Ad 728x90

Saturday, May 16, 2026

 Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk

Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk

 




Nganjuk - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).

Kepastian kehadiran Presiden disampaikan langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, kepada wartawan pada Jumat (15/5/2026). Ia menyebut pihaknya telah menerima konfirmasi resmi terkait kehadiran Presiden sejak dua hari lalu.

“Sudah, sudah confirm Presiden Prabowo hadir meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah,” ujar Andi Gani.

Berdasarkan agenda yang telah disiapkan, Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB dan acara peresmian akan dimulai pukul 09.00 WIB. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, hanya akan ada dua sambutan utama, yakni dari Andi Gani dan Presiden Prabowo.

Usai memberikan sambutan, Presiden akan melakukan prosesi peresmian dengan menekan tombol simbolis sebagai tanda dibukanya Museum dan Rumah Singgah Marsinah. Setelah itu, Andi Gani akan mendampingi Presiden meninjau langsung area museum.

“Setelah tekan tombol, saya akan ajak beliau langsung meninjau museum,” kata Andi Gani.

Museum tersebut dibangun untuk merekam perjalanan hidup serta perjuangan Marsinah sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia, mulai dari masa kecil hingga akhir hayatnya. Sementara di bagian belakang museum disiapkan rumah singgah yang diperuntukkan bagi para peziarah yang datang dari luar daerah.

“Ada rumah singgah di belakang yang kami siapkan untuk para peziarah yang tidak mendapat penginapan dan ini gratis. Maksimal hanya satu malam,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa museum nantinya akan dibuka untuk masyarakat umum tujuh hari setelah peresmian, dengan jam operasional mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pengelolaan museum akan berada di bawah Yayasan KSPSI yang saat ini tengah menyiapkan struktur kepengurusan resmi.

Dalam acara peresmian tersebut, diperkirakan sekitar 7.000 buruh dari sejumlah wilayah di Jawa Timur akan hadir, mulai dari Surabaya, Mojokerto, Jombang, hingga Nganjuk. Selain itu, sejumlah tokoh buruh internasional juga dijadwalkan menghadiri kegiatan, termasuk Sekretaris Jenderal ITUC-Asia Pacific, Shoya Yoshida.

Andi Gani menilai peresmian museum oleh Presiden menjadi momen penting dalam sejarah perjuangan buruh nasional. Menurutnya, kehadiran Presiden secara langsung di Nganjuk menunjukkan penghormatan negara terhadap perjuangan Marsinah yang kini telah dianugerahi gelar pahlawan nasional.

“Tentu kita harus bersyukur, simbol sejarah perjuangan buruh, Ibu Marsinah, mendapatkan gelar terhormat pahlawan nasional,” tuturnya.

Selain agenda peresmian museum, Andi Gani mengaku berencana mengajak Presiden Prabowo untuk berziarah ke makam Marsinah yang berada tidak jauh dari lokasi museum. Ia juga berharap Presiden dapat melihat langsung produk UMKM binaan aktivis buruh yang telah menembus pasar ekspor.

“Saya rencananya akan mengajak beliau ziarah ke makam Ibu Marsinah dan melihat UMKM binaan aktivis buruh yang produknya sudah diekspor ke beberapa negara,” katanya.

 Presiden Prabowo Akan Resmikan Museum Ibu Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional

Presiden Prabowo Akan Resmikan Museum Ibu Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional

 




Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda nasional pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Provinsi Jawa Timur mulai dari peresmian Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk dan panen raya jagung kuartal II secara serentak di seluruh Polda dan Polres jajaran, hingga pengoperasionalan 166 SPPG di 18 provinsi serta peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan nasional.

Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan masyarakat melalui Satgas Pangan Polri yang dipimpin oleh Irjen Pol. Anwar serta Satgas MBG Polri yang dipimpin oleh Irjen Pol. Nurworo Danang.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto besok dijadwalkan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan buruh Indonesia. Selain itu juga akan dilaksanakan panen raya jagung kuartal II secara serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor pertanian dan desa.

“Polri bersama stakeholder terkait mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Panen raya jagung kuartal II ini menjadi bukti sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Kadiv Humas Polri.

Selain itu, Presiden juga dijadwalkan meresmikan pengoperasionalan serentak 166 SPPG di 18 provinsi serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan.

