Ad 728x90

Sunday, March 15, 2026

Bhabinkamtibmas Desa Padas Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan dan Berikan Edukasi Pertanian

Bhabinkamtibmas Desa Padas Sambangi Petani, Dukung Ketahanan Pangan dan Berikan Edukasi Pertanian

 


 

Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kabupaten Ngawi.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi untuk aktif melakukan sambang serta pemantauan terhadap kegiatan pertanian masyarakat di desa binaan. Hal ini dilakukan guna menjaga stabilitas ketahanan pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat sangat penting, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui kegiatan sambang kepada para petani, kami ingin memberikan edukasi serta memastikan berbagai kendala di sektor pertanian dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Padas, Aiptu Kurwanto, yang melaksanakan sambang dan dialog dengan para petani di area persawahan Dusun Selumbung, Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Kurwanto berdialog langsung dengan para petani terkait proses pengolahan lahan hingga perawatan tanaman padi. Ia juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau para petani agar segera melaporkan kepada pihak terkait maupun pemerintah desa apabila mengalami kendala dalam proses pertanian, khususnya terkait ketersediaan pupuk. Hal ini penting agar permasalahan yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti dan tidak menghambat proses produksi pertanian.

Melalui kegiatan sambang ini diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi senantiasa aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik




Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026.

Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang.

"Tadi kami berinteraksi baik dengan masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bus untuk mudik, apakah di sekitar kota, namun juga tadi kami tanya ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antar kota antar provinsi dan juga antar pulau, sampai dengan Bali," kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, dalam pelayanan mudik di Terminal Purabaya dilakukan pemeriksaan ramp check bus dan tes urine para sopir. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan agar keselamatan penumpang terjaga.

"Karena kami selalu berpesan bahwa tolong untuk mudik kali ini bagaimana caranya agar kita bisa menurunkan angka kecelakaan. Karena harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, berbagi kebahagiaan, itu harapan kami," uacpnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh anggota yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia juga meminta yang terkait dengan keselamatan penumpang, termasuk keluhan-keluhan yang selama ini mungkin terjadi untuk direspons cepat.

"Hal ini dilakukan agar betul-betul bisa memberikan layanan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat," katanya.

Menurutnya, sinergitas seluruh lintas sektoral menjadi sangat penting untuk pelayanan mudik secara maksimal. Ia pun menitipkan pesan untuk para sopir agar berhati-hati dan menjaga keselamatan para penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.

"Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jauh, saya minta untuk disiapkan juga ada supir cadangan ya, sehingga kemudian kita menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan," ujarnya.

 Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik




Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.

Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal. 

Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.

"Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta," ujarnya. 

Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.

Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus

"Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada," tegas Kapolri. 

"Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan," imbuhnya. 

Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.

"Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2," tuturnya.

Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.

Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir  potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.

"Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026," tuturnya. 

"Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tutup Kapolri.

Mudik Aman Keluarga Bahagia, Polres Ngawi Layani Penitipan Kendaraan Gratis bagi Pemudik

Mudik Aman Keluarga Bahagia, Polres Ngawi Layani Penitipan Kendaraan Gratis bagi Pemudik

 


 

Ngawi – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran, Polres Ngawi bersama Polsek jajaran di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor bagi warga yang akan meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman.

Layanan penitipan kendaraan ini dibuka di Mapolres Ngawi maupun di seluruh Polsek jajaran sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat selama momentum arus mudik Lebaran, dari tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2025.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, fasilitas ini diberikan agar masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan tenang tanpa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan.

“Masyarakat yang akan mudik dapat menitipkan kendaraan bermotor di Polres Ngawi maupun Polsek jajaran. Layanan ini kami sediakan untuk membantu masyarakat agar mudik lebih aman dan nyaman,” ujarnya, saat dikonfirmasi media pada Minggu (15/3/2026)

Adapun syarat untuk penitipan kendaraan cukup mudah, yaitu dengan membawa KTP dan STNK asli serta fotokopinya saat melakukan penitipan kendaraan.

Polres Ngawi juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas ini sehingga kendaraan tetap aman selama ditinggal mudik.
Dengan adanya layanan ini diharapkan masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang lebih tenang dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.
Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Sopir Truk Asal Jombang Sakit Saat Perjalanan, Pos Yan Rest Area KM 575 A Ngawi Beri Pertolongan

Sopir Truk Asal Jombang Sakit Saat Perjalanan, Pos Yan Rest Area KM 575 A Ngawi Beri Pertolongan

 


Ngawi – Personel Pos Pelayanan (Pos Yan) Rest Area KM 575 A Ngawi memberikan bantuan kesehatan kepada seorang sopir truk yang mengalami sakit saat melakukan perjalanan mudik.

