Ad 728x90

Tuesday, May 19, 2026

Lemkapi Apresiasi Bidhumas Polda Jatim, Cepat dan Tepat Sajikan Informasi Publik

Lemkapi Apresiasi Bidhumas Polda Jatim, Cepat dan Tepat Sajikan Informasi Publik

SURABAYA,– Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan penghargaan kepada Bidhumas Polda Jatim atas kinerja dalam merespon setiap informasi terkait Kepolisian Daerah Jawa Timur secara cepat, tepat, dan terukur berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Bidhumas Polda Jatim dalam membangun komunikasi publik yang efektif serta menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat. 

Kinerja tersebut dinilai turut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan, menegaskan bahwa saat ini fungsi kehumasan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, kecepatan dan ketepatan dalam menyampaikan informasi menjadi sesuatu yang sangat penting,” kata Edi Hasibuan, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama terkait isu-isu yang berkembang di lingkungan kepolisian.

“Kami melihat Bidhumas Polda Jawa Timur mampu menjalankan peran tersebut dengan baik. Respon terhadap berbagai informasi yang berkembang dilakukan secara cepat, tepat dan terukur kebenarannya,” ujar Edi.

Ia menilai langkah yang dilakukan Bidhumas Polda Jatim juga menjadi bagian penting dalam mengantisipasi munculnya informasi yang tidak benar atau menyesatkan di tengah masyarakat.

“Informasi yang cepat saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah informasi itu harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami menilai apa yang dilakukan oleh Kabid Humas beserta jajaran staf Polda Jatim sudah berjalan sangat baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan Lemkapi kepada Bidhumas Polda Jatim.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lemkapi atas penghargaan yang diberikan kepada Bidhumas Polda Jatim,” ujar Kombes Abast.

Menurutnya, apresiasi tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

“Hal ini akan menjadi penyemangat agar kami selalu bekerja keras dan berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang benar, akurat dan mudah diakses masyarakat sebagai bagian dari pelayanan publik,” pungkasnya. (*)

Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

 



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan 'Judo Kapolri Cup 2026' di Gor Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia menekankan untuk mengutamakan nilai sportivitas dalam pelaksanaannya. 

Sigit menjelaskan, kejuaraan judo ini juga dibuka untuk kategori umum. Menurut Sigit, kegiatan ini diharapkan bisa membuka kesempatan untuk melahirkan atlet-atlet talenta baru. 

"Tentunya harapan kita selain kita
mendapatkan talenta-talenta baru yang kemudian bisa dipersiapkan untuk mendukung program-program yang terkait dengan event-event kejuaraan Judo, baik nasional maupun internasional untuk terus menjaga dan mengelola, dan juga mendapatkan
atlet-atlet baru," kata Sigit, Senin (18/5/2026). 

Di sisi lain, Sigit berharap, kegiatan ini juga bisa mendorong masyarakat yang memiliki UMKM untuk bisa juga dikolaborasikan. Sehingga kemudian ini menjadi satu kegiatan yang tentunya bermanfaat bagi semua lapisan unsur warga. 

"Jadi tentunya ini adalah bentuk dari kolaborasi dari Polri dengan PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia) dan juga masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendukung program-program olahraga agar semua yang dilakukan ini tentunya ke depan akan terus kita laksanakan untuk bisa memilih atlet-atlet yang baik," ujar Sigit. 

Selain meningkatkan perekonomian di wilayah, Sigit menuturkan bahwa kegiatan ini bisa dijadikan bekal untuk menciptakan sumber daya manusia (sdm) yang tangguh dalam menghadapi segala bentuk tantangan. 

"Di satu sisi juga menghidupkan ekonomi daerah, dan juga kita menanamkan nilai-nilai disiplin, nilai-nilai semangat, nilai-nilai sportivitas, nilai-nilai fair play, dan tentunya ini menjadi penting untuk bekal bagi generasi-generasi kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dan kita harus mempersiapkan SDM-SDM yang tangguh," tutup Sigit.

 Resmikan Asrama dan Sarpras Polda Kaltim, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik untuk Masyarakat

Resmikan Asrama dan Sarpras Polda Kaltim, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik untuk Masyarakat


Kaltim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan asrama polisi (aspol) Tunggal Panaluan Presisi dan sarana prasaran Polda Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). 

