Ad 728x90

Monday, March 9, 2026

 Polrestabes Surabaya Amankan Ratusan Liter Miras Ilegal di Lakarsantri

Polrestabes Surabaya Amankan Ratusan Liter Miras Ilegal di Lakarsantri





SURABAYA – Upaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah di bulan suci Ramadan kembali ditegaskan Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur dan jajarannya.

Kali ini melalui Polsek Pakal mengungkap peredaran minuman beralkohol tanpa izin di kawasan Lakarsantri Surabaya, Minggu (8/3/26) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB.

Pengungkapan itu berawal dari laporan masyarakat terkait keributan yang melibatkan sejumlah pemuda di Jalan Kauman.

Saat patroli melintas di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB, petugas mendapati Tiga pemuda dalam kondisi pengaruh alkohol. 

Dari hasil pendalaman, diketahui minuman tersebut diperoleh dari sebuah tempat penjualan di wilayah Manukan. 

Informasi itu langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari respons cepat terhadap keresahan warga.

Kapolsek Pakal AKP Mulya Sugiharto, S.I.K menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menindak peredaran minuman beralkohol yang tidak sesuai ketentuan. 

Tim opsional yang bergerak bersama patroli lalu lintas menuju tempat kejadian perkara menemukan aktivitas penjualan minuman beralkohol di sebuah toko buah yang berada di samping SPBU Jalan Manukan Tama, Kecamatan Lakarsantri," tutur AKP Mulya, pada Senin (02/03).

"Kami mengamankan seorang penjual berinisial Ac warga Manukan Kulon, Surabaya," ujarnya.

Selain itu Polisi juga menyita berbagai jenis minuman beralkohol, mulai dari produk impor hingga puluhan botol arak Bali yang dikemas dalam botol air mineral.

"Barang bukti yang diamankan antara lain minuman beralkohol golongan A, B, dan C dengan kadar alkohol 40 persen serta arak tradisional dalam jumlah besar. Seluruhnya kemudian dibawa ke Mapolsek Pakal untuk proses lebih lanjut," kata AKP Mulya.

Langkah penindakan ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol serta Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 Tahun 2019 yang mengatur pengendalian pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.

Kapolsek menegaskan bahwa peredaran minuman beralkohol tanpa izin bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi memicu gangguan kamtibmas. 

"Pengawasan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan, terutama menjelang momentum yang rawan terhadap peningkatan konsumsi miras ilegal," pungkasnya. (*)

 Polres Ngawi Bersama Pemkab Sidak Pasar Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting

Polres Ngawi Bersama Pemkab Sidak Pasar Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting





NGAWI – Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 H, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama bersama Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dan jajaran Forkopimda lainnya, melaksanakan pengecekan langsung di Pasar Paron, Kabupaten Ngawi,Minggu (8/3/26).

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perdagangan, serta pengelola pasar. 

Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyusuri sejumlah lapak pedagang untuk memantau secara langsung harga serta ketersediaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, dan komoditas lainnya.

Selain melakukan pengecekan harga, Kapolres Ngawi bersama Forkopimda juga berdialog dengan para pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi pasar secara langsung, termasuk perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasaran.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah sinergitas antara Polres Ngawi Polda Jatim besama unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

“Kami bersama Forkopimda turun langsung ke pasar untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi bagi masyarakat," ungkapnya.

Kapolres Ngawi juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan ataupun menaikkan harga secara tidak wajar.

Kapolres Ngawi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di sejumlah pasar guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dengan adanya pengecekan langsung ini diharapkan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Ngawi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang serta menyambut Idulfitri dengan aman dan nyaman. (*)

 Patroli Pamapta Polres Mojokerto Kota Gagalkan Tawuran Jelang Sahur

Patroli Pamapta Polres Mojokerto Kota Gagalkan Tawuran Jelang Sahur





KOTA MOJOKERTO – Patroli Pamapta Polres Mojokerto Kota Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga akan dilakukan oleh sekelompok remaja di kawasan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, pada Minggu (8/3/2026) dini hari.

Peristiwa ini berawal dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 Polri terkait adanya sekelompok pemuda yang dicurigai akan melakukan keributan di jalan raya. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas patroli Siaga Cipkon Harkamtibmas Polres Mojokerto Kota Polda Jatim segera bergerak menuju lokasi.

Patroli Cipkon tersebut dipimpin langsung oleh Ipda I Made P selaku Piket Pamapta bersama anggota patroli Cipkon lainnya. 