Sopir tersebut diketahui bernama Prayoga Rekso Wibowo, warga Jombang yang bekerja di sektor swasta. Saat itu ia sedang melakukan perjalanan dari Cirebon menuju Malang dan memutuskan berhenti di Rest Area KM 575 A untuk beristirahat karena merasa kurang sehat.

Mengetahui adanya pengendara yang membutuhkan bantuan, petugas Pos Yan yang berjaga langsung memberikan pertolongan serta melakukan pemeriksaan kesehatan awal. Setelah mendapatkan penanganan dan beristirahat sejenak di area Pos Pelayanan, kondisi sopir berangsur membaik.

Selain memberikan layanan kesehatan, Pos Pelayanan Rest Area KM 575 A juga menyediakan tempat istirahat yang nyaman bagi para pengendara yang kelelahan selama perjalanan, sehingga dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan kondisi lebih prima.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa keberadaan Pos Pelayanan di rest area merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat selama arus mudik.

“Pos pelayanan ini tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan bantuan kesehatan serta tempat beristirahat bagi para pemudik yang membutuhkan, sehingga mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan kondisi yang lebih baik,” ujarnya, saat dikonfirmasi Minggu (15/3/2026)

Dengan adanya Pos Pelayanan di Rest Area KM 575 A, diharapkan para pengendara dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia, baik untuk beristirahat maupun mendapatkan bantuan apabila mengalami kendala selama perjalanan.

Quick Response Polres Ngawi Bantu Pengendara Alami Ban Pecah di Rest Area Tol

Quick Response Polres Ngawi Bantu Pengendara Alami Ban Pecah di Rest Area Tol

 


Ngawi – Personel Quick Response dari SPKT Polres Ngawi sigap memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan, pada Sabtu (14/3/2026).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 WIB saat personel SPKT yang dipimpin Ka SPKT IPTU Usman bersama Pamapta Ipda Endik Mustofa, S.H., dan Brigadir Agung Budi Santosa melaksanakan pengecekan Pos Pelayanan di Rest Area KM 575 A.

Saat dalam perjalanan menuju lokasi, petugas mendapati seorang pengendara yang meminta bantuan karena mobil yang dikendarainya mengalami ban pecah. Menanggapi hal tersebut, petugas segera berhenti dan membantu mengganti ban kendaraan milik masyarakat tersebut.

Berkat kesigapan anggota, kendaraan berhasil diperbaiki sehingga pengendara dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Malang dengan aman dan nyaman.

Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa tindakan cepat anggota di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Polri hadir untuk masyarakat. Ketika ada warga yang mengalami kesulitan di perjalanan, anggota kami harus sigap memberikan bantuan. Ini merupakan bentuk pelayanan humanis Polres Ngawi kepada masyarakat,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan patroli dan quick response, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman, khususnya bagi pengguna jalan yang melintas di wilayah hukum Polres Ngawi.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang melaksanakan perjalanan, khususnya dalam momentum arus mudik, dapat merasakan kehadiran Polri sehingga mudik aman, keluarga bahagia,” tambahnya, saat dikonfirmasi pada Minggu (15/3/2026)

Dengan semangat Polres Ngawi RAMAH, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.
Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Safari Ramadhan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden

Safari Ramadhan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden



Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya seluruh elemen bersatu untuk menjaga kamtibmas hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto.  


Sigit menegaskan, menjaga nilai persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk Bangsa Indonesia menghadapi segala tantangan dampak dari konflik global dewasa ini.  


"Dan yang paling utama untuk bisa mewujudkan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi maka syarat utamanya adalah stabilitas kamtibmas, stabilitas keamanan nasional, harus terjaga. Itu tentunya menjadi PR bersama," kata Sigit, Sabtu (14/3/2026). 


Dalam menjaga situasi kamtibmas demi bertumbuhnya perekonomian bangsa, Sigit menekankan, Pemerintah dan Polri harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. 


"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, TNI, Polri harus solid. Didukung oleh ulama didukung oleh seluruh elemen pemuda, masyarakat, buruh, semua harus bersatu sehingga kemudian ini menjadi pekerjaan kita bersama," ujar Sigit. 


