Ad 728x90

Monday, July 6, 2026

 Hari Bhayangkara ke - 80 Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni, Hadirkan Senyum dan Harapan Warga

Hari Bhayangkara ke - 80 Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni, Hadirkan Senyum dan Harapan Warga

 




NGAWI, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan program bedah rumah di dua lokasi berbeda sebagai bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat.


Adapun rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah yaitu milik Ibu Srijati, seorang warakawuri warga Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, serta rumah milik Ibu Endang Maeni di Dusun Krandegan I, Desa Krandegan RT 04 RW 02, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.


Melalui program ini, kedua rumah yang sebelumnya kurang layak huni kini telah direnovasi menjadi rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati. 


Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga.


"Program bedah rumah ini merupakan salah saru bentuk pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat," ungkap AKBP Prayoga, Senin (6/7/2026).


Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan semangat baru bagi para penerima. 


"Polri akan terus berupaya hadir melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Kapolres Ngawi.


Sementara itu, Ibu Srijati dan Ibu Endang Maeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolres Ngawi beserta seluruh jajaran Polres Ngawi atas bantuan yang telah diberikan.


"Terima kasih kepada Bapak Kapolres Ngawi dan seluruh anggota Polres Ngawi, serta yang telah membantu kami. Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka rumah kami kini menjadi lebih layak untuk ditempati. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan Polri semakin jaya serta selalu dicintai masyarakat," ungkap keduanya. (*)

 Polres Lumajang Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Kafe yang Terekam CCTV

Polres Lumajang Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Kafe yang Terekam CCTV

 




LUMAJANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di empat kafe di Kabupaten Lumajang. 


Dari hasil ungkap tersebut, Polisi mengamankan tersangka berinisial JS (40), warga Lumajang pada Sabtu (4/7/2026) siang.


Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, mengatakan penangkapan dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan profiling terhadap pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.


"Setelah melakukan penyelidikan dan profiling, kami memperoleh informasi mengenai keberadaan tersangka dan melakukan penangkapan secara persuasif serta humanis," kata AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, Senin (6/7/2026).


Dari rumah tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu kompor portable merek Omicko warna merah dan satu tabung gas LPG hijau yang diketahui merupakan hasil curian dari Cafe Nongki.


Sementara itu, telepon genggam hasil curian telah dijual secara daring dengan nilai sekitar Rp1,5 juta. 


Uang hasil penjualan tersebut, menurut pengakuan tersangka, digunakan untuk membeli sebuah laptop seharga Rp.800 ribu.


AKP Ari menjelaskan, tersangka merupakan spesialis pembobol kafe yang memiliki pola operasi sama di setiap lokasi. 


"Sebelum beraksi, tersangka terlebih dahulu mengamati kondisi sasaran selama kurang lebih tiga hari. Setelah merasa aman, baru pada hari berikutnya dia menjalankan aksinya,"terang AKP Ari.


Modus tersebut juga dilakukan saat membobol Cafe Nongki, sebelum akhirnya beraksi pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.


Aksi tersangka sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya beredar luas di media sosial.


Hasil pemeriksaan juga mengungkap bahwa JS telah melakukan aksi pencurian di Empat lokasi berbeda, yakni Cafe Nongki, Rental PS Galaxy, Cafe Terra Cotta, dan Cafe Ngdi, dengan pola yang hampir serupa.


"Semua tempat yang menjadi sasaran memiliki modus yang sama. Dia melakukan observasi terlebih dahulu, lalu beraksi ketika kondisi benar-benar sepi," kata AKP Ari.


Menurut polisi, JS tidak memiliki pekerjaan tetap dan sehari-hari bekerja serabutan. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu alasan pelaku melakukan aksi pencurian.


Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)

 Hadiri Penutupan Diklatsarnas Brigade Persis, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Kesatuan

Hadiri Penutupan Diklatsarnas Brigade Persis, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Kesatuan

 



Bogor - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara penutupan pendidikan patihan dasar nasional (Diklatsarnas) Komando Pusat Brigade Persis di Satlat Brimob Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Senin (6/7/2026). 


Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyerukan kepada seluruh peserta untuk pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Menurut Sigit, hal tersebut merupakan kunci utama untuk menyukseskan seluruh program Pemerintah dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


"Tentunya dalam setiap kesempatan, saya selalu menitipkan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Karena itu, saya juga mengharapkan Brigade Persis dapat bersama-sama dengan Polri dalam menjaga kerukunan dan persatuan, serta mendukung terwujudnya seluruh program Pemerintah dan situasi kamtibmas yang kondusif," kata Sigit kepada wartawan. 


Selain itu, Sigit menegaskan, kegiatan ini juga sekaligus memperkuat silaturahmi dan sinergisitas antara Polri dan Brigade Persis serta seluruh lapisan elemen masyarakat. 


Menurutnya, hal ini sejalan dengan pesan kelima Presiden Prabowo Subianto saat Hari Bhayangkara ke-80 kepada institusi Polri untuk memperkuat sinergi bersama dengan seluruh unsur lapisan masyarakat. 


"Ini merupakan komitmen Polri untuk terus memperkuat sinergisitas dengan seluruh lapisan elemen masyarakat, sebagaimana pesan Bapak Presiden," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga meminta kepada Brigade Persis untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guna menghadapi segala bentuk tantangan zaman. Apalagi, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. 


Sigit juga menegaskan, menjaga persatuan dan kesatuan serta meningkatkan sinergisitas bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. 


"Di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi, Brigade Persis diharapkan dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan literasi digital masyarakat," ujar Sigit. 


Pada kegiatan ini, Sigit juga menyaksikan pengucapan janji dan sumpah Brigade Persis oleh seluruh peserta Diklatsarnas Komando Pusat Brigade Persis Tahun 2026. 


Selain memberikan sambutan, Kapolri juga mengetuk palu di podium sebanyak tiga kali sebagai tanda penutupan acara.

 Bantuan Presiden RI Disalurkan kepada Pengungsi Agisiga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Trauma Healing di Intan Jaya

Bantuan Presiden RI Disalurkan kepada Pengungsi Agisiga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Trauma Healing di Intan Jaya

 



Intan Jaya, Papua Tengah – Bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan kepada masyarakat terdampak konflik bersenjata di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, melalui Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. Penyaluran bantuan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan trauma healing sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian.


Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) itu dilaksanakan di posko pengungsian yang menampung warga dari empat kampung, yakni Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa. Kegiatan dipimpin Dansektor Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya, AKP Syahrial Arditya, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel Satgas Ops Damai Cartenz dan tokoh agama setempat.


Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada para pengungsi. Setiap paket berisi beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih terdampak konflik.


Selain menyerahkan bantuan, personel Satgas Operasi Damai Cartenz juga melaksanakan kegiatan trauma healing dan ramah tamah bersama para pengungsi. Pendekatan humanis tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang terdampak situasi konflik.


Mewakili masyarakat pengungsi, Tokoh Agama Agisiga, Pdt. Ones Mirip, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada warga yang terdampak konflik.


"Atas nama Pengungsi dan masyarakat yang bergabung tinggal di tempat ini, kami mengucapakn terimakasih atas bantuan bama yang telah diberikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali," ujarnya.


Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.,  menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasi di Papua.


"Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Selain menjaga situasi keamanan, kami juga berkomitmen memastikan warga yang terdampak konflik memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal," kata Kaops. 


Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.


"Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta trauma healing. Dengan dukungan seluruh elemen, kami berharap masyarakat yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan secara aman, damai, dan produktif," tegas Wakaops.


Melalui kegiatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung upaya pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik.

 Polres Probolinggo Ungkap Misteri Penemuan Jenazah di Dalam Sumur, Dua Tersangka Diamankan

Polres Probolinggo Ungkap Misteri Penemuan Jenazah di Dalam Sumur, Dua Tersangka Diamankan

 




PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur akhirnya berhasil mengungkap misteri penemuan jenazah seorang perempuan di dalam sumur yang berada di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan identifikasi, korban diketahui berinisial SM (24), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.


"Sementara itu, Dua orang tersangka yang kami amankan masing-masing berinisial RF dan HD, keduanya merupakan warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo", ungkap AKBP Latif, Sabtu (4/7/2026)


Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah cincin milik korban, satu buah pengikat rambut milik korban, dua unit telepon genggam milik para tersangka, satu jaket berbahan denim, serta satu unit sepeda motor milik tersangka.


Kapolres Probolinggo menambahkan Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu, 30 Mei 2026.