Peresmian tersebut di antaranya meliputi, asrama polisi, rumah sakit Bhayangkara tingkat IV, rumah susun Sepaku Polres Penajam Paser Utara dan gedung kantor serta fasum di KM 13 Karang Joan Balikpapan. 

"Pertama tentunya saya hari ini sangat senang mendapatkan kesempatan untuk meresmikan kegiatan, meresmikan beberapa fasilitas. Yang pertama adalah fasilitas untuk anggota yaitu Asrama Tunggal Panaluan yang tadi dilaporkan nanti akan ditempati oleh perwira, kemudian bintara, dan juga ada anggota yang masih
bujang," kata Sigit, Senin (18/5/2026). 

Sigit menyatakan dengan pembangunan aspol Tunggal Panaluan Presisi, diharapkan bisa semakin meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. 

"Dan ini tentunya harapan kita, ini bisa meningkatkan motivasi bagi seluruh anggota yang bertugas, sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat," ujar Sigit. 

Lebih dalam, Sigit juga menekankan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana Polda Kaltim bisa semakin menguatkan pelayanan serta tugas pokok dari jajaran kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

"Dimana fasilitas satker yang dibangun ini berada
kurang lebih 30 menit ya dari IKN. Sehingga harapan kita, selain bisa melayani masyarakat di sekitar, di sisi lain juga apabila ada kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kehadiran Polri di IKN, ini pun bisa terjangkau. Saya tentunya berterima kasih juga kepada Pak Gubernur yang sudah mendukung dengan dana hibahnya, sehingga kemudian kerja sama antara kami dan didukung oleh pembangunan yang didukung oleh dana hibah ini bisa terbangun fasilitas kepolisian," ucap Sigit. 

Oleh karena itu, Sigit mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk terus semangat dalam memberikan pelayanan operasional kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengapresiasi sinergisitas dan kolaborasi seluruh Forkopimda. 

"Dan tentunya kita juga yakin bahwa dengan kondisi stabilitas keamanan yang terus terjaga, maka harapan kita program-program yang terkait
dengan pembangunan baik oleh pemerintah daerah di tingkat kabupaten, di tingkat provinsi, maupun pusat yang dilaksanakan di sini juga akan berjalan dengan aman, lancar, dan baik," papar Sigit. 

Dengan adanya pembangunan aspol dan sarpras ini, Sigit menegaskan agar semua personel bisa semakin termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat. 

"Sekali lagi terima kasih dan saya minta untuk seluruh anggota terus tingkatkan motivasi, tingkatkan semangat rekan-rekan dalam bekerja memberikan pengabdian
yang terbaik untuk masyarakat," tutup Sigit.

Polres Ngawi Ajak Warga Kelola Pekarangan Produktif, Bhabinkamtibmas Kedunggudel Pantau Kebun dan Kolam Lele

Polres Ngawi Ajak Warga Kelola Pekarangan Produktif, Bhabinkamtibmas Kedunggudel Pantau Kebun dan Kolam Lele


 
Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan sambang dan monitoring terhadap pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di wilayah desa binaan masing-masing.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah secara terpadu melalui tanaman buah, sayuran hingga budidaya ikan lele merupakan langkah efektif dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kedunggudel, Aipda Eko Pujiyanto, Polsek Widodaren, Polres Ngawi, yang melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan pangan bergizi di Dusun Nglebak, Desa Kedunggudel, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Eko Pujiyanto melakukan pengecekan langsung terhadap pekarangan milik Pak Budi yang dimanfaatkan untuk menanam pepaya, pisang, sayuran terong, serta budidaya kolam lele sebagai sumber pangan bergizi keluarga.

Selain melakukan monitoring, petugas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif guna mendukung kebutuhan pangan sehari-hari dan meningkatkan nilai ekonomi keluarga.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil yang bermanfaat bagi kebutuhan warga sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

Mantap! 2 Personel Polres Ngawi, Raih Juara II Kata Beregu Bela Diri Polri Kapolri Cup 2026

Mantap! 2 Personel Polres Ngawi, Raih Juara II Kata Beregu Bela Diri Polri Kapolri Cup 2026

 

 



Ngawi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polres Ngawi dalam ajang nasional Kejuaraan Judo dan Bela Diri Polri Kapolri Cup 2026 yang digelar di GOR Segiri, Samarinda.

