Ad 728x90

Tuesday, February 17, 2026

 Kapolres Ngawi Tinjau Klenteng, Pastikan Perayaan Imlek 2577 Kongzili Aman dan Kondusif

Kapolres Ngawi Tinjau Klenteng, Pastikan Perayaan Imlek 2577 Kongzili Aman dan Kondusif

 



NGAWI – Komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam menjaga kondusivitas wilayah selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah kembali ditegaskan oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui kegiatan peninjauan langsung ke klenteng yang berada di wilayah Kabupaten Ngawi, Selasa (17/2/2025)


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi didampingi Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro, S.H., melakukan pengecekan kesiapan personel serta layanan pengamanan di Klenteng Shien Hien Kiong, Ngawi.


Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Ngawi juga berinteraksi langsung dengan pengurus klenteng serta personel yang bertugas, guna memastikan sistem pengamanan berjalan optimal dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polres Ngawi berkomitmen penuh dalam menjamin keamanan seluruh masyarakat, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.


“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Tahun Baru Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat. Polres Ngawi telah menyiapkan pengamanan secara maksimal di seluruh titik kegiatan, termasuk klenteng, tempat ibadah, dan pusat keramaian,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.


Ia juga menambahkan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polres Ngawi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama menjelang rangkaian kegiatan masyarakat dalam waktu dekat, termasuk bulan suci Ramadhan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan rasa aman dan memperkuat persatuan di Kabupaten Ngawi,” tambahnya.


Dengan adanya pengecekan langsung oleh Kapolres Ngawi, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili di Kabupaten Ngawi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian, sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyara

 Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

 



Jakarta - Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin. 


Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polda Jawa Timur Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab menjelaskan bahwa, Kobin yang dibawa dengan sepeda dilengkapi kopi tersebut selalu dibawa ketika menjalankan tugas menyambangi warga. 


"Kobin adalah salah satu sarana kami kopi cak Bhabin kita berkeliling kampung sebagai tugas khusus ataupun tugas pokok bhabin kamtibmas adalah sambang warga. Maka dari itu saat jita mekakukan sambang ke warga kita dengan datang membawa gerobak Kobin," kata Sugeng, Selasa (17/2/2026). 


Menurut Sugeng, sepeda yang disulap menjadi tempat membawa kopi lengkap dengan kantong di kiri-kanannya itu disediakan dari modal pribadi. 


"Modalnya pribadi," ujarnya. 


Bahkan, inisiasi Bhabinkamtibmas tersebut diapresiasi serta disambut baik oleh Komisi VII DPR RI yang dipimpin oleh Rahayu Saraswati saat kunjungan ke Kampung Batik Okra Surabaya.


Menurut Sugeng, nantinya ketika menyambangi warga untuk menyerap aspirasi masyarakat, kopi yang disediakan bakal gratis. 


"Kopinya nanti gratis untuk masyarakat," tuturnya. 


Kopin sendiri terinsipirasi dari kebiasaan atau budaya masyarakat Indonesia yang gemar sekali menyeruput kopi.  


Polda Jatim menginisiasi program ngopi bareng cak bhabin. Kopi dijadikan sarana oleh para bhabin untuk mencairkan suasana. 


Kobin bibuat sendiri oleh para bhabin. Mereka berkeliling desa desa kemudian mengumpulkan para masyarakat dan berusaha menggali aspirasi.

 Polresta Malang Kota Pertebal  Pengamanan Imlek, Personel Disiagakan di Klenteng hingga Pusat Perbelanjaan

Polresta Malang Kota Pertebal Pengamanan Imlek, Personel Disiagakan di Klenteng hingga Pusat Perbelanjaan

 




MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, sekaligus menyongsong Ramadhan 1447 H dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polresta Malang Kota Polda Jatim meningkatkan pengamanan secara menyeluruh di Kota Malang.


Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana mengatakan, langkah tersebut ditunjukkan saat mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat melakukan pengecekan di Klenteng Eng An Kiong Jalan Martadinata Kota Malang.


Diketahui Klenteng tersebut yang menjadi pusat perayaan Imlek bertema “Harmony of Love & Prosperity” mulai 14–17 Februari 2026 di Kota Malang.


Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi ibadah, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan modern hingga pasar tradisional.


“Selain meningkatkan pengamanan di klenteng, kami juga menugaskan personel untuk aktif dan fokus di mall, pusat perbelanjaan, serta pasar tradisional, agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” kata Kombes Pol Putu Kholis.


Ia menerangkan, strategi ini merupakan bagian dari langkah preventif dan preemtif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian, copet, maupun kepadatan arus kendaraan di jalur provinsi yang melintas di Kota Malang menuju Lumajang dan Blitar.


Pengamanan di Lokasi Klenteng Polresta Malang Kota melibatkan 47 personel.


Selain itu personel juga patroli dialogis di pusat keramaian, rekayasa lalu lintas situasional, serta penguatan komunikasi dengan pengelola tempat ibadah dan pusat ekonomi masyarakat.


