SUMENEP – Dalam upaya mempererat sinergitas dan membangun komunikasi yang harmonis dengan insan pers, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan awak media Kabupaten Sumenep, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia PWI Kabupaten Sumenep.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat hubungan kemitraan antara Polresta Sumenep Polda Jatim dengan insan pers.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Sumenep menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan edukatif kepada masyarakat.
Menurut Kapolresta Sumenep, sinergi yang baik antara kepolisian dan wartawan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan keterbukaan informasi serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolresta Sumenep menegaskan,Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang obyektif kepada masyarakat.
"Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, kami berharap hubungan kemitraan antara Polresta Sumenep dan PWI Kabupaten Sumenep semakin solid sehingga mampu memberikan kontribusi positif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Kombes Pok Ariek.
Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk bertukar pandangan, memperkuat komunikasi, serta membangun kolaborasi yang berkesinambungan dalam mendukung berbagai program kepolisian, khususnya di bidang publikasi dan penyebarluasan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, jajaran PWI Kabupaten Sumenep menyambut baik kunjungan Kapolresta Sumenep dan menyampaikan apresiasi atas komitmen Polresta Sumenep Polda Jatim dalam membangun hubungan yang terbuka dengan insan pers.
PWI berharap sinergitas yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi yang intensif dan kerja sama yang konstruktif.
Melalui kegiatan silaturahmi ini juga diharapkan hubungan kemitraan antara Polresta Sumenep Polda Jatim dan PWI Kabupaten Sumenep semakin erat.
Hal itu untuk mendukung terciptanya penyampaian informasi yang profesional, mencerdaskan masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sumenep tetap aman, damai, dan kondusif. (*)
Saturday, July 25, 2026
Sinergi Polres Ngawi Bersama Lintas Instansi Wujudkan Indonesia ASRI
NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur bersama sejumlah instansi terkait, menggelar kegiatan kerja bakti (kurve) di sepanjang Jalan Ronggowarsito, Ngawi, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini dalam rangka mendukung salah satu program nasional pemerintah, yakni Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan terkelola melalui aksi gotong royong.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., dan melibatkan personel Sat Samapta Polres Ngawi dan intansi lintas sektor termasuk guru dan pelajar serta perwakilan pedagang kaki lima.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemerintah sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan.
"Melalui Gerakan Indonesia ASRI, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan," ujar AKP Dandung.
Menurut AKP Dandung, lingkungan yang bersih dan sehat akan menciptakan kenyamanan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
"Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan asri, kegiatan ini juga semakin mempererat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Ngawi yang bersih, sehat, dan nyaman," pungkasnya.
Kurve dilaksanakan seluruh peserta dengan bergotong royong membersihkan kawasan sepanjang Jalan Ronggowarsito di depan SMPN 1 Ngawi, mulai dari menyapu jalan, mengumpulkan sampah, hingga menata lingkungan agar lebih rapi dan indah. (*)
Polres Gresik Gelar Piramida, Perkuat Sinergi Melalui "Ngopi Bareng Media"
GRESIK - Komitmen Polres Gresik Polda Jatim dalam membangun kemitraan yang erat dengan insan pers terus diperkuat.
Salah satunya melalui kegiatan Ngopi Bareng Media yang dikemas dalam program Piramida (Kopi Radio Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Ruang Rupatama SAR Polres Gresik, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna itu dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, didampingi Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra.
Nuansa keakraban begitu terasa sejak awal acara tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik bersama awak media dari berbagai organisasi dan platform pemberitaan di Kabupaten Gresik.
Sembari menikmati secangkir kopi dan hidangan ringan, para peserta berdialog secara terbuka mengenai berbagai isu, mulai dari perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penyampaian informasi kepada publik, hingga pentingnya menjaga komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan media.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan, program Piramida menjadi ruang komunikasi dua arah yang diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Gresik.
"Melalui wadah Piramida ini, kita bisa duduk bersama, berdiskusi santai, saling bertukar pikiran, sekaligus mempererat silaturahmi," kata AKBP Ramadhan.
Menurutnya, media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui penyampaian informasi yang benar dan bertanggung jawab.
Kapolres Gresik juga menyebut, media memegang peranan penting dalam membentuk persepsi masyarakat.
"Di era keterbukaan informasi saat ini, peran media sangat menentukan dalam membentuk opini publik. Jika informasi yang beredar tidak benar atau simpang siur, tentu dapat menimbulkan dampak negatif," ungkap AKBP Ramadhan.
Karena itu lanjut Kapolres Gresik, kolaborasi yang baik antara kepolisian dan jurnalis menjadi kunci untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta mampu menciptakan suasana yang sejuk di tengah masyarakat.
Kapolres Gresik juga mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme dan mengedepankan prinsip verifikasi dalam setiap pemberitaan.
Ia menilai informasi yang tidak akurat maupun beredar tanpa klarifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu stabilitas kamtibmas.
"Mari kita terus bersinergi menyajikan informasi yang edukatif, menyejukkan, dan dapat dipercaya demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Gresik," tegasnya.
Melalui kegiatan Ngopi Bareng Media dalam program Piramida, Polres Gresik Polda Jatim berharap kemitraan yang telah terjalin dengan insan pers semakin solid.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Gresik. (*)
Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet
Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak, tetapi juga momentum memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat pelaksanaan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Sabtu (25/7/2026).
