Ad 728x90

Tuesday, March 31, 2026

 Komisi III DPR RI Beri Penghargaan ke Kapolres Metro Bekasi atas keberhasilan mengawal konflik antara Warga dengan Pengembang secara damai.

Komisi III DPR RI Beri Penghargaan ke Kapolres Metro Bekasi atas keberhasilan mengawal konflik antara Warga dengan Pengembang secara damai.

 



Jakarta — Komisi III DPR RI memberikan penghargaan kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH beserta Jajarannya atas Dedikasi dan kinerjanya dalam mengawal penyelesaian permasalahan yang terjadi antara warga dan pengembang di Cluster Vasana Neo Vasana Harapan Indah kota Bekasi.


Sebagai bentuk apresiasi, Komisi III DPR RI memberikan penghargaan Aryasêvā Sammāna Nusantara, yang dimaknai sebagai penghargaan atas pengabdian yang mulia kepada Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH.


Penghargaan tersebut disampaikan secara khusus oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, SH. MH yang disaksikan oleh segenap anggota Komisi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi III DPR RI pada Senin (30/3/2026), dengan menghadirkan Kapolres Metro Bekasi, PT Hasana Damai Putra (selaku pengembang) serta perwakilan warga.


Dalam kesimpulan rapat, Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K, SH beserta jajaran yang dinilai berhasil mengawal proses perdamaian secara kekeluargaan antara para pihak yang bersengketa.


Komisi III DPR menilai langkah-langkah yang dilakukan kepolisian khususnya Jajaran Polres Metro Bekasi yang mampu menjaga situasi tetap kondusif dan terkendali sekaligus mendorong tercapainya kesepakatan bersama secara kekeluargaan antara warga dan pihak pengembang.


Tak hanya itu, keberhasilan atas mediasi tersebut juga dinilai sebagai wujud komitmen Polri dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat khususnya dalam penyelesaian permasalahan secara Humanis dan Berkeadilan.


Selain itu Komisi III DPR RI juga mengapresiasi dengan tercapainya kesepakatan perdamaian antara warga dengan pihak pengembang PT. Hasana Damai Putra, dimana hal ini merupakan bukti bahwa pendekatan dialog dan mediasi yang dikawal oleh pihak kepolisian dapat menghasilkan solusi yang konstruktif dan Konkret.


Terakhir, Komisi III DPR RI berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi aparat kepolisian lainnya dalam menyelesaikan konflik sosial ditengah masyarakat dengan pendekatan dialog dan humanis.

 Jaga Nadi Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Pengamanan ‘Strong Point’ dan Patroli Dialogis di Titik Vital Jakarta

Jaga Nadi Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Pengamanan ‘Strong Point’ dan Patroli Dialogis di Titik Vital Jakarta



JAKARTA – Guna memastikan denyut aktivitas masyarakat di pusat Jakarta berjalan aman dan tertib, Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan puluhan personel Detasemen Perintis untuk melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (30/03/2026).


Sejak pukul 05.00 WIB, sebanyak 70 personel di bawah pimpinan AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., telah disiagakan di tiga titik strategis, yakni Bundaran HI, Monas, dan kawasan sejarah Kota Tua. Kehadiran personel Polri ini bertujuan utama menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).


“Kami hadir lebih awal untuk memastikan masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari merasa tenang. Fokus kami adalah pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kepadatan serta melakukan pengamanan preventif,” ujar perwakilan Detasemen Perintis dalam laporannya.


Pendekatan Humanis Melalui Patroli Dialogis


Tak sekadar mengatur jalan, pada pukul 08.30 WIB, personel di lapangan juga masif melakukan Patroli Dialogis. Petugas tampak berinteraksi langsung dengan pengguna jalan, wisatawan, dan warga sekitar untuk memberikan imbauan Kamtibmas secara humanis.


Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan serta membangun komunikasi yang erat antara Polri dan masyarakat. Hasilnya, hingga kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB, situasi di tiga kawasan utama tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa ada kejadian menonjol.


Meski sempat terkendala dinamika cuaca dan lonjakan volume kendaraan di jam sibuk, dedikasi personel di lapangan memastikan arus kendaraan tetap mengalir tanpa hambatan berarti.


Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Baharkam Polri melalui semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan yang memberikan rasa aman secara nyata.

 Polres Pasuruan Pantau Pasar Pastikan Stok Pangan Aman Pascalebaran

Polres Pasuruan Pantau Pasar Pastikan Stok Pangan Aman Pascalebaran

 




PASURUAN — Polres Pasuruan Polda Jatim melalui Satgas Pangan memastikan kondisi stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Pemantauan harga dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama instansi terkait dengan menyasar pedagang bahan pokok di pasar utama Bangil, Senin (30/3/26).


Dari hasil pengecekan, harga cabai rawit merah turun dari Rp68.000 menjadi Rp58.000 per kilogram. 


Cabai rawit hijau juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp32.500 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar justru naik dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.


Untuk komoditas lain, bawang merah terpantau stabil di angka Rp34.500 per kilogram, sedangkan kacang hijau mengalami kenaikan tipis dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.


Kanit II Pidek Satreskrim Polres Pasuruan, IPDA Eko Hadi Saputro, mengatakan penurunan harga cabai dipengaruhi mulai stabilnya distribusi pasokan dari daerah sentra produksi pasca-Lebaran.


“Pasca-Lebaran pasokan cabai mulai stabil sehingga harga berangsur turun, terutama cabai rawit merah dan hijau. Untuk komoditas lain masih relatif aman dan terkendali,” ujarnya.


Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional Bangil dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas tertentu.


Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan distributor agar menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.


Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat.


“Kita Pantau terus, agar harga pangan dan stok stabil, hingga tidak membebani masyarakat,” tegasnya.


Pengawasan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga akibat cuaca maupun dinamika pasokan dari daerah penghasil. (*)

 Polsek Pangkur Giat Bhatarling di Desa Paras, Edukasi Petani Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan

Polsek Pangkur Giat Bhatarling di Desa Paras, Edukasi Petani Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan

 



Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melaksanakan pembinaan kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian.


Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi untuk aktif melakukan pendampingan serta memberikan edukasi kepada para petani guna mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan pertanian yang aman dan berkelanjutan.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Kegiatan Bhatarling merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar menerapkan pola pertanian yang ramah lingkungan dan aman bagi semua.”


Adapun petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu Supangat Bhabinkamtibmas Desa Paras yang secara langsung melakukan sambang serta dialog dengan para petani di area persawahan.


Dalam kegiatan Bhatarling tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para petani agar menerapkan sistem pertanian yang ramah lingkungan guna menjaga kesuburan tanah serta keberlanjutan hasil pertanian.


Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi serta larangan penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa manusia.


Melalui kegiatan ini diharapkan para petani semakin sadar akan pentingnya menerapkan sistem pertanian yang aman dan ramah lingkungan, sehingga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi tetap terjaga serta situasi kamtibmas senantiasa aman dan kondusif.


#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Perkuat Strategi Pengamanan dan Respon Cepat, Kapolres Ngawi Pimpin Anev

Perkuat Strategi Pengamanan dan Respon Cepat, Kapolres Ngawi Pimpin Anev

 



Ngawi –  Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) yang digelar bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi serta seluruh Kapolsek jajaran.


Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kinerja kepolisian sekaligus memastikan situasi wilayah hukum Polres Ngawi tetap aman dan kondusif.


Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Anev Sitkamtibmas bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk mengidentifikasi berbagai potensi gangguan keamanan, mengevaluasi penanganan kasus yang telah berjalan, serta merumuskan langkah-langkah antisipatif ke depan.


“Melalui kegiatan ini, kita dapat mengetahui secara detail perkembangan situasi kamtibmas di masing-masing wilayah. Evaluasi ini penting agar setiap personel mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta merespons setiap potensi gangguan dengan cepat dan tepat,” ujar AKBP Prayoga, saat dihubungi media Selasa (31/3/2026)


Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antar satuan kerja serta koordinasi yang solid antara Polres dan Polsek jajaran. Menurutnya, komunikasi yang efektif akan mempercepat penanganan setiap permasalahan di lapangan, baik yang bersifat preventif maupun represif.