Indonesia, kata Sigit pernah mengalami situasi sulit. Yakni, terjadinya Pandemi Covid-19. Hal itu menyebabkan gejolak perekonomian. 


Namun, Sigit menyebut, Indonesia bisa menghadapi dan bangkit ketika dilanda pandemi virus corona. Tentunya, keberhasilan itu hasil dari bersatunya seluruh elemen bangsa. 


"Namun alhamdulillah karena saat itu kita semuanya bersatu. Umarah, ulama, masyarakat, rakyat semua bersatu. Saat itu kita bisa menghadapi itu semua dan dalam waktu cepat pertumbuhan ekonomi kita kembali meningkat bahkan kita bisa berada di salah satu negara tertinggi saat itu pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan negara-negara maju negara-negara G20," ucap Sigit.


"Saat ini kita menghadapi tantangan yang sama dalam bentuk berbeda. Namun saya meyakini apabila kita semua kompak bersatu tentunya permasalahan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui bersama," tambah Sigit menekankan. 


Di tengah situasi seperti ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen menyukseskan program Presiden Prabowo, di antaranya terkait upaya perdamaian dunia hingga kemandirian bangsa di tengah situasi dewasa ini. 


"Oleh karena itu memang kuncinya adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Yang pasti pemerintah tentu akan mengambil langkah-langkah yang konkret untuk tetap menjaga agar stabilitas ekonomi kita khususnya terkait dengan harga-harga minyak tetap terjaga," papar Sigit. 


Ia juga mengingatkan, saat ini semua pihak harus harus terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi. 


Menurutnya, momentum tersebut harus dijadikan sebagai sebuah lompatan mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju. Dengan begitu, visi bersama menciptakan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud. 


"Mendorong program-program Bapak Presiden terkait dengan ketahanan pangan, energi, terkait dengan program-program hilirisasi yang menciptakan lapangan pekerja. Sehingga Indonesia betul-betul bisa mengelola sumber daya alam yang kita miliki, kekayaan alam yang kita miliki untuk, bisa kita kelola dengan baik," kata Sigit. 


"Memanfaatkan momentum demografi yang ada untuk kita bisa menuju visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara maju," lanjut Sigit mengakhiri.

Wakapolri Tekankan Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas dan Optimalisasi Layanan Mudik

Wakapolri Tekankan Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas dan Optimalisasi Layanan Mudik

 


Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 Hari Sabtu (14/03).


Dalam arahannya, Wakapolri menjelaskan bahwa berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan oleh jajaran Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik. Beberapa langkah yang telah disiapkan antara lain penerapan contraflow serta sistem one way yang akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.


“Contraflow ini sudah dipersiapkan. Jika nanti sore terjadi kepadatan dari Jakarta menuju Cikampek, maka rekayasa tersebut bisa segera dilaksanakan,” ujar Dedi.


Ia menjelaskan bahwa keputusan penerapan rekayasa lalu lintas akan diambil berdasarkan analisis data yang dihimpun dari berbagai sistem pemantauan di Command Center. Ketika volume kendaraan yang melintasi ruas tol tertentu telah mencapai angka tertentu, maka langkah pengaturan lalu lintas akan segera diberlakukan.


“Apabila arus kendaraan yang melalui Cikampek sudah di atas 6.000 kendaraan per jam, maka akan dilakukan rekayasa one way dan langkah-langkah pengaturan lainnya,” jelasnya.


Selain itu, Wakapolri juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat dan tepat. Untuk itu Polri telah menyiapkan sistem SMS blast yang dapat digunakan untuk memberikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas maupun rencana penerapan rekayasa jalan. Menurutnya, informasi tersebut akan disampaikan kepada masyarakat beberapa jam sebelum kebijakan rekayasa lalu lintas diberlakukan agar pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik.


“Misalnya dua jam sebelum contraflow atau one way diberlakukan, masyarakat akan mendapat informasi melalui SMS blast sehingga bisa menentukan jalur perjalanan yang akan dipilih,” katanya.


Di samping itu, Wakapolri juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Kepolisian Negara Republik Indonesia di nomor 110 apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai situasi darurat maupun gangguan di jalan sehingga petugas dapat segera memberikan bantuan.


Menurut Dedi, seluruh langkah yang dilakukan Polri dalam Operasi Ketupat tahun ini bertujuan untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan nyaman. Ia juga kembali mengingatkan tagline Operasi Ketupat tahun ini sebagai semangat bersama antara petugas dan masyarakat.