Setibanya di lokasi sekitar pukul 03.08 WIB di depan Pos Benteng Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto, petugas mendapati dua kelompok remaja.

Gerombolan remaja ini sebelumnya saling memotong kendaraan roda dua di jalan raya hingga akhirnya berhenti di lokasi tersebut dan diduga hendak terlibat perkelahian.

Namun sebelum aksi tawuran terjadi, anggota patroli dengan sigap langsung mengamankan situasi dan mengamankan para remaja tersebut. 

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan Enam orang remaja beserta kendaraan roda dua yang mereka gunakan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keenam remaja tersebut diindikasikan telah mengkonsumsi minuman beralkohol. 

Selanjutnya mereka diamankan ke Mapolres Mojokerto Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan tindak pidana ringan (tipiring) oleh petugas.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto Polres Mojokerto Kota tetap komitmen menjaga situasi kamtibmas selama bulan Ramadhan.

“Patroli Cipkon terus kami intensifkan selama Bulan Suci Ramadhan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar maupun tindak kriminalitas lainnya, khususnya pada jam-jam rawan,”tegas AKBP Herdiawan, Senin (9/3/26).

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah membantu menjaga situasi keamanan dengan segera melaporkan kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110.

AKBP Herdiawan mengimbau kepada masyarakat khususnya para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadhan. 

"Mari bersama-sama menjaga Kota Mojokerto tetap aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya. (*)

 Pastikan Aman Dikonsumsi, Polres Ngawi Laksanakan Food Safety MBG di SPPG Polri

Pastikan Aman Dikonsumsi, Polres Ngawi Laksanakan Food Safety MBG di SPPG Polri




Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melalui Sidokkes melaksanakan kegiatan food safety atau pemeriksaan keamanan makanan di dua SPPG Polres Ngawi yang berada di Kecamatan Kasreman dan Kelurahan Ketanggi, Senin (9/3/2026).

Pemeriksaan yang dipimpin Kasi Dokkes Polres Ngawi IPDA Joko Priyono bersama tim dilakukan terhadap sejumlah menu makanan dan buah yang disajikan. Di SPPG Kasreman, makanan yang diperiksa antara lain tempe ayam ungkep, gabin, dan jeruk. Sementara di SPPG Ketanggi dilakukan pemeriksaan pada telur rebus, donat, kacang telur, dan apel.

Hasil pemeriksaan secara organoleptis menunjukkan kondisi makanan dalam keadaan normal dari segi bentuk, warna, bau, dan rasa. Selain itu, uji kimia juga menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan arsenik, sianida, nitrit, maupun formalin.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan layak dikonsumsi.

“Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disajikan, sehingga seluruh personel maupun penerima manfaat dapat mengonsumsinya dengan aman dan sehat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, proses pemeriksaan berjalan aman dan lancar, serta seluruh makanan dinyatakan layak untuk disajikan dan dikonsumsi oleh penerima manfaat.

 Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Polres Ngawi dan Polsek Jajaran Bagikan Paket Takjil

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Polres Ngawi dan Polsek Jajaran Bagikan Paket Takjil




Ngawi – Kepedulian kepada masyarakat terus ditunjukkan Polres Ngawi selama bulan suci Ramadan 1447 H.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., Polres Ngawi dan Polsek jajaran secara rutin menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan setiap hari.

Kegiatan berbagi takjil yang berisi nasi lengkap dengan lauk dan minum tersebut dilaksanakan di halaman Satya Haprabu Polres Ngawi dan depan masing-masing Polsek jajaran. 

Masyarakat yang melintas dipersilakan masuk ke halaman Polres untuk menerima takjil, sehingga pembagian tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan raya.

Setiap harinya, Polres Ngawi bersama Polsek jajaran menyiapkan sekitar 500 paket takjil yang dibagikan kepada warga yang melintas di depan kantor polisi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh dengan nilai kebersamaan dan kepedulian.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, Senin (9/3/2026)

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan oleh Polres Ngawi dan seluruh Polsek jajaran sebagai bentuk kepedulian serta pelayanan Polri kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menciptakan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, kepedulian, dan keberkahan, sehingga kamtibmas tetap terjaga.

 Polres Mojokerto Amankan Dua Tersangka Pengedar  Sabu Senilai 126 juta

Polres Mojokerto Amankan Dua Tersangka Pengedar Sabu Senilai 126 juta




MOJOKERTO - Polres Mojokerto Polda Jatim kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu saat pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.

Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Mojokerto di sebuah gudang rumah yang berada di wilayah Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan Dua orang tersangka, yakni IF (31) dan RKH (39) yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.

Dari tangan para tersangka, petugas berhasil menyita narkotika jenis sabu dengan berat total 84,3 gram, serta sejumlah barang bukti lain berupa plastik klip, dua unit handphone, satu unit sepeda motor, dan barang bukti pendukung lainnya.

Kapolres Mojokerto AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto AKP Eriek Triyasworo menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Sooko.

"Setelah dilakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan dua tersangka beserta barang bukti sabu dengan berat total 84,3 gram senilai 126 juta," kata AKP Eriek , Senin (9/3/26).

Ia juga mengatakan saat ini masih mendalami pemeriksaan tersangka untuk mengungkap jaringan di atasny termasuk pemasok yang saat ini masih dalam pencarian.

Diketahui, narkotika tersebut diduga berasal dari seseorang dengan inisial "C" yang saat ini berstatus DPO. (*)



 Polresta Malang Kota Perkuat Strategi Cegah Kepadatan dan Jaga Kondusifitas Idul Fitri

Polresta Malang Kota Perkuat Strategi Cegah Kepadatan dan Jaga Kondusifitas Idul Fitri





MALANG KOTA –  Polresta Malang Kota Polda Jatim bersama Pemerintah Kota Malang memperkuat sinergi menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga Idulfitri 1447 H.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan, Polresta Malang Kota berkomitmen mewujudkan kondusifitas keamanan dan kelancaran arus mudik lebaran nanti.

Ia mengungkapkan, sinergi lintas sektoral menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

"Exit Tol Madyopuro menjadi perhatian khusus. Pengelolaan arus akan dilakukan secara terintegrasi dengan Tol Lawang dan Singosari agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak terjadi bottleneck di wilayah Kota Malang,” jelasnya, Senin (9/3/26).

Tak hanya pengaturan arus dan penambahan personel, intervensi juga menyasar tata kelola parkir di kawasan wisata dan pusat belanja. 

Polresta Malang Kota akan melakukan pembinaan ke juru parkir serta penataan lokasi parkir agar tidak menghambat kelancaran lalu lintas.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Polri juga mendirikan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu hingga pengendalian operasional kendaraan barang melalui pembatasan sesuai ketentuan juga diterapkan untuk menjaga kelancaran arus.

Polresta Malang Kota turut menyiapkan tim urai kemacetan yang akan berkolaborasi dengan Command Center Dinas Perhubungan Kota Malang dalam pengelolaan waktu traffic light secara dinamis apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur-jalur padat. 

Selain itu Kombes Pol Putu Kholis mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi, terutama di pusat keramaian. (*)

 Polri Fasilitasi Mediasi, Kasus Nabilah O'brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai

Polri Fasilitasi Mediasi, Kasus Nabilah O'brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai



Jakarta – Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri memfasilitasi proses mediasi antara para pihak yang terlibat dalam perkara yang melibatkan N.O dan Z.K. Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Bareskrim Polri pada Minggu (8/3/2026).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa langkah mediasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat dua proses peristiwa hukum yang saling berkaitan, yakni perkara yang ditangani di Polsek Mampang, Polres Jakarta Selatan, serta laporan yang berada di Bareskrim Polri. Oleh karena itu, Biro Wassidik Bareskrim Polri melakukan analisis mendalam guna menemukan penyelesaian terbaik.

“Berdasarkan pertemuan hari ini, seluruh pihak terkait telah hadir secara langsung, yakni Saudara Z beserta istrinya Saudari E, serta Saudari N.O dan Saudara K.D.H,” ujar Trunoyudo.

Dalam pertemuan tersebut, keempat pihak sepakat menempuh jalur damai yang dituangkan dalam perjanjian perdamaian. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, masing-masing pihak juga telah menandatangani pencabutan laporan polisi di unit penyidik yang menangani perkara mereka.

Selain penandatanganan berita acara mediasi dan pencabutan laporan, para pihak juga sepakat untuk menghapus konten di media sosial masing-masing sesuai dengan poin-poin kesepakatan yang telah disetujui bersama.

Ia menuturkan bahwa langkah damai tersebut dilandasi semangat introspeksi diri, terlebih di bulan suci Ramadan yang identik dengan nilai silaturahmi dan saling memaafkan.

“Proyeksi ke depan dari hasil mediasi ini adalah untuk memberikan rasa keadilan yang seutuhnya bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” jelasnya.