Kapolri menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga, anggota DPR, komunitas olahraga menembak, atlet, hingga masyarakat umum. Sejumlah pimpinan redaksi media juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
"Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut," ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai pihak dalam kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kolaborasi, kerja sama, dan kemitraan yang selama ini telah berjalan dengan baik.
"Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan, baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum dan ada beberapa yang juga atlet," jelasnya.
Selain memperkuat sinergitas, Kapolri Cup Shooting Championship 2026 juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan personel Polri. Menurut Kapolri, kemampuan menggunakan senjata merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh personel karena berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lapangan.
"Selain sinergitas yang kita bangun tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri, karena memang memiliki tugas yang kadang-kadang juga harus menggunakan senjata," kata Kapolri.
Ia menekankan pentingnya personel memiliki keterampilan yang baik sehingga setiap tindakan yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas dapat dijalankan secara tepat dan profesional.
Di sisi lain, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan atlet menembak untuk menghadapi berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
"Di satu sisi juga, kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi ajang, salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.
Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, kejuaraan mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC, baik untuk nomor handgun maupun PCC. Selain itu, terdapat pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu dengan peserta dari berbagai jenjang kepangkatan personel Polri.
Beragam kategori tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta pengambilan keputusan dalam kompetisi menembak. Para peserta terbaik dari setiap nomor akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Kapolri berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarlembaga, komunitas olahraga, media, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta.
"Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua," tutur Kapolri.
Kapolri menambahkan, penyelenggaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
"Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan," pungkasnya.
Respon Cepat Polisi Ngawi, Sebar Sekam Cegah Kecelakaan Akibat Tumpahan Solar di Jalan Kendal-Jogorogo
NGAWI – Komitmen Polres Ngawi dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi sigap personel Polsek Kendal yang bergerak cepat menangani tumpahan solar di Jalan Raya Kendal–Jogorogo.
Personel Polsek Kendal segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat. Untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan yang licin, petugas melakukan penyebaran sekam padi pada badan jalan yang terdampak tumpahan solar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat penanganan kondisi jalan agar kembali aman dilalui kendaraan, sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara roda dua yang paling rentan tergelincir.
Selama proses penanganan, personel juga mengatur arus lalu lintas serta mengimbau para pengguna jalan agar mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di lokasi.
Polres Ngawi mengajak seluruh masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan, ketertiban maupun keselamatan di jalan raya melalui Call Center 110 maupun layanan SPKT Polres Ngawi agar dapat segera ditindaklanjuti.
Kapolsek Kendal AKP Agus Pujiono, S.H., menyampaikan bahwa Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh jajaran agar selalu responsif terhadap setiap laporan masyarakat, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Begitu menerima informasi adanya tumpahan solar, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dengan menyebarkan sekam padi agar jalan tidak licin. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan segera melaporkan setiap potensi bahaya maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 agar dapat segera kami tindak lanjuti," ujar Kapolsek Kendal mewakili Kapolres Ngawi, Sabtu (25/7/2026)
Polsek Kendal juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan segera melaporkan setiap adanya potensi bahaya maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 agar dapat segera ditindak lanjuti.
"Alhamdulillah, terima kasih pak polisi," ujar salah satu pengguna jalan raya yang melintas.
Residivis Kembali Beraksi, Satreskrim Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian di Toko Brilink Karangjati
NGAWI – Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah toko sekaligus agen Brilink di Dusun Dungwaluh, Desa Campurasri, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang residivis beserta sejumlah barang bukti hasil kejahatan.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim AKP Pras Ardinata, S.Tr.K., S.I.K. menjelaskan bahwa pelaku berinisial BDA (20), warga Ngawi berhasil diamankan pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 15.34 WIB di rumahnya setelah sebelumnya sempat melarikan diri dan bekerja di Kalimantan.
Kasus tersebut bermula dari laporan korban, David Yamani, pemilik toko di Dusun Dungwaluh, yang mengetahui tokonya telah dibobol pada Jumat (7/11/2025) pagi saat membuka toko.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit alat EDC MPOS Brilink, berbagai merek rokok, produk kecantikan, dengan total kerugian sekitar Rp. 5 juta.
Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan sejak laporan diterima, petugas berhasil mengamankan pelaku yang merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan yang sebelumnya sempat menjalani hukuman penjara.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit EDC MPOS Brilink, dua botol handbody lotion merek Marina, dan satu buah kacamata hitam yang merupakan hasil curian.
Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Pras Ardinata mengatakan pihaknya akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana, khususnya pelaku residivis yang kembali melakukan kejahatan.
"Keberhasilan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara berkelanjutan. Meskipun pelaku sempat melarikan diri hingga ke luar daerah, kami tetap melakukan pelacakan hingga akhirnya berhasil diamankan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah maupun tempat usaha serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana," tegas AKP Pras Ardinata, saat dikonfirmasi media Sabtu (25/7/2026)
Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Ngawi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan dijerat dengan Pasal 477 KUHP.
Polres Ngawi Bersama Lintas Instansi Wujudkan Indonesia ASRI 2026
Ngawi – Sat Samapta Polres Ngawi bersama sejumlah instansi terkait menggelar kegiatan kurve atau kerja bakti dalam rangka mendukung Program Indonesia ASRI 2026 di sepanjang Jalan Ronggowarsito, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Ngawi, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu program nasional pemerintah, yakni Gerakan Indonesia ASRI yang berarti Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kegiatan ini menciptakan lingkungan yang bersih dan terkelola melalui aksi gotong royong.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., dan melibatkan personel Sat Samapta Polres Ngawi, Satpol PP Kabupaten Ngawi, Kodim 0805/Ngawi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi, Pemerintah Kelurahan Ketanggi, Kepala SMPN 1 Ngawi beserta guru dan siswa, serta perwakilan pedagang kaki lima.