“Pengoperasionalan 166 SPPG di 18 provinsi dan pembangunan 10 gudang ketahanan pangan merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekosistem pangan nasional, memastikan distribusi berjalan optimal, serta meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan pangan ke depan,” tutup Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

 Polri Untuk Masyarakat : Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polri Untuk Masyarakat : Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

 



NGAJUK,– Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jumat (15/5/2026). 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. 

Tercatat sebanyak 1.781 warga hadir dan menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan sosial yang disiapkan oleh Polda Jatim.

Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan dan pengobatan gratis dengan melibatkan tenaga medis profesional dari Biddokkes Polda Jatim dan Rumah Sakit Bhayangkara jajaran Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan bantuan sosial,"ungkap Kombes Abast.

Kombes Abast mengungkapkan, berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, total pelayanan kesehatan mencapai 1.796 layanan. 

Rinciannya meliputi Poli Dalam sebanyak 854 pelayanan, Laboratorium 428 pelayanan, Poli Mata 188 pelayanan, EKG 114 pelayanan, Poli Akupuntur 83 pelayanan, Poli THT 70 pelayanan, Poli Gigi 57 pelayanan, serta layanan hapus tato sebanyak 2 pelayanan. 

Selain layanan kesehatan gratis, Polda Jatim juga menyalurkan 1.781 paket sembako kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

“Kami berharap kegiatan sosial seperti ini dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,”pungkas Kombes Abast. (*)

Polri Bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

Polri Bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

 



Tuban, Jawa Timur – Polri bersama petani jagung dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Tuban bersiap menyambut rencana kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Rencana kehadiran Presiden RI menjadi penyemangat bagi masyarakat petani sekaligus momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sebagai bagian dari Asta Cita Presiden menuju kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Menjelang kegiatan, antusiasme masyarakat dan petani terlihat dari berbagai persiapan yang dilakukan. Kabupaten Tuban sendiri menjadi salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Jawa Timur, dengan sekitar 629 hektare lahan memasuki masa panen tahun ini. Potensi tersebut menjadikan Tuban sebagai daerah strategis dalam mendukung target swasembada jagung nasional.

Asisten Kapolri Bidang SDM selaku Kasatgas Ketahanan Pangan Polri, Irjen. Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., mengatakan Panen Raya Jagung Serentak menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah, Polri, dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri bersama petani jagung Tuban menyambut penuh semangat rencana kehadiran Bapak Presiden RI pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. Kehadiran Presiden di tengah petani menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat langkah menuju swasembada jagung nasional,” ujar Irjen. Pol. Anwar.

Menurutnya, keberhasilan sektor pangan tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, termasuk dukungan Polri melalui pendampingan kepada petani, distribusi bibit unggul, pupuk, alat pertanian, hingga penguatan sinergi dengan kelompok tani melalui jajaran kewilayahan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung nasional jenis pipilan kering pada tahun 2025 mencapai 16,11 juta ton, sementara kebutuhan nasional sebesar 15,64 juta ton, sehingga Indonesia mencatat surplus sekitar 470 ribu ton. Capaian tersebut menjadi fondasi menuju target produksi jagung nasional sebesar 18 juta ton pada tahun 2026.

Selain melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Presiden RI dijadwalkan meninjau stand booth inovasi ketahanan pangan Polri, yang menampilkan berbagai program dan terobosan penguatan sektor pangan, di antaranya Stand Pupuk Batu Bara Presisi, Stand Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Stand Gudang Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur, Stand Ketahanan Pangan Alternatif Uwi Ungu, Stand Benih Jagung Bhayangkara, Stand Miracle Carbob berbahan bonggol jagung, hingga Stand SPPG Polri.

Presiden RI juga dijadwalkan menyaksikan penyerahan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada perwakilan kelompok tani oleh jajaran Bank Himbara, sebagai bentuk dukungan pembiayaan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Agenda lainnya meliputi groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri sebagai upaya memperkuat sistem penyimpanan dan distribusi hasil pangan, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri guna mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan, Presiden RI bersama jajaran juga dijadwalkan meninjau bakti kesehatan dan Gerakan Pangan Murah Polri, serta menyaksikan pelepasan (flag off) program pendukung ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan adalah kekuatan bangsa. Saat petani semakin kuat dan hasil produksi meningkat, Indonesia semakin siap mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat untuk memastikan ketahanan pangan menjadi fondasi ketahanan nasional,” tambah Irjen. Pol. Anwar.

