Ad 728x90

Friday, May 15, 2026

 




Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap dua korban.

Peristiwa tersebut bermula pada Senin malam, 11 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, saat korban bersama sejumlah rekannya berkumpul di sebuah angkringan di wilayah Tambakromo, Geneng.

Saat itu terjadi salah paham, ketika korban akan klarifikasi, namun situasi berubah memanas pada malam hari hingga memicu kegaduhan warga sekitar.

Sesampainya di pertigaan belakang balai desa lama Desa Sidorejo, korban bersama rekannya didatangi sekelompok orang dan langsung menjadi sasaran pemukulan secara bersama-sama. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Geneng pada Selasa, 12 Mei 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Opsnal Satreskrim Polres Ngawi bersama Unit Reskrim Polsek Geneng bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku dan pada Selasa malam sekitar pukul 22.42 WIB berhasil mengamankan para terduga pelaku di sekitar SDN 1 Sidorejo.

Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si.,  melalui Kasat Reskrim Aris Gunadi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat.

“Polres Ngawi berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak mudah terpancing emosi maupun isu yang dapat memicu konflik kelompok. Semua permasalahan hendaknya diselesaikan dengan cara yang baik dan sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi media Jumat (15/5/2026)

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui melakukan pemukulan terhadap korban dengan tangan kosong di dua lokasi berbeda, yakni di sekitar balai desa lama dan perempatan dekat SDN 1 Sidorejo.

Saat ini para pelaku yang beralamat Ngawi dan berinisial YA (27), FS (30), HbS (38), JAA (29), AP (18) dan 2 Anak, beserta barang bukti berupa hasil visum et repertum telah diamankan di Satreskrim Polres Ngawi guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Seluruh pelaku dijerat Pasal 262 ayat (1) KUHP serta Pasal 76C Jo Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.



 Bhabinkamtibmas Gandri Aktif Dampingi Warga, Tanaman Terong dan Kacang Panjang Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Gandri Aktif Dampingi Warga, Tanaman Terong dan Kacang Panjang Dukung Ketahanan Pangan

 




Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melaksanakan sambang dan monitoring terhadap pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di wilayah desa binaan masing-masing.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah dengan tanaman pangan seperti kacang panjang dan terong merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Polres Ngawi akan terus hadir memberikan pendampingan agar masyarakat semakin produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Gandri, Aipda Kuswanto, Polres Ngawi, yang melaksanakan pengecekan pekarangan pangan bergizi milik Bapak Parjo di Desa Gandri, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Kuswanto melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman kacang panjang dan terong guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik dan sehat. Selain itu, petugas juga berdialog dengan pemilik lahan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam proses perkembangan tanaman.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya kepedulian masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin aktif dalam mengembangkan pekarangan produktif, sehingga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi dapat terus terjaga dengan baik.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Ngobras Bersama Warga Ngompro, Polisi Ngawi Perkuat Kamtibmas Lingkungan

Ngobras Bersama Warga Ngompro, Polisi Ngawi Perkuat Kamtibmas Lingkungan

 



Ngawi – Dalam upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, Polsek Pangkur Polres Ngawi, melaksanakan kegiatan NGOBRAS (Ngopi Bersama Masyarakat).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur tersebut menjadi sarana dialog santai antara polisi dan warga guna menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah Desa Ngompro.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,M.Si., melalui Kapolsek Pangkur AKP Nur Hidayat, S.H , M.H., menyampaikan bahwa kegiatan NGOBRAS merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat guna memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Melalui komunikasi yang santai dan penuh keakraban seperti ini, diharapkan masyarakat semakin dekat dengan Polri serta bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya, pada Jumat (15/5/2026)

Warga Ngompro merasa senang, dengan adanya NGOBRAS, diskusi dalam meningkatkan kamtibmas di lingkungannya menjadi lebih santai.



 Polsanak: Polres Blitar Edukasi Pelajar Berbudaya Tertib Sejak Dini

Polsanak: Polres Blitar Edukasi Pelajar Berbudaya Tertib Sejak Dini

 




BLITAR - Dalam upaya menanamkan disiplin dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Polres Blitar Polda Jatim terus melakukan pendekatan di kalangan pelajar melalui program Polsanak (Polisi Sahabat Anak).

Melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas),Polres Blitar Polda Jatim aktif memberikan edukasi tentang tata tertib dan tata krama berlalu lintas.

Kegiatan Polsanak juga diisi dengan edukasi keselamatan berlalu lintas, pengenalan rambu-rambu lalu lintas serta cara berkendara yang aman.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kasat Lantas AKP Galih Yasir Mubaroq menyampaikan melalui kegiatan Polsanak, diharapkan para pelajar yang masih usia anak - anak dapat menjadi bagian dari komunitas masyarakat yang menjadi pelopor berbudaya tertib.

