Ad 728x90

Sunday, February 8, 2026

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Madiun Kota Pantau Bapokting

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Madiun Kota Pantau Bapokting

 


KOTA MADIUN – Satgas Pangan Polres Madiun Kota Polda Jatim terus melakukan pemantauan dan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting), khususnya beras dan kebutuhan pokok lainnya menjelang Bulan Ramadan 2026.

Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah pengendalian harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran tetap aman menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan.

Dari hasil pengecekan di sejumlah pedagang, diketahui harga beberapa komoditas mengalami kenaikan, namun ketersediaan barang masih mencukupi dan tidak ditemukan kelangkaan.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kota Madiun.

“Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Besar Kota Madiun, memang terdapat kenaikan pada beberapa komoditas bahan pokok, namun stok masih tersedia dan tidak ditemukan kelangkaan,” ujarnya, Minggu (8/2/26).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pedagang di beberapa toko dan pasar tradisional.

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.

“Kami memastikan Satgas Pangan Polres Madiun Kota melakukan pemantauan secara rutin di pasar tradisional maupun pusat distribusi guna mencegah penimbunan dan permainan harga," ujar AKBP Wiwin.

Kapolres Madiun Kota melalui  pengawasan yang bersinergi dengan instansi terkait,  diharapakan masyarakat merasa tenang karena stok bahan pokok tersedia dan harga tetap terkendali.

Ia juga mengimbau para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta tidak melakukan spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.(*).

Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 209 Personel Layani Haul Ke-549 Sunan Ampel

Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 209 Personel Layani Haul Ke-549 Sunan Ampel

 


TANJUNGPERAK - Lebih kurang 209 personel Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur dikerahkan untuk memberikan pelayanan pengamanan di Kawasan Wisata Religi Ampel dalam rangka Haul Agung Sunan Ampel ke-549.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di kompleks Masjid Sunan Ampel, Surabaya, selama Tiga hari, mulai Jumat (6/2/26) hingga Minggu (8/2/26).

Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu Wali Songo yang berperan besar dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Guna memastikan kekhidmatan acara, Polres Pelabuhan Tanjungperak menerjunkan personel penuh untuk mengawal jalannya rangkaian kegiatan di hari kedua tersebut.

Acara ini tidak hanya menjadi magnet bagi masyarakat umum, tetapi juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi kepolisian dan tokoh agama terkemuka. 

Tampak hadir di jajaran tamu VIP antara lain Kabidkum Polda Jatim Kombespol Dr Sugeng Riyadi, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, Direktur PPA Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum, dan Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr Bayu Dharma Shanti.

Turut mendampingi, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Dr Luthfie Sulistiawan, Kapolres Pelabuhan Tanjungperak,AKBP Wahyu Hidayat serta para ulama sepuh seperti Habib Abu Bakar Bin Hasan Assegaf dan KH Habib Mustofa Bin Muhammad Alaydrus.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto menyampaikan bahwa fokus utama kepolisian adalah menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan jamaah yang diperkirakan mencapai ribuan orang. 

"Kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan yang melibatkan mobilisasi massa sangat besar. Fokus kami adalah memastikan kenyamanan peziarah yang datang dari dalam maupun luar kota Surabaya," tambah Iptu Suroto.

Ia menjelaskan bahwa strategi pengamanan dibagi menjadi delapan titik posko strategis serta pengamanan sistem terbuka dan tertutup.

"Kami memploting personel di titik-titik krusial, mulai dari Ring I di Makam Sunan Ampel dan Masjid Ampel Lama, hingga pos pantau di jalur akses seperti Jalan Panggung, KH Mas Mansyur, hingga area parkir pertukangan," ujar Iptu Suroto.

Puncak kekhusyukan terjadi saat memasuki sesi Yasin dan Tahlil yang dipusatkan di area makam. 

Sedikitnya 4 ribu jemaah larut dalam doa bersama untuk mengenang wafatnya tokoh Wali Songo, Sayyid Ali Rahmatullah, yang merupakan pilar penyebar Islam di tanah Jawa pada abad ke-15 tersebut. (*)

Layanan Kesehatan Gratis, Aksi Simpatik Polres Blitar Edukasi Pengguna Jalan di Ops Keselamatan Semeru

Layanan Kesehatan Gratis, Aksi Simpatik Polres Blitar Edukasi Pengguna Jalan di Ops Keselamatan Semeru

 


BLITAR – Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Blitar Polda Jatim melalui pendekatan humanis.

Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas menggelar aksi simpatik di kawasan Terminal Kesamben dengan memberikan edukasi langsung sekaligus kepada Sopir bus, penumpang dan pengguna jalan yang tertib.
 
Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K., M.H. bersama jajaran personel Satlantas.

Operasi ini juga melibatkan sinergi dengan lintas sektoral sebagai bentuk kolaborasi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Blitar.
 
Berbeda dengan razia konvensional, kegiatan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis dan kegiatan pelayanan Pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi angkutan umum.

Selain itu para pengemudi dan awak bus lainnya juga dilakukan Tes Urine untuk memastikan para pengemudi dalam keadaan sehat dan tidak terpengaruh alkohol dan narkoba. 

Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan brosur tentang keselamatan kepada pengguna jalan. 

Kasat Lantas Polres Blitar mengatakan, pendekatan persuasif menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat.
 
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” ujarnya, Sabtu (7/2/26).
 
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
 
“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi lintas sektoral dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Blitar dapat terus ditekan,” pungkas AKP Galih.(*)

Gerakan Indonesia Asri : Polres Probolinggo Bersama Warga Percantik Destinasi Wisata Pantai

Gerakan Indonesia Asri : Polres Probolinggo Bersama Warga Percantik Destinasi Wisata Pantai


PROBOLINGGO – Keindahan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh panorama alamnya, tetapi juga oleh kebersihan dan kepedulian bersama. 

Sejalan dengan semangat tersebut, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur bersinergi dengan masyarakat melaksanakan aksi kerja bakti di sejumlah kawasan wisata pantai sejak Jumat (6/2/2026).

Empat pantai unggulan di wilayah Kabupaten Probolinggo menjadi sasaran utama kerja bakti, yakni Pantai Pesona Dringu, Pantai Bentar, Pantai Duta, dan Pantai Bohay. 

Kawasan tersebut merupakan destinasi favorit yang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata daerah.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri bersama masyarakat dalam menjaga dan merawat destinasi wisata agar tetap bersih, nyaman, serta memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kebersihan destinasi wisata merupakan tanggung jawab bersama dan harus dijaga secara berkelanjutan, bukan hanya pada momen tertentu.

Menurut AKBP Latif, pantai dan destinasi wisata ini adalah wajah Probolinggo. 

"Kalau bersih, orang akan datang. Kalau terawat, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak, karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya membersihkan hari ini, tetapi menjaga kebersihan setiap hari,” tegas AKBP Latif, Minggu (8/2/26)

Kapolres Probolinggo juga mengarahkan jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim agar terus aktif hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

“Polri harus menjadi penggerak dan teladan. Kita hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk mengedukasi, mengajak, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” kata AKBP Latif.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menekankan bahwa kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran di wilayah masing-masing, dengan sasaran lingkungan umum dan lokasi yang memiliki nilai strategis, termasuk kawasan wisata.

“Kami ingin semangat gotong royong ini terus hidup. Jika kebersihan menjadi budaya, maka Indonesia Asri bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar terwujud mulai dari desa hingga ke tingkat kabupaten,” ujar AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo juga memberi apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang nyaman serta mendukung kemajuan pariwisata daerah.

Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan kerja bakti tersebut dan berharap dapat dilakukan secara rutin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Probolinggo. Pantai menjadi lebih bersih dan nyaman. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ungkap Pandi, salah satu warga.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membangun kepercayaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Dengan adanya kerja bakti serentak ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat dan destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo dapat berkembang secara berkelanjutan sejalan dengan Gerakan Indonesia Asri. (*)

Satgas Pangan Polres Malang Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapokting Aman Jelang Ramadan

Satgas Pangan Polres Malang Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapokting Aman Jelang Ramadan

 


MALANG – Satgas Pangan Polres Malang Polda Jawa Timur melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026). 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026.

Pengecekan salah satunya dilakukan di Pasar Kepanjen dengan menyasar sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging, telur, bawang, dan cabai. 

Dari hasil pemantauan, stok bapokting di wilayah Kabupaten Malang dipastikan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kelangkaan.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polres Malang Polda Jatim untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat dari potensi gejolak pasar menjelang Ramadhan.

“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen dalam kondisi aman dan mencukupi. Secara umum, harga masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan,” ujar AKP Hafiz, Sabtu (7/2).

Ia menjelaskan, Satgas Pangan Polres Malang Polda Jatim juga memberi perhatian khusus pada komoditas cabai rawit merah yang memiliki potensi kenaikan harga akibat faktor cuaca.