Dalam forum tersebut, masing-masing Kapolsek diberikan kesempatan untuk memaparkan kondisi wilayahnya, termasuk tren kriminalitas, potensi konflik sosial, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menjaga stabilitas keamanan.


Dari hasil pemaparan tersebut, Kapolres bersama jajaran memberikan arahan strategis guna memperkuat langkah pengamanan di wilayah rawan.


Selain itu, Kapolres Ngawi juga mengingatkan seluruh personel untuk terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli, sambang, serta pendekatan humanis. Hal ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas.


“Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat. Kita tidak hanya bertindak saat ada kejadian, tetapi juga harus mampu mencegah sebelum terjadi gangguan kamtibmas,” tegasnya.


Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, Polres Ngawi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian atau potensi gangguan keamanan melalui layanan yang telah disediakan.


Layanan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons kepolisian serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.


Adapun kanal pengaduan yang dapat diakses masyarakat antara lain:

Call Center: 110

WhatsApp: 0822-3011-0110

Layanan SPKT Polres Ngawi: (0351) 749510

Nomor SPKT Polres Ngawi: 0852-3608-7800

Kapolres menegaskan bahwa seluruh laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dan cepat oleh petugas di lapangan.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Dengan dilaksanakannya Anev Sitkamtibmas secara rutin, diharapkan Polres Ngawi mampu terus meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi internal, serta memberikan rasa aman yang maksimal kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi.

Antisipasi Panic Buying Jelang Isu Kenaikan BBM, Polres Ngawi dan Jajaran Serentak Patroli SPBU

Antisipasi Panic Buying Jelang Isu Kenaikan BBM, Polres Ngawi dan Jajaran Serentak Patroli SPBU




NGAWI – Polres Ngawi dan Polsek jajaran melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mengantisipasi potensi panic buying masyarakat isu menjelang rencana kenaikan harga BBM pada April 2026.


Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak pada Selasa (31/3/2026) dengan menyasar SPBU yang ada di wilayah Ngawi.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli ini bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang melakukan pembelian BBM.


Dari hasil pemantauan anggota Polres Ngawi dan Polsek jajaran di lapangan, diketahui bahwa situasi masih dalam kondisi aman dan terkendali. Aktivitas pembelian BBM oleh masyarakat berlangsung normal seperti hari biasa tanpa adanya antrean panjang.


Selain itu, petugas juga menjalin komunikasi dan kemitraan dengan pihak karyawan SPBU guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayah tersebut.


Sementara hasil pantauan untuk ketersediaan stok di wilayah Padas, SPBU Sambiroto dilaporkan masih memiliki persediaan BBM jenis Pertalite, Pertamax, Dex, dan Solar dalam kondisi aman. Sementara di SPBU Kedungprahu, stok yang tersedia saat ini hanya Pertamax dan Dex, dengan pasokan tambahan dijadwalkan tiba pada pukul 13.00 WIB dari Patraniaga Boyolali.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara intensif di seluruh wilayah guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya menjelang kebijakan penyesuaian harga BBM.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Stok BBM masih dalam pengawasan dan dipastikan tetap tersedia,” tegasnya.


Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Ngawi tetap terjaga serta distribusi BBM berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 Polres Probolinggo Beri Bantuan Pipa Air Bersih Pascalongsor di Lumbang

Polres Probolinggo Beri Bantuan Pipa Air Bersih Pascalongsor di Lumbang

 




PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur memberikan bantuan pipa air bersih untuk warga di Desa Lumbang, pascalongsor yang merusak jembatan penghubung antar wilayah pada Sabtu (28/3/2026) dini hari.


Imbas Jembatan longsor tak hanya berdampak pada akses transportasi, namun juga mengganggu saluran distribusi air bersih warga masyarakat setempat.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan pihaknya bersama dengan pemerintah setempat telah melakukan penanganan awal,dengan memasang Police Line dan perbaikan pipa saluran air bersih.


