SURABAYA - Satgas Pangan Polda Jawa Timur kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar, pada Kamis (5/2), salah satunya pasar Pucang Anom Surabaya.
Sidak ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) jelang Ramadhan.
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol H.M Sihombing mengatakan, pihaknya akan terus memastikan untuk harga bahan pokok di pasaran tetap stabil dan tidak melebihi HET yang sudah ditentukan pemerintah, meski ada sedikit kenaikan namun cenderung stabil.
"Komitmen kami dari Satgas Pangan Polda Jatim untuk turut menjaga stabilisasi harga bahan pokok,"ujar Kombes Sihombing di Pasar Pucang Surabaya, Kamis (5/2/2026).
Terkait kestabilan harga, pihaknya dengan tegas mengatakan bahwa tidak akan pandang bulu jika ada oknum yang bermain (harga) pada komoditas pangan.
Kombes H.M Sihombing juga menegaskan akan melakukan pengawasan secara menyeluruh di berbagai daerah yang ada di Jawa Timur.
Hasil sidak, lanjut Dirreskrimsus Polda Jatim terpantau harga Bapokting di Surabaya relatif stabil, bahkan cenderung ada kenaikkan untuk beberapa komoditas. Namun, tidak terlalu signifikan.
Sementara itu, Andriko Noto selaku Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional yang juga hadir dalam sidak tersebut mengapresiasi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur atas kerjasamanya dalam memantau harga sembako.
“Kami mengapresiasi Satgas Pangan Polda Jatim yang sudah bekerja untuk membantu masyarakat dalam menstabilkan harga bahan pokok," ungkap Andriko.
Ia meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim untuk segera menindak para pengusaha yang nakal.
Badan Pangan Nasional juga mengimbau kepada seluruh pengusaha agar tidak menaikkan harga menjelang Ramadhan.
“Menghadapi bulan suci Ramadhan, kami sekali lagi mengimbau kepada seluruh pengusaha agar tidak menaikkan harga,” tandas Andriko
Thursday, February 5, 2026
Taruna Akpol Latsitardanus di Aceh Tamiang, Bersihkan Lumpur Pasar hingga Santuni Korban Hanyut
ACEH TAMIANG – Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) melaksanakan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (4/2/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Satlat Kijang melaksanakan pembersihan lumpur di kawasan Pasar Bawah Aceh Tamiang. Hal ini dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian Taruna Akpol terhadap lingkungan pascabencana.
Selain itu, Taruna Akpol juga melaksanakan silaturahmi dan kunjungan kemanusiaan kepada warga yang menjadi korban hanyut di sungai. Kunjungan dilakukan sebagai bentuk empati serta dukungan moril kepada korban dan keluarga yang terdampak musibah.
Tak hanya itu, Taruna Akpol turut melaksanakan kegiatan bhakti sosial dengan membagikan tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak di wilayah tersebut.
Kegiatan ini bertujuan membantu kebutuhan pendidikan sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat belajar meski dalam kondisi pascakejadian bencana.
Silaturahmi kepada anak korban hanyut dilaksanakan pada Selasa (4/2/2026) pukul 14.00 WIB di kediaman korban. Kegiatan tersebut diikuti oleh Taruna Akpol bersama tim kesehatan lapangan Akpol yang secara langsung memantau perkembangan kondisi kesehatan anak pascakejadian. Selain memberikan motivasi dan dukungan moril kepada korban dan keluarga, Taruna Akpol juga menyerahkan kenang-kenangan sebagai wujud kepedulian dan empati.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter serta penguatan empati sosial calon perwira Polri.
“Kegiatan Latsitardanus ini tidak hanya melatih aspek kedisiplinan dan integrasi antarlembaga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Taruna Akpol hadir untuk membantu masyarakat secara nyata, terutama saat menghadapi situasi sulit akibat bencana,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.
Menurutnya, kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial sejak dini.
“Melalui kegiatan sosial seperti pembersihan lingkungan, kunjungan kepada korban musibah, hingga bhakti sosial untuk anak-anak, diharapkan terbangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Ini menjadi bekal penting bagi Taruna Akpol sebagai calon pemimpin Polri di masa depan,” tutupnya.
