Ad 728x90

Saturday, March 28, 2026

Kunjungan Wisata Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Berjalan Lewat KRYD

Kunjungan Wisata Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Berjalan Lewat KRYD

  



KOTA BATU – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memastikan pengamanan aktivitas masyarakat tetap berjalan meskipun Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir, seiring masih tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur Lebaran.


Hal tersebut disampaikan saat Kapolda Jatim meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Batu, Sabtu (28/3/2026).


“Pasca Operasi Ketupat Semeru, masih terdapat aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, baik arus balik maupun wisata. Oleh karena itu, pengamanan tetap kami lanjutkan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD),” ujar Irjen Nanang.


Berdasarkan data Polda Jatim, sektor pariwisata mengalami peningkatan signifikan dengan kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 31 persen. Sementara itu, arus mudik dan balik tercatat meningkat sekitar 21 persen dibandingkan periode sebelumnya.


“Hal ini menunjukkan aktivitas masyarakat berjalan dengan baik, dan kami berharap kondisi ini tetap aman dan terkendali,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jatim bersama pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Batu, serta instansi terkait meninjau tiga destinasi wisata unggulan, yakni Jatim Park 2, Museum Angkut, dan Jatim Park 3.


Ketiga lokasi tersebut menjadi titik konsentrasi wisatawan selama libur Lebaran, sehingga pengamanan difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, pengawasan area wisata, serta koordinasi dengan pengelola dan instansi terkait.


Kapolda Jatim menegaskan seluruh personel tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.


“Kami pastikan seluruh personel tetap siap memberikan pelayanan dan pengamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar,” tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga situasi kamtibmas melalui sinergi dan kerja sama yang baik.


“Dengan kolaborasi semua pihak, kita harapkan situasi kamtibmas di Jawa Timur tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)

 Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat Sampai Tujuan

Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat Sampai Tujuan

 




Lampung - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau serta memantau langsung arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Dalam kesempatan ini, Sigit memastikan seluruh pemudik akan aman serta selamat sampai tujuannya masing-masing. 


Sigit mengungkapkan, dalam tinjauannya ini, puncak arus balik Idulfitri gelombang kedua sudah terjadi sejak Jumat 27 Maret 2026 malam hingga Sabtu 28 Maret 2026. Secara umum arus balik jalur darat, udara dan laut berjalan aman dan lancar. 


"Baik, hari ini saya bersama Pak Menhub mengunjungi Bakauheni untuk memastikan perkembangan terakhir terkait dengan puncak arus balik yang diperkirakan mulai dari malam sampai dengan hari ini, dan kemungkinan akan kita ikuti terus sampai dengan malam nanti," kata Sigit di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026). 


Dalam kegiatan tersebut, Sigit juga menyapa para pemudik dan memberikan bingkisan. Kemudian, meninjau Pos Terpadu dan Pos Siaga Bencana hingga Pos Pengamanan. Hal itu dilakukan untuk memastikan arus balik berjalan lancar.


Berdasarkan data Jasa Marga, Sigit memaparkan bahwa, jumlah kendaraan keluar sebanyak 2.946.891 atau naik 20,49 persen jika dibandingkan dengan tahun 2025 sebesar 2.894.164. Dari jumlah tersebut masih ada 385.262 kendaraan yang belum kembali ke Jakarta. 


"Sedangkan kendaraan yang masuk Jakarta sampai dengan per tadi pagi ada kurang lebih 2.561.629. Sehingga volume lalu lintas riil keluar Jakarta sejumlah 2.946.891 dan masuk Jakarta saat ini sudah 2.561.629, sehingga masih tersisa 385.262 atau 13,07 persen," ujar Sigit. 


Menurut Sigit, dengan adanya data tersebut, puncak arus balik sudah terlewati. Namun, Sigit menegaskan, pihaknya bersama stakeholder terkait lain bakal terus memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. 


"Mudah-mudahan ini semua bisa terus kita jaga dan kita kelola sehingga seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik dan balik bisa menikmati perjalanannya dan sampai di rumah masing-masing dengan selamat," ucap Sigit. 


Sementara khusus arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sigit mengungkapkan, semua pengaturan, pelayanan dan pengamanan sudah berjalan baik dan optimal. Hal itu berkat komitmen seluruh pihak terkait mewujudkan arus mudik dan balik Lebaran yang nyaman dan aman. 


"Skema untuk rekayasa sudah disiapkan, namun demikian dengan pengelolaan yang baik mulai dari delaying system, buffer zone, sampai dengan pengaturan terkait dengan pengecekan tiket, Alhamdulillah semuanya bisa terjaga untuk situasi tetap berada di situasi normal atau hijau," tutur Sigit. 