Dua personel terbaik Polres Ngawi yang mewakili Kontingen Polda Jawa Timur, yakni BRIPKA EKO ARIF SUSILO, S.H. dan BRIGADIR SATRIO AJI PAWENANG, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara II Kata Beregu Bela Diri Polri dalam event bergengsi Kapolri Cup 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polres Ngawi sekaligus membuktikan bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas kepolisian, namun juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan bela diri di tingkat nasional.

Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih kedua personelnya tersebut.

BRIPKA EKO ARIF SUSILO, S.H. dan BRIGADIR SATRIO AJI PAWENANG telah menorehkan prestasi luar biasa, yang telah mengharumkan nama  Polres Ngawi di ajang Kejuaraan Judo dan Bela Diri Polri Kapolri Cup 2026.

"Selamat dan sukses. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, semangat latihan, serta dedikasi yang tinggi. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi institusi Polri,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., saat dikonfirmasi media pada Selasa (19/5/2026)

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti nyata semangat personel Polres Ngawi dalam membawa nama baik institusi di kancah nasional melalui sportivitas, disiplin, dan jiwa juang yang tinggi.


Satgas Pangan Polres Ngawi Pastikan Stok Beras dan Jagung Aman, Cukupi Kebutuhan Hingga 2-3 Tahun ke Depan

Satgas Pangan Polres Ngawi Pastikan Stok Beras dan Jagung Aman, Cukupi Kebutuhan Hingga 2-3 Tahun ke Depan


Ngawi – Satgas Pangan Polres Ngawi melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengecekan stok beras serta jagung di wilayah Kabupaten Ngawi guna memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap aman dan terkendali.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., didampingi Kanit Pidsus IPDA Agus Marsanto, S.H., bersama anggota Unit II Pidsus Polres Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Pangan melakukan pengecekan di dua gudang Bulog wilayah Ngawi, yakni Gudang Bulog KP Geneng dan Gudang Bulog KP Keniten.

Hasil pengecekan di Gudang Bulog KP Geneng menunjukkan stok beras dalam negeri mencapai kurang lebih 35.000 ton dan diperkirakan aman untuk kebutuhan 2 hingga 3 tahun ke depan.

Sementara di Gudang Bulog KP Keniten, tercatat stok beras dalam negeri kurang lebih 12.000 ton serta stok jagung pipilan sekitar 12.000 ton. Seluruh stok dalam kondisi aman dan sebagian besar beras di gudang tersebut digunakan untuk program Bantuan Pangan Pemerintah.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Ngawi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan distribusi pangan berjalan lancar di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Dari hasil pemantauan Satgas Pangan Polres Ngawi, stok beras dan jagung dalam kondisi aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain digunakan untuk bantuan pangan pemerintah dan program SPHP, stok juga disalurkan ke pasar maupun gudang Bulog lainnya hingga luar pulau,” ujarnya, Selasa (19/5/2026)

Lebih lanjut disampaikan, peningkatan stok pangan setiap tahun menjadi indikator bahwa target swasembada pangan di wilayah Kabupaten Ngawi telah berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan.

Polres Ngawi melalui Satgas Pangan akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas serta ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Monday, May 18, 2026

 Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton




Tuban - Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya ditunjukkan saat Presiden melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Usai mendampingi Kepala Negara dalam kegiatan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa agenda di Tuban merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Menurutnya, pemerintah kini tidak hanya fokus mempertahankan capaian swasembada beras, tetapi juga memperkuat produksi jagung dan komoditas pangan strategis lainnya.

“Ini salah satu upaya kita, kerja keras kita untuk memastikan pangan kita kuat, pangan kita mandiri setelah kita berhasil mencapai swasembada beras di tahun 2025 yang lalu atas kerja keras Pak Mentan beserta dengan seluruh jajaran. Kita sekarang mengejar untuk juga swasembada di bidang jagung dan seluruh komoditas pangan lainnya,” ujar Menteri Pras.

Lebih lanjut, Menteri Pras juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani Indonesia atas kontribusi mereka dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Menteri Pras menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan para petani di seluruh daerah.

