga mengunjungi museum yang mengabadikan perjalanan dan perjuangan Marsinah.

Kapolri didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

Setibanya di lokasi makam, Kapolri bersama rombongan mengikuti doa bersama dan melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada Marsinah yang dikenal sebagai salah satu tokoh dalam sejarah perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.

Usai berziarah, Kapolri bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri meninjau sejumlah bagian museum yang menyimpan dokumentasi serta informasi mengenai perjalanan hidup dan perjuangan Marsinah. Keberadaan museum tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya dalam memahami perjalanan perjuangan pekerja serta nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Kompleks Museum Ibu Marsinah sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026.

Ziarah dan kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kapolri di Jawa Timur sekaligus momentum untuk terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja.

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Kapolri beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

 Kawal Hak Pekerja, Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Polri Tingkat Polres di Jombang

Kawal Hak Pekerja, Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Polri Tingkat Polres di Jombang

 


JOMBANG – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meresmikan Desk Ketenagakerjaan Polri tingkat Polres di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).

Peresmian tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para pekerja, melalui penyediaan ruang konsultasi, pengaduan, fasilitasi, serta koordinasi terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan sesuai dengan kewenangan Polri dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pejabat Utama Mabes Polri, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta perwakilan berbagai serikat pekerja/buruh.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri menyerahkan 1.000 paket bantuan sosial berupa sembako kepada para pekerja.

Kapolri juga meninjau pelaksanaan bakti kesehatan gratis yang menyediakan berbagai layanan, antara lain pemeriksaan mata, laboratorium dasar, tekanan darah, rekam jantung (EKG), pemeriksaan THT, serta pemberian obat-obatan bagi pekerja yang membutuhkan.

Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa perluasan Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat kewilayahan merupakan wujud komitmen Polri untuk memberikan pelayanan serta mengawal perlindungan hak-hak pekerja.

“Hari ini kita baru saja meresmikan Desk Ketenagakerjaan tingkat kewilayahan. Layanan ini diluncurkan secara serentak pada 35 kesatuan kewilayahan di bawah naungan 14 Polda,” ujar Kapolri.

Kapolri menjelaskan, Desk Ketenagakerjaan diharapkan menjadi salah satu kanal bagi pekerja untuk memperoleh konsultasi, menyampaikan pengaduan dan aspirasi, serta mendapatkan fasilitasi dan koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.

Desk tersebut juga dapat menindaklanjuti apabila dalam suatu permasalahan ketenagakerjaan ditemukan adanya dugaan tindak pidana yang menjadi kewenangan kepolisian.

“Ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan keadilan bagi para pekerja. Kami ingin memastikan hak-hak mereka terlindungi dengan baik,” tegas Jenderal Suyudi.

Kapolri mengungkapkan, sejak tahun 2025 hingga Oktober 2026, Polri telah memfasilitasi 10.973 pekerja untuk kembali mendapatkan mata pencaharian. Selain itu, melalui sinergi dengan berbagai pihak, pemenuhan hak-hak finansial pekerja yang sebelumnya tertahan juga berhasil difasilitasi dengan nilai mencapai Rp70,28 miliar.

Menurut Kapolri, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi pekerja/buruh, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar perlindungan terhadap pekerja dapat berjalan beriringan dengan keberlangsungan dunia usaha serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

“Kami terus bersinergi agar perlindungan buruh dan keberlanjutan bisnis tetap seimbang. Harapan kami, Desk Ketenagakerjaan di Polres Jombang serta Polres lainnya dapat menjadi pilot project bagi pengembangan layanan serupa di seluruh pelosok Tanah Air,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden KSPSI sekaligus Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kapolri dalam memperluas pelayanan Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat kewilayahan.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri. Hanya dalam waktu delapan hari, beliau langsung mengeksekusi langkah konkret ini hingga Desk Ketenagakerjaan resmi beroperasi hari ini,” ungkap Andi Gani.

Menurut Andi Gani, keberadaan Desk Ketenagakerjaan dapat membantu mempercepat fasilitasi dan koordinasi dalam penanganan berbagai persoalan yang dihadapi pekerja.

Ia mencontohkan sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang telah berlangsung cukup lama dan kemudian memperoleh titik terang melalui fasilitasi serta koordinasi antara Polri dengan para pemangku kepentingan terkait.

Dengan hadirnya pelayanan hingga tingkat Polres, pekerja diharapkan semakin mudah menyampaikan pengaduan maupun memperoleh informasi ketika menghadapi persoalan terkait hak-haknya.