Dengan adanya kesepakatan damai serta pencabutan laporan dari seluruh pelapor, maka proses hukum dalam perkara tersebut dinyatakan selesai melalui mekanisme perdamaian.

Polri pun mengapresiasi sikap para pihak yang memilih menyelesaikan permasalahan secara musyawarah demi menjaga hubungan baik serta kondusivitas di masyarakat.



Sunday, March 8, 2026

 Polres Situbondo Tambah Pos Pelayanan di Pelabuhan Jangkar untuk Pemudik

Polres Situbondo Tambah Pos Pelayanan di Pelabuhan Jangkar untuk Pemudik

 



SITUBONDO – Menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang hendak pulang kampung menjadi prioritas utama jajaran Polres Situbondo Polda Jatim.


Mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H / 2026,Polres Situbondo Polda Jatim akan menambah Pos  untuk pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Jangkar.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Siddiqi di Mapolres Situbondo, Sabtu (7/3/26).


"Kami ingin memastikan arus mudik di Pelabuhan Jangkar tahun ini berjalan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti," ujar AKBP Bayu Anuwar.


Kapolres Situbondo mengatakan, berdasarkan data awal, estimasi pemudik yang akan melalui Pelabuhan Jangkar diprediksi mencapai ± 10.000 orang. 


"Fokus kami adalah memastikan setiap pemudik sampai di rumah dengan selamat dan bahagia," pungkas AKBP Bayu Anuwar.


Sebelumnya, Kapolres Situbondo didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Situbondo dan instansi terkait juga telah melakukan peninjauan di Dermaga MB II Pelabuhan Jangkar.


Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan kesiapan layanan transportasi laut, mengingat Pelabuhan Jangkar merupakan titik krusial penyeberangan di wilayah Timur Pulau Jawa. 


Demi keselamatan bersama, Kapolres Situbondo membagikan beberapa tips penting bagi warga yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut.


Kapolres Situbondo mengimbau agar masyarakat pesan Tiket lebih awal melalui sistem online ASDP untuk menghindari antrean panjang.


Bagi yang membawa kendaraan pribadi, diimbau memastikan mesin, ban, dan sistem pengereman dalam kondisi prima sebelum menuju pelabuhan.


Kapolres Situbondo juga meminta pemudik jaga stamina dan kesehatan dan jika merasa lelah bisa memanfaatkan Pos Pelayanan yang disediakan Polisi untuk beristirahat.


Selain itu para pemudik diimbau waspada barang bawaan dan menghindari menggunakan perhiasan mencolok yang dapat mengundang tindak kriminal.


Jika menemui kendala di perjalanan atau butuh bantuan darurat, Polres Situbondo mengimbau masyarakat  menghubungi Call Center Polri 110 gratis bebas pulsa yang siap melayani 24 jam. (*)

 Kapolri Ajak Masyarakat Dukung Presiden Prabowo Jaga Perdamaian Dunia

Kapolri Ajak Masyarakat Dukung Presiden Prabowo Jaga Perdamaian Dunia

 



Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian dunia di tengah konflik global yang sedang terjadi.


Hal itu disampaikan Kapolri dalam sambutannya dalam acara safari Ramadan di Polda Sumsel, pada Sabtu (7/3) sore.


Sigit mengatakan dalam beberapa waktu terakhir Presiden Prabowo Subianto secara khusus mengundang tokoh-tokoh elite politik, mantan Menteri Luar Negeri hingga pemuka agama untuk berdiskusi tentang situasi yang terjadi saat ini.


"Beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden mengundang tokoh-tokoh elit, mengundang para tokoh-tokoh agama untuk kemudian berembuk bersama apa yang harus kita lakukan dan salah satu kuncinya kita harus solid dalam menghadapi situasi saat ini," tuturnya. 


Ia mengatakan secara diplomatik, Presiden Prabowo juga terus berkomunikasi dengan negara lain dalam rangka mencari jalan keluar untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.


Di sisi lain, Sigit menyebut pemerintah juga melakukan mitigasi agar perekonomian masyarakat tetap dapat terjaga dan tidak terdampak begitu besar akibat eskalasi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. 


"Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tentunya mari kita bersama-sama menghadapi situasi yang ada dengan semangat yang sama. Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik," jelasnya. 