Oleh sebab itu, Sigit mengapresiasi seluruh personel dan pihak yang telah berkomitmen penuh dalam menyukseskan arus mudik dan balik Idulfitri 2026. "Oleh karena itu, terima kasih kepada seluruh anggota, terima kasih kepada seluruh masyarakat, dengan pola-pola rekayasa yang telah dibuat, ini sangat membantu," tambah Sigit. 


Di sisi lain, Sigit mengingatkan untuk tetap memberikan pengamanan, pelayanan hingga pengaturan yang optimal kepada masyarakat. Apalagi, kata Sigit, dari laporan yang ada, masih tingginya pemudik belum kembali dari Pelabuhan Ketapang. 


"Kemudian yang perlu kita perhatikan tadi terkait di wilayah Ketapang yang kemungkinan akan terjadi peningkatan arus balik karena masih ada kurang lebih 51 persen yang masih belum kembali. Dan ini tentunya menjadi PR kami, PR kita semua," tutup Sigit.

 Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

 


Lampung - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut tingkat kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menurun hingga 7,8 persen dibanding tahun 2025.


Hal tersebut disampaikan Sigit usai memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3/2026) siang.


Ia mengatakan penurunan ini terjadi diten

gah peningkatan jumlah pemudik sebesar 20,49 persen atau mencapai 2,9 juta masyarakat dari tahun 2025.


"Tentunya saya juga berterima kasih kepada masyarakat dan juga seluruh anggota yang tahun ini bisa menjaga agar angka kecelakaan, khususnya terkait dengan fatalitas, ini bisa kita kurangi," ujarnya kepada wartawan. 


Secara khusus, Sigit mengatakan jumlah kasus kecelakaan yang berujung korban jiwa juga menurun sebanyak 112 kasus dengan total sebanyak 265 korban jiwa.


Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat memastikan kondisi fisik dan kendaraan selama arus balik kedua.


Ia mengingatkan agar masyarakat yang sudah lelah akibat perjalanan jauh untuk tidak memaksakan diri dan dapat beristirahat di tempat yang disediakan. 


"Utamanya yang masih menempuh perjalanan cukup jauh, agar betul-betul hati-hati. Rest area, buffer zone, sudah disiapkan oleh pemerintah, manfaatkan dengan baik," tuturnya. 


"Sehingga pada saat kondisi kembali pulih, kembali fit, silakan melanjutkan perjalanan sehingga semuanya betul-betul bisa sampai tujuan dengan selamat," imbuhnya. 


Lebih lanjut, Sigit mengatakan hingga pagi tadi, jumlah kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta mencapai 2,5 juta kendaraan. Sehingga jumlah pemudik yang masih belum kembali tinggal tersisa 13 persen atau 385 ribu kendaraan. 


"Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati dan tinggal 13,07 persen agi yang harus kita hadapi. Mudah-mudahan ini semua bisa terus kita jaga dan kelola sehingga masyarakat yang mudik dan balik bisa menikmati perjalanan dan sampai di rumah dengan selamat," tutup Sigit.

 Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"

Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"

 





GRESIK - Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Gresik Polda Jatim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui platform aduan digital “Cak Rama”. 


Aduan tersebut terkait dugaan aktivitas peredaran minuman keras, narkoba, hingga praktik prostitusi di wilayah Kecamatan Cerme.


Pada Jumat malam (27/3/2026), petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga ruko di Desa Banjarsari yang disinyalir disalahgunakan sebagai tempat hiburan karaoke.


Operasi ini melibatkan personel dari Satsabhara, Satnarkoba, dan Siepropam.


Hasilnya, puluhan botol minuman keras berbagai merek berhasil diamankan. 


Selain itu, sebanyak 16 orang turut dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut, terdiri dari empat penjaga, sepuluh tamu, serta dua pemandu lagu (lady companion/LC).


Dari total barang bukti yang disita, terdapat 93 botol minuman keras. Sementara itu, terhadap 16 orang yang diamankan, petugas langsung melakukan tes urine di tempat guna mengantisipasi penyalahgunaan narkotika.


Hasil pemeriksaan menunjukkan 15 orang dinyatakan negatif. Namun, satu orang terdeteksi positif amphetamine (AMP). 


"Yang bersangkutan mengaku tengah mengonsumsi obat antibakteri, sehingga masih akan dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh petugas," kata Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, Sabtu (28/3/26).


Kasatreskrim AKP Arya Widjaya juga menegaskan pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut. 


