Ad 728x90

Tuesday, July 7, 2026

 Polres Ngawi Raih Penghargaan Kinerja Selra pada anev Sitkamtibmas Polda Jatim

Polres Ngawi Raih Penghargaan Kinerja Selra pada anev Sitkamtibmas Polda Jatim



NGAWI, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menerima penghargaan peringkat 1 pada kegiatan Analisa dan Evaluasi (ANEV) Sitkamtibmas Triwulan II Polda Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Markas Polda Jawa Timur, Selas (7/7/2026)


Kegiatan ANEV Sitkamtibmas dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., dan diikuti oleh para pejabat utama Polda Jatim serta para Kapolres jajaran.


Dalam kesempatan tersebut, Polres Ngawi menerima penghargaan sebagai peringkat 1 atas capaian kinerja dalam penyelesaian perkara pada Triwulan II Tahun 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan profesionalisme jajaran Polres Ngawi dalam memberikan pelayanan penegakan hukum yang cepat, tepat, dan berkeadilan kepada masyarakat.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Ngawi. Kami akan terus meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi," ujar Kapolres.


Prestasi ini diharapkan semakin memacu semangat seluruh jajaran Polres Ngawi untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif dalam melayani masyarakat.

 Tuai Pujian Warganet, Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk

Tuai Pujian Warganet, Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk

 




NGANJUK – Aksi heroik anggota Polres Nganjuk Polda Jatim menuai pujian dari masyarakat dan warganet setelah videonya viral di media sosial.


Pasalnya, anggota yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Bagor tersebut dengan sigap mengevakuasi seorang balita korban kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (4/7/2026) pekan lalu.


Dalam situasi penuh kepanikan usai kecelakaan yang menyebabkan bus terjun ke sungai di kawasan Jembatan Paron, Bhabinkamtibmas Polsek Bagor, Aipda Sutrisno segera menyelematkan seorang balita dan menggendongnya menuju ambulans untuk segera mendapatkan penanganan medis.


Balita yang belakangan diketahui bernama Al Arsy Wildan merupakan putra dari seorang anggota TNI AL asal Kota Bekasi dan mengalami luka robek di bagian leher kanan sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K mengapresiasi respons cepat personel di lapangan yang mengutamakan keselamatan para korban.


"Saya mengapresiasi kesigapan seluruh personel bersama warga yang bahu-membahu melakukan evakuasi dan Alhamdulillah balita yang berhasil diselamatkan kini dalam kondisi tertangani dengan baik oleh pihak medis," ujar AKBP Suria Miftah, Senin(6/7/2026)


Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi, S.Sos. menjelaskan, balita tersebut sempat tercebur ke sungai setelah kecelakaan terjadi sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga dan petugas yang berada di lokasi.


"Korban sempat tercebur ke sungai dan langsung ditolong bersama-sama oleh warga termasuk Aipda Sutrisno,"AKP Fajar.


Setelah berhasil dievakuasi, korban segera dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


"Saat pertama ditemukan, kondisi korban terlihat lemas dan tidak menangis. Namun setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit, kondisinya berangsur membaik," tambah AKP Fajar.


Momen ketika Aipda Sutrisno menggendong balita menuju ambulans terekam kamera warga dan tersebar luas di berbagai platform media sosial. 


Aksi kemanusiaan tersebut menuai pujian dari masyarakat yang menilai kesigapan anggota Polri telah memberikan harapan di tengah musibah.


Peristiwa ini menjadi bukti nyata komitmen Polri untuk selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat demi menyelamatkan nyawa.(*)

 Final Kapolda Cup 4 Berlangsung Meriah, Tim Gabsat Polda Jatim Angkat Trofi Juara

Final Kapolda Cup 4 Berlangsung Meriah, Tim Gabsat Polda Jatim Angkat Trofi Juara




SURABAYA,– Tim Gabungan Satuan Kerja (Gabsat) Polda Jawa Timur berhasil keluar sebagai juara Kapolda Jatim Cup 4 cabang olahraga sepak bola setelah menundukkan Tim Polres Malang dengan skor telak 3-0 pada partai final yang digelar di Lapangan Polda Jatim, Senin (6/7/2026) malam.


Partai puncak kompetisi berlangsung menarik dan disaksikan oleh para pejabat utama serta personel jajaran Polda Jatim yang memberikan dukungan kepada kedua tim.


Sebelum laga final dimulai, panitia terlebih dahulu menggelar pertandingan eksibisi yang mempertemukan Tim Pejabat Utama Polda Jatim melawan Tim Kapolres jajaran. 


Pertandingan persahabatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan semangat sportivitas. 


Tim Pejabat Utama Polda Jatim akhirnya berhasil memenangkan laga eksibisi dengan skor tipis 2-1 atas Tim Kapolres jajaran.


Memasuki pertandingan final, Tim Gabsat Polda Jatim langsung tampil agresif sejak menit awal. Dominasi permainan yang diperagakan mampu menyulitkan pertahanan Tim Polres Malang.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, penyelenggaraan Kapolda Cup 4 merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan dan memperkuat soliditas antarpersonel melalui olahraga.


