Ad 728x90

Tuesday, October 27, 2026

 Polisi Bersama Masyarakat : Polres Lumajang Serap Aspirasi Warga Lewat Curhat Kamtibmas

Polisi Bersama Masyarakat : Polres Lumajang Serap Aspirasi Warga Lewat Curhat Kamtibmas

 




LUMAJANG— Kepolisian Resor (Polres) Lumajang Polda Jatim terus memaksimalkan kegiatan curhat Kamtibmas sebagai sarana efektif untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung di Warung Kopi Cak Syukur, Senin (26/10/2026).


Kegiatan komunikasi dua arah yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi ini bertujuan untuk meruntuhkan sekat birokrasi sekaligus memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lumajang Polda Jatim.


Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi yang didampingi Kasat Lantas dan Kasat Binmas menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap dinamika sosial di tingkat tapak.


"Kegiatan Curhat Kamtibmas ini merupakan komitmen kami untuk meruntuhkan sekat antara kepolisian dan masyarakat. Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendengarkan, tetapi untuk memastikan setiap aspirasi dan keluhan warga mendapatkan solusi nyata," ujar AKBP Riki Yariandi.


Terlihat dalam suasana penuh keakraban, jajaran perwira duduk melingkar satu meja kayu bersama warga. Sambil menikmati cangkir kopi khas warkop, para Polisi dan masyarakat tampak tersenyum, mengacungkan jempol, serta berdialog tanpa sekat birokrasi.


Melalui sarana Curhat Kamtibmas di bangku warung ini, Polres Lumajang Polda Jatim memanfaatkannya untuk memetakan potensi gangguan keselamatan lalu lintas, pelayanan publik, hingga isu keamanan lingkungan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.


Menanggapi berbagai masukan warga terkait ketaatan berlalu lintas dan kesadaran hukum masyarakat, Kapolres menekankan koordinasi lintas fungsi kepolisian di Polres lumajang.


"Aspirasi mengenai titik-titik rawan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan sudah kami catat. Saya telah menginstruksikan lintas Fungsi kepolisian di polres lumajang untuk segera menindaklanjuti melalui peningkatan patroli terjadwal serta edukasi langsung ke komunitas warga," tegasnya.


Lebih lanjut, Kapolres Lumajang menyampaikan apresiasi atas proaktifnya warga yang hadir menyampaikan kritik membangun demi terciptanya kondusivitas wilayah Lumajang.


"Keamanan daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian semata, melainkan hasil kolaborasi erat bersama seluruh elemen masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan warga hari ini," pungkasnya.


Melalui sarana Curhat Kamtibmas ini, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menggelar program serupa secara berkala di berbagai titik wilayah hukum Polres Lumajang guna memperkuat respons cepat kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

 Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

 




SURABAYA — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.


“Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum. Kami mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, pengaturan, serta optimalisasi patroli pada lokasi rawan kecelakaan (black spot) dan kemacetan (trouble spot),” ujar Kombes Pol Rahmat Hakim, Selasa (27/10/2026).


Meski begitu, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif dan berkeadilan dengan memprioritaskan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak pelanggaran fatal. 


Ia menambahkan, keberhasilan Operasi Patuh tidak diukur dari seberapa banyak pelanggar yang ditilang. Indikator utamanya adalah meningkatnya ketertiban masyarakat, berkurangnya perilaku berkendara berisiko, serta menurunnya angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban.


Pelaksanaan operasi ini juga bersifat adaptif di setiap wilayah hukum Polres jajaran, menyesuaikan karakteristik daerah termasuk kesiapan penanganan situasi darurat bencana alam.


Kombes Rahmat berharap momentum ini menjadi titik balik bagi pengendara untuk tertib di jalan raya. 


“Masyarakat diharapkan patuh bukan karena takut ditilang petugas, melainkan karena memahami bahwa aturan dibuat demi melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (*)

 Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Demokrasi

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Demokrasi

 



JAKARTA – Polri mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang perlu dihormati, sekaligus dijalankan dengan mengedepankan kepentingan bersama dan menghormati hak masyarakat lainnya.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, perbedaan pandangan dan kritik merupakan bagian dari demokrasi yang sehat. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan aspirasi, namun tetap mengedepankan cara-cara yang konstruktif dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.


“Polri menghormati setiap aspirasi masyarakat. Kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Mari sampaikan aspirasi secara damai, jaga ruang publik bersama, dan jangan mudah terprovokasi,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/10/2026).


Ia menegaskan, Polri mengedepankan pelayanan yang humanis melalui komunikasi dan pendekatan persuasif, agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan baik. Partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga ketertiban, menghormati sesama, serta memastikan hak setiap warga tetap terpenuhi.


Johnny turut mengingatkan masyarakat agar bijak bermedia sosial dengan memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Menurutnya, ruang demokrasi harus dijaga bersama, baik di dunia nyata maupun digital, agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.


“Demokrasi bukan hanya tentang keberanian menyampaikan pendapat, tetapi juga kedewasaan dalam menghormati perbedaan. Polri bersama masyarakat, mari kita jaga agar aspirasi tersampaikan, pelayanan berjalan baik, dan kehidupan bermasyarakat tetap aman serta damai,” tutupnya.

Ops Patuh Semeru 2026, Sat Lantas Polres Ngawi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Ops Patuh Semeru 2026, Sat Lantas Polres Ngawi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

 



Ngawi — Dalam rangka menyukseskan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi melaksanakan pemasangan banner imbauan tertib berlalu lintas di Terminal Kertonegoro Ngawi, Senin (26/10/2026).