"Budaya tertib kita tanamkan sejak dini, dengan harapan kelak jika adik - adik pelajar ini dewasa bisa menjadi bagian dari masyarakat yang berbudaya tertib," ujar AKP Galih, Jumat (15/5/26).

Selain memberikan edukasi, pada kegiatan Polsanak ini anggota Satlantas juga mengajak para siswa berinteraksi secara humanis sehingga tercipta kedekatan antara Polri dan anak-anak. (*)



 Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum

 





SURABAYA – Aksi pencurian dengan sasaran barang tak biasa, berhasil diungkap oleh Polrestabes Surabaya Polda Jatim.

Seorang pria berinisial I (29), warga asal Kabupaten Sampang, Madura, diamankan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah diduga mencuri sandaran kursi besi fasilitas umum (Fasum) di kawasan Semolowaru Tengah, Kecamatan Sukolilo Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas AKP Hadi mengungkapkan pelaku ditangkap pada Selasa malam, 12 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah rumah kontrakan. 

"Penangkapan ini dilakukan setelah Polisi menerima laporan terkait hilangnya satu unit sandaran kursi besi yang diduga merupakan bagian dari fasilitas umum," tutur AKP Hadi, pada Kamis (14/5).

AKP Hadi mengatakan peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Semolowaru Tengah 2/2, Kecamatan Sukolilo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian sejumlah warga melihat seorang pria mengendarai sepeda motor melawan arus dan melintas di trotoar samping rumah sakit kawasan tersebut sambil membawa sebuah sandaran kursi besi," katanya.

AKP Hadi menyebut gerak-gerik pelaku yang dinilai mencurigakan membuat warga melakukan pengamatan lebih lanjut.

"Warga kemudian membuntuti pelaku dan sempat menegurnya agar mengembalikan barang yang dibawa. Namun, alih-alih berhenti, pelaku justru memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi untuk melarikan diri," jelasnya.

AKP Hadi menambahkan aksi pelarian itu menjadi petunjuk penting bagi warga untuk mengingat kendaraan yang digunakan pelaku, yakni sepeda motor Honda Vario warna putih dengan nomor polisi L-4671-RZ.

"Berbekal laporan masyarakat dan hasil penyelidikan, anggota Resmob akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku di lokasi persembunyiannya," jelas AKP Hadi.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih bernomor polisi L-4671-RZ, dua pelat nomor kendaraan, sebuah dompet, serta celana jeans biru yang diduga digunakan saat beraksi.

Pelaku diketahui berperan sebagai eksekutor yang mengambil sandaran kursi besi dari lokasi kejadian.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) KUHP terkait tindak pidana pencurian.

Saat ini, penyidik Unit Reskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pencurian tidak hanya menyasar barang bernilai tinggi, tetapi juga fasilitas umum yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat. (*)

 Long Weekend : Polres Probolinggo Pertebal Pengamanan di Kawasan Wisata Bromo

Long Weekend : Polres Probolinggo Pertebal Pengamanan di Kawasan Wisata Bromo

 



PROBOLINGGO – Mengantisipasi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih, jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim menyiagakan puluhan personel di pintu masuk kawasan wisata Gunung Bromo.

Pengamanan difokuskan di area loket Cemoro Lawang/Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo sejak Kamis (14/5/2026).

Petugas kepolisian melakukan pengaturan arus kendaraan, pemantauan situasi keamanan, serta membantu kelancaran aktivitas wisatawan yang hendak memasuki kawasan wisata Bromo. 

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memberikan rasa aman kepada para pengunjung selama menikmati masa libur panjang.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan pengamanan dilakukan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat serta wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo selama long weekend .

“Kami menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, khususnya di pintu masuk kawasan wisata Bromo, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan arus kendaraan,” ungkap AKBP Latif, Jumat (15/5/26).

Selain melakukan pengamanan, personel Polres Probolinggo juga memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu waspada dan patuhi peraturan yang ada. 

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan keluarga, menjaga barang bawaan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan layak jalan,” tambah AKBP Latif. 

Petugas juga mengingatkan masyarakat bahwa apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin melaporkan situasi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.

Dengan kesiapsiagaan personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan di kawasan Bromo dengan aman, nyaman, dan lancar. (*)



 Polres Ngawi Perkuat Kamtibmas Melalui NGOBRAS

Polres Ngawi Perkuat Kamtibmas Melalui NGOBRAS

 




NGAWI – Dalam upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, Polres Ngawi Polda Jatim melalui Polsek Pangkur melaksanakan kegiatan NGOBRAS (Ngopi Bersama Masyarakat).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur tersebut menjadi sarana dialog santai antara Polisi dan warga guna menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah Desa Ngompro.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Pangkur AKP Nur Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan NGOBRAS merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat guna memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui program NGOBRAS ini, pesan Kamtibmas diharapkan tersampaikan tanpa sekat antara Polisi dengan masyarakat.