“Tentunya kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih, tidak hanya kepada Menteri Pertanian tetapi kepada seluruh petani di seluruh Indonesia karena kerja keras para petani kita dapat mencapai swasembada pangan,” imbuh Menteri Pras.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pras turut mengungkapkan capaian strategis lain di sektor pangan nasional, yakni meningkatnya cadangan beras pemerintah yang kini mencapai 5,3 juta ton di gudang Bulog. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi pencapaian bersejarah yang menunjukkan kondisi pangan nasional yang aman dan terkendali.

“Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sejumlah 5,3 juta ton. sekali lagi kita ingin memastikan bahwa pangan kita aman, terkendali, harga juga terjangkau bahkan bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di negara lain,” ungkap Menteri Pras.

Senada dengan Menteri Pras, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah juga terus memperkuat dukungan sektor pertanian, termasuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani. Menurut Menteri Amran, stok pupuk nasional saat ini dalam kondisi lebih dari cukup, bahkan Indonesia telah mulai melakukan ekspor pupuk ke sejumlah negara.

“Pupuk kita lebih dari cukup bahkan kemarin kami ekspor ke Australia, berikutnya Filipina, Brasil, India, bahkan kemarin juga Menteri Pertanian Australia langsung mengucapkan terima kasih 4 kali. Ini kehebatan Bapak Presiden Republik Indonesia gagasan besar beliau kita laksanakan dengan baik,” ujar Menteri Amran.

Selain keberhasilan swasembada beras, Menteri Amran menyebut Indonesia kini juga telah mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pakan. Menteri Amran menambahkan bahwa harga pupuk dalam negeri pun mengalami penurunan hingga 20 persen, yang diharapkan semakin membantu produktivitas petani nasional.

“Swasembada beras sudah, kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan. Berikutnya industri seperti disampaikan tadi Pak Mensesneg,” pungkas Menteri Amran.

 Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional




Tuban - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang dinilai mampu memperkuat ketahanan nasional di tengah situasi krisis global. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

“Saya gembira. Bukan saya pura-pura. Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, 'Pak tenang, kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.' Waduh, luar biasa. Tadinya tongkol itu dibuang, ya. Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa,” ucap Presiden.

Kepala Negara menyebut inovasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang merupakan terobosan besar. Menurut Presiden, lahirnya inovasi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu. Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur, sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” katanya.

“Pangan adalah strategis. Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti anda mengamankan masa depan kita, kedaulatan kita,” lanjutnya.

Selain inovasi briket arang dari tongkol jagung, Presiden juga menyoroti pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah yang dinilai mampu memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional. Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk impor.

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa produk-produk inovasi ini nantinya dapat didistribusikan secara luas kepada masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kuncinya kita harus beri bahan yang penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya. Semurah-murahnya supaya rakyat kita daya belinya meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik,” tandasnya.

 Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan




Tuban - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keamanan dan keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, Presiden menyebut bahwa tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan.

“Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara. Dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan,” ujar Presiden.

Oleh karenanya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini bekerja menjaga sektor pangan nasional. Dari kedekatan emosional yang terbentuk saat bergabung dalam organisasi tani, Kepala Negara memahami langsung peran strategis petani dalam kehidupan bangsa.

“Jadi itulah sejarah, bagaimana saya makin sadar waktu itu pentingnya para petani, para nelayan. Para petani dan para nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut membagikan pengalamannya semasa menjadi komandan pasukan tempur. Dari pengalaman tersebut, Presiden menilai pangan bukan hanya persoalan ekonomi, melainkan juga menyangkut pertahanan negara.

“Kalau ada beras kita hitung, berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya untuk 5 hari, ya 5 hari kita operasi. Kalau berasnya 14 hari, 14 hari kita operasi. Bayangkan, saudara-saudara, kalau nggak ada beras. Kalau nggak ada beras, tentara itu juga susah dia beroperasi,” ucap Presiden.

Presiden juga mengenang bagaimana para petani di desa-desa menjadi penopang perjuangan bangsa pada masa perang kemerdekaan. Menurut Presiden, dukungan masyarakat melalui bahan makanan sederhana menjadi kekuatan utama bagi tentara dan aparat negara saat itu.

“Kalau saya latihan di kampung-kampung, rakyat desa, rakyat kampung keluar. Memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Walaupun mereka hidupnya sangat susah. Mereka punya pisang, pisang dikasih. Mereka punya ubi, ubi dikasih. Mereka punya tiwul, tiwul dikasih,” kenang Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa keberhasilan swasembada dan ketahanan pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa adanya sinergi seluruh elemen bangsa. Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung penguatan pada sektor pangan.

