Ad 728x90

Wednesday, July 29, 2026

 Wakapolri Lantik Pengurus Pusat KBPP Polri 2026–2031, Awali Konsolidasi Organisasi Nasional

Wakapolri Lantik Pengurus Pusat KBPP Polri 2026–2031, Awali Konsolidasi Organisasi Nasional

 


Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., selaku Pembina Harian Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri, melantik Pengurus Pimpinan Pusat KBPP Polri Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).

Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional KBPP Polri yang diikuti jajaran 36 Polda serta pengurus hingga tingkat Polres secara daring. Momentum ini menandai dimulainya kepemimpinan baru untuk memperkuat soliditas organisasi, menyelaraskan program kerja, serta memperluas kontribusi KBPP Polri sebagai wadah pemersatu keluarga besar Polri dalam mendukung pembangunan nasional dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan amanah untuk membawa organisasi semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Ia mengajak seluruh pengurus menjadikan momentum ini sebagai awal memperkuat sinergi, menjaga integritas, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar Polri dan masyarakat.

“Jadikan pelantikan ini sebagai awal kerja bersama untuk memperkuat organisasi dan memperbesar kontribusi kepada masyarakat. Bangun kolaborasi, jaga soliditas, dan hadirkan karya nyata yang memberi manfaat bagi bangsa,” tegas Wakapolri.

Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri AH Bimo Suryono, S.E., S.H., menyampaikan bahwa kepengurusan baru telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum sehingga memiliki landasan yang kuat dalam menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurut Bimo, kepengurusan baru akan memprioritaskan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah melalui penguatan tata kelola organisasi, pembaruan basis data keluarga besar Polri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan program di bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, dan kemanusiaan.

Dengan kepengurusan baru yang didukung konsolidasi organisasi secara nasional, KBPP Polri diharapkan semakin solid sebagai organisasi keluarga besar Polri yang modern, inklusif, dan mampu menjadi mitra strategis Polri dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat.

 Wakapolri Kukuhkan Pengurus KBPP Polri 2026–2031, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing

Wakapolri Kukuhkan Pengurus KBPP Polri 2026–2031, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing

 


Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., mengukuhkan Pengurus Pimpinan Pusat Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi KBPP Polri untuk memperkuat perannya sebagai organisasi keluarga besar Polri yang berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dalam laporannya, Ketua Umum KBPP Polri AH Bimo Suryono, S.E., S.H., menyampaikan bahwa susunan Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) beserta Ketua Dewan Pengawas KBPP Polri Masa Bakti 2026–2031 telah resmi memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum. Pengesahan tersebut menjadi dasar bagi kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bimo juga memperkenalkan jajaran pengurus inti yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pemerintahan, akademisi, dunia usaha, hingga tokoh muda keluarga besar Polri. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan organisasi dalam membangun kolaborasi, menghadirkan gagasan baru, serta memperluas kontribusi KBPP Polri bagi masyarakat.

“KBPP Polri ingin menjadi rumah bersama bagi putra-putri keluarga besar Polri untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengabdi. Kami berharap organisasi ini dapat menjadi wadah yang produktif bagi generasi muda dalam mendukung pembangunan nasional,” ujar Bimo.

Ia menjelaskan, dengan jumlah personel Polri yang tersebar di seluruh Indonesia, keluarga besar Polri memiliki potensi yang sangat besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, kegiatan sosial, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan. Untuk itu, KBPP Polri akan melakukan penguatan pendataan anggota dan konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah agar program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

KBPP Polri juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai satuan kerja Polri serta para pemangku kepentingan lainnya agar program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas generasi muda, dan kegiatan sosial kemasyarakatan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi titik awal untuk memperkuat kontribusi nyata keluarga besar Polri dalam menjawab berbagai tantangan bangsa.

Menurut Wakapolri, dunia saat ini menghadapi perkembangan yang sangat dinamis, mulai dari perubahan geopolitik, transformasi digital, kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga meningkatnya tantangan keamanan siber dan penyebaran informasi yang tidak benar. Kondisi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

“Visi KBPP Polri sebagai organisasi yang berintegritas, profesional, modern, dan berlandaskan nilai-nilai Bhayangkara harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Wakapolri.

Ia menjelaskan bahwa Polri terus melakukan transformasi melalui pendekatan human-centered policing dan evidence-based policing sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung berbagai program strategis nasional.

Dalam konteks tersebut, Wakapolri menilai KBPP Polri memiliki posisi strategis sebagai mitra yang mampu membangun karakter generasi muda, memperkuat literasi digital, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendorong tumbuhnya kewirausahaan di kalangan keluarga besar Polri.

Sebagai Pembina Harian KBPP Polri, Wakapolri menyampaikan tiga arah kebijakan utama bagi kepengurusan baru.

Pertama, memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga besar Polri melalui pengembangan UMKM, kewirausahaan, dan jejaring usaha yang saling mendukung sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Kedua, membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis digital agar KBPP Polri semakin adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu menjangkau generasi muda.

Ketiga, memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, kemanusiaan, serta kolaborasi dengan satuan kerja Polri di seluruh Indonesia dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wakapolri juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan KBPP Polri sebagai ruang kolaborasi lintas generasi yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian.

“Indonesia memiliki bonus demografi yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. KBPP Polri harus menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki kepedulian sosial, serta siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakapolri menekankan pentingnya memperkuat budaya gotong royong, menjaga persatuan, serta membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu menghadirkan solusi dan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh pengurus dan anggota KBPP Polri untuk menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya, serta terus berinovasi dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat.

