Ad 728x90

Friday, September 25, 2026

 Polri-AFP Perkuat Kerja Sama Hadapi Kejahatan Transnasional Dalam SOM Ke-14 di Bali

Polri-AFP Perkuat Kerja Sama Hadapi Kejahatan Transnasional Dalam SOM Ke-14 di Bali



Badung, Bali — Polri dan *Australian Federal Police (AFP)* memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai kejahatan transnasional melalui *_The 14th Senior Officers Meeting_ (SOM)* di Merusaka Hotel, Kabupaten Badung, Bali, Senin (21/9/2026).

SOM merupakan forum rutin tahunan Polri-AFP yang telah berlangsung sejak 2011. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kerja sama sekaligus menyepakati prioritas kedua institusi dalam menghadapi perkembangan kejahatan lintas negara yang semakin kompleks.

Dalam SOM ke-14, Polri dan AFP membahas *9 bidang prioritas kerja sama*, meliputi penanggulangan terorisme, penyelundupan manusia, eksploitasi manusia, kejahatan terorganisasi, kejahatan siber, pemberantasan korupsi, forensik, peningkatan kapasitas bersama, serta penguatan upaya pengejaran buronan.

Kapolri menegaskan pentingnya penguatan *pertukaran informasi, investigasi bersama, penegakan hukum lintas yurisdiksi, pelacakan aset dan transaksi digital, serta peningkatan kapasitas personel* dalam menghadapi kejahatan transnasional.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan *_JCLEC Board of Patrons Meeting_*. Sejak berdiri pada 3 Juli 2004 hingga Agustus 2026, *JCLEC telah melatih lebih dari 53.091 personel penegak hukum dari berbagai negara*.

Selain itu, dilaksanakan penandatanganan *_Circular Resolution 31_*, pembahasan *_2026 SOM Outcomes_*, serta rencana kerja sama melalui *_INP-AFP People Smuggling Cooperation Program Work Plan_* untuk memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, dan peningkatan kapasitas dalam penanganan penyelundupan manusia.

Kapolri juga melaksanakan pertemuan bilateral dengan *_Commissioner of AFP_ Krissy Barrett* yang membahas buronan kedua negara, peluang pengembangan kerja sama Polri-AFP, serta akreditasi diplomatik para *_Liaison Officer_* AFP di Indonesia.

Kapolri menegaskan bahwa *keamanan Indonesia dan Australia tidak dapat dipisahkan*. Penguatan pertukaran informasi, operasi bersama, peningkatan kapasitas, dan penegakan hukum lintas yurisdiksi diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi masyarakat kedua negara sekaligus mendukung keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Seluruh rangkaian SOM ke-14 kemudian ditutup dengan *_Official Dinner_* sebagai momentum untuk semakin memperkuat kemitraan, persahabatan, dan rasa saling percaya antara Polri dan AFP.

 Polantas Bertransformasi, Kapolri Dorong Layanan Makin Mudah, Cepat, dan Humanis

Polantas Bertransformasi, Kapolri Dorong Layanan Makin Mudah, Cepat, dan Humanis




JAKARTA – Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum bagi Polri untuk mempercepat transformasi pelayanan lalu lintas. Bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, perubahan diarahkan agar urusan masyarakat semakin sederhana, pelayanan semakin transparan, dan keselamatan di jalan semakin terjaga.

Semangat itu menjadi bagian dari Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026). Mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, peringatan tahun ini menegaskan komitmen menghadirkan Polantas yang semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Langkah tersebut diterjemahkan melalui peluncuran empat inovasi oleh Kapolri, yakni Pembayaran Tilang melalui Digital Korlantas, STNK Digital, Kios SIM, serta aplikasi web SIAP JALAN. Keempatnya menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari penyelesaian tilang, dokumen kendaraan, pencetakan SIM, hingga keselamatan sebelum berkendara.

Melalui Digital Korlantas, masyarakat dapat melakukan konfirmasi dan pembayaran titipan denda tilang secara digital. Prosesnya terhubung dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) hingga pelimpahan dana ke Rekening Penampungan Lainnya Kejaksaan. Setelah putusan pengadilan, apabila nilai denda lebih rendah dari uang yang dititipkan, selisihnya dikembalikan kepada pengguna melalui sistem.

STNK Digital membawa dokumen kendaraan ke dalam genggaman masyarakat. Data kendaraan dapat diakses melalui ponsel, terhubung dengan pangkalan data Korlantas, serta dilengkapi kode QR dinamis tersertifikasi. Selain mempermudah masyarakat dan petugas saat pemeriksaan, sistem tersebut memperkuat perlindungan terhadap pemalsuan dokumen kendaraan.

Kemudahan juga diberikan melalui Kios SIM. Setelah melakukan perpanjangan SIM A atau SIM C secara digital melalui layanan SINAR, masyarakat dapat mencetak sendiri SIM fisik dengan memindai kode QR SIM Digital. Dengan mekanisme ini, pengambilan SIM tidak lagi bergantung pada antrean di Satpas. Saat ini, satu unit Kios SIM tersedia sebagai prototipe.

Sementara itu, SIAP JALAN atau Sistem Asesmen Psikologis untuk Keselamatan Perjalanan membawa transformasi digital ke aspek pencegahan kecelakaan. Pengemudi dapat melakukan asesmen melalui ponsel untuk mengetahui kesiapan sebelum melanjutkan perjalanan sekaligus mengenali faktor risiko yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara.

Namun, transformasi Polantas tidak hanya berbicara soal teknologi. Dalam syukuran tersebut, Polri memberikan tali asih kepada keluarga anggota yang gugur saat bertugas serta bantuan kaki palsu dan kursi roda kepada korban kecelakaan. Kapolri juga memberikan penghargaan kepada personel Polantas berprestasi.

Memasuki usia ke-71, arah transformasi Polantas semakin tegas: teknologi bukan tujuan, melainkan alat untuk membuat pelayanan lebih sederhana dan keselamatan lebih terjaga. Ukuran keberhasilannya pun bukan berapa banyak aplikasi yang diluncurkan, tetapi seberapa mudah masyarakat dilayani dan seberapa aman mereka berada di jalan.

