BABEL - Kebijakan transformasi digital penegakan hukum lalu lintas yang digagas oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., terus diwujudkan melalui pemerataan perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di seluruh wilayah Indonesia.
Komitmen tersebut menitikberatkan pada pembangunan sistem penindakan yang modern, presisi, transparan, dan berbasis teknologi informasi guna menjawab tantangan dinamika lalu lintas yang semakin kompleks.
Hal itu seperti disampaikan oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) pada Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H selaku pengendali pelaksana teknis dan pendistribusian ETLE Handheld, Kamis (19/2/26).
"Pemerataan perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan kita laksanakan di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.
Seperti halnya kali ini, sebagai implementasi nyata dari kebijakan tersebut, Korps Lalu Lintas Polri mendistribusikan 15 unit ETLE Handheld kepada Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Brigjen Pol. Faizal mengatakan distribusi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan penindakan pelanggaran lalu lintas secara elektronik, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan mobilitas antar wilayah yang tinggi.
Sementara itu saat dikomfirmasi di Polda Babel, Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H selaku koordinator teknis mengatakan kolaborasi ini memastikan kesiapan personel, sistem, serta mekanisme operasional berjalan selaras dengan standar nasional ETLE.
Kombes Pol Dwi Sumrahadi menyebut, Provinsi Kepulauan Babel sebagai wilayah dengan aktivitas ekonomi berbasis pertambangan, perkebunan, perikanan dan pariwisata, memiliki arus lalu lintas yang dinamis baik pada jalur nasional maupun jalan penghubung antarkabupaten.
Oleh karena itu menurut Kombes Pol Dwi Sumrahadi, kehadiran ETLE Handheld memberikan fleksibilitas bagi petugas dalam melakukan penindakan di lokasi-lokasi strategis, termasuk kawasan pelabuhan, pusat distribusi logistik, kawasan wisata, hingga titik rawan kecelakaan dan pelanggaran.
"Secara teknis, ETLE Handheld mampu merekam pelanggaran dalam bentuk foto dan video dengan kualitas tinggi yang dilengkapi data waktu, lokasi berbasis koordinat, identitas kendaraan, serta klasifikasi jenis pelanggaran," kata Kombes Pol Dwi Sumrahadi.
Data tersebut lanjut Kombes Dwi Sumrahadi secara otomatis terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional (ETLE-Nas), sehingga proses back office, verifikasi, hingga penerbitan surat konfirmasi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan akuntabel.
"Semua tindakan ini tanpa interaksi langsung, sehingga tidak lagi berpotensi menimbulkan penyimpangan," tegas Kombes Pol Dwi Sumrahadi.
Penguatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan elektronik yang objektif.
Dengan sistem yang terdokumentasi secara digital, setiap penindakan memiliki dasar bukti yang kuat, sehingga meningkatkan kepastian hukum sekaligus meminimalisir potensi pelanggaran prosedur.
Lebih lanjut, optimalisasi 15 unit ETLE Handheld di jajaran Ditlantas Polda Kep. Bangka Belitung diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan lalu lintas.
"Pendekatan berbasis teknologi ini sejalan dengan konsep Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,"pungkasnya. (*)
Thursday, February 19, 2026
Kapolres Madiun Launching Patroli SIKAT untuk Harkamtibmas di Bulan Suci Ramadhan
MADIUN – Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara melaksanakan launching Patroli SIKAT (Presisi Keamanan Masyarakat) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Madiun Polda Jatim khususnya pada bulan suci Ramadhan.
Kegiatan launching dilaksanakan di lapangan Tribrata Mapolres Madiun dan dihadiri oleh Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam pelaksanaan patroli SIKAT, Rabu (18/2/26).
Program Patroli SIKAT ini merupakan implementasi pendekatan Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam arahannya, Kapolres Madiun menegaskan bahwa Patroli SIKAT Presisi difokuskan pada pengamanan pada saat Ramadhan.
“Patroli SIKAT ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama bulan Ramadhan terutama pada saat menjelang buka puasa, saat sholat tarawih dan saat sahur,” kata AKBP Kemas.
Ia menambahkan bahwa Patroli SIKAT PRESISI akan dilaksanakan secara rutin dengan mengedepankan tindakan humanis namun tegas terhadap pelanggaran hukum.