Kapolri menambahkan dalam banyak kesempatan Presiden Prabowo juga berjanji akan melindungi seluruh rakyat sesuai dengan amanah Konstitusi. Karenanya, ia meminta agar seluruh rakyat dapat bersatu mendukung penuh langkah yang diambil pemerintah. 


"Mari kita berdoa bersama, kita berikhtiar bersama agar semua tantangan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui dan kita bisa mendukung, kita bisa mandiri," pungkasnya

 Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional

Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional

 



Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae' di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam kegiatan ini, Ia menekankan bahwa, untuk terus menjaga nilai persatuan-kesatuan hingga stabilitas nasional. 


Sigit awalnya menyinggung soal dinamika situasi global yang terus memanas. Menurutnya, hal itu berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri. Sebab itu, Ia berharap, seluruh elemen masyarakat, baik ojol dan buruh untuk terus bersatu padu menjaga persatuan Bangsa Indonesia. 


"Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional," kata Sigit di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Minggu (8/3/2026). 


Sigit menegaskan, buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Elemen buruh, kata Sigit merupakan penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.


"Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit menjelaskan, Pemerintah terus fokus untuk meningkatkan kesejateraan buruh. Di antaranya dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal. 


Bahkan, Sigit menyebut, Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online. Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres. 


"Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat," ucap Sigit. 


Di sisi lain, untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, Sigit telah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi Panic Button. 


"Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal). Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan," tutup Sigit.

 Momen Kapolri Interaksi-Serap Aspirasi Ojol di Kedai Ado Presisi

Momen Kapolri Interaksi-Serap Aspirasi Ojol di Kedai Ado Presisi

 



Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat melakukan interaksi dan menyerap aspirasi dari elemen ojek online (ojol) saat meninjau Kedai Ado Presisi di Sumatera Selatan (Sumsel). 


"Ada Kedai Ado Presisi yang biasa digunakan untuk melayani teman-teman ojek online," kata Sigit, Sabtu (7/3/2026), malam. 


Sigit berbincang dengan para driver usai menggelar acara safari ramadhan di Polda Sumsel. Ia mendengarkan keluhan dan kebutuhan ojol khususnya yang terkait dengan unsur kepolisian.


"Hari ini saya ingin tahu termasuk kita ngobrol-ngobrol dengan teman-temab ojol untuk mengetahui keseharian, apa yang dibutuhkan, khususnya di kepolisian," ujar Sigit. 


Menurut Sigit, dengan menyerap aspirasi ojol nantinya akan diketahui apa saja yang perlu dilakukan oleh jajaran kepolisian. 


"Dan juga hal-hal yang mugkin kita bawa ke pusat terkait harapan dan kebutuhan dari teman-teman ojol," ucap Sigit. 


Kedai Ado sendiri merupakan fasilitas yang dibangun untuk menjadi sarana kedekatan Polri dengan masyarakat khususnya para ojek online.

 Polres Bondowoso Libatkan Gegana Brimob Polda Jatim Musnahkan 25 Kg Bubuk Mercon

Polres Bondowoso Libatkan Gegana Brimob Polda Jatim Musnahkan 25 Kg Bubuk Mercon

 



BONDOWOSO - Ancaman ledakan petasan bukan sekedar bunyi yang memekakkan telinga. Di balik dentumannya, tersimpan risiko kehilangan nyawa, luka berat, hingga trauma mendalam bagi korban dan keluarganya. 


Itulah sebabnya, peredaran bahan peledak diatur ketat oleh undang-undang dan tidak sembarang diperjual belikan.


Seperti pernah ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast bahwa penjualan bahan peledak masuk kategori tindak pidana.


Kabid Humas Polda Jatim juga menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir terhadap pelaku peredaran bahan peledak ilegal karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.


Hal itu juga yang mendorong jajaran Polres Bondowoso Polda Jatim bertindak tegas dengan memusnahkan puluhan kilogram bahan petasan hasil ungkap kasus sepanjang Pebruari 2026.


Sebanyak 25 kilogram bahan baku mercon yang merupakan barang bukti hasil penindakan Polres Bondowoso dan jajarannya terhadap peredaran bahan peledak ilegal itu dimusnahkan.


Kegiatan disposal atau pemusnahan barang bukti tersebut melibatkan melibatkan Tim Gegana Brimob Polda Jatim disaksikan oleh pihak Kejaksaan di Desa Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok, Bondowoso, (3/3/2026).


Kapolres Bondowoso, AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, penindakan dan pemusnahan ini bukan sekedar penegakan hukum, tetapi juga upaya nyata melindungi generasi muda dari risiko fatal akibat bahan peledak ilegal.