Bhayangkari Turunkan 74 Nakes dalam Bakkes di Aceh Tamiang, Sediakan Cek Lab hingga Operasi Katarak Gratis

Bhayangkari Turunkan 74 Nakes dalam Bakkes di Aceh Tamiang, Sediakan Cek Lab hingga Operasi Katarak Gratis




Kualasimpang — Bhayangkari menurunkan sebanyak 74 tenaga kesehatan (nakes) untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat dalam kegiatan bakti kesehatan (bakkes) di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 24 September 2026.

Puluhan tenaga kesehatan tersebut terdiri atas dokter, petugas laboratorium, paramedis, apoteker, serta tenaga kesehatan lainnya. Mereka memberikan berbagai layanan kesehatan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74.

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo, didampingi Wakil Ketua Umum Bhayangkari Ny. Martha Dedi Prasetyo dan Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Sari Ruddi, beserta jajaran pengurus Bhayangkari.

Dalam kunjungannya, Ny. Juliati melihat langsung proses pelayanan kesehatan sekaligus menyapa masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan gratis. Ia juga meninjau pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh secara virtual, termasuk pelaksanaan operasi katarak dan operasi bibir sumbing gratis.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian HKGB ke-74.

“Dalam kegiatan ini, Bhayangkari menyediakan sebanyak 2.000 paket pengobatan massal secara gratis bagi masyarakat,” kata Joko dalam keterangannya di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, pelayanan yang diberikan cukup beragam, mulai dari poli umum, penyakit dalam, mata, obstetri dan ginekologi (obgyn), anak, paru, hingga screening stunting serta pemeriksaan kesehatan ibu dan anak. Bagi anak-anak, panitia juga menyediakan kids corner.

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan gigi melalui mobil kesehatan gigi, pemeriksaan laboratorium, konseling, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan umum, elektrokardiogram (EKG), rontgen, hingga operasi katarak dan bibir sumbing secara gratis.

“Seluruh layanan ini diberikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Bhayangkari juga menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, berupa 10 unit kursi roda dan 10 unit tongkat kruk. Selain layanan kesehatan, Bhayangkari turut menyalurkan bantuan sosial berupa sembako, sarung, selimut, serta pasta gigi.

Joko berharap, kegiatan bakti kesehatan Bhayangkari tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu memperoleh akses pelayanan kesehatan secara mudah dan gratis.

Polres Magetan Beri Penghargaan untuk 13 Korlap PSHT atas Dedikasi Jaga Kamtibmas

Polres Magetan Beri Penghargaan untuk 13 Korlap PSHT atas Dedikasi Jaga Kamtibmas




MAGETAN – Polres Magetan Polda Jatim memberikan penghargaan kepada 13 tokoh Koordinator Lapangan (Korlap) PSHT Magetan dalam acara silaturahmi yang digelar di Ruang Eksekutif Mapolres, Kamis (24/9/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mendukung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Acara ini dihadiri pejabat utama Polda Jatim, termasuk Dirbinmas Kombes Pol Darman, S.I.K., M.Pd., Kabiddokkes Kombes Pol Dr. dr. Wahono Edhi P., Wadir Samapta AKBP Sujoko, S.I.K., M.H., serta Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa.

Para penerima piagam penghargaan di antaranya H. Zakaria (Ketua Korlap PSHT Nusantara), Sumanto, S.Sos. (Ketua Korlap PSHT Cabang Magetan), Syahril, Gatot Purnomo, Lamin, Nono Sukono, Hendrik, Hadi Pramana, Ari, Pujianto, Suhadi, Sang Agus Subagyo, dan Sumilah.

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan, para Korlap PSHT Magetan kini terintegrasi sebagai bagian dari 'Sabuk Kamtibmas' Polres Magetan Polda Jatim.

"Ini momentum penting memperkuat komunikasi. Kami berterima kasih karena dukungan rekan-rekan membuat program Harkamtibmas berjalan maksimal dan wilayah Magetan tetap aman," ungkap AKBP Erik.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Darman, yang juga bertindak sebagai Pamatwil Magetan, menyampaikan pesan damai dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto.

Ia mengimbau agar potensi konflik sosial diredam dengan mengedepankan prinsip persaudaraan.

"Perbedaan itu wajar, tapi jangan sampai memicu konflik yang mengganggu ketenteraman warga. Sesama saudara harus saling menjaga dan sabar mencari solusi," kata Kombes Pol Darman.

Di sisi lain, Ketua Korlap PSHT Nusantara H. Zakaria mengapresiasi perhatian besar yang ditunjukkan pihak kepolisian. Hubungan sinergis ini diharapkan terus berlanjut.

"Kami lahir di Magetan, jadi sudah kewajiban kami ikut menjaga daerah ini. Saya selalu menekankan kepada seluruh anggota untuk terus menebar kebaikan dan aktif berkoordinasi dengan kepolisian," pungkas Zakaria.

Melalui sinergi ini, Polres Magetan berharap tokoh-tokoh PSHT dapat terus mengedukasi anggotanya di tingkat akar rumput untuk mengutamakan perdamaian dan menyelesaikan setiap permasalahan melalui jalur komunikasi yang baik. (*)

 Polri: Ruang Demokrasi Terjaga, Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Polri: Ruang Demokrasi Terjaga, Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai




JAKARTA – Polri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab pada Kamis (24/9/2026). Polri juga mengapresiasi seluruh pihak yang turut menjaga situasi tetap aman dan kondusif di tengah berlangsungnya berbagai kegiatan masyarakat.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Karena itu, Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan pengawalan agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan.

“Polri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan damai, tertib, dan bertanggung jawab. Kehadiran Polri adalah untuk melayani dan mengawal masyarakat agar ruang demokrasi dapat digunakan dengan baik, sekaligus menjaga hak masyarakat lainnya untuk tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Johnny menuturkan, dalam pelaksanaan kegiatan penyampaian aspirasi, jajaran Polri mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan persuasif. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat dapat berlangsung secara aman dan tertib, dengan tetap memperhatikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi.

“Penyampaian aspirasi dan aktivitas masyarakat lainnya harus dapat berjalan berdampingan. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk saling menghormati, menjaga ketertiban, dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman serta kondusif,” katanya.