Gelar Ramp Check Angkutan Umum Polres Probolinggo Fokus Wujudkan Keselamatan Lalu Lintas
PROBOLINGGO,– Pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026 memasuki hari Ketiga, Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menggelar pemeriksaan kelaikan kendaraan (Ramp Chek) bagi kendaraan angkutan barang dan angkutan orang di exit tol Leces, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Z, didampingi para Kanit Satlantas Polres Probolinggo dengan Dinas Perhubungan dan petugas kesehatan serta instansi terkait.
Dalam kegiatan ramp check ini, petugas melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan meliputi SIM, STNK, dan KIR, serta pemeriksaan teknis kendaraan seperti kondisi rem, ban, lampu, wiper, sabuk pengaman, hingga perlengkapan keselamatan lainnya.
Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi guna memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan layak saat mengemudikan kendaraan.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Z menegaskan bahwa kegiatan rampcheck merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kendaraan yang tidak laik jalan dan pengemudi yang tidak dalam kondisi prima sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan," terang AKP Safiq.
Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini Satlantas Polres Probolinggo akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh fokus wujudkan keselamatan lalu lintas.
AKP Safiq juga memberikan arahan kepada seluruh pengemudi angkutan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, tidak memaksakan diri saat lelah, serta rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum beroperasi.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi angkutan untuk selalu mengutamakan keselamatan, baik keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujarnya.
Lebih lanjut, AKP Safiq menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata bersifat penindakan, namun lebih mengedepankan edukasi dan imbauan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas sehingga kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Probolinggo dapat ditekan secara signifikan,”pungkasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ramp check dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini, diharapkan tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Gotong Royong Polres Trenggalek Bersihkan Area Pantai Mutiara Watulimo
TRENGGALEK - Mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman dan nyaman, jajaran Polres Trenggalek Polda Jawa Timur bersama sejumlah personel TNI dan warga menggelar aksi resik-resik pantai, Rabu (4/2/26).
Tampak puluhan anggota Kepolisian dan TNI bersama masyarakat membersihkan sepanjang area Pantai Mutiara yang berlokasi di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kapolsek Watulimo AKP Sunarto menerangkan bahwa kegiatan resik-resik pantai ini merupakan respon dan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Kapolri agar pantai dan kawasan wisata menjadi lebih bersih dan indah.
Kegiatan ini melibatkan semua unsur di Kecamatan Watulimo, mulai dari Polsek, Koramil, Kecamatan, Posmat TNI AL, Pospol Airud, pengelola pelabuhan perikanan Prigi, perangkat desa Tasikmadu dan Pokdarwis dan masyarakat setempat.
"Kurang lebih ada 60 orang yang kita libatkan untuk kegiatan resik - resik Pantai Mutiara Watulimo ini," kata AKP Sunarto.
Kapolsek Watulimo menambahkan kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan termasuk di area pantai.
"Polisi bersama unsur Forkopimda dan masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi menjaga lingkungan pesisir sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Trenggalek," pungkasnya.
Polrestabes Surabaya Masih Buka Layanan Pengambilan Motor Hasil Ungkap Curanmor Gratis!
SURABAYA - Meskipun bazar barang bukti motor yang digelar Polrestabes Surabaya Polda Jatim telah berakhir, namun pihak kepolisian memastikan masyarakat masih memiliki kesempatan luas untuk mengambil aset mereka tanpa dipungut biaya alias gratis.
Polrestabes Surabaya tetap membuka layanan pengembalian dengan memperpanjang waktu agar warga yang terkendala jadwal pekerjaan tetap bisa mengurus pengambilan motor mereka secara fleksibel.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, Rabu (4/2/26).
Ia mengatakan Polrestabes Surabaya mencatat sebanyak 152 unit kendaraan bermotor (ranmor) telah diambil pemiliknya dari total 1.058 unit yang dipajang dalam acara Bazar Barang Bukti (BB) beberapa waktu lalu.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya mengungkapkan bahwa rendahnya angka pengembalian ini karena faktor pelaksanaan bazar yang bertepatan dengan hari kerja efektif.
"Kendala waktu bagi masyarakat menjadi alasan utama ribuan kendaraan lainnya masih terparkir di markas kepolisian tersebut hingga saat ini," ungkap AKP Hadi.