“Melalui komunikasi yang santai dan penuh keakraban seperti ini, diharapkan masyarakat semakin dekat dengan Polri serta bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya, pada Jumat (15/5/2026).

Warga Ngompro merasa senang, dengan adanya NGOBRAS, diskusi dalam meningkatkan kamtibmas di lingkungannya menjadi lebih santai.

Hal itu seperti disampaikan oleh salah satu warga yang mengaku bernama Yogi (52) yang menyampaikan keluhannya kepada Polisi pada saat NGOBRAS.

"Kami jadi tidak canggung, untuk menyampaikan keluhan terkait dengan layanan di kepolisian maupun laporan situasi kamtibmas yang memang benar adanya," ujarnya.

Ia juga berharap, program NGOBRAS ini tidak hanya sekali dua kali diadakan.

"Wilayah Ngawi kan luas, ya mungkin di desa - desa lain juga perlu dikunjungi seperti ini," pungkasnya. (*)



 Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak

Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak

 



Pontianak – Ajang bola voli bergengsi tingkat Asia, AVC Men’s Club Championship 2026, resmi dimulai di Gor A. Yani Terpadu, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 13–17 Mei 2026. Turnamen yang diikuti klub-klub bola voli terbaik Asia tersebut dibuka meriah dengan tingginya antusiasme masyarakat yang memadati arena pertandingan.

Pembukaan diawali dengan penampilan budaya khas Kalimantan Barat dan parade peserta dari berbagai negara Asia. Kehadiran ribuan penonton menciptakan atmosfer sepanjang rangkaian acara pembukaan hingga pertandingan perdana berlangsung.

Pada laga pembuka, wakil Indonesia Jakarta Bhayangkara Presisi sukses meraih kemenangan penting atas Zhayk VC asal Kazakhstan dengan skor 3-1 (25-22, 22-25, 25-20, 25-18). 

Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Zhayk VC sempat memberikan perlawanan melalui spike keras dan servis agresif, namun Bhayangkara Presisi mampu menjaga konsistensi permainan hingga mengamankan kemenangan perdana di turnamen tersebut.

Sementara itu, laga lainnya mempertemukan Hyundai Capital Sky Walker wakil Korea Selatan melawan Al Rayyan asal Qatar. Tim Korea Selatan berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 (20-25, 20-25, 25-21, 21-25) melalui permainan cepat dan koordinasi pertahanan yang solid.

Kapolda Kalimantan Barat selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manager Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain serta dukungan masyarakat Pontianak dalam laga perdana tersebut.

“Alhamdulillah, kemenangan perdana ini menjadi awal yang baik bagi Bhayangkara Presisi di AVC 2026. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh manajemen, pelatih, dan pemain serta dukungan luar biasa masyarakat Indonesia, khususnya warga Pontianak, yang memberikan semangat penuh kepada tim. Kami berharap tim tetap fokus dan konsisten menghadapi pertandingan berikutnya karena persaingan di level Asia sangat ketat,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto.

Presiden Konfederasi Bola Voli Asia (AVC), Ramon Suzara, menyebut penyelenggaraan AVC Men’s Club Championship 2026 di Pontianak menjadi momentum penting bagi perkembangan bola voli di kawasan Asia.

“Turnamen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan bola voli Asia. Kehadiran tim-tim terbaik dari berbagai negara tidak hanya menghadirkan persaingan berkualitas tinggi, tetapi juga menginspirasi generasi muda serta mendorong sportivitas dan pariwisata lokal Kalimantan Barat,” kata Ramon Suzara.

Tingginya antusiasme masyarakat serta jalannya pertandingan pada hari pertama menjadi bukti bahwa Pontianak mampu menghadirkan penyelenggaraan event olahraga internasional yang profesional dan berkelas dunia.

Thursday, May 14, 2026

 Polres Ngawi Cek SPPG Ketanggi, Tekankan SOP hingga Zero Accident

Polres Ngawi Cek SPPG Ketanggi, Tekankan SOP hingga Zero Accident

 




NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Piket Pamenwas (Perwira Menengah Pengawas), Kompol Didik Supriyanto, S.H melakukan pengecekan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ketanggi Ngawi (Polres Ngawi III), Rabu (13/5/26).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan monitoring guna memastikan situasi keamanan serta operasional di lingkungan SPPG berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


Pamenwas juga menekankan pentingnya penerapan SOP yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas di lingkungan SPPG. 


Hal tersebut dinilai penting guna mendukung terciptanya sistem kerja yang profesional dan maksimal.


Kabagren Polres Ngawi Kompol Didik Supriyanto menyampaikan bahwa seluruh petugas SPPG diharapkan selalu mengedepankan kedisiplinan kerja, keselamatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan.