"Korban berkenalan dengan tersangka melalui aplikasi pertemanan daring dan kemudian berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp hingga sepakat bertemu di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo", ujar AKBP Latif.


Saat pertemuan berlangsung, tersangka RF mengajak korban dengan alasan akan dikenalkan kepada orang tuanya. Namun, korban justru dibawa menuju kawasan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.


Di tengah perjalanan, tersangka RF menghentikan kendaraan dan melakukan kekerasan terhadap korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.


"Setelah kejadian tersebut, jasad korban ditinggalkan sementara di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, kedua tersangka berupaya menghilangkan barang bukti dengan merusak sepeda motor milik korban", kata AKBP Latif.


Pada keesokan harinya, Minggu (31/5/2026), sepeda motor korban dibuang ke sungai di wilayah Desa Randu Merak, Kecamatan Paiton. Selain itu, telepon genggam dan pakaian milik korban juga dibakar oleh para tersangka.


Selanjutnya, kedua tersangka kembali ke lokasi kejadian dan membuang jenazah korban ke dalam sebuah sumur yang berada di lahan sengon di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.


"Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah pada Jumat, 3 Juli 2026, seorang pekerja kebun mencium aroma tidak sedap dari sekitar lokasi dan menemukan jenazah di dalam sumur", terang AKBP Latif.


Hasil pemeriksaan sementara mengungkap bahwa motif tindak pidana tersebut adalah keinginan pelaku untuk menguasai barang-barang milik korban.


Selain itu, diketahui salah satu tersangka, yakni RF, merupakan residivis dalam perkara pencurian yang pernah diproses di wilayah hukum Polsek Besuk.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal-pasal yang dipersangkakan sesuai hasil penyidikan yang sedang didalami oleh penyidik. 


Polres Probolinggo menegaskan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

 Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

 



Makassar – Densus 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Sulawesi Selatan menggelar kampanye pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada masyarakat di kawasan Car Free Day Boulevard, Kota Makassar, Minggu (5/7).


Kegiatan yang dipimpin Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, S.I.K., M.H., ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta mencegah berkembangnya paham radikal dan perilaku bullying di lingkungan sosial.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satgaswil Sulawesi Selatan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan yang aman, damai, dan saling menghormati.


Masyarakat juga diajak berpartisipasi menyampaikan komitmennya melalui penandatanganan banner bertuliskan “Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism” sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan bebas dari paham kekerasan.


Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, mengatakan bahwa pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.


“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, terorisme, maupun bullying yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Kombes Pol. Agung N. Masloman.


Ia menambahkan, ruang publik seperti Car Free Day menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan secara humanis.


Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kampanye dan berinteraksi dengan personel Densus 88 AT Polri. Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.

 Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Ngawi Tanam Puluhan Pohon Hadiah Hari Bhayangkara ke 80

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Ngawi Tanam Puluhan Pohon Hadiah Hari Bhayangkara ke 80

 



NGAWI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan penanaman puluhan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung Gerakan Indonesia Asri.


Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui aksi penghijauan yang berkelanjutan.


Puluhan bibit pohon yang diterima dari berbagai instansi lintas sektor pada kegiatan tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 ditanam di sejumlah lokasi, juga Polsek jajaran sebagai simbol sinergi dan kepedulian bersama terhadap lingkungan.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Gerakan Indonesia Asri serta bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.


"Puluhan bibit pohon yang kami tanam hari ini bukan sekadar simbol peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga wujud komitmen Polres Ngawi dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri. Kami berharap pohon-pohon ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.


Ia menambahkan, kegiatan penghijauan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas udara, serta menjadi investasi bagi masa depan generasi mendatang.


"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini merupakan investasi untuk masa depan yang lebih hijau, sehat, dan lestari," tambahnya.


Melalui aksi penghijauan tersebut, Polres Ngawi Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia Asri serta berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.Jika berita ini akan diterbitkan di media, saya juga bisa menyesuaikannya dengan gaya penulisan rilis Humas Polri yang lebih formal dan bernilai berita.

 Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-27 PP Polri Cabang Ngawi

Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-27 PP Polri Cabang Ngawi

 



NGAWI, Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Ngawi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 di Gedung Bhayangkari Polres Ngawi, Jalan Perintis, Kabupaten Ngawi.