“Patroli ini kita laksanakan untuk mengantisipasi tindak pidana atau kriminalitas seperti pencurian rumah kosong, peredaran minuman keras, balap liar, tawuran, perang sarung maupun gangguan keamanan lainnya,”terang AKBP Kemas.
Dengan hadirnya Patroli SIKAT, Polres Madiun Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sebagai wujud nyata Polri yang Presisi, melalui kehadiran Polisi di tengah masyarakat. (*)
Polres Bondowoso Ungkap Curanmor Amankan 3 Tersangka dan 11 Unit Motor
BONDOWOSO – Satreskrim Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Dari hasil ungkap tersebut, Polisi mengamankan 3 orang tersangka masing-masing berinisial T (44) dan S (49) warga Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember selaku ekskutor serta AY (40) warga Kalibaru Kabupaten Banyuwangi selaku penadah.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo saat menggelar press release di Mapolres Bondowoso Polda Jatim, Rabu (18/02/2026).
AKBP Aryo Dwi menjelaskan pengungkapan ini berawal dari peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di area persawahan wilayah Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso.
"Modus operandi pelaku dengan cara merusak lubang kunci sepeda motor menggunakan kunci T saat korban memarkirkan kendaraannya di lokasi sepi ketika mencari rumput," kata AKBP Aryo.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp3.000.000.
"Dari hasil pengembangan, kami juga berhasil mengamankan total 11 (sebelas) unit sepeda motor yang patut diduga hasil kejahatan," kata AKBP Aryo.
Dari 11 unit motor yang kini diamankan Polisi itu, Delapan unit berasal dari wilayah Bondowoso, Dua unit dari wilayah Jember, dan Satu unit digunakan sebagai sarana melakukan pencurian.
Barang bukti yang turut diamankan antara lain STNK sepeda motor, surat bukti gadai, dua bilah pisau, dua obeng, kunci engkol, palu, dan satu buah kunci T.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, 2 tersangka dikenakan Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun atau denda kategori V sebesar Rp500 juta.
Selain itu, tersangka penadah dijerat Pasal 591 huruf a KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara paling lama Empat tahun atau denda kategori V sebesar Rp500 juta.
Kapolres Bondowoso menegaskan, pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Bondowoso Polda Jatim dalam memberantas tindak pidana yang meresahkan masyarakat. (*)
Jaga Bulan Ramadhan 1447 H di Ngawi Kondusif, Kapolres Beri Imbauan Kamtibmas
Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/Tahun 2026, Polres Ngawi memberikan imbauan kamtibmas kepada seluruh masyarakat, agar bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa momentum Ramadhan hendaknya diisi dengan kegiatan positif serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan, bukan justru diwarnai aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan, balap liar, maupun menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar karena dapat mengganggu kenyamanan warga, khususnya saat pelaksanaan ibadah,” tegas Kapolres.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak bermain petasan atau bahan peledak lainnya yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Penggunaan petasan dinilai dapat mengganggu kekhusyukan ibadah dan berisiko menimbulkan gangguan kamtibmas.
Polres Ngawi juga menekankan larangan tawuran dan perang sarung yang kerap terjadi saat bulan Ramadhan. Kegiatan tersebut dinilai dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil serta mencederai nilai-nilai ibadah puasa.
Kapolres menambahkan, masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan.
“Pastikan rumah dalam keadaan terkunci dan aman saat ditinggalkan, serta segera laporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Ngawi membuka layanan pengaduan melalui Call Center 110, WhatsApp 0822 30 110 110, serta layanan SPKT Polres Ngawi di nomor 0351 749510.
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan ibadah Ramadhan di Kabupaten Ngawi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Polres Sumenep Larang Warga Bermain Petasan
SUMENEP – Polres Sumenep Polda Jatim melarang warga masyarakat bermain petasan dalam menyambut Ramadhan dan merayakan Idul Fitri nanti.
Selain membahayakan, ledakan petasan cukup mengganggu warga yang sedang melaksanakan Ibadah ramadhan dan waktu istirahat.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K saat inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah toko yang menjual kembang api dan petasan, Rabu (18/2/26).
"Kami imbau warga tidak bermain petasan dan melarang pedagang menjual petasan apa lagi dengan daya ledak tinggi, ” tegasnya.