Saat ini, sejumlah langkah hukum tengah dilakukan, mulai dari pemeriksaan saksi terkait peredaran miras untuk proses tindak pidana ringan (tipiring), hingga pendalaman terhadap dua LC guna mengantisipasi dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).


Selain itu, kepolisian juga mengembangkan penyelidikan terkait legalitas operasional tempat hiburan tersebut.


“Kasus ini akan terus kami kembangkan, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran pidana lainnya. Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di wilayah Gresik tetap aman dan kondusif,” tegas AKP Arya Widjaya.


Sebagai bentuk keterbukaan layanan, masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui Call Center 110. 


Sementara untuk layanan khusus “Lapor Cak Rama”, laporan juga dapat disampaikan melalui WhatsApp di nomor 0811-8800-2006. (*)

 Arus Balik Naik 18 Persen, Kapolda Jatim Tegaskan Personel Tetap Siaga

Arus Balik Naik 18 Persen, Kapolda Jatim Tegaskan Personel Tetap Siaga

 



SITUBONDO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menyebutkan terjadi peningkatan volume kendaraan sekitar 18 persen pada arus balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur. Meski demikian, kondisi lalu lintas secara umum tetap terpantau aman, lancar, dan terkendali.


Hal tersebut disampaikan usai Kapolda Jatim melakukan pemantauan udara di sejumlah titik strategis, mulai dari Tol Ngawi di perbatasan Jawa Timur–Jawa Tengah, jalur Pantura Tuban, jalur Wonogiri–Pacitan, hingga Situbondo dan jalur penyeberangan Ketapang menuju Bali, Jumat (27/3/2026).


“Alhamdulillah secara umum arus balik berjalan lancar. Kami melakukan pemantauan dari wilayah perbatasan hingga jalur menuju Bali, dan semuanya masih terkendali,” ujar Irjen Nanang di Pantai Utama Raya, Situbondo.


Menurutnya, peningkatan volume kendaraan tidak hanya berasal dari pemudik yang kembali, tetapi juga masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata.


“Kami melihat pergerakan kendaraan juga didominasi masyarakat yang melakukan perjalanan wisata. Namun secara umum kondisi lalu lintas tetap lancar,” tambahnya.


Kapolda Jatim menjelaskan, keberadaan pintu Tol Situbondo Barat yang mulai difungsionalkan turut membantu mendistribusikan arus kendaraan, khususnya di wilayah Tapal Kuda.


“Difungsikannya pintu Tol Situbondo Barat sangat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kapolda Jatim menegaskan seluruh personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 masih disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, terutama di jalur tol, jalur wisata, dan titik penyeberangan.


“Kami pastikan seluruh personel tetap siaga di lapangan untuk memberikan pelayanan, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas kepada masyarakat,” tegasnya.


Polda Jatim juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi di sejumlah titik rawan, termasuk kawasan perbatasan Jawa Timur–Jawa Tengah, meskipun secara umum kondisi kepadatan masih dalam batas normal.


Sementara itu, Kapolda Jatim memperkirakan arus balik baru mencapai sekitar 30 persen, seiring pola perjalanan masyarakat yang cenderung tersebar.


“Kami imbau masyarakat untuk tidak kembali secara bersamaan agar tidak terjadi penumpukan. Masih tersedia waktu hingga akhir pekan,” pungkasnya. (*)

 Pantau Arus Balik dari Udara, Kapolda Jatim : “Alhamdulillah Berjalan Lancar”

Pantau Arus Balik dari Udara, Kapolda Jatim : “Alhamdulillah Berjalan Lancar”

 




SITUBONDO – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, memastikan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur terpantau aman dan lancar berdasarkan hasil pemantauan udara, mulai dari perbatasan Jawa Timur–Jawa Tengah hingga Banyuwangi.


“Kami melakukan pemantauan dari udara mulai Tol Ngawi yang berbatasan dengan Jawa Tengah hingga ke wilayah Banyuwangi. Secara umum, arus balik terpantau lancar,” ujar Irjen Nanang Avianto saat berada di kawasan Pantai Utama Raya, Banyuglugur, Situbondo, Jumat (27/3/2026).


Ia menambahkan, keberadaan tol fungsional di wilayah Situbondo turut berkontribusi signifikan dalam mengurai kepadatan kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.


“Tol fungsional ini sangat membantu memperlancar arus kendaraan, baik saat mudik maupun arus balik,” ungkapnya.