Dalam pelayanan kegiatan masyarakat hari ini, jajaran Polda Metro Jaya mengawal 99 kegiatan, yang terdiri atas 73 kegiatan penyampaian pendapat dan 26 kegiatan masyarakat lainnya. Sebanyak 26.386 personel gabungan disiagakan untuk memberikan pelayanan pengamanan, termasuk pengaturan lalu lintas dan penjagaan di sejumlah titik kegiatan. 

Selain pengamanan, kepolisian juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di lapangan. Personel disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas, memantau situasi, memberikan pelayanan di sekitar lokasi kegiatan, serta mendukung kebutuhan masyarakat selama kegiatan berlangsung. 

“Polri hadir bukan hanya untuk mengamankan kegiatan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat. Kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, kami kawal agar dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Kepada masyarakat lainnya, kami juga memastikan pekerjaan, pendidikan, kegiatan ekonomi, perjalanan, dan aktivitas sosial tetap dapat berjalan,” ujar Johnny.

Polri juga mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan. Berdasarkan evaluasi Polda Metro Jaya, sejumlah rangkaian penyampaian pendapat di beberapa kawasan Jakarta berlangsung aman dan situasi kembali kondusif setelah kegiatan selesai. Petugas kemudian melakukan penataan dan normalisasi arus lalu lintas secara bertahap. 

Johnny mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga ruang publik sebagai ruang bersama dengan mengedepankan sikap saling menghormati.

“Terima kasih atas kerja sama dan kedewasaan seluruh masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Mari kita terus jaga ruang demokrasi dengan cara-cara yang damai, tertib, dan bertanggung jawab. Polri akan terus hadir untuk melayani, mengawal, dan menjaga keamanan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

 *Polda Metro Jaya Apresiasi KBPBI dan KSPSI Sampaikan Aspirasi dengan Tertib*

*Polda Metro Jaya Apresiasi KBPBI dan KSPSI Sampaikan Aspirasi dengan Tertib*




JAKARTA — Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang menyampaikan aspirasi di kawasan Dukuh Atas dan sekitarnya secara tertib dan damai, Kamis (24/9/2026).

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu dihormati. Ketertiban peserta turut menjaga ruang aspirasi sekaligus menghormati kepentingan warga lain yang tetap beraktivitas.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada saudara-saudara kita dari KBPBI dan KSPSI yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat dalam demokrasi, dan kami menghargai komitmen peserta yang tetap menjaga ketertiban serta menghormati masyarakat lainnya,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, personel di lapangan mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis. Kehadiran kepolisian diarahkan untuk melayani peserta sekaligus menjaga mobilitas warga di sekitar lokasi.

Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf apabila pengaturan lalu lintas berdampak pada perjalanan masyarakat. Rekayasa dan pengaturan arus dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan perkembangan di lapangan.

“Kami mohon maaf apabila perjalanan atau aktivitas masyarakat sedikit terganggu. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara kepentingan masyarakat lainnya tetap terlayani. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama seluruh masyarakat,” katanya.

Polda Metro Jaya mengajak seluruh elemen yang masih menyampaikan pendapat untuk menjaga suasana tetap damai, menghormati sesama, merawat fasilitas publik, serta mengikuti arahan petugas. Polri untuk Demokrasi, memberikan ruang bagi aspirasi sekaligus menjaga ketenteraman masyarakat yang tetap menjalankan aktivitasnya.

 KRYD Polres Ngawi Perkuat Pengamanan, Patroli Blue Light Bersinggungan Jaga Kamtibmas

KRYD Polres Ngawi Perkuat Pengamanan, Patroli Blue Light Bersinggungan Jaga Kamtibmas






Ngawi — Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. memimpin langsung kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) sebagai langkah menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Ngawi bersama Polsek jajaran melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.

Personel juga melaksanakan patroli Blue Light yang saling bersinggungan antarwilayah, sebagai upaya memperkuat kehadiran polisi sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Pengamanan dan pengaturan perjalanan dilakukan untuk menjamin keselamatan peserta maupun pengguna jalan, mencegah terjadinya konvoi, serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal, aman, dan nyaman.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, KRYD dan patroli Blue Light menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan di wilayah hukum Polres Ngawi.

“Kami hadir di lapangan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Patroli Blue Light yang bersinggungan kami lakukan sebagai bentuk penguatan pengamanan, sehingga apabila ditemukan potensi gangguan dapat segera diantisipasi,” ujar Kapolres Ngawi, Jumat (25/9/2026)

Polres Ngawi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, mematuhi aturan lalu lintas, dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Ajakan Melapor Kamtibmas:
☎️ Call Center 110
📱 WhatsApp Polres Ngawi: 0822-3011-0110

Polres Ngawi Presisi, hadir untuk masyarakat.

 Polres Ngawi Ajak Generasi Muda Paham AI di MAN 2 Ngawi

Polres Ngawi Ajak Generasi Muda Paham AI di MAN 2 Ngawi



Ngawi — Polres Ngawi terus mendorong generasi muda agar semakin cerdas dan bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) di era digital.

Melalui Kabag SDM Polres Ngawi, kegiatan edukasi AI digelar di aula MAN 2 Ngawi, yang diikuti sekitar 150 pelajar, sebagai upaya memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pemanfaatan teknologi secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berpikir kritis, memilah informasi, serta menggunakan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran dan pengembangan potensi diri.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kabag SDM Polres Ngawi Kompol Budi Cahyono, S. Sos., M.A.P menyampaikan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kecerdasan dalam menggunakannya.

“AI merupakan teknologi yang sangat membantu jika digunakan dengan bijak. Generasi muda harus mampu berpikir cerdas, kritis dan bertanggung jawab, sehingga teknologi menjadi sarana untuk belajar dan berkarya, bukan justru menimbulkan dampak negatif,” ujarnya, Jumat (25/9/2026)

Polres Ngawi berharap edukasi tersebut dapat membangun generasi muda yang melek teknologi, kritis terhadap informasi, serta mampu memanfaatkan AI secara positif untuk menunjang pendidikan dan masa depan.

Polres Ngawi Presisi, hadir untuk masyarakat.