Kegiatan yang dipimpin Kasatlantas Polres Ngawi AKP Moh. Imam Reza, S.T.K., S.I.K., M.H., tersebut melibatkan pejabat utama dan personel Satlantas Polres Ngawi bersama petugas Dinas Perhubungan Terminal Kertonegoro Ngawi, yang bertujuan untuk mengajak masyarakat tertib berlalu lintas.


Pemasangan banner ini menjadi salah satu upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan saat berkendara. Melalui pesan-pesan yang disampaikan, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya disiplin berlalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan.


Operasi Patuh Semeru 2026 dilaksanakan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Ngawi.


Kapolres Ngawi AKBP Moh. Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kasatlantas Polres Ngawi AKP Moh. Imam Reza, S.T.K., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas.


“Operasi Patuh Semeru 2026 bukan semata-mata tentang penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi dan ajakan kepada masyarakat untuk semakin disiplin dalam berlalu lintas. Kami mengajak seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan,” ujarnya, Selasa (27/10/2026)


Dengan adanya pemasangan banner ini, Satlantas Polres Ngawi berharap pesan keselamatan dapat tersampaikan secara luas sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas dan situasi lalu lintas yang aman, tertib, serta lancar di Kabupaten Ngawi.


Satlantas Polres Ngawi — Tertib Berlalu Lintas, Selamat Sampai Tujuan.

 Pengaturan Pagi, Polres Ngawi Hadir untuk Keamanan dan Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Pengaturan Pagi, Polres Ngawi Hadir untuk Keamanan dan Kelancaran Aktivitas Masyarakat

 



NGAWI – Polres Ngawi bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari di sejumlah ruas jalan wilayah Kabupaten Ngawi, guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


Kegiatan yang dilakukan rutin setiap pagi ini, sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari ketika aktivitas warga meningkat, mulai dari berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, hingga aktivitas masyarakat lainnya.


Melalui pengaturan lalu lintas tersebut, personel kepolisian hadir untuk membantu kelancaran arus kendaraan, mengantisipasi kemacetan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.


Kehadiran anggota Polri di lapangan juga menjadi wujud nyata komitmen Polres Ngawi dan Polsek jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.


Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengaturan pagi merupakan salah satu  bentuk pelayanan rutin kepolisian untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan lancar.


“Pengaturan pagi ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan arus lalu lintas berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitasnya pada pagi hari,” ungkapnya, Selasa (27/10/2026)


Kapolres juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, menggunakan perlengkapan berkendara sesuai ketentuan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.


Dengan kegiatan pengaturan pagi yang dilaksanakan secara rutin oleh Polres Ngawi dan Polsek jajaran, diharapkan situasi kamtibmas tetap kondusif dan aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Polres Ngawi – Polisi Bersama Masyarakat, Ngawi Aman dan Nyaman.

Monday, October 26, 2026

 Tanggap Karhutla, Brimob Polda Jatim Padukan Operasi SAR dan Aksi Kemanusiaan

Tanggap Karhutla, Brimob Polda Jatim Padukan Operasi SAR dan Aksi Kemanusiaan




SURABAYA – Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Jawa Timur tidak hanya menerjunkan tim Search and Rescue (SAR) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga mendirikan dapur lapangan di Desa Jatiarjo pada Senin (26/10/2026). 


Aksi kemanusiaan ini difokuskan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak di wilayah tersebut.


Dalam kegiatan ini, personel Brimob menyiapkan sedikitnya 300 bungkus nasi dengan menu mi goreng, tahu penyet, telur ceplok, dan kerupuk. 


Ratusan paket makanan tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah titik, termasuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan kantor desa setempat. Penyaluran bantuan ini disambut baik oleh kepala desa dan perangkat Desa Jatiarjo.


Di lokasi terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, keterlibatan personel Satbrimob dalam penanganan karhutla dirancang secara komprehensif. 


Kombes Pol Abast mengatakan, personel Brimob Polda Jatim tidak hanya berfokus pada pemadaman api di lapangan, melainkan juga menyentuh sisi sosial kemanusiaan masyarakat sekitar.


“Melalui pengerahan tim SAR dan dapur lapangan, Brimob Polda Jatim berupaya hadir langsung menjawab kebutuhan riil di lapangan. Kami berharap bantuan logistik ini dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Kombes Pol Abast.


Ia menambahkan, kepedulian terhadap warga terdampak bencana merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman.


Menyikapi situasi kemarau, Polda Jatim turut mengimbau masyarakat untuk melipatgandakan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. 


Warga diminta tidak melakukan aktivitas memicu api yang dapat membakar kawasan hutan. Sinergi dan kerja sama masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah perluasan titik api di Jawa Timur. (*)

 Polisi Peduli Pendidikan: Polda Jatim Hadirkan ‘Polisi Jogo Sekolah’ Wujudkan Lingkungan Pelajar Aman Tanpa Kekerasan

Polisi Peduli Pendidikan: Polda Jatim Hadirkan ‘Polisi Jogo Sekolah’ Wujudkan Lingkungan Pelajar Aman Tanpa Kekerasan




SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menegaskan komitmennya dalam dunia pendidikan dengan menekankan pentingnya menjaga keselamatan pelajar serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. 


Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakapolda Jatim, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 15 Surabaya pada Senin (26/10/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Jatim membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Ia mengingatkan bahwa masa depan generasi muda sangat berharga dan harus dijaga bersama melalui sinergi seluruh pihak. 


Para pelajar diimbau keras untuk menjauhi berbagai perilaku negatif, seperti tawuran, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, hingga provokasi di media sosial.


“Masa depan kalian sangat berharga. Jangan sampai terganggu oleh tawuran, perundungan, narkoba, maupun provokasi di media sosial. Kendalikan diri, tolak ajakan kekerasan, dan selesaikan perselisihan melalui dialog dengan bantuan guru serta orang tua,” ujar Kombes Pol Feri Handoko saat membacakan amanat.


Ia menambahkan bahwa perkelahian antarpelajar membawa dampak buruk yang serius, mulai dari luka fisik, trauma psikologis, hingga risiko kehilangan nyawa. Oleh karena itu, para siswa diharapkan mampu mengendalikan diri secara bijak dan fokus membangun pertemanan yang positif.


Sebagai langkah konkret perlindungan di sektor pendidikan, Polda Jatim resmi mengimplementasikan program Polisi Jogo Sekolah yang terintegrasi dengan semangat Jogo Omah (menjaga Jawa Timur sebagai rumah bersama). 


Program ini mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar kepolisian dapat hadir sebagai sahabat sekaligus pendamping terdekat bagi para pelajar.


“Melalui program Polisi Jogo Sekolah, kami ingin menghadirkan Polisi sebagai sahabat dan pendamping pelajar dalam mencegah perundungan, tawuran, serta penyalahgunaan narkoba,” jelas Wakapolda Jatim.


Sinergi berkelanjutan antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan program ini. 


Upaya yang dilakukan mencakup edukasi perilaku aman, bijak bermedia sosial, pendampingan konseling bagi siswa, hingga penanganan laporan kekerasan dengan jaminan keselamatan serta kerahasiaan identitas anak.


Wakapolda Jatim juga berpesan agar para pelajar yang mengalami ancaman atau mengetahui adanya tindakan kekerasan tidak takut untuk segera melapor kepada guru, orang tua, atau Polisi pendamping. 


Langkah preventif ini dinilai sangat krusial dalam mempersiapkan generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045. 


“Kalianlah generasi yang akan mengisi masa depan Indonesia. Persiapkan diri dengan ilmu, kedisiplinan, kejujuran, kesehatan, dan kepedulian terhadap sesama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutur Wakapolda Jatim di hadapan ratusan pelajar.


Melalui upacara di SMAN 15 Surabaya ini, Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi demi memastikan anak-anak dapat belajar, berkembang, dan berprestasi tanpa bayang-bayang ancaman kekerasan. (*)

 Polda Jatim Gelar Operasi Patuh Semeru : Menggugah Kesadaran dan Selamatkan Jiwa Pengguna Jalan

Polda Jatim Gelar Operasi Patuh Semeru : Menggugah Kesadaran dan Selamatkan Jiwa Pengguna Jalan

 





SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) resmi memulai Operasi Kewilayahan dengan sandi "Patuh Semeru 2026". Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (26/10) pagi.


Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Operasi yang berlangsung selama 14 hari hingga 8 November 2026 ini difokuskan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta tingkat fatalitas korban di jalan raya.


Dalam amanatnya, Irjen Pol Dekananto menegaskan bahwa operasi ini dilatarbelakangi oleh tren peningkatan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Jawa Timur yang cukup signifikan.


Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim periode Januari hingga September 2026, angka kecelakaan lalu lintas melonjak hingga 23 persen atau meningkat sebanyak 4.766 kasus dibandingkan periode yang sama pada 2025. Selaras dengan itu, angka pelanggaran lalu lintas juga naik 25 persen dengan tambahan 94.895 pelanggaran.


“Data ini menjadi dasar dilaksanakannya Operasi Patuh Semeru 2026. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas, termasuk korban meninggal dunia dan luka berat,” kata Irjen Pol Dekananto.


Kapolda Jatim memaparkan, formulasi pelaksanaan operasi kali ini dibagi menjadi tiga metode penegakan. Porsi terbesar dialokasikan pada tindakan preventif sebesar 50 persen, diikuti langkah preemtif 20 persen, dan tindakan represif 30 persen. 


Penindakan terhadap pelanggar aturan jalan raya akan dikombinasikan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang manual.


Kendati disiapkan sanksi hukum, Irjen Pol Dekananto menginstruksikan jajarannya agar menempatkan penindakan sebagai upaya terakhir (ultimum remedium) jika langkah edukasi tidak berjalan efektif. Personel di lapangan wajib mengedepankan sosialisasi dan pendekatan humanis kepada pengendara.


Lebih lanjut, Kapolda Jatim menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Operasi gabungan akan diintensifkan di ruas-ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan dan pelanggaran tinggi.


"Sinergitas lintas instansi tidak boleh sebatas ditunjukkan saat apel gelar pasukan, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan nyata di lapangan sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur," tutur Irjen Dekananto.


Ia menegaskan bahwa muara dari Operasi Patuh Semeru 2026 adalah membentuk karakter masyarakat agar lebih bertanggung jawab saat berkendara.