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 diharapkan menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah, Polri, petani, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat terwujudnya Indonesia mandiri pangan, sekaligus memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.



Friday, May 15, 2026

 




Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap dua korban.

Peristiwa tersebut bermula pada Senin malam, 11 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, saat korban bersama sejumlah rekannya berkumpul di sebuah angkringan di wilayah Tambakromo, Geneng.

Saat itu terjadi salah paham, ketika korban akan klarifikasi, namun situasi berubah memanas pada malam hari hingga memicu kegaduhan warga sekitar.

Sesampainya di pertigaan belakang balai desa lama Desa Sidorejo, korban bersama rekannya didatangi sekelompok orang dan langsung menjadi sasaran pemukulan secara bersama-sama. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Geneng pada Selasa, 12 Mei 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Opsnal Satreskrim Polres Ngawi bersama Unit Reskrim Polsek Geneng bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku dan pada Selasa malam sekitar pukul 22.42 WIB berhasil mengamankan para terduga pelaku di sekitar SDN 1 Sidorejo.

Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si.,  melalui Kasat Reskrim Aris Gunadi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat.

“Polres Ngawi berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak mudah terpancing emosi maupun isu yang dapat memicu konflik kelompok. Semua permasalahan hendaknya diselesaikan dengan cara yang baik dan sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi media Jumat (15/5/2026)

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui melakukan pemukulan terhadap korban dengan tangan kosong di dua lokasi berbeda, yakni di sekitar balai desa lama dan perempatan dekat SDN 1 Sidorejo.

Saat ini para pelaku yang beralamat Ngawi dan berinisial YA (27), FS (30), HbS (38), JAA (29), AP (18) dan 2 Anak, beserta barang bukti berupa hasil visum et repertum telah diamankan di Satreskrim Polres Ngawi guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Seluruh pelaku dijerat Pasal 262 ayat (1) KUHP serta Pasal 76C Jo Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.



 Bhabinkamtibmas Gandri Aktif Dampingi Warga, Tanaman Terong dan Kacang Panjang Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Gandri Aktif Dampingi Warga, Tanaman Terong dan Kacang Panjang Dukung Ketahanan Pangan

 




Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melaksanakan sambang dan monitoring terhadap pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di wilayah desa binaan masing-masing.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah dengan tanaman pangan seperti kacang panjang dan terong merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Polres Ngawi akan terus hadir memberikan pendampingan agar masyarakat semakin produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Gandri, Aipda Kuswanto, Polres Ngawi, yang melaksanakan pengecekan pekarangan pangan bergizi milik Bapak Parjo di Desa Gandri, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Kuswanto melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman kacang panjang dan terong guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik dan sehat. Selain itu, petugas juga berdialog dengan pemilik lahan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam proses perkembangan tanaman.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya kepedulian masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin aktif dalam mengembangkan pekarangan produktif, sehingga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi dapat terus terjaga dengan baik.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Ngobras Bersama Warga Ngompro, Polisi Ngawi Perkuat Kamtibmas Lingkungan

Ngobras Bersama Warga Ngompro, Polisi Ngawi Perkuat Kamtibmas Lingkungan

 



Ngawi – Dalam upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, Polsek Pangkur Polres Ngawi, melaksanakan kegiatan NGOBRAS (Ngopi Bersama Masyarakat).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur tersebut menjadi sarana dialog santai antara polisi dan warga guna menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah Desa Ngompro.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,M.Si., melalui Kapolsek Pangkur AKP Nur Hidayat, S.H , M.H., menyampaikan bahwa kegiatan NGOBRAS merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat guna memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Melalui komunikasi yang santai dan penuh keakraban seperti ini, diharapkan masyarakat semakin dekat dengan Polri serta bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya, pada Jumat (15/5/2026)

Warga Ngompro merasa senang, dengan adanya NGOBRAS, diskusi dalam meningkatkan kamtibmas di lingkungannya menjadi lebih santai.



 Polsanak: Polres Blitar Edukasi Pelajar Berbudaya Tertib Sejak Dini

Polsanak: Polres Blitar Edukasi Pelajar Berbudaya Tertib Sejak Dini

 




BLITAR - Dalam upaya menanamkan disiplin dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Polres Blitar Polda Jatim terus melakukan pendekatan di kalangan pelajar melalui program Polsanak (Polisi Sahabat Anak).

Melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas),Polres Blitar Polda Jatim aktif memberikan edukasi tentang tata tertib dan tata krama berlalu lintas.

Kegiatan Polsanak juga diisi dengan edukasi keselamatan berlalu lintas, pengenalan rambu-rambu lalu lintas serta cara berkendara yang aman.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kasat Lantas AKP Galih Yasir Mubaroq menyampaikan melalui kegiatan Polsanak, diharapkan para pelajar yang masih usia anak - anak dapat menjadi bagian dari komunitas masyarakat yang menjadi pelopor berbudaya tertib.

"Budaya tertib kita tanamkan sejak dini, dengan harapan kelak jika adik - adik pelajar ini dewasa bisa menjadi bagian dari masyarakat yang berbudaya tertib," ujar AKP Galih, Jumat (15/5/26).

Selain memberikan edukasi, pada kegiatan Polsanak ini anggota Satlantas juga mengajak para siswa berinteraksi secara humanis sehingga tercipta kedekatan antara Polri dan anak-anak. (*)



 Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum

 





SURABAYA – Aksi pencurian dengan sasaran barang tak biasa, berhasil diungkap oleh Polrestabes Surabaya Polda Jatim.

Seorang pria berinisial I (29), warga asal Kabupaten Sampang, Madura, diamankan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah diduga mencuri sandaran kursi besi fasilitas umum (Fasum) di kawasan Semolowaru Tengah, Kecamatan Sukolilo Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas AKP Hadi mengungkapkan pelaku ditangkap pada Selasa malam, 12 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah rumah kontrakan. 

"Penangkapan ini dilakukan setelah Polisi menerima laporan terkait hilangnya satu unit sandaran kursi besi yang diduga merupakan bagian dari fasilitas umum," tutur AKP Hadi, pada Kamis (14/5).

AKP Hadi mengatakan peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Semolowaru Tengah 2/2, Kecamatan Sukolilo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian sejumlah warga melihat seorang pria mengendarai sepeda motor melawan arus dan melintas di trotoar samping rumah sakit kawasan tersebut sambil membawa sebuah sandaran kursi besi," katanya.

AKP Hadi menyebut gerak-gerik pelaku yang dinilai mencurigakan membuat warga melakukan pengamatan lebih lanjut.

"Warga kemudian membuntuti pelaku dan sempat menegurnya agar mengembalikan barang yang dibawa. Namun, alih-alih berhenti, pelaku justru memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi untuk melarikan diri," jelasnya.

AKP Hadi menambahkan aksi pelarian itu menjadi petunjuk penting bagi warga untuk mengingat kendaraan yang digunakan pelaku, yakni sepeda motor Honda Vario warna putih dengan nomor polisi L-4671-RZ.

"Berbekal laporan masyarakat dan hasil penyelidikan, anggota Resmob akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku di lokasi persembunyiannya," jelas AKP Hadi.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih bernomor polisi L-4671-RZ, dua pelat nomor kendaraan, sebuah dompet, serta celana jeans biru yang diduga digunakan saat beraksi.

Pelaku diketahui berperan sebagai eksekutor yang mengambil sandaran kursi besi dari lokasi kejadian.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) KUHP terkait tindak pidana pencurian.

Saat ini, penyidik Unit Reskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pencurian tidak hanya menyasar barang bernilai tinggi, tetapi juga fasilitas umum yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat. (*)

 Long Weekend : Polres Probolinggo Pertebal Pengamanan di Kawasan Wisata Bromo

Long Weekend : Polres Probolinggo Pertebal Pengamanan di Kawasan Wisata Bromo

 



PROBOLINGGO – Mengantisipasi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih, jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim menyiagakan puluhan personel di pintu masuk kawasan wisata Gunung Bromo.

Pengamanan difokuskan di area loket Cemoro Lawang/Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo sejak Kamis (14/5/2026).

Petugas kepolisian melakukan pengaturan arus kendaraan, pemantauan situasi keamanan, serta membantu kelancaran aktivitas wisatawan yang hendak memasuki kawasan wisata Bromo. 

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memberikan rasa aman kepada para pengunjung selama menikmati masa libur panjang.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan pengamanan dilakukan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat serta wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo selama long weekend .