Menurut AKBP Anang, pihaknya sudah melakukan imbauan- imbauan kepada masyarakat tentang larangan penggunaan mercon dan hal-hal membahayakan lainnya.
Selain membahayakan, lanjut AKBP Anang juga mengganggu ibadah dan membayahakan diri sendiri dan orang lain.
"Untuk toko yang memang resmi menjual kembang api, diperbolehkan menjual namun tetap kita cek apakah barang-barang yang di jual tersebut sesuai dengan apa yang ada di list yang sudah diizinkan sesuai produsennya," ujar AKBP Anang.
Ia menambahkan pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap penjual mercon yang tidak berizin.
Oleh karena itu, seluruh pedagang kembang api diminta untuk berhati-hati dalam menjajakkan dagangannya, serta menjaga agar tidak menimbulkan bahaya bagi orang lain.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep. (*)
Polri Peduli : Medan Sulit dan Daerah Terpencil Tak Surutkan Polres Jember Salurkan Bantuan Untuk Warga
JEMBER, – Kepedulian terhadap masyarakat di daerah terpencil terus kembali diwujudkan oleh Polres Jember Polda Jawa Timur (Jatim).
Kali ini dengan menggandeng komunitas Raung Offroad, sejumlah personel Polres Jember Polda Jatim menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada warga di Desa Klungkung dan Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.
Medan yang cukup menantang dan akses jalan yang sulit tidak menyurutkan semangat rombongan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini jarang tersentuh bantuan.
Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan yang turut turun langsung ke lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat tak terkecuali warga yang berada di wilayah terpencil.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat sekaligus membantu mereka, terutama di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian dan dukungan," ungkapnya, Rabu (18/2/26).
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi serta sarana mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
"Semoga bantuan yang kita salurkan, dapat mengurangi beban warga di daerah yang terpencil," kata Kompol Ferry.
Warga pun menyambut hangat kedatangan rombongan dan mengapresiasi kepedulian Polres Jember serta komunitas offroad yang telah hadir membawa bantuan. (*)
Polresta Banyuwangi Wujudkan Wisata Aman dan Resik Melalui Gerakan Banyuwangi Asri
BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Banyuwangi Asri yang digelar di kawasan wisata Grand Watu Dodol, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang Asri ( Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Gerakan Banyuwangi Asri mengusung empat pilar utama, yakni Aman yang meliputi keselamatan, kesehatan, dan bebas risiko, Sehat meliputi higienis serta mendukung kualitas hidup dan kerja, Resik meliputi bersih, tertib, dan disiplin, dan Indah terkait estetika dan kenyamanan visual.
Implementasinya dilakukan melalui aksi bersih-bersih sepanjang pesisir Pantai Grand Watu Dodol yang melibatkan berbagai elemen.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang diikuti seluruh peserta dan dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi serta didampingi jajaran Forkopimda.
Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama bahwa kebersihan dan ketertiban kawasan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polresta Banyuwangi Polda Jatim dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan konkret terhadap terciptanya ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Menurutnya, kawasan wisata yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada peningkatan rasa aman, kesehatan lingkungan, serta citra positif daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan masyarakat, termasuk di kawasan wisata, berlangsung dalam suasana yang aman, sehat, dan tertib. Ini bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh stakeholder terkait, unsur Kepolisian,TNI, pelajar, mahasiswa, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Seluruh peserta bersama-sama melakukan aksi bersih pantai dengan mengumpulkan sampah dan memastikan area pesisir tetap terjaga kebersihannya.
Melalui Gerakan Banyuwangi Asri, Polresta Banyuwangi Polda Jatim berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama.
Lingkungan yang terawat bukan hanya mencerminkan kedisiplinan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Banyuwangi.(*)
Siaga Amankan Sholat Tarawih, Kapolres Ngawi Tegaskan Komitmen Jaga Kekhusyukan dan Kondusivitas Ramadhan
NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengamanan Sholat Isya dan Sholat Tarawih berjamaah sekaligus pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kabupaten Ngawi
Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan dengan menyasar pada sejumlah masjid yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah Tarawih di bulan suci Ramadhan 1447 H, di antaranya Masjid Agung Baiturrahman Ngawi, Masjid An Noor Beran, Masjid Al Muttaqien Grudo, dan Masjid Al Amin Karangasri.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dari hasil pemantauan, kegiatan Sholat Isya dan Tarawih di masing-masing lokasi berjalan tertib dan lancar, dengan jumlah jamaah mencapai sekitar 100 hingga 200 orang di setiap masjid.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hingga akhir kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngawi terpantau dalam keadaan kondusif.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan ibadah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan, merupakan bagian dari komitmen Polres Ngawi dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, pada Kamis (19/2/2026) pagi.