“Operasi ini merupakan ikhtiar kemanusiaan. Kita ingin menyelamatkan masyarakat Jawa Timur agar tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Saya berharap seluruh personel dapat bekerja secara optimal dan memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas,” pungkasnya. (*)

 Polres Madiun Hadirkan 'Polisi Jogo Sekolah', Kolaborasi Cegah Bullying dan Narkoba

Polres Madiun Hadirkan 'Polisi Jogo Sekolah', Kolaborasi Cegah Bullying dan Narkoba




MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Polda Jatim menghadirkan Polisi Jogo Sekolah dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sekolah, Senin (26/10/2026).


Program Polisi Jogo sekolah tersebut digulirkan guna memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, sekaligus membentengi pelajar dari berbagai ancaman kenakalan remaja.


Kapolres Madiun, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K menegaskan bahwa sekolah merupakan rumah kedua bagi para siswa untuk menimba ilmu dan membentuk karakter unggul menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, lingkungan pendidikan harus steril dari berbagai hal yang merusak masa depan generasi muda.


"Generasi muda ini yang akan menjadi penerus negara. Kita harus menjaga mereka dari perundungan, tawuran, narkoba, serta pengaruh negatif lainnya," ujar AKBP Ridwan


AKBP Ridwan Maliki juga menyoroti tantangan nyata era digital bagi generasi muda, mulai dari perundungan siber (cyberbullying), judi online, hoaks, geng motor, hingga dampak buruk konten negatif di gawai.


"Para siswa kami imbau agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan memahami bahwa tindakan di dunia maya berdampak langsung pada masa depan di kehidupan nyata. Manfaatkan teknologi untuk berkarya dan meraih prestasi," tegas AKBP Ridwan.


Lebih lanjut, Kapolres Madiun menjelaskan bahwa program Polisi Jogo Sekolah menempatkan personel Polri untuk berkolaborasi aktif dengan kepala sekolah serta guru Bimbingan Konseling (BK). 


Kolaborasi ini akan berfokus pada langkah preventif dan persuasif dalam menangani persoalan siswa, khususnya perundungan dan penyalahgunaan narkoba.


“Melalui Polisi Jogo Sekolah, personel akan memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pelajar mengenai batasan dalam pergaulan, pentingnya saling menghormati, serta konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan,” terangnya.


Selain edukasi di sekolah, para pelajar juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan tertib berkendara dan tidak menggunakan knalpot brong.


Mereka juga diimbau untuk berani bersuara melapor kepada personel Polri, guru, orang tua, maupun layanan kepolisian Call Center 110 jika melihat atau mengalami tindak kekerasan.(*)

 Polres Pacitan Razia Penginapan dan Tempat Hiburan Cegah Peredaran Narkoba dan Prostitusi

Polres Pacitan Razia Penginapan dan Tempat Hiburan Cegah Peredaran Narkoba dan Prostitusi

 




PACITAN – Tim gabungan Polres Pacitan Polda Jatim menggelar razia di sejumlah rumah kos, penginapan, hingga tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Pacitan pada Sabtu (24/10/2026) malam. 


Operasi yang berlangsung pukul 20.00 hingga 23.00 WIB ini bertujuan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) sekaligus mencegah potensi pelanggaran hukum.


Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menjelaskan bahwa operasi ini menyasar tempat penginapan,THM hingga rumah kos karena dinilai memiliki potensi kerawanan kamtibmas. 


"Kami antisipasi mulai dari penyalahgunaan tempat, peredaran minuman keras, narkoba, praktik prostitusi, hingga aktivitas lain yang meresahkan masyarakat," ujar AKBP Ayub.


Secara teknis, operasi di lapangan dipimpin oleh KBO Satresnarkoba Polres Pacitan, Iptu Sirat. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Polres Pacitan Polda Jatim, tiga perwira remaja, anggota Subdenpom V/1-4 Pacitan, serta Satpol PP Kabupaten Pacitan.


Dari hasil pemeriksaan di Empat lokasi, petugas menjaring 10 pasangan bukan suami istri. Tragisnya, satu pasangan di antaranya diketahui masih di bawah umur. 


Selain mendata identitas, petugas juga menggelar tes urine di tempat guna mengantisipasi penyalahgunaan narkotika oleh para penghuni kos.


"Secara keseluruhan, rangkaian razia gabungan tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif," pungkas AKBP Ayub. (*)

 Polri Terjunkan 200 Personel Brimob dan 10 Personel Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Polri Terjunkan 200 Personel Brimob dan 10 Personel Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

 



Jakarta — Polri terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebanyak 200 personel Pasukan Brimob II Korps Brimob Polri diterjunkan untuk membantu pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran. Selain itu, 10 personel BKO Bareskrim Polri turut dilibatkan untuk mendukung penegakan hukum, dengan pembagian masing-masing lima personel di Kaltim dan Kalteng.


Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/10/2026), mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menangani karhutla secara menyeluruh, mulai dari pemadaman dan pencegahan di lapangan hingga penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran.


“Polri terus berupaya menangani karhutla melalui pengerahan personel untuk membantu pemadaman, mencegah meluasnya kebakaran, serta mendukung penegakan hukum. Upaya ini dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait dan masyarakat agar dampak karhutla dapat diminimalkan,” ujar Trunoyudo.


Di Kalimantan Timur, sebanyak 100 personel dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II diberangkatkan melalui upacara di Mako Polda Kaltim, Balikpapan, yang dipimpin Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur.


Personel tersebut ditugaskan untuk membantu penanganan titik api di Kabupaten Kutai Timur serta mendukung upaya mitigasi karhutla di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Timur, Kutai Barat, dan Paser. Penempatan personel dilakukan berdasarkan kebutuhan penanganan di lapangan agar upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran dapat berjalan optimal.