Selain memantau arus lalu lintas, Kapolda Jatim juga meninjau aktivitas masyarakat di destinasi wisata Pantai Utama Raya. Terlihat ratusan pengunjung memadati lokasi dan menikmati suasana libur Lebaran dengan aman dan tertib.


“Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan lancar. Masyarakat dapat menikmati wisata dengan aman karena adanya kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban,” tambahnya.


Kapolda Jatim juga mengimbau para pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta memanfaatkan fasilitas pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang telah disiagakan di sepanjang jalur nasional maupun jalan tol.


“Silakan manfaatkan pos-pos yang tersedia untuk beristirahat agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tegasnya.


Berdasarkan hasil pemantauan, arus balik Lebaran 2026 di Jawa Timur diperkirakan masih tersisa sekitar 30 persen. Pihak kepolisian memastikan seluruh personel tetap siaga memberikan pelayanan hingga berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2026.


“Kami imbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dan tidak kembali secara bersamaan guna menghindari penumpukan, mengingat masih tersedia waktu hingga akhir pekan,” pungkasnya. (*)

 Kapolda Jatim Imbau Pemudik ke Bali Manfaatkan Buffer Zone Saat Antre Penyeberangan

Kapolda Jatim Imbau Pemudik ke Bali Manfaatkan Buffer Zone Saat Antre Penyeberangan

 



SITUBONDO – Arus balik Lebaran 2026 menuju Pulau Bali hingga saat ini terpantau berjalan aman dan lancar.


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengimbau masyarakat yang akan melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali, agar memanfaatkan kantong parkir sebagai zona penyangga (buffer zone) untuk kendaraan yang menunggu antrean kapal.


“Kami telah menyiapkan sejumlah rest area dan buffer zone. Apabila terjadi penumpukan, seluruh kendaraan diarahkan masuk ke kantong parkir agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama,” ujar Irjen Nanang saat berada di Rest Area Utama Raya Situbondo, Jumat (27/3/2026).


Ia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry guna memastikan ketersediaan armada penyeberangan dalam kondisi aman dan mencukupi.


“Kami pastikan jumlah kapal penyeberangan mencukupi, dan seluruh aspek keamanan juga telah kami cek secara menyeluruh,” tambahnya.


Selain itu, Kapolda Jatim mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir masih didominasi hujan dengan intensitas cukup tinggi.


Masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi peraturan dan rambu lalu lintas demi keselamatan bersama selama perjalanan arus balik.


“Jika merasa lelah, silakan manfaatkan pos pelayanan maupun rest area yang telah kami siapkan untuk beristirahat,” pungkasnya. (*)

Bhabinkamtibmas Warukkalong Aktif Monitoring Pekarangan Warga, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Bhabinkamtibmas Warukkalong Aktif Monitoring Pekarangan Warga, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

   


Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan. Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada guna memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Warukkalong, Bripka Agung, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Toyo RT 02 RW 04, Desa Warukkalong, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Agung melakukan pengecekan langsung terhadap pemanfaatan lahan milik Bapak Sukiran yang ditanami terong dan cabai sebagai komoditas pangan bergizi. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan program ketahanan pangan dari lingkup kecil, di mana pemanfaatan pekarangan rumah tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polisi Ngawi Patroli Tempat Wisata di Kedunggalar

Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polisi Ngawi Patroli Tempat Wisata di Kedunggalar

   


Ngawi – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Prayoga Angga Widyatama terus mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kali ini, terpantau Polsek Kedunggalar yang dipimpin AKP Karno, S.H., melaksanakan patroli dan monitoring dilakukan di sejumlah tempat wisata di wilayah Kecamatan Kedunggalar, yang mengalami peningkatan kunjungan masyarakat usai libur Lebaran.

Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama di lokasi wisata yang ramai dikunjungi warga bersama keluarga.

Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tetap menjaga ketertiban, keselamatan, serta memperhatikan barang bawaan selama beraktivitas.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kehadiran polisi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada masa libur pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi dan Polsek jajaran dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momen setelah Hari Raya yang identik dengan meningkatnya mobilitas warga.

“Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, aktivitas masyarakat di tempat wisata cenderung meningkat. Oleh karena itu, kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya, saat dihubungi media pada Sabtu (28/3/2026)

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati momen libur pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan di wilayah Kabupaten Ngawi.

Patroli Blue Light Polisi Ngawi, Jaga Kondusifitas di Geneng

Patroli Blue Light Polisi Ngawi, Jaga Kondusifitas di Geneng

   


Ngawi – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayahnya, Polsek Geneng yang dipimpin Kapolsek Geneng, Haris Sunarto, S.H., mengintensifkan patroli jalur melalui KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dengan metode strong point dan blue light, Sabtu dini hari (28/3/2026).