“Setiap mereka yang ingin untuk melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus, harus, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan ini. Saya terima kasih tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat,” kata Presiden.

 Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Sine, Polisi Ngawi Bersama Relawan Gerak Cepat Evakuasi

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Sine, Polisi Ngawi Bersama Relawan Gerak Cepat Evakuasi




NGAWI – Cuaca ekstrem yang memicu bencana alam mendapat respons cepat dari jajaran kepolisian. Di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., aparat kepolisian langsung turun ke lapangan untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Melalui Polsek Sine yang dipimpin oleh AKP Heri Riyanto, petugas bergerak cepat melaksanakan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah salah seorang warga di Dusun Sendang, RT 02/RW 07, Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Kegiatan evakuasi dan kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sine, AKP Heri Riyanto. Tidak sendirian, aparat kepolisian bersinergi erat dengan para relawan dan warga masyarakat setempat. Dengan menggunakan peralatan seadanya dan gergaji mesin, tim gabungan bahu-membahu membersihkan material pohon yang merusak atap rumah warga, sekaligus membantu memperbaiki kerusakan yang ada.

Kapolsek Sine, AKP Heri Riyanto, menyampaikan bahwa aksi cepat ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana alam.

    "Kami bersama relawan dan warga langsung bergerak begitu menerima laporan. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan mempercepat pembersihan material agar rumah korban bisa segera diperbaiki dan ditempati kembali," ujar AKP Heri Riyanto, Senin (17/5/2026)

Aksi tanggap darurat ini menjadi bukti nyata komitmen Polri yang selalu siap siaga, responsif, dan profesional dalam bertugas melayani serta melindungi masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Ngawi. Berkat gotong royong yang solid antara Polri, relawan, dan warga, proses evakuasi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

 Polsek Paron Gerak Cepat Tangani Kebakaran PUSTU Tempuran

Polsek Paron Gerak Cepat Tangani Kebakaran PUSTU Tempuran




NGAWI – Personel Polsek Paron Polres Ngawi bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran ruang aula Puskesmas Pembantu (PUSTU) Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Minggu (17/5/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 09.00 WIB dan dilaporkan ke pihak kepolisian pukul 09.30 WIB. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Paron bersama Unit Reskrim Polres Ngawi dan Tim Identifikasi langsung menuju lokasi guna melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi serta pengamanan barang bukti.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada colokan yang digunakan untuk menyambung perangkat wifi, teko pemanas air dan magicoom di ruang aula PUSTU.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Paron AKP Moh Nur Haris Al, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran cepat anggota Polri di lokasi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi TKP, melakukan pengecekan, meminta keterangan saksi serta mengamankan barang bukti guna memastikan penyebab kebakaran,” ujar Kapolsek.

Dari hasil olah TKP diketahui api hanya membakar bagian aula PUSTU. Sejumlah barang yang ikut terbakar di antaranya speaker aktif, rak penyimpanan obat dan dokumen, timbangan badan, magicoom, teko pemanas air listrik serta beberapa peralatan dapur.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta.

Petugas juga menemukan bahwa lokasi PUSTU berada di belakang kantor desa dan tidak terlihat langsung dari jalan raya sehingga kebakaran tidak segera diketahui warga. Saat petugas datang ke lokasi, kondisi api sudah padam dan hanya tersisa bara.

Pihak PUSTU menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

 Polres Ngawi Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan, Bhabinkamtibmas Begal Pantau Tanaman Jagung

Polres Ngawi Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan, Bhabinkamtibmas Begal Pantau Tanaman Jagung




Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melaksanakan sambang dan monitoring terhadap pemanfaatan pekarangan rumah pangan bergizi di wilayah desa binaan masing-masing.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa, “Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman jagung menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga. Polres Ngawi akan terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada secara produktif demi mendukung kebutuhan pangan sehari-hari.”