“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keselamatan masyarakat, kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran maupun produksi petasan ilegal di wilayah hukum Polres Bondowoso,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi, menyimpan, ataupun memperjualbelikan bahan petasan karena selain melanggar hukum, perbuatannya berpotensi mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain. (*)

 Safari Ramadhan di Sumsel, Kapolri: Jangan Terpancing Isu yang Memecah Persatuan!

Safari Ramadhan di Sumsel, Kapolri: Jangan Terpancing Isu yang Memecah Persatuan!

 



Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat.  


Dalam kesempatan ini, Sigit menegaskan soal menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Ia berharap, tokoh Agama, masyarakat, mahasiswa, buruh dan elemen lainnya untuk tidak mudah terpancing dengan isu yang bisa memecah belah persatuan bangsa. 


"Rakyat semua harus bersatu sehingga kemudian terhadap segala situasi yang ada kita dalam satu barisan. Tentunya harapan kita semua masyarakat menghadapi situasi yang ada jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang kemudian bisa ikut memperburuk dan memecah belah persatuan," kata Sigit, Sabtu (7/3/2026). 


Sigit menyebut, persatuan semua elemen bangsa pernah menjawab tantangan yang terjadi di Indonesia, contohnya ketika Pandemi Covid-19. Berkat adanya persatuan dan kesatuan, negara saat ini bisa terus bertumbuh perekonomiannya. 


"Karena antara umarah, ulama, seluruh masyarakat bersatu, kita bisa kembali, ekonomi kita bisa tumbuh saat itu," ujar Sigit. 


Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, Sigit mengajak untuk bersama-sama menghadapi apapun dinamika yang terjadi akibat konflik di negara Timur Tengah.   


"Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik. Bapak Presiden berjanji bahwa saya akan melindungi seluruh rakyat saya, seluruh tumpah darah yang ada sesuai dengan amanah Konstitusi," ucap Sigit. 


"Dan kita semua harus mendukung apa yang menjadi langkah-langkah beliau sebagai wujud bahwa Indonesia walaupun terdiri dari berbagai macam suku bangsa penuh dengan keberagaman tapi kita memiliki satu tekad dan semangat yang sama untuk bersama-sama bersatu menjaga negara kita yang tercinta," tambah Sigit mengakhiri.

 Jelang Subuh, Polres Ngawi Patroli Antisipasi Balap Liar dan Sound Horeg

Jelang Subuh, Polres Ngawi Patroli Antisipasi Balap Liar dan Sound Horeg

 



Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), jajaran Polres Ngawi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kecamatan Bringin, Minggu (8/3/2026) dini hari.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 04.30 hingga 06.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Dhanang Prasmoko, S.H., dengan melibatkan Kasat Samapta Polres Ngawi, Kapolsek Bringin, serta Kanit Turjawali Satlantas Polres Ngawi.


Patroli difokuskan di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat, yakni kawasan Waduk Sangiran dan Waduk Pondok beserta sekitarnya. Sasaran utama kegiatan ini adalah mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar serta penggunaan sound horeg atau battle sound yang meresahkan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, petugas masih menemukan sejumlah pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, seperti menggunakan kendaraan tidak standar, knalpot brong, tidak memakai helm, serta tidak membawa kelengkapan surat kendaraan. Petugas kemudian memberikan teguran dan imbauan agar masyarakat lebih tertib dalam berlalu lintas.


Sementara itu, dari hasil patroli di lokasi sasaran, petugas tidak menemukan adanya aktivitas sound horeg maupun battle sound.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD ini merupakan upaya preventif kepolisian untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.


“Kegiatan patroli ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar dan penggunaan sound horeg yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Dengan adanya patroli rutin tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan semakin meningkat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bringin tetap aman, tertib, dan kondusif.

 Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting di Ngawi, Kapolres Bersama Wakil Bupati Tinjau Pasar

Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting di Ngawi, Kapolres Bersama Wakil Bupati Tinjau Pasar

 



Ngawi – Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 H, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bersama Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dan Dandim 0805 Ngawi Letkol Setu melaksanakan pengecekan langsung di Pasar Paron, Kabupaten Ngawi.


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perdagangan, serta pengelola pasar. Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyusuri sejumlah lapak pedagang untuk memantau secara langsung harga serta ketersediaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, dan komoditas lainnya.