"Kapolda Cup 4 tidak hanya menjadi ajang untuk mencari juara. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta memperkuat soliditas seluruh personel Polda Jawa Timur dan jajaran," kata Kombes Pol Abast.


Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, semangat kompetisi yang ditunjukkan seluruh peserta tetap dibingkai dengan nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan.


"Kami melihat seluruh tim bertanding dengan penuh semangat, namun tetap menjunjung tinggi fair play," ungkap Kombes Abast.


Menurut Kombes Abast, hal itu yang menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan Kapolda Cup, yakni membangun budaya kompetisi yang sehat sekaligus mempererat hubungan antarsatuan kerja dan kewilayahan.


Kombes Abast menambahkan, kemenangan Tim Gabsat Polda Jatim merupakan buah dari kerja sama tim yang solid, namun seluruh peserta layak mendapat apresiasi atas semangat yang ditunjukkan selama turnamen.


"Selamat kepada Tim Gabungan Satker Polda Jatim yang berhasil menjadi juara dan kepada Rano yang terpilih sebagai pemain terbaik. Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Polres Malang serta seluruh tim peserta yang telah menyajikan pertandingan berkualitas dan sportif sejak awal kompetisi,"ujar Kombes Abast.


Ia berharap semangat yang terbangun selama kompetisi dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai anggota Polri.


"Kami berharap nilai-nilai disiplin, kerja sama, kekompakan, dan sportivitas yang ditunjukkan di lapangan hijau dapat terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," pungkas Kombes Abast. (*)

 Polres Pasuruan Amankan Tiga Tersangka Kasus Pencurian Sapi di Tutur

Polres Pasuruan Amankan Tiga Tersangka Kasus Pencurian Sapi di Tutur

 




PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim bersama Unit Reskrim Polsek Nongkojajar berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dua ekor sapi yang terjadi di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. 


Dalam pengungkapan tersebut, Tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan pada Minggu (5/7/2026) dini hari di lokasi yang berbeda.


Kasus ini bermula dari laporan seorang peternak yang kehilangan Dua ekor sapi miliknya di kandang yang berada di area ladang. 


Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis (2/7/2026) malam dan baru diketahui korban keesokan paginya. 


Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp.35 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sapi diduga diangkut menggunakan sebuah mobil pikap berwarna hitam.


Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Opsnal Unit I Satreskrim Polres Pasuruan bersama Unit Reskrim Polsek Nongkojajar melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan Tiga tersangka berinisial PS, AP, dan H. 


Selain mengamankan para tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.


Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno menyampaikan bahwa saat ini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Pasuruan. 


"Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka guna proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Joko, Selasa (7/7/2026).


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


Polres Pasuruan Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti. (*

 Tiga Personel Polri Gugur Saat Bertugas Ungkap Kasus Narkoba di Katingan, Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta

Tiga Personel Polri Gugur Saat Bertugas Ungkap Kasus Narkoba di Katingan, Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta



Jakarta – Polri berduka atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, saat menjalankan tugas pemberantasan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.


Peristiwa bermula pada Rabu (1/7), setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi seorang terduga pelaku berinisial BIO, yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Katingan bergerak menuju lokasi dan tiba pada Kamis dini hari. Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim utama melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di kediamannya.


Saat proses penangkapan berlangsung, situasi berubah menjadi aksi perlawanan bersenjata. Sejumlah orang di lokasi menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Anggota kepolisian telah memberikan tembakan peringatan, namun serangan terus berlanjut sehingga dilakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.


Kondisi kemudian semakin tidak kondusif ketika keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga berdatangan, melakukan penyerangan terhadap petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya. Tim Satresnarkoba berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.


Dalam proses penyelamatan diri tersebut, sembilan personel berhasil dievakuasi. Namun tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas, yakni Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.


Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam melaksanakan tugas negara, Kapolri menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada ketiga personel tersebut, terhitung mulai 5 Juli 2026, berdasarkan Keputusan Kapolri tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi anggota Polri.


Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya ketiga personel tersebut.


"Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7).


Ia menegaskan bahwa penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara.


"Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan," lanjutnya.


Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga memastikan Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga para personel yang gugur.


"Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya," tutupnya.

 Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains dan Kelas Tematik, Akpol Perkuat Scientific Policing

Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains dan Kelas Tematik, Akpol Perkuat Scientific Policing

 



Semarang, 6 Juli 2026 – Akademi Kepolisian (Akpol) memasuki babak baru modernisasi pendidikan kepolisian melalui peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Kedua fasilitas ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan Polri untuk membentuk perwira yang mampu mengambil keputusan secara ilmiah, berbasis data, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks.


Peresmian dilakukan oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Akpol, Semarang, Senin (6/7).


Usai peresmian, dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menjelaskan bahwa Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik merupakan bagian dari reformasi pendidikan Polri yang menyiapkan taruna menjadi first line supervisor sekaligus the next leader di lingkungan Polri.