“Jadikan pengukuhan ini sebagai awal pengabdian yang lebih besar. Mari kita bekerja bersama, memperkuat kolaborasi, menjaga integritas, dan menghadirkan karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan semangat tersebut, saya optimistis KBPP Polri akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Wakapolri

 Bidpropam Polda Jatim Laksanakan Gaktiplin di Personel Polres Ngawi, Disiplin dan Integritas Jadi Prioritas

Bidpropam Polda Jatim Laksanakan Gaktiplin di Personel Polres Ngawi, Disiplin dan Integritas Jadi Prioritas

 


NGAWI – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Timur melaksanakan pemeriksaan kesiapan personel di lapangan Satya Haprabu Polres Ngawi, Rabu (29/7/2026). 

Kegiatan yang  dipimpin Kompol Ridwan tersebut didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., dan berlangsung di Lapangan Satya Haprabu Polres Ngawi.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi personel, kesiapan perlengkapan dinas, sikap tampang, hingga tes urine sebagai upaya memastikan personel tetap disiplin, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., mengatakan bahwa pemeriksaan dari Bidpropam Polda Jatim merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pembinaan untuk menjaga kualitas serta integritas personel dalam pelaksanaan tugas.

"Melalui pemeriksaan ini diharapkan seluruh personel Polres Ngawi senantiasa menjaga disiplin, melengkapi administrasi maupun perlengkapan dinas, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara profesional, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Polres Ngawi berkomitmen terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, dan integritas personel guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 Polisi Ngawi Dukung Pendidikan Karakter, SDN 5 Gerih Terima Bantuan Peralatan Pramuka

Polisi Ngawi Dukung Pendidikan Karakter, SDN 5 Gerih Terima Bantuan Peralatan Pramuka

 


NGAWI – Polsubsektor Gerih Polres Ngawi menunjukkan kepeduliannya terhadap pembinaan karakter generasi muda dengan menyerahkan bantuan peralatan Pramuka kepada SDN 5 Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi.

Dalam kesempatan tersebut, Polsubsektor Gerih menyerahkan sejumlah perlengkapan Pramuka berupa tenda kemah, tongkat Pramuka, kotak P3K, dan tali Pramuka.

Bantuan ini diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan kepramukaan sekaligus mendukung pembentukan karakter disiplin, mandiri, dan gotong royong bagi para siswa.

Kapolsubsektor Gerih Iptu Daryono mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam pembinaan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan antara kepolisian dengan para pelajar sejak usia dini, sekaligus mendukung kegiatan kepramukaan yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda," ujarnya, saat dikonfirmasi media Rabu (29/7/2026)

Selain sebagai sarana latihan perkemahan dan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), tenda yang diserahkan juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan lapangan maupun kebutuhan darurat di lingkungan sekolah.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yang mengapresiasi kepedulian Polsubsektor Gerih terhadap dunia pendidikan.

 Polres Ngawi Perkuat Sinergi Lintas Instansi Jelang Pengesahan Warga Baru IKS PI Kera Sakti, Keamanan Jadi Prioritas

Polres Ngawi Perkuat Sinergi Lintas Instansi Jelang Pengesahan Warga Baru IKS PI Kera Sakti, Keamanan Jadi Prioritas

 


NGAWI, Menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru Tingkat I Perguruan Silat IKS PI Kera Sakti Cabang Ngawi yang akan digelar di Padepokan IKS PI Kera Sakti, Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (30/7/2026), Polres Ngawi menggelar Rapat Koordinasi Eksternal guna memastikan kesiapan pengamanan.

Rapat koordinasi dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) siang di Gedung Bernadip Lantai 3 Polres Ngawi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran instansi terkait, antara lain Kodim 0805/Ngawi, Pemerintah Kabupaten Ngawi, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Subdenpom TNI AD, pengurus IKS PI Kera Sakti Cabang Ngawi, Satgas IKS PI Kera Sakti, serta Satgas Kertonegoro.

Rakor membahas langkah-langkah pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, kesiapan personel, hingga pola koordinasi antarinstansi guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan ini memerlukan sinergi seluruh pihak agar pelaksanaan pengesahan warga baru dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami mengajak seluruh instansi terkait, panitia, pengurus perguruan silat, serta seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi yang baik menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan pengesahan warga baru berlangsung aman, tertib, lancar, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat," ujar Kompol Rizki Santoso.

Ia juga mengimbau seluruh peserta dan simpatisan agar mematuhi ketentuan yang telah disepakati, menjaga sikap saling menghormati, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan seluruh unsur yang terlibat memiliki persepsi dan langkah yang sama sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru IKS PI Kera Sakti Tingkat I dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

 Dukungan Penuh Komisi III DPR RI untuk Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kematian Sutrimo

Dukungan Penuh Komisi III DPR RI untuk Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kematian Sutrimo


JAKARTA - Anggota Panja Kasus Dugaan Tipikor FA DPR RI, Hasbiallah Ilyas meminta Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya mengusut tuntas terkait meninggalnya Sutrimo penjaga rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

"Saya mendukung penuh langkah Polda Metro Jaya untuk bergerak cepat mengusut tuntas kematian Sutrimo secara profesional, transparan, dan akuntabel, melihat kondisi jenazah yang mengeluarkan busa dari mulut dan hidung, secara kasatmata terdapat indikasi kuat yang mengarah pada dugaan keracunan," ujar Hasbi di Jakarta, Senin (27/7/2025).

Menurut Hasbi, temuan medis awal ini tentu tidak bisa dipandang sebelah mata dan membutuhkan hasil uji laboratorium forensik serta otopsi yang mendalam.

Apalagi, almarhum diketahui meru
pakan penjaga rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. 