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polres Kediri Bongkar Arena Sabung Ayam di Plosorejo

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polres Kediri Bongkar Arena Sabung Ayam di Plosorejo




KEDIRI – Menanggapi keresahan warga, Polres Kediri Polda Jatim melalui Polsek Plosoklaten langsung menggelar patroli dan mendatangi lokasi yang diduga kuat menjadi arena perjudian sabung ayam di Desa Plosorejo, Kecamatan Plosoklaten, Jumat (25/9/2026).

Sayangnya, saat petugas tiba, lokasi tersebut sudah petugas tak menemukan aktivitas sabung ayam. 

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Plosoklaten, AKP Didik Suryono, S.H yang langsung memimpin penggrebekan menindaklanjuti laporan warga.

"Kami merespons cepat laporan dari masyarakat. Namun saat dilakukan pengecekan di lokasi, kondisinya sudah kosong dan tidak ditemukan aktivitas perjudian," kata AKP Didik.

Walau area sudah steril dari aktivitas taruhan, petugas Polsek Plosoklaten tetap melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Hasilnya, Polisi mengamankan sejumlah perlengkapan yang diduga digunakan sebagai sarana penunjang sabung ayam.

"Untuk antisiapasi digunakan kembali, maka arena kami bongkar," tegas AKP Didik.

Ia mengapresiasi keberanian masyarakat yang mau melaporkan indikasi penyakit masyarakat ini. Kapolsek Plosoklaten meminta warga untuk memanfaatkan layanan call center 110 jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengganggu kamtibmas.

"Setiap informasi dari masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Kami akan pantau terus lokasi-lokasi rawan agar wilayah Plosoklaten tetap aman dan kondusif," pungkasnya. (*)

 Tanggap Darurat Kekeringan, Polres Bojonegoro Pasok Air Bersih ke Kecamatan Dander

Tanggap Darurat Kekeringan, Polres Bojonegoro Pasok Air Bersih ke Kecamatan Dander



BOJONEGORO – Krisis kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Bojonegoro memicu respons cepat dari Polres Bojonegoro Polda Jatim.

Melalui aksi kemanusiaan,jajaran Polres Bojonegoro Polda Jatim menyalurkan bantuan 35.000 liter air bersih untuk membantu warga terdampak di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (24/9/2026).

Dipimpin langsung oleh Ka SPKT Polres Bojonegoro, Iptu Rahmad Basuki, bantuan tersebut difokuskan untuk menopang kebutuhan warga yang kian mendesak akibat menyusutnya sumber air tanah.

Iptu Rahmad Basuki menegaskan, droping air bersih ini merupakan bukti nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.

"Bantuan air bersih ini kami salurkan dengan harapan bisa meringankan beban harian masyarakat. Terutama saat sumber-sumber mata air warga mulai mengering akibat kemarau," ujar Iptu Rahmad Basuki.

Ia menambahkan bahwa program sosial ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polres Bojonegoro Polda Jatim untuk memberikan dampak manfaat yang instan dan langsung dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

Sementara itu Kepala Desa Ngraseh, Maftukin menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas kepedulian jajaran Polres Bojonegoro.

"Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Saat ini masyarakat memang sedang kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur dan mata air utama di desa sudah mengering," tutur Maftukin.

Pendistribusian air bersih ini menjadi potret konsistensi Polres Bojonegoro Polda Jatim dalam mengawal isu sosial di wilayahnya, sekaligus menegaskan peran Korps Bhayangkara sebagai pelindung dan pelayan masyarakat di masa-masa sulit. (*)

 Papua Barat Jadi Ruang Pengabdian dan Pengembangan Kepemimpinan Wakapolda Polwan

Papua Barat Jadi Ruang Pengabdian dan Pengembangan Kepemimpinan Wakapolda Polwan



BADUNG, BALI – International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 menjadi ruang bagi Polwan Indonesia untuk berbagi pengalaman dalam menjalankan tugas di berbagai wilayah, termasuk Papua Barat yang memiliki karakter geografis, sosial, dan budaya.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana mengatakan, karakteristik Papua Barat menjadi pengalaman berharga bagi Polwan untuk terus meningkatkan kemampuan, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta memberikan pelayanan kepolisian yang sesuai dengan kondisi wilayah.

“Papua memiliki karakteristik yang secara geografis memberikan pengalaman tersendiri bagi polisi pada umumnya, bukan hanya Polwan. Kemudian diperlukan pendekatan untuk menangani setiap masalah yang timbul di wilayah tersebut,” ujar Brigjen Pol Sulastiana.

Menurutnya, keberagaman sosial dan budaya Papua Barat juga menjadi ruang pembelajaran bagi Polwan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mengambil peran strategis dalam kepolisian.

“Kompetensi menjadi prioritas yang penting. Kompetensi itu pasti berkaitan dengan skill dan knowledge,” katanya.

Ia menambahkan, kepemimpinan tidak hanya tentang berada di depan, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin mampu menginspirasi orang lain untuk terus belajar dan berkembang.

“Kepemimpinan sebenarnya bukan soal di depan saja, tetapi bagaimana kita bisa menginspirasi seseorang untuk bermimpi, kemudian belajar lebih, kemudian bersikap dan berbuat lebih,” pungkasnya.


Thursday, September 24, 2026

 Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 Digelar, 2.500 Personel Gabungan Siap Amankan Madiun

Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 Digelar, 2.500 Personel Gabungan Siap Amankan Madiun

 


MADIUN KOTA – Polres Madiun Kota Polda Jatim resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Mataraman Semeru 2026, Kamis (24/9/2026). 

Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapan pengamanan sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama berlangsungnya rangkaian kegiatan pencak silat di wilayah hukum Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur.

Apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Loduwur, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun ini diikuti oleh 2.500 personel gabungan dari TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Kehadiran ribuan personel tersebut menjadi bukti nyata kesiapsiagaan aparat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mencegah terjadinya konflik antar-kelompok, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan pencak silat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Apel dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol Joni Iskandar, S.I.K didampingi Dansat Brimob Polda Jatim, Kombes Pol Dwiyanto Nugroho, S.I.K., M.Han., Dirsamapta Kombes Pol Noerwiyanto, S.I.K., Dirbinmas Kombes Pol Darman, S.I.K., M.Pd., serta Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama W.P.

Dalam arahannya, Kombes Pol Joni Iskandar mengimbau seluruh personel yang terlibat untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. 

Ia menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan humanis serta mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap tindakan pengamanan.