“Taruna harus dibekali kemampuan mengambil keputusan berbasis data. Karena itu kami mengembangkan pembelajaran yang memanfaatkan big data, Artificial Intelligence (AI), dan analisis yang komprehensif agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum,” ujar Wakapolri.


Menurutnya, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian menjadi ruang pembelajaran berbasis simulasi berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Melalui dukungan AI, coding, dan analisis big data, taruna dilatih memahami dinamika sosial, memetakan potensi gangguan kamtibmas, serta menyusun solusi berbasis bukti (evidence-based policing).


Sebagai bagian dari penguatan pembelajaran, Polda Jawa Tengah ditetapkan sebagai Teaching Laboratory Akpol, sehingga para taruna memperoleh pengalaman langsung menganalisis dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan humanis sebelum melaksanakan tugas di lapangan.


Sementara itu, Kelas Tematik dikembangkan sebagai ruang belajar berbasis studi kasus aktual yang memperkenalkan fungsi-fungsi kepolisian secara visual, interaktif, dan aplikatif. Saat ini telah tersedia enam kelas tematik, yakni SDM, Dokkes, Brimob, Reskrim, Ident, dan Laboratorium Forensik. Ke depan, seluruh fungsi teknis kepolisian ditargetkan memiliki kelas tematik sebagai media pembelajaran yang terintegrasi.


Perumus Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Pati Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., menjelaskan bahwa pembangunan laboratorium dan kelas tematik merupakan implementasi arahan Wakapolri dalam memperkuat kualitas pendidikan kepolisian melalui pendekatan akademik yang modern.


Menurut Irjen Pol. Susilo, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian tidak dirancang sebagai laboratorium eksakta, melainkan sebagai ruang diskusi, riset, dan simulasi fenomena sosial yang memungkinkan taruna memahami persoalan masyarakat sebelum bertugas di lapangan. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang berpikir sistemik, kritis, reflektif, serta mengedepankan evidence-based policing dalam setiap pengambilan keputusan.


Ia menjelaskan, konsep laboratorium ini disusun melalui diskusi dengan para pakar dan guru besar serta studi komparatif ke lembaga pendidikan kepolisian di Amerika Serikat, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Australia. Dengan peresmian tersebut, Indonesia menjadi negara kelima di Asia yang memiliki Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.


Pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik didukung melalui dana hibah dari jajaran Bank Himbara yang terdiri atas BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, dan BSI, serta sumbang bhakti para alumni Polri.


Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan fasilitas tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Bank Himbara, para alumni Polri, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Sinergi ini merupakan investasi penting dalam membangun SDM Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Wakapolri.

 Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Kurir Sabu Baru Dua Pekan Beraksi di Kenjeran

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Kurir Sabu Baru Dua Pekan Beraksi di Kenjeran




SURABAYA - Upaya Pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Surabaya terus dilakukan Polres Tanjungperak Polda Jatim. 


Kali ini melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba),  Polres Pelabuhan Tanjungperak mengamankan kurir sabu berinisial MS (28) di Jalan Randu, Surabaya.


Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak AKP Adik Agus Putrawan mengatakan, tersangka MS ditangkap dengan barang bukti tiga poket sabu dengan berat total 3,386 gram, yang diakui dari seseorang berinisial PO.


"Tersangka MS mengaku hanya menjual sabu tersebut. Ia mendapat narkoba ini dari seseorang berinisial PO, yang kini masih kami selidiki keberadaannya," kata AKP Adik Agus Putrawan, Selasa (7/7/2026).


Tersangka MS mengaku sudah lima kali mendapat sabu dari PO. Terakhir kali ia mendapat tiga poket sabu tersebut. Tersangka rencananya akan membagi dan menjualnya kembali ke pelanggan.


"Tersangka mendapat upah jika seluruh sabu tersebut berhasil terjual. Pengakuannya, ia mendapat Rp 75 ribu dan sabu gratis untuk dikonsumsi," tambah AKP Adik.


Dalam dua minggu menjadi kurir sabu, tersangka MS sudah lima kali mengambil dari PO.


"Saat ini tersangka sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,"pungkasnya.


Penangkapan ini bermula ketika Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat informasi adanya praktik peredaran sabu di Jalan Randu, Kenjeran, Surabaya. 


Polisi kemudian mengamankan tersangka saat berada di pinggir jalan dan menemukan tiga poket sabu tersebut.(*)

 Polri Tingkatkan Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara PLTU ke Tahap Penyidikan, Kerugian Negara Diindikasikan Capai Rp5 Triliun

Polri Tingkatkan Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara PLTU ke Tahap Penyidikan, Kerugian Negara Diindikasikan Capai Rp5 Triliun



Jakarta – Kortastipidkor Bareskrim Polri resmi meningkatkan penanganan dugaan tindak pidana korupsi (Tipidkor) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) periode 2018–2026 dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.


Peningkatan status perkara tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Ruang Rapat Kortastipidkor Polri, Gedung Awaloedin Djamin, Jakarta, Senin (6/7). Konferensi pers dipimpin oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si., didampingi Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., Kakortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., serta Dirtindak Kortastipidkor Brigjen Pol. Roberthus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana, S.I.K., S.H., M.M., C.F.E.


Kakortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto menjelaskan bahwa peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik memperoleh bukti permulaan yang cukup melalui serangkaian penyelidikan, pengumpulan dokumen, permintaan keterangan, serta analisis awal terhadap alat bukti.


"Peningkatan status tersebut dilakukan melalui diterbitkannya Laporan Polisi Nomor 6/Kortastipidkor Polri tanggal 4 Juli 2026 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor 63/Kortastipidkor tanggal 4 Juli 2026," ujar Totok.


Ia mengungkapkan, penyidik menemukan dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara yang melibatkan sejumlah perusahaan, yakni PT UBP dan PT BRA. Sementara itu, besaran kerugian negara masih akan dihitung secara resmi melalui audit investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


Sementara itu, Dirtindak Kortastipidkor Brigjen Pol. Roberthus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana menjelaskan, hasil penyelidikan menemukan sejumlah dugaan modus operandi, antara lain manipulasi dokumen kualitas batu bara, manipulasi kuantitas pasokan, hingga dugaan penyimpangan yang menyebabkan pembayaran kontrak tidak sesuai dengan kondisi pasokan sebenarnya.


Menurutnya, dugaan penyimpangan tersebut juga berpotensi menyebabkan terganggunya pasokan batu bara yang berdampak pada pemadaman listrik atau blackout di sejumlah wilayah, antara lain Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga sebagian wilayah Jabodetabek.


"Akibat perbuatan tersebut, ditambah dengan kerugian perekonomian akibat terjadinya blackout, diindikasikan telah terjadi kerugian keuangan negara dan/atau perekonomian negara sekitar Rp5 triliun. Namun demikian, nilai kerugian tersebut masih bersifat sementara dan saat ini masih dikoordinasikan dengan BPK RI untuk dilakukan audit investigatif secara resmi," kata Roberthus.


Ia menambahkan, penyidik menerapkan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang. Penyidik juga akan terus mengembangkan penerapan pasal sesuai hasil penyidikan.


Dalam proses penyidikan selanjutnya, Kortastipidkor akan memeriksa para saksi dan ahli, melakukan penyitaan dokumen maupun data elektronik, menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana, serta mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, baik individu maupun korporasi.


"Hingga saat ini penyidik telah meminta keterangan terhadap 16 pihak. Pada awalnya diterbitkan 34 undangan klarifikasi, namun baru 16 orang yang hadir dan dimintai keterangan. Penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab serta mengoptimalkan upaya asset recovery guna memulihkan kerugian negara," jelasnya.


Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono menegaskan Bareskrim Polri memberikan dukungan penuh terhadap proses penyidikan yang kini sedang berjalan, termasuk melalui kolaborasi dengan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri.


"Kami dari Bareskrim akan mendukung penuh tindak lanjut proses penyidikan yang telah dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan. Kami juga akan memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan pemeriksaan, khususnya yang berkaitan dengan aspek teknis pertambangan. Dittipidter telah berkolaborasi dengan penyidik Kortastipidkor untuk mendukung kelancaran penanganan perkara," tegas Syahardiantono.


Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa konferensi pers tersebut merupakan penyampaian awal terkait peningkatan status perkara ke tahap penyidikan. Ia memastikan Polri akan terus memberikan perkembangan informasi kepada publik sesuai perkembangan proses hukum.


"Perkara ini masih dalam proses penanganan pada tahap penyidikan. Apabila terdapat perkembangan lebih lanjut, kami akan kembali menyampaikan rilis kepada rekan-rekan media," kata Jhonny.


Polri menegaskan komitmennya menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, akuntabel, dan berdasarkan alat bukti, melalui koordinasi dengan BPK RI, PPATK, serta seluruh instansi terkait guna mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab dan memulihkan kerugian keuangan maupun perekonomian negara.

 Polri Tancap Gas Reformasi Pendidikan: Kurikulum Berbasis HAM, AI, dan Big Data Siap Berlaku 2027

Polri Tancap Gas Reformasi Pendidikan: Kurikulum Berbasis HAM, AI, dan Big Data Siap Berlaku 2027

 




Semarang – Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan komitmen Polri untuk mempercepat transformasi pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul yang profesional, adaptif, dan berintegritas.


Hal tersebut disampaikan usai menghadiri tiga agenda strategis di Akademi Kepolisian (Akpol), yakni Analisis dan Evaluasi (Anev) Pendidikan dan Pelatihan Semester I Tahun 2026, peresmian Kelas Tematik Akpol, serta peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.


Menurut Wakapolri, Anev Semester I menjadi momentum penting untuk menyusun desain baru sistem pendidikan Polri yang akan diterapkan mulai tahun 2027.

“Seluruh kurikulum pendidikan Polri sedang didesain ulang agar sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 dan rekomendasi reformasi kepolisian. Pendidikan Polri ke depan harus semakin berbasis hak asasi manusia, memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta menjawab tantangan perkembangan zaman,” ujar Wakapolri.