Keterkaitan latar belakang ini menurut Hasbi membuat spekulasi di tengah masyarakat berkembang semakin liar ke berbagai arah jika tidak segera ditangani secara transparan.

"Oleh karena itu, tidak ada jalan lain bagi Polri selain mengusut kasus ini secara sangat serius melalui scientific crime investigation. Hanya ketegasan dan keterbukaan kepolisian yang bisa menjawab kesimpangsiuran publik serta menuntaskan teka-teki kematian almarhum,"tegasnya. (*)

 Usut Tuntas Kematian Sutrimo! Anggota Panja Komisi III DPR RI Dukung Polda Metro Jaya Segera Buka Tabir Kasus

Usut Tuntas Kematian Sutrimo! Anggota Panja Komisi III DPR RI Dukung Polda Metro Jaya Segera Buka Tabir Kasus


JAKARTA – Anggota Panja Pengawasan Komisi III DPR RI, Teuku Ibrahim, menuntut Polda Metro Jaya bertindak cepat, berani, dan transparan dalam membongkar penyebab kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Teuku Ibrahim menegaskan bahwa kelambanan dalam penanganan kasus sensitif ini hanya akan merusak kepercayaan masyarakat sekaligus menyuburkan berbagai prasangka di ruang publik.

“Polda Metro Jaya harus mengambil langkah cepat dan usut tuntas perkara ini! Jangan biarkan penanganannya berlarut-larut tanpa arah. Jika hasil penyelidikan membuktikan tidak ada pidana, umumkan secara resmi dan akuntabel. Namun jika ada indikasi kejahatan, buru dan tindak tegas pelakunya tanpa pandang bulu!” tegas Teuku Ibrahim, Senin (27/7/2026).

Ia memperingatkan bahwa pembiaran dan minimnya informasi resmi dari kepolisian merupakan pemicu utama makin liarnya spekulasi di tengah masyarakat.

“Setiap pembiaran tanpa kepastian hukum hanya memberi ruang bagi rumor yang menyesatkan. Penyelidikan wajib dilakukan secara komprehensif, berbasis bukti ilmiah, dan hasilnya harus dibuka terang-benderang kepada publik,” lanjutnya.

Legislator Senayan ini juga menekankan pentingnya integritas penyidik agar tidak goyah oleh tekanan pihak mana pun, sembari mengajak masyarakat untuk terus mengawal ketat jalannya proses hukum.

“Kita wajib menghormati prosedur hukum yang berjalan, tetapi aparat harus paham bahwa publik menagih kepastian. Hukum tidak boleh dibiarkan mengambang—keadilan harus ditegakkan secepat-cepatnya bagi keluarga korban dan masyarakat,” pungkas Teuku Ibrahim.

 Gotong Royong Bersama Satgas Ops Damai Cartenz, Warga Mimika Rasakan Manfaat Akses Pemakaman yang Lebih Baik

Gotong Royong Bersama Satgas Ops Damai Cartenz, Warga Mimika Rasakan Manfaat Akses Pemakaman yang Lebih Baik

 


Mimika, Papua Tengah – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama masyarakat melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan lingkungan dan pembangunan akses jalan di Tempat Pemakaman Muslim (TPM) SP 2, Kelurahan Karang Senang (SP 3), Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (27/7/2026). Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin oleh Kasatgas Ban Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.H., sebagai wujud kepedulian Polri dalam membantu masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan pemakaman yang lebih bersih, tertata, dan mudah diakses.

Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama warga sekitar. Secara bersama-sama mereka membersihkan rumput liar, mengangkat sampah, serta merapikan area pemakaman agar lebih nyaman bagi masyarakat yang berziarah maupun saat pelaksanaan prosesi pemakaman. Kehadiran Kombes Pol. Bambang Widyatmoko di tengah-tengah personel dan masyarakat turut memberikan semangat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Usai pembersihan, kegiatan dilanjutkan dengan pembangunan akses jalan menuju area pemakaman. Pembangunan tersebut dilakukan secara gotong royong untuk mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya ketika kondisi cuaca kurang bersahabat maupun saat berlangsung prosesi pemakaman.

Selain memberikan manfaat terhadap fasilitas umum, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dengan masyarakat. Suasana kebersamaan tampak selama kegiatan berlangsung, di mana warga dan personel saling bekerja sama serta berdiskusi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin hadir bersama masyarakat dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Gotong royong seperti ini menjadi salah satu cara membangun kebersamaan sekaligus menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan bermanfaat bagi semua,” ujar Kaops.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kolaborasi antara personel dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat hubungan yang harmonis.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan atau membangun akses jalan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Wakaops.

Pelaksanaan bakti sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Perwakilan ibu-ibu yang turut membantu menyediakan konsumsi, Fatimah, menyampaikan apresiasi kepada Polri, khususnya personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, atas kepedulian yang diwujudkan melalui kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri, khususnya Bapak Kaops Damai Cartenz dan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang telah membantu pembangunan akses jalan menuju makam SP 2 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan salah seorang warga yang turut bergotong royong, Muhammad Saleh. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat.

“Kami merasa senang karena area pemakaman menjadi lebih bersih dan akses jalannya juga semakin baik. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena mampu mempererat kebersamaan antara warga dan personel di lapangan,” ujarnya.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berharap semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan kebersamaan dengan masyarakat terus tumbuh. Sinergi yang terjalin diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi fasilitas umum, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mimika.

Tuesday, July 28, 2026

 Police Go To School: Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar

Police Go To School: Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar


KOTA MOJOKERTO – Komitmen Polres Mojokerto Kota Polda Jawa Timur dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diwujudkan melalui program Police Go to School. 

Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap hari Senin ini dilaksanakan dengan menghadirkan Kapolres Mojokerto Kota, Waka Polres Mojokerto Kota, Pejabat Utama (PJU) Polres Mojokerto Kota maupun para Kapolsek jajaran sebagai pembina upacara di sekolah.

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Iptu Suhartanto mengatakan, sesuai arahan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, program ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi kepada pelajar. 

"Kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah diharapkan mampu mempererat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran hukum dan budaya tertib sejak usia dini, " ujar Iptu Suhartanto, Selasa (28/7/2026).

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota menambahkan, dalam kegiatan Police Go to School, Polres Mojokerto Kota mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi dan memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. 

Ia menegaskan pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan minuman keras dan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, para pelajar juga diimbau agar menghindari pergaulan bebas, bijak dalam bermedia sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi (hoaks), serta senantiasa mematuhi tata tertib sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dan kedisiplinan.

"Kami juga mengingatkan kepada para pelajar bahwa landasan utama dalam kehidupan adalah ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, seluruh siswa diharapkan senantiasa melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," jelas Iptu Suhartanto.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari Kepala SMA Negeri 1 Dawarblandong, Edy Sucahyono, S.Psi., S.Pd., M.A.P. 

Menurutnya, program Police Go to School yang digagas Polres Mojokerto Kota Polda Jatim merupakan langkah strategis dalam membangun karakter pelajar melalui kolaborasi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan.

"Kami sangat senang dan antusias dengan adanya program Police Go to School yang digagas Polres Mojokerto Kota dengan melibatkan Polsek jajaran. Kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kamtibmas sangat bermanfaat bagi peserta didik," ungkap Edy Sucahyono.

Ia mengatakan, materi yang disampaikan oleh Polri relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, sehingga menjadi bekal penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum para siswa. 

Melalui edukasi yang berkesinambungan, Polres Mojokerto Kota berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, bebas dari kenakalan remaja, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. (*)

 Hari Anak Nasional, Polda Jatim Ajak Masyarakat Lindungi Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Digital

Hari Anak Nasional, Polda Jatim Ajak Masyarakat Lindungi Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Digital


SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, perdagangan orang hingga ancaman kejahatan di ruang digital. 

Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema “Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas", Selasa (28/7/2026).

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H. mengatakan anak merupakan aset sekaligus investasi terbesar bangsa yang harus dijaga bersama agar dapat tumbuh menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bagi masa depan Indonesia. Mereka berhak memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, perundungan, diskriminasi, maupun kejahatan di ruang digital,” kata Kombes Ganis.

Menurutnya, semangat ‘Jogo Jawa Timur’ tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum ketika terjadi tindak pidana terhadap anak, tetapi juga dengan menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

“Melalui semangat ‘Jogo Jawa Timur’, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita," ujar Kombes Ganis.

Menurut Kombes Ganis, menjaga bukan hanya ketika anak - anak menghadapi bahaya, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Kombes Ganis juga menegaskan perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. 

"Orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha hingga pemerintah memiliki peran yang sama penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, ” tegas Kombes Ganis.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan terhadap setiap tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak. 

Upaya preventif melalui edukasi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat guna mencegah terjadinya kekerasan sejak dini.

Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat, Kombes Ganis juga mengajak anak-anak agar tidak takut melapor apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.

“Teruslah belajar, berani bermimpi, berprestasi, dan jadilah pribadi yang berakhlak mulia. Jangan takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat kekerasan. Kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk melindungi kalian. Berani bicara, selamatkan sesama,”pesan Kombes Ganis.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Menurutnya, masa depan Jawa Timur dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang hari ini dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Jogo Jawa Timur, Jogo Anak Indonesia. Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kombes Ganis. (*)

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Pelayanan Presisi

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Pelayanan Presisi

 


SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan sejumlah Kapolres jajaran Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa (28/7/2026).

Serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penguatan kinerja institusi guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Polda Jawa Timur.

Kapolda juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah jabatan baru. Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru, melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menghadirkan inovasi dan terobosan positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan karier, meningkatkan profesionalisme, serta menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan, dan terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh soliditas, sinergi, dan kolaborasi seluruh personel dalam mewujudkan Polri yang Presisi serta semakin dipercaya masyarakat.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan pada kesempatan tersebut meliputi Pejabat Utama Polda Jawa Timur dan sejumlah Kapolres jajaran, yaitu:

1. Karo Ops Polda Jatim Brigjen Pol. Nurhandono diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Lemdiklat Polri. Jabatan Karo Ops Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Joni Iskandar yang sebelumnya menjabat Kabidpengsos Sespim Lemdiklat Polri.

2. Dirreskrimum Polda Jatim Brigjen Pol. Widi Atmoko diangkat dalam jabatan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri. Jabatan Dirreskrimum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Roy HM Sihombing yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jatim.

3. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Dodi Ruyatman yang sebelumnya bertugas sebagai Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.

4. Dirlantas Polda Jatim Brigjen Pol. Iwan Saktiadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Banten. Jabatan Dirlantas Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Rahmat Hakim yang sebelumnya menjabat Kapusdiklantas Lemdiklat Polri.

5. Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Sih Harno diangkat dalam jabatan baru sebagai Karo Ops Polda Papua. Jabatan Karo SDM Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Heru Budu Prasetyo yang sebelumnya menjabat Kabagjiansis Rojianstra SSDM Polri.

6. Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol. Suryo Sudarmadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagops Rorenminops Korbrimob Polri. Jabatan Dansat Brimob Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Yanto Dwi Nugroho yang sebelumnya menjabat Dansat Brimob Polda NTB.

7. Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol. Sugeng Riyadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagren Rorenmin Baintelkam Polri. Jabatan Kabidkum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Taufan Dirgantoro yang sebelumnya menjabat Anjak Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

8. Kombes Pol. dr. Elyani diangkat sebagai Karumkit Bhayangkara Tk. II Kediri Biddokkes Polda Jatim. Sebelumnya yang bersangkutan bertugas sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. III Pusdokkes Polri.

9. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolresta Malang Kota selanjutnya dijabat Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.

10. Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri. Jabatan Kapolres Malang selanjutnya dijabat AKBP Rulian Syauri yang sebelumnya menjabat Kasubbagbungkol Spripim Polri.

11. Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolres Lamongan selanjutnya dijabat AKBP Adhytiawarman Gautama Putra yang sebelumnya menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Jatim.

12. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto diangkat sebagai Wadirres PPA dan PPO Polda Jatim. Jabatan Kapolres Pamekasan selanjutnya dijabat AKBP Wahyu Hidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

13. Jabatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak selanjutnya dijabat AKBP Irwan Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditressiber Polda Jatim.

14. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Malang Kota Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Riki Yariandi yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota Polda Jateng.

15. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Ridwan Maliki yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek.

16. Kapolres Trenggalek kini dijabat AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya yang sebelumnya menjabat Kasubbaglahtalek Baginfopers Robinkar SSDM Polri.

17. Kapolres Blitar AKBP Rivanda diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirpamobvit Polda Metro Jaya. Jabatannya digantikan AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution yang sebelumnya menjabat Sekpri Wakapolri Spripim Polri.

18. Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jateng. Jabatannya digantikan AKBP M. Wahyudin Latif yang sebelumnya menjabat Kapolres Probolinggo.

19. Jabatan Kapolres Probolinggo kini diemban AKBP Asmida Rizki Siregar yang sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditintelkam Polda Jatim.

20. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Jabatannya digantikan AKBP Arif Ardiansyah Prasetyo yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Ditreskrimum Polda Jambi.

21. Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagssusdagri Baggassus Robinkar SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Wiwin Junianto Supriyadi yang sebelumnya menjabat Kapolres Madiun Kota.

22. Jabatan Kapolres Madiun Kota kini diemban AKBP Rizki Pratama Wida yang sebelumnya menjabat Assesor Madya Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri.

23. Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Candra Putra diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Jabatannya digantikam AKBP Alaiddin yang sebelumnya menjabat Kapolres Tuban.

24. Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Kresno Wisnu Putranto yang sebelumnya menjabat Kasubbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri.

25. Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Karawang Polda Jabar. Jabatannya digantikan AKBP Yenny Diarty yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel.

26. Kapolres Sampang AKBP Hartono diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtahti Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Anang Hardiyanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep.

Menutup amanatnya, Kapolda Jawa Timur menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri yang bertujuan menjaga regenerasi kepemimpinan, memperkuat organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat.

"Saya yakin seluruh pejabat yang dilantik hari ini akan mampu menjalankan amanah dengan profesional, loyal, penuh integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas," pungkas Irjen Pol. Nanang Avianto.

 Prestasi Jadi Penentu: CAT Berstandar Olimpiade Antar 350 Catar Lolos Akpol 2026

Prestasi Jadi Penentu: CAT Berstandar Olimpiade Antar 350 Catar Lolos Akpol 2026


Nilai ditampilkan langsung, seleksi diawasi lembaga independen, Polri siapkan generasi perwira yang profesional, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.

Semarang – Prestasi menjadi faktor utama dalam Seleksi Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) berstandar olimpiade, nilai yang ditampilkan secara langsung kepada peserta, serta pengawasan dari berbagai lembaga independen, Polri menetapkan 350 calon taruna dan taruni yang berhak mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian.

Sidang Penetapan Kelulusan yang digelar Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri di Auditorium Cendekia Akpol, Semarang, Senin (27/7), menetapkan 320 calon taruna dan 30 calon taruni lulus dari total 404 peserta yang mengikuti seleksi tingkat pusat.

Proses sidang berlangsung dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Untuk memastikan objektivitas, Polri melibatkan pengawasan eksternal dari Ombudsman RI, Setara Institute, Centra Initiative, Amnesty International Indonesia, hingga Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP).

Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Dr. Anwar mengatakan, seleksi tahun ini menjadi tonggak penguatan kualitas rekrutmen Polri melalui sistem yang semakin modern dan berbasis merit.

“Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas peserta. Kami terus mendorong sistem seleksi yang objektif, transparan, dan mampu menjaring calon-calon perwira Polri terbaik,” ujar Irjen Pol. Anwar.

Berbeda dari tahun sebelumnya, seleksi Akpol 2026 menghadirkan inovasi melalui CAT dengan materi Tes Potensi Akademik berstandar olimpiade, sehingga mampu mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah secara lebih komprehensif.

Hasil seleksi menunjukkan kualitas peserta yang semakin kompetitif. Empat peserta meraih nilai tertinggi Tes Potensi Akademik sebesar 80, sementara empat peserta lainnya memperoleh nilai Bahasa Inggris tertinggi sebesar 82.

Penilaian dilakukan secara proporsional dengan komposisi Tes Potensi Akademik 30 persen, Bahasa Inggris 30 persen, Kesamaptaan Jasmani 30 persen, dan Penampilan 10 persen.

Selain menghadirkan sistem yang lebih modern, transparansi juga menjadi perhatian utama. Nilai ujian ditampilkan secara langsung di komputer masing-masing peserta setelah tes selesai. Selanjutnya, seluruh hasil peserta dicetak dalam satu dokumen dan ditandatangani bersama sehingga dapat diketahui secara terbuka.

Salah seorang calon taruni, Ghyna Islamiati Ramly, mengaku sempat kewalahan menghadapi soal Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris. Namun, ia menilai seluruh proses seleksi berlangsung objektif dan adil.