Ia juga menyampaikan usai bazar barang bukti motor selesai, Polrestabes Surabaya kembali membuat pengumuman lewat media sosial bahwa masyarakat tetap bisa mengecek dan mengambil kembali kendaraan ke piket Samapta mukai Senin-Jumat pukul 08.00 sampai 15.00 waktu setempat.
Selain memperpanjang durasi pengambilan, Polrestabes Surabaya kini mengambil langkah jemput bola dengan mengerahkan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas di tingkat Polsek.
Para petugas akan mendatangi langsung alamat pemilik yang tercantum dalam database kendaraan guna mempercepat proses serah terima kembali kepada masyarakat.
“Bhabinkamtibmas di polsek jajaran sudah dikerahkan untuk mendatangi alamat pemilik motor yang sudah kita data," ujar AKP Hadi.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga yang pernah menjadi korban pencurian untuk aktif mengecek data melalui akun Instagram resmi Kapolrestabes Surabaya dan Humas Polrestabes Surabaya.
Pada platform tersebut, telah disediakan barcode khusus yang berisi data lengkap ribuan kendaraan yang saat ini sudah diamankan di Mapolrestabes.
“Kami imbau supaya masyarakat bisa melakukan pengecekan data di berbagai platform media sosial kami. Apabila memang datang ada (datanya) silakan datang. Kami pastikan gratis dan bisa pasang alarm gratis disini,” pungkasnya. (*)
Peduli Lingkungan, Polisi Ngawi Bersih-bersih Masjid As Syafi’iah Jogorogo
NGAWI – Menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta penguatan semangat gotong royong, jajaran Polres Ngawi Polda Jatim bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti bersih-bersih lingkungan.
Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid As Syafi’iah, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi dipimpin Kapolsek Jogorogo AKP Sugiyanto, S.H.
Sejumlah personel Polsek Jogorogo jajaran Polres Ngawi Polda Jatim bersama warga setempat bergotong royong membersihkan area masjid, halaman, tempat wudhu, serta lingkungan sekitar guna menciptakan suasana ibadah yang bersih, nyaman, dan sehat.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah.
"Kami melaksanakan kerja bakti ini sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden RI agar seluruh elemen bangsa peduli terhadap kebersihan lingkungan. Masjid sebagai tempat ibadah harus selalu terjaga kebersihan dan kesuciannya, sehingga jamaah dapat beribadah dengan khusyuk," ujar AKBP Prayoga saat dikonfirmasi media via seluler, pada Kamis (5/2/2026)
Ia menambahkan, lingkungan yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab kita semua," imbuhnya.
Kapolres Ngawi menegaskan, Polres Ngawi Polda Jatim akan terus mendorong kegiatan sosial kemasyarakatan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.
"Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Ngawi yang bersih, sehat, dan harmonis," pungkasnya.
Bedah Buku “Alter Ego Listyo Sigit Presisi”, Kalemdiklat Polri: Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi
Jakarta — Kegiatan doorstop Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi: Sebuah Biografi Kebijakan digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. dan penulis buku Prof. Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU.
Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana menegaskan bahwa reformasi merupakan proses perbaikan yang berjalan secara berkelanjutan dalam tubuh Polri dan bukan hal baru. Ia menyebutkan, secara struktural Polri telah memiliki biro yang menangani agenda reformasi kelembagaan.
“Kalau kita melihat kata reformasi, itu adalah upaya untuk melakukan hal yang lebih baik. Reformasi itu sesuatu yang biasa. Di bawah struktur Astamarena terdapat Kepala Biro Reformasi Polri,” ujar Komjen Pol. Chryshnanda.
Menurutnya, menguatnya kembali isu reformasi Polri perlu dilihat secara proporsional, apakah berasal dari persoalan kultural atau kepentingan politis. Dalam negara demokrasi, Polri diposisikan sebagai polisi sipil sebagaimana diatur dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945.
“Dalam konteks demokrasi, polisi adalah polisi sipil. Polisi demokratis menjalankan supremasi hukum, memberikan jaminan dan perlindungan, serta bersikap transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Komjen Pol. Chryshnanda menambahkan, akuntabilitas Polri dijalankan secara moral, hukum, administrasi, fungsional, dan sosial, dengan orientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Secara konseptual, polisi adalah penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Penegakan hukum dilakukan untuk menyelesaikan konflik secara beradab dan mencegah konflik yang lebih luas,” ujarnya.