Sebelum pelaksanaan kerja bakti, seluruh peserta mengikuti apel bersama untuk pembagian tugas sekaligus penyampaian arahan mengenai pentingnya mendukung Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Selanjutnya, seluruh peserta bergotong royong membersihkan kawasan sepanjang Jalan Ronggowarsito di depan SMPN 1 Ngawi, mulai dari menyapu jalan, mengumpulkan sampah, hingga menata lingkungan agar lebih rapi dan indah.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemerintah sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan.
"Melalui Gerakan Indonesia ASRI, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan menciptakan kenyamanan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial," ujar AKP Dandung S.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan asri, kegiatan ini juga semakin mempererat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Ngawi yang bersih, sehat, dan nyaman.
Sinergi untuk Keamanan dan Pelayanan Publik, Polres Ngawi Terima Kunjungan PT PLN (Persero) UP3 Madiun
Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi Manager PT PLN (Persero) UP3 Madiun, Purwanto, beserta rombongan di ruang kerja Kapolres Ngawi.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergi antara Polres Ngawi dengan PT PLN (Persero) UP3 Madiun dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait keamanan dan kelancaran operasional ketenagalistrikan di wilayah Kabupaten Ngawi.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak berdiskusi mengenai pentingnya koordinasi dan kerja sama yang baik dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta mendukung kelancaran pelayanan publik.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi yang telah terjalin antara Polri dan PT PLN merupakan modal penting dalam menjaga keamanan objek vital serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
"Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi dari Manager PT PLN (Persero) UP3 Madiun beserta jajaran. Semoga komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat semakin erat, sehingga setiap tantangan di lapangan dapat diselesaikan melalui kolaborasi yang baik," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, saat dikonfirmasi media Sabtu (25/7/2026)
Polres Ngawi siap mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, termasuk dalam mengamankan objek vital dan mendukung kelancaran pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.
Melalui pertemuan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan PT PLN (Persero) UP3 Madiun semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan yang aman, andal, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Ngawi.
Seleksi Taruna Akpol Masuk Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Catar
Panitia Pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menggelar pemeriksaan penampilan peserta calon taruna (catar). Pemeriksaan ini dipimpin langsung Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.
"Masa depan Polri, akan sangat bergantung pada sejauh mana generasi penerus disiapkan. Bagaimana kita tak hanya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan hebat, tapi juga karakter kuat, kepedulian sosial, dan keberanian untuk memimpin perubahan," ucap Komjen Dedi di lokasi, Lantai 2 Gedung Serba Guna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (24/7/2026).
Pemeriksaan penampilan digelar dua hari, mulai hari ini hingga Sabtu (25/7). Pemeriksan penampilan oleh Komjen Dedi dan sejumlah pejabat Polri bertujuan sebagai evaluasi akhir hasil seleksi panitia daerah dan pusat, serta memberikan penilaian menyeluruh terhadap para catar.
Pemeriksaan penampilan catar merupakan tahap akhir dari rangkaian seleksi, yang digelar Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri selaku panitia pusat. Untuk diketahui rangkaian seleksi diawali pemeriksaan administrasi, tes akademik, tes kesamaptaan, tes psikologi, tes kesehatan, serta pendalaman mental dan kepribadian (PMK) di tingkat panitia daerah yang digelar oleh 36 biro SDM polda.
Peserta seleksi yang lolos di tingkat daerah, dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Di Akpol, para catar menjalani lagi serangkaian tes seperti yang dilalui di tingkat polda.
"Rikpil (pemeriksaan penampilan) bukan sekadar melihat penampilan secara fisik, melainkan menjadi evaluasi menyeluruh untuk memastikan hasil seleksi sebelumnya benar-benar mencerminkan kualitas calon taruna yang akan dididik menjadi perwira Polri," tutur Komjen Dedi.
Berdasarkan data SSDM Polri, tahap pemeriksaan penampilan diikuti 404 peserta. Mereka terdiri dari 365 calon taruna (pria) dan 35 calon taruni (wanita).
Selain Komjen Dedi, para pejabat utama Polri yang menjadi penilai adalah Kalemdiklat Polri Komjen R.Z. Panca Putra, Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Tomex Korniawan, dan Gubernur Akpol Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga.
Kapolri: Desk Ketenagakerjaan Hadir Berikan Solusi bagi Persoalan Buruh
Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mendorong seluruh elemen buruh untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja dengan tetap menjaga iklim investasi yang kondusif. Menurutnya, keseimbangan tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan pembangunan nasional.
Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri peresmian Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar Buruh Indonesia di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh konfederasi yang sudah tergabung untuk mempersatukan perjuangan teman-teman buruh dalam Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar Buruh Indonesia. Tentunya kita mendorong agar perjuangan untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh dan memperjuangkan kesejahteraan buruh di satu sisi harus tetap dijaga, namun di sisi lain kita juga harus menjaga agar iklim investasi tetap kondusif,” kata Kapolri.
Kapolri menyampaikan, perjuangan kaum buruh juga menjadi bagian penting dalam mengawal berbagai program pemerintah, khususnya dalam mendorong hilirisasi, pembukaan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara-negara lain.