“Diharapkan seluruh petugas melaksanakan tugas sesuai SOP yang berlaku, mengutamakan prinsip zero accident, meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi, serta mendukung penguatan ekosistem SPPG agar semakin profesional dan berkualitas,” ujar Kompol Didik Supriyanto.


Seperti diketahui, dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polres Ngawi memiliki 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


SPPG yang dibangun oleh Polres Ngawi itu terletak Ds. Ketanggi Kec. Ngawi, Ds. Cangakan Kec. Kasreman, Ds. Sidorejo Kec. Karangjati


Dari keseluruhan SPPG Polres Ngawi tersebut, lebih kurang 7500 (tujuh  ribu lima ratus) penerima manfaat  program MBG dapat tercover. (*)

 Polres Ponorogo Libatkan Sidokkes Pastikan Makanan Program MBG Aman Dikosumsi

Polres Ponorogo Libatkan Sidokkes Pastikan Makanan Program MBG Aman Dikosumsi

 




PONOROGO, – Komitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polres Ponorogo Polda Jatim rutin melakukan pemeriksaan keamanan makanan (food safety) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ponorogo.


Dengan melibatkan personel seksi kedokteran dan kesehatan (Sidokkes), pemeriksaan dilakukan secara teliti dengan uji kimiawi terhadap makanan dan minuman yang akan disajikan. 


Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa seluruh makanan dan minuman harus memenuhi standar kelayakan untuk disajikan kepada penerima manfaat.


“Seluruh makanan dan minuman harus dipastikan aman dikonsumsi,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Kamis (14/5/26).


Ia menambahkan, pemeriksaan food safety tersebut dilakukan secara berkala sebagai langkah pengawasan untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga.


“Pemeriksaan ini dilakukan secara periodik untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan tetap aman dan sehat,” pungkasnya.


Seperti diketahui, Polres Ponorogo Polda Jatim memiliki 3 SPPG di 3 lokasi yang berbeda.


SPPG Polres Ponorogo 1 berada di Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, SPPG Polres Ponorogo 2 di Desa Demangan, Kecamatan Siman dan SPPG Polres Ponorogo 3 di Kelurahan Purbosuman. (*)

 Polres Malang Ungkap Pembalakan Hutan, Truk Bermuatan Kayu Diamankan

Polres Malang Ungkap Pembalakan Hutan, Truk Bermuatan Kayu Diamankan

 




MALANG – Polres Malang Polda Jatim mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembalakan hutan di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. 


Seorang pria berinisial PS (60), warga Sumbermanjing Wetan, diamankan petugas saat mengangkut kayu hasil hutan tanpa dokumen resmi.


Kasus tersebut terungkap setelah petugas gabungan Perhutani dan Polsek Sumbermanjing Wetan melakukan patroli di kawasan hutan petak 70M Sengguruh, Desa Tambakrejo pada Senin (11/5/2026).


Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas penebangan pohon di kawasan hutan.


"Petugas gabungan segera menindaklanjuti dengan melakukan patroli hingga ditemukan kendaraan yang mengangkut kayu hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen sah,” ujar AKP Bambang Subinajar, Kamis (14/5/2026).


Dalam penindakan tersebut, Polisi mengamankan satu unit truk engkel Toyota Dyna Rino warna biru putih bernomor polisi AE-8233-YM yang digunakan untuk mengangkut kayu.


Selain kendaraan, petugas juga menyita kayu jati olahan jenis rencek sepanjang sekitar empat meter dengan ketebalan tumpukan satu meter.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli kayu tersebut dari seseorang berinisial P untuk kemudian dijual kembali.


“Dari hasil interogasi, tersangka mengakui kayu tersebut diperoleh tanpa dokumen resmi dan rencananya akan dijual kembali,” jelas AKP Bambang.


Akibat kejadian tersebut, pihak Perum Perhutani mengalami kerugian material sekitar Rp12,6 juta.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal terkait pengangkutan dan kepemilikan kayu hasil hutan tanpa dokumen sah serta ketentuan tindak pidana kehutanan.


“Polres Malang berkomitmen menindak tegas segala bentuk perusakan hutan karena berdampak langsung terhadap kelestarian lingkungan,” pungkas AKP Bambang. (*)

 Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang

Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang

 

BANGKALAN - Kasus dugaan penyekapan yang sempat viral di wilayah Kecamatan Socah, Bangkalan, akhirnya mulai menemukan titik terang. 


Polisi mengungkap, peristiwa itu bermula dari Kabupaten Jombang, sebelum satu keluarga diduga disekap di Kecamatan Socah.




Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi mengatakan, pihaknya telah mengamankan seorang perempuan berinisial NH terkait kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap satu keluarga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. 


"Saudari NH diduga menjadi dalang dalam kasus tersebut," ujar AKP Hafid, Kamis (14/5/26).