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santosa, S.I.K., para Pejabat Utama Polres Ngawi, pengurus Bhayangkari Cabang Ngawi, serta Ketua PP Polri Cabang Ngawi Kompol (Purn.) Pujianto, S.H., beserta para anggota PP Polri.

Peringatan HUT ke-27 PP Polri berlangsung dengan penuh keakraban. 


Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian PP Polri kepada bangsa dan negara. Kemeriahan semakin terasa dengan pembagian doorprize yang disambut antusias oleh para peserta.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para purnawirawan Polri yang telah memberikan kontribusi besar bagi institusi Kepolisian.


"Purnawirawan Polri adalah teladan dan sumber inspirasi bagi generasi penerus. Semoga di usia ke-27 ini, PP Polri semakin solid, terus menjalin kebersamaan, serta senantiasa memberikan sumbangsih pemikiran dan pengalaman demi kemajuan Polri dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Ngawi," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, saat dikonfirmasi media Senin (6/7/2026)


Melalui momentum peringatan HUT ke-27 ini, diharapkan sinergi dan ikatan kekeluargaan antara Polres Ngawi dengan PP Polri semakin erat, sehingga semangat pengabdian kepada masyarakat tetap terjaga meski telah memasuki masa purna tugas.


"Kami menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Ngawi, atas sumbangsih yang diberikan kepada PP Polri, sehingga ulang tahun kali ini berlangsung sangat meriah dengan banyak hadiah," ucap Ketua PP Polri Kompol (purn) Pujianto, S.H., saat memberikan sambutannya.

Sunday, July 5, 2026

 Layanan Pengamanan Polres Blitar Patroli Dialogis di Wisata Pantai Serang

Layanan Pengamanan Polres Blitar Patroli Dialogis di Wisata Pantai Serang




BLITAR –  Komitnen Polres Blitar Polda Jatim untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terus dilakukan.

Kali ini melalui Polsek Panggungrejo, Polres Blitar melaksanakan patroli dialogis di kawasan objek wisata Pantai Serang, Minggu (5/7/2026).

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kapolsek Panggungrejo AKP Supriadi menyampaikan, patroli dilakukan sebagai bagian dari pelayanan pengamanan pada masyarakat yang sedang menikmati hari libur di lokasi wisata tersebut.

"Kegiatan patroli wisata ini merupakan upaya Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sehingga wisatawan dapat berlibur dengan aman, nyaman, dan kondusif," ujar AKP Supriadi.

Dengan menyisir area pantai, lokasi parkir, serta titik-titik yang menjadi pusat aktivitas pengunjung, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada wisatawan.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati, mengawasi anak-anak saat bermain di tepi pantai, serta menjaga barang bawaan guna menghindari tindak kriminalitas," tambah AKP Supriadi.

Ia juga meminta kepada masyarakat, agar segera melaporkan ke Polisi terdekat atau menghubungi call center layananan Kepolisian 110 bebas pulsa apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan.

"Laporan masyarakat saya pastikan akan segera ditindaklanjuti," tegas AKP Supriadi. 

 Polres Gresik Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Bhayangkara Fest 2026 Pererat Kebersamaan

Polres Gresik Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Bhayangkara Fest 2026 Pererat Kebersamaan





GRESIK -  Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik menggelar Bhayangkara Fest 2026 yang diikuti ribuan masyarakat, personel Polri, Forkopimda, komunitas otomotif, serta Bhayangkari, Minggu (5/7/2026). 

Suasana penuh kebersamaan mewarnai Halaman Mapolres Gresik sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB itu, menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui olahraga bersama, hiburan, hingga pembagian berbagai hadiah menarik.

Rangkaian acara diawali dengan apel bersama. Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta yang hadir memeriahkan Bhayangkara Fest.

"Di pagi hari yang cerah ini kita diberikan kesehatan dan kekuatan untuk berolahraga bersama. Terima kasih atas kehadiran seluruh masyarakat. Acara ini adalah dari kita, untuk kita, dan untuk seluruh masyarakat Gresik," ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Kapolres Gresik menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.

"Dengan mengusung tema Polri Mengabdi Bersama Masyarakat, kami ingin seluruh masyarakat dan keluarga besar Polres Gresik dapat menikmati kebersamaan ini. Selain berolahraga bersama, kami juga menyiapkan berbagai hadiah sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan di Hari Bhayangkara," tutur AKBP Ramadhan.