“Bapak Presiden tentunya memiliki banyak program yang harus kita kawal bersama dan perjuangan dari teman-teman buruh adalah menjadi bagian untuk memperjuangkan apa yang menjadi program Bapak Presiden. Khususnya terkait dengan hilirisasi, khususnya terkait dengan pembukaan lapangan pekerjaan dan tentunya bagaimana menciptakan Indonesia yang memiliki daya saing dengan negara-negara lain,” ujarnya.
Menurut Kapolri, situasi global yang terus berkembang menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tekanan dan ketidakpastian global.
“Memang kita sedang menghadapi situasi global yang mau tidak mau kita semua harus bersatu untuk bersama-sama menghadapi eskalasi yang ada. Kita yakin dengan bersatu, dengan perjuangan bersama, maka Indonesia bisa terus terjaga dan harapan kita bisa melampaui semua potensi tekanan yang ada,” tutur Sigit.
Kapolri optimistis dengan sinergi dan perjuangan bersama, Indonesia dapat terus tumbuh serta mewujudkan berbagai program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Ia menilai situasi yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi dan pembangunan nasional.
“Mari kita kawal bersama perjuangan teman-teman buruh. Namun sekali lagi, saya pesan tetap jaga kondusivitas,” ucapnya.
Kapolri juga meminta Desk Ketenagakerjaan untuk terus memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat, khususnya dalam merespons berbagai persoalan ketenagakerjaan yang disampaikan oleh para pekerja maupun buruh.
“Berikan pelayanan yang lebih optimal sehingga kemudian apa yang dikeluhkan, apa yang dilaporkan, apa yang harus kita bantu untuk kita mediasi dan sebagainya, semuanya bisa berjalan dengan lebih baik,” pungkas Kapolri.
Kapolri Meresmikan Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia
Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Meresmikan Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Jakarta, Jumat (24/7/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah bagi penyatuan perjuangan berbagai konfederasi buruh di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh konfederasi buruh yang telah bergabung dan mempersatukan perjuangan melalui Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh konfederasi yang sudah tergabung untuk mempersatukan perjuangan teman-teman buruh dalam Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar Buruh Indonesia,” kata Sigit.
Kapolri menegaskan, perjuangan untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan buruh harus terus dijaga. Namun, pada saat yang sama, seluruh elemen juga perlu bersama-sama menjaga iklim investasi agar tetap kondusif.
Menurutnya, persatuan dan kekuatan buruh memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional.
“Kita sedang menghadapi situasi global yang mau tidak mau kita semua harus bersatu untuk bersama-sama menghadapi eskalasi yang ada. Kita yakin dengan bersatu, dengan perjuangan bersama, maka Indonesia bisa terus terjaga dan harapan kita bisa melampaui semua potensi tekanan yang ada,” ujarnya.
Kapolri menyebut kondisi geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah, turut memberikan dampak terhadap perekonomian dunia, salah satunya melalui kenaikan harga minyak yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor dan sendi kehidupan masyarakat.
Menghadapi situasi tersebut, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis untuk menjaga ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain melalui hilirisasi, swasembada pangan, dan swasembada energi.
Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga iklim investasi agar pembukaan lapangan kerja dapat terus berlangsung. Ia menyebut program hilirisasi memiliki potensi menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja di Indonesia.
“Perjuangan untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh dan memperjuangkan kesejahteraan buruh di satu sisi harus tetap dijaga, namun di sisi lain kita juga harus menjaga agar iklim investasi tetap kondusif,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menegaskan komitmen Polri untuk terus melindungi hak-hak buruh dan memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Ia menyebut berbagai langkah telah dilakukan, termasuk pembentukan Satgas PHK, upaya memperjuangkan perlindungan bagi pekerja ojek online, serta mendorong penguatan Desk Ketenagakerjaan.
“Bagi saya, buruh adalah pahlawan devisa. Saya akan terus berada pada garda terdepan untuk memperjuangkan hak-hak buruh,” tegas Sigit.
Kapolri menjelaskan, keberadaan Desk Ketenagakerjaan merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan membantu penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan. Hingga saat ini, Desk Ketenagakerjaan telah menangani 291 perkara dan memfasilitasi 4.505 orang untuk menjadi pegawai tetap di perusahaan.
Selain itu, Desk Ketenagakerjaan juga turut membantu menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan di PT Amos yang menghasilkan kesepakatan pembayaran kompensasi sebesar Rp12,7 miliar.
Kapolri meminta Desk Ketenagakerjaan untuk terus bekerja secara optimal dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi pekerja dan buruh, baik melalui pelayanan, pendampingan maupun mediasi.
“Desk Ketenagakerjaan, berikan pelayanan yang lebih optimal sehingga kemudian apa yang dikeluhkan, apa yang dilaporkan, apa yang harus kita bantu untuk kita mediasi dan sebagainya, semuanya bisa berjalan dengan lebih baik,” ucapnya.
Ia menegaskan, Desk Ketenagakerjaan harus terus bekerja secara berkelanjutan dan tidak bergantung pada siapa pun yang menjabat sebagai Kapolri. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan persoalan ketenagakerjaan dapat ditangani secara optimal.
“Desk Ketenagakerjaan harus terus bekerja siapa pun Kapolrinya,” tegas Kapolri.