“Kami menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, khususnya di pintu masuk kawasan wisata Bromo, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan arus kendaraan,” ungkap AKBP Latif, Jumat (15/5/26).

Selain melakukan pengamanan, personel Polres Probolinggo juga memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu waspada dan patuhi peraturan yang ada. 

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan keluarga, menjaga barang bawaan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan layak jalan,” tambah AKBP Latif. 

Petugas juga mengingatkan masyarakat bahwa apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin melaporkan situasi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.

Dengan kesiapsiagaan personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan di kawasan Bromo dengan aman, nyaman, dan lancar. (*)



 Polres Ngawi Perkuat Kamtibmas Melalui NGOBRAS

Polres Ngawi Perkuat Kamtibmas Melalui NGOBRAS

 




NGAWI – Dalam upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, Polres Ngawi Polda Jatim melalui Polsek Pangkur melaksanakan kegiatan NGOBRAS (Ngopi Bersama Masyarakat).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur tersebut menjadi sarana dialog santai antara Polisi dan warga guna menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah Desa Ngompro.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Pangkur AKP Nur Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan NGOBRAS merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat guna memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui program NGOBRAS ini, pesan Kamtibmas diharapkan tersampaikan tanpa sekat antara Polisi dengan masyarakat.

“Melalui komunikasi yang santai dan penuh keakraban seperti ini, diharapkan masyarakat semakin dekat dengan Polri serta bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya, pada Jumat (15/5/2026).

Warga Ngompro merasa senang, dengan adanya NGOBRAS, diskusi dalam meningkatkan kamtibmas di lingkungannya menjadi lebih santai.

Hal itu seperti disampaikan oleh salah satu warga yang mengaku bernama Yogi (52) yang menyampaikan keluhannya kepada Polisi pada saat NGOBRAS.

"Kami jadi tidak canggung, untuk menyampaikan keluhan terkait dengan layanan di kepolisian maupun laporan situasi kamtibmas yang memang benar adanya," ujarnya.

Ia juga berharap, program NGOBRAS ini tidak hanya sekali dua kali diadakan.

"Wilayah Ngawi kan luas, ya mungkin di desa - desa lain juga perlu dikunjungi seperti ini," pungkasnya. (*)



 Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak

Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak

 



Pontianak – Ajang bola voli bergengsi tingkat Asia, AVC Men’s Club Championship 2026, resmi dimulai di Gor A. Yani Terpadu, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 13–17 Mei 2026. Turnamen yang diikuti klub-klub bola voli terbaik Asia tersebut dibuka meriah dengan tingginya antusiasme masyarakat yang memadati arena pertandingan.

Pembukaan diawali dengan penampilan budaya khas Kalimantan Barat dan parade peserta dari berbagai negara Asia. Kehadiran ribuan penonton menciptakan atmosfer sepanjang rangkaian acara pembukaan hingga pertandingan perdana berlangsung.

Pada laga pembuka, wakil Indonesia Jakarta Bhayangkara Presisi sukses meraih kemenangan penting atas Zhayk VC asal Kazakhstan dengan skor 3-1 (25-22, 22-25, 25-20, 25-18). 

Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Zhayk VC sempat memberikan perlawanan melalui spike keras dan servis agresif, namun Bhayangkara Presisi mampu menjaga konsistensi permainan hingga mengamankan kemenangan perdana di turnamen tersebut.

Sementara itu, laga lainnya mempertemukan Hyundai Capital Sky Walker wakil Korea Selatan melawan Al Rayyan asal Qatar. Tim Korea Selatan berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 (20-25, 20-25, 25-21, 21-25) melalui permainan cepat dan koordinasi pertahanan yang solid.

Kapolda Kalimantan Barat selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manager Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain serta dukungan masyarakat Pontianak dalam laga perdana tersebut.

“Alhamdulillah, kemenangan perdana ini menjadi awal yang baik bagi Bhayangkara Presisi di AVC 2026. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh manajemen, pelatih, dan pemain serta dukungan luar biasa masyarakat Indonesia, khususnya warga Pontianak, yang memberikan semangat penuh kepada tim. Kami berharap tim tetap fokus dan konsisten menghadapi pertandingan berikutnya karena persaingan di level Asia sangat ketat,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto.