“Dengan adanya pos pelayanan di tingkat Polres, ruang bagi buruh untuk mengadu menjadi lebih terbuka lebar, terutama ketika hak-hak konstitusional mereka dirampas atau tidak dipenuhi sesuai regulasi yang berlaku,” kata Andi Gani.

Melalui peresmian Desk Ketenagakerjaan Polri tingkat Polres di Jombang, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, dunia usaha, serta pekerja/buruh semakin kuat dalam mendukung perlindungan pekerja, kepastian hukum, hubungan industrial yang harmonis, serta iklim investasi yang kondusif. (*)

 Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolri Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah Makam Gus Dur

Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolri Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah Makam Gus Dur

 


JOMBANG – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melaksanakan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng sekaligus berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).

Kapolri beserta rombongan tiba di Ponpes Tebuireng sekitar pukul 12.15 WIB dan disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi Polri dengan kalangan ulama dan pesantren dalam mempererat hubungan serta memperkuat sinergi untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Setibanya di lingkungan Ponpes Tebuireng, Kapolri terlebih dahulu menunaikan ibadah Salat Zuhur di masjid pondok. Selanjutnya, Kapolri bersama rombongan menuju kompleks pemakaman untuk berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri bersama rombongan memanjatkan doa dan melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada Gus Dur, salah satu tokoh bangsa yang dikenal memiliki peran penting dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, toleransi, dan keberagaman.

Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan ziarah ke makam Gus Dur juga menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan antara Polri dengan para ulama, tokoh agama, serta lingkungan pesantren.

Sinergi ulama dan umara memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat, sekaligus bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Melalui komunikasi dan silaturahmi yang terus terjalin, Polri berkomitmen membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan kalangan pesantren, dalam menjaga kebersamaan, toleransi, serta keutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 Satlantas Polres Ngawi Gelar Blue Light Patrol, Antisipasi Balap Liar Dini Hari

Satlantas Polres Ngawi Gelar Blue Light Patrol, Antisipasi Balap Liar Dini Hari





NGAWI – Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi melaksanakan kegiatan Blue Light Patrol dan patroli antisipasi balap liar pada Sabtu dini hari (17/10/2026)

Kegiatan patroli dilaksanakan oleh personel Patwal Satlantas Polres Ngawi di bawah kendali Kanit Turjawali Ipda Yoyok dengan menyusuri sejumlah ruas jalan strategis, meliputi Jalan PB Sudirman, Jalan Siliwangi, Jalan Raya Ngawi–Paron, Ringroad Barat, hingga Jalan Ahmad Yani.
Dengan menggunakan kendaraan patroli roda empat yang dilengkapi lampu rotator biru, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, mencegah pelanggaran lalu lintas, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Ngawi tetap kondusif, terutama pada malam hingga dini hari.

Kapolres Ngawi, AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP Moh. Imam Reza, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan Blue Light Patrol merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah gangguan kamtibmas dan menciptakan keamanan serta ketertiban berlalu lintas.

“Patroli ini kami laksanakan secara preventif untuk mengantisipasi balap liar, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para generasi muda, agar tidak melakukan balap liar karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Kasat Lantas mewakili Kapolres Ngawi.

Lebih lanjut, masyarakat diharapkan senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas balap liar atau gangguan keamanan lainnya.

Melalui kegiatan patroli rutin ini, Polres Ngawi berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif serta Kamseltibcar Lantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Ngawi.

Polres Ngawi – Polisi Bersama Masyarakat. Hadir untuk Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat.


 Polisi Ngawi sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum pada PKK Geneng

Polisi Ngawi sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum pada PKK Geneng





NGAWI – Dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, Polsek Geneng, Polres Ngawi, menggelar sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) dengan materi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penggunaan media sosial secara bijak. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, pada Jumat (16/10/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo, S.H., selaku narasumber, Bripka Sri Wahyuningsih, S.Pd., selaku anggota Reskrim Polsek Geneng, Sekretaris Desa Klitik Agus S., Ketua BPD, perangkat desa, Bhabinkamtibmas Desa Klitik Aiptu Yayan Pujo Prayitno, Babinsa Sertu Suradi, tokoh masyarakat, serta anggota PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Desa Klitik.

Dalam penyampaian materi, Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo menekankan pentingnya membangun keluarga yang harmonis, saling menghormati, serta menyelesaikan permasalahan rumah tangga secara bijak tanpa kekerasan. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengetahui aturan hukum terkait KDRT serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan melaporkan tindak kekerasan.