Peduli Lingkungan Jajaran Polres Jember Bersih-bersih Pantai Puger
JEMBER – Menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pelestarian kawasan pesisir, jajaran Polres Jember Polda Jatim bersama TNI menggelar kerja bakti.
Kali ini pantai Selatan yang ada di Kabupaten Jember tepatnya di Kecamatan Puger menjadi lokasi pertama kegiatan kerja bakti tersebut.
Sejumlah personel Polsek Puger yang merupakan jajaran Polres Jember Polda Jatim bersama anggota TNI dan masyarakat gotong royong menyisiri pantai, mengumpulkan sampah kayu, bambu, serta limbah yang terbawa arus laut dan berserakan di sepanjang pantai.
Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Kasi Humas Polres Jember, Ipda Moh. Zazim Mulkamdi mengatakan kurve tersebut merupakan wujud nyata peran Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus mengajak masyarakat menjaga lingkungan.
“Kami melaksanakan kurve di pantai sebagai tindak lanjut perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto agar seluruh elemen peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya wilayah pesisir yang menjadi ruang publik masyarakat,” ujar Ipda Zazim, Rabu (4/2/26).
Ia menambahkan, pantai yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan dan sektor pariwisata lokal.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab seluruh masyarakat,” imbuh Ipda Zazim.
Ia menegaskan, Polres Jember Polda Jatim berkomitmen terus mendorong kegiatan serupa di wilayah lain yang ada di Kabupaten Jember.
"Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Operasi Keselamatan Semeru, Polres Malang Gelar Ramp Check dan Tes Urine Awak Bus
MALANG – Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menggelar pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum (ramp check) dan tes urine pengemudi.
Kegiatan itu dilaksanakan sejak hari Kedua Operasi Keselamatan Semeru 2026 resmi digelar oleh seluruh jajaran Polda Jatim.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Malang Polda Jatim juga melibatkan unsur lintas instansi, mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BNN Kabupaten Malang, hingga Satpol PP.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Chelvin mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi memenuhi standar keselamatan.
Selain itu, pemeriksaan juga ditujukan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Ramp check dan tes urine ini kami lakukan sebagai langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum, " kata AKP Chelvin, Rabu (4/2/26).
Ia mengatakan tujuannya adalah menjamin keselamatan baik para pengemudi maupun penumpang.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan teknis kendaraan, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, wiper, hingga klakson.
Tak hanya itu, kelengkapan keselamatan penumpang turut diperiksa, di antaranya pintu darurat, APAR, palu pemecah kaca, dan kotak P3K.
AKP Chelvin menjelaskan, administrasi kendaraan dan pengemudi juga diperiksa, meliputi SIM, STNK, KIR, izin trayek, hingga bukti asuransi penumpang.
Dari hasil kegiatan di Terminal Talangagung, petugas melakukan ramp check terhadap 35 kendaraan dengan jumlah pengemudi yang menjalani tes urine sebanyak 35 orang.
“Seluruh pengemudi yang diperiksa dinyatakan memenuhi syarat dan hasil tes urine disampaikan langsung kepada masing-masing pengemudi sebagai bentuk transparansi,” kata AKP Chelvin.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polres Malang Polda Jatim dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Kami berharap dengan kegiatan ini, kesadaran pengemudi angkutan umum terhadap pentingnya keselamatan semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Malang,” pungkas AKP Chelvin.
Polres Gresik Gencarkan Edukasi Keselamatan, Pengguna Jalan Tertib Dapat Cokelat
GRESIK - Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Gresik Polda Jatim melalui pendekatan humanis.
Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas menggelar aksi simpatik di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) dengan memberikan edukasi langsung sekaligus membagikan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama jajaran personel Satlantas.
Operasi ini juga melibatkan sinergi dengan Jasa Raharja Kabupaten Gresik sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Berbeda dengan razia konvensional, kegiatan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis.
Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan suvenir berupa gantungan kunci dan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin mengatakan, pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” ujarnya, Rabu (4/2/26).