Penangkapan dilakukan Tim Macan Unit Resmob Satreskrim Polres Bangkalan Polda Jatim di kawasan pertigaan lampu merah Junok, Bangkalan.


"Tersangka saat ini sudah kami serahkan ke Polres Jombang karena kejadian awalnya di Jombang," terang AKP Hafid.


Kasatreskrim Polres Bangkalan menerangkan, tersangka NH sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).


NH menjadi terduga pelaku terakhir yang ditangkap setelah Polisi lebih dahulu menangkap dua tersangka lain berinisial BA dan ZH di lokasi berbeda.


Tersangka BA ditangkap saat berada di depan salah satu minimarket di Bangkalan. 


Meski sempat melakukan perlawanan dan menolak diitangkap, petugas akhirnya berhasil membawanya ke kantor Polisi.


Sementara itu, tersangka ZH ditangkap saat bersembunyi di rumah istrinya di Desa Arok, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. 


Polisi menyebut proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan meski sempat mendapat hambatan dari pihak keluarga. (*)

Polres Ngawi Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sekaralas Pantau Budidaya Bawang Merah Warga

Polres Ngawi Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sekaralas Pantau Budidaya Bawang Merah Warga

   


Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi menginstruksikan seluruh jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di wilayah desa binaan masing-masing.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Budidaya bawang merah di pekarangan rumah menjadi salah satu langkah efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Polres Ngawi akan terus mendukung kegiatan produktif warga.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sekaralas, Aipda Fajar Eko, Polsek Widodaren, Polres Ngawi, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Waturumpuk, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Fajar Eko melakukan pengecekan langsung terhadap lahan milik Bapak Sukadi yang dimanfaatkan untuk budidaya bawang merah sebagai sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi. Selain itu, petugas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Polres dan Polsek Jajaran Amankan Perayaan Kenaikan Yesus Kristus

Polres dan Polsek Jajaran Amankan Perayaan Kenaikan Yesus Kristus

  



Ngawi – Polres Ngawi bersama polsek jajaran melaksanakan pengamanan perayaan Kenaikan Yesus Kristus di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi, Kamis (14/5/2026).

Pengamanan dilakukan di sejumlah gereja dan tempat ibadah guna memastikan rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus.

“Polres Ngawi bersama seluruh polsek jajaran melaksanakan pengamanan di gereja-gereja dan lokasi ibadah guna memberikan rasa aman. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres Ngawi.

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari area parkir, pintu masuk gereja, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah. Selain itu, petugas juga melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Kegiatan pengamanan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengurus gereja karena memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Dengan adanya pengamanan dari Polres Ngawi dan polsek jajaran, seluruh rangkaian perayaan Kenaikan Yesus Kristus di wilayah Kabupaten Ngawi berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.

Cuaca Tak Menentu, Polres Ngawi Lakukan Fogging Cegah Demam Berdarah

Cuaca Tak Menentu, Polres Ngawi Lakukan Fogging Cegah Demam Berdarah

 




 Ngawi – Cuaca yang tidak menentu belakangan ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Polres Ngawi.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Sidokkes Polres Ngawi melaksanakan kegiatan fogging di lingkungan Mapolres Ngawi dan sekitarnya.

Kegiatan fogging tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Ngawi Ipda Joko bersama personel Sidokkes sebagai upaya pencegahan berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama DBD.

Selain melakukan pengasapan (fogging), personel juga memberikan imbauan kepada anggota dan masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna meminimalisir potensi berkembangbiaknya nyamuk.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, SIK, MSI melalui Kasi Dokkes Ipda Joko mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Ngawi terhadap kesehatan personel maupun masyarakat.

“Perubahan cuaca yang tidak menentu sangat berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit demam berdarah. Oleh karena itu, kami melaksanakan fogging sebagai langkah preventif untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD,” ujar Ipda Joko, Kamis (14/5/2026)

Ia menambahkan, pencegahan demam berdarah tidak hanya dilakukan melalui fogging, namun juga membutuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan lingkungan Polres Ngawi dan masyarakat sekitar tetap sehat, aman, serta terhindar dari ancaman penyakit demam berdarah.

Wednesday, May 13, 2026

 Polres Madiun Kota Perkuat Komitmen Jogo Jatim Lewat Kopi Pendekar

Polres Madiun Kota Perkuat Komitmen Jogo Jatim Lewat Kopi Pendekar

 



KOTA MADIUN - Upaya menciptakan kondusivitas Kamtibmas di wilayah Madiun Kota dan komitmen Jogo Jawa Timur (Jatim), Polres Madiun Kota menggelar "Kopi Pendekar" di Warung Garasi Cozy Space, Jalan Janursari, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin malam (11/5/26).


Kegiatan tersebut melibatkan para pelatih pencak silat se-wilayah Madiun Kota dengan mengusung tema “Bersaudara Dalam Silat Bersatu Menjaga Kota Madiun Bermartabat” .