"Penanganan awal sudah kami lakukan berkolaborasi dengan instansi terkait termasuk perbaikan pipa saluran air bersih yang menjadi kebutuhan warga tiap hari," kata AKBP Latif, Senin (30/3/26).


Hal itu kata AKBP Latif sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dalam hal ini air bersih.


Selain bergotong royong memperbaiki pipa saluran air yang rusak, Polres Probolinggo Polda Jatim juga memberikan bantuan pipa baru.


AKBP Latif mengatakan kebutuhan pipa untuk mendukung percepatan perbaikan saluran air bersih.


Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak bencana.


“Kami berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan sehingga kebutuhan air bersih warga dapat kembali terpenuhi,”ujar AKBP Latif. 


Ia mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil.


Salah satu warga mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian. 


"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak polisi yang telah turun langsung membantu kami. Kehadiran mereka sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi sulit seperti ini. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dengan baik", ungkap Usman. (*)

Polres Mojokerto Kota Amankan Pelaku Pencabulan di Dawarblandong

Polres Mojokerto Kota Amankan Pelaku Pencabulan di Dawarblandong




KOTA MOJOKERTO - Satreskrim Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengamankan seorang laki-laki berinisial SAGP (27), warga Kecamatan Dawarblandong, Kab. Mojokerto, Jumat, (27/03/2026) pekan lalu.


SAGP diamankan Polisi atas dugaan tindak pidana pencabulan Serta Kekerasan dan Pengancaman yang dilakukan pada tahun 2024.


Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto S.H., S.I.K. M.H. melalui Kasihumas Ipda Jinarwan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula pada tahun 2024 atas laporan dari pihak korban berinisial S yang saat itu berusia 16 tahun. 


Korban mengaku telah disetubuhi 4 kali oleh tersangka di rumah korban saat tidak ada orang. 


Kejadian persetubuhan yang pertama, korban dirayu tersangka dijanjikan akan dinikahi kemudian persetubuhan kedua sampai yang keempat korban diancam oleh tersangka akan disebarkan video persetubuhannya.


"Tersangka juga melakukan kekerasan kepada korban dengan cara mencekik leher dan mendorong korban sampai jatuh. Serta tersangka juga pernah mengancam korban dengan menancapkan pisau di atas kasur,”kata Ipda Jinarwan, Senin (30/3/26).


Tidak hanya itu, tersangka juga mengirim voice note WA yang berisi ancaman kepada korban akan dilakukan kekerasan terhadap korban jika putus dengan tersangka. 


"Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Ipda Jinarwan.


Barang bukti yang diamankan berupa satu buah flash disk berisi foto luka bekas cekikan, foto kasur bekas tancapan pisau, 1 (satu) buah pisau, serta beberapan pakaian korban saat mengalami pencabulan. 


Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan atau ayat (2) Jo Pasal 76D dan atau pasal 82 ayat  (1) Jo Pasal 76E dan atau Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 335 KUHP dan atau pasal 473 ayat (1) dan ayat (2) huruf b dan atau pasal 415 huruf b dan atau pasal 448 ayat (1) huruf a KUHP UU No. 1 tahun 2023 tentang persetubuhan terhadap anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun 3 bulan. 


Serta, Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.


Polres Mojokerto Kota Kembali menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana serupa. (*) 

 Wakapolri Tinjau Langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

Wakapolri Tinjau Langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

 



SEMARANG — Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melaksanakan peninjauan langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua pada pukul 13.00 WIB di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. serta As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si.


Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan seleksi yang menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST). Metode ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berbasis standar nasional dan internasional.


Sebanyak 399 siswa terbaik dari 28 provinsi tercatat mengikuti seleksi terpusat ini. Seluruh peserta telah diterima oleh panitia dari Rowatpers SSDM Polri dan difasilitasi penginapan di Mess Werving Akpol guna memastikan kesiapan optimal selama proses seleksi berlangsung.


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) terus memperkuat kolaborasi strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas dan sistem seleksi berbasis meritokrasi. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia yang berdaya saing global.


Sebagai mitra strategis, YPKBI berperan aktif dalam perancangan sistem seleksi, penguatan standar pendidikan, serta pengembangan kurikulum berorientasi global yang menekankan keseimbangan antara keunggulan akademik, karakter, dan kepemimpinan.