Patroli tersebut dilaksanakan di jalur Maospati–Ngawi, tepatnya masuk wilayah Desa Geneng, Kecamatan Geneng. 
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan serta penjagaan di titik-titik rawan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi balap liar, serta premanisme yang meresahkan masyarakat, khususnya pada malam hari.

Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa KRYD dengan patroli blue light merupakan langkah preventif yang terus dioptimalkan oleh jajaran Polres Ngawi.

“Kegiatan patroli blue light ini merupakan upaya preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya tindak kejahatan 3C, balap liar, serta aksi premanisme. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama pada malam hari,” ungkapnya, saat dihubungi media.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa KRYD akan terus ditingkatkan secara rutin dan berkelanjutan, khususnya pada jam dan lokasi rawan, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan situasi wilayah Geneng dan sekitarnya tetap aman, tertib, serta kondusif.

Friday, March 27, 2026

 Kapolres Bojonegoro Pimpin KRYD,  Patroli Dialogis di Kawasan Wisata

Kapolres Bojonegoro Pimpin KRYD, Patroli Dialogis di Kawasan Wisata

 



BOJONEGORO – Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa libur Lebaran, jajaran Polres Bojonegoro Polda Jatim mengintensifkan patroli dialogis di berbagai titik keramaian, termasuk kawasan wisata Waduk Sonorejo, Kecamatan Padangan. 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, didampingi Kapolsek Padangan untuk memastikan situasi di lapangan tetap kondusif di tengah lonjakan pengunjung.


AKBP Afrian mengatakan, kegiatan layanan pengamanan untuk masyarakat yang sedang berlibur pada momen lebaran maupun balik mudik terus dilakukan meskipun masa Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026.


"Kami tetap menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pascaoperasi Ketupat Semeru 2026 untuk layanan pengamanan baik bagi masyarakat yang balik mudik maupun yang masih mau menikmati liburan di lokasi wisata," kata AKBP Afrian, Kamis (26/3/26).


Dalam kegiatannya, petugas menyisir area wisata sembari berdialog aktif dengan pengelola tempat wisata, pedagang, serta para wisatawan yang datang dari berbagai daerah. 


Selain memantau potensi kepadatan arus lalu lintas di akses masuk wisata, Polisi juga fokus mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor maupun aksi copet yang rawan terjadi di lokasi keramaian.


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, menegaskan bahwa langkah preventif ini diambil agar masyarakat dapat menikmati momen libur panjang dengan rasa tenang tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan.


Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama perayaan Idulfitri.


"Patroli dialogis ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat yang menikmati libur Lebaran di tempat wisata merasa aman dan nyaman,"kata AKBP Afrian, Kamis (26/3/26).


Ia juga mengimbau seluruh pengunjung agar tetap berhati-hati, menjaga barang bawaan, serta mematuhi aturan di lokasi wisata demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.


Melalui patroli rutin yang digelar secara berkelanjutan ini, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap seluruh rangkaian libur Lebaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan dengan lancar. 


Petugas pun tetap disiagakan di berbagai objek vital lainnya untuk mengawal kenyamanan warga hingga masa mudik dan balik usai. (*)

 Sigapnya Polwan Polresta Sidoarjo Bantu Disabilitas di Terminal Purabaya saat Arus Balik

Sigapnya Polwan Polresta Sidoarjo Bantu Disabilitas di Terminal Purabaya saat Arus Balik

 




SIDOARJO - Aksi humanis ditunjukkan anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Satuan Samapta Polresta Sidoarjo Polda Jatim saat bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 Terminal Purabaya, Bungurasih. 


Dengan sigap dan penuh kepedulian, mereka membantu masyarakat yang hendak menaiki bus pada arus balik mudik lebaran 2026, Rabu (25/3/26).


Polwan tersebut Iptu Deti Meivani, tengah melaksanakan piket pelayanan ketika melihat seorang disabilitas yang didorong menuju bus tujuan Kediri. 


Tanpa ragu, Iptu Deti Meivani segera menghampiri dan membantu setiap calon penumpang khususnya kaum rentan termasuk lansia dan disabilitas hingga naik ke dalam bus dengan aman.


Aksi simpatik itu mendapat apresiasi dari penumpang dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kepedulian aparat kepolisian terhadap pemudik.


Iptu Deti Meivani mengatakan, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru, terutama di titik-titik keramaian arus mudik dan balik lebaran. 


“Kami hadir untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman. Sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu hingga beliau bisa naik bus dengan selamat,” ujarnya. 


Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kesulitan selama perjalanan mudik dan balik lebaran.


“Silakan hubungi atau datangi petugas di pos pelayanan. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.


Keberadaan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Terminal Purabaya memang difokuskan untuk memberikan rasa aman, pelayanan kesehatan, informasi perjalanan, serta bantuan langsung kepada para pemudik agar perjalanan menuju kampung halaman berlangsung lancar dan selamat. (*)

 KRYD : Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Aman dan Kondusif

KRYD : Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Aman dan Kondusif

 


SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, M.Si.,  melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pascaoperasi Ketupat Semeru 2026.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan KRYD digelar guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jatim tetap aman dan kondusif pada arus balik mudik lebaran 2026.


"Hari ini Bapak Kapolda Jatim melaksanakan pemantaun melalui udara dalam rangka KRYD pascaoperasi Ketupat Semeru 2026, mengingat masih adanya arus balik lebaran 2026," ujar Kombes Abast, Jumat (27/3/26).


Adapun rute yang dipantau oleh Kapolda Jatim

dan rombongan antara lain sepanjang jalan nasional dari Ngawi hingga Banyuwangi baik jalan arteri maupun jalan tol dan lokasi - lokasi wisata.


Kombes Pol Abast mengungkapkan, meski terjadi peningkatan pada arus mudik yang keluar masuk wilayah Jawa Timur selama Operasi Ketupat Semeru 2026, namun situasi masih terkendali dan tidak terdapat gangguan Kamtibmas yang menonjol.


Bahkan kepadatan arus lalu lintas yang sempat terjadi di sejumlah titik juga dapat segera diurai sehingga lalu lintas kembali lancar.


Suksesnya Operasi Ketupat Semeru 2026 juga bisa dilihat dari angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) yang turun hingga 37 persen dibanding sebelum pelaksanaan operasi.


"Sebelum Operasi Ketupat Semeru kita laksanakan, tercatat kejadian laka lantas di wilayah Jawa Timur ada 1.188 kejadian dan selama 13 hari Operasi Ketupat Semeru ada 751 kejadian," ujar Kombes Abast.


Kabid Humas Polda Jatim juga mengimbau  masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.


Selain itu Kombes Abast juga mengingatkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 bebas pulsa yang siaga 24 jam untuk mendapatkan bantuan kepolisian. (*)

Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara, Singgah di Polres Ngawi

Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara, Singgah di Polres Ngawi

   



Ngawi – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, M.Si.,  melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jatim tetap aman dan kondusif.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Jatim singgah di Polres Ngawi untuk melaksanakan Salat Jumat sekaligus melakukan pengecekan markas komando (mako), Jumat (27/3/2026)

Kedatangan Kapolda Jatim dan rombongan disambut langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi.

Selain melaksanakan ibadah Salat Jumat, Kapolda Jatim juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel serta sarana prasarana di Mako Polres Ngawi sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan tugas kepolisian dalam KRYD.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Jatim menjadi motivasi bagi seluruh personel.

“Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Ngawi,” ujar AKBP Prayoga.

Patroli udara ini merupakan langkah strategis dalam memantau kondisi wilayah secara menyeluruh sekaligus memastikan kehadiran Polri dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Desa Giriharjo Dorong Pemanfaatan Pekarangan, Tingkatkan Partisipasi Warga Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Desa Giriharjo Dorong Pemanfaatan Pekarangan, Tingkatkan Partisipasi Warga Dukung Ketahanan Pangan

 



Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari melalui pemanfaatan lahan yang ada.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Giriharjo, Aipda Antok Triogo, S.H., yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Munggur RT 01 RW 02, Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Antok Triogo melakukan pengecekan langsung terhadap pemanfaatan pekarangan milik Sdri. Suparti yang ditanami berbagai jenis sayuran sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil, yang mampu memberikan manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi
[09.44, 27/3/2026] Humas Res Ngawi: 

Patroli KRYD Pasca Operasi Ketupat, Polres Ngawi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Patroli KRYD Pasca Operasi Ketupat, Polres Ngawi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

  



Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melalui Satuan Samapta Polres Ngawi melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Kamis malam (26/3/2026). 


Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.


Sebelum pelaksanaan patroli, anggota Sat Samapta yang dipimpin 

Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., melaksanakan apel kesiapan di Mapolres Ngawi. Selanjutnya, petugas bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik strategis dan objek vital.