“Untuk cabai rawit merah memang ada potensi kenaikan harga karena tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun kami sudah melakukan mitigasi bersama stakeholder dan supplier agar lonjakan harga dapat ditekan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Polres Malang Polda Jatim bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap distribusi dan harga bapokting, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.

AKP Hafiz juga mengimbau para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. 

Upaya penegakan hukum akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan intervensi bila diperlukan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” tegasnya. (*)

Kapolres Ngawi Silaturahmi ke Ketua dan Pengurus Ranting PSHT, Jaga Kondusifitas Kamtibmas

Kapolres Ngawi Silaturahmi ke Ketua dan Pengurus Ranting PSHT, Jaga Kondusifitas Kamtibmas

 


Ngawi – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., dan Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi melaksanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah Ketua dan Pengurus Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan silaturahmi tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi, membangun sinergitas, serta meningkatkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah preventif dan pendekatan humanis Polri dalam menjaga kamtibmas, khususnya dengan tokoh organisasi kemasyarakatan dan perguruan pencak silat.

“Melalui silaturahmi ini, kami ingin mengajak seluruh keluarga besar PSHT untuk bersama-sama tetap menjaga kondusifitas wilayah Ngawi, mengedepankan persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Prayoga Angga, pada Minggu (8/2/2026).

Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antara Polri dan seluruh elemen masyarakat agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini. 

Kapolres Ngawi berharap PSHT dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan sejuk.

Sementara itu, para ketua dan pengurus ranting PSHT di Ngawi, menyambut baik kunjungan Kapolres Ngawi beserta jajaran dan menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Polres Ngawi, dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kabupaten Ngawi.

Dengan adanya kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan PSHT, sehingga kondusifitas kamtibmas di wilayah Ngawi dapat terus terjaga.

Polres Ngawi Bongkar Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Ilegal

Polres Ngawi Bongkar Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Ilegal

 



NGAWI – Polres Ngawi Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi ilegal.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pengiriman pupuk bersubsidi ilegal dari Kabupaten Lamongan menuju wilayah Kabupaten Ngawi. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga menghentikan satu unit truk Mitsubishi warna kuning putih dengan nomor polisi S-8689-JE.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan muatan pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK Phonska tanpa dilengkapi dokumen resmi. Pengemudi beserta barang bukti selanjutnya diamankan ke Polres Ngawi guna proses penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa: 100 sak atau 5 ton pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, 100 sak atau 5 ton pupuk bersubsidi jenis Urea, 1 unit kendaraan truk, 6 unit telepon genggam, Print out bukti percakapan elektronik yang digunakan sebagai sarana komunikasi para pelaku.

Berdasarkan hasil penyidikan, diketahui para tersangka menjual pupuk bersubsidi dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan wujud komitmen Polres Ngawi dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan serta melindungi hak petani.

> “Pengungkapan kasus peredaran pupuk bersubsidi ilegal ini merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi dalam memberantas praktik penyalahgunaan distribusi pupuk yang sangat merugikan petani dan negara. Pupuk bersubsidi seharusnya diterima oleh petani yang berhak, bukan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” tegas Kompol Rizki Santoso, saat dihubungi media, Minggu (8/2/2026).

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat.

> “Kami akan menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan pupuk bersubsidi. Kami juga mengimbau masyarakat agar berani melaporkan apabila mengetahui adanya praktik penimbunan maupun penjualan pupuk bersubsidi di atas HET,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pengungkapan kasus ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H bersama anggotanya, dilakukan pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB, di pinggir Jalan Raya Ngawi–Bojonegoro, wilayah Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 6 ayat (1) huruf b UU Darurat RI Nomor 7 Tahun 1955 Jo Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Jo Permentan RI Nomor 15 Tahun 2025, serta Pasal 110 Jo Pasal 35 ayat (2) Jo Pasal 36 UU RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp5 miliar.

Saturday, February 7, 2026

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

 

Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Rapat ini dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak.

Koordinasi ini diperlukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri, Jumat (6/2) ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Rapat ini dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak.

Koordinasi ini diperlukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri, Jumat (6/2) ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Sedang menurut Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. 

Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog," beber Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. 

Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

Polres Ngawi Gelar Patroli Skala Besar dan Penyekatan, Antisipasi Kegiatan Parluh PSHT

Polres Ngawi Gelar Patroli Skala Besar dan Penyekatan, Antisipasi Kegiatan Parluh PSHT

Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan patroli skala besar dan penyekatan dari pagi hari sampai malam hari,  di sejumlah titik strategis sebagai langkah antisipasi adanya kegiatan Parluh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) tahun 2026 di Padepokan Pusat, Madiun.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan personel Polres Ngawi serta Polsek jajaran sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Ngawi.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor roda dua (R2) dan roda empat (R4) pribadi, serta kendaraan angkutan seperti truk/box, elf, dan bus. Pemeriksaan difokuskan pada kendaraan yang dicurigai membawa benda berbahaya maupun warga PSHT Kabupaten Ngawi yang akan menuju ke wilayah Madiun.

Selain kegiatan penyekatan, Polres Ngawi juga melaksanakan giat imbangan berupa patroli skala besar secara mobile, guna memantau situasi di wilayah perbatasan dan jalur-jalur yang berpotensi dilalui massa.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli skala besar dan penyekatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan agar situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi aturan serta menjaga ketertiban bersama,” ujar Kapolres Ngawi pada Sabtu (7/2/2026).

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan situasi keamanan di wilayah hukum Polres Ngawi tetap terkendali dan kondusif, serta tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polres Jember Ramp Check dan Periksa Kesehatan Awak Bus

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polres Jember Ramp Check dan Periksa Kesehatan Awak Bus

 


JEMBER - Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar serentak oleh jajaran Polda Jawa Timur memasuki hari ke - 6 pada Sabtu (7/2/26).

Pada Operasi Keselamatan Semeru ini, petugas fokus pada sosialisasi mengedepankan pendekatan humanis namun tegas melalui upaya preemtif, preventif, dan represif terlebih pada armada angkutan umum.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata usai menggelar ramp chek dan pemeriksaan kesehatan awak bus di Jember kemarin, Jumat (6/2/26).

AKP Bagas mengatakan kegiatan ramp check kali ini menyasar Bus angkutan umum reguler dan  angkutan khusus Pariwisata terutama yang akan digunakan transportasi Harlah 1 Abad NU yang akan dilaksanakan di Kota Malang.

"Kami ingin memastikan angkutan umum dan pariwisata yang akan dipakai rombongan dalam rangka Harlah 1 Abad NU di Kota Malang ini laik jalan dan pengemudinya sehat serta bebas dari pengaruh narkoba maupun alkohol," ujar AKP Bagas.

Kasatlantas Polres Jember ini menerangkan, kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan para awak bus  tersebut demi untuk keselamatan bersama.

" Out put nya demi keselamatan bersama, baik pengemudi, penumpang dan pengguna jalan lainnya," tegas AKP Bagas.

Dalam kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan ini, Polres Jember Polda Jawa Timur (Jatim) menggandeng Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember serta PT. Jasa Raharja. (*)

Kapolresta Malang Kota Pastikan Layanan Pengamanan Maksimal Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Kapolresta Malang Kota Pastikan Layanan Pengamanan Maksimal Mujahadah Kubro 1 Abad NU


MALANG KOTA – Wujud pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat terus ditunjukkan Polresta Malang Kota Polda Jatim terutama pada pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Pada H-1 kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana didampingi Kabag Ops Kompol Wiwin Rusli memimpin Tactical Floor Game (TFG) di Ballroom Sanika Satyawada, Jumat  (06/02/2026).

TFG diikuti perwakilan seluruh unsur pengamanan dan pelayanan untuk menyukseskan Mujahadah Kubro yang digelar Sabtu–Minggu (7–8/02/2026) di Stadion Gajayana Malang, sekaligus mengantisipasi kehadiran tamu VVIP Presiden RI Prabowo Subianto.

Melalui simulasi seluruh unsur memetakan tugas, jalur, dan skema pengamanan agar kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan kondusif, seiring meningkatnya standar pengamanan VVIP.

Kapolresta Malang Kota, menegaskan, TFG merupakan jantung perencanaan pengamanan, untuk pelaksanaan mulai H -1 kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang akan dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto.

“TFG untuk menyamakan langkah seluruh unsur agar pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU benar-benar maksimal," kata Kombes Putu Kholis usai pimpin TFG, Jumat (6/2/26).

Kombes Putu Kholis menegaskan, setiap potensi gangguan harus diantisipasi secara preventif dan preemtif, mulai dari sterilisasi lokasi, pengaturan jamaah, hingga skenario darurat.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli memaparkan skema teknis pengamanan yang dibahas dalam TFG, mulai dari drop zone, alur masuk-keluar jamaah, hingga penempatan tenda pengamanan dan kesehatan.