Kapolres Gresik juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Gresik memberikan kejutan kepada personel Polres Gresik yang berulang tahun pada bulan Juli melalui prosesi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. 

Suasana semakin semarak dengan penampilan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) yang mendapat sambutan hangat dari para tamu dan masyarakat.

Kemeriahan berlanjut dengan hiburan dari The Police Band yang menghibur peserta sembari diselingi pengundian berbagai doorprize. 

Puncak acara ditandai dengan pengundian grand prize yang dilakukan langsung oleh Kapolres Gresik bersama perwakilan Forkopimda.

Melalui Bhayangkara Fest 2026, Polres Gresik tidak hanya merayakan hari jadi Korps Bhayangkara, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat. 

Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkokoh sinergi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Kabupaten Gresik yang aman, nyaman, dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0817/Gresik Letkol Fadli Subur Karamaha, Asisten I Sekda Kabupaten Gresik Suprapto, Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, S.H, Ketua HDCI Gresik Ufo Bramantio, para Pejabat Utama Polres Gresik, Kapolsek jajaran, personel Polri dan ASN, Bhayangkari, komunitas otomotif, serta masyarakat Kabupaten Gresik. (*)

 Peduli Lingkungan, Polres Probolinggo Tanam Puluhan Pohon Kado Hari Bhayangkara ke - 80

Peduli Lingkungan, Polres Probolinggo Tanam Puluhan Pohon Kado Hari Bhayangkara ke - 80





PROBOLINGGO – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Probolinggo Polda Jatim menggelar kegiatan penanaman pohon di Mapolsek Sukapura, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui aksi penghijauan yang berkelanjutan.

Sebanyak 70 bibit pohon yang diterima sebagai kado dari instansi lintas sektor saat kegiatan tasyakuran Hari Bhayangkara ditanam di sejumlah lokasi.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan,bibit pohon tersebut menjadi simbol harapan agar institusi Polri terus tumbuh kokoh, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Seluruh bibit pohon tidak hanya menjadi simbol semata, tetapi langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan penanaman," ujar AKBP Latif.

Selain di Polsek Sukapura, Polres Probolinggo bersama Bhayangkari Cabang Probolinggo juga melaksanakan penanaman pohon di lingkungan Mako Polres, Rumah Dinas dan Mako Polsek jajaran lainnya.

"Hari ini kami melaksanakan penanaman di Mako Polsek Sukapura," ujar AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo berharap kegiatan ini berdampak positif bagi lingkungan, seperti menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas udara.

"Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan generasi mendatang," tambah AKBP Latif.

Melalui aksi penghijauan ini, Polres Probolinggo Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan demi menciptakan lingkungan yang sehat.

Dengan semangat Hari Bhayangkara, Polres Probolinggo Polda Jatim berkomitmen terus mengabdi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan yang bermanfaat. (*)

 Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Polres Ponorogo Gelar Bhayangkara Run 2026 Diikuti 1.500 Pelari

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Polres Ponorogo Gelar Bhayangkara Run 2026 Diikuti 1.500 Pelari





PONOROGO – Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah ambil bagian dalam Ponorogo Bhayangkara Run 2026 yang digelar Polres Ponorogo,Minggu (5/7/2026) pagi. 

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Acara yang dipusatkan di Mapolres Ponorogo tersebut dihadiri Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Dandim 0802 Ponorogo Letkol Arh. Farauk Saputra, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres Ponorogo, serta komunitas lari dan masyarakat umum.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang mengikuti penyelenggaraan Bhayangkara Run tahun ini.

"Selamat datang kepada seluruh runner yang mengikuti event kedua dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Semoga kegiatan ini dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat," ujar AKBP Andin.

Menurut AKBP Andin, jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.500 orang menunjukkan olahraga lari semakin diminati masyarakat. 

Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar tetap mengutamakan keselamatan selama mengikuti perlombaan.

"Saya berharap seluruh peserta menjaga keselamatan, menyesuaikan kemampuan masing-masing, dan semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi semua," kata AKBP Andin.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengapresiasi inisiatif Polres Ponorogo yang menghadirkan kegiatan olahraga bagi masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara.

Menurutnya, Bhayangkara Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

"Dengan adanya event Bhayangkara Run yang diselenggarakan Polres Ponorogo ini, masyarakat Kabupaten Ponorogo dapat mengikuti kegiatan ini agar lebih sehat,"kata Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menyiapkan dua kategori lomba, yakni 10 kilometer dan 5 kilometer. 