“Tagline Operasi Ketupat 2026 adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Ini menjadi semangat bagi seluruh petugas maupun masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik,” pungkasnya.

Hadiri Pembukaan Posko Angkutan Lebaran 2026, Kakorlantas Pastikan Hiruk-pikuk Operasi Ketupat Berjalan Lancar

Hadiri Pembukaan Posko Angkutan Lebaran 2026, Kakorlantas Pastikan Hiruk-pikuk Operasi Ketupat Berjalan Lancar

 



Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menghadiri Pembukaan Posko Pusat Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (13/3).


Pembukaan Posko angkutan lebaran terpadu 2026 ini merupakan wujud kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam memastikan penyelenggaraan transportasi Lebaran berjalan aman, tertib, dan lancar. 


Polri melalui Korlantas akan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan, pemantauan arus lalu lintas, serta penanganan cepat terhadap berbagai potensi gangguan di lapangan.


"Kami mewakili stakeholder dan seluruh undangan mengapresiasi Kemenhub atas Posko angkutan lebaran 2026 negara hadir untuk bisa mengelola hiruk pikuk mudik dan balik termasuk angkutan lebaran," kata Kakorlantas. 


"Kami juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan informasi resmi, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik," sambungnya. 


Dengan sinergi yang kuat, pihaknya optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


Menurutnya, Operasi Ketupat bukan hanya fokus pada pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik, tetapi juga memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama momentum Ramadan hingga Idulfitri, bahkan bersamaan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.


"Operasi Ketupat ini bukan hanya soal lalu lintas atau perjalanan mudik dan balik, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual Ramadan, Idulfitri hingga Nyepi berjalan aman dari kriminalitas dan lancar dari sisi lalu lintas,” ujar Irjen Agus.


Ia menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari bersama sejumlah instansi terkait, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Jasa Marga, Jasa Raharja, hingga berbagai stakeholder lainnya.


Menurut Kakorlantas, setiap tahun jutaan masyarakat Indonesia bergerak dari berbagai kota menuju kampung halaman. Fenomena arus besar ini, kata dia, membuat pesan dalam lagu “Ayo Mudik Ojo Kesusu” menjadi sangat relevan untuk diingat oleh para pemudik.


Sebagai informasi, kegiatan pembukaan posko Angkutan Lebaran terpadu dipimpin oleh Menteri Perhubungan RI beserta seluruh instansi yang terlibat dalam pelayanan pengamanan Lebaran 2026.

Saturday, March 14, 2026

Kapolres Ngawi Cek Kesiapan Pos Pengamanan Dukung Operasi Ketupat Semeru 2026

Kapolres Ngawi Cek Kesiapan Pos Pengamanan Dukung Operasi Ketupat Semeru 2026

 


Ngawi – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 H, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melakukan pengecekan sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang disiapkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi berlangsung.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Polres Ngawi menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, yaitu Pos Terpadu Monumen Suryo, Pos Pelayanan Rest Area KM 575 A, Pos Pelayanan Rest Area KM 575 B, Pos Pengamanan IKN Kartonyono, Pos Pengamanan Exit Tol, serta Pos Pengamanan Kedungprahu.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., serta para Pejabat Utama Polres Ngawi melakukan pengecekan langsung untuk memastikan seluruh pos siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel dan fasilitas yang ada di pos pengamanan maupun pos pelayanan siap menjalankan tugas selama Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Melalui pengecekan ini kami ingin memastikan seluruh personel, perlengkapan, serta sistem pengamanan telah siap sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik maupun aktivitas selama Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, pada Sabtu (14/3/2026)

Dengan kesiapan pos pengamanan dan pelayanan tersebut, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kabupaten Ngawi dapat berjalan optimal serta mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 Jelang Idul Fitri Kapolres Probolinggo Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan

Jelang Idul Fitri Kapolres Probolinggo Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan





PROBOLINGGO,– Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pemantauan langsung terhadap harga serta ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar Semampir, Sabtu (14/3/2026) 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif sebagai langkah memastikan stabilitas harga dan pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman hingga perayaan Idul Fitri.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Probolinggo bersama Kasat Reskrim dan instansi terkait menyambangi pedagang serta berdialog dengan pembeli di pasar. 

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan harga bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, hingga cabai yang biasanya mengalami kenaikan menjelang hari raya.

"Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat, sehingga kami ingin memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tidak ada praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar", ujar AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo mengatakan dengan sinergi bersama lintas sektor pemantauan akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

"Polres Probolinggo juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar pasokan bahan pokok tetap aman serta mudah dijangkau oleh masyarakat," ujar AKBP Latif.