“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik ibadah saat Imlek maupun aktivitas ekonomi, berjalan kondusif," ujar Kombes Pol Putu Kholis.


Sementara itu Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kesiapsiagaan apparat, khususnya Polresta Malang Kota, yang sudah menjalin koordinasi intensif serta melakukan pengamanan sejak tahap awal persiapan perayaan.


“Kami mengapresiasi perhatian dan pengamanan Polresta Malang Kota, sejak persiapan Imlek sudah melakukan berkoordinasi hingga puncak acara “Harmony of Love & Prosperity” hari ini berlangsung lebih aman.” ujar Rudi Phan. (*)

Kapolda Jatim Tinjau Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang Tegaskan Komitmen Jogo Jawa Timur Saat Imlek 2026

Kapolda Jatim Tinjau Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang Tegaskan Komitmen Jogo Jawa Timur Saat Imlek 2026

 




KOTA MALANG – Komitmen menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur saat libur panjang dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sekaligus menjelang Ramadhan 1447 Hijriah dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 ditegaskan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto dengan mengunjungi Klenteng Eng An Kiong, Selasa (17/02/2026).


Didampingi para pejabat utama (PJU) Polda Jatim dan Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang melakukan pengecekan layanan pengamanan perayaan Imlek di Klenteng bersejarah yang berada di Jalan Martadinata, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.


Kunjungan Jajaran Polda Jatim dan Polresta Malang Kota ini dilakukan untuk memastikan perayaan bertajuk “Harmony of Love & Prosperity” yang berlangsung 14–17 Februari 2026 berjalan aman, tertib, dan penuh suasana toleransi.


Selain memantau kesiapan personel di area ibadah, Kapolda Jatim juga menyoroti aspek lalu lintas.


Jalan Martadinata merupakan jalur provinsi strategis yang menghubungkan arus kendaraan menuju Lumajang dan Blitar, sehingga berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur panjang.


“Kami memastikan perayaan Imlek di Kota Malang aman dan lancar. Kunjungan kami ini sudah menjadi tanggung jawab kami menjaga Jawa Timur tetap kondusif, baik saat cuti bersama, maupun mitigasi jelang Operasi Ketupat Semeru 2026,” tegas Irjen Nanang.


Menurut Kapolda Jatim, langkah preventif dan preemtif dilakukan melalui penguatan patroli, pengaturan arus lalu lintas, hingga koordinasi intensif dengan pengurus klenteng dan unsur pemerintah daerah. 


Soliditas antar instansi menjadi kunci menciptakan rasa aman bagi masyarakat.


Sementara itu Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pengamanan yang diberikan jajaran kepolisian.


“Kami berterima kasih atas pengamanan dari Polresta Malang Kota dan kunjungan Bapak Kapolda Jatim, sungguh luar biasa perhatian beliau kepada warga khususnya Kota Malang," ungkap Rudi Phan.


Ia mengatakan perayaan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum menjelang bulan suci Ramadan. 


"Kehadiran Polri bahkan sampai Pak Kapolda Jatim turun lapangan ini memberikan rasa tenang bagi umat dan masyarakat sekitar,” ujar Rudi Phan.


Momentum ini sekaligus mempertegas Kota Malang sebagai kota toleran yang menjunjung tinggi kerukunan dalam keberagaman.


Dengan pengamanan terpadu dan sinergi lintas sektor, Polda Jatim memastikan perayaan berlangsung khidmat sekaligus menjadi bagian dari strategi besar menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang Ramadhan dan arus mudik mendatang. (*)

 Perayaan Imlek di Klenteng Shien Hien Kiong Ngawi Berlangsung Aman dan Kondusif

Perayaan Imlek di Klenteng Shien Hien Kiong Ngawi Berlangsung Aman dan Kondusif

 



Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan pengamanan kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Klenteng Shien Hien Kiong, Selasa (17/2/2026) pagi. 


Pengamanan dilaksanakan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama rangkaian ibadah dan perayaan berlangsung.


Petugas melakukan patroli dialogis sekaligus pengawasan di sekitar area klenteng untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).


Selain melakukan penjagaan terbuka dan tertutup, personel juga berkoordinasi dengan pengurus klenteng serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban, keamanan barang bawaan, serta mematuhi aturan selama pelaksanaan ibadah.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri dalam setiap kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.


“Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polres Ngawi dalam menjamin rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara kita yang merayakan Imlek. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama pada Selasa (17/2/2026).


Dengan pengamanan tersebut, diharapkan tercipta suasana harmonis serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Ngawi.


Selama pelaksanaan perayaan Imlek di Klenteng Shien Hien Kiong, Ngawi, situasi kamtibmas aman, terkendali, dan tidak ditemukan adanya gangguan menonjol.

 Polrestabes Surabaya Amankan 2 Tersangka Pengedar Narkoba,109gr Sabu dan 2.000 Pil LL Disita

Polrestabes Surabaya Amankan 2 Tersangka Pengedar Narkoba,109gr Sabu dan 2.000 Pil LL Disita

 




SURABAYA - Upaya Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam memutus mata rantai narkoba yang menyasar lingkungan permukiman padat penduduk terus dilakukan.