Selain itu, lima personel BKO Bareskrim Polri ditempatkan di wilayah Kaltim untuk mendukung proses penegakan hukum terkait karhutla. Kehadiran personel ini diharapkan dapat membantu penanganan perkara secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Sementara itu, 100 personel dari Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II diberangkatkan ke Kalimantan Tengah setelah dilepas oleh Komandan Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II Kombes Pol. Ndaru Istimawan di Sulawesi Selatan.


Personel tersebut difokuskan untuk membantu menangani titik-titik kebakaran, termasuk di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kotawaringin Barat (Kobar) yang membutuhkan penanganan intensif. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik sesuai kebutuhan di wilayah penugasan untuk mendukung pemadaman, pembasahan lahan, dan mencegah api kembali meluas.


Di wilayah Kalteng, lima personel BKO Bareskrim Polri juga ditugaskan untuk mendukung penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana karhutla. Penempatan personel di kedua provinsi tersebut diharapkan dapat membantu penanganan perkara secara optimal, termasuk menelusuri dugaan penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana.


Dengan demikian, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan penegakan hukum. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mengatasi kebakaran sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.


Trunoyudo menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari petugas di lapangan, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan warga.


“Penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Polri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat, baik dalam membantu pemadaman maupun menegakkan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tutupnya.


Melalui pengerahan personel Brimob dan dukungan BKO Bareskrim di Kaltim dan Kalteng, Polri terus berupaya hadir membantu masyarakat dalam menghadapi karhutla. Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi landasan untuk membangun kepedulian dan kerja sama dalam mencegah kebakaran, melindungi warga dari dampak asap, serta menjaga kelestarian lingkungan.

 Polres Ngawi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Tingkatkan Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas

Polres Ngawi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Tingkatkan Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas

 




Ngawi — Polres Ngawi melaksanakan apel Operasi Kepolisian Patuh Semeru 2026 di Lapangan Satya Haprabu Polres Ngawi, Senin (26/10/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Moh. Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., serta diikuti pejabat utama (PJU) Polres Ngawi, para Kapolsek jajaran, anggota Polres Ngawi dan perwakilan Polsek jajaran.


Apel tersebut juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan operasi kepolisian di bidang lalu lintas.


Operasi Kepolisian Patuh Semeru 2026 dilaksanakan selama 12 hari, terhitung mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, selamat, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Ngawi.


Dalam pelaksanaannya, Polres Ngawi mengedepankan upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan risiko kecelakaan di jalan raya.


Kapolres Ngawi, AKBP Moh. Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 dengan meningkatkan kedisiplinan serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.


“Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin sadar dan disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.


Polres Ngawi berharap pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, selamat, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Ngawi.


Polis Bersama Masyarakat, Polres Ngawi melindungi melayani dan mengayomi masyarakat.

 Tingkatkan Rasa Aman Warga, Polsubsektor Gerih Polres Ngawi Gelar Patroli Harkamtibmas

Tingkatkan Rasa Aman Warga, Polsubsektor Gerih Polres Ngawi Gelar Patroli Harkamtibmas





Ngawi — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsubsektor Gerih Polres Ngawi melaksanakan patroli harkamtibmas dan objek vital (obvit) di wilayah hukumnya, Minggu malam (25/10/2026).


Patroli yang dimulai pukul 21.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Harmono dan Aipda Agung Sujarwanto dengan menyasar sejumlah lokasi, meliputi pertokoan dan Indomaret, pos kamling, objek vital ATM BRI Unit Keraskulon, serta kawasan permukiman penduduk.


Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mencegah terjadinya tindak kriminalitas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.


Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan kejadian maupun membutuhkan bantuan kepolisian.


Kapolres Ngawi AKBP Moh Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsubsektor Gerih IPTU Daryono, menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.


“Melalui patroli rutin ini, kami berupaya memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melapor melalui layanan Call Center 110 apabila mengetahui adanya gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polsubsektor Gerih terpantau aman, lancar, dan terkendali.


Polres Ngawi terus mengintensifkan kegiatan preventif guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Polres Ngawi — Polisi Bersama Masyarakat.


#PolresNgawi #Polri #PolsekGerih #PatroliKamtibmas #CallCenter110 #PolriBersamaMasyarakat #JogoOmah

 Polisi Bersama Masyarakat, Kebakaran Hutan Pinus di Kendal Ngawi, 0,2 Hektare Terdampak, Api Berhasil Dipadamkan

Polisi Bersama Masyarakat, Kebakaran Hutan Pinus di Kendal Ngawi, 0,2 Hektare Terdampak, Api Berhasil Dipadamkan

 





Ngawi — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan hutan produksi pinus BKPH Lawu Utara, RPH Campurejo, petak 46 G, Blok Sumber Nogo, yang masuk wilayah Dusun Tanon, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Minggu (25/10/2026) malam


Kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 18.35 WIB tersebut mengakibatkan area hutan seluas kurang lebih 0,2 hektare terdampak. Material yang terbakar meliputi pohon pinus, semak belukar, serta serasah dan ranting kering.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Kendal bersama unsur Forkopimcam, Koramil Kendal, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi, BPBD Kabupaten Ngawi, Asper beserta jajaran, relawan, mitra penyadap, masyarakat sekitar hutan, serta LMDH Ngrayudan Jogorogo bergotong royong melakukan pemadaman.