Kedua rute mengambil start dan finis di Mapolres Ponorogo dengan melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat kota, sehingga turut menghadirkan semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Ponorogo. (*)

 Kurang dari 24 Jam Polres Lumajang Ungkap Kasus Pembunuhan Gadis, Terduga Pelaku Diamankan

Kurang dari 24 Jam Polres Lumajang Ungkap Kasus Pembunuhan Gadis, Terduga Pelaku Diamankan





LUMAJANG – Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad seorang gadis muda di dalam kamar belakang rumahnya, jajaran Satreskrim Polres Lumajang Polda Jatim berhasil menangkap terduga pelaku.

Tersangka diketahui berinisial IR (18), yang tidak lain merupakan pacar sekaligus tetangga korban.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Ari Nuzul Aulia mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui penyelidikan intensif yang berlangsung sejak jasad korban ditemukan di rumah di Dusun Krajan, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (3/7/2026).

"Kurang dari 24 jam setelah kejadian, Satreskrim Polres Lumajang bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka saat berada di rumahnya," ujar AKP Ari Nuzul Aulia saat memberikan keterangan kepada awak media.

Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Saat itu korban dan pelaku pergi bersama ke Kota Lumajang untuk makan malam. Setelah selesai, pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor.

Tiba di rumah korban, pelaku masuk ke dalam rumah dan keduanya sempat melakukan hubungan intim sebanyak dua kali. 

Namun, situasi berubah ketika korban merasa kesal karena pelaku terus bermain telepon genggamnya setelah berhubungan badan.

"Setelah itu terjadi cekcok antara korban dan pelaku, yang diawali karena pelaku bermain handphone sendiri," jelas AKP Ari.

Perselisihan semakin memanas hingga korban melontarkan kata-kata kasar dan menghina orang tua pelaku. 

Ucapan tersebut diduga menjadi pemicu utama pelaku nekat menghabisi nyawa korban.

Dalam kondisi emosi, pelaku keluar dari kamar dan mengambil sebatang kayu. Ia kemudian kembali masuk ke kamar korban dan memukul korban sebanyak tiga kali hingga terjatuh di samping lemari.

"Pelaku menghabisi korban diawali dengan memukul menggunakan kayu sebanyak tiga kali hingga korban jatuh di samping lemari," terang AKP Ari.

Karena korban masih berteriak dan meronta, pelaku kemudian menyumpal mulut korban menggunakan seprei yang ada di dalam kamar. 

Setelah itu, pelaku mencekik korban menggunakan celana jeans milik korban hingga dipastikan meninggal dunia.

Usai melakukan pembunuhan, pelaku pulang ke rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. 

"Rumah pelaku dan korban berdekatan. Setelah mengantar korban, pelaku pulang menyimpan motornya, kemudian kembali ke rumah korban dengan berjalan kaki," jelas AKP Ari.

Untuk menghilangkan kecurigaan, keesokan harinya pelaku meminta seorang teman korban yang juga merupakan tetangga untuk mengecek kondisi korban di rumahnya. 

Dari pengecekan itulah korban akhirnya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Menurut penyidik, tindakan tersebut hanyalah upaya pelaku membangun alibi.

"Itu hanya alibi pelaku. Sebenarnya dia ketakutan dan ingin memastikan korban sudah meninggal," tegas AKP Ari.

Saat ini tersangka telah ditahan di Polres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun," pungkas AKP Ari Nuzul Aulia. (*)

Dukung Sukses Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI

Dukung Sukses Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI



Jakarta – Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas kontribusinya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, yang diserahkan pada Rapat Kerja Nasional Evaluasi di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (4/7).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, kepada Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, sebagai representasi institusi Polri. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif Polri dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, pengamanan, perlindungan jemaah, serta penegakan hukum guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan.

Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M sekaligus memberikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran demi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Dr. Mochamad Irfan Yusuf.

Menurut Menteri Haji dan Umrah, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.

Sepanjang penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Polri berperan aktif dalam mendukung berbagai tahapan penyelenggaraan, mulai dari pengamanan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah, hingga penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran penyelenggaraan haji.