Reformasi tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan pembentukan hingga pendidikan pengembangan pertama, menengah, dan tinggi. Kurikulum baru juga akan diterapkan pada berbagai pendidikan pembentukan, termasuk Bintara Polri, Bintara SPKT, Brimob, Polair, maupun Intelijen.


Selain itu, Wakapolri meresmikan Kelas Tematik Akpol sebagai inovasi pembelajaran yang menghadirkan representasi fungsi-fungsi utama kepolisian. Ke depan, konsep tersebut akan diperluas sehingga seluruh Polda memiliki kelas tematik yang menampilkan karakteristik wilayah, kearifan lokal, serta pemanfaatan big data sebagai media pembelajaran bagi para taruna.


“Kami menyiapkan taruna sebagai first line supervisor sekaligus calon pemimpin Polri masa depan. Karena mayoritas merupakan generasi Z dan generasi Alpha, proses pembelajaran harus dekat dengan digitalisasi, pengambilan keputusan berbasis data, analisis berbasis artificial intelligence (AI), serta kemampuan berpikir komprehensif dan holistik,” jelasnya.


Pada kesempatan yang sama, Wakapolri juga meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian yang menjadi salah satu laboratorium kepolisian modern di kawasan Asia. Laboratorium tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital, big data, serta kecerdasan buatan untuk mendukung pembelajaran berbasis riset dan pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum.

Menurut Wakapolri, keberadaan laboratorium tersebut akan menjadi pusat pengembangan analisis sosial kepolisian sekaligus memperkuat budaya pengambilan keputusan yang berbasis bukti (evidence-based policing).


Transformasi pendidikan juga akan diperluas ke jenjang pendidikan kepemimpinan. Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital sebagai sarana pembelajaran bagi para middle manager dan top manager agar mampu mengambil keputusan secara lebih cepat, tepat, efektif, efisien, dan berbasis data.

“Ini merupakan komitmen Polri untuk terus membangun SDM yang unggul melalui reformasi pendidikan, reformasi kultur organisasi, dan penguatan kompetensi personel. Semua ini dilakukan untuk menjawab harapan masyarakat sekaligus menghadapi dinamika tantangan global, regional, maupun nasional,” tutup Wakapolri.

 Wakapolres Ngawi Hadiri Upacara Hari Jadi Ngawi ke-668, Perkuat Sinergitas Forkopimda

Wakapolres Ngawi Hadiri Upacara Hari Jadi Ngawi ke-668, Perkuat Sinergitas Forkopimda

 



NGAWI, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 yang digelar di Lapangan Pendopo Kabupaten Ngawi, Selasa (7/7/2026).


Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono dan diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Ngawi, kepala OPD, TNI-Polri, ASN, serta berbagai elemen masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Ngawi.


Kehadiran Wakapolres Ngawi dalam upacara tersebut menjadi bentuk komitmen Polres Ngawi untuk terus memperkuat sinergitas dan kolaborasi bersama pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan di Kabupaten Ngawi.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 menjadi ajang mempererat persatuan dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.


"Hari Jadi Kabupaten Ngawi bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergitas, menjaga persatuan, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Ngawi yang aman, maju, dan sejahtera. Polres Ngawi siap terus bersinergi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kompol Rizki.

 Perkuat Standar Pengamanan Objek Vital, Polres Ngawi Ikuti Supervisi Ditpamobvit Polda Jatim

Perkuat Standar Pengamanan Objek Vital, Polres Ngawi Ikuti Supervisi Ditpamobvit Polda Jatim



NGAWI – Polres Ngawi mengikuti kegiatan Supervisi Fungsi Teknis Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) yang dilaksanakan oleh Tim Ditpamobvit Polda Jawa Timur di Mapolres Ngawi, Senin (6/7/2026). 


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme personel sekaligus memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan sistem pengamanan objek vital sesuai standar operasional.


Kegiatan dihadiri Ketua Tim Supervisi Kabagbinops Ditpamobvit Polda Jatim AKBP Marsono, S.Pd., S.H., M.H. beserta tim, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., serta personel Satsamapta Polres Ngawi.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, sambutan Wakapolres Ngawi dan Ketua Tim Supervisi, dilanjutkan pendalaman materi serta pemeriksaan terhadap sistem pengamanan, kesiapan personel, dan kelengkapan peralatan Pamobvit. 


Pemeriksaan meliputi penggunaan security door, metal detector, kendaraan dinas roda dua dan roda empat, serta sarana pendukung lainnya.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menyampaikan bahwa supervisi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pengamanan objek vital di wilayah hukum Polres Ngawi.


"Supervisi ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan agar personel Pamobvit semakin profesional, responsif, dan siap memberikan perlindungan terbaik terhadap objek vital maupun masyarakat. Kami berkomitmen terus meningkatkan kemampuan personel serta kesiapan sarana prasarana guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujarnya


Selama pelaksanaan supervisi berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

 Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Daerah, Kapolres Hadiri Malam Tirakatan Hari Jadi Ngawi ke-668

Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Daerah, Kapolres Hadiri Malam Tirakatan Hari Jadi Ngawi ke-668



Ngawi – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Ngawi ke-668, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menghadiri malam tirakatan yang digelar di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Senin malam (6/7/2026)


Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Ony Anwar Harsono dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Ngawi yang telah memasuki usia ke-668 tahun.