Upaya pemadaman dilakukan dengan membuat ilaran atau sekat bakar untuk memutus jalur api, disertai penyemprotan menggunakan armada pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Ngawi sebanyak dua unit kendaraan.


Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.50 WIB. Meski demikian, personel gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memastikan kondisi kawasan hutan benar-benar aman.


Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kendal AKP Agus Pujiono, S.H., mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya saat kondisi cuaca kering.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api di kawasan hutan. Kami juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya titik api atau kepulan asap agar dapat segera ditangani dan tidak meluas,” tegas AKP Agus Pujiono.


Ia menambahkan, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan serta mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan lingkungan dan keselamatan bersama.


Polres Ngawi mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam penanganan karhutla tersebut. Kerja sama antara aparat, petugas kehutanan, relawan, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mencegah kebakaran meluas serta menjaga kelestarian hutan di wilayah Kabupaten Ngawi.


Polres Ngawi — hadir untuk masyarakat.


#PolresNgawi #Polri #Karhutla #NgawiRamah #PolisiBersamaMasyarakat

 Wakapolda Jatim Gelar Minggu Kasih di GKJW Waru Sidoarjo, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Bullying

Wakapolda Jatim Gelar Minggu Kasih di GKJW Waru Sidoarjo, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Bullying

 



SIDOARJO – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar kegiatan Minggu Kasih di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Waru, Sidoarjo, Minggu (25/10/2026) malam.


Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB ini merupakan implementasi Program Prioritas Kapolri, yaitu "Polisi Bersama Masyarakat", guna mempererat sinergi antara kepolisian dan warga.


Acara dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K. didampingi Dirreskrimum Polda Jatim,Kombes Pol Roy Sihombing, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, serta Kapolresta Sidoarjo, AKBP Bobby A. Condro Putra.


Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan arahan langsung dari Kapolda Jatim untuk menindaklanjuti program prioritas Kapolri.


Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Jatim juga memperkenalkan Salam Polisi terbaru, yaitu "Polisi Bersama Masyarakat". Secara khusus, Wakapolda Jatim memberikan atensi besar terhadap bahaya penyebaran berita bohong (hoaks) dan tindakan bullying (perundungan).


Ia mengingatkan jemaat untuk tidak menganggap remeh hoaks karena dampaknya dapat menggiring opini negatif, memicu emosi, hingga mengganggu situasi kamtibmas.


"Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Biasakan membaca informasi secara utuh," tegas Kombes Pol Feri Handoko.


Ia menambahkan, Presiden sangat menaruh perhatian pada isu hoaks ini karena perang dan fitnah bisa terjadi akibat hoaks. Saat ini, Polri terus bergerak mengantisipasi ajakan maupun pemberitaan hoaks di media sosial.


Terkait perundungan, Wakapolda Jatim menegaskan bahwa bullying merupakan tindakan destruktif yang dapat merusak mental serta masa depan generasi muda.


Ia pun mengajak jemaat untuk merefleksikan nilai-nilai keagamaan, seperti yang tertuang dalam kitab Amsal 14:15 dan Efesus 4:29, agar selalu mengikuti tuntunan Tuhan demi menjadi umat yang bermanfaat bagi sesama.


Di akhir sambutannya, Wakapolda Jatim turut menyosialisasikan program dan slogan dari Kapolda Jatim, yaitu Jogo Omah, Jogo Lingkungan, Jogo Jawa Timur.


Para orang tua juga diimbau untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama dalam menggunakan media sosial.


"Mari bersama-sama menjaga dari lingkup terkecil kita, mulai dari rumah dan lingkungan sekitar, sehingga kerukunan di Jawa Timur dapat tetap terjaga dengan baik,"pungkas Wakapolda Jatim. (*)

 Polres Magetan Siaga 24 Jam di Cemoro Sewu, Antisipasi Rembetan Karhutla Tawangmangu

Polres Magetan Siaga 24 Jam di Cemoro Sewu, Antisipasi Rembetan Karhutla Tawangmangu

 



MAGETAN – Polres Magetan Polda Jatim terus memperkuat kesiapsiagaan personel gabungan di Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan.


Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji mengatakan, langkah tersebut untuk mengantisipasi rembetan kebakaran hutan Gunung Lawu yang masih terjadi di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.


"Polres Magetan bersama tim gabungan lintas sektor dan relawan telah memetakan titik-titik rawan serta memastikan sarana prasarana siap memotong api Karhutla agar tidak menyeberang ke wilayah Magetan," ujar AKBP Bagas, Minggu (25/10/2026).


Menurut AKBP Bagas kondisi di sisi barat Gunung Lawu memang sempat kritis. Kebakaran yang bermula sejak 15 Oktober 2026 di kawasan hutan lindung Gondosuli, Tawangmangu, dilaporkan terus meluas akibat tiupan angin kencang hingga melahap ratusan hektare vegetasi. 


"Kesiapsiagaan di perbatasan Cemoro Sewu ini mutlak dilakukan. Angin kencang dan cuaca ekstrem sangat berpotensi mengarahkan lidah api ke timur atau masuk wilayah Kabupaten Magetan," terang AKBP Bagas.


Hingga saat ini Polres Magetan Polda Jatim bersama tim gabungan bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi pergerakan api di Gunung Lawu yang merupakan perbatasan dua wilayah provinsi yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut.