Selain melakukan pengecekan harga, Kapolres Probolinggo juga mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang atau menaikkan harga secara tidak wajar yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga situasi pasar tetap kondusif,”pungkas AKBP Latif.

Sementara itu, dari hasil pemantauan sementara diketahui bahwa sebagian besar bahan pokok masih tersedia dengan stok yang cukup. 

Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam kategori stabil dan terkendali.

Kegiatan pemantauan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Probolinggo. (*)

 Pelayanan Pengamanan Mudik Lebaran Polres Ponorogo Atensi Jalur Rawan Longsor

Pelayanan Pengamanan Mudik Lebaran Polres Ponorogo Atensi Jalur Rawan Longsor





PONOROGO – Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, Polres Ponorogo Polda Jatim atensi jalur mudik rawan longsor.

Dengan sinergi lintas sektor, Polres Ponorogo Polda Jatim juga menyiapkan enam pos Operasi Ketupat Semeru 2026.

Hal itu guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Enam pos tersebut terdiri dari empat pos pengamanan (Pospam) dan dua pos pelayanan (Posyan) yang disiagakan di sejumlah titik strategis jalur mudik di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, empat pos pengamanan didirikan di kawasan Mlilir yang merupakan perbatasan Ponorogo–Madiun, kawasan wisata Telaga Ngebel, Dengok, serta Pasar Legi.

Sementara dua pos pelayanan berada di Paseban Alun-alun Ponorogo dan Terminal Seloaji.

“Di arah Pacitan juga ada pospam. Jadi apabila ada gangguan Kamtibmas termasuk terjadi longsor masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam bebas pulsa dan akan kami respon secepat mungkin, ” ujar AKBP Andin, Sabtu (14/3/26).

Selain pengamanan arus mudik, kepolisian juga telah memetakan sejumlah jalur rawan bencana yang berpotensi mengganggu perjalanan pemudik. 

Di antaranya jalur Ponorogo–Pacitan dan Ponorogo-Trenggalek, yang dikenal memiliki kontur perbukitan dan rawan longsor saat musim hujan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian telah berkoordinasi dengan lintas sektor guna menyiapkan personel serta sarana prasarana di titik-titik rawan.

“Apabila terjadi longsor, kami akan langsung bergerak melakukan evakuasi agar arus lalu lintas tetap lancar dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” jelasnya.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Ponorogo Polda Jatim mengerahkan total 380 personel gabungan. 

Rinciannya, 280 personel kepolisian serta 100 personel dari lintas sektor dan instansi terkait lainnya. (*)

 Polri Siapkan Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas: Negara Harus Hadir Jaga Momentum Ramadan dan Idul Fitri

Polri Siapkan Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas: Negara Harus Hadir Jaga Momentum Ramadan dan Idul Fitri




JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia menegaskan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pelepasan tim peliputan mudik yang digelar di kantor CNN Indonesia Jakarta, Jumat (13/03).

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan Operasi Ketupat tahun ini tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memastikan negara hadir menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Operasi Ketupat bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi bagaimana negara hadir memastikan rangkaian Ramadan, Idul Fitri, hingga aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Polri juga telah menyiapkan skenario pengamanan pada sejumlah titik yang diperkirakan menjadi pusat pergerakan masyarakat selama masa mudik.

Menurut Agus, terdapat lima klaster utama yang menjadi fokus pengamanan selama Operasi Ketupat 2026. Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalur arteri atau alternatif, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.

“Mudik adalah perjalanan penuh rindu kepada keluarga dan kampung halaman. Tugas kami memastikan masyarakat berangkat selamat, sampai tujuan dengan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai skenario rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur-jalur utama.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol. Tjahyono menekankan pentingnya penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat selama masa mudik. Informasi yang cepat dan tepat dinilai dapat membantu pemudik menentukan rute perjalanan dan mengantisipasi potensi kepadatan.

“Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar-benar membantu mereka selama perjalanan, baik saat mudik maupun ketika kembali,” ujar Tjahyono.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.

“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan hotline 110 yang tersedia di seluruh Indonesia,” kata Tjahyono.