“Menurut saya rekrutmen ini adil karena nilai langsung ditampilkan di komputer masing-masing, jadi kami bisa langsung melihat hasil sendiri,” ujar Ghyna.

Ia juga mengapresiasi mekanisme keterbukaan hasil yang diterapkan panitia.

“Semua nilai peserta di-print dalam satu kertas untuk ditandatangani bersama-sama. Jadi kami bisa melihat nilai peserta lain juga,” katanya.

Menurut Ghyna, seluruh peserta diperlakukan sama tanpa membedakan asal daerah maupun latar belakang.

“Saya merasa panitia memperlakukan masing-masing dari kami secara adil, tidak melihat latar belakang kami apa. Aturannya berlaku sama untuk semua peserta,” ungkap alumnus SMA Al-Azhar Mandiri Palu tersebut.

Komitmen membangun SDM Polri yang unggul juga menjadi perhatian Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. saat memberikan pembekalan kepada calon Taruna dan Taruni Akpol di Gedung Serba Guna Akpol, Semarang.

“Masa depan Polri sangat bergantung pada sejauh mana kita mempersiapkan generasi penerusnya. Tugas kita bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual dan profesional, tetapi juga membentuk insan Bhayangkara yang berkarakter kuat, berintegritas, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berani memimpin perubahan untuk menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks. Pendidikan menjadi fondasi utama dalam melahirkan pemimpin Polri masa depan yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat,” ujar Wakapolri.

Melalui sistem seleksi yang semakin modern, transparan, dan berbasis merit, Polri berharap para calon taruna dan taruni yang dinyatakan lulus mampu menjalani pendidikan dengan penuh dedikasi serta tumbuh menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan hadir sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang semakin dipercaya publik.

 Satlantas Polres Ngawi Tindak Tegas Motor Tak Standar, Pengganggu Kamtibmas Langsung Ditilang

Satlantas Polres Ngawi Tindak Tegas Motor Tak Standar, Pengganggu Kamtibmas Langsung Ditilang

 


NGAWI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda dua yang tidak memenuhi standar teknis maupun laik jalan serta yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini dilakukan juga oleh Satuan Lalu Lintas yang ada di Polsek jajaran Polres Ngawi. 

Dalam kegiatan patroli dan penertiban di ruas Jalan Weru–Campurasri, petugas mengamankan sejumlah sepeda motor yang menggunakan komponen tidak sesuai ketentuan dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Seluruh pelanggar diberikan tindakan berupa surat tilang sesuai aturan yang berlaku sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus edukasi agar masyarakat lebih tertib berlalu lintas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Moh. Imam Reza S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kendaraan yang dimodifikasi secara tidak sesuai standar dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Polres Ngawi akan menindak tegas setiap kendaraan roda dua yang tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti penggunaan knalpot tidak standar maupun modifikasi lain yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat," tegas AKP Moh. Imam Reza kepada media, pada Selasa (28/7/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar selalu melengkapi kelengkapan kendaraan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta tidak melakukan modifikasi yang melanggar ketentuan.

Penindakan ini merupakan komitmen Polres Ngawi untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Ngawi

Dengan kepatuhan masyarakat, diharapkan keselamatan di jalan raya dapat terwujud dan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman serta kondusif.

 Pojok Kamtibmas Polres Ngawi Hadir di Pasar Krompol, Ajak Warga Tetap Jaga Keamanan

Pojok Kamtibmas Polres Ngawi Hadir di Pasar Krompol, Ajak Warga Tetap Jaga Keamanan

 


NGAWI – Satbinmas Polres Ngawi terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Pojok Kamtibmas. Kali ini, kegiatan digelar di Pasar Krompol, Desa Mojo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (27/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta memperkuat kepedulian terhadap situasi di sekitarnya.

Selain memberikan edukasi kamtibmas, personel juga mensosialisasikan Call Center Polri 110 sebagai layanan pengaduan dan pelaporan yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis apabila membutuhkan kehadiran polisi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E., mengatakan bahwa kegiatan Pojok Kamtibmas merupakan salah satu upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga berbagai informasi maupun permasalahan keamanan dapat segera ditindaklanjuti.

"Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, kami ingin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Jangan ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, pesan-pesan kamtibmas dan sosialisasi layanan 110 dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Dalam kegiatan pojok kamtibmas selain memberikan imbauan dan mendengarkan serta berdiskusi tentang kamtibmas, Satbinmas Polres Ngawi juga menyediakan kopi dan makanan ringan gratis bagi warga Krompol, Bringin

 Polsek Pitu Evakuasi ODGJ Secara Humanis, Wujud Kepedulian Polres Ngawi terhadap  Keselamatan Masyarakat

Polsek Pitu Evakuasi ODGJ Secara Humanis, Wujud Kepedulian Polres Ngawi terhadap Keselamatan Masyarakat

 


NGAWI – Polres Ngawi melalui Polsek Pitu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan melaksanakan evakuasi terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah hukum Polsek Pitu.

Kegiatan yang dilakukan di bawah arahan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan ODGJ memperoleh penanganan medis yang layak.

Dalam proses evakuasi, personel Polsek Pitu mengedepankan pendekatan yang humanis. Petugas berkoordinasi dengan pihak keluarga, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai prosedur.

Setelah berhasil dievakuasi, ODGJ selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait untuk mendapatkan pemeriksaan, perawatan, dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi yang bersangkutan.

Kapolsek Pitu Iptu Prinanto mengatakan bahwa penanganan ODGJ tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan.