Adapun sasaran patroli meliputi Terminal Kertonegoro di wilayah Mojorejo, SPBU Pertamina 54.632.10 Dadapan Klitik di Kecamatan Geneng, serta Bank BRI Kantor Cabang Ngawi di Jalan Ahmad Yani. Ketiga lokasi tersebut dinilai memiliki aktivitas masyarakat yang cukup tinggi sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian.


Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, namun juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Patroli KRYD ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman, khususnya pasca berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2026.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


“Patroli KRYD ini kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memastikan situasi wilayah hukum Polres Ngawi tetap aman dan kondusif, khususnya setelah pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujarnya, saat dihubungi media pada Jumat (27/3/2026)


Dari hasil kegiatan tersebut, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Aktivitas masyarakat pun berjalan lancar dan normal tanpa adanya gangguan yang berarti.

Respon Cepat Sat Samapta Polres Ngawi Lerai Pengguna Jalan Bertengkar

Respon Cepat Sat Samapta Polres Ngawi Lerai Pengguna Jalan Bertengkar

   


Ngawi – Kesigapan Polres Ngawi melalui Satuan Samapta kembali ditunjukkan saat melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Kabupaten Ngawi. Anggota Satuan Samapta dengan cepat merespon adanya keributan antar pengguna jalan di Jl. Ir. Soekarno, tepatnya di depan GOR Bung Hatta Ngawi

Peristiwa tersebut terjadi akibat selisih paham antara dua pengendara saat berkendara di jalan raya. Adu mulut yang sempat memanas berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan keamanan sekitar.

Mengetahui kejadian tersebut, anggota Sat Samapta yang sedang patroli langsung turun tangan untuk melerai kedua belah pihak. Dengan pendekatan humanis, petugas berhasil menenangkan situasi dan memberikan imbauan agar masing-masing pihak dapat menahan emosi serta saling menghargai sesama pengguna jalan.

Setelah dilakukan mediasi di lokasi, kedua pengendara akhirnya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan melanjutkan perjalanan masing-masing.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya terus mengedepankan patroli preventif guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Anggota kami di lapangan diinstruksikan untuk selalu sigap merespon setiap potensi gangguan kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat agar lebih sabar dan mengutamakan keselamatan serta etika saat berkendara,” ujarnya, saat dikonfirmasi pada Jumat (27/3/2026)

Dengan adanya respon cepat dari petugas, situasi di lokasi kejadian kembali aman dan arus lalu lintas berjalan lancar.

 Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar KRYD Kawal Arus Balik di Terminal GSN

Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar KRYD Kawal Arus Balik di Terminal GSN

 




TANJUNG PERAK - Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim secara resmi memulai kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Kamis (26/3/2026) hingga Selasa (31/3/2026). 


Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan arus balik mudik yang menggunakan jalur laut melalui Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN).


Meskipun Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari sejak 13–25 Maret telah berakhir, pengamanan di objek vital transportasi laut tidak dikendorkan. 


KRYD menjadi instrumen keberlanjutan untuk memastikan masyarakat tetap aman dan nyaman selama sisa masa libur hingga akhir pekan.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, menyampaikan data terbaru terkait mobilitas penumpang dan kendaraan. 


Berdasarkan pantaun sejak Rabu (25/3) pukul 18.00 hingga Kamis (26/3) pukul 06.00, terjadi tren peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.


Tercatat jumlah penumpang yang masuk ke Jawa Timur melalui Terminal GSN mencapai 2.268 orang. 


"Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 56 persen dari rata-rata harian yang biasanya hanya sekitar 1.000 orang," ujar Iptu Suroto.


Adapun rincian kendaraan yang masuk melalui jalur laut meliputi kendaraan roda dua (R2) sebanyak 160 unit, roda empat (R4) sejumlah 357 unit dan 109 unit untuk bus/truk.


Sementara itu, arus penumpang yang keluar dari Jawa Timur berjumlah 2.164 orang, atau meningkat 54 persen dari rata-rata harian. 


Untuk kendaraan keluar, tercatat sebanyak 148 unit roda dua, 353 unit roda empat, serta 193 unit bus dan truk.

 

Iptu Suroto menambahkan bahwa kelancaran arus mudik dan balik tahun ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholders terkait.


"Keberhasilan menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan wilayah adalah buah dari kolaborasi erat personel di lapangan," ujarnya.


Iptu Suroto menegaskan, saat ini Polres Pelabuhan Tanjungperak fokus melanjutkan pelayanan kepada masyarakat melalui KRYD hingga 31 Maret mendatang agar fase pasca-lebaran tetap kondusif.