“Kami mengimbau seluruh warga, khususnya para anggota perguruan pencak silat, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kedepankan rasa persaudaraan, saling menghormati, dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya di media sosial,” ujar Kombes Pol Joni Iskandar.

Lebih lanjut, Karo Ops Polda Jatim juga menginstruksikan anggotanya untuk memaksimalkan tindakan preventif (pencegahan) dan preemtif (penangkalan). 

"Sinergitas, komunikasi dengan masyarakat, serta deteksi dini terhadap potensi gesekan di lapangan harus diperkuat," tegas Kombes Pol Joni Iskandar.

Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 ini menjadi komitmen nyata Polres Madiun Kota Polda Jatim bersama seluruh stakeholder untuk menjaga Harkamtibmas.

"Menjadikan "keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi" sebagai prinsip utama, setiap tindakan di lapangan dipastikan akan dilakukan secara terukur, profesional, dan proporsional," pungkas Kombes Pol Joni Iskandar.(*)

 Hari Tani Nasional 2026: Polres Kediri Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan bersama Petani

Hari Tani Nasional 2026: Polres Kediri Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan bersama Petani

 


KEDIRI — Peringatan Hari Tani Nasional 2026 di Kabupaten Kediri diwarnai dengan aksi nyata lewat gerakan tanam jagung bersama di Dusun Genengan, Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kamis (24/9/2026). 

Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung ke lahan pertanian membaur bersama para warga tani yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri.

Kegiatan bertajuk "Bhakti Untuk Negeri Penanaman Jagung" tersebut turut diikuti oleh jajaran Polres Kediri Polda Jatim, unsur pemerintah daerah, perwakilan DPRD, pengurus HKTI, dan tokoh tani setempat. 

Sebelum proses penanaman dimulai, Kapolres Kediri menyerahkan bantuan benih jagung secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani.

Menurut Kapolres Kediri, Jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang terus didorong pengembangannya di Kabupaten Kediri karena memiliki fungsi ganda, yakni sebagai bahan pangan sekaligus bahan baku pakan ternak. 

Ia menegaskan komitmen penuh korps kepolisian untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, HKTI, penyuluh, dan kelompok tani demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

“Polri siap mengawal dan bersinergi dari proses budidaya hingga pemasaran hasil pertanian. Kami ingin memastikan lahan pertanian di Kabupaten Kediri tetap produktif dan hasilnya mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tegas AKBP Latif.

Guna menyokong ketahanan pangan ini, pemerintah daerah menargetkan luas penanaman jagung mencapai 57.000 hektare pada tahun ini.

Plh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, H. Sukadi, S.E., M.M., menyatakan bahwa dukungan terhadap sektor hulu pertanian terus diperkuat, mulai dari penyediaan benih berkualitas hingga alokasi pupuk. 

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus mengerek kesejahteraan petani.

“Target luas lahan kita cukup besar, yakni 57.000 hektare. Oleh sebab itu, bantuan benih, pupuk, dan sarana produksi (saprodi) terus kami upayakan agar para petani dapat mengoptimalkan hasil panen mereka,” ujar Sukadi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua HKTI Kabupaten Kediri, Sumadianto, menggarisbawahi bahwa kebutuhan petani tidak hanya mandek pada urusan benih dan pupuk.

Pendampingan teknologi, kemudahan akses sarana produksi, hingga kepastian pasar menjadi faktor penentu keberlanjutan usaha tani.

“Petani adalah pilar utama pemenuhan pangan masyarakat. Sinergi dukungan dari hulu ke hilir—mulai dari masa tanam, perawatan, panen, hingga pemasaran—harus kita jaga bersama,” tutur Sumadianto.

Aksi turun ke sawah ini menjadi potret esensi peringatan Hari Tani Nasional 2026, dengan menempatkan petani dan kedaulatan lahan sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan bangsa. (*)

 Polda Jatim Bongkar Scam Investasi Kripto Internasional, Blokir 77 Rekening Senilai Rp81,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Scam Investasi Kripto Internasional, Blokir 77 Rekening Senilai Rp81,5 Miliar

 


SURABAYA – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan jaringan penipuan daring (online scam) berkedok investasi trading saham dan mata uang kripto yang diduga melibatkan jaringan lintas negara.

Dalam pengungkapan perkara tersebut, penyidik telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Berdasarkan tujuh laporan polisi yang diterima Polda Jatim, kerugian sementara para korban tercatat mencapai Rp12,9 miliar.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan, penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban maupun pihak lain yang terlibat.

“Perkara ini masih terus kami kembangkan. Jumlah korban maupun pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan ini masih sangat mungkin bertambah,” ujar Irjen Pol. Nanang dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (24/9/2026).

Dalam proses penyidikan, penyidik juga melakukan langkah untuk memutus sarana pendanaan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Sebanyak 77 rekening bank telah dilakukan pemblokiran dan penyitaan dana dengan nilai keseluruhan mencapai Rp81,5 miliar.

Irjen Pol. Nanang menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, para korban awalnya tertarik dengan iklan investasi yang beredar melalui media sosial.

Korban kemudian diarahkan bergabung dalam grup WhatsApp yang diklaim sebagai wadah pembelajaran dan aktivitas trading saham serta mata uang kripto.

Di dalam grup tersebut, korban ditawarkan potensi keuntungan berkisar 30 persen hingga 200 persen serta diyakinkan bahwa investasi tersebut aman dan tidak memiliki risiko kerugian.

Selanjutnya, korban diarahkan membuat akun pada tiga platform yang diduga merupakan platform tiruan, yakni YWWSDC, INVESCOS, dan CANTVR.

Korban kemudian diminta menyetorkan dana sebagai modal investasi ke rekening perusahaan nominee yang dicantumkan pada platform tersebut.

“Setelah deposit dikirim, saldo pada platform terlihat bertambah secara digital. Namun, ketika korban hendak melakukan penarikan dana atau withdraw, dana tidak dapat ditarik dan korban kembali diminta melakukan pembayaran dengan alasan denda karena dianggap melanggar aturan trading,” jelas Irjen Pol. Nanang.

Pada kesempatan yang sama, Dirressiber Polda Jatim Kombes Pol. Bimo Ariyanto menjelaskan bahwa tiga tersangka yang telah diamankan diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut.