Polri berharap melalui kesiapan personel, pos pengamanan, serta koordinasi dengan berbagai pihak, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Polsek Pangkur Sosialisasikan Bertani Ramah Lingkungan dan Larangan Jebakan Tikus Beraliran Listrik

Polsek Pangkur Sosialisasikan Bertani Ramah Lingkungan dan Larangan Jebakan Tikus Beraliran Listrik

 


 

Ngawi – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus melakukan berbagai upaya pembinaan kepada masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kabupaten Ngawi.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran Polres Ngawi untuk aktif melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap kegiatan pertanian masyarakat di desa-desa. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas ketahanan pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan aktif anggota Polri di lapangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap ketahanan pangan serta upaya menjaga keselamatan masyarakat

“Melalui kegiatan sambang dan pembinaan kepada para petani, kami ingin memberikan edukasi agar kegiatan pertanian berjalan dengan baik, aman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Seperti yang dilakukan anggota Polsek Pangkur yang melaksanakan kegiatan Bhatarling (Bhayangkara Taruna Peduli Lingkungan) di area persawahan Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Suprapto Bhabinkamtibmas Desa Waruktengah dengan melakukan dialog langsung bersama para petani di area persawahan setempat. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan agar para petani menerapkan sistem bertani yang ramah lingkungan guna menjaga keberlanjutan lahan pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi.

Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi dan larangan penggunaan jebakan tikus yang dialiri listrik di area persawahan. Hal tersebut disampaikan karena penggunaan jebakan listrik dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Melalui kegiatan Bhatarling ini, diharapkan para petani dapat lebih memahami pentingnya menjaga keselamatan dan lingkungan dalam kegiatan pertanian. Sinergi antara Polri dan masyarakat pun diharapkan semakin kuat sehingga ketahanan pangan tetap terjaga serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi senantiasa aman dan kondusif.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Polda Jatim Dirikan 238 Pos Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk Layani Pemudik

Polda Jatim Dirikan 238 Pos Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk Layani Pemudik




SURABAYA – Dalam rangka mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Polda Jawa Timur mendirikan 238 pos pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

Sebanyak 238 pos tersebut terdiri dari 172 Pos Pengamanan (Pospam), 45 Pos Pelayanan (Posyan), dan 21 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast saat melakukan pengecekan Pos Terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (13/3/2026).

Kombes Pol Abast menjelaskan, Pos Pengamanan (Pospam) didirikan di lokasi yang memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan maupun kepadatan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Sementara Pos Pelayanan (Posyan) didirikan di lokasi dengan mobilitas masyarakat tinggi seperti area wisata, pelabuhan, terminal, bandara, rest area, dan pusat keramaian lainnya.

“Bersinergi dengan lintas sektor, petugas akan memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari pelayanan kepolisian hingga layanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Kombes Abast.

Sedangkan Pos Terpadu didirikan di pusat kota atau titik keramaian yang dinilai strategis untuk memudahkan koordinasi dan pengendalian personel selama pelaksanaan operasi.

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan bahwa keberadaan Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Ia juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan agenda nasional yang harus dipastikan berjalan aman, sebagaimana penekanan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Tahun ini terdapat beberapa momentum keagamaan yang berlangsung bersamaan, yaitu bulan Ramadan, perayaan Idulfitri, serta Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu,” jelas Kombes Abast.

“Oleh karena itu Polri bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang humanis serta penegakan hukum yang berkeadilan,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah disediakan apabila membutuhkan bantuan.

“Jika masyarakat mengetahui atau mengalami tindak kejahatan maupun membutuhkan bantuan kepolisian, silakan segera menghubungi call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis. Petugas kami siap menindaklanjuti laporan masyarakat,” pungkasnya.

 Rekor Tertinggi Stok Beras Nasional Sejak Merdeka, Bulog dan Polri Jamin Stabilitas Pangan Hingga Akhir 2026

Rekor Tertinggi Stok Beras Nasional Sejak Merdeka, Bulog dan Polri Jamin Stabilitas Pangan Hingga Akhir 2026




JAKARTA – Sejarah baru tercipta di sektor ketahanan pangan Indonesia. Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Polri di Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026), Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 3,9 juta ton—posisi tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Angka ini bahkan diprediksi akan terus meningkat dan melampaui 4,3 juta ton pada akhir bulan ini.

Data tersebut menjadi dasar bagi Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo untuk menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Polri melalui jaringannya di seluruh Indonesia berkomitmen membantu Bulog mendistribusikan 80.000 ton beras serta puluhan ribu kiloliter minyak goreng per bulan guna memastikan harga tetap terjangkau dan ketersediaan barang merata di seluruh pelosok negeri.