"Penanganan ODGJ harus dilakukan secara humanis dengan mengedepankan keselamatan semua pihak. Kami berkoordinasi dengan keluarga, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan agar yang bersangkutan dapat memperoleh penanganan yang tepat sesuai prosedur," ujar Iptu Prinanto, saat dikonfirmasi media Selasa (28/7/2026)

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas maupun warga yang membutuhkan penanganan khusus, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian bersama instansi terkait.

Polres Ngawi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan yang tersedia melalui Call Center 110, WhatsApp 082230110110, layanan SPKT Polres Ngawi di (0351) 749510, atau nomor SPKT Polres Ngawi 085236087800. Dengan sinergi antara masyarakat dan kepolisian, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Ngawi diharapkan dapat terus terjaga.

 Polda Jatim Gelar Latkatpuan Fotografi dan Videografi, Tingkatkan Kompetensi Personel di Era Digital

Polda Jatim Gelar Latkatpuan Fotografi dan Videografi, Tingkatkan Kompetensi Personel di Era Digital

 


SURABAYA – Bidang Humas (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar pelatihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) fotografi dan videografi di Surabaya. Selasa (28/7/2026)

Pelatihan tersebut diikuti personel Bidhumas Polda Jatim, Sihumas Polres jajaran, serta personel satuan kerja Polda Jatim guna memperkuat kualitas dokumentasi dan publikasi kehumasan Polri.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., Kasubbid PID Bidhumas Polda Jatim AKBP Gunawan Wibosono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia personel Humas Polri dan PPID satker Polda Jatim agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Menurut AKBP Gunawan, perkembangan teknologi informasi dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat membuat Humas Polri harus terus meningkatkan kompetensi. 

"Dokumentasi visual kini menjadi salah satu instrumen penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri," kata AKBP Gunawan.

Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teknik fotografi jurnalistik, videografi, komposisi gambar, pencahayaan, pengambilan momen bernilai berita, hingga proses produksi konten digital yang efektif untuk berbagai platform media.

AKBP Gunawan menjelaskan pelatihan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni meningkatkan kemampuan fotografi dan videografi jurnalistik personel Humas, menyamakan standar kualitas dokumentasi di seluruh jajaran Polda Jatim, serta menghasilkan konten digital yang kreatif, humanis, dan informatif.

“Kami ingin seluruh personel Humas memiliki standar yang sama dalam menghasilkan foto dan video jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan memiliki nilai berita sehingga publik memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai kegiatan Polri,”kata AKBP Gunawan.

Selain peningkatan kemampuan teknis, peserta juga dibekali manajemen peliputan di lapangan, mulai dari persiapan sebelum kegiatan, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga percepatan alur pengiriman file kepada tim editor agar produk kehumasan dapat dipublikasikan secara cepat tanpa mengurangi kualitas.

“Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam publikasi. Dokumentasi yang baik harus segera diproses dan dipublikasikan agar informasi tetap aktual dan dapat diterima masyarakat pada waktu yang tepat,” tegas AKBP Gunawan.

Ia menambahkan, kemampuan personel Humas tidak hanya diukur dari kualitas visual yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan narasi yang objektif, humanis, dan mampu menggambarkan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

Melalui pelatihan tersebut, Bidhumas Polda Jatim berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap peliputan kegiatan kepolisian sehingga menghasilkan produk kehumasan yang lebih profesional, modern, dan berkualitas sebagai wujud dukungan terhadap transformasi Polri Presisi. (*)

 Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online Melalui POLRI SuperApp

Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online Melalui POLRI SuperApp

 


MOJOKERTO – Menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1469/VI/YAN.2.3./2026 tertanggal 15 Juni 2026 terkait implementasi Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 1 Tahun 2026, Polres Mojokerto Polda Jatim  resmi mengumumkan transisi total mekanisme pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 

Pelayanan yang semula memadukan metode luring (offline) dan daring (online), kini sepenuhnya dialihkan menjadi sistem Full Online.

Langkah strategis ini diambil sebagai wujud komitmen Polri dalam memotong birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Melalui kebijakan baru ini seluruh proses permohonan SKCK, mulai dari pendaftaran, pengunggahan dokumen persyaratan, hingga pembayaran PNBP kini dilakukan secara mandiri oleh pemohon melalui aplikasi POLRI SuperApp (tersedia di Google Play Store dan App Store). 

Setelah dokumen terverifikasi oleh sistem, pemohon cukup datang ke lokasi pelayanan dengan menunjukkan bukti transfer dan bukti pendaftaran online untuk mengambil fisik SKCK.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Mojokerto Ipda Suyanto mengatakan, saat ini, pelayanan SKCK Full Online masih dipusatkan di Mapolres Mojokerto. 

Namun demikian, Polres Mojokerto Polda Jatim juga tengah mempersiapkan perluasan jangkauan layanan ke tingkat sektor. 

"Kedepannya, layanan ini akan diaktivasi di 4 (empat) Polsek jajaran, yaitu Polsek Ngoro, Polsek Kutorejo, Polsek Mojosari, dan Polsek Trowulan, yang saat ini sedang menunggu proses integrasi perangkat lunak oleh Baintelkam Polri," kata Ipda Suyanto, Selasa (28/7/2026).

Polres Mojokerto Polda Jatim juga akan menarik seluruh blangko administrasi SKCK lama yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 31 Juli 2026.

Kasi Humas Polres Mojokerto mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Mojokerto untuk mulai mengunduh aplikasi POLRI SuperApp dan memanfaatkan inovasi digital ini demi efisiensi waktu, biaya, serta kenyamanan bersama dalam pengurusan dokumen administratif kepolisian. (*)

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel

 

 


Jakarta – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7). Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai wujud semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berprestasi.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mardiyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 diselenggarakan di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara pertandingan berlangsung di ketiga venue tersebut pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.