Pihaknya juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan mematuhi instruksi petugas di pelabuhan demi kenyamanan bersama. (*)

 Polda Jatim Gelar KRYD, Layanan Pengamanan Arus Balik Pascaoperasi Ketupat Semeru 2026

Polda Jatim Gelar KRYD, Layanan Pengamanan Arus Balik Pascaoperasi Ketupat Semeru 2026

 



SURABAYA - Meski Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026, Polda Jawa Timur dan jajarannya tetap akan menyiagakan personel layanan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan KRYD dilaksanakan mengingat masih adanya arus balik lebaran yang diprediksi hingga tanggal 29 Maret 2026.


"Masih ada sisa arus balik lebaran yang tetap akan menjadi atensi untuk mendapatkan layanan pengamanan," kata Kombes Abast, Jumat (27/3/26).


Kabid Humas Polda Jatim menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.


"Polda Jatim memastikan pengamanan tetap optimal agar setiap pemudik yang melakukan perjalan balik ke tempat kerja masing - masing merasa aman dan selamat sampai tujuan," tegas Kombes Abast.


Kabid Humas Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA).


Selain itu Kombes Abast juga mengingatkan agar pemudik memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan balik lebaran.


“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan WFA, serta tidak memaksakan diri apabila lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tutur Kombes Abast.


Diberitakan sebelumnya, pergerakan arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. 


Berdasarkan data periode 13 hingga 25 Maret 2026, total kendaraan

 keluar-masuk tercatat 2.179.014 unit, atau naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 .


Meski ada peningkatan jumlah kendaraan yang keluar masuk melalui Jawa Timur, secara umum Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar Polda Jatim berjalan aman dan lancar.


Hal itu dibuktikan dengan minimnya gangguan Kamtibmas yang menonjol di Jawa Timur saat digelarnya Operasi Ketupat Semeru 2026.


Adapun sempat terdapat kepadatan arus lalu lintas di titik tertentu, namun dapat terurai dengan cepat berkat kesigapan petugas Kepolisian yang berkolaborasi dengan lintas sektor. (*)

 Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

 



Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026. Meski demikian, pengamanan arus balik masih akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.


Kamis (26/03) Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen. Pol Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan terkendali, meskipun terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan.


“Secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Brigjen. Pol Tjahyono.


Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga 25 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.


“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk itu, Polri akan terus siaga melalui KRYD,” lanjutnya.


Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 unit kendaraan keluar Jakarta, meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. 


Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen.


Kelancaran arus lalu lintas, lanjutnya, tidak terlepas dari strategi rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara dinamis dan berbasis parameter, seperti penerapan contraflow bertahap, one way lokal Presisi, hingga one way nasional baik pada arus mudik maupun arus balik.


Selain itu, pemanfaatan tol fungsional seperti Japek II Selatan ruas Sadang–Deltamas–Setu dan Bocimi ruas Parungkuda–Karangtengah terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.


Pada sektor penyeberangan dan transportasi umum, situasi di lintasan Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk, termasuk bandara, terminal, dan stasiun, secara umum berjalan aman dan terkendali. Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk pun berhasil diurai melalui koordinasi cepat antar instansi.


Dari sisi keamanan dan keselamatan, Polri mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,75 persen serta penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


“Hal ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat serta efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan,” kata Brigjen. Pol Tjahyono.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak terdapat gangguan kamtibmas maupun kejahatan menonjol. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari mudik, perayaan Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi, berlangsung aman dan kondusif.


Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalur transportasi, hingga simpul-simpul pergerakan masyarakat lainnya.


“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalan tol, jalan arteri, serta pelabuhan penyeberangan dan simpul transportasi lainnya,” jelasnya.


Selama operasi berlangsung, Polri melakukan pengamanan di ribuan titik, termasuk 4.647 lokasi wisata, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 121.803 tempat ibadah. 


Pengamanan tersebut juga didukung oleh 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.


Selain itu, berbagai inovasi pelayanan turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi yang memberangkatkan 4.009 pemudik menggunakan 81 bus ke berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY, serta layanan 24 jam di pos pengamanan dan pos pelayanan.


Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam operasi ini, melalui penggunaan Command Center Korlantas, ETLE Patrol, Traffic Accident Analysis (TAA), Road Accident Rescue (RAR), Mobile Command Center, serta body camera.


Brigjen. Pol Tjahyono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.


“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dan rekan-rekan media atas sinergi yang terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran,” ungkapnya.


Di akhir pernyataannya, Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 dan 27 Maret 2026 serta kebijakan work from anywhere guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.


Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan.


Polri menegaskan akan tetap hadir dan siaga melalui KRYD hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 selesai, demi memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Mudik Aman, Keluarga Bahagia.