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi Polri, Jasa Raharja, dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkas AKP Nur Arifin.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ditlantas Polda Jatim Gelar Ramp Chek Angkutan Umum
SAMPANG - Sejak Hari Kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim menggelar pemeriksaan angkutan umum penumpang (orang) di beberapa lokasi.
Seperti halnya di Terminal Bus Trunojoyo Sampang Madura, kegiatan ramp chek tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Standar Cegah Tindak Subditkamsel Ditlantas Polda Jatim, AKP Rizki Julianda Putera Buna, dengan melibatkan sinergi lintas instansi.
Adapun instansi yang terlibat antara lain Satlantas Polres Sampang, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang, Jasa Raharja Sampang, serta Dinas Kesehatan.
AKP Rizki Julianda Putera Buna menjelaskan bahwa langkah preventif ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum, baik yang disebabkan oleh faktor manusia maupun malfungsi kendaraan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menciptakan ekosistem angkutan umum yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat Jawa Timur,” ujarnya Rabu (4/2/26).
Tidak hanya itu, petugas juga turun langsung melakukan pengecekan kendaraan yang ditandai dengan penempelan stiker sebagai bukti armada telah lolos uji ramp check.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya pengemudi yang positif mengonsumsi narkoba.
Secara keseluruhan, rangkaian pemeriksaan berjalan lancar tanpa ditemukan pelanggaran berat yang menonjol, baik dari sisi armada maupun awak bus.
“Dengan dimulainya operasi ini, diharapkan kepatuhan berlalu lintas di wilayah Jawa Timur, semakin meningkat demi keselamatan bersama,” ujar AKP Rizki.
Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Kanit Regident Satlantas Polres Sampang, Ipda Mohammad Fahmi Yuliastanto, berharap seluruh masyarakat Sampang dapat memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung selama dua pekan ke depan.
Polres Ngawi Bersama Polsek Jajaran Laksanakan Penyekatan Warga PSHT
Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan penyekatan terhadap warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang melintas di wilayah Kabupaten Ngawi.
Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari oleh personel Polres Ngawi serta didukung oleh Polsek jajaran, dalam rangka mengantisipasi pergerakan warga PSHT yang akan mengikuti giat Parluh PSHT di Padepokan Pusat Madiun.
Personel yang terlibat melaksanakan tugas sesuai dengan ploting dan SOP yang berlaku.
Adapun lokasi penyekatan dilaksanakan di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polres Ngawi, meliputi Exit Tol Ngawi wilayah Ngronggi Kecamatan Ngawi, Terminal Lama Ngawi di Kecamatan Geneng, titik penyekatan di wilayah Talok, Budug, dan Keras serta jalur perlintasan yang dimungkinkan untuk dilewati. Lokasi-lokasi tersebut merupakan jalur utama yang sering dilalui masyarakat menuju wilayah Madiun.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan penyekatan ini merupakan langkah preventif yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi.
“Melalui kegiatan penyekatan ini, diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga aman dan kondusif, serta aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ujar Kapolres Ngawi saat dihubungi media, pada Kamis (5/2/2026).
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi kamtibmas terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Aktivitas masyarakat berjalan normal tanpa adanya gangguan yang menonjol.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Polres Ngawi bersama Polsek jajaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman serta menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Ngawi.
Polres Ngawi Subuh Berjamaah di Masjid Miftahul Hudha Al-Hajar Gerih
Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bersama anggota Polres Ngawi melaksanakan kegiatan Subuh berjamaah dengan masyarakat di Masjid Miftahul Hudha Al-Hajar yang beralamat di Dusun Centhong RT 02 RW 02, Desa /Kec. Gerih, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (5/2/2026)
Kegiatan Subuh berjamaah ini merupakan bagian dari upaya Polres Ngawi untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan kedekatan antara Polri dengan masyarakat, khususnya melalui kegiatan keagamaan.
Kapolres Ngawi bersama rombongan disambut langsung oleh Muhajib selaku Takmir Masjid Miftahul Hudha Al-Hajar beserta para jamaah yang hadir. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan tampak jelas selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan Subuh berjamaah ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
“Melalui kegiatan Subuh berjamaah ini, kami berharap dapat lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi warga, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKBP Prayoga Angga, pada Kamis (5/2/2026).