Kehadiran Kapolres Ngawi bersama unsur Forkopimda menjadi bentuk komitmen Polri dalam mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan Kabupaten Ngawi.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi Ngawi menjadi ajang untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam mewujudkan daerah yang aman, maju, dan sejahtera.


"Hari Jadi Ngawi ke-668 menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Polres Ngawi siap terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan optimal," ujar Kapolres.


Suasana malam tirakatan berlangsung penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat gotong royong, persatuan, dan kecintaan masyarakat terhadap Kabupaten Ngawi sebagai daerah yang terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik.

Monday, July 6, 2026

 Hari Bhayangkara ke - 80 Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni, Hadirkan Senyum dan Harapan Warga

Hari Bhayangkara ke - 80 Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni, Hadirkan Senyum dan Harapan Warga

 




NGAWI, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan program bedah rumah di dua lokasi berbeda sebagai bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat.


Adapun rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah yaitu milik Ibu Srijati, seorang warakawuri warga Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, serta rumah milik Ibu Endang Maeni di Dusun Krandegan I, Desa Krandegan RT 04 RW 02, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.


Melalui program ini, kedua rumah yang sebelumnya kurang layak huni kini telah direnovasi menjadi rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati. 


Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga.


"Program bedah rumah ini merupakan salah saru bentuk pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat," ungkap AKBP Prayoga, Senin (6/7/2026).


Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan semangat baru bagi para penerima. 


"Polri akan terus berupaya hadir melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Kapolres Ngawi.


Sementara itu, Ibu Srijati dan Ibu Endang Maeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolres Ngawi beserta seluruh jajaran Polres Ngawi atas bantuan yang telah diberikan.


"Terima kasih kepada Bapak Kapolres Ngawi dan seluruh anggota Polres Ngawi, serta yang telah membantu kami. Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka rumah kami kini menjadi lebih layak untuk ditempati. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan Polri semakin jaya serta selalu dicintai masyarakat," ungkap keduanya. (*)

 Polres Lumajang Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Kafe yang Terekam CCTV

Polres Lumajang Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Kafe yang Terekam CCTV

 




LUMAJANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di empat kafe di Kabupaten Lumajang. 


Dari hasil ungkap tersebut, Polisi mengamankan tersangka berinisial JS (40), warga Lumajang pada Sabtu (4/7/2026) siang.


Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, mengatakan penangkapan dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan profiling terhadap pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.


"Setelah melakukan penyelidikan dan profiling, kami memperoleh informasi mengenai keberadaan tersangka dan melakukan penangkapan secara persuasif serta humanis," kata AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, Senin (6/7/2026).


Dari rumah tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu kompor portable merek Omicko warna merah dan satu tabung gas LPG hijau yang diketahui merupakan hasil curian dari Cafe Nongki.


Sementara itu, telepon genggam hasil curian telah dijual secara daring dengan nilai sekitar Rp1,5 juta. 


Uang hasil penjualan tersebut, menurut pengakuan tersangka, digunakan untuk membeli sebuah laptop seharga Rp.800 ribu.


AKP Ari menjelaskan, tersangka merupakan spesialis pembobol kafe yang memiliki pola operasi sama di setiap lokasi. 


"Sebelum beraksi, tersangka terlebih dahulu mengamati kondisi sasaran selama kurang lebih tiga hari. Setelah merasa aman, baru pada hari berikutnya dia menjalankan aksinya,"terang AKP Ari.


Modus tersebut juga dilakukan saat membobol Cafe Nongki, sebelum akhirnya beraksi pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.


Aksi tersangka sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya beredar luas di media sosial.


Hasil pemeriksaan juga mengungkap bahwa JS telah melakukan aksi pencurian di Empat lokasi berbeda, yakni Cafe Nongki, Rental PS Galaxy, Cafe Terra Cotta, dan Cafe Ngdi, dengan pola yang hampir serupa.


"Semua tempat yang menjadi sasaran memiliki modus yang sama. Dia melakukan observasi terlebih dahulu, lalu beraksi ketika kondisi benar-benar sepi," kata AKP Ari.


Menurut polisi, JS tidak memiliki pekerjaan tetap dan sehari-hari bekerja serabutan. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu alasan pelaku melakukan aksi pencurian.


Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)

 Hadiri Penutupan Diklatsarnas Brigade Persis, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Kesatuan

Hadiri Penutupan Diklatsarnas Brigade Persis, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Kesatuan

 



Bogor - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara penutupan pendidikan patihan dasar nasional (Diklatsarnas) Komando Pusat Brigade Persis di Satlat Brimob Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Senin (6/7/2026). 


Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyerukan kepada seluruh peserta untuk pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Menurut Sigit, hal tersebut merupakan kunci utama untuk menyukseskan seluruh program Pemerintah dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


"Tentunya dalam setiap kesempatan, saya selalu menitipkan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Karena itu, saya juga mengharapkan Brigade Persis dapat bersama-sama dengan Polri dalam menjaga kerukunan dan persatuan, serta mendukung terwujudnya seluruh program Pemerintah dan situasi kamtibmas yang kondusif," kata Sigit kepada wartawan. 


Selain itu, Sigit menegaskan, kegiatan ini juga sekaligus memperkuat silaturahmi dan sinergisitas antara Polri dan Brigade Persis serta seluruh lapisan elemen masyarakat. 


Menurutnya, hal ini sejalan dengan pesan kelima Presiden Prabowo Subianto saat Hari Bhayangkara ke-80 kepada institusi Polri untuk memperkuat sinergi bersama dengan seluruh unsur lapisan masyarakat. 


"Ini merupakan komitmen Polri untuk terus memperkuat sinergisitas dengan seluruh lapisan elemen masyarakat, sebagaimana pesan Bapak Presiden," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga meminta kepada Brigade Persis untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guna menghadapi segala bentuk tantangan zaman. Apalagi, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. 


Sigit juga menegaskan, menjaga persatuan dan kesatuan serta meningkatkan sinergisitas bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. 


"Di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi, Brigade Persis diharapkan dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan literasi digital masyarakat," ujar Sigit. 


Pada kegiatan ini, Sigit juga menyaksikan pengucapan janji dan sumpah Brigade Persis oleh seluruh peserta Diklatsarnas Komando Pusat Brigade Persis Tahun 2026. 


Selain memberikan sambutan, Kapolri juga mengetuk palu di podium sebanyak tiga kali sebagai tanda penutupan acara.

 Bantuan Presiden RI Disalurkan kepada Pengungsi Agisiga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Trauma Healing di Intan Jaya

Bantuan Presiden RI Disalurkan kepada Pengungsi Agisiga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Trauma Healing di Intan Jaya

 



Intan Jaya, Papua Tengah – Bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan kepada masyarakat terdampak konflik bersenjata di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, melalui Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. Penyaluran bantuan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan trauma healing sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian.


Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) itu dilaksanakan di posko pengungsian yang menampung warga dari empat kampung, yakni Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa. Kegiatan dipimpin Dansektor Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya, AKP Syahrial Arditya, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel Satgas Ops Damai Cartenz dan tokoh agama setempat.


Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada para pengungsi. Setiap paket berisi beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih terdampak konflik.


Selain menyerahkan bantuan, personel Satgas Operasi Damai Cartenz juga melaksanakan kegiatan trauma healing dan ramah tamah bersama para pengungsi. Pendekatan humanis tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang terdampak situasi konflik.


Mewakili masyarakat pengungsi, Tokoh Agama Agisiga, Pdt. Ones Mirip, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada warga yang terdampak konflik.


"Atas nama Pengungsi dan masyarakat yang bergabung tinggal di tempat ini, kami mengucapakn terimakasih atas bantuan bama yang telah diberikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali," ujarnya.


Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.,  menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasi di Papua.


"Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Selain menjaga situasi keamanan, kami juga berkomitmen memastikan warga yang terdampak konflik memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal," kata Kaops. 


Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.


"Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta trauma healing. Dengan dukungan seluruh elemen, kami berharap masyarakat yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan secara aman, damai, dan produktif," tegas Wakaops.


Melalui kegiatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung upaya pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik.

 Polres Probolinggo Ungkap Misteri Penemuan Jenazah di Dalam Sumur, Dua Tersangka Diamankan

Polres Probolinggo Ungkap Misteri Penemuan Jenazah di Dalam Sumur, Dua Tersangka Diamankan

 




PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur akhirnya berhasil mengungkap misteri penemuan jenazah seorang perempuan di dalam sumur yang berada di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan identifikasi, korban diketahui berinisial SM (24), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.


"Sementara itu, Dua orang tersangka yang kami amankan masing-masing berinisial RF dan HD, keduanya merupakan warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo", ungkap AKBP Latif, Sabtu (4/7/2026)


Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah cincin milik korban, satu buah pengikat rambut milik korban, dua unit telepon genggam milik para tersangka, satu jaket berbahan denim, serta satu unit sepeda motor milik tersangka.


Kapolres Probolinggo menambahkan Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu, 30 Mei 2026.


"Korban berkenalan dengan tersangka melalui aplikasi pertemanan daring dan kemudian berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp hingga sepakat bertemu di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo", ujar AKBP Latif.


Saat pertemuan berlangsung, tersangka RF mengajak korban dengan alasan akan dikenalkan kepada orang tuanya. Namun, korban justru dibawa menuju kawasan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.


Di tengah perjalanan, tersangka RF menghentikan kendaraan dan melakukan kekerasan terhadap korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.


"Setelah kejadian tersebut, jasad korban ditinggalkan sementara di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, kedua tersangka berupaya menghilangkan barang bukti dengan merusak sepeda motor milik korban", kata AKBP Latif.