Sementara itu, Bripka Sri Wahyuningsih, S.Pd., menyampaikan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak, termasuk pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya, menghindari penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, maupun konten yang berpotensi melanggar hukum.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai permasalahan hukum yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo, S.H., menyampaikan bahwa sosialisasi Kadarkum merupakan langkah nyata Polri dalam meningkatkan pemahaman hukum sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mencegah kekerasan dalam rumah tangga, menjaga keharmonisan keluarga, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Jangan sampai kurangnya pemahaman hukum membuat masyarakat menjadi korban maupun pelaku tindak pidana,” ujar Iptu Harli Prabowo menyampaikan pesan Kapolres Ngawi.

Lebih lanjut, Polres Ngawi melalui Polsek Geneng berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan penyuluhan hukum dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar hukum dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, keluarga yang harmonis, serta masyarakat yang cerdas dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


 Gerak Cepat Polsek Kendal Polres Ngawi Bersama Warga Padamkan Kebakaran Rumpun Bambu

Gerak Cepat Polsek Kendal Polres Ngawi Bersama Warga Padamkan Kebakaran Rumpun Bambu





NGAWI – Polsek Kendal, Polres Ngawi, bersama warga bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran rumpun bambu atau bambrongan di tepi area persawahan Dusun Sondriyan RT 01/RW 01, Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kebakaran tersebut terjadi di rumpun bambu yang lokasinya berdekatan dengan permukiman warga Dusun Cepet, Desa Kendal. Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas agar api tidak merembet dan membahayakan rumah warga di sekitarnya.

Mendapatkan informasi kejadian, anggota Polsek Kendal bersama masyarakat setempat segera melakukan upaya pemadaman. Petugas dan warga membuat ilaran atau sekat bakar untuk membatasi penyebaran api serta memanfaatkan air sungai yang berada di dekat lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Berkat kesigapan petugas bersama warga, api berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas dan masyarakat masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mema
stikan tidak muncul kembali titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Petugas tetap melakukan pemantauan guna memastikan situasi benar-benar aman.

Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kendal AKP Agus Pujiono, S.H., mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di area rerumputan kering, rumpun bambu, lahan kosong, dan kawasan yang berdekatan dengan permukiman.

“Apabila mengetahui adanya titik api atau potensi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling peduli, menjaga lingkungan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap upaya penanganan kebakaran,” demikian imbauan Kapolsek Kendal.

Polres Ngawi mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap lingkungan sebagai langkah bersama dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketenteraman masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi.

"Segera laporkan kejadian apapun yang mengganggu kamtibmas melalui call center 110," tambahnya.

Polres Ngawi- Polisi bersama masyarakat. Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat.

 Penindakan Humanis Polres Pelabuhan Tanjung Perak Fasilitasi Rehabilitasi 17 Pecandu Narkoba Jalan Kunti

Penindakan Humanis Polres Pelabuhan Tanjung Perak Fasilitasi Rehabilitasi 17 Pecandu Narkoba Jalan Kunti




SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mengambil langkah tegas dan  tetap humanis usai menggelar operasi penindakan peredaran gelap narkotika di kawasan Kampung Kunti, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir. Dari belasan orang yang diamankan, sebanyak 17 orang dipastikan menjalani proses rehabilitasi medis dan sosial.

Keputusan rehabilitasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya, Rabu (14/10/2026).

Operasi yang berlangsung di pemukiman padat penduduk itu menyasar titik-titik rawan peredaran barang haram. Petugas mengamankan total 19 orang dari lokasi kejadian untuk menjalani pemeriksaan mendalam serta tes urine di tempat.

AKBP Irwan Kurniawan menjelaskan, pemeriksaan medis menunjukkan 15 orang positif mengonsumsi narkoba, sedangkan 4 orang lainnya dinyatakan negatif. Kendati demikian, dua dari empat warga berstatus negatif urine tersebut terbukti menguasai barang bukti sabu-sabu seberat 0,35 gram.

Atas dasar temuan medis dan barang bukti itu, kepolisian mengambil tindakan mengacu pada regulasi hukum yang berlaku demi memulihkan para pengguna.

"Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2010, sebanyak 17 orang akan dilakukan Tim Asesmen Terpadu (TAT) sesuai prosedur melalui BNNK Surabaya untuk menjalani rehabilitasi," kata AKBP Irwan Kurniawan.

Sementara itu, dua orang sisanya yang dinyatakan negatif tes urine dan tidak terbukti menyimpan barang bukti langsung dipulangkan.

"Dua orang lainnya dikembalikan kepada pihak keluarga karena hasil urine negatif dan tidak ditemukan barang bukti," ujar Irwan.

Selain mengamankan belasan warga, petugas gabungan juga menyita barang bukti operasional peredaran narkoba dalam jumlah signifikan dari lokasi penindakan.