Seperti operasi yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di kawasan Tambaksari Surabaya, pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB bulan lalu.


Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama mengatakan dari operasi tersebut, dua pemuda asal Tambaksari berinisial M.S  (21)dan F.R (19) diamankan petugas. 


"Keduanya terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu serta sediaan farmasi tanpa izin edar berupa Pil LL," ujar AKBP Dodi, Selasa (17/2/26).


Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya juga mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang lebih dahulu menjerat M.S. 


Berdasarkan informasi dan penyelidikan lanjutan, tim Satresnarkoba melakukan upaya paksa berupa penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang sama, yakni wilayah Tambaksari, Surabaya.


Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan F.R dalam peredaran narkotika.


"Dalam rangkaian tindakan tersebut, kami mengamankan F.R dan beberapa barang bukti termasuk telepon seluler, plastik klip berisi sabu, serta timbangan digital," tutur AKBP Dodi Pratama.


Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan mengungkap bahwa F.R memperoleh sabu dari M.S, yang diketahui menggunakan nama samaran L. 


Penyerahan barang haram tersebut dilakukan secara langsung pada Selasa, 27 Januari 2026, di kawasan Tambaksari.


Dalam pertemuan itu, F.R menerima sabu seberat sekitar 10 gram dengan tujuan untuk diedarkan sesuai arahan. 


"Peran FR disebut sebagai kurir lapangan, dengan sistem upah berbasis titik ranjauan. Untuk setiap titik distribusi, F.R dijanjikan imbalan sebesar Rp20 ribu," kata AKBP Dodi.


Ia menjelaskan skema ini mencerminkan pola klasik peredaran narkoba yang menyasar anak muda, memanfaatkan tekanan ekonomi serta minimnya kesadaran hukum untuk melancarkan distribusi barang terlarang.


"Dari pengungkapan tersebut, kami menyita barang bukti 49 poket sabu dengan berat keseluruhan 109,31 gram, " kata AKBP Dodi.


Selain itu, petugas juga menemukan dua botol plastik berisi sekitar 2.000 butir Pil LL berlogo Y yang diduga kuat diedarkan tanpa izin resmi.


Kedua terduga pelaku dijerat pasal berlapis. Mereka diduga melanggar ketentuan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam KUHP terbaru. 


Selain itu, peredaran Pil LL tanpa izin edar juga menjerat mereka dengan Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.


Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman nyata, terutama di wilayah perkotaan. 


Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus hadir, menindak tegas pelaku, serta melindungi generasi muda dari jeratan narkoba yang merusak masa depan. (*)

 Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Sumberpucung, Berawal dari Laporan 110

Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Sumberpucung, Berawal dari Laporan 110

 




MALANG – Polres Malang Polda Jatim melalui Polsek Sumberpucung membongkar lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai arena judi sabung ayam di Dusun Kuncoro, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. 


Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polres Malang Polda Jatim.


Tim yang dipimpin Kapolsek Sumberpucung, Iptu Choirul Mustofa bersama Unit Reskrim dan piket fungsi langsung bergerak menuju lokasi usai terima laporan dari warga.


Setibanya di lokasi, Polisi tidak lagi menemukan aktivitas perjudian,namun, petugas mendapati bekas arena sabung ayam yang masih terlihat jelas di area tersebut.


“Petugas hanya menemukan sisa-sisa tempat yang diduga digunakan untuk sabung ayam. Arena tersebut kemudian kami bongkar dan musnahkan di lokasi,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Senin (16/2).


AKP Bambang menyebut, sarana peralatan yang berkaitan dengan perjudian tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. 


Langkah ini dilakukan agar tidak dapat digunakan kembali.


“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas serupa, baik ke Polsek terdekat maupun melalui layanan 110," ujar AKP Bambang.


Penanganan cepat Polres Malang Polda Jatim ini adalah bentuk komitmen kami menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (*)

 Polres Lumajang Lakukan Sterilisasi Vihara Jelang Perayaan Imlek

Polres Lumajang Lakukan Sterilisasi Vihara Jelang Perayaan Imlek

 




LUMAJANG – Dalam rangka memberikan rasa aman dan memastikan situasi kondusif menjelang perayaan Imlek, Satuan Samapta bersama Unit Satwa K9 Satsamapta melaksanakan kegiatan sterilisasi Vihara salah satunya Vihara Sari Putra Meitreya, Senin (16/2/2026) malam.


Kegiatan sterilisasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Lumajang Polda Jatim, AKP Sajito dengan melibatkan personel Satsamapta dan Unit Satwa K9. 


Sterilisasi dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya ancaman bahan peledak atau benda berbahaya lainnya.


Kasat Samapta Polres Lumajang mengatakan, sterilisasi ini merupakan prosedur standar pengamanan setiap kegiatan keagamaan berskala besar. 


"Tujuannya untuk memastikan area ibadah benar-benar aman sebelum digunakan oleh jemaat,” ujar AKP Sajito.


Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir seluruh area vihara, mulai dari ruang utama ibadah, halaman, hingga area parkir yang digunakan kendaraan jemaat. 