Tersangka FR diduga berperan membantu pembuatan perusahaan dan rekening nominee yang kemudian digunakan untuk menampung dana. Berdasarkan hasil penyidikan, FR diduga mengetahui penggunaan rekening tersebut berkaitan dengan aktivitas jaringan.

Sementara tersangka KPP diduga berperan memberikan instruksi kepada FR untuk mencari identitas pihak lain yang digunakan dalam pendirian perusahaan dan pembukaan rekening nominee.

Penyidik juga mendapati KPP diduga mengirimkan lebih dari 10 unit telepon seluler yang telah dilengkapi akun trader kripto serta aplikasi internet banking ke Kuala Lumpur, Malaysia.

“Total terdapat 112 akun perbankan dan bursa kripto (exchanger) yang berhasil ditelusuri berkaitan dengan pengiriman tersebut,” jelas Kombes Pol. Bimo.

Sementara tersangka WH diduga berperan sebagai koordinator operasional dan keuangan serta membantu membangun lapisan (layering) rekening nominee kripto dan korporasi yang digunakan dalam jaringan tersebut.

WH juga diduga mengirimkan 25 unit telepon seluler yang berkaitan dengan lebih dari 150 akun perbankan dan bursa kripto ke Ho Chi Minh, Vietnam.

“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, jaringan ini memiliki keterkaitan lintas wilayah dan lintas negara. Kelompok FR dan KPP ditelusuri memiliki keterkaitan dengan Jakarta, Palangkaraya, Malaysia, hingga Vietnam. Sedangkan kelompok WH ditelusuri memiliki keterkaitan dengan Sukabumi, Jakarta, hingga Vietnam,” ujar Kombes Pol. Bimo.

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain tiga unit laptop, enam unit telepon seluler, 34 dokumen legalitas perusahaan, 12 buku tabungan, dua paspor, tujuh kartu ATM, serta satu token bank.

Selain mendalami dugaan tindak pidana penipuan, penyidik juga menerapkan ketentuan terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan melakukan penelusuran aset (asset tracing).

Untuk mendukung penelusuran transaksi dan aset, Polda Jatim berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Berdasarkan hasil penelusuran, salah satu rekening perusahaan nominee yang diduga terafiliasi dengan jaringan tersebut tercatat memiliki mutasi transaksi mencapai Rp3,19 triliun dalam periode 5 Desember 2025 hingga 20 Mei 2026.

Nilai mutasi transaksi tersebut merupakan akumulasi aktivitas transaksi pada rekening yang ditelusuri dan tidak serta-merta menunjukkan nilai kerugian korban maupun nilai keuntungan yang diperoleh para tersangka.

“Penelusuran aset terus kami lakukan bersama PPATK. Penyidik juga terus mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat, baik di dalam maupun luar negeri,” tegas Kombes Pol. Bimo.

Polda Jatim juga telah berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk mendalami keterkaitan jaringan lintas negara, termasuk dugaan keterlibatan pihak yang berada di luar Indonesia.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai tawaran investasi melalui media sosial maupun aplikasi komunikasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan berbagai kemudahan dalam transaksi keuangan dan investasi. Namun, kemudahan tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menjalankan berbagai modus penipuan.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan tinggi dalam waktu singkat, memastikan legalitas platform investasi, serta tidak mentransfer dana ke rekening yang tidak dapat dipastikan keterkaitannya dengan penyelenggara investasi yang sah.

“Polda Jatim akan terus mengembangkan perkara ini dengan menelusuri jaringan, memutus sarana pendanaan, serta mengejar aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana,” ujar Kombes Pol. Abast.

“Kami tidak bekerja sendiri. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan instansi terkait, Polda Jatim berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan siber, termasuk membongkar jaringan, memutus sarana pendanaan, serta menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana,” pungkasnya. (*)

 Kapolda Jatim Resmikan Sumur Bor Presisi Atasi Krisis Air Bersih di Pagak Malang

Kapolda Jatim Resmikan Sumur Bor Presisi Atasi Krisis Air Bersih di Pagak Malang

 


MALANG – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto meresmikan fasilitas sumur bor Presisi di Dusun Krajan, Desa Sumbermanjingkulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Rabu (23/9/2026). 

Fasilitas ini dibangun untuk menjawab kebutuhan vital warga setempat terhadap akses air bersih yang layak.

Selain meresmikan sumur bor, Irjen Pol Nanang Avianto yang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim juga meninjau langsung sumber air dan membagikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian polri terhadap problematik sosial di tengah masyarakat.

"Polda Jawa Timur berkomitmen hadir memberikan solusi langsung. Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat besar dan digunakan sebaik-baiknya oleh warga," ujar Kombes Pol Abast, Rabu (23/9).

Seperti diketahui, kecamatan Pagak selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang kerap menghadapi tantangan pemenuhan air bersih, terutama saat musim kemarau. 

Kehadiran infrastruktur air bersih dari Polda Jatim ini diharapkan mampu menyokong kebutuhan domestik harian warga di Dusun Krajan dengan lebih stabil.

Polda Jatim juga menitipkan pesan agar warga bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut agar masa pakainya bisa berlangsung lama.

"Fasilitas ini milik bersama. Kami berharap warga saling bergotong-royong merawatnya agar kemanfaatannya dapat terus dirasakan oleh lintas generasi di desa ini," tambahnya.

Aksi sosial yang dibalut dengan peresmian infrastruktur ini menjadi bagian dari agenda berkelanjutan Polda Jatim untuk mempererat kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung. (*)

 Cangkrukan Jogo Perak: Kapolres Tanjung Perak Ajak Warga Kompak Tangkal Isu Liar Penganggu Kamtibmas

Cangkrukan Jogo Perak: Kapolres Tanjung Perak Ajak Warga Kompak Tangkal Isu Liar Penganggu Kamtibmas

 


TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat mengganggu kondusivitas lingkungan.

Pesan penting ini disampaikan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, dalam forum dialog "Cangkrukan Kamtibmas Jogo Perak" di Balai RW 7 Tambak Mayor Utara, Kelurahan Asemrowo, Rabu (23/9) malam.