Barang bukti itu meliputi 52 poket klip kecil berisi sabu-sabu siap edar, 54 buah alat hisap (bong), 3 unit timbangan digital, 26 pipet kaca, 2 buah brankas, 1 buah cash box, dan 2 buah buku rekapan transaksi.

Petugas juga mengamankan 11 unit telepon seluler, 1 unit mesin pres, 29 skrop plastik, 56 klip plastik sisa pakai, 39 korek api gas, 1 karung klip plastik kosong, serta 8 buah senjata tajam.

Penindakan tajam di lapangan dipastikan bukan akhir dari upaya pemberantasan jaringan barang haram tersebut. Kepolisian berkomitmen mengejar aktor utama penyedia barang di balik kawasan Kampung Kunti.

"Kami tidak berhenti sampai di sini dengan melakukan penindakan dan penegakan hukum saja. Kami berkomitmen akan tetap melakukan pengembangan sampai ke akar-akarnya terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut," tutur Kapolres Tanjung Perak tersebut.

Guna memutus rantai peredaran agar tidak kembali marak, kepolisian bersama instansi terkait langsung mendirikan dua pos pengawasan di lokasi.

"Kami sudah mendirikan dua pos di lokasi sebagai antisipasi dan tindak lanjut ke depannya. Pos tersebut bersifat situasional dan tidak menutup kemungkinan akan dibuat secara permanen," jelas Irwan.

Pos pengawasan tersebut akan dijaga secara bergiliran oleh personel gabungan dari Polres dan Polsek Pelabuhan Tanjung Perak, Brimobda Polda Jatim, serta Satpol PP Kota Surabaya. Keberadaan petugas juga disokong oleh partisipasi aktif tokoh masyarakat dan perangkat RT/RW setempat.

Patroli rutin berskala besar akan terus digencarkan secara sinergis oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Pemkot Surabaya, dan BNNK Surabaya. Langkah lintas instansi ini berfokus pada pendekatan pre-emtif, preventif, serta represif guna mewujudkan wilayah Kampung Bersinar atau Bersih dari Narkoba.

Kegiatan konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, Ahmad Zaini, serta Kepala BNNK Surabaya, Kombes Pol. Heru Prasetyo. (*)

 Polres Situbondo Gencarkan Razia Malam dan Edukasi Preventif, Cegah Peredaran Narkoba

Polres Situbondo Gencarkan Razia Malam dan Edukasi Preventif, Cegah Peredaran Narkoba




SITUBONDO – Satresnarkoba Polres Situbondo Polda Jatim memperketat ruang gerak peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. 

Komitmen pencegahan dan penindakan tegas ini dibuktikan dengan penemuan dua klip plastik berisi kristal putih diduga sabu saat razia besar-besaran di sebuah tempat hiburan malam di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Kamis (15/10/2026) malam.

Razia gabungan skala besar yang dimulai pukul 22.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Miftakhul Huda, PS Kasatresnarkoba IPTU Tatang Purwohadi, dan Kapolsek Situbondo Kota IPTU Mardi Hartoyo. 

Petugas menggeledah outlet milik pria berinisial JP dan berhasil mengamankan barang bukti berupa dua klip diduga sabu dengan berat masing-masing 0,26 gram dan 0,28 gram, pipet kaca berisi sisa kristal sabu, alat isap (bong), telepon genggam, serta satu unit sepeda motor.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari instruksi langsung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Aryo Seto untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba hingga ke tingkat daerah. 

“Kami berkomitmen menindaklanjuti arahan Bapak Kapolri dengan memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Situbondo," ungkap AKBP Bayu Anwar.

Ia menegaskan Polres Situbondo Polda Jatim dipastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran tanpa pandang bulu.

"Razia ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus menindaklanjuti setiap temuan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar AKBP Bayu Anwar.

Selain melakukan penggeledahan fisik terhadap pemilik kafe, pemandu lagu, dan pengunjung, tim Sidokkes Polres Situbondo juga menggelar tes urine secara acak kepada 14 orang yang dicurigai. 

Meski hasil seluruh tes urine tersebut dinyatakan negatif, Polisi tetap menyita seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Di samping penindakan hukum yang represif, Polres Situbondo Polda Jatim juga mengedepankan aspek preventif. 

Di sela-sela razia, petugas memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada para pengunjung mengenai bahaya laten narkoba.

AKBP Bayu mengingatkan bahwa benteng pertahanan terbaik melawan narkoba adalah sinergi antara aparat dan warga. Ia meminta masyarakat tidak takut untuk menjadi mata dan telinga kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.

“Pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan informasi yang berkaitan dengan narkoba. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” pungkas Kapolres Situbondo. (*)