Pada hari pelaksanaan yang ditinjau, peserta mengikuti rangkaian ujian yang meliputi:

Ujian IELTS Prediction Test

Ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains


Secara keseluruhan, seleksi tingkat pusat ini berlangsung selama lima hari dengan tahapan sebagai berikut:

Hari Pertama: Orientasi lingkungan, webinar, serta pengecekan perangkat dan jaringan

Hari Kedua: Screening psikologi, simulasi IELTS, tes NST, serta tes MMPI dan PMK

Hari Ketiga & Keempat: Tes kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan (rikkes), seminar kebangsaan, serta wawancara psikologi

Hari Kelima: Wawancara akhir dan Leaderless Group Discussion (LGD)


Seleksi ini merupakan lanjutan dari proses panjang yang sebelumnya diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Dari sekitar 3.000 peserta pada tahap awal, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II, hingga akhirnya tersaring menjadi 400 peserta terbaik nasional yang melaju ke tahap seleksi terpusat.


Wakapolri menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan potensi kepemimpinan peserta. Sistem yang diterapkan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.


“Seleksi ini adalah bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul bangsa. Polri berkomitmen menghadirkan proses yang adil, transparan, dan berbasis meritokrasi, sehingga mampu menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia,” tegas Wakapolri.


Melalui proses seleksi yang ketat ini, nantinya akan dipilih sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa kepemimpinan global.


Polri menegaskan bahwa penyelenggaraan seleksi ini merupakan langkah konkret dalam penguatan SDM unggul yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

 Patroli Dialogis Polsek Pitu, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif di Wilayah Ngawi

Patroli Dialogis Polsek Pitu, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif di Wilayah Ngawi

 



Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), personel Polsek Pitu melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi


Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, antara lain Counter Bolang Desa Ngancar, angkringan di Desa Ngancar, Apotik Pitu di Dusun Gajah Desa Ngancar, pos kampling Desa Ngancar, serta tokoh masyarakat di Dusun Ngasinan.


Dalam pelaksanaannya, dari keterangan Kapolsek Pitu AKP Basuki Rahmad, S.H., bahwa anggotanya melakukan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta gangguan kamtibmas lainnya.


Dihubungi media pada Selasa (31/3/2026), Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.


“Patroli ini merupakan upaya preventif guna menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Pitu,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.

Monday, March 30, 2026

Respon Cepat Polsek Ngawi Kota Tangani Dampak Puting Beliung

Respon Cepat Polsek Ngawi Kota Tangani Dampak Puting Beliung

 



Ngawi – Hujan disertai angin puting beliung yang melanda Ngawi, mengakibatkan tiang listrik roboh dan pohon tumbang melintang di tengah jalan.


Gerak cepat diberikan oleh Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro, S.H. bersama BPBD, PLN, dan anggota jaga Polsek Ngawi Kota dalam merespon kejadian angin puting beliung yang terjadi pada Senin sore (30/3/2026), yang mengakibatkan tiang listrik roboh serta pohon tumbang melintang di Jalan Raya Ngawi–Padangan.


Dalam penanganannya, petugas langsung melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi. Langkah sigap tersebut dilakukan guna menghindari potensi bahaya bagi pengguna jalan sekaligus mempercepat pemulihan situasi.


Kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat tampak nyata dalam kegiatan ini, sehingga arus lalu lintas dapat kembali aman dan lancar.

Berkat respon cepat dan sinergitas lintas instansi, penanganan berjalan aman dan arus lalu lintas di lokasi kejadian kembali normal.


Dihubungi via seluler, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan dalam menangani situasi darurat tersebut.


“Sinergitas dan respon cepat anggota di lapangan menjadi kunci dalam penanganan kejadian, sehingga potensi gangguan kamtibmas maupun keselamatan masyarakat dapat diminimalisir,” ujarnya.


Selain itu, masyarakat dan pengguna jalan raya diimbau untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana seperti pohon tumbang maupun tiang listrik roboh di sepanjang jalur yang dilalui.