Kapolres Ngawi juga menambahkan bahwa Polres Ngawi akan terus meningkatkan patroli, pengamanan, dan kesiapsiagaan personel selama bulan suci Ramadhan, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat.
Dengan kesiapsiagaan personel dan sinergi bersama masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Ngawi dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kekhusyukan.
Peduli Marbot di Bulan Ramadhan, Polsek Geneng Polres Ngawi Perkuat Kamtibmas Lewat Aksi Sosial dan Silaturahmi
Ngawi
– Dalam bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, jajaran Polsek Geneng,
Polres Ngawi, Polda Jatim menunjukkan kepedulian kepada masyarakat
dengan menggelar kegiatan pembagian bantuan sembako kepada para marbot
masjid se-Kecamatan Geneng, sekaligus memberikan sosialisasi kamtibmas.
Kegiatan
yang dilaksanakan di Mushola Polsek Geneng tersebut dipimpin langsung
oleh Kapolsek Geneng AKP Haris Sunarto, S.H., sebagai bentuk nyata
kehadiran Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
Sebanyak
10 marbot dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Geneng menerima
bantuan sembako sebagai wujud apresiasi atas peran mereka dalam menjaga
dan merawat rumah ibadah.
Selain penyerahan bantuan, petugas juga
memberikan imbauan kamtibmas kepada para marbot agar turut berperan
aktif menjaga keamanan lingkungan, khususnya selama bulan Ramadhan. Hal
ini penting untuk menciptakan suasana ibadah yang aman, nyaman, dan
khusyuk bagi seluruh masyarakat.
Kapolres Ngawi, Prayoga Angga
Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian
dari komitmen Polri untuk hadir tidak hanya sebagai pelindung dan
pengayom, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.
“Momentum
Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian dan
kebersamaan. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ingin
berbagi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan
ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan
masyarakat, serta tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan
kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi,” ujar Kapolres Ngawi, Kamis
(19/2/2026).
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan
mendapat sambutan positif dari para marbot yang hadir. Selain membantu
meringankan kebutuhan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat
silaturahmi antara Polri dan tokoh agama.
Melalui langkah
preventif dan kepedulian sosial ini, Polsek Geneng berharap dapat terus
memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan
ketertiban, sehingga suasana Ramadhan di wilayah Kabupaten Ngawi dapat
berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Sinergi Polres Ngawi dengan Pemkab Beri Pendampingan Operasi Pasar Murah
NGAWI – Satgas Pangan Polres Ngawi Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi melaksanakan pendampingan kegiatan Operasi Pasar Murah Pengendalian Inflasi Tahun 2026 di Balai Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menekan laju inflasi daerah menjelang Bulan Ramadhan 2026.
Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Di antaranya cabai rawit merah Rp80.000/kg, cabai keriting Rp42.000/kg, telur Rp26.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg, bawang putih Rp28.000/kg, minyak goreng Rp15.000/kg, gula pasir Rp15.000/kg, beras SPHP Rp11.200/kg, dan beras premium Rp14.000/kg.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama menyatakan bahwa Polres Ngawi Polda Jatim melalui Satgas Pangan akan terus mengawal distribusi dan ketersediaan bahan pokok agar tetap aman serta terjangkau oleh masyarakat.
Menurut Kapolres Ngawi, operasi pasar murah ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga, mencegah penimbunan, serta memastikan stok kebutuhan pokok tersedia menjelang Ramadhan.
"Kami ingin masyarakat merasa tenang dan terbantu,” ujarnya di lokasi Pasar Murah, Rabu(18/2/2026).
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, di antaranya Alun-Alun Ngawi, Jogorogo (Macanan), Kedunggalar, Mantingan (Kedungharjo), Ngrambe, Widodaren, Kendal (Patalan), Pitu (Ngancar), hingga Padas (Bintoyo).