Selain melakukan pengecekan harga, Kapolres Ngawi bersama Forkopimda juga berdialog dengan para pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi pasar secara langsung, termasuk perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasaran.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.


“Kami bersama Forkopimda turun langsung ke pasar untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan ataupun menaikkan harga secara tidak wajar,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama kepada media, pada Minggu (8/3/2026)


Kapolres Ngawi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di sejumlah pasar guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Dengan adanya pengecekan langsung ini diharapkan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Ngawi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang serta menyambut Idulfitri dengan aman dan nyaman.

 Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Ngawi Tanam Jagung Serentak

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Ngawi Tanam Jagung Serentak

 



Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak, yang merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.


Penanaman jagung dilaksanakan di lahan Hutan Sosial Dusun Kalisoko, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, serta diikuti oleh seluruh Polsek jajaran Polres Ngawi di wilayah masing-masing.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Ngawi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi, Wakil Kepala Bulog Cabang Madiun, Camat Karangjati, Danramil Karangjati, Kepala Desa Rejuno, serta Ketua Kelompok Tani Desa Rejuno.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Ngawi juga menyerahkan bibit jagung kepada Kelompok Tani Desa Rejuno sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan produksi pertanian masyarakat. 


Selanjutnya, Polres Ngawi dipimpin Kabag SDM (Sumber Daya Manusia) Kompol Budi, bersama para tamu undangan melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan hutan sosial.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.


“Melalui kegiatan penanaman jagung, Polri hadir dan memberikan dukungan nyata kepada para petani," ujar Kapolres Ngawi saat dikonfirmasi media, pada Minggu (8/3/2026)


Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian, demi mendukung ketahanan pangan nasional.


Polres Ngawi siap membantu para petani dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan, termasuk melalui dukungan permodalan yang dapat diakses oleh kelompok tani melalui Koperasi Polres Ngawi.


“Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan para petani dapat terus terjalin dengan baik sehingga produksi pertanian semakin meningkat dan ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi dapat terjaga,” tambahnya.


Sementara itu, Polsek jajaran Polres Ngawi juga melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing dengan melibatkan Forkopimcam dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).


Dari pelaksanaan kegiatan penanaman jagung serentak tersebut, tercatat luas lahan yang ditanami mencapai sekitar 24 hektare di kawasan hutan sosial di wilayah hukum Polres Ngawi.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani di Kabupaten Ngawi.


Sebagai informasi, kegiatan penanaman jagung secara serentak Kuartal I Tahun 2026 ini juga terhubung melalui zoom meeting bersama Kapolri, pada Sabtu (7/3/2026).

Saturday, March 7, 2026

 Cepat Dekat Bersahabat : Polres Probolinggo Buka Layanan Samsat dan Sim Keliling Sambil Berbagi Takjil

Cepat Dekat Bersahabat : Polres Probolinggo Buka Layanan Samsat dan Sim Keliling Sambil Berbagi Takjil

 





PROBOLINGGO,– Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim untuk berbagi sekaligus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Melalui kegiatan berbagi takjil, petugas menghadirkan layanan Samsat dan Sim Keliling agar warga dapat mengurus administrasi kendaraan dengan lebih mudah.

Kegiatan tersebut digelar di depan Mako Polres Probolinggo menjelang waktu berbuka puasa, Jumat (6/3/26).

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih cepat,dekat dan bersahabat untuk warga  masyarakat,"ujar AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo menerangkan, pada kegiatan Polres Probolinggo berbagi takjil itu warga juga bisa memanfaatkan layanan Samsat dan Sim Keliling untuk membayar pajak kendaraan tanpa harus datang ke kantor Samsat.

AKBP Latif menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini,” tambah AKBP Latif.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Banyak pengendara yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan mereka.

Warga juga menyambut baik pembagian takjil yang dilakukan oleh petugas menjelang waktu berbuka puasa.

“Alhamdulillah sangat membantu untuk melakukan pembayaran pajak tahunan dan prosesnya cepat,” ungkap Halimatus, salah satu warga.

Melalui kegiatan ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap dapat meningkatkan kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

Selain itu, kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadan juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (*)

 Polres Madiun Kota Ungkap Dua Kasus Narkoba, Ratusan Gram Narkotika Disita

Polres Madiun Kota Ungkap Dua Kasus Narkoba, Ratusan Gram Narkotika Disita





KOTA MADIUN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur  berhasil mengungkap Dua kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Madiun sepanjang Februari 2026. 