Kapolri berharap peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia dapat semakin memperkuat persatuan dan semangat perjuangan buruh. Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama mengawal berbagai kebijakan dan program pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Mari kita kawal bersama perjuangan teman-teman buruh. Namun sekali lagi, saya pesan tetap jaga kondusivitas,” pungkasnya.
Polri Jelaskan Peran Bhabinkamtibmas Bersinergi dengan Ditjen Pajak
Jakarta – Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemungutan, penilaian, pemeriksaan, maupun penagihan pajak kepada masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas dalam sinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berada dalam koridor tugas kepolisian, khususnya pembinaan masyarakat, komunikasi, serta pembangunan jejaring informasi di wilayah.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam koordinasi dengan DJP tidak dapat dimaknai sebagai pengambilalihan tugas dan kewenangan petugas pajak.
“Kami tegaskan bahwa Bhabinkamtibmas bukan petugas pajak dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penilaian kepatuhan perpajakan, pemeriksaan, penagihan, maupun meminta pembayaran pajak kepada masyarakat. Kewenangan di bidang perpajakan tetap berada pada Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Menurut Isir, sinergi antara Polri dan DJP merupakan bentuk koordinasi antarlembaga yang dilaksanakan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dalam konteks tersebut, Bhabinkamtibmas dapat berperan melalui fungsi pembinaan masyarakat dan pembangunan jejaring informasi di tingkat kewilayahan.
“Bhabinkamtibmas memiliki fungsi membangun kemitraan dengan masyarakat, menghimpun informasi dan menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, sinergi dengan instansi lain harus tetap berada dalam koridor tugas dan kewenangan Polri,” ujarnya.
Isir menegaskan, Bhabinkamtibmas tidak boleh dipersepsikan sebagai kepanjangan tangan petugas pajak ataupun sebagai alat penindak terhadap wajib pajak yang belum memenuhi kewajiban perpajakannya.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam konteks sinergi ini bersifat preventif dan persuasif. Tidak ada kewenangan bagi Bhabinkamtibmas untuk memeriksa, menilai, menagih, atau meminta pembayaran pajak. Jangan sampai sinergi ini menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat,” jelasnya.
Bhabinkamtibmas bukan petugas pajak serta tidak memiliki kewenangan melakukan pengawasan, pemeriksaan, penagihan, maupun penegakan hukum di bidang perpajakan. Koordinasi dengan unsur kewilayahan, termasuk Bhabinkamtibmas, dilakukan dalam kerangka jejaring informasi dan, dalam kondisi tertentu, dukungan di lapangan untuk menjaga kelancaran pelaksanaan tugas petugas DJP.
Masyarakat diharapkan dapat memahami hal ini secara proporsional dan tidak ditafsirkan sebagai pemberian kewenangan perpajakan kepada personel Polri. Peran Bhabinkamtibmas dalam konteks ini lebih tepat ditempatkan pada fungsi preventif-persuasif, membangun kemitraan dengan masyarakat, serta membangun jejaring informasi, bukan menjalankan fungsi represif dalam pemenuhan kewajiban perpajakan.
“Prinsipnya, setiap institusi memiliki tugas dan kewenangan masing-masing. Polri akan terus mendukung sinergi dan koordinasi dengan kementerian maupun lembaga dalam rangka kepentingan masyarakat dan negara, tetapi pelaksanaannya harus tetap sesuai dengan ketentuan hukum dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan,” tutur Isir.
Kadiv Humas Polri berharap penjelasan tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat sekaligus meluruskan informasi yang berkembang mengenai peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung pelaksanaan tugas DJP.
“Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir. Bhabinkamtibmas hadir di tengah masyarakat untuk menjalankan fungsi pembinaan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun komunikasi dan kemitraan. Untuk urusan teknis perpajakan, seluruh kewenangan tetap dilaksanakan oleh petugas DJP sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Friday, July 24, 2026
Kapolsek Geneng Perkuat Kesadaran Tertib Berlalu Lintas di Ngawi Lewat Wali Murid
Ngawi – Dalam upaya menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini, Polsek Geneng Polres Ngawi menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas dan keselamatan berkendara kepada 282 orang tua/wali murid SMPN 1 Geneng, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMPN 1 Geneng tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo, S.H., didampingi Bripka Sri Wahyuningsih, S.Pd., serta dihadiri Kepala SMPN 1 Geneng, Sdri. Oviella Yuwono, M.Pd., para guru, dan ratusan orang tua/wali murid.
Dalam pemaparannya, Kapolsek Geneng menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membentuk kesadaran anak untuk mematuhi aturan lalu lintas.
Orang tua/wali murid diminta tidak mengizinkan anak yang belum berusia 17 tahun dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) mengendarai sepeda motor, sesuai ketentuan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Selain itu, Kapolsek juga menyampaikan pesan Bupati Ngawi terkait larangan balap liar serta rencana regulasi yang melarang anak di bawah usia 17 tahun mengendarai sepeda motor sebagai langkah menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Melalui sesi sosialisasi dan tanya jawab, para peserta memperoleh pemahaman mengenai hak dan kewajiban pengguna jalan, sanksi pidana bagi pelanggar lalu lintas, serta pentingnya menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Polsek Geneng juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan berbagai gangguan kamtibmas, termasuk aksi balap liar maupun kejadian darurat lainnya yang membutuhkan kehadiran kepolisian.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Geneng menyatakan bahwa kegiatan edukasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan generasi yang disiplin, patuh hukum, serta berbudaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Ngawi.