Dengan adanya operasi pasar murah ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga, harga kebutuhan pokok stabil, serta inflasi daerah dapat dikendalikan secara optimal menjelang bulan suci Ramadhan 2026.
Turut hadir dalam kegiatan pasar murah tersebut, Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, Kapolsek Jogorogo AKP Sugiyanto, S.H., Camat Jogorogo, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Satgas Pangan Polres Ngawi, serta Kepala Desa Macanan.(*)
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tiga Terduga Pengedar Narkoba di Sawah Pulo
TANJUNG PERAK - Peredaran narkotika jenis sabu kembali digagalkan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak, Polda Jatim.
Tiga pria yang diduga kuat sebagai pengedar diringkus saat transaksi di kawasan Gapura Sawah Pulo Surabaya pada Minggu, (15/2/2026).
Kasat Narkoba AKP Adik Agus Putrawan melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengungkapkan dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut Polisi menyita puluhan paket sabu dengan total berat bruto 11,09 gram yang siap diedarkan.
"Tiga pelaku berinisial A.F (42), R.P (31), dan O.W (26) diamankan saat berada di depan gapura Jalan Sawah Pulo, Surabaya," ujar Iptu Suroto, Rabu (18/2/26).
Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Iptu Suroto menjelaskan saat ditangkap, tersangka tengah menunggu pembeli sambil menyimpan barang bukti di dalam helm yang dibawa.
"Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 37 poket sabu yang dikemas dalam plastik kecil," kata Iptu Suroto.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tersangka mengaku telah enam kali menerima pasokan sabu dari seorang pemasok berinisial M.A yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Dari 37 poket sabu yang terakhir diterima, delapan poket telah berhasil terjual dengan total uang sebesar Rp 1,2 juta.
Sebagai imbalan, ketiga tersangka menerima upah sebesar Rp 75 ribu setiap kali berhasil mengedarkan sabu, ditambah uang konsumsi harian serta bonus sabu untuk dipakai sendiri.
"Skema ini menunjukkan adanya jaringan yang memanfaatkan pengguna sekaligus pengedar dalam satu mata rantai peredaran," pungkasnya. (*)
Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir di Dusun Dodokan
SIDOARJO - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, Polresta Sidoarjo Polda Jatim, melalui Polsek Taman menyalurkan bantuan berupa sembako.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Taman kepada warga terdampak banjir di wilayah RT 19 RW 03 Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman, Rabu (18/2/2026).
"Sesuai perintah Bapak Kapolresta Sidoarjo melalui Bapak Kapolsek Taman, kami salurkan bingkisan sembako untuk warga yang terdampak banjir," kata Aipda Dwi Priyo anggota Bhabinkamtibmas Polsek Taman.
Di lokasi terpisah, Kapolsek Taman, Kompol Kanisius Franata,S.I.K mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas terjadinya banjir yang merendam sejumlah rumah warga akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Ia mengatakan banjir yang melanda wilayah Dusun Dodokan menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu serta menimbulkan kerugian materiil bagi warga setempat.
“Selain memberikan bantuan sembako, kami hadir untuk memastikan kondisi tetap aman dan memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak," kata Kompol Kanisius.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir.
Kapolsek Taman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca yang masih tidak menentu.
Ia juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, memastikan saluran air tidak tersumbat, serta segera melaporkan kepada aparat desa atau pihak kepolisian apabila terjadi situasi darurat. (*)
Wednesday, February 18, 2026
Respon Sigap Polwan Polres Bondowoso Layani Jemaat di Vihara Ariya Maitera
BONDOWOSO - Tidak hanya memberikan pelayanan pengamanan, Polisi Wanita (Polwan) Polres Bondowoso Polda Jatim juga tampak sigap membantu jemaat lanjut usia (lansia) dan anak - anak yang datang untuk beribadah di Vihara Ariya Maitera Kabupaten Bondowoso.
Senyum sapa para Srikandi Bhayangkara Polres Bondowoso itu seakan menambah keyakinan para jemaat yang datang untuk beribadah dan merayakan Imlek di Vihara Ariya Maitera menjadi lebih aman, nyaman dan khusuk.