Dalam Dua pengungkapan tersebut, petugas mengamankan Dua orang tersangka beserta barang bukti sabu dan pil ekstasi.

Kasus pertama diungkap pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Rimba Dharma, Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial T.P (30), warga Kabupaten Magetan.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita 24 paket sabu dengan berat total sekitar 200,06 gram serta 19 butir pil ekstasi. 

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika, di antaranya timbangan digital, plastik klip, sedotan, satu unit telepon genggam, serta sepeda motor yang digunakan pelaku.

Sementara itu, pengungkapan kasus kedua terjadi pada Jumat, 20 Februari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah rumah di Jalan Panglima Sudirman Gang Jambe, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun. 

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial Y.Y (35), warga Kota Madiun.

Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sabu seberat sekitar 95,20 gram serta 82 butir pil ekstasi yang disimpan dalam wadah tertutup. 

Polisi juga menyita sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk mengemas dan mengonsumsi narkotika, seperti timbangan digital, sedotan, bong, plastik klip, serta telepon genggam yang digunakan untuk komunikasi transaksi.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, SIK, melalui Kasat Resnarkoba AKP Tri Wiyono, menjelaskan bahwa kedua tersangka diduga berperan sebagai kurir dalam jaringan peredaran narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Madiun Kota mengatakan para tersangka ini diduga hanya sebagai kurir yang menjalankan perintah dari seseorang yang saat ini masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang). 

"Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” ujar AKP Tri Wiyono, Sabtu (7/3/26).

Ia juga menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan modus sistem ranjau, yakni dengan menaruh narkotika di suatu lokasi tertentu untuk kemudian diambil oleh pembeli.

“Modus ini kerap digunakan untuk memutus rantai pertemuan langsung antara penjual dan pembeli," ungkapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(*)

 Kapolres Bojonegoro Ajak Dai dan Pendeta Kamtibmas Jaga Kerukunan dan Keharmonisan

Kapolres Bojonegoro Ajak Dai dan Pendeta Kamtibmas Jaga Kerukunan dan Keharmonisan




BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro Polda Jatim, AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa keberadaan Dai dan Pendeta Kamtibmas menjadi salah satu pondasi penting dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat. 

"Kondisi wilayah yang aman dan kondusif tidak terlepas dari peran para tokoh agama yang terus menyampaikan pesan damai kepada umat," ujar AKBP Afrian di Bojonegoro, Sabtu (7/3/26).

Oleh karena itu Kapolres Bojonegoro mengajak seluruh pihak untuk senantiasa mendoakan agar situasi keamanan, baik di tingkat nasional maupun internasional, tetap dalam kondisi yang kondusif. 

Ia berharap Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Kabupaten Bojonegoro, senantiasa berada dalam situasi aman, damai, dan penuh toleransi.

AKBP Afrian menambahkan, hingga hari ke-16 Ramadan, masyarakat Bojonegoro dinilai mampu menjaga sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan selama menjalankan ibadah puasa. 

"Kondisi ini juga tidak lepas dari peran para Dai dan Pendeta Kamtibmas yang secara aktif memberikan pesan-pesan menyejukkan kepada masyarakat," ungkap AKBP Afrian.

Sebelumnya, Polres Bojonegoro Polda Jatim juga menggelar kegiatan silaturahmi Ramadan bersama para Dai dan Pendeta Kamtibmas di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro, Kamis (5/3/2026) yang lalu.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat sinergitas serta mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan mengusung tema “Bersama Membangun Negeri, Polri Untuk Masyarakat”, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Bojonegoro, para pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Dai Kamtibmas KH. Alamul Huda Masyhur, serta para dai dan pendeta Kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memohon doa dan dukungan dari para tokoh agama menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan dimulai pada 13 Maret mendatang.

Operasi ini bertujuan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri agar berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, Ketua Dai Kamtibmas Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur dalam tausiyah singkatnya menyampaikan bahwa terciptanya keamanan dan keadilan dalam suatu wilayah memerlukan sinergi antara ulama dan umara. 

Menurutnya, pemerintah dan tokoh agama harus berjalan seiring untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga mengibaratkan persatuan sebagai filosofi sapu lidi. Jika sapu lidi diikat menjadi satu, maka akan kuat dan mampu membersihkan halaman. Namun jika berdiri sendiri, sapu lidi tidak akan memiliki kekuatan. 

KH. Alamul Huda Masyhur mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, ulama, maupun tokoh agama lainnya, untuk terus bersatu demi mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan. (*)