Presiden Konfederasi Bola Voli Asia (AVC), Ramon Suzara, menyebut penyelenggaraan AVC Men’s Club Championship 2026 di Pontianak menjadi momentum penting bagi perkembangan bola voli di kawasan Asia.

“Turnamen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan bola voli Asia. Kehadiran tim-tim terbaik dari berbagai negara tidak hanya menghadirkan persaingan berkualitas tinggi, tetapi juga menginspirasi generasi muda serta mendorong sportivitas dan pariwisata lokal Kalimantan Barat,” kata Ramon Suzara.

Tingginya antusiasme masyarakat serta jalannya pertandingan pada hari pertama menjadi bukti bahwa Pontianak mampu menghadirkan penyelenggaraan event olahraga internasional yang profesional dan berkelas dunia.

Thursday, May 14, 2026

 Polres Ngawi Cek SPPG Ketanggi, Tekankan SOP hingga Zero Accident

Polres Ngawi Cek SPPG Ketanggi, Tekankan SOP hingga Zero Accident

 




NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Piket Pamenwas (Perwira Menengah Pengawas), Kompol Didik Supriyanto, S.H melakukan pengecekan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ketanggi Ngawi (Polres Ngawi III), Rabu (13/5/26).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan monitoring guna memastikan situasi keamanan serta operasional di lingkungan SPPG berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


Pamenwas juga menekankan pentingnya penerapan SOP yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas di lingkungan SPPG. 


Hal tersebut dinilai penting guna mendukung terciptanya sistem kerja yang profesional dan maksimal.


Kabagren Polres Ngawi Kompol Didik Supriyanto menyampaikan bahwa seluruh petugas SPPG diharapkan selalu mengedepankan kedisiplinan kerja, keselamatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan.


“Diharapkan seluruh petugas melaksanakan tugas sesuai SOP yang berlaku, mengutamakan prinsip zero accident, meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi, serta mendukung penguatan ekosistem SPPG agar semakin profesional dan berkualitas,” ujar Kompol Didik Supriyanto.


Seperti diketahui, dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polres Ngawi memiliki 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


SPPG yang dibangun oleh Polres Ngawi itu terletak Ds. Ketanggi Kec. Ngawi, Ds. Cangakan Kec. Kasreman, Ds. Sidorejo Kec. Karangjati


Dari keseluruhan SPPG Polres Ngawi tersebut, lebih kurang 7500 (tujuh  ribu lima ratus) penerima manfaat  program MBG dapat tercover. (*)

 Polres Ponorogo Libatkan Sidokkes Pastikan Makanan Program MBG Aman Dikosumsi

Polres Ponorogo Libatkan Sidokkes Pastikan Makanan Program MBG Aman Dikosumsi

 




PONOROGO, – Komitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polres Ponorogo Polda Jatim rutin melakukan pemeriksaan keamanan makanan (food safety) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ponorogo.


Dengan melibatkan personel seksi kedokteran dan kesehatan (Sidokkes), pemeriksaan dilakukan secara teliti dengan uji kimiawi terhadap makanan dan minuman yang akan disajikan. 


Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa seluruh makanan dan minuman harus memenuhi standar kelayakan untuk disajikan kepada penerima manfaat.


“Seluruh makanan dan minuman harus dipastikan aman dikonsumsi,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Kamis (14/5/26).


Ia menambahkan, pemeriksaan food safety tersebut dilakukan secara berkala sebagai langkah pengawasan untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga.


“Pemeriksaan ini dilakukan secara periodik untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan tetap aman dan sehat,” pungkasnya.


Seperti diketahui, Polres Ponorogo Polda Jatim memiliki 3 SPPG di 3 lokasi yang berbeda.


SPPG Polres Ponorogo 1 berada di Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, SPPG Polres Ponorogo 2 di Desa Demangan, Kecamatan Siman dan SPPG Polres Ponorogo 3 di Kelurahan Purbosuman. (*)

 Polres Malang Ungkap Pembalakan Hutan, Truk Bermuatan Kayu Diamankan

Polres Malang Ungkap Pembalakan Hutan, Truk Bermuatan Kayu Diamankan

 




MALANG – Polres Malang Polda Jatim mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembalakan hutan di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. 


Seorang pria berinisial PS (60), warga Sumbermanjing Wetan, diamankan petugas saat mengangkut kayu hasil hutan tanpa dokumen resmi.