 Polresta Sidoarjo Optimalkan Swasembada Pangan, Dampingi Petani Jagung di Krembung

Polresta Sidoarjo Optimalkan Swasembada Pangan, Dampingi Petani Jagung di Krembung

 




SIDOARJO - Upaya mewujudkan swasembada pangan terus digencarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing melalui jajaran di wilayah. 


Salah satunya dilakukan Polsek Krembung dengan turun langsung mendampingi petani jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.


Pada Senin (30/3/2026), Kanit Binmas Polsek Krembung Aiptu Adin melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan Desa Tanjekwager, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. 


Lahan jagung yang dikelola oleh BUMDes Tanjekwager tersebut menjadi salah satu titik pengembangan program P2B (Pekarangan Pangan Bergizi) di Kabupaten Sidoarjo. 


Dalam kegiatan itu, petugas turut berkoordinasi dengan kepala desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, serta para petani setempat.


Kanit Binmas Polsek Krembung Aiptu Adin menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan secara berkala untuk memastikan tanaman jagung tumbuh optimal.


“Kami melakukan pemantauan, pendampingan, hingga perawatan seperti pemupukan secara rutin. Harapannya, hasil panen bisa maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelasnya.


Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.


“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat, termasuk para petani. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan hasil pertanian meningkat dan mampu mendukung swasembada pangan,” ujarnya.


Selain itu, bantuan dan pendampingan yang diberikan juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap petani. 


Program “Polisi Cinta Petani” diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


Dengan langkah ini, Polresta Sidoarjo Polda Jatim optimistis swasembada pangan di wilayah Kabupaten Sidoarjo dapat terus meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. (*)

 Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong Transformasi SDM dari Reaktif ke Proaktif

Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong Transformasi SDM dari Reaktif ke Proaktif

 



Semarang, 30 Maret 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.


Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.


Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.


Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.


“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.


Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial


Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.


Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:

1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.

2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.

3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.


Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.


Adapun dampak yang diharapkan antara lain:

Penguatan integritas dan komitmen moral

Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata

Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial

Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif


Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.


Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.


Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.


Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.


Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 Bhabinkamtibmas Desa Baderan Monitoring Pekarangan Kantor Desa, Dukung Ketahanan Pangan Bergizi

Bhabinkamtibmas Desa Baderan Monitoring Pekarangan Kantor Desa, Dukung Ketahanan Pangan Bergizi

 



Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif.


Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan sambang serta monitoring terhadap kegiatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pemanfaatan lahan pekarangan, termasuk di lingkungan kantor desa, merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan. Kami mendorong agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan pangan bergizi bagi masyarakat.”


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Baderan, Bripka Edi Sukoco, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan kantor Desa Baderan di Dusun Mlarik Utara RT 01 RW 01, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.


Dalam kegiatan tersebut, Bripka Edi Sukoco melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman cabai, tomat, kangkung, bunga kol, dan sawi yang ditanam di lahan pekarangan kantor desa sebagai bagian dari program pangan bergizi. Ia juga memastikan tanaman tumbuh dengan baik serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam proses budidaya.


Melalui kegiatan ini diharapkan pemanfaatan pekarangan kantor desa dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola lahan secara produktif, sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menyediakan sumber pangan bergizi bagi warga sekitar.


#astacita #swasembadapangan #ketahananpangan #ketahananpanganpoldajatim #ssdmpolri #divhumaspolri #birosdmpoldajatim #bidhumaspoldajatim #polresngawi

 Polres Ngawi Laksanakan Gatur Lalin, Amankan Hari Pertama Masuk Sekolah

Polres Ngawi Laksanakan Gatur Lalin, Amankan Hari Pertama Masuk Sekolah

 



Ngawi – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Ngawi dan Polsek jajaran  melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pada pagi hari, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah, setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Senin (30/3/2026).


Sejak pagi hari, personel Polres dan Polsek telah ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan, seperti depan sekolah, persimpangan jalan, serta jalur utama yang dilalui masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelajar, orang tua, maupun pengguna jalan lainnya.


Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga membantu penyeberangan siswa serta memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan.


Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan arus lalu lintas pagi ini, merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas di hari pertama sekolah.


“Dengan kehadiran anggota di lapangan, diharapkan mampu mencegah kemacetan maupun potensi kecelakaan lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi anak-anak yang mulai kembali bersekolah,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan aktivitas masyarakat, sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Ngawi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

 Jaga Kamtibmas, Polsubsektor Kasreman Gelar KRYD

Jaga Kamtibmas, Polsubsektor Kasreman Gelar KRYD

 



Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsubsektor Kasreman dipimpin Iptu Taufik Khasana melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukumnya, pada Minggu malam (29/3/2026)


Patroli KRYD tersebut difokuskan pada objek vital dan kawasan permukiman warga guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).


Adapun sasaran patroli meliputi jalur Ring Road Timur Desa Tawun serta objek vital minimarket Alfamart di Desa Karangmalang. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar.


Patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah hukum Polsubsektor Kasreman.


Dari hasil kegiatan patroli yang dilaksanakan, situasi kamtibmas di wilayah Subsektor Kasreman terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama,S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa KRYD khususnya pada malam hari, merupakan langkah preventif yang efektif dalam menekan angka kriminalitas.


“Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya saat dihubungi media pada Senin (30/3/2026).


Ia juga menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

 Polres Probolinggo Pasang Police Line, Akses ke Air Terjun Madakaripura Ditutup Sementara

Polres Probolinggo Pasang Police Line, Akses ke Air Terjun Madakaripura Ditutup Sementara

 




PROBOLINGGO – Akses menuju Air Terjun Madakaripura yang berada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus total setelah sebuah jembatan ambruk pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 02.00  WIB.


Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam.


Polres Probolinggo Polda Jatim segera mengambil langkah pengamanan dengan memasang garis Polisi (Police line) serta rambu peringatan di sekitar area jembatan yang ambruk.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, badan jembatan mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.


"Untuk sementara, akses menuju Air Terjun Madakaripura kami tutup demi keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Latif, Minggu (29/3/26).


Kapolres Probolinggo mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas karena kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan untuk dilewati.


AKBP Latif juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.


“Bagi warga, khususnya yang berada di daerah rawan longsor dan banjir, diminta tetap waspada. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang,” ujar AKBP Latif.


Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dengan pengawasan pihak kepolisian bersinergi dengan instansi terkait. (*)

 Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD

Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD

 




JEMBER - Arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Jember pada Minggu (29/3/26) memasuki fase akhir dengan kondisi lalu lintas yang secara umum ramai.


Meskipun masa Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir, Polres Jember Polda Jatim tetap menempatkan sejumlah personel di lapangan guna mengantisipasi arus balik lebaran melalui kegiatan yang ditingkatkan (KRYD).


Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata mengatakan, KRYD juga dilaksanakan untuk memberikan layanan pengamanan di tempat - tempat wisata.


AKP Bagas menyampaikan puncak arus balik telah terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 yang lalu bertepatan dengan hari terakhir libur panjang.


Namun demikian kata AKP Bagas, pergerakan penumpang dan kendaraan masih terpantau tinggi hingga akhir pekan pada hari Minggu, 29 Maret 2026 pada masa akhir libur sekolah.


"Mobilitas kendaraan yang keluar masuk Wilayah Kabupaten Jember pada masa mudik lebaran tahun 2026 sebanyak 1.153.176 kendaraan dan saat ini masih terpantau ramai untuk arus balik, " ujar AKP Bagas, Minggu (29/3/26).


Adapun pemudik yang menggunakan Transportasi Umum pada masa mudik lebaran 2026 sebanyak 274.646 orang yang mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 sebanyak 262.438 orang atau naik 4.65 persen.


Sementara itu lanjut AKP Bagas, terjadi lonjakan penumpang kereta api di Daop 9 Jember hingga mencapai lebih dari 13.000 orang 

dalam satu hari pada masa balik lebaran.


"Pada masa arus balik, ada peningkatan di transportasi Kereta Api mencapai lebih dari 13.000 orang dalam satu hari," terang AKP Bagas.