“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.

Ia menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.219 peserta, terdiri dari 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel. Kategori yang dipertandingkan meliputi U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel dengan pembagian berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi yang adil dan setara.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PBSI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus menggandeng NPCI sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.

“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.

“Kami berterima kasih kepada institusi Polri atas komitmennya menyelenggarakan kejuaraan ini. Atlet-atlet yang tampil di kategori pembinaan akan kami pantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional,” kata Ricky.

Di sisi lain, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta Yasin Onasie menyampaikan apresiasi atas keterlibatan atlet difabel dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026.

“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang telah melibatkan NPCI untuk pertama kalinya. Ini merupakan wujud bahwa atlet penyandang disabilitas juga diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi bagi negeri,” ujarnya.

Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.


 Satgas Pangan Polri Perkuat Swasembada Bawang Putih, Lahan Tanam di Sembalun Capai 534 Hektare

Satgas Pangan Polri Perkuat Swasembada Bawang Putih, Lahan Tanam di Sembalun Capai 534 Hektare

 


Lombok Timur – Satgas Pangan Polri terus memperkuat upaya mendukung program swasembada pangan nasional melalui pengembangan budidaya bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada Minggu (26/7/2026), Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf melakukan kunjungan ke Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk memberikan dukungan secara langsung terhadap pengembangan varietas dan peningkatan produksi bawang putih nasional.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang sejak dilantik pada Oktober 2024 menetapkan swasembada pangan sebagai target nasional pada berbagai komoditas bahan pokok penting. Menyikapi kebijakan tersebut, Satgas Pangan Polri mengambil langkah strategis dengan mengembangkan budidaya bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Saat menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polri, Irjen Pol. Helfi Assegaf menginisiasi kerja sama penanaman bawang putih bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata di Kecamatan Sembalun. Program yang dimulai pada 2025 dengan lahan seluas 15 hektare tersebut terus berkembang secara signifikan. Hingga Juli 2026, luas pertanaman bawang putih telah mencapai 534 hektare dengan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang memiliki produktivitas rata-rata 20–25 ton per hektare.

Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri juga melaksanakan panen raya di lahan seluas 105 hektare. Hingga saat ini, progres panen telah mencapai 76 persen atau sekitar 73,5 hektare dengan total produksi sebanyak 1.470 ton. Seluruh hasil panen kemudian diproses melalui dua lantai jemur utama serta sejumlah lantai jemur milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk menjaga kualitas hasil produksi.

Kapolda Lampung selaku Kasatgas Pangan Daerah, Irjen Pol. Helfi Assegaf, mengatakan keberhasilan pengembangan bawang putih di Sembalun menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

“Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan menjadi semangat kami untuk terus bergerak. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tantangan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Karena itu, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata terus meningkatkan luas tanam, produktivitas, dan kualitas bawang putih agar Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung pada impor,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Ia menambahkan, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata akan terus memperkuat inovasi di sektor pertanian. Dalam waktu dekat, akan diperkenalkan varietas baru hasil uji genetik bernama HAAS yang memiliki keunggulan dapat ditanam di berbagai ketinggian, lebih adaptif, serta menghasilkan umbi yang lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya.

“Varietas HAAS diharapkan menjadi terobosan baru dalam meningkatkan produktivitas bawang putih nasional. Dengan inovasi ini, kami optimistis pengembangan bawang putih dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia dan semakin memperkuat kemandirian pangan nasional,” tutup Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Monday, July 27, 2026

 *Dukung Pariwisata Polres Magetan Turut Ambil Bagian Trail Run Ring of Lawu 2026*

*Dukung Pariwisata Polres Magetan Turut Ambil Bagian Trail Run Ring of Lawu 2026*

 



MAGETAN – Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Siksorogo Trail Run Ring of Lawu 2026 yang digelar pada Minggu (26/7/2026).


Event trail run berskala internasional tersebut berlangsung selama 25–26 Juli 2026 dengan mempertandingkan empat kategori, yakni 5K, 10K, 21K, dan Ultra Marathon 100K. 


Khusus kategori ultra marathon, para peserta menempuh rute mengelilingi Gunung Lawu yang melintasi wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk melewati sejumlah kawasan di Kabupaten Magetan dengan titik start dan finish di Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.


Selain mengikuti perlombaan, Kapolres Magetan juga memimpin langsung tim runner dari Polres Magetan Polda Jawa Timur yang turut berpartisipasi memeriahkan event tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga sekaligus promosi wisata daerah.


Kapolres Magetan mengatakan bahwa keikutsertaan Polres Magetan Polda Jatim dalam event tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat sekaligus komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.


Di sisi lain, Polres Magetan Polda Jatim juga menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan sepanjang jalur yang dilalui para pelari di wilayah Kabupaten Magetan. 


"Pengamanan dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,"ujar AKBP Erik, Minggu (26/7/20


Personel ditempatkan pada titik-titik strategis, persimpangan jalan, serta kawasan yang menjadi lintasan peserta guna memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan.


"Kehadiran kami tidak hanya sebagai peserta yang ikut memeriahkan kegiatan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh runner maupun masyarakat," ujar AKBP Erik.


Menurutnya, kegiatan olahraga seperti trail run memiliki dampak positif yang besar bagi daerah karena mampu memperkenalkan potensi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.


Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara hadir dan menikmati keindahan alam Ring of Lawu, termasuk pesona Kabupaten Magetan Jawa Timur.


"Kami berharap event seperti ini terus berkembang karena mampu memperkenalkan Magetan ke dunia luar serta memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat," pungkas AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa. (*)