Kapolres Ngawi juga mengimbau kepada para jamaah agar senantiasa menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan dialog singkat antara Kapolres Ngawi dengan para jamaah Masjid Miftahul Huda, yang berlangsung dengan penuh keakraban.
Wednesday, February 4, 2026
Bedah Buku “Alter Ego Listyo Sigit Presisi”, Prof. Hermawan Paparkan Dinamika Kebijakan Kapolri di Tengah Reformasi Polri
Jakarta — Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi: Sebuah Biografi Kebijakan yang digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Rabu (4/2/2026), menjadi ruang dialog akademik terkait dinamika reformasi Polri dan kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Penulis buku, Prof. Hermawan Sulistyo menegaskan bahwa buku tersebut berangkat dari kebutuhan untuk meluruskan persepsi publik yang keliru terkait sejumlah kebijakan Kapolri, termasuk anggapan adanya insubordinasi terhadap Presiden.
“Ada mispersepsi bahwa semua ini seolah diorkestrasi dan Kapolri dianggap membangkang Presiden. Itu keliru. Tim Reformasi Polri sudah dibentuk jauh sebelum ada keputusan pemerintah. Polri bagian dari pemerintah,” kata Prof. Hermawan.
Menurutnya, buku tersebut juga mengulas keputusan strategis dan taktis Kapolri dalam situasi sulit, khususnya dalam penanganan kasus besar yang berdampak pada institusi.
“Bagaimana seorang Kapolri harus mengambil keputusan sulit untuk menyelamatkan institusi, itu tidak mudah. Buku ini tidak untuk memuji, tapi untuk mendudukkan keputusannya secara proporsional,” jelasnya.
Prof. Hermawan juga menilai, ketegasan Kapolri yang terlihat dalam forum-forum resmi kerap disalahartikan sebagai sikap membangkang.
“Kapolri juga bisa tegas. Ketegasan itu bukan pembangkangan. Pembangkangan baru terjadi jika Presiden sudah memutuskan A, lalu Kapolri mengatakan B,” tegasnya.
Sementara itu, mantan Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana menekankan pentingnya pemahaman konteks demokrasi dalam melihat posisi Polri sebagai polisi sipil.
“Polisi adalah polisi sipil dalam negara demokrasi. Polisi demokratis menjalankan supremasi hukum, menjamin hak asasi manusia, serta bekerja secara transparan dan akuntabel,” ujar Komjen Pol. Chryshnanda.
Ia menambahkan, reformasi Polri merupakan proses berkelanjutan yang harus ditempatkan dalam kerangka dialog demokratis.
“Kalau kita negara demokrasi, berarti ada ruang dialog dan diskusi. Peganglah demokrasi itu dengan baik dan benar,” pungkasnya.
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.
Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.
"Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi," kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.
Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisikan pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.
"Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri," ujar Sigit.
Pesan itu, kata Sigit merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, kata Sigit, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri dimanapun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.
"Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri," ucap Sigit.
Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.
"Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan daripada pendahulu utamanya Almarhum Hoegeng Iman Santoso yang tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut," tutup Sigit.
Polres Pamekasan Beri Bantuan Obat dan Layanan Kesehatan Untuk Warga Terdampak Longsor di Pasean
PAMEKASAN – Polres Pamekasan Polda Jawa Timur (Jatim) menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Pamekasan Madura.
Dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan, Polres Pamekasan Polda Jatim memberikan bantuan obat-obatan kepada para pengungsi.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Kasidokkes Polres Pamekasan, Iptu Sugino didampingi Kapolsek Pasean AKP Gunarto kepada Kepala Desa Sana Daya Hj. Uswatun Ekasanah.
Tidak hanya memberikan bantuan obat-obatan, Polres Pamekasan juga memberikan pelayanan kesehatan gratis.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri khususnya Polres Pamekasan bagi masyarakat yang tengah mengalami musibah.
“Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang sedang mengungsi saat ini, sekaligus menjadi penguat moril di tengah situasi sulit," ujar Ipda Yoni.
Kasi Humas Polres Pamekasan menegaskan, Polri akan selalu ada untuk Masyarakat, sesuai dengan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan Masyarakat.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Sana Daya, Hj. Uswatun Ekasanah menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kepedulian Polres Pamekasan kepada warganya yang sedang ditimpa musibah bencana alam.