Sebagai bagian dari penguatan koordinasi tersebut, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal. Satgas ini hadir untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan langkah preventif, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan penyelenggaraan ibadah haji secara melawan hukum. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada calon jemaah haji Indonesia.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polri. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh personel Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri melalui Dirtipidter Bareskrim Polri. 

Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas Polri.

Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang penyelenggaraan ibadah haji.

“Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan. Sinergi yang kuat merupakan kunci untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, hasil evaluasi tahun ini akan menjadi dasar perbaikan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun berikutnya,” tambahnya.

Penghargaan yang diterima Polri pada Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M menjadi bukti bahwa kolaborasi antarkementerian dan lembaga mampu menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Ke depan, Polri akan terus mendukung setiap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, tertib, serta memperoleh perlindungan secara optimal sejak sebelum keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air.


 Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda Jajaran

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda Jajaran




Jakarta – Kapolri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam Kapolda jajaran di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta penyegaran di tubuh Polri guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

Adapun enam Kapolda yang melaksanakan serah terima jabatan, yakni:

- Kapolda Aceh dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.;
- Kapolda Sumatera Barat dari Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si. kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.;
- Kapolda Jawa Barat dari Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.;
- Kapolda Kalimantan Barat dari Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. kepada Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.;
- Kapolda Kalimantan Utara dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H.; dan
- Kapolda Papua Barat Daya dari Brigjen Pol. Gatot Haribowo kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Ia menjelaskan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan.

“Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutupnya.

 Bhabinkamtibmas Polsek Sine Monitoring Lahan Bawang Merah Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi

Bhabinkamtibmas Polsek Sine Monitoring Lahan Bawang Merah Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi




Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan, Polres Ngawi melalui jajaran Bhabinkamtibmas aktif melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan lahan pertanian produktif di wilayah desa binaan guna meningkatkan produksi pangan serta kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa, "Pendampingan kepada petani merupakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Budidaya bawang merah memiliki nilai strategis karena mampu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola dengan baik."

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pocol, Aipda Iswahyudi, yang melakukan sambang dan monitoring pemanfaatan lahan pertanian yang ditanami bawang merah milik Sdr. Suparman di Dusun Sombo, Desa Pocol, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Iswahyudi melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman bawang merah serta berdialog dengan pemilik lahan mengenai perawatan tanaman dan kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bentuk motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pertanian secara optimal.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung suksesnya program ketahanan pangan guna memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga sekaligus memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Ngawi.

Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan serta mewujudkan Kabupaten Ngawi yang mandiri pangan, aman, dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi #swasembadajagung #astacitapresiden #polriuntukmasyarakat

 Hadirkan Senyum dan Harapan, Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni

Hadirkan Senyum dan Harapan, Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni




NGAWI, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ngawi di bawah kepemimpinan AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melaksanakan program bedah rumah di dua lokasi berbeda sebagai bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat.

Adapun rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah yaitu milik Ibu Srijati, seorang warakawuri, yang beralamat di Jalan Trunojoyo Gang Mayang 1 RT 06 RW 04, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, serta rumah milik Ibu Endang Maeni yang beralamat di Dusun Krandegan I, Desa Krandegan RT 04 RW 02, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.

Melalui program ini, kedua rumah yang sebelumnya kurang layak huni kini telah direnovasi menjadi rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati. Kegiatan tersebut merupakan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan semangat baru bagi para penerima. Polri akan terus berupaya hadir melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Kapolres Ngawi, Minggu (5/7/2026)

Penuh haru, Ibu Srijati dan Ibu Endang Maeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolres Ngawi beserta seluruh jajaran Polres Ngawi atas bantuan yang telah diberikan.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolres Ngawi dan seluruh anggota Polres Ngawi, serta yang telah membantu kami. Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka rumah kami kini menjadi lebih layak untuk ditempati. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan Polri semakin jaya serta selalu dicintai masyarakat," ungkap keduanya.

 Kapolres Ngawi Hadiri Jamasan dan Kirab Pusaka, Wujud Sinergi Lestarikan Budaya di Hari Jadi Ngawi ke-668

Kapolres Ngawi Hadiri Jamasan dan Kirab Pusaka, Wujud Sinergi Lestarikan Budaya di Hari Jadi Ngawi ke-668




NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga mendampingi Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono serta unsur Forkopimda Kabupaten Ngawi dalam kegiatan Jamasan dan Kirab Pusaka dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi pada Sabtu (4/7/2026) malam tersebut merupakan rangkaian prosesi sakral tahunan untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Ngawi. Jamasan dan Kirab Pusaka menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah, pelestarian warisan budaya, sekaligus doa bersama agar masyarakat Ngawi senantiasa diberikan kesejahteraan, keamanan, dan kemakmuran.