Menurut AKP Bagas, beroperasinya Bandara Notohadinegoro Jember yang melayani penerbangan langsung ke Jakarta (Halim Perdanakusuma) dan Bali (Denpasar) sebagai salah satu alternatif para pemudik untuk melakukan perjalanan mudik balik lebaran.


AKP Bagas mengungkapkan hingga saat ini kondisi jalan raya di jalur nasional seperti ruas Bangsalsari - Kota Jember terpantau ramai lancar.


"Kepadatan terjadi di Simpang 3 Kaliputih Rambipuji Jember karena lonjakan volume kendaraan dari masyarakat yang melakukan silaturahmi dan perjalanan ke berbagai daerah," ungkap AKP Bagas.


Selain itu kepadatan arus lalu lintas juga sempat terjadi di Simpang 4 Mangli Kaliwates Jember karena merupakan simpang strategis yang menghubungkan arus lalu lintas dari pusat kota, kawasan industri, 

dan terminal.


"Tingginya volume kendaraan, keberadaan perlintasan sebidang dan ketidakseimbangan kapasitas antar simpang yang menyebabkan antrian panjang khususnya pada jam tertentu,"pungkas AKP Bagas. (*)

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

  




Semarang, 29 Maret 2026 — Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan dari seluruh Indonesia ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk mengikuti Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan mulai 31 Maret 2026.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) sebelumnya telah mengumumkan hasil NST Tahap II, yang menetapkan 400 peserta terbaik nasional untuk melanjutkan ke tahap akhir seleksi. Kehadiran para peserta di Akpol Semarang menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses penjaringan calon siswa unggulan.


Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13% dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta komitmen generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.


NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.


Penetapan kelulusan dilakukan melalui merit ranking nasional, dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Skor peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia di Akpol Semarang mencerminkan semangat kompetisi sehat dan seleksi yang inklusif.


“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.


Ia menambahkan, proses seleksi yang dilaksanakan secara terpusat di Akpol Semarang memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel.


Secara tidak langsung, Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global.


Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.


Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44%), swasta kurikulum nasional (42,5%), dan swasta kurikulum internasional (13,5%). Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang sekolah, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.


Pada tahap seleksi terpusat di Akpol Semarang, peserta akan menjalani rangkaian seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara orang tua dan siswa.


Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dijaring sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.


SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap berkiprah di tingkat nasional maupun global.


Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan informasi ini dapat segera diketahui masyarakat.

Sunday, March 29, 2026

Evakuasi Korban di Bantaran Sungai Ngawi, Kapolsek Paron Imbau Warga Waspada

Evakuasi Korban di Bantaran Sungai Ngawi, Kapolsek Paron Imbau Warga Waspada

 




 Ngawi — Proses evakuasi seorang korban di bantaran sungai wilayah Kecamatan Paron, Kab. Ngawi berlangsung dramatis, melibatkan aparat kepolisian bersama tim relawan, BPBD, dan warga setempat, pada Minggu siang (29/3/2026).

Kapolsek Paron, AKP Moh Nur Haris Al., S.H., turun langsung memimpin jalannya evakuasi. Dengan kondisi medan yang cukup terjal dan licin di sekitar aliran sungai, petugas harus ekstra hati-hati saat mengangkat korban menggunakan kantong jenazah menuju lokasi yang lebih aman.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Paron AKP Moh Nu Haris Al., S.H., menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar meskipun dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan.

“Identitas korban masih Mr X, berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 40 tahun. Saat ini masih dalam pendalaman pihak berwajib dan proses penyelidikan lebih lanjut. Kami bersama tim gabungan berupaya maksimal agar korban dapat segera dievakuasi dengan aman,” ujar AKP Haris di lokasi kejadian.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim dengan debit air yang tidak menentu.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati, terutama saat berada di bantaran sungai. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu saksi mata, Ali Syifa Nur Wakit, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui warga saat melihat sesuatu mencurigakan di sekitar aliran sungai.

“Saya melihat ada sesuatu di pinggir sungai, setelah didekati ternyata korban. Warga kemudian langsung melaporkan ke pihak berwajib,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.