Pada keesokan harinya, Minggu (31/5/2026), sepeda motor korban dibuang ke sungai di wilayah Desa Randu Merak, Kecamatan Paiton. Selain itu, telepon genggam dan pakaian milik korban juga dibakar oleh para tersangka.


Selanjutnya, kedua tersangka kembali ke lokasi kejadian dan membuang jenazah korban ke dalam sebuah sumur yang berada di lahan sengon di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.


"Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah pada Jumat, 3 Juli 2026, seorang pekerja kebun mencium aroma tidak sedap dari sekitar lokasi dan menemukan jenazah di dalam sumur", terang AKBP Latif.


Hasil pemeriksaan sementara mengungkap bahwa motif tindak pidana tersebut adalah keinginan pelaku untuk menguasai barang-barang milik korban.


Selain itu, diketahui salah satu tersangka, yakni RF, merupakan residivis dalam perkara pencurian yang pernah diproses di wilayah hukum Polsek Besuk.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal-pasal yang dipersangkakan sesuai hasil penyidikan yang sedang didalami oleh penyidik. 


Polres Probolinggo menegaskan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

 Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

 



Makassar – Densus 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Sulawesi Selatan menggelar kampanye pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada masyarakat di kawasan Car Free Day Boulevard, Kota Makassar, Minggu (5/7).


Kegiatan yang dipimpin Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, S.I.K., M.H., ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta mencegah berkembangnya paham radikal dan perilaku bullying di lingkungan sosial.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satgaswil Sulawesi Selatan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan yang aman, damai, dan saling menghormati.


Masyarakat juga diajak berpartisipasi menyampaikan komitmennya melalui penandatanganan banner bertuliskan “Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism” sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan bebas dari paham kekerasan.


Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, mengatakan bahwa pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.


“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, terorisme, maupun bullying yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Kombes Pol. Agung N. Masloman.


Ia menambahkan, ruang publik seperti Car Free Day menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan secara humanis.


Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kampanye dan berinteraksi dengan personel Densus 88 AT Polri. Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.

 Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Ngawi Tanam Puluhan Pohon Hadiah Hari Bhayangkara ke 80

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Ngawi Tanam Puluhan Pohon Hadiah Hari Bhayangkara ke 80

 



NGAWI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan penanaman puluhan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung Gerakan Indonesia Asri.


Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui aksi penghijauan yang berkelanjutan.


Puluhan bibit pohon yang diterima dari berbagai instansi lintas sektor pada kegiatan tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 ditanam di sejumlah lokasi, juga Polsek jajaran sebagai simbol sinergi dan kepedulian bersama terhadap lingkungan.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Gerakan Indonesia Asri serta bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.


"Puluhan bibit pohon yang kami tanam hari ini bukan sekadar simbol peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga wujud komitmen Polres Ngawi dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri. Kami berharap pohon-pohon ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.


Ia menambahkan, kegiatan penghijauan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas udara, serta menjadi investasi bagi masa depan generasi mendatang.


"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini merupakan investasi untuk masa depan yang lebih hijau, sehat, dan lestari," tambahnya.


Melalui aksi penghijauan tersebut, Polres Ngawi Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia Asri serta berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.Jika berita ini akan diterbitkan di media, saya juga bisa menyesuaikannya dengan gaya penulisan rilis Humas Polri yang lebih formal dan bernilai berita.

 Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-27 PP Polri Cabang Ngawi

Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-27 PP Polri Cabang Ngawi

 



NGAWI, Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Ngawi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 di Gedung Bhayangkari Polres Ngawi, Jalan Perintis, Kabupaten Ngawi.


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santosa, S.I.K., para Pejabat Utama Polres Ngawi, pengurus Bhayangkari Cabang Ngawi, serta Ketua PP Polri Cabang Ngawi Kompol (Purn.) Pujianto, S.H., beserta para anggota PP Polri.

Peringatan HUT ke-27 PP Polri berlangsung dengan penuh keakraban. 


Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian PP Polri kepada bangsa dan negara. Kemeriahan semakin terasa dengan pembagian doorprize yang disambut antusias oleh para peserta.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para purnawirawan Polri yang telah memberikan kontribusi besar bagi institusi Kepolisian.


"Purnawirawan Polri adalah teladan dan sumber inspirasi bagi generasi penerus. Semoga di usia ke-27 ini, PP Polri semakin solid, terus menjalin kebersamaan, serta senantiasa memberikan sumbangsih pemikiran dan pengalaman demi kemajuan Polri dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Ngawi," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, saat dikonfirmasi media Senin (6/7/2026)


Melalui momentum peringatan HUT ke-27 ini, diharapkan sinergi dan ikatan kekeluargaan antara Polres Ngawi dengan PP Polri semakin erat, sehingga semangat pengabdian kepada masyarakat tetap terjaga meski telah memasuki masa purna tugas.


"Kami menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Ngawi, atas sumbangsih yang diberikan kepada PP Polri, sehingga ulang tahun kali ini berlangsung sangat meriah dengan banyak hadiah," ucap Ketua PP Polri Kompol (purn) Pujianto, S.H., saat memberikan sambutannya.