"Mari bersama kita wujudkan budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan Ngawi yang aman dan tertib," ujarnya.
Polres Gresik Bongkar Peredaran Narkoba Sistem Ranjau, Dua Kurir Sabu Diamankan
GRESIK - Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika.
Kali ini, Dua pria berinisial DE (32) dan MWF (30) berhasil ditangkap bersama barang bukti sabu seberat total 38,066 gram yang diduga siap diedarkan di wilayah Gresik selatan.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bukti keseriusan Polres Gresik Polda Jatim dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
"Kasus ini terungkap setelah Polisi menerima informasi masyarakat mengenai maraknya peredaran narkoba di kawasan Gresik selatan," ujar AKBP Ramadhan, Jumat (24/7/2026).
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan hingga menggerebek sebuah rumah kos di Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, pada Minggu (19/7/2026).
Dari lokasi tersebut, Polisi mengamankan kedua tersangka beserta 17 paket sabu yang telah dipecah untuk diedarkan sesuai pesanan.
Selain sabu, Polisi turut menyita timbangan digital, alat hisap, plastik klip, dua telepon seluler, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.
"Nilai ekonomis sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp68,4 juta," ujar AKBP Ramadhan.
Dari hasil pemeriksaan, terungkap kedua tersangka berperan sebagai kurir dengan modus sistem ranjau, yakni meletakkan paket sabu di titik-titik tertentu untuk kemudian diambil pembeli.
"Kedua tersangka diketahui telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar empat bulan dengan wilayah edar meliputi Wringinanom, Driyorejo, Karangandong hingga Legundi," terang AKBP Ramadhan.
Dalam sepekan, keduanya mampu mengedarkan sekitar 40 gram sabu dan memperoleh upah Rp25 ribu untuk setiap titik ranjau yang dipasang.
Kapolres Gresik menambahkan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap pemasok utama yang kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO).
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, melaporkan melalui Call Centre 110 dan selain itu Masyarakat juga bisa menghubungi melalui Hotline khusus ‘Lapor Cak Rama’ di nomor 0811-8800-2006," ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan, dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun. (*)
Hari Anak Nasional, Polresta Sidoarjo Edukasi Bahaya HIV/AIDS di Kalangan Pelajar
SIDOARJO - Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA PPO) Polresta Sidoarjo Polda Jatim menggelar sosialisasi mengenai bahaya dan pencegahan HIV/AIDS kepada para pelajar di Sidoarjo, Kamis (23/7/2026).
Melalui kegiatan edukatif ini, para siswa diberikan pemahaman sejak dini mengenai pengertian HIV/AIDS, bahaya yang ditimbulkan, serta pentingnya upaya pencegahan.
Selain itu, peserta juga diajak memahami peran sekolah sebagai lingkungan yang mendukung terciptanya generasi sehat dan berpengetahuan dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan.
Kasat Res PPA PPO Polresta Sidoarjo, Kompol Rohmawatilailah, mengatakan bahwa edukasi sejak bangku sekolah menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari perilaku berisiko di masa depan.
Menurut Kompol Rohmawatilailah, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum yang tepat untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dan remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini tentang apa itu HIV/AIDS, bagaimana cara pencegahannya, serta membangun kepedulian agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab," ujar Kompol Rohmawatilailah.
Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis sebagai tempat pembentukan karakter sekaligus sarana penyampaian informasi kesehatan yang benar kepada anak-anak.
"Sinergi antara kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua sangat diperlukan dalam memberikan edukasi yang tepat kepada anak," kata Kompol Rohmawatilailah.
Ia berharap dengan pengetahuan yang benar, anak-anak dan remaja mampu menjaga diri dan menjadi agen penyebar informasi positif di lingkungan sekitarnya.
"Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memahami pengertian HIV/AIDS, mengetahui dampak dan bahayanya, serta memiliki wawasan mengenai langkah-langkah pencegahan," pungkasnya. (*)
Kadiv Humas Polri: Jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian Perkuat Transformasi Polri Berbasis Riset, Riau Hadirkan Terobosan Green Policing
Jakarta – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan transformasi Polri menuju institusi yang modern, adaptif, dan Presisi terus diperkuat melalui pengembangan ekosistem ilmu kepolisian berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Momentum tersebut ditandai dengan pembentukan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan di Polda Riau yang menjadi pengembangan baru dalam jejaring pusat studi Polri.
“Transformasi Polri membutuhkan fondasi ilmu pengetahuan yang kuat. Karena itu, Polri terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi negeri dan swasta melalui pengembangan jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian, terdiri atas 40 pusat studi yang telah beroperasi, 5 pusat studi dalam tahap penandatanganan perjanjian kerja sama, serta 34 pusat studi yang sedang dalam proses penyusunan perjanjian kerja sama. Di samping itu, PTIK juga telah mengembangkan 16 pusat studi tematik sebagai center of excellence yang mengkaji berbagai disiplin ilmu kepolisian. Ekosistem ini menjadi fondasi penting bagi lahirnya inovasi, pengembangan doktrin, dan kebijakan kepolisian yang berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Kadiv Humas Polri.