Proses sterilisasi menggunakan peralatan khusus seperti metal detector, mirror, serta melibatkan Satwa K9 jenis Belgian Malinois bernama IRIS yang memiliki kemampuan pelacakan bahan peledak.


AKP Sajito menambahkan, hasil dari kegiatan sterilisasi tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun indikasi ancaman bahan peledak. 


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan situasi terpantau aman serta terkendali.


“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hal-hal yang membahayakan. Kami pastikan vihara dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk kegiatan ibadah perayaan Imlek,” jelasnya.


Selain sterilisasi, petugas juga memberikan imbauan kepada panitia vihara agar tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.


Kehadiran personel Polri dalam kegiatan sterilisasi ini mendapat respons positif dari panitia dan jemaat vihara. 


Mereka merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan rangkaian ibadah perayaan Imlek. (*)

 Bangun Komunikasi Harmonis, Kapolres Ngawi Subuh Berjamaah di Karanganyar

Bangun Komunikasi Harmonis, Kapolres Ngawi Subuh Berjamaah di Karanganyar

 



Ngawi — Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,M.Si., bersama pejabat utama Polres Ngawi melaksanakan kegiatan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Ikhlas , Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar, Ngawi.


Kegiatan keagamaan ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi. Melalui kebersamaan di rumah ibadah, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan warga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyatakan bahwa salat Subuh berjamaah bukan sekadar ibadah, tetapi juga momentum membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin lebih dekat, mendengar langsung aspirasi warga, serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, rukun, dan kondusif,” ujarnya saat dihubungi media, pada Selasa (17/2/2026).


Masyarakat setempat menyambut positif kehadiran Kapolres beserta jajaran. Selain meningkatkan rasa aman, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat kebersamaan dan kepercayaan publik terhadap Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Ngawi.

 Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap 41 Kasus Narkotika Sepanjang Januari 2026

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap 41 Kasus Narkotika Sepanjang Januari 2026

 




TANJUNG PERAK - Upaya dalam memberantas peredaran narkotika kembali ditunjukkan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur (Jatiml


Sepanjang periode Januari 2026, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berhasil mengungkap puluhan kasus narkotika yang tersebar di sejumlah wilayah Surabaya.


Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan mengatakan, pengungkapan itu sekaligus memutus mata rantai peredaran barang haram yang menyasar masyarakat lintas usia dan latar belakang.


"Sepanjang bulan Januari 2026 kami berhasil mengungkap total 41 kasus narkoba dan mengamankan 55 orang sebagai tersangka yang mayoritas berperan sebagai pengedar dan bandar narkotika jenis sabu," jelas AKP Adik, Selasa (17/2/26).


Salah satu pengungkapan yang menyita perhatian terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, di kawasan Jalan Bogen, Surabaya. 


Seorang pria berinisial SR ditangkap saat diduga kuat menjalankan peran sebagai bandar sabu. 


Dari tangan SR, Polisi menyita sabu dengan berat bruto sekitar 31,62 gram yang telah dikemas dalam belasan klip plastik, lengkap dengan timbangan digital, alat bantu pengemasan, uang tunai hasil penjualan, telepon genggam, serta sepeda motor yang digunakan sebagai sarana operasional.


Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa SR memperoleh pasokan sabu dari seorang pemasok berinisial RA yang kini masuk dalam daftar pencarian orang. 


Narkotika tersebut kemudian dipaketkan ulang dan diedarkan kepada pembeli dengan sistem transaksi cepat. 


Modus penyimpanan pun terbilang licik, yakni menyembunyikan sabu di dalam jok sepeda motor untuk menghindari kecurigaan.


Yang memperihatinkan, SR diketahui merupakan residivis kasus narkotika. 


Ia pernah menjalani hukuman penjara pada 2011 dan bebas pada 2014, namun kembali terjerumus dalam jaringan peredaran narkoba demi keuntungan ratusan ribu rupiah per gram.


Pengungkapan lain terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026, di Jalan Hangtuah, Surabaya. 


Seorang perempuan berinisial SH diamankan polisi setelah kedapatan menyimpan sabu seberat bruto sekitar 16,53 gram. 


Fakta yang mengundang keprihatinan, barang haram tersebut dititipkan oleh anak kandungnya sendiri yang kini berstatus buronan.


Dalam praktiknya, SH kerap membantu menjual sabu kepada pembeli ketika sang anak tidak berada di rumah. 


Dari setiap transaksi, ia menerima imbalan yang bervariasi. Kasus ini menjadi gambaran nyata bagaimana narkotika mampu merusak nilai-nilai keluarga dan menyeret orang terdekat ke dalam pusaran kejahatan.


Pengungkapan berikutnya berlangsung di wilayah Dukuh Kupang, Surabaya, pada Rabu, 28 Januari 2026. 


Polisi mengamankan dua tersangka berinisial AA dan VY yang diketahui sebagai pasangan suami istri siri. 


Keduanya diduga telah menjalankan bisnis narkotika selama kurang lebih sembilan bulan.