Pengurus Sekaligus Ketua Vihara Ariya Maitreya Tanti Yuliawati dan juga Pendeta Vihara Ariya Maitreya, Juni Hermini mengaku salut dan apresiasi kepada Polres Bondowoso Polda Jatim, yang menjamin dan memastikan kegiatan ibadah perayaan Imlek di Vihara Ariya Maitera berjalan aman dari awal, pertengahan hingga akhir ibadah.
"Atas nama pribadi dan jemaat, kami sangat bersyukur dan apresiasi untuk Polres Bondowoso terutama ibu Polwan yang sigap membantu jemaat kami," ujarnya, Selasa (17/2/26).
Sementara itu, Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, yang juga hadir memastikan persiapan personelnya di lokasi Vihara menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, namun juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.
Ia menegaskan, pengamanan perayaan Imlek ini merupakan bentuk komitmen Polres Bondowoso Polda Jatim dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.
"Kami mengedepankan pendekatan humanis, khususnya melalui peran Polwan yang secara langsung membantu jemaat di lokasi vihara,” ujar Kapolres Bondowoso.
AKBP Aryo Dwi Wibowo menambahkan, pengamanan dilakukan secara maksimal dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis.
Hal itu guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dengan kehadiran Polwan Polres Bondowoso yang sigap dan responsif, para jemaat merasa terbantu dan lebih tenang dalam menjalankan ibadah Imlek. (*)
Polres Ngawi Hadirkan SPPG II dan III Dukung Pemenuhan Gizi Wujudkan Generasi Sehat
NGAWI – Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Polres Ngawi Polda Jatim kembali menghadirkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) II dan III.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama usai kegiatan pendampingan operasi pasar murah di Jogorogo Ngawi, Rabu (18/2/26).
AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengatakan Kedua SPPG tersebut diresmikan bareng saat mengikuti kegiatan Zoom Meeting peresmian dan groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta gedung ketahanan pangan Polri yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia oleh Presiden RI, Jumat (13/2/2026) pekan yang lalu.
Kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG II Polres Ngawi yang berlokasi di Dusun Ngemplak, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.
AKBP Prayoga Angga Widyatama menyebutkan peresmian SPPG ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Melalui SPPG ini, kami berharap program Makan Bergizi Gratis dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Karangjati," ujar AKBP Prayoga.
Ia mengatakan pembangunan SPPG tersebut juga menjadi wujud komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kopolres Ngawi menegaskan, dibagunnya SPPG Polres Ngawi Polda Jatim dalam rangka mendukung program Presiden RI terkait Makan Bergizi Gratis.
"Kami juga berharap manfaatnya dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama di wilayah Kecamatan Karangjati," ungkap AKBP Prayoga.
Dengan diresmikannya SPPG II dan SPPG III Polres Ngawi Polda Jatim diharapkan pelayanan pemenuhan gizi kepada masyarakat penerima manfaat semakin optimal serta mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Ngawi. (*)
Pastikan Imlek Kondusif, Kapolres Gresik Tinjau Pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong
GRESIK - Menjelang puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melakukan peninjauan langsung kesiapan pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong TITD, Jalan Dr. Setia Budi, Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Senin malam (16/02/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Tionghoa di Kabupaten Gresik berjalan aman, nyaman, dan khidmat.
Sejumlah personel tampak disiagakan di area klenteng guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Dalam kunjungan itu, Kapolres Gresik didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, di antaranya Kasat Narkoba AKP Ahmad Yani, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, hingga Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan.
Kehadiran rombongan kepolisian disambut hangat Ketua Klenteng Kim Hin Kiong, Sdr. Sutanto, beserta jajaran pengurus.
AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, kehadiran Polri bukan sekadar memastikan aspek teknis pengamanan, melainkan juga memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh agama serta pengurus rumah ibadah.
“Kunjungan ini untuk memastikan pengamanan Tahun Baru Imlek berjalan optimal," ujar AKBP Ramadhan Nasution di Klenteng Kim Hin Kiong.
Kapolres Gresik menerangkan, selain pelayanan pengamanan,kehadirannya bersama personel Polres Gresik juga ingin menjalin komunikasi yang baik dengan para tokoh agama dan pengurus tempat ibadah demi menjaga harmoni serta toleransi di Kabupaten Gresik.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung, sehingga suasana damai dan penuh kebersamaan dapat terus terpelihara.