"Personel harus standby 24 jam dan sekat bakar harus dipastikan efektif agar potensi kebakaran bisa diredam sedini mungkin sebelum memasuki wilayah kita," tegas AKBP Bagas.


Sebagai langkah preventif, seluruh jalur pendakian menuju puncak Lawu, termasuk gerbang pendakian Pos Cemoro Sewu Magetan, kini resmi ditutup total untuk umum demi keselamatan masyarakat. 


Kapolres Magetan juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat lereng gunung untuk tidak memicu kepulan asap baru melalui aktivitas pembakaran lahan.


"Masyarakat wajib waspada dan dilarang keras membakar lahan dalam kondisi apa pun. Jika melihat kepulan asap atau indikasi titik api baru di sekitar perbatasan hutan, segera laporkan ke aparat terdekat atau hubungi Call Center 110 Polri," pungkasnya. (*)

 Tanggap Kemarau Panjang, Polres Sampang Distribusikan 120 Ribu Liter Air Bersih

Tanggap Kemarau Panjang, Polres Sampang Distribusikan 120 Ribu Liter Air Bersih

 




SAMPANG - Krisis air bersih dampak kemarau panjang di Kabupaten Sampang, Madura menjadi perhatian serius oleh jajaran Polres Sampang Polda Jatim.


Hal itu dibuktikan melalui kegiatan Bakti Sosial oleh Polres Sampang Polda Jatim, dengan menyaluurkan bantuan air bersih sebanyak 120.000 liter pada Kamis (22/10/2026) yang lalu.


Kapolres Sampang Polda Jatim, AKBP Anang Hardiyanto, S.IK mengatakan, penyaluran bantuan air bersih yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Mubarok Lanbulan, Desa Barorasang, Kecamatan Tambelangan saat itu adalah upaya Kepolisian membersamai masyarakat dalam kondisi sulit.


Puluhan truk tangki serta mobil pick-up yang membawa air bersih langsung bergerak menyebar ke titik-titik distribusi yang telah ditentukan oleh pengasuh pondok. 


Tak ketinggalan, mobil AWC (Water Cannon) milik Polres Sampang Polda Jatim juga dikerahkan untuk langsung menyuplai air bersih ke dalam lingkungan Pondok Pesantren Lanbulan.


"Aksi sosial ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan," kata AKBP Anang.


Ia menegaskan, Polisi Bersama Masyarakat bukan hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif memberikan solusi langsung saat masyarakat menghadapi kesulitan ataupun bencana.


Sementara itu, KH. Ahmad Ghozali Mf bersama para pengasuh pondok pesantren lainnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Kapolres Sampang beserta jajaran atas bantuan air bersih yang diberikan.


Bantuan ini dinilai sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan harian ribuan santri dan santriwati yang menimba ilmu di pondok tersebut.


"Saya atas nama pribadi dan mewakili para pengasuh pondok pesantren yang lain sangat berterimaksih dan mengapresiasi kepedulian Polres Sampang dan jajarannya kepada masyarakat termasuk di lingkungan pondok ini, " ungkap KH. Ahmad Ghozali. (*)

Sunday, October 25, 2026

 *Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Gangster dan Balap Liar*

*Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Gangster dan Balap Liar*

 



SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim berkomitmen penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan patroli kewilayahan skala besar yang digelar sejak Sabtu hingga Minggu dini hari (25/10/2026).


Patroli skala besar yang dipimpin oleh Kabag Ren selaku Perwira Menengah Pengawas (Pamenwas), Kompol Francoise Helena .B Mantiri ini merupakan bagian Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD) dengan melibatkan personel gabungan seluruh fungsi serta sinergi lintas instansi.


Ditemui di lokasi patroli, Kompol Helena menyatakan bahwa patroli intensif ini merupakan langkah preventif terukur untuk menjamin rasa aman warga Surabaya, khususnya di wilayah pesisir dan pelabuhan.


"Patroli kewilayahan ini sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, terutama aksi kejahatan jalanan 3C (Curas, Curat, Curanmor), pergerakan gangster, tawuran remaja, hingga aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat pada malam akhir pekan," ujar Kompol Helena.


Kegiatan operasional yang dimulai pukul 22.00 WIB ini diawali dengan apel kesiapan personel. Patroli ini melibatkan kekuatan penuh diantaranya Kasat Samapta AKP Mochamad Yahya, Kasiwas AKP Bambang Suminto, Kasi Propam IPTU Tri Asmoro, KBO Sat Lantas IPDA Hendro, KBO Sat Narkoba IPDA Sumali, Kanit Turjawali Sat Samapta IPDA Hari Kurniawan, serta Pamapta II IPDA Cahyo. 


Perkuatan juga didukung oleh 1 Regu Patroli Presisi, 1 Pleton Dalmas Kerangka, 1 Pleton Gabungan Polres, serta sinergi lintas instansi bersama 1 Regu Satpol PP Kota Surabaya.


Usai apel, seluruh personel gabungan langsung bergeser secara taktis menyisir sejumlah titik krusial yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan, meliputi: Pos Pol 12.01 Jalan Jakarta, Pos Lantas Jalan Demak, Kawasan Wisata Kya-kya Jalan Kembang Jepun, Pos Pengamanan Bersama Masyarakat Jalan Kunti (Wilayah Hukum Polsek Semampir).


Hingga patroli berakhir pada pukul 01.10 WIB, petugas gabungan tidak menemukan adanya tindak kriminalitas konvensional maupun kejadian menonjol lainnya.