Dalam kegiatan tersebut, para pelatih dan perwakilan perguruan silat berdiskusi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya potensi gesekan antar perguruan menjelang bulan Suro.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto SIK., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kopi Pendekar yang merupakan bagian dari komitmen bersama Jogo Jatim.


Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antar perguruan silat menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah Kota Madiun.


“Melalui kegiatan Kopi Pendekar ini, kami berharap seluruh perguruan silat semakin solid menjaga persaudaraan, mengedepankan nilai luhur pencak silat, serta bersama-sama menciptakan situasi Kota Madiun yang aman, damai, dan kondusif," ujar AKBP Wiwin.


Kapolres Madiun Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak provokasi dan menjaga nama baik Kota Pendekar.


Pada kegiatan Kopi Pendekar ini pula, seluruh peserta mengikrarkan deklarasi komitmen bersama untuk menolak aksi anarkis, hoaks, ujaran kebencian, serta siap bersinergi menjaga keamanan Kota Madiun.


Sementara itu, Kasat Binmas Polres Madiun Kota AKP Danar Suntaka, menegaskan pentingnya peran para senior dan pelatih dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus menjadi pelaku kekerasan jalanan maupun mudah terprovokasi oleh isu di media sosial.


“Jangan sampai anak didik kita kehilangan arah. Prestasi pencak silat yang sudah mendunia harus dijaga dengan sikap persaudaraan dan kedamaian. Kota Madiun harus benar-benar menjadi Kota Pendekar yang adem ayem dan guyub rukun,” pungkasnya.(*).

 Polda Jatim Perkuat Budaya Anti Korupsi Lewat Pelatihan Integritas dan Tata Nilai

Polda Jatim Perkuat Budaya Anti Korupsi Lewat Pelatihan Integritas dan Tata Nilai

 




SURABAYA – Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya membangun budaya integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian melalui Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Anti Korupsi (Pelatnas) yang digelar di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (12/5/2026).


Kegiatan yang diinisiasi Kortas Tipidkor Polri itu diikuti para Kapolres, Wakapolres, Kapolsek, Kasatfung hingga Kasubdit dari seluruh jajaran Polda Jatim.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat integritas seluruh personel Polri.


“Budaya anti korupsi harus terus diperkuat dan ditanamkan kepada seluruh insan Bhayangkara, terlebih Polri juga menjadi aparat penegak hukum yang menangani tindak pidana korupsi,” ujar Kombes Roy.


Ia menyebut, membangun institusi yang bersih membutuhkan komitmen bersama dari seluruh anggota Polri. 


Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola yang berintegritas guna mendukung kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas.


Sebagai bentuk keseriusan mendukung komitmen tersebut, Polda Jatim menghadirkan pejabat utama hingga jajaran Polres untuk mengikuti pelatihan secara menyeluruh.


“Saya meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga nilai integritas dapat diterapkan secara utuh di lingkungan Polda Jawa Timur,” tegas Kombes Roy.


Dalam kesempatan itu, Kombes Roy juga mengingatkan pentingnya semangat “Jogo Jatim” dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.


“Jogo Jatim bukan sekadar slogan, tetapi tanggung jawab kita untuk memastikan masyarakat merasa aman, ekonomi tetap tumbuh, dan investor nyaman berusaha di Jawa Timur,” kata Kombes Roy.


Ia berharap kegiatan tersebut berjalan produktif dan mampu melahirkan personel Polri yang semakin profesional serta berintegritas.


“Setelah kembali ke satuan masing-masing, peserta diharapkan dapat menularkan nilai-nilai integritas kepada anggota lainnya,” pungkas Kombes Roy. (*)

Polri dan Bank Indonesia Musnahkan 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Rupiah

Polri dan Bank Indonesia Musnahkan 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Rupiah

 



Jakarta – Bareskrim Polri bersama Bank Indonesia dan unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) melaksanakan konferensi pers dan seremonial pemusnahan uang rupiah palsu di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026).


Dalam keterangannya, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menegaskan bahwa kegiatan pemusnahan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional serta melindungi masyarakat dari peredaran uang palsu.


“Polri berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan mata uang, mulai dari pembuatan, penyimpanan, hingga peredaran uang palsu. Sepanjang tahun 2025 hingga April 2026, rasio temuan uang palsu terus menurun dari 4 ppm pada tahun 2025 menjadi 1 ppm pada April 2026,” ujar Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.


Ia menjelaskan, pengungkapan kasus uang palsu oleh Bareskrim Polri dan jajaran pada periode 2025 hingga 2026 mencapai 252 laporan polisi dengan jumlah tersangka sebanyak 1.241 orang. Dari pengungkapan tersebut, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa 137.005 lembar uang rupiah palsu dan 17.267 lembar uang dolar palsu.