"Terimakasih banyak kepada Pak Kapolres dan seluruh anggota Polres Pamekasan yang mana benar - benar mewujudkan bahwa Polri untuk masyarakat," ungkapnya.
Kades Sana Daya itu menyebutkan berdasar data yang dihimpun, fenomena tanah bergerak di Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada hari Minggu tanggal 18 Januari 2026, yang menyebabkan puluhan rumah rusak berat dan warga terpaksa mengungsi.
Bencana yang dipicu intensitas hujan tinggi ini melanda Dusun Barat Gunung dan Paseset Timur, mengakibatkan retakan tanah sepanjang 35 meter dan kedalaman 1,5 meter, merusak setidaknya 10-16 rumah serta fasilitas umum.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polresta Sidoarjo Tambal Jalan Berlubang
SIDOARJO - Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menunjukkan respons cepat dengan melakukan penanganan sementara jalanan berlubang yang ada di wilayah hukumnya.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasi Humas, AKP Tri Novi Handono mengatakan penambalan jalan berlubang tersebut upaya untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas.
"Ada beberapa ruas jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan terlebih saat hujan dan tertutup air," ujar AKP Novi.
Ia mengatakan penanganan sementara jalan berlubang tersebut dilakukan oleh Polsek jajaran Polresta Sidoarjo yang kebetulan ada ruas jalan yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.
"Ada Dua wilayah yang kami tambal yaitu wilayah Krian ditangani Polsek Krian dan wilayah Balongbendo ditangani Polsek Balongbendo," kata AKP Novi.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Krian dan Polsek Balongbendo bersama warga sekitar bergotong royong menutup lubang jalan menggunakan material penimbun.
Menurut AKP Novi, langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan, dan penambalan sementara jalan berlubang ini juga bagian dari upaya kami pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang akan berlangsung Dua pekan," pungkas AKP Novi. (
Polres Lumajang Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ajak Masyarakat Berbudaya Tertib
LUMAJANG – Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Lumajang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus menggencarkan upaya edukasi kepada masyarakat.
Kali ini, petugas turun langsung ke jalan untuk membagikan ratusan brosur imbauan kepada pengendara yang melintas di kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif.
Petugas menyapa satu per satu pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, sembari memberikan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
"Hari ini kami memfokuskan kegiatan di area publik seperti Alun-Alun Lumajang, tujuannya bukan untuk menindak, melainkan mengajak masyarakat berbudaya tertib lalu lintas," ujar AKP Yulian.
Ia mengatakan imbauan tertib lalu lintas (lalin) dilakukan secara humanis.
"Kami berharap masyarakat lebih disiplin dan sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama saat berkendara," ungkapnya.
Brosur yang dibagikan memuat poin-poin krusial terkait sasaran prioritas Operasi Keselamatan Semeru 2026, di antaranya:
• Larangan menggunakan ponsel saat berkendara.
• Kewajiban penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pengendara motor.
• Penggunaan sabuk pengaman bagi pengendara mobil.
• Larangan melawan arus dan berkendara di bawah pengaruh alkohol.
• Penertiban penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong).
Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari—mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026—ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Iya, operasi ini untuk menekan akan kecelakaan terlebih menjelang masuknya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H," pungkasnya.
Salah satu pengendara motor, Ahmad (40), mengapresiasi langkah kepolisian tersebut.
"Sangat bagus, jadi kita diingatkan lagi soal aturan. Apalagi kadang orang sering lupa pakai helm dengan benar meski hanya jarak dekat," tuturnya.
Melalui masifnya pembagian brosur dan sosialisasi ini, Polres Lumajang Polda Jatim berharap angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah "Kota Pisang" dapat ditekan secara signifikan.
Polisi mengimbau agar masyarakat tidak hanya tertib saat ada petugas, namun menjadikannya sebagai budaya sehari-hari. (*)
Polres Ngawi Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian
NGAWI – Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., memimpin upacara kenaikan pangkat pengabdian yang digelar di Aula Bernadip Gedung Cepat Polres Ngawi, yang diikuti pejabat utama, para Kapolsek dan perwakilan anggota Polri dan ASN Polres Ngawi, pada Rabu (4/2/2026).