AA berperan sebagai kurir dan penghubung transaksi, sementara VY bertugas menyiapkan sekaligus mengantarkan sabu kepada pembeli. 


Setiap paket dijual dengan sistem antar langsung, menjadikan peredaran narkotika semakin sulit terdeteksi. 


Dari lokasi penangkapan, Polisi mengamankan sabu seberat bruto sekitar 7,61 gram beserta alat timbang, klip plastik, uang tunai, dan sejumlah ponsel.


Kepolisian menegaskan bahwa perang terhadap narkotika akan terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. 


Selain penindakan, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi demi melindungi generasi muda dari bahaya laten narkoba yang merusak masa depan bangsa.(*)

 Gerakan Indonesia ASRI : Polres Magetan Gelar Korve di Jalur Pendakian Gunung Lawu

Gerakan Indonesia ASRI : Polres Magetan Gelar Korve di Jalur Pendakian Gunung Lawu

 




MAGETAN – Dalam rangka melaksanakan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Polres Magetan Polda Jatim menggelar kegiatan korve dengan memungut sampah di jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Senin (16/2/2026). 


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, Kopasgat TNI AU, serta melibatkan pihak Perhutani KPH Lawu.


Kegiatan korve dilaksanakan di sepanjang jalur pendakian mulai dari pintu masuk Cemoro Sewu. 


Petugas gabungan tampak menyisir jalur pendakian sambil memungut berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik dan sampah non-organik lainnya yang berpotensi merusak keindahan dan kelestarian lingkungan.


Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Kapolres Magetan juga mengatakan pelaksanaan kegiatan Indonesia ASRI Polres Magetan Polda Jatim melakukan korve di jalur pendakian Cemoro Sewu karena lokasi ini merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Magetan.


"Kita harus jaga bersama kebersihan dan keasriannya di lokasi ini mengingat jalur ini merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Magetan," ujar AKBP Erik.


Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.


"Polri juga mendukung industri pariwisata daerah agar tetap aman, nyaman dan menarik bagi para pengunjung," tegasnya.


Kapolres Magetan mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pegiat pendakian Gunung Lawu, untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan selama melakukan aktivitas pendakian.


Dengan begitu, keindahan, kenyamanan, dan keasrian alam Gunung Lawu dapat terus terjaga untuk generasi mendatang,” tegasnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Indonesia ASRI. (*)

 Polres Sumenep Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Polres Sumenep Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Lima Orang Ditetapkan Tersangka

 




SUMENEP - Satuan Reserse Kriminal Polres Sumenep Polda Jatim berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep. 


Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pengangkutan solar subsidi tanpa dilengkapi dokumen resmi.


"Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 6 November 2025, sekitar pukul 01.45 WIB, di simpang tiga Jalan Arya Wiraraja, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep," kata AKBP Anang, Selasa (17/2/26).


Petugas Unit Idik II Pidsus Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim melakukan tangkap tangan terhadap Tiga orang laki-laki berinisial M.A., A.S., dan F.R., yang kedapatan mengangkut BBM jenis solar bersubsidi menggunakan dua unit mobil pikap.


Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan satu unit mobil pikap L300 bermuatan 59 jeriken berisi solar subsidi dengan total berat sekitar dua ton, serta satu unit mobil pikap lainnya yang membawa 46 jeriken solar subsidi dan 13 jeriken kosong. 


"Seluruh BBM tersebut tidak dilengkapi surat rekomendasi resmi dan rencananya akan dibawa ke wilayah Kabupaten Pamekasan," terang AKBP Anang.


Hasil pengembangan penyidikan mengungkap bahwa BBM subsidi tersebut diduga milik beberapa pihak lain yang kemudian diketahui berinisial E.S., S.A., A.W., M.S., dan A.A.Z.. 


Berdasarkan gelar perkara dan didukung alat bukti yang sah, penyidik meningkatkan status kelima orang tersebut dari saksi menjadi tersangka.


Penyidik juga menemukan keterlibatan oknum operator SPBU yang membantu proses pengisian BBM dengan menggunakan barcode milik pihak lain, sehingga pembelian solar subsidi dapat dilakukan tanpa surat rekomendasi dari instansi terkait.


Kapolres Sumenep menyebut bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.


Ia juga menegaskan, BBM subsidi adalah hak masyarakat yang harus dijaga penyalurannya. 


"Kami tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan, apalagi yang dilakukan secara terorganisir untuk kepentingan pribadi. Seluruh tersangka akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Anang.


Ia juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di lapangan.


Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim masih terus melengkapi berkas perkara dan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap para tersangka guna proses hukum lebih lanjut. 


Para tersangka dijerat dengan ketentuan Pasal 40 angka 9 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja juncto Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. (*)

Monday, February 16, 2026

Kapolres Ngawi Laksanakan Kunjungan Kerja Ke Polsek Jogorogo

Kapolres Ngawi Laksanakan Kunjungan Kerja Ke Polsek Jogorogo

  

Ngawi – Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Jogorogo.


Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, serta untuk memberikan arahan langsung kepada anggota Polsek Jogorogo terkait pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum setempat.