Menurut Wakabareskrim, uang palsu tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat, namun juga dapat mengganggu stabilitas perekonomian nasional dan menurunkan kepercayaan publik terhadap mata uang rupiah.


“Uang palsu tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas perekonomian dan menurunkan kepercayaan publik terhadap mata uang negara,” katanya.


Adapun uang rupiah palsu yang dimusnahkan pada kegiatan tersebut berjumlah 466.535 lembar berbagai pecahan. Barang bukti tersebut merupakan hasil temuan perbankan melalui Bank Indonesia pada periode 2017 hingga November 2025 yang kemudian diserahkan kepada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sesuai mekanisme penanganan non-yudisial.


Pemusnahan dilakukan menggunakan mesin pencacah setelah adanya penetapan izin dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melalui Penetapan Nomor 01/PNBid/2026/PN Jakarta Pusat tanggal 23 Januari 2026, sehingga uang tidak lagi menyerupai bentuk aslinya dan dipastikan tidak dapat kembali beredar di masyarakat.


Wakabareskrim juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat menerima uang tunai dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mencurigai adanya uang palsu.


“Pemalsuan uang merupakan kejahatan serius sebagaimana diatur dalam Pasal 374 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar,” tegasnya.


Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antarinstansi, peningkatan kualitas bahan uang, teknologi cetak, dan unsur pengamanan uang rupiah yang semakin modern sehingga lebih mudah dikenali masyarakat dan semakin sulit dipalsukan.


Ricky juga menjelaskan bahwa kualitas uang rupiah Indonesia mendapat pengakuan dunia internasional. Seri uang emisi 2022 memperoleh penghargaan Best New Banknote Series pada IACA Currency Award 2023, sementara pecahan Rp50.000 emisi 2022 meraih peringkat kedua dunia sebagai uang kertas paling aman dan paling sulit dipalsukan pada November 2024.


Melalui kegiatan pemusnahan tersebut, Polri bersama Bank Indonesia dan seluruh unsur Botasupal berharap masyarakat semakin waspada terhadap peredaran uang palsu serta aktif melaporkan apabila menemukan uang yang diragukan keasliannya kepada aparat kepolisian maupun Bank Indonesia.

 Polri Dorong Kolaborasi Nasional Lindungi Karya Anak Bangsa di Era Digital

Polri Dorong Kolaborasi Nasional Lindungi Karya Anak Bangsa di Era Digital



JAKARTA – Fenomena pembajakan digital masih menjadi ancaman serius bagi industri perfilman nasional di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan distribusi konten digital. Berdasarkan data Coalition Against Piracy (CAP) tahun 2025, kawasan Asia-Pasifik mengalami lebih dari 215 miliar kunjungan ke situs ilegal streaming dan unduhan film, dengan Indonesia masuk dalam lima besar negara dengan tingkat akses tertinggi.


Kondisi tersebut mendorong pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan terhadap karya anak bangsa sekaligus meningkatkan keamanan ruang digital. Melalui kegiatan Divhumas Polri melaksanakan Pertemuan Production House (PH) bertema “Melindungi Karya Anak Bangsa di Era Digital: Sinergi Nasional Melawan Pembajakan dan Kejahatan Siber serta Penguatan Edukasi Etika Kepolisian dalam Industri Perfilman”, para pemangku kepentingan berupaya membangun kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan industri perfilman Indonesia.


Sambutan Kadivhumas Polri yang disampaikan oleh Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam melindungi hak kekayaan intelektual serta menjaga keamanan ruang digital sebagai ekosistem baru industri perfilman. Menurutnya, Polri dituntut untuk adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan dunia digital yang terus berkembang.


“Penanganan permasalahan industri perfilman tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa Polri membuka ruang kolaborasi dengan insan perfilman untuk menghadirkan gambaran Polri yang profesional, humanis, dan edukatif. Melalui pertemuan bersama Production House, diharapkan terbangun kesamaan visi, komitmen bersama, serta langkah nyata yang berkelanjutan dalam melindungi karya anak bangsa.


“Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan, solusi, dan kerja sama strategis untuk kemajuan industri perfilman Indonesia,” tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Sonny Hendra Sudaryana menyampaikan bahwa kepercayaan atau trust menjadi faktor utama dalam pertumbuhan dan penguatan ekonomi digital nasional. Untuk memperkuat ekosistem digital, pemerintah memperkenalkan kerangka strategi 6C yang mencakup Connectivity, Competency, Capital, Catalysis, Commerce, dan Compliance sebagai fondasi pengembangan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.


Menurutnya, penguatan infrastruktur digital nasional harus diiringi dengan peningkatan talenta dan literasi digital masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Selain itu, dukungan investasi, pembiayaan, serta percepatan akselerasi ekosistem digital juga dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dan teknologi digital nasional.