Dalam upacara tersebut, sejumlah personel Polres Ngawi menerima kenaikan pangkat pengabdian sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Adapun personel yang menerima kenaikan pangkat, yakni dari pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) ke Komisaris Polisi (Kompol), antara lain Kompol Edi Sutikno, S.H., Kompol Iswahjoedi, dan Kompol Haris Sunarto, S.H. Sementara itu, dari pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) ke Inspektur Polisi Dua (Ipda) diberikan kepada Ipda Suparno.
Dalam amanat Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., yang dibacakan oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, disampaikan harapan agar kenaikan pangkat ini dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi keluarga serta mampu meningkatkan semangat, dedikasi, dan profesionalisme dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk apresiasi institusi kepada anggota yang telah menunjukkan loyalitas, integritas, dan dedikasi tinggi sepanjang masa dinasnya.
“Kenaikan pangkat pengabdian ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga amanah yang harus diiringi dengan tanggung jawab moral untuk terus menjadi teladan, baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah masyarakat,” tutur Kompol Rizki saat membacakan amanat Kapolres Ngawi.
Momentum kenaikan pangkat dapat memotivasi seluruh personel Polres Ngawi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kepercayaan publik, serta mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.
MALANG
KOTA – Keseriusan Polresta Malang Kota Polda Jatim dalam melindungi
penumpang angkutan umum sekaligus mencegah kecelakaan lalu lintas terus
diperkuat, melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Satlantas
Polresta Malang Kota, bersama Petugas Kemenhub Darat, dan Dishub Kota
Malang melaksanakan ramp check armada bus di Terminal Tipe A Arjosari
hingga garasi Perusahaan Otobus (PO) yang ada di Kota Malang dan
angkutan dalam kota (Angkot).
Kasatlantas Polresta Malang Kota,
AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan, kegiatan Ramp check ini salah satu
rangkaian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026.
"Sasarannya
kendaraan bus, mulai dari Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota
Dalam Provinsi (AKDP), hingga angkutan dalam kota/perkotaan," ujar AKP
Rio, Selasa (03/02/2026)
Kasatlantas Polresta Malang Kota
menegaskan ramp check bertujuan untuk melindungi keselamatan penumpang,
awak armada serta menekan potensi fatalitas korban kecelakaan,terlebih
menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri
1447 H.
“Kami ingin memastikan setiap bus yang beroperasi
benar-benar laik jalan, awaknya sehat, dan administrasinya lengkap,
sehingga risiko kecelakaan dapat dicegah sejak awal,” ujar AKP Rio.
Selain
memeriksa armada di Terminal Arjosari, Satlantas Polresta Malang Kota
juga menyisir garasi PO, dan Travel di wilayah Kota Malang.
Saat
di lokasi, AKP Rio bersama Kanit Kamsel, Iptu Juana Gita selain
melakukan pemeriksaan fisik kendaraan, juga memeriksa kelengkapan
surat-surat seperti SIM, STNK hingga KIR dan Izin Trayek.
Armada yang dinyatakan memenuhi standar kemudian ditempeli stiker khusus ramp check sebagai tanda laik jalan.
Sementara
Iptu Juana Gita menambahkan ramp check dilakukan secara detail,
memastikan faktor manusia dan kendaraan sama-sama aman.
“Kami
tidak hanya fokus pada armadanya, tapi juga Sopir harus sehat dan
kendaraan layak menjadi kunci utama mencegah kecelakaan dan fatalitas
korban di jalan raya,” jelas Iptu Juana.
Dalam pelaksanaannya, tahapan penting Ram Check diantaranya pemeriksaan lampu, Rem, ban, wiper, APAR, safety hammer, dan P3K.
Selain
ramp check, Polresta Malang Kota gencar sosialisasi Ops Keselamatan
Semeru 2026 ke para sopir angkot, driver ojol, hingga sekolah-sekolah.
Melalui
ramp check yang berkelanjutan ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim
berharap potensi kecelakaan jalan raya bisa ditekan sejak hulu, sehingga
masyarakat bisa terlindungi, tidak hanya saat Operasi Keselamatan
Semeru 2026 namun terus berkelanjutan.