Dalam arahannya, Kapolres Ngawi menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor sebagai cerminan kedisiplinan dan profesionalisme anggota Polri. Menurutnya, kebersihan kantor menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya kenyamanan dalam bekerja sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


Selain itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, responsif, dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama dengan mengedepankan sikap ramah, cepat, dan transparan, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegas Kapolres Ngawi pada Senin(16/2/2026).


Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa seluruh anggota Polri harus mampu menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat, serta terus meningkatkan kualitas kinerja guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

 Momen Kapolri Ikut Donor Darah saat Hadiri Baksos HUT ke-53 Buruh KSPSI

Momen Kapolri Ikut Donor Darah saat Hadiri Baksos HUT ke-53 Buruh KSPSI

 



Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut melaksanakan donor darah saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). 


Kapolri awalnya meninjau langsung sejumlah rangkaian kegiatan ulang tahun dari KSPSI di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). Ia melihat secara langsung buruh dan masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal terkait acara tersebut. 


Seketika tiba di tempat donor darah, Sigit langsung memutuskan untuk ikut menyumbangkan dengan tujuan agar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan donor darah. 


Ia diperiksa oleh tenaga kesehatan. Setelah dinyatakan sehat, Sigit pun melanjutkan dengan melakukan proses pendonoran darah. 


Usai mendonorkan darahnya, Sigit melanjutkan tinjauannya. Ia juga sempat berbincang, menyapa dan memenuhi keinginan buruh serta masyarakat yang ingin berfoto bersama. 


Dalam kegiatan tersebut, Sigit menegaskan komitmen Polri yang bakal terus mendukung perjuangan buruh untuk semakin sejahtera yang lebih baik. Menurutnya, hal tersebut harus dikawal dan dijaga. 


"Kami khususnya dari Polri akan terus dukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga," ujar Sigit. 


Sigit berharap, ke depannya tercipta hubungan industrial yang baik. Perusahaan berjalan dan buruh mendapatkan kesejahteraannya. 


Dalam rangkaian HUT KSPSI  dilaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, renovasi rumah buruh tak layak huni. Dalam kesempatan ini, Sigit menyampaikan selamat ulang tahun untuk serikat buruh tersebut. 


Sigit juga menekankan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus  memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena PHK. 


"Desk ketenagakerjaan tentunya terus optimal beri pendampingan termasuk carikan solusi yang dibutuhkan. Sehingga rekan buruh selalu mendapatkan pendampingan dan kepastian masa depan," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh. 


"Pemerintah ingin dan terus mendorong lapangan kerja baru dengan berbagai macam program salah satunya program terkait membuka lapngan pekerjaan baik formal ataupun non formal program hilirisasi maupun program lain yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Kemudian bisa dapatkan lapangan kerja harapannya dengan adanya lapangan kerja menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," papar Sigit.

 Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh



Jakata - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). 


Dalam rangkaian HUT KSPSI  dilaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, renovasi rumah buruh tak layak huni. Dalam kesempatan ini, Sigit menyampaikan selamat ulang tahun untuk serikat buruh tersebut. 


"Hari ini kami, bersama sama KSPSI melaksanakan rangkaian HUT KSPSI yang dilaksanakan berbagai macam kegiatan, ada donor darah kemudian memberikan santunan bagi keluarga besar KSPSI yang membutuhkan dan juga kita laksanakn kegiatan dalam beberala kegiatan selama satu bulan ke depan," kata Sigit usai memberikan sambutan. 


Pada kesempatan ini, Sigit menegaskan komitmen Polri yang bakal terus mendukung perjuangan buruh untuk semakin sejahtera yang lebih baik. 


"Kami khususnya dari Polri akan terus dukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga," ujar Sigit. 


Sigit berharap, ke depannya tercipta hubungan industrial yang baik. Perusahaan berjalan dan buruh mendapatkan kesejahteraannya. 


Sigit juga menekankan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus  memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena PHK. 


"Desk ketenagakerjaan tentunya terus optimal beri pendampingan termasuk carikan solusi yang dibutuhkan. Sehingga rekan buruh selalu mendapatkan pendampingan dan kepastian masa depan," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh. 


"Pemerintah ingin dan terus mendorong lapangan kerja baru dengan berbagai macam program salah satunya program terkait membuka lapngan pekerjaan baik formal ataupun non formal program hilirisasi maupun program lain yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Kemudian bisa dapatkan lapangan kerja harapannya dengan adanya lapangan kerja menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," papar Sigit.


Di sisi lain, Sigit berharap, rekan buruh Indonesia bisa semakin maju dan sejahtera. Menurutnya, buruh harus menujukkan pada dunia bahwa, Indonesia negara yang akan untuk berinvestasi. 


"Saya selalu imbau setiap perjuangan rekan buruh dilaksanakan secara konstruktif kemudian ikuti aturan dan kita tunjukkan ke dunia bahwa Indonesia negara yang ramah terhadap investasi dan buruhnya, buruh yang profesional, dewasa dan yang tentunya akan bisa memberikan ruang investasi nyaman bagi investor yang masuk," tutup Sigit.