“Pola pengamanan dibagi terbuka dan tertutup, dengan penempatan personel di pintu masuk, patroli area, dan sterilisasi lokasi sebelum kegiatan,”ujarnya.

Dalam pengamanan Mujahadah Kubro, Polresta Malang Kota Polda Jatim menyiapkan 8 pos penjagaan di titik strategis. 

Tujuh pos berfungsi sebagai pos pengamanan, sementara satu pos pelayanan didirikan di pintu masuk Stadion Gajayana.

Pos tersebut berada di: depan Perpustakaan Kota Malang Jalan Ijen, Simpang Balapan, depan Kantor DPRD Kota Malang, Simpang Talun Jalan Kawi, pertigaan Jalan Bromo–Semeru, Pintu Timur Stadion Gajayana, dan depan MOG. 

Diberitakan sebelumnya, bahwa pengamanan 1 Abad NU Polresta Malang Kota siagakan 4.081 personel gabungan, tidak hanya berorientasi pada Presiden, tetapi juga pada kenyamanan jamaah dan masyarakat umum. (*)

Penguatan Gakkum Lalin Berbasis Teknologi, Korlantas Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang

Penguatan Gakkum Lalin Berbasis Teknologi, Korlantas Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang

 



JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone Patrol Presisi sebagai bagian integral dari strategi penguatan penegakan hukum (Gakkum) lalu lintas (Lalin) berbasis teknologi di wilayah Kota Semarang. 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan, menekan potensi pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas pada kawasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.

Pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi difokuskan pada empat titik strategis, yaitu di depan Simpang Lima Semarang, depan Lawang Sewu, depan Akademi Kepolisian (Akpol), serta di depan Satlantas Ungaran. 

Penentuan titik-titik tersebut didasarkan pada hasil analisa dan evaluasi secara komprehensif terhadap karakteristik lalu lintas, kepadatan arus kendaraan, serta potensi terjadinya pelanggaran yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum menegaskan bahwa penerapan ETLE berbasis drone merupakan langkah strategis Korlantas Polri dalam mengakselerasi transformasi penegakan hukum lalu lintas yang modern, objektif, dan berkeadilan. 

"Pemanfaatan teknologi drone memungkinkan pelaksanaan pengawasan dilakukan secara luas, presisi, dan berkesinambungan tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas di lapangan," ujarnya Jumat (6/2/26).

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa fokus utama pengawasan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang diarahkan pada pelanggaran melawan arah.

Menurutnya pelanggaran melawan arah berdasarkan hasil evaluasi lapangan masih kerap terjadi dan memiliki tingkat risiko kecelakaan lalu lintas yang tinggi. 

"Pelanggaran ini berpotensi menimbulkan kecelakaan frontal dengan konsekuensi fatal, khususnya pada ruas jalan perkotaan yang padat dan dinamis," terang Brigjen Pol Faizal.

Dirgakkum Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan berkendara melawan arah merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap tata tertib berlalu lintas dan keselamatan jalan. 

Berdasarkan ketentuan Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggar dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah).

Setiap pelanggaran yang terekam melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya diproses melalui sistem ETLE nasional secara elektronik, tanpa adanya interaksi langsung antara petugas dan pelanggar di lapangan. 

"Mekanisme ini mencerminkan pelaksanaan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi prinsip presisi dan profesionalitas," pungkas Brigjen Pol Faizal.

Pelaksanaan kegiatan ETLE Drone Patrol Presisi kali ini berada di bawah pengawasan dan pengendalian teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H.

Mantan Wadir Lantas Polda Banten itu memastikan kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi pemanfaatan perangkat drone, serta keabsahan dan validitas data hasil perekaman pelanggaran. 

Evaluasi dan pengendalian dilakukan secara berkelanjutan guna menjamin kualitas penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kombes Pol Dwi Sumrahadi menambahkan bahwa penindakan terhadap pelanggaran melawan arah tidak hanya bertujuan memberikan efek jera.

Kombes Pol Dwi Sumrahadi menyebut penindakan pelanggaran melawan arah juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan edukasi kepada masyarakat agar semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. 

"Pendekatan preemtif dan preventif tetap dikedepankan secara beriringan guna membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas," ujar Kombes Dwi Sumrahadi.