Kehadiran Kapolres Ngawi bersama jajaran Forkopimda menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pelestarian nilai-nilai budaya serta mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan bahwa budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama.

"Jamasan dan Kirab Pusaka bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah, serta menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Ngawi senantiasa aman, damai, dan semakin maju. Polres Ngawi siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bernilai positif dan memperkuat persatuan," ujar Kapolres.

Prosesi berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan jalannya kirab sebagai bagian dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Saturday, July 4, 2026

 *Polres Pelabuhan Tanjungperak Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Swasembada Pangan*

*Polres Pelabuhan Tanjungperak Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Swasembada Pangan*




SURABAYA – Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim juga terus berkomitmen peduli terhadap kesejahteraan warga salah satunya melalui swasembada pangan.

Untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dan Polsek jajarannya terus memperkuat sinergi lintas sektor.

Hal itu seperti dilakukan Polsek Kenjeran dengan menggandeng Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya dan Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur yang sudah menggelar panen raya komoditas terong pada bulan yang lalu.

Panen raya tersebut memanfaatkan lahan ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjungperak yang berlokasi di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. 

Menariknya, budidaya terong ini menerapkan teknik tumpang sari, yakni ditanam di antara tanaman jagung untuk memaksimalkan lahan yang terbatas di kawasan perkotaan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri dalam hal ini Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim terhadap program Astacita Presiden terkait swasembada pangan.

“Kami tidak hanya memetakan potensi keamanan wilayah, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan demi tercapainya ketahanan pangan yang menjadi program pemerintah," terang Iptu Suroto, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, panen terong tumpang sari ini menjadi bukti bahwa optimalisasi lahan sekecil apa pun bisa berdampak besar bagi ketahanan pangan lokal.

Iptu Suroto berharap hasil panen ini tidak hanya memperkuat stok pangan lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat urban Surabaya untuk lebih mandiri secara pangan.

“Kami akan terus hadir mendampingi kelompok tani. Sinergi ini adalah modal utama kita menuju target swasembada pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)



 *Polresta Malang Kota Gelar Bakkes, 200 Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis di Hari Bhayangkara ke - 80*

*Polresta Malang Kota Gelar Bakkes, 200 Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis di Hari Bhayangkara ke - 80*

 



MALANG KOTA – Polresta Malang Kota Polda Jatim kembali menggelar Bakti Kesehatan (Bakkes) berupa pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti sekitar 200 warga dari berbagai elemen masyarakat di halaman apel Mapolresta Malang Kota, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang masih dalam satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut menjadi wujud pelayanan humanis Polresta Malang Kota Polda Jatim yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Antusias masyarakat tampak ketika ratusan dari driver ojek online (Ojol), relawan kemanusiaan, mahasiswa, komunitas sepeda, pekerja informal, hingga masyarakat umum mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disiapkan oleh tim kesehatan Polresta Malang Kota.

Pemeriksaan tersebut meliputi skrining kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, konsultasi medis, hingga edukasi kesehatan sesuai kondisi masing-masing peserta.

Setelah pemeriksaan kesehatan, peserta menikmati sajian makan bersama yang telah disiapkan secara gratis. 

Beragam menu khas disediakan, antara lain rawon, soto, bubur ayam, pecel, mi, kopi, dan air mineral, sehingga masyarakat dapat memilih hidangan sesuai selera.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Shobikin mengatakan kegiatan tersebut merupakan program yang terus dikembangkan sebagai bentuk kepedulian Polresta Malang Kota Polda Jatim kepada masyarakat.

"Kami ingin pelayanan Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dengan bakti kesehatan gratis dan makan bersama sebagai sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.” ujar Ipda Lukman.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi yang terbuka sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi maupun persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui komunikasi yang terbangun secara langsung, Polresta Malang Kota Polda Jatim dapat menyerap berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kami terus membuka ruang dialog agar masyarakat merasa dekat dengan Polri, Harapan masyarakat menjadi bahan evaluasi kami untuk terus berbenah," ungkap Ipda Lukman. (*)