Kasus tersebut terungkap setelah petugas gabungan Perhutani dan Polsek Sumbermanjing Wetan melakukan patroli di kawasan hutan petak 70M Sengguruh, Desa Tambakrejo pada Senin (11/5/2026).


Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas penebangan pohon di kawasan hutan.


"Petugas gabungan segera menindaklanjuti dengan melakukan patroli hingga ditemukan kendaraan yang mengangkut kayu hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen sah,” ujar AKP Bambang Subinajar, Kamis (14/5/2026).


Dalam penindakan tersebut, Polisi mengamankan satu unit truk engkel Toyota Dyna Rino warna biru putih bernomor polisi AE-8233-YM yang digunakan untuk mengangkut kayu.


Selain kendaraan, petugas juga menyita kayu jati olahan jenis rencek sepanjang sekitar empat meter dengan ketebalan tumpukan satu meter.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli kayu tersebut dari seseorang berinisial P untuk kemudian dijual kembali.


“Dari hasil interogasi, tersangka mengakui kayu tersebut diperoleh tanpa dokumen resmi dan rencananya akan dijual kembali,” jelas AKP Bambang.


Akibat kejadian tersebut, pihak Perum Perhutani mengalami kerugian material sekitar Rp12,6 juta.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal terkait pengangkutan dan kepemilikan kayu hasil hutan tanpa dokumen sah serta ketentuan tindak pidana kehutanan.


“Polres Malang berkomitmen menindak tegas segala bentuk perusakan hutan karena berdampak langsung terhadap kelestarian lingkungan,” pungkas AKP Bambang. (*)

 Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang

Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang

 

BANGKALAN - Kasus dugaan penyekapan yang sempat viral di wilayah Kecamatan Socah, Bangkalan, akhirnya mulai menemukan titik terang. 


Polisi mengungkap, peristiwa itu bermula dari Kabupaten Jombang, sebelum satu keluarga diduga disekap di Kecamatan Socah.




Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi mengatakan, pihaknya telah mengamankan seorang perempuan berinisial NH terkait kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap satu keluarga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. 


"Saudari NH diduga menjadi dalang dalam kasus tersebut," ujar AKP Hafid, Kamis (14/5/26).


Penangkapan dilakukan Tim Macan Unit Resmob Satreskrim Polres Bangkalan Polda Jatim di kawasan pertigaan lampu merah Junok, Bangkalan.


"Tersangka saat ini sudah kami serahkan ke Polres Jombang karena kejadian awalnya di Jombang," terang AKP Hafid.


Kasatreskrim Polres Bangkalan menerangkan, tersangka NH sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).


NH menjadi terduga pelaku terakhir yang ditangkap setelah Polisi lebih dahulu menangkap dua tersangka lain berinisial BA dan ZH di lokasi berbeda.


Tersangka BA ditangkap saat berada di depan salah satu minimarket di Bangkalan. 


Meski sempat melakukan perlawanan dan menolak diitangkap, petugas akhirnya berhasil membawanya ke kantor Polisi.


Sementara itu, tersangka ZH ditangkap saat bersembunyi di rumah istrinya di Desa Arok, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. 


Polisi menyebut proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan meski sempat mendapat hambatan dari pihak keluarga. (*)

Polres Ngawi Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sekaralas Pantau Budidaya Bawang Merah Warga

Polres Ngawi Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sekaralas Pantau Budidaya Bawang Merah Warga

   


Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi menginstruksikan seluruh jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di wilayah desa binaan masing-masing.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Budidaya bawang merah di pekarangan rumah menjadi salah satu langkah efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Polres Ngawi akan terus mendukung kegiatan produktif warga.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sekaralas, Aipda Fajar Eko, Polsek Widodaren, Polres Ngawi, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Waturumpuk, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Fajar Eko melakukan pengecekan langsung terhadap lahan milik Bapak Sukadi yang dimanfaatkan untuk budidaya bawang merah sebagai sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi. Selain itu, petugas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Polres dan Polsek Jajaran Amankan Perayaan Kenaikan Yesus Kristus

Polres dan Polsek Jajaran Amankan Perayaan Kenaikan Yesus Kristus

  



Ngawi – Polres Ngawi bersama polsek jajaran melaksanakan pengamanan perayaan Kenaikan Yesus Kristus di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi, Kamis (14/5/2026).