"Kami bersyukur, berkat kerja keras seluruh personel dan sinergi lintas instansi serta masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan dengan lancar. Situasi di titik-titik rawan terpantau aman, tertib, dan kondusif," ujar Kompol Helena.


Sementara itu di lokasi terpisah, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan Az., S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas, Iptu Suroto mengatakan patroli KRYD yang digelar ini bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak memastikan masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari dapat merasa tenang dan terlindungi.


"Dengan patroli KRYD ini kami ingin memastikan masyarakat merasa tenang dan terlindungi," ujar Iptu Suroto.


Ia mengimbau agar masyarakat apabila mengalami atau melihat tindak kejahatan atau hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, agar segera melaporkan ke Call Center layanan Kepolisian 110 bebas pulsa agar segera ditindaklanjuti. (*)

 *Respons Cepat Aduan 110, Polres Jember Amankan 21 Motor Balap Liar di Akses Bandara Notohadinegoro*

*Respons Cepat Aduan 110, Polres Jember Amankan 21 Motor Balap Liar di Akses Bandara Notohadinegoro*




JEMBER – Merespons cepat laporan masyarakat, Tim Alap-Alap Satuan Samapta Polres Jember Polda Jatim bergerak taktis membubarkan aksi balap liar di sepanjang jalur menuju Bandara Notohadinegoro, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Sabtu (24/10/2026) sore.


Tindakan tegas ini berawal dari aduan warga yang masuk melalui Call Center 110 sekitar pukul 16.00 WIB. Mengantisipasi dampak fatalitas kecelakaan jalanan, personel Unit 14.22 Tim Alap-Alap Sat Samapta Polres Jember Polda Jatim langsung bersinergi dengan personel Polsek Ajung untuk meluncur ke lokasi kejadian.


Patroli gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ajung tersebut berhasil mengepung titik kumpul para pemuda. Hasilnya, petugas mengamankan 21 unit sepeda motor yang terindikasi kuat terlibat dalam aksi balap liar.


Seluruh kendaraan tersebut langsung diangkut ke Mapolres Jember guna proses pendataan dan pemeriksaan kelengkapan surat secara intensif.


Kasat Samapta Polres Jember, AKP Heru Siswanto, S.H., menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam menindaklanjuti keresahan warga serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


"Aksi balap liar ini bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa atau gangguan kebisingan, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan jiwa, baik bagi para pelaku sendiri maupun pengguna jalan lain yang melintas di area bandara," tegas AKP Heru Siswanto, Minggu (25/10/2026).


Kasat Samapta Polres Jember mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap pergaulan dan kendaraan anak-anak mereka.


Polres Jember Polda Jatim juga meminta masyarakat untuk tidak segan memanfaatkan layanan gratis Call Center 110 apabila melihat aktivitas yang berpotensi memicu gangguan Kamtibmas.


Langkah preventif dan penegakan hukum yang berjalan terukur ini sejalan dengan komitmen program Quick Wins Kapolri dan Commander Wish Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.


Melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat", Polres Jember terus mengedepankan pelayanan yang responsif, cepat, dan hadir langsung di tengah ruang publik demi kenyamanan warga Jember. (#)

 *Minggu Kasih Polresta Sidoarjo: Rajut Kehangatan Bersama Jemaat Gereja Demi Kamtibmas Kondusif*

*Minggu Kasih Polresta Sidoarjo: Rajut Kehangatan Bersama Jemaat Gereja Demi Kamtibmas Kondusif*

 




SIDOARJO – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan "Minggu Kasih" yang digelar oleh Kapolresta Sidoarjo, AKBP Bobby A. Condroputra, bersama jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sidoarjo pada Minggu (25/10/2026). 


Selain menjadi ruang silaturahmi, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat toleransi antarumat beragama sekaligus memberikan rasa aman dalam beribadah.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bobby A. Condroputra menjamin kesiapsiagaan penuh personel kepolisian yang diterjunkan melakukan pengamanan di rumah-rumah ibadah. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Sidoarjo berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


Kapolresta Sidoarjo menjelaskan bahwa agenda "Minggu Kasih" merupakan salah satu wujud nyata dari program prioritas Kapolri untuk mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat. 


Di lingkup lokal, program ini diakomodasi melalui inovasi strategis Polresta Sidoarjo Polda Jatim yang bertajuk Sidoarjo Akrab Seiman (SAS).


"Inovasi SAS ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam memperkuat toleransi, mempererat tali silaturahmi, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang suku maupun agama," ujar AKBP Bobby.


Menurut AKBP Bobby, kehadiran Polri di tengah jemaat adalah untuk menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat, berbagi cerita, sekaligus memastikan umat Nasrani juga dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat, nyaman, dan penuh kedamaian.


Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Sidoarjo untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan menjaga semangat guyub rukun demi mempertahankan kondusivitas wilayah Kabupaten Sidoarjo yang aman dan damai.


Merespons kunjungan tersebut, Pendeta Leonard Andrew Imanuel selaku perwakilan jemaat GKI Sidoarjo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Kapolresta Sidoarjo beserta Pejabat Utama (PJU) yang turun langsung menyapa masyarakat.


"Kami sangat percaya upaya yang dilakukan Kapolresta Sidoarjo beserta jajaran untuk hadir dekat dengan warga akan berdampak sangat efektif mewujudkan Sidoarjo yang aman dan damai," pungkas Pendeta Leonard. (*)