 Polri Proses Kode Etik Berat Mantan Kapolres Bima Kota, Kadivhumas: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Narkoba

Polri Proses Kode Etik Berat Mantan Kapolres Bima Kota, Kadivhumas: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Narkoba

 



Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam menindak tegas dugaan pelanggaran kode etik dan tindak pidana narkotika yang melibatkan mantan Kapolres Bima Kota, AKBP DPK. Proses penegakan hukum dan kode etik terus berjalan, termasuk rencana sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) pada 19 Februari 2026.


Berdasarkan hasil penyelidikan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, AKBP DPK diduga terlibat penyalahgunaan wewenang dengan meminta dan menerima setoran dari bandar narkoba melalui mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP M, sebesar Rp300 juta per bulan. 


Sebelumnya, AKP M telah menjalani sidang KKEP oleh Bidpropam Polda NTB dengan putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) serta telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pidana narkotika oleh Ditresnarkoba Polda NTB. 


Dalam pengembangan perkara, penyidik Divpropam Polri juga menemukan sejumlah barang yang diduga narkotika di rumah AKBP DPK di Tangerang Selatan, antara lain sabu 16,3 gram, ekstasi 50 butir, alprazolam 19 butir, happy five 2 butir, dan ketamin 5 gram. Seluruh barang bukti tersebut telah diserahkan ke Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri untuk proses pidana. 


Hasil gelar perkara Biro Wabprof Divpropam Polri menyimpulkan dugaan pelanggaran kode etik AKBP DPK termasuk kategori berat, melanggar ketentuan PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri serta Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri. 


Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran, terlebih yang berkaitan dengan narkotika.


“Polri berkomitmen menindak tegas setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun kode etik, khususnya terkait penyalahgunaan narkotika. Tidak ada ruang bagi pelanggar di institusi Polri,” tegasnya.


Ia menambahkan, proses hukum pidana dan kode etik terhadap AKBP DPK akan berjalan paralel secara transparan dan akuntabel. 


“Penanganan perkara ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga integritas serta kepercayaan publik terhadap institusi,” ujar Kadivhumas.


Divpropam Polri menjadwalkan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri terhadap AKBP DPK pada Kamis, 19 Februari 2026. Sidang tersebut akan menentukan sanksi etik atas dugaan pelanggaran berat yang dilakukan. 


Polri menegaskan bahwa setiap pelanggaran anggota, terutama terkait narkotika, akan diproses secara tegas sebagai bagian dari komitmen bersih-bersih internal dan penguatan reformasi institusi.

 Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih - bersih Lokasi Wisata Bromo

Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih - bersih Lokasi Wisata Bromo

 

PROBOLINGGO - Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi pusat perhatian melalui kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata.


Polres Probolinggo Polda Jatim bersinergi dengan TNI, pelaku usaha wisata, Forum Sahabat Gunung, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pengelola hotel, sopir jeep wisata, hingga pedagang asongan, melaksanakan aksi bersih-bersih di sejumlah titik kawasan Bromo, Sabtu (14/2/2026).




Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program “Indonesia Asri” sekaligus upaya nyata menjaga kelestarian alam serta kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bromo. 


Aksi bersih-bersih menyasar sejumlah titik strategis, mulai jalan masuk menuju lautan pasir, area lautan, Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Agung Poten Luhur.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas antara kepolisian, TNI, pengelola taman nasional, dan seluruh elemen masyarakat wisata.


“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolsek Sukapura.


Lebih lanjut, AKP Ardhi menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata sangat berpengaruh terhadap citra daerah dan keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat.


“Jika lingkungan terjaga, wisatawan akan merasa nyaman dan aman. Dampaknya tentu dirasakan langsung oleh pelaku usaha, mulai dari hotel, penyedia jasa transportasi, hingga pedagang kecil,” imbuh AKP Ardhi. 


Melalui kerja bakti ini, seluruh pihak menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan Indonesia Asri sekaligus mengajak wisatawan untuk lebih peduli terhadap lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Ardhi juga menyampaikan imbauan khusus kepada para pengunjung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru agar senantiasa menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku.


“Kami mengimbau seluruh wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas umum, serta tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan wisata,” tegas Kapolsek Sukapura. 


Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi, mengapresiasi inisiatif bersama ini sebagai langkah konkret dalam menjaga ekosistem kawasan konservasi.


“Alhamdulillah, ratusan peserta yang bergabung berhasil mengumpulkan sampah setara lima kendaraan, baik truk maupun pikap,” ujar Bambang.


Sementara itu, para pelaku usaha wisata berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, terutama saat momen libur panjang ketika jumlah pengunjung meningkat signifikan.


Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta berharap aksi bersih-bersih ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga keindahan dan kelestarian kawasan wisata kebanggaan Jawa Timur tersebut demi generasi mendatang. (*)

 Polresta Sidoarjo Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi Jadi Gas Portabel

Polresta Sidoarjo Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi Jadi Gas Portabel

SIDOARJO - Satreskrim Polresta Sidoarjo Polda Jatim berhasil membongkar kasus pengoplosan LPG 3 kilogram bersubsidi yang dipindahkan ke tabung gas portabel ukuran 235 gram, untuk diperjualbelikan ke masyarakat. 