“Kami berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan kepada masyarakat. Kita jamin ketersediaan pangan cukup, stabilitas harga menjadi bagian terpenting agar terjangkau oleh semua,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Dukungan Polri ini dinilai krusial untuk memastikan stimulus harga dari pemerintah benar-benar sampai ke konsumen tingkat akhir tanpa distorsi pasar.

Dirut Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan bahwa target serapan beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton akan membuat stok akhir tahun diproyeksikan mencapai lebih dari 5 juta ton. Kondisi surplus ini merupakan bagian dari program besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Selain beras, pemerintah juga menyiapkan pasokan minyak goreng sebesar 43.000 kiloliter per bulan serta stok gula yang mencukupi guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri.

Sementara itu, Polri terus melanjutkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari inisiatif strategis yang telah dimulai sejak tahun 2025. Program ini menjadi bentuk komitmen nyata institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.

Melalui Satgas GPM Polri, berbagai langkah konkret dilakukan untuk memperkuat distribusi pangan. Pada tahun 2025, Satgas GPM Polri bahkan mencatatkan capaian luar biasa dengan melampaui target penyaluran beras SPHP. Dari target awal 131.883 ton, Satgas berhasil merealisasikan penyaluran hingga 195.636 ton, atau mencapai 148 persen dari target yang ditetapkan.

Keberhasilan tersebut membuat Polri kembali dipercaya untuk menyalurkan beras SPHP pada tahun anggaran 2026. Pada tahun ini, Polri menargetkan penyaluran sebesar 82.800 ton beras SPHP, yang mewakili sekitar 10 persen dari total target penyaluran nasional yang dikelola Perum Bulog.

Untuk memastikan manfaat program dirasakan secara luas, Polri mengoptimalkan keterlibatan seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda hingga Polres di seluruh Indonesia. Pada hari ini, jajaran Polri juga menyelenggarakan bazar dan pasar murah secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda se-Indonesia.

Kegiatan nasional tersebut diikuti oleh 3.423 peserta yang terdiri dari Pejabat Utama Polda dan tamu undangan secara daring melalui platform Zoom. Sementara secara langsung, kegiatan ini dihadiri oleh 295.088 masyarakat yang menerima manfaat dari program ketahanan pangan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda di seluruh Indonesia menyalurkan total 1.337.375 kilogram beras atau setara dengan 1.337 ton kepada masyarakat pada hari pelaksanaan kegiatan.

Kerja sama masif antara Polri, TNI, dan Bulog ini menjadi langkah nyata negara dalam meredam potensi inflasi pangan sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Dengan pengawalan Polri di jalur distribusi dan cadangan pangan Bulog yang berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah, stabilitas pangan nasional berada dalam posisi yang kuat.

Melalui program ini, negara hadir secara konkret di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga dapat mengakses kebutuhan pokok dengan mudah, harga terjangkau, serta pasokan yang aman dan terkendali, sekaligus memperkuat fondasi menuju swasembada pangan nasional.

 Polri Selidiki Dugaan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras

Polri Selidiki Dugaan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras




Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat berupa penyiraman air keras terhadap AY yang diketahui sebagai Wakil Koordinator Kontras. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen. Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kasus ini mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Saat ini, Polri telah melakukan langkah awal berupa penanganan tempat kejadian perkara (TKP) serta serangkaian tindakan penyelidikan. Penanganan perkara tersebut didasarkan pada Laporan Polisi Nomor LPA/222/III/2026/Satreskrim/RestroJakpus/Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 467 ayat (2) dan/atau Pasal 468 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023n tentang KUHP.

“Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Polri sudah melakukan langkah-langkah penanganan TKP dan saat ini proses penyelidikan terus berjalan,” ujar Kadivhumas Polri dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa dalam proses penegakan hukum, Polri akan mengedepankan metode scientific crime investigation dengan memeriksa para saksi serta mengumpulkan alat bukti yang relevan guna mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

“Polri dalam penegakan hukum akan melakukan langkah-langkah secara scientific crime investigation dengan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut,” jelasnya.

Saat ini korban diketahui masih menjalani perawatan medis di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif akibat luka yang dideritanya. Polri juga menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan berharap korban segera pulih, Kadivhumas Polri turut mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat langsung peristiwa tersebut agar dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus.

Selain itu, Polri juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar proses penanganan perkara dapat berjalan lancar. Hal ini mengingat penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian.

“Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan dengan lancar. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman serta analisa terhadap barang bukti yang telah diperoleh guna mengungkap secara terang peristiwa tersebut,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Polri memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan akan dilakukan secara prosedural dan profesional berbasis scientific crime investigation. Perkembangan penanganan perkara ini juga akan terus disampaikan kepada publik secara berkala. Polri juga berharap korban segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalankan aktivitasnya seperti sediakala.

Ngabuburit Aman, Polisi Ngawi Jaga Keramaian Bazar Takjil

Ngabuburit Aman, Polisi Ngawi Jaga Keramaian Bazar Takjil

 


 

 Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan patroli ngabuburit di sejumlah titik keramaian, khususnya di lokasi bazar senja Ramadan yang ramai dikunjungi masyarakat untuk mencari takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan patroli ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama aktivitas ngabuburit, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang berburu takjil di berbagai lapak bazar Ramadan di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan suci Ramadan.

“Melalui patroli ngabuburit ini, kami ingin memastikan masyarakat yang mencari takjil maupun pedagang di bazar Ramadan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres Ngawi, Sabtu (14/3/2026)

Selain melakukan pemantauan keamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, berhati-hati saat berkendara, serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kemacetan dan potensi kecelakaan di sekitar lokasi bazar.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan suasana Ramadan di Kabupaten Ngawi tetap aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui layanan kepolisian yang tersedia.

Kapolres Ngawi Sambangi Ponpes Al Hidayah, Pererat Silaturahmi dengan Ulama

Kapolres Ngawi Sambangi Ponpes Al Hidayah, Pererat Silaturahmi dengan Ulama



 

 Ngawi – Dalam rangka mempererat hubungan dengan para tokoh agama di bulan suci Ramadan, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Hidayah.

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman KH. Khoirul Anam Mukmin, M.H.I., Pengasuh Ponpes Al Hidayah yang berlokasi di Dusun Sondriyan, Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan ini Kapolres Ngawi didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., serta sejumlah Pejabat Utama Polres Ngawi. Kehadiran rombongan Polres Ngawi disambut hangat oleh KH. Khoirul Anam Mukmin beserta keluarga dan pengurus pondok pesantren.

Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah serta ramah tamah penuh keakraban antara jajaran Polres Ngawi dengan para tokoh agama.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan para ulama serta tokoh masyarakat.

“Melalui silaturahmi ini kami ingin memperkuat komunikasi dan sinergi antara Polri dengan para ulama dan tokoh masyarakat, sehingga bersama-sama dapat menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi,” ujar Kapolres Ngawi, pada Sabtu (14/3/2026)

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan hingga selesai, sebagai wujud kebersamaan antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga persatuan serta keamanan masyarakat.

Pastikan Alat Komunikasi Siap Dukung Ops Ketupat 2026, SI TIK Polres Ngawi Cek Repeater

Pastikan Alat Komunikasi Siap Dukung Ops Ketupat 2026, SI TIK Polres Ngawi Cek Repeater


 

NGAWI — Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi (SI TIK) Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan perawatan dan pengecekan rutin perangkat komunikasi di Site Repeater Gunung Pandan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh PS Kasi TIK Polres Ngawi Aiptu Heru C. guna memastikan perangkat komunikasi tetap berfungsi optimal, terutama menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat.

Dalam kegiatan tersebut petugas melakukan sejumlah pengecekan, antara lain pengisian bahan bakar genset repeater, pengecekan jaringan listrik site repeater, pengecekan fungsi perangkat repeater, serta pemeriksaan dua unit AC yang terpasang di lokasi. Dari hasil pengecekan diketahui satu unit AC mengalami kerusakan dan akan dilakukan tindak lanjut perbaikan.

Selain itu, personel juga menyerahkan bingkisan Lebaran dari Kapolres Ngawi kepada penjaga site repeater dan petugas TVRI yang berada di lokasi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam menjaga operasional perangkat komunikasi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengecekan dan perawatan perangkat komunikasi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran koordinasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

“Perangkat komunikasi harus selalu dalam kondisi siap digunakan. Dengan pengecekan rutin ini diharapkan komunikasi antar personel di lapangan dapat berjalan lancar sehingga pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya saat Operasi Ketupat, dapat berlangsung optimal,” ujarnya, saat dikonfirmasi media Sabtu (14/4/2026)

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan lancar. Operasional repeater tetap berjalan dengan dukungan genset sebagai cadangan daya listrik saat PLN melakukan perbaikan jalur listrik di wilayah tersebut.