Menurut Kadiv Humas, pembentukan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan di Polda Riau menjadi inovasi yang memperluas spektrum kajian kepolisian. Jika sebelumnya pusat-pusat studi mengembangkan berbagai bidang strategis seperti teknologi kepolisian, keamanan nasional, siber, anti-korupsi, forensik, hingga perlindungan perempuan dan anak, maka pusat studi di Riau menghadirkan fokus baru pada Green Policing dan ecological security sebagai bagian dari tantangan keamanan abad ke-21.
“Keamanan masa depan tidak lagi hanya berbicara mengenai gangguan kamtibmas konvensional. Perubahan iklim, kebakaran hutan dan lahan, kerusakan ekosistem, serta kejahatan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Kehadiran Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan di Riau merupakan langkah strategis agar Polri memiliki basis riset dan kebijakan yang kuat dalam menjawab tantangan tersebut,” kata Kadiv Humas Polri.
Pembentukan pusat studi tersebut dibahas dalam kunjungan Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian PTIK, Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M.Si., bersama Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., ke Polda Riau, Kamis (23/7), sebagai bagian dari penguatan jejaring pusat studi kepolisian di Indonesia.
Dalam paparannya, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menjelaskan bahwa Green Policing merupakan paradigma pemolisian yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian integral dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, ancaman terhadap lingkungan hidup, seperti kebakaran hutan dan lahan, pembalakan liar, perambahan kawasan hutan, pencemaran, hingga dampak perubahan iklim, tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial, mengganggu aktivitas ekonomi, serta mengancam keselamatan masyarakat.
Kapolda Riau menjelaskan implementasi Green Policing dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu prevention, law enforcement, dan restoration. Pendekatan tersebut diperkuat dengan pembangunan budaya organisasi melalui Green Leadership, Green Mindset, Green Culture, dan Green Innovation, sehingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari karakter dan profesionalisme setiap insan Bhayangkara.
Selain menjadi wadah penelitian, Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan juga diproyeksikan menjadi think tank yang mempertemukan akademisi, praktisi, pemerintah, masyarakat, dan komunitas lingkungan untuk menghasilkan riset, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum pendidikan kepolisian, serta rekomendasi kebijakan berbasis evidence-based policing.
Dengan karakteristik geografis Riau yang memiliki kawasan gambut terluas di Indonesia, hutan tropis yang menjadi paru-paru dunia, serta tantangan kebakaran hutan dan lahan yang kompleks, Polda Riau dinilai memiliki posisi strategis sebagai living laboratory Green Policing. Pengalaman empiris di lapangan akan dipadukan dengan kajian akademik untuk menghasilkan model pemolisian yang adaptif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Kapolri: Polri Siap Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional Bersama FBI Hadapi Kejahatan Modern
Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat kerja sama penegakan hukum internasional bersama Federal Bureau of Investigation (FBI) dalam menghadapi perkembangan kejahatan modern yang semakin kompleks, lintas negara, dan melampaui batas yurisdiksi.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menerima kunjungan kehormatan Direktur FBI Mr. Kash Patel beserta delegasi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa FBI merupakan salah satu mitra utama Polri dalam kerja sama penegakan hukum internasional. Menurutnya, hubungan kelembagaan yang telah terjalin selama ini perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kemampuan kedua institusi dalam merespons berbagai ancaman kejahatan transnasional yang terus berkembang.
“Saya berharap kunjungan ini semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan FBI serta memberikan momentum baru bagi penguatan kerja sama penegakan hukum internasional, khususnya dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara yang semakin kompleks,” ujar Sigit.
Kapolri mengungkapkan, kerja sama Polri dan FBI telah memiliki landasan yang kuat melalui Letter of Intent tentang Kerja Sama Timbal Balik dalam Pengembangan Kapasitas serta Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan Transnasional yang ditandatangani pada 5 Juli 2019 dan telah diperpanjang hingga tahun 2029.
Menurut Kapolri, kerja sama tersebut juga telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas personel Polri. Hingga saat ini, sebanyak 286 personel Polri telah mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas bersama FBI.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan berbagai program pengembangan kapasitas bersama FBI yang telah diikuti oleh 286 personel Polri. Dukungan tersebut telah memberikan kontribusi penting bagi peningkatan profesionalisme, pengetahuan, dan kemampuan teknis personel Polri dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan modern,” kata Kapolri.
Kapolri berharap program pengembangan kapasitas bersama tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama pada bidang-bidang tindak pidana yang menjadi prioritas. Polri juga siap mengoptimalkan peran Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) sebagai pusat pendidikan dan pelatihan internasional bagi aparat penegak hukum yang telah melibatkan peserta dari 101 negara, termasuk Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri turut menyoroti perkembangan kejahatan siber dan jaringan penipuan daring yang semakin terorganisasi. Berbagai modus seperti pig butchering, love scam, Business Email Compromise, phishing, ransomware, penipuan investasi, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan aset kripto dan aplikasi digital menjadi tantangan yang membutuhkan respons bersama.
“Polri berharap kerja sama operasional dapat diperkuat melalui pertukaran intelijen secara cepat, identifikasi pelaku dan jaringan, pelacakan aliran dana, pemulihan aset, serta pembentukan mekanisme koordinasi yang lebih efektif,” ujar Kapolri.
Kapolri juga mendorong penguatan kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme yang kini berkembang dengan memanfaatkan media sosial, platform digital, komunikasi terenkripsi, serta propaganda yang menyasar kelompok rentan, termasuk generasi muda.