Dalam suasana dialog dua arah yang hangat bersama jajaran tiga pilar dan tokoh masyarakat, AKBP Irwan menyoroti derasnya arus informasi digital yang kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks dan memicu gesekan sosial, termasuk aksi kenakalan remaja dan tawuran.

"Perputaran informasi di media sosial saat ini sangat cepat. Tolong jangan mudah termakan isu liar, provokasi, atau informasi hoaks. Pastikan untuk selalu saring sebelum sharing," tegas AKBP Irwan.

Ia menambahkan bahwa komitmen menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim membutuhkan sinergitas aktif dari lingkungan akar rumput. 

AKBP Irwan menegaskan slogan "Jogo Perak" harus dimaknai sebagai komitmen persatuan warga untuk membentengi kampung dari segala bentuk gangguan keamanan.

"Kami tidak bisa bekerja sendirian. Sinergitas antara kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan rasa aman yang berkelanjutan. Mari bersama-sama menjaga Surabaya," ujar AKBP Irwan.

Sebagai langkah preventif, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendorong warga untuk proaktif menjaga lingkungan dan memaksimalkan layanan call center bebas pulsa di nomor 110 jika menemukan kejadian menonjol atau hal yang mencurigakan di wilayah mereka.

Pendekatan humanis dan dialogis ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Katirin, salah seorang warga RT 8, mengaku senang dengan konsep cangkrukan yang cair ini karena masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasi tanpa sekat demi menjaga keamanan bersama. 

"Saya sangat tertarik dengan materi dan gaya penyampaian Bapak Kapolres. Lewat konsep cangkrukan seperti ini, suasananya jadi cair dan tidak kaku. Di situlah masyarakat benar-benar merasa diayomi, bisa berkumpul, dan langsung menyampaikan unek-unek tanpa canggung," ungkapnya gembira. (*)

 Polda Metro Jaya Siapkan Pelayanan, Kawal Penyampaian Pendapat 24 September Berjalan Tertib

Polda Metro Jaya Siapkan Pelayanan, Kawal Penyampaian Pendapat 24 September Berjalan Tertib

 


JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiapkan pelayanan untuk mengawal kegiatan penyampaian pendapat pada Kamis (24/9/2026) agar berlangsung aman, damai, dan tertib. Kesiapan tersebut juga diarahkan untuk memastikan masyarakat yang tetap bekerja, bersekolah, menjalankan usaha, maupun melakukan perjalanan tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 99 kegiatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah penyangga, terdiri atas 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya. Persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan Tactical Floor Game (TFG) yang melibatkan Polda Metro Jaya, Mabes Polri, Kodam Jaya/TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kesiapan personel diarahkan untuk memberikan pelayanan kepada peserta kegiatan sekaligus menjaga ketertiban serta kelancaran aktivitas masyarakat.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Budi.

Sebanyak 26.386 personel gabungan Kepolisian TNI, Pemprov DKI dan Pamdal Gedung MPR/DPR RI disiapkan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Penempatan meliputi Monas 4.020 personel, Bundaran HI 4.051, DPR/MPR RI 3.663, penyekatan dan FKPMS 8.914, Kamseltibcarlantas 2.055, Gakkum 1.841, Siaga Mapolda 600, Tim Patroli Wilayah 412, TMII 296, Kementan dan Danantara 197, Semanggi 140, Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi 102, patroli pengawalan unjuk rasa 62, serta PJU penanggung jawab 33 personel.

Kombes Budi menegaskan, seluruh personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan, jumlah massa, dan perkembangan di lapangan.

Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi kegiatan diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan mempertimbangkan jalur alternatif. Pengguna jalan juga dapat memantau perkembangan lalu lintas melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya serta mengikuti arahan petugas karena pengaturan dapat berubah sesuai kondisi aktual.

Kombes Budi mengajak seluruh peserta menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, menghormati hak masyarakat lainnya, menaati ketentuan yang berlaku, serta menjaga fasilitas umum. “Polri untuk Demokrasi. Kami hadir untuk menjaga ruang demokrasi sekaligus melindungi ketenteraman aktivitas masyarakat umum. Sampaikan aspirasi dengan damai, hormati masyarakat yang tetap beraktivitas, dan bersama-sama Jaga Jakarta,” pungkasnya.

Polres Gresik Ungkap Curanmor di Rest Area Wahas, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Polres Gresik Ungkap Curanmor di Rest Area Wahas, Dua Terduga Pelaku Diamankan

 

 


GRESIK – Tim gabungan Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim dan Unit Reskrim Polsek Balongpanggang berhasil menggulung komplotan pencuri sepeda motor yang beraksi di Rest Area Wahas, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Dua terduga pelaku berinisial FH (28) dan HYU (27) diringkus petugas di wilayah Kecamatan Kedamean, Gresik, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa kejahatan ini bermula pada Jumat (11/9/2026) petang. Saat itu, sepeda motor Honda Scoopy warna hitam-putih milik Asnan Rosadi (48) dibawa oleh anaknya untuk mengikuti latihan Paskibra di kawasan Rest Area Wahas. 

Di tengah sesi latihan sekitar pukul 18.00 WIB, anak korban sempat menuju motor untuk mengambil air minum dari dalam jok. Namun, petaka baru disadari usai latihan selesai sekitar pukul 19.00 WIB. Korban mendapati sepeda motor kesayangannya telah raib dari tempat parkir. 

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 juta dan langsung melapor ke Polsek Balongpanggang.

Merespons laporan tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim bersama Reskrim Polsek Balongpanggang bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

Petugas akhirnya mengendus keberadaan para pelaku di wilayah Kedamean hingga berhasil menangkap keduanya tanpa perlawanan.

Dari tangan para pelaku, Polisi menyita satu unit Honda Scoopy milik korban yang sempat hilang. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa dua buah jaket, kunci motor, serta tangkapan layar unggahan Facebook yang digunakan pelaku untuk memasarkan motor curian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Mohammad Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut. Pengungkapan kasus berjalan cepat setelah personel di lapangan melacak jejak digital dan keberadaan motor korban.

"Kami langsung menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya kedua terduga pelaku beserta barang bukti motor milik korban berhasil kami amankan," ujar AKP Mohammad Prasetyo, Kamis (24/9/2026).