Melalui pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang, Korlantas Polri berharap dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, serta mewujudkan sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat. (*)

Jelang Ramadhan 2026, Satgas Pangan Polres Ngawi Melaksanakan Sidak di Pasar Walikukun

Jelang Ramadhan 2026, Satgas Pangan Polres Ngawi Melaksanakan Sidak di Pasar Walikukun


NGAWI – Menindaklanjuti perintah dari Satgas Pangan Polda Jawa Timur terkait pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026, Satgas Pangan Polres Ngawi melaksanakan kegiatan operasi pasar (ops pasar) sekaligus Satgas Sapu Bersih pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan, di Pasar Walikukun, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi

Kegiatan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., bersama jajaran Unit II Pidsus Satreskrim, Kepala Pasar Walikukun, serta perwakilan dari Dinas Perdagangan Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap harga, ketersediaan stok, keamanan, dan mutu pangan, sekaligus menyasar titik-titik konsumen untuk memastikan pasokan tersedia dan harga masih dalam batas kewajaran. Pengecekan meliputi beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, kedelai, serta cabai.

Dari hasil pemantauan, stok bahan pokok di Pasar Walikukun terpantau aman dan mencukupi, tidak ditemukan adanya kelangkaan. Harga sejumlah komoditas relatif stabil, namun terdapat kenaikan harga cabai rawit merah yang bersifat fluktuatif hingga mencapai Rp75.000 per kilogram.

Kenaikan harga cabai tersebut dipengaruhi oleh curah hujan yang cukup tinggi, sehingga cabai mudah busuk dan hasil panen kurang maksimal. Kondisi ini mengakibatkan harga beli dari petani sudah cukup tinggi, sehingga berdampak pada harga jual di tingkat pedagang.

Sebagai langkah antisipasi, Satgas Sapu Bersih Polres Ngawi bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Ngawi akan melaksanakan operasi pasar, guna menekan kenaikan harga cabai di pasaran serta menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Satgas Sapu Bersih pelanggaran harga pangan, untuk memastikan tidak ada pihak-pihak yang memainkan harga serta menjamin keamanan dan mutu pangan di masyarakat.

“Kami melaksanakan pengecekan harga Bapokting menjelang Ramadhan 2026, sebagai langkah preventif untuk memastikan stok tersedia, harga masih wajar, serta tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga di pasaran,” tegas AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai bersifat fluktuatif, dipengaruhi oleh faktor cuaca.

“Kenaikan harga cabai terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi, sehingga cabai gampang busuk dan hasil panen kurang maksimal. Akibatnya, harga beli dari petani sudah cukup tinggi,” jelasnya, pada Sabtu (8/2/2026)

Lebih lanjut, pihaknya bersama Dinas Perdagangan akan menggelar operasi pasar guna menekan kenaikan harga dan menjaga daya beli masyarakat.

“Satgas Sapu Bersih Polres Ngawi bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Ngawi akan melaksanakan operasi pasar, khususnya untuk komoditas cabai, agar harga tetap terkendali dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadhan,” pungkasnya.

Gandeng Media Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Warga Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

Gandeng Media Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Warga Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

 


TANJUNG PERAK - Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus digencarkan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim.

Tidak hanya melakukan penindakan di jalan raya, Polisi Lalu Lintas ini juga aktif melakukan pendekatan persuasif melalui media massa.

Kali ini, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji, menyapa masyarakat dan berdialog interaktif melalui gelombang radio di Wijaya FM, Kamis sore (5/2/2026). 

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar selama dua pekan dari 2 Pebruari 2026 hingga 15 Februari 2026. 

Dalam siaran tersebut, AKP Imam didampingi KBO Satlantas mengajak para pendengar untuk tidak sekadar takut pada petugas, melainkan menjadikan tertib lalu lintas sebagai kebutuhan keselamatan diri sendiri.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya pendengar setia radio, untuk selalu tertib di jalan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, keluarga menanti di rumah," ujar AKP Imam. 

Ia mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini menjadi cipta kondisi vital sebelum memasuki agenda besar berikutnya, yakni Operasi Ketupat.

Tahun ini, Operasi Keselamatan Semeru mengusung tema spesifik: ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026’.

"Pendekatan yang kami ke depankan adalah preemtif dan preventif. Edukasi seperti lewat radio ini dinilai efektif menjangkau masyarakat luas," tambahnya.

Melalui sosialisasi via udara ini, diharapkan kesadaran warga Surabaya Utara dan sekitarnya semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin jelang musim mudik mendatang.(*)

Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

 


PONOROGO – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami longsor parah hingga berimbas pada jembatan di Dukuh Dayakan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel nyaris ambruk.

Jalur vital yang menghubungkan Desa Wagir Lor dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan itu nyaris tidak dapat dilewati oleh warga setempat.

Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi mengatakan akses jalan tersebut menjadi urat nadi warga, mulai dari jalur anak sekolah hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

"Oleh karena itu kami Polsek Ngebel sesuai petunjuk Bapak Kapolres, berupaya agar jalur ini bisa dilalui oleh warga dengan memperbaiki jembatan darurat bersama masyarakat setempat," kata AKP Nuryadi, Jumat (6/2/26).

Menurut AKP Nuryadi, badan jalan di lokasi tersebut telah beberapa kali mengalami longsor hingga menyebabkan sebagian badan jalan amblas. 

AKP Nuryadi menambahkan, langkah awal pihak kepolisian bersama Pemerintah Desa Wagir Lor dan warga saat ini memasang papan kayu serta pembatas jalan agar jalur tersebut tetap bisa dilewati. 

"Sudah normal bisa dilalui, namun akses hanya dapat digunakan pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat tidak dapat melintas," kata AKP Nuryadi.

Di lokasi terpisah, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan Dinas Bina Marga untuk membangun jembatan darurat dari plat besi baja.

Jembatan darurat yang akan dibangun memiliki panjang 32 meter dengan tambahan sayap masing-masing 2 meter, sehingga total panjang mencapai 36 meter, dan lebar 1,2 meter.

"Pembangunan jembatan darurat tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu ke depan agar segera dapat digunakan masyarakat dan memulihkan kembali akses vital antar dua desa,"pungkas Kapolres AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (*)

Pusdik Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai Pasir Putih Situbondo, Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI

Pusdik Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai Pasir Putih Situbondo, Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI


SITUBONDO – Atas perintah Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul pada Senin (2/2), Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kalemdiklat Polri dan Dankor Brimob Polri menginstruksikan jajaran pendidikan Brimob untuk menindaklanjuti arahan tersebut dalam bentuk aksi nyata di lapangan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Pusdik Brimob) Polri menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela latihan dan pembinaan ketahanan fisik para siswa Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Angkatan IV Tahun 2026 yang tengah melaksanakan latihan renang laut.

Dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para instruktur bersama para siswa menyisir area pantai, mengumpulkan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup sekaligus implementasi arahan Presiden RI agar seluruh elemen bangsa terlibat aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan kepada setiap personel Polri sejak masa pendidikan.

“Kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan implementasi nyata arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh komponen bangsa berperan aktif menjaga lingkungan. Melalui Kalemdiklat Polri dan Korps Brimob Polri, para siswa Brimob tidak hanya dibentuk tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga ditanamkan kepedulian sosial serta tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Bhayangkara sejati bukan hanya sigap dalam tugas operasional, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa manfaat. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa Brimob semakin tertanam nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Aksi bersih pantai ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama serta kelestarian bumi pertiwi.

Jaga Kondisi Tetap Prima, Polres Ngawi Gelar TKJ

Jaga Kondisi Tetap Prima, Polres Ngawi Gelar TKJ

 



Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) Periode Semester I Tahun 2026 bagi personel seluruh Polres Ngawi dan Polsek jajaran. 

Tes Kesamaptaan Jasmani yang dilaksanakan di Alun-alun Merdeka Ngawi ini meliputi lari 12 menit, push up, sit up, pull up, shuttle run, serta pemeriksaan kesehatan awal guna memastikan kondisi fisik personel sebelum mengikuti rangkaian tes.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa tes kesamaptaan jasmani merupakan kegiatan rutin yang wajib diikuti oleh seluruh personel Polri sebagai bagian dari pembinaan jasmani.

“Melalui tes kesamaptaan jasmani ini, diharapkan seluruh personel tetap menjaga kebugaran fisik dan kesiapan stamina, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ungkap Kapolres Ngawi saat dihubungi media, pada Sabtu (7/2/2026).

Kapolres juga menekankan agar seluruh personel mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, tetap mengutamakan keselamatan, serta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Selama pelaksanaan kegiatan, tes kesemaptaan jasmani berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta.

Polres Ngawi Laksanakan Kerja Bakti, Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Polres Ngawi Laksanakan Kerja Bakti, Dukung Gerakan Indonesia ASRI



Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim menunjukkan dukungan nyata terhadap Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia dengan melaksanakan kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih lingkungan di kawasan Markas Komando (Mako) Polres Ngawi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., sebagai bentuk komitmen Polres Ngawi dalam mendukung penataan ulang lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Seluruh personel Polres Ngawi terlibat aktif dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Mereka secara gotong royong membersihkan area perkantoran, halaman, selokan, taman, serta berbagai fasilitas umum yang berada di lingkungan Mako Polres Ngawi. Aksi bersih-bersih ini dilakukan sebagai upaya memerangi permasalahan sampah sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kerja.

Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sehingga mampu meningkatkan kualitas tempat kerja yang layak, nyaman, dan representatif. Selain itu, kegiatan kerja bakti ini juga diharapkan dapat menjadi contoh serta ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata dukungan Polres Ngawi terhadap program pemerintah serta bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan kerja Polres Ngawi. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi terciptanya suasana yang aman, sehat, resik, dan indah,” ujar Kapolres Ngawi, pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan kerja bakti ini sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia Asri yang menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah secara berkelanjutan.

Kapolres Ngawi Gelar Cangkrukan Bersama Awak Media, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Kapolres Ngawi Gelar Cangkrukan Bersama Awak Media, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

 



Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi, menggelar kegiatan monitoring cangkrukan bersama awak media di depan Media Center Humas Polres Ngawi, Jalan JA Suprapto, Kabupaten Ngawi

Kegiatan yang dikemas secara santai dan penuh keakraban tersebut bertujuan untuk mempererat sinergi serta membangun komunikasi yang harmonis antara Polres Ngawi dengan insan pers. Melalui forum cangkrukan, diharapkan terjalin hubungan yang semakin solid dalam rangka mendukung keterbukaan informasi publik serta penyampaian berita yang edukatif dan berimbang kepada masyarakat.

Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui penyebaran informasi yang positif, objektif, dan menyejukkan.

> “Kami sangat mengapresiasi peran rekan-rekan media yang selama ini telah bersinergi dengan baik bersama Polres Ngawi. Melalui kegiatan cangkrukan ini, kami ingin membangun komunikasi dua arah yang lebih terbuka, santai, dan produktif, sehingga segala informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat tersaji secara akurat, berimbang, dan menenangkan,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., kepada TribtaraNews pada Sabtu (7/2/2026)

Ia juga menegaskan komitmen Polres Ngawi untuk selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari insan pers sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

> “Sinergitas Polri dan media merupakan kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Ngawi. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

Suasana cangkrukan berlangsung hangat dan penuh keakraban, diwarnai diskusi ringan seputar tugas kepolisian, dinamika kamtibmas, serta peran media dalam mendukung program-program Polri.

ETLE Mobile Handheld Perkuat  Modernisasi Penindakan Lalu Lintas di Kaltim

ETLE Mobile Handheld Perkuat Modernisasi Penindakan Lalu Lintas di Kaltim

 


JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengembangkan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi dengan menyerahkan perangkat ETLE Mobile Handheld kepada Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur ( Kaltim).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah modernisasi penindakan pelanggaran lalu lintas yang mengedepankan akurasi data, transparansi, serta efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Penyerahan perangkat tersebut merupakan implementasi arahan Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum., yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung transformasi pelayanan dan penegakan hukum lalu lintas secara berkelanjutan.

Secara teknis, pelaksanaan kegiatan berada di bawah kendali Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H., dengan dukungan pengawasan dan pengoordinasian oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. 

Perangkat ETLE Mobile Handheld selanjutnya dimanfaatkan oleh jajaran Ditlantas Polda Kalimantan Timur dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal melalui Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengatakan pemanfaatan ETLE Mobile Handheld memungkinkan petugas melakukan pendataan pelanggaran lalu lintas secara langsung di lapangan.

"Pendataan tersebut melalui dokumentasi visual berupa foto dan video kendaraan," jelas Kombes Pol Dwi Sumrahadi di Jakarta, Jumat (6/2/26).

Menurut Kombes Pol Dwi Sumrahadi, sistem ini dilengkapi informasi kejadian yang akurat, sehingga setiap proses penindakan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, seluruh hasil perekaman pelanggaran terhubung dengan sistem ETLE Nasional (ETLE-Nas), yang menjamin keseragaman prosedur penindakan secara elektronik. 

"Integrasi ini mendukung proses penegakan hukum yang lebih tertib, objektif, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat pengguna jalan," terang Kombes Dwi Sumrahadi.

Ia berharap melalui pengoperasian ETLE Mobile Handheld diharapkan tercipta peningkatan disiplin dan kesadaran berlalu lintas di tengah masyarakat. 

"Upaya ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polri dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan guna mendukung stabilitas mobilitas di wilayah Kaltim," pungkasnya. (*)