Pihak pengurus Klenteng Kim Hin Kiong mengapresiasi langkah proaktif Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan rasa aman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah malam Imlek.
Ketua Klenteng, Sutanto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian besar dari Bapak Kapolres dan jajaran. Dukungan ini membuat kami merasa tenang dalam menjalankan ibadah dan merayakan tahun baru,” ungkapnya.
Dengan pengamanan yang terencana dan koordinasi solid antara kepolisian dan pihak internal klenteng, diharapkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Gresik dapat berlangsung aman, tertib, serta semakin memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kota Pudak. (*)
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, TNI–Polri dan Pemda Ngawi Korve Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Ngawi – Sinergitas TNI–Polri bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali ditunjukkan melalui aksi nyata mendukung Program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto pada awal tahun 2026.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. bersama Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., turun langsung mengikuti kegiatan kerja bakti (korve) bersama jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan dipusatkan di sejumlah ikon Kabupaten Ngawi, di antaranya Alun-Alun Ngawi, Masjid Agung Baiturrahman Ngawi, serta kawasan bersejarah Benteng Van den Bosch.
Dalam kegiatan tersebut, peserta melaksanakan pembersihan area publik, penataan fasilitas umum, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan kualitas lingkungan yang lebih baik.
“Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas AKBP Prayoga Angga Widyatama.
Lebih lanjut, Kapolres juga menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan nyaman.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Ngawi semakin bersih, sehat, dan indah, serta mampu menjadi contoh nyata implementasi Program Gerakan Indonesia ASRI di tingkat daerah melalui kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Perkuat Siskamling di Ngawi, Polsek Kwadungan Patroli Dialogis
Ngawi – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Kwadungan melaksanakan kegiatan pembinaan dan asistensi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Desa Warukkalong, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) Kamtibmas sekaligus asistensi pelaksanaan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Personel Polsek Kwadungan menekankan pentingnya peningkatan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Kwadungan AKP Iswahjoedi menyampaikan arahan kepada petugas ronda agar lebih peka terhadap situasi di lingkungan sekitar. Menurutnya, kewaspadaan dan respons cepat masyarakat menjadi kunci mencegah gangguan Kamtibmas berkembang menjadi tindak kejahatan.
Selain itu, petugas juga menguatkan akses informasi dan komunikasi masyarakat dengan kepolisian. Warga diimbau untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 maupun menghubungi Bhabinkamtibmas di masing-masing desa apabila terjadi gangguan Kamtibmas.
Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan pembinaan Poskamling merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
“Siskamling adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat, diharapkan tercipta rasa aman dan situasi yang kondusif,” ujarnya pada Rabu (18/2/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Polsek Kwadungan berkomitmen terus mengoptimalkan peran Poskamling sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polres Ngawi.
Satgas Pangan Polres Ngawi Kawal Operasi Pasar Murah Jelang Ramadhan 2026
Ngawi – Satgas Pangan Polres Ngawi bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi melaksanakan pendampingan kegiatan Operasi Pasar Murah Pengendalian Inflasi Tahun 2026 di Balai Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menekan laju inflasi daerah menjelang Bulan Ramadhan 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, Kapolsek Jogorogo AKP Sugiyanto, S.H., Camat Jogorogo, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Satgas Pangan Polres Ngawi, serta Kepala Desa Macanan.
Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya cabai rawit merah Rp80.000/kg, cabai keriting Rp42.000/kg, telur Rp26.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg, bawang putih Rp28.000/kg, minyak goreng Rp15.000/kg, gula pasir Rp15.000/kg, beras SPHP Rp11.200/kg, dan beras premium Rp14.000/kg. Seluruh bahan pokok yang disediakan dilaporkan habis terjual.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa Polres Ngawi melalui Satgas Pangan akan terus mengawal distribusi dan ketersediaan bahan pokok agar tetap aman serta terjangkau oleh masyarakat.
“Operasi pasar murah ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga, mencegah penimbunan, serta memastikan stok kebutuhan pokok tersedia menjelang Ramadhan. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan terbantu,” ujarnya pada Rabu(18/2/2026).