Bermula dari laporan Masyarakat, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Sidoarjo Polda Jatim melakukan penyelidikan di wilayah Kepuh Permai, Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru pada 6 Februari 2026. 


Di lokasi tersebut, petugas mendapati seorang pria tengah mengangkut tabung gas portabel yang diduga hasil pengoplosan dan siap kirim. 




Pelaku diketahui berinisial M (37), warga Sidoarjo yang berprofesi sebagai wiraswasta. 


Dari hasil pemeriksaan di lokasi, didapatkan berbagai peralatan yang digunakan untuk memindahkan isi LPG subsidi 3 Kg ke tabung gas portabel, termasuk regulator, selang, alat pengisi ulang, timbangan digital hingga alat press. 


Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 13 tabung LPG 3 Kg bersubsidi, lebih dari seribu tabung portabel kosong, serta ratusan tabung gas portabel yang sudah terisi. 


"Produk gas portabel tersebut dijual dengan merek tertentu, namun isinya tidak sesuai dengan keterangan berat pada label,” ujar Kombes. Pol. Christian Tobing, Sabtu (14/2/2026).


Hasil pemeriksaan mengungkap, praktik ilegal ini telah dijalankan pelaku selama kurang lebih dua tahun. 


Awalnya dilakukan secara kecil-kecilan saat pelaku masih bekerja di sebuah perusahaan terpal. 


Namun setelah mengalami PHK, pelaku fokus menjalankan usaha pengoplosan tersebut. 


"Ide melakukan pemindahan gas bahkan diperoleh dari tayangan video di YouTube," terang Kombes. Pol. Christian Tobing.


Dari pengakuan pelaku, setiap kaleng gas portabel pelaku meraup keuntungan sekitar Rp. 4.000. 


Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar 140 tabung dan dalam sebulan bisa mencapai ribuan tabung. 


Omzet yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp. 30 juta per bulan. Distribusi penjualan dilakukan di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. 


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar. 


Pelaku juga dikenakan Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara atau denda hingga Rp. 2 miliar. (*)

 Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri yang Presisi

Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri yang Presisi

 




SEMARANG - Akpol Angkatan 1998 Batalyon Parama Satwika berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di lingkungan Akademi Kepolisian. 


Hal itu diwujudkan dalam bentuk pembangunan Loby Parama Satwika yang sudah diresmikan dengan dihadiri langsung Dosen Kepolisian Utama Tk 2 Akpol, Brigjen Pol. Suharjimantoro yang mewakili Gubernur Akpol di Semarang, Minggu (15/2/26).


Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi selaku Ketua Alumni Akpol 1998, menyatakan bahwa Lobby Parama Satwika dibangun sebagai fasilitas pendukung yang berfungsi sebagai ruang penerima, ruang interaksi, serta sarana representatif bagi kegiatan akademik dan kelembagaan. 


Kehadiran lobby ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi taruna, tenaga pendidik, serta seluruh civitas akademika dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, tertib, dan profesional.


“Dengan diresmikannya Lobby Parama Satwika, diharapkan sarana prasarana pendidikan di Akademi Kepolisian semakin memadai, serta mampu mendukung proses pembelajaran yang efektif dalam mencetak perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya,” jelasnya.


Ia menegaskan, pembangunan loby ini tentunya merupakan wujud bhakti Akpol Angkatan 1998. Pembangunan fasilitas ini juga menjadi simbol kepedulian dan ikatan emosional alumni terhadap almamater.


“Sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Akademi Kepolisian sebagai lembaga pendidikan pembentukan perwira Polri yang unggul, berintegritas, dan berkarakter kebhayangkaraan,” ungkapnya. (*)

Polres Ngawi Amankan Objek Wisata Saat Long Weekend dan Libur Imlek

Polres Ngawi Amankan Objek Wisata Saat Long Weekend dan Libur Imlek

   


Ngawi – Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengunjung pada momen libur long weekend dan libur Imlek, Polres Ngawi dan seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan pengamanan di sejumlah objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Ngawi.

Pengamanan difokuskan di beberapa destinasi favorit masyarakat, di antaranya Kolam Renang Tawun, Ketonggo Park, Jahe Klenting, serta Kebun Teh Jamus. Personel disiagakan untuk melakukan patroli dialogis, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung maupun pengelola wisata.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang memanfaatkan momen libur untuk berwisata bersama keluarga.

“Polres Ngawi berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Pengamanan ini sebagai bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat menikmati libur panjang dengan aman dan tertib,” ujarnya pada Senin (16/2/2026).

Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi di seluruh objek wisata terpantau aman, tertib, dan relatif sepi. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol selama kegiatan pengamanan berlangsung.

Dengan kehadiran aparat kepolisian di lokasi wisata, diharapkan situasi kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi tetap terjaga selama rangkaian libur panjang dan perayaan Imlek.