Pengamanan dilakukan di sejumlah gereja dan tempat ibadah guna memastikan rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus.

“Polres Ngawi bersama seluruh polsek jajaran melaksanakan pengamanan di gereja-gereja dan lokasi ibadah guna memberikan rasa aman. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres Ngawi.

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari area parkir, pintu masuk gereja, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah. Selain itu, petugas juga melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Kegiatan pengamanan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengurus gereja karena memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Dengan adanya pengamanan dari Polres Ngawi dan polsek jajaran, seluruh rangkaian perayaan Kenaikan Yesus Kristus di wilayah Kabupaten Ngawi berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.

Cuaca Tak Menentu, Polres Ngawi Lakukan Fogging Cegah Demam Berdarah

Cuaca Tak Menentu, Polres Ngawi Lakukan Fogging Cegah Demam Berdarah

 




 Ngawi – Cuaca yang tidak menentu belakangan ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Polres Ngawi.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Sidokkes Polres Ngawi melaksanakan kegiatan fogging di lingkungan Mapolres Ngawi dan sekitarnya.

Kegiatan fogging tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Ngawi Ipda Joko bersama personel Sidokkes sebagai upaya pencegahan berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama DBD.

Selain melakukan pengasapan (fogging), personel juga memberikan imbauan kepada anggota dan masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna meminimalisir potensi berkembangbiaknya nyamuk.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, SIK, MSI melalui Kasi Dokkes Ipda Joko mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Ngawi terhadap kesehatan personel maupun masyarakat.

“Perubahan cuaca yang tidak menentu sangat berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit demam berdarah. Oleh karena itu, kami melaksanakan fogging sebagai langkah preventif untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD,” ujar Ipda Joko, Kamis (14/5/2026)

Ia menambahkan, pencegahan demam berdarah tidak hanya dilakukan melalui fogging, namun juga membutuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan lingkungan Polres Ngawi dan masyarakat sekitar tetap sehat, aman, serta terhindar dari ancaman penyakit demam berdarah.

Wednesday, May 13, 2026

 Polres Madiun Kota Perkuat Komitmen Jogo Jatim Lewat Kopi Pendekar

Polres Madiun Kota Perkuat Komitmen Jogo Jatim Lewat Kopi Pendekar

 



KOTA MADIUN - Upaya menciptakan kondusivitas Kamtibmas di wilayah Madiun Kota dan komitmen Jogo Jawa Timur (Jatim), Polres Madiun Kota menggelar "Kopi Pendekar" di Warung Garasi Cozy Space, Jalan Janursari, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin malam (11/5/26).


Kegiatan tersebut melibatkan para pelatih pencak silat se-wilayah Madiun Kota dengan mengusung tema “Bersaudara Dalam Silat Bersatu Menjaga Kota Madiun Bermartabat” .


Dalam kegiatan tersebut, para pelatih dan perwakilan perguruan silat berdiskusi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya potensi gesekan antar perguruan menjelang bulan Suro.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto SIK., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kopi Pendekar yang merupakan bagian dari komitmen bersama Jogo Jatim.


Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antar perguruan silat menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah Kota Madiun.


“Melalui kegiatan Kopi Pendekar ini, kami berharap seluruh perguruan silat semakin solid menjaga persaudaraan, mengedepankan nilai luhur pencak silat, serta bersama-sama menciptakan situasi Kota Madiun yang aman, damai, dan kondusif," ujar AKBP Wiwin.


Kapolres Madiun Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak provokasi dan menjaga nama baik Kota Pendekar.


Pada kegiatan Kopi Pendekar ini pula, seluruh peserta mengikrarkan deklarasi komitmen bersama untuk menolak aksi anarkis, hoaks, ujaran kebencian, serta siap bersinergi menjaga keamanan Kota Madiun.


Sementara itu, Kasat Binmas Polres Madiun Kota AKP Danar Suntaka, menegaskan pentingnya peran para senior dan pelatih dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus menjadi pelaku kekerasan jalanan maupun mudah terprovokasi oleh isu di media sosial.


“Jangan sampai anak didik kita kehilangan arah. Prestasi pencak silat yang sudah mendunia harus dijaga dengan sikap persaudaraan dan kedamaian. Kota Madiun harus benar-benar menjadi Kota Pendekar yang adem ayem dan guyub rukun,” pungkasnya.(*).