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, di antaranya Alun-Alun Ngawi, Jogorogo (Macanan), Kedunggalar, Mantingan (Kedungharjo), Ngrambe, Widodaren, Kendal (Patalan), Pitu (Ngancar), hingga Padas (Bintoyo).
Dengan adanya operasi pasar murah ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga, harga kebutuhan pokok stabil, serta inflasi daerah dapat dikendalikan secara optimal menjelang bulan suci Ramadhan 2026.
Ditlantas Polda Jatim Tertibkan Penggunaan Lajur Jalan Tol
SURABAYA,- Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas) Polda Jatim terus menggelorakan kampanye keselamatan lalu lintas menjelang operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan segera digelar serentak.
Kali ini melalui Satuan PJR (Patroli Jalan Raya), Ditlantas Polda Jatim membagikan flyer himbauan penggunaan lajur kepada pengguna jalan khususnya jalan tol.
Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana mengatakan jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) bergerak serentak melakukan penertiban kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan tol sejak Minggu (15/2) malam.
Langkah ini dilakukan setelah adanya instruksi langsung dari Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, untuk meningkatkan ketertiban serta menekan angka kecelakaan dan kepadatan arus lalu lintas di jalan bebas hambatan.
Adapun Flyer yang dibagikan kepada para pengemudi diantaranya berisi imbauan dan edukasi tentang penggunaan lajur kiri pada jalan tol terutama kendaraan truk dan bus.
Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menegaskan penggunaan lajur kanan pada jalan tol hanya untuk mendahului.
Hal itu juga diatur pada Undang undang nomor 22 tahun 2009 Pasal 108 ayat (2) penggunaan jalur sebelah kanan hanya untuk mendahului atau jika diperintahkan oleh rambu lalu lintas.
Selain itu penggunaan lajur pada jalan juga diatur pada Pasal 108 ayat (3) pada jalan yang memiliki lebih dari satu lajur, lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang lebih lambat.
“Saya mengajak kepada semua pengguna jalan terutama angkutan barang dan orang mari bersama sama tertib berlalulintas di jalan tol. Karena menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat di jalan,” pungkasnya, Rabu (18/2/26).
Sementara itu, Kasubdit Kamsel pada Ditlantas Polda Jatim, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
AKBP Edith menyebut kegiatan ini juga merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
"Kami ingin masyarakat pengguna jalan mematuhi aturan yang ada terkait pemakain jalur baik itu di jalan tol maupun alteri yang memiliki lebih dari satu jalur,"kata AKBP Edith.
Ia menegaskan, bahwa keamanan,keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada hakekatnya adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tanggung jawab petugas.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bersama - sama menggunakan jalan raya ataupun jalan tol sesuai dengan aturan yang ada demi keamanan dan keselamatan serta kelancaran bersama.
Menurut AKBP Edith, pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
Ia mengatakan, Truk dengan muatan berlebih dan dimensi tidak sesuai aturan dinilai memperbesar potensi kerusakan jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan.
"Selain berdampak pada keselamatan, pelanggaran ini juga sering memicu kemacetan panjang," pungkasnya.(*)
Satgas Pangan Polres Bojonegoro Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok Hingga Jelang Idul Fitri
BOJONEGORO – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait kembali melakukan pengecekan dan pemantauan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok (Bapok) di wilayah Kabupaten Bojonegoro sejak Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan guna memastikan stok aman serta harga tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.
Pengecekan dipimpin oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim, Ipda A. Zaenan Na’im bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Disperindagkop, Perum Bulog Kabupaten Bojonegoro, serta DKPP.
Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, serta gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro.
Tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual di tingkat pasar tradisional dan ritel modern, sekaligus memantau ketersediaan stok di gudang penyimpanan.
“Secara keseluruhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro dalam kondisi mencukupi dan harga relatif stabil tanpa kenaikan signifikan menjelang Ramadan 2026," ujar Ipda A. Zaenan Na’im, Rabu (18/2/26).
Sementara itu, hasil pengecekan di gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro menunjukkan stok beras mencapai 6.200 ton, Minyakita sebanyak 250 karton, serta gula Maniskita sebanyak 10 ton.
"Pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,”tegas Ipda Na’im.
Kanit Pidsus juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu kenaikan harga maupun kelangkaan barang, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar. (*)