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Begal, Aiptu Arif W., Polsek Kedunggalar, Polres Ngawi, yang melaksanakan sambang dan monitoring pemanfaatan pekarangan rumah pangan bergizi di Dusun Kopenan RT 02 RW 02, Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Arif W. melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman jagung milik Bapak Agung guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik dan produktif. Selain itu, petugas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dalam lingkup kecil, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi

 Panen Raya Jagung Bersama Presiden Prabowo, Petani Optimistis Swasembada Pangan Tercapai

Panen Raya Jagung Bersama Presiden Prabowo, Petani Optimistis Swasembada Pangan Tercapai




Tuban - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, disambut antusias oleh para petani dan kelompok tani setempat. Kehadiran Presiden dinilai membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani, termasuk petani hutan di wilayah Tuban.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Makmur, Tasmuri, mengaku senang atas kunjungan Presiden Prabowo ke wilayahnya yang menurutnya menjadi momen bersejarah bagi masyarakat tani setempat. “Kalau Pak Presiden Prabowo ke sini, saya melihatnya sangat-sangat senang. Karena tidak pernah dikunjungi Pak Presiden di wilayah kami, baru ini, saya sangat semangat dan senang,” ujar Tasmuri.

Tasmuri menilai kebijakan pemerintah saat ini mulai dirasakan petani, terutama terkait kemudahan memperoleh pupuk dengan harga yang lebih terjangkau. “Kalau sekarang banyak perubahan. Kalau dulu, masalah pupuk, tetap pupuk yang diandalkan petani. Yang dulu sangat sulit, ngantri-ngantri. Ada perubahan, (oleh) Pak Prabowo harganya diturunkan. Yang dulu lebih mahal, sekarang turun dan pelayanannya sangat sederhana, ya, mudah dicari,” tuturnya.

Poktan Ngudi Makmur sendiri mengelola lahan seluas 631,7 hektare dengan sekitar 750 petani penggarap. Meski kondisi pupuk dinilai makin membaik, Tasmuri berharap pemerintah dapat membantu kebutuhan pengeboran air untuk irigasi karena wilayah pertanian mereka masih sangat bergantung pada hujan.

“Karena di sini, wilayah saya ini kan kalau kadang tidak ada hujan, sudah gagal yang panen kedua. Itu petani rugi sangat besar, karena jagungnya tidak bisa jadi,” ungkapnya.

Selain persoalan irigasi, Tasmuri juga mengapresiasi membaiknya harga jual jagung yang kini mencapai lebih dari Rp6.000 per kilogram dan dinilai mampu membantu petani menutup biaya produksi.

“Kalau jual hasil tani, alhamdulillah sudah baik. Dulu harga jagung hanya Rp3.800-Rp4.000. Tapi sekarang sampai 6 (ribu) lebih. Sekarang sampai 6 (ribu) lebih, Rp6.200 per kilo. Berarti petani sangat gembira, karena biayanya banyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Lestari, Sudarlim, berharap kehadiran Presiden dapat membawa perhatian lebih bagi petani hutan. “Kami petani hutan itu 90 persen di Tuban itu menanam jagung, harapannya ke depannya bisa mendapat perhatian yang lebih atau paling tidak sama dengan petani yang ada di luar kawasan hutan,” ujar Sudarlim.

Sudarlim juga menilai kondisi pupuk mulai membaik. Di sisi lain, ia berharap pemerintah memberikan dukungan fasilitas pascapanen seperti alat pengering agar petani dapat memenuhi standar Bulog dan memperoleh harga jual maksimal.

“Yang kita harapkan ada fasilitas untuk proses pengolahannya pascapanen, sehingga kita bisa mengakses Bulog dan mendapatkan harga maksimal,” tuturnya.

Sudarlim juga optimistis program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani.

“Dengan kehadiran Pak Presiden, saya optimis kesejahteraan petani, bukan hanya petani hutan, tapi program swasembada pangan yang dicanangkan beliau akan sukses,” tuturnya.

Selain fasilitas pascapanen, Sudarlim berharap pemerintah dapat membantu pembangunan irigasi atau sumur dalam agar petani dapat meningkatkan frekuensi tanam dan mengurangi risiko gagal panen. Menutup keterangannya, Sudarlim menyampaikan doa bagi kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Saya doakan sukses selalu Pak Prabowo dalam memimpin negara kita tercinta Indonesia, sebagai anugerah terbesar dari Yang Maha Esa, dengan adanya zamrud katulistiwa yang ada di negara kita. Itu anugerah terbesar Pak,” tandasnya.

 Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026

Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026



Tuban — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekosistem pangan nasional menuju Indonesia Emas.

Pada momentum kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Polri mendukung agenda peresmian operasional 166 SPPG di