Dalam interogasi awal, FH dan HYU tidak dapat mengelak dan mengakui seluruh perbuatannya telah menggasak motor di Rest Area Wahas. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku beserta barang bukti kini telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Gresik Polda Jatim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya terancam dijerat pasal terkait tindak pidana pencurian.

Menyikapi kejadian ini, Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak teledor saat memarkir kendaraan.

Warga juga diminta memanfaatkan Call Center Layanan Polisi 110 (Bebas Pulsa) atau kanal pengaduan Lapor 'Cak Rama' Kapolres Gresik di nomor 081188002006 jika menemui tindakan kriminalitas di lingkungannya. (*)


 Polresta Sidoarjo Masuk Sekolah,Tanamkan Sadar Hukum pada Pelajar dan Cegah Radikalisme

Polresta Sidoarjo Masuk Sekolah,Tanamkan Sadar Hukum pada Pelajar dan Cegah Radikalisme


SIDOARJO — Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur terus berupaya meningkatkan kesadaran hukum pada pelajar di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasat Binmas Polresta Sidoarjo, Kompol Inggit Prasetiyanto mengatakan, melalui sosialisasi rutin ke beberapa sekolah pihaknya memberikan edukasi komprehensif mengenai urgensi kepatuhan terhadap hukum dan pencegahan perilaku menyimpang.

Tak hanya itu, penerapan pola pergaulan yang sehat, baik di lingkungan institusi pendidikan maupun dalam kehidupan bermasyarakat juga dipaparkan dihadapan para pelajar di sekolah.

"Kami ingin menanamkan budaya tertib peraturan dan undang - undang yang berlaku sekaligus mengantisipasi potensi kenakalan remaja, perundungan (bullying), dan penyebaran paham radikalisme di lingkungan sekolah," ujar Kompol Inggit, Rabu (23/9/2026).

Ia menjelaskan, materi penunjang yang disampaikan meliputi strategi pencegahan perundungan, radikalisme, dan pelecehan seksual. 

Melalui pemaparan ini, peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi dampak negatif dari tindakan-tindakan tersebut, memiliki komitmen untuk menolak segala bentuk pelanggaran hukum, serta bersikap proaktif dalam melaporkan indikasi peristiwa yang mengancam keselamatan diri maupun orang lain.

Kompol Inggit Prasetiyanto menegaskan pentingnya komitmen bersama antara Polri, pihak sekolah, dan masyarakat guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, harmonis, dan kondusif.

"Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, serta berperan aktif dalam mencegah kenakalan remaja dan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas," tegas Kompol Inggit. (*)

 Polri: Jaga Ruang Demokrasi, Layani Aspirasi dan Lindungi Aktivitas Masyarakat

Polri: Jaga Ruang Demokrasi, Layani Aspirasi dan Lindungi Aktivitas Masyarakat


JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) siap memberikan pelayanan dan pengawalan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi pada 24 September 2026. Kehadiran personel di lapangan diarahkan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri menjaga ruang demokrasi agar tetap terbuka bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Polri mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi, serta pengaturan yang terukur dengan melibatkan jajaran di kewilayahan dan unsur terkait sesuai kebutuhan di lapangan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Kehadiran Polri diarahkan untuk melayani dan mengawal proses penyampaian aspirasi, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat lainnya tetap terlindungi.

“Polri menghormati dan menjamin ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Kehadiran Polri adalah untuk melayani dan mengawal agar penyampaian pendapat dapat berlangsung secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan hak masyarakat lainnya,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Johnny mengatakan, ruang publik merupakan ruang bersama yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, menjalankan kegiatan ekonomi dan pemerintahan, hingga aktivitas sosial. Karena itu, penyampaian aspirasi dan aktivitas masyarakat lainnya perlu berjalan secara berdampingan dengan mengedepankan sikap saling menghormati.

“Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dan aspirasinya. Pada saat yang sama, ruang publik juga menjadi tempat masyarakat menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga agar hak menyampaikan pendapat dapat berjalan, tanpa mengganggu hak masyarakat lainnya,” katanya.

Dalam rangka pelayanan penyampaian aspirasi pada Kamis (24/9/2026), Polda Metro Jaya telah mematangkan kesiapan personel dan pola pelayanan di sejumlah lokasi kegiatan. Persiapan dilakukan melalui Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri pada Rabu (23/9/2026).

Melalui persiapan tersebut, jajaran kepolisian menyamakan persepsi mengenai penempatan personel, pengawalan massa, komunikasi, pengaturan lalu lintas, hingga kendali operasi agar pelayanan di lapangan dapat menyesuaikan perkembangan situasi. Pengaturan lalu lintas juga disiapkan secara situasional untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan.

Johnny menambahkan, pelayanan Polri tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, tetapi juga kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan. Keseimbangan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ruang demokrasi sekaligus memastikan kehidupan masyarakat tetap berjalan.

“Polri hadir untuk melayani seluruh masyarakat. Kepada saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi, kami memberikan ruang dan pelayanan agar dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Kepada masyarakat lainnya, kami juga memastikan aktivitas, mobilitas, pekerjaan, pendidikan, dan kegiatan sosial tetap dapat berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan penyampaian aspirasi membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Masyarakat yang menyampaikan pendapat diharapkan tetap menjaga ketertiban, mengikuti ketentuan yang berlaku, serta menghormati kepentingan masyarakat lainnya.

“Demokrasi akan tumbuh dengan baik ketika ruang perbedaan dapat dikelola dengan saling menghormati. Karena itu, mari kita jaga bersama suasana yang aman, damai, dan tertib. Aspirasi dapat disampaikan dengan tegas, namun tetap dengan cara-cara yang bertanggung jawab dan menghormati hak warga negara lainnya,” ujar Johnny.

Polri juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan dapat memperkeruh situasi. Setiap perkembangan di lapangan menjadi perhatian jajaran kepolisian dengan mengedepankan komunikasi serta langkah pelayanan yang disesuaikan dengan situasi.

“Polri untuk Demokrasi berarti Polri hadir untuk melayani, mengawal, dan menjaga agar ruang demokrasi dapat digunakan masyarakat dengan baik. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan memastikan penyampaian aspirasi maupun aktivitas masyarakat lainnya dapat berjalan secara aman, damai, tertib, dan nyaman,” pungkas Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.