Sonny menilai pembajakan konten digital tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku industri, tetapi juga melemahkan semangat berkarya dan menghambat pertumbuhan ekosistem kreatif nasional secara berkelanjutan. Karena itu, platform digital diharapkan memiliki mekanisme pemblokiran yang efektif guna mencegah penyebaran konten ilegal sekaligus membangun kepercayaan publik sebagai platform distribusi konten yang sehat dan berkualitas.


Sementara itu, perwakilan Dittipidsiber Bareskrim Polri Kompol Jeffrey Bram menekankan pentingnya penguatan keamanan siber pada production house maupun platform distribusi film untuk mencegah kebocoran konten dan penyebaran film secara ilegal sebelum maupun sesudah distribusi resmi.


Ia menjelaskan bahwa pengamanan sistem digital pada industri perfilman perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan sistem penyimpanan data, kontrol akses distribusi, hingga perlindungan terhadap server dan platform digital. Menurutnya, penanganan digital piracy tidak dapat hanya mengandalkan pemblokiran situs ilegal semata, tetapi juga membutuhkan pendekatan preventif melalui edukasi dan peningkatan literasi digital masyarakat.


“Edukasi kepada masyarakat penting untuk meningkatkan kesadaran hukum terkait penggunaan konten digital secara legal serta dampak negatif pembajakan terhadap industri kreatif nasional,” jelasnya.


Jeffrey juga menyampaikan bahwa regulasi terkait moderasi konten digital mengacu pada Pasal 40 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan UU ITE, PP Nomor 43 Tahun 2023, serta Kepmen Nomor 522 Tahun 2024 yang mengatur kewajiban penanganan konten ilegal oleh platform digital.


Melalui pertemuan tersebut, seluruh pihak berharap tercipta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku industri perfilman, platform digital, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem perfilman nasional yang aman, sehat, dan berdaya saing di era digital.

 Biro Logistik Polda Jatim Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan BMN Terbaik Tingkat Nasional

Biro Logistik Polda Jatim Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan BMN Terbaik Tingkat Nasional

 




SURABAYA - Biro Logistik (Rolog) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) kembali meraih penghargaan dalam Pelaksanaan Penatausahaan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) terbaik di tingkat Polda seluruh Indonesia.


Penghargaan tersebut diberikan oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto saat Rakernis Slog Polri di Cipinang Jakarta Timur, Selasa (12/5/26).


Penghargaan yang diraih Biro Logistik Polda Jatim ini juga merupakan penghargaan berulang (Recurring Award) karena konsistensi prestasi.


Sebelumnya, Biro Logistik Polda Jatim juga meraih prestasi terbaik terkait pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) dan Laporan BMN pada tahun 2025.


Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, prestasi yang diraih Biro Logistik baik di Tahun 2025 dan Tahun 2026 ini adalah berkat kerja tim dan dukungan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto dan Wakapolda Jatim,Brigjen Pol Pasma Royce.


"Ini bukan prestasi saya pribadi selaku Kepala Biro Logistik Polda Jatim, tetapi berkat kerja keras rekan-rekan di Rolog dan dukungan Bapak Kapolda serta Wakapolda Jatim," ungkapnya.


Kombes Dirmanto menerangkan, BMN di lingkungan Polri merupakan salah satu faktor kunci dalam penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 


Hal ini karena nilai BMN yang akurat dan tercatat dengan baik sangat memengaruhi neraca laporan keuangan instansi. 


Sesuai data yang ada, Polri telah 12 kali berturut turut mendapatkan penilaian Wajar Tanpa pengecualian(WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan(BPK).


Kombes Dirmanto juga menyampaikan terimakasih kepada Aslog Kapolri atas kepercayaan dan amanah dalam melaksanakan tugas di Biro Logistik hingga mendapat penilaian yang baik pada kinerja Biro Logistik Polda Jatim.


Selain itu Kombes Dirmanto juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota Polda Jatim khususnya di Biro Logistik yang telah bekerja menjalankan tugas fungsinya secara optimal.


"Kami juga ucapkan terimakasih seluruh anggota Polda Jatim khususnya di Biro Logistik yang telah bekerja menjalankan tugas fungsinya secara optimal," ungkap Kombes Dirmanto.


Meski begitu, Kombes Dirmanto mengaku prestasi yang diraih kali ini bukan semata kebanggan untuk berpuas diri, namun lebih dijadikan cambuk untuk meningkatkan kinerja.


Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Jatim khususnya Biro Logistik dan Bagian Logistik di tingkat Polres dalam melaksanakan tugas dan fungsi di Logistik Kepolisian.


"Kami tentu bangga, senang itu pasti ada buat kami karena prestasi dan meraih penghargaan. Namun, bagi kami penghargaan ini adalah cambuk untuk memotivasi kinerja kami ke depan untuk lebih baik lagi," pungkasnya. (*)