“Polri berharap kerja sama dengan FBI dapat diperluas dalam menghadapi radikalisasi daring, ekstremisme berbasis kekerasan, investigasi komunikasi digital, dan perlindungan masyarakat dari propaganda terorisme,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kapolri menegaskan pentingnya kerja sama dalam pemberantasan perdagangan orang dan penyelundupan manusia, termasuk melalui penguatan pertukaran informasi untuk mengidentifikasi pelaku, aliran dana, sarana komunikasi, serta keterkaitan jaringan dengan kejahatan transnasional lainnya.
“Polri berkomitmen untuk terus menjadi mitra yang dapat diandalkan FBI dalam memperkuat kerja sama penegakan hukum internasional. Kami berharap audiensi ini dapat meningkatkan pertukaran informasi, kerja sama operasional, pengembangan kapasitas, serta penyelesaian perkara yang menjadi perhatian bersama,” kata Kapolri.
Kunjungan Direktur FBI tersebut diharapkan semakin memperkuat kerja sama penegakan hukum internasional antara Polri dan FBI sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan modern demi mewujudkan keamanan bagi masyarakat Indonesia dan dunia internasional.
Pastikan Personel Profesional, Polres Ngawi Gelar Tes Psikologi Senpi dan Mapping Jabatan
NGAWI – Tim Biro SDM Polda Jawa Timur melaksanakan Tes Psikologi Senjata Api (Senpi) Terpadu dan Mapping Jabatan Anggota Polres Ngawi Tahun Anggaran 2026 di Gedung Bhayangkari, Jalan Bernadip, Kabupaten Ngawi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Jatim, AKBP Dr. Mochammad Mujib, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Pelaksanaan tes ini bertujuan untuk mengukur kelayakan psikologis personel dalam penggunaan senjata api dinas, sekaligus memetakan potensi, kompetensi, dan karakter personel sebagai dasar penempatan jabatan yang tepat sesuai kebutuhan organisasi.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Kabag SDM (Sumber Daya Manusia) Polres Ngawi Kompol Budi Cahyono, S.Sos., M.A.P menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia Polri.
"Tes psikologi senjata api dan mapping jabatan merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap personel memiliki kesiapan psikologis dalam memegang senjata api dinas serta memperoleh penempatan jabatan yang sesuai dengan kompetensi dan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal dan profesional," ujar Kompol Budi C, saat dikonfirmasi media Jumat (24/7/2026)
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Ngawi mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Segera laporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas melalui:
Call Center: 110
WhatsApp: 082230110110
Layanan SPKT Polres Ngawi: (0351) 749510
SPKT Polres Ngawi: 085236087800
#PolresNgawi #PolriPresisi #CallCenter110 #PolriUntukMasyarakat #Jogojatim
Perkuat Sinergi Menjaga Kamtibmas, Kapolres Ngawi Terima Silaturahmi Administratur KPH Ngawi
NGAWI, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Pejabat Utama Polres Ngawi, menerima kunjungan silaturahmi Administratur/KKPH Ngawi, Muklisin, S.Hut., beserta rombongan di ruang kerja Kapolres Ngawi, Kamis (22/7/2026)
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk mempererat sinergitas serta koordinasi antara Polres Ngawi dengan Perum Perhutani KPH Ngawi.
Pertemuan ini membahas upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan hutan, serta meningkatkan kolaborasi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
"Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antara Polres Ngawi dengan Perhutani KPH Ngawi," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.
Dengan sinergi yang semakin baik, Polres Ngawi optimistis dapat bersama-sama menjaga keamanan kawasan hutan, mencegah terjadinya tindak pidana, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Ngawi
Polres Ngawi mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Apabila mengetahui atau menemukan adanya gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkan melalui layanan kepolisian:
* Call Center 110
* WhatsApp: 0822-3011-0110
* Layanan SPKT Polres Ngawi: (0351) 749510
* SPKT Polres Ngawi: 0852-3608-7800
#PolresNgawi #PolriPresisi #CallCenter110 #PolriUntukMasyarakat #JogoJatim
Korlantas Polri: Masyarakat Diimbau Tidak Mudah Percaya Hoaks Terkait Polisi Akan Denda Rp250 Ribu untuk Ban Gundul
Jakarta – Korlantas Polri mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya aturan baru yang menyebut pengendara sepeda motor dengan ban gundul akan dikenakan denda sebesar Rp250 ribu atau pidana kurungan selama satu bulan.
Informasi tersebut dipastikan tidak benar. Polri tidak pernah menerbitkan aturan maupun kebijakan baru yang secara khusus mengatur sanksi terhadap penggunaan ban motor gundul.
Ketentuan mengenai kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan telah lama diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 48 dijelaskan bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, termasuk kondisi ban yang masih layak digunakan.
Selanjutnya, Pasal 285 ayat (1) mengatur bahwa pengendara sepeda motor yang mengoperasikan kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat dikenakan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.
Dengan demikian, sanksi tersebut bukan merupakan aturan baru dan bukan diberlakukan khusus karena ban gundul, melainkan merupakan ketentuan yang telah lama berlaku bagi setiap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Korlantas Polri terus mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, termasuk mengganti ban yang sudah aus atau gundul. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan kecelakaan lalu lintas dan untuk meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Korlantas Polri juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi di ruang digital. Setiap informasi yang diterima hendaknya diverifikasi terlebih dahulu melalui kanal resmi Korlantas Polri agar tidak mudah terpengaruh maupun ikut menyebarkan informasi yang tidak benar.
Saring sebelum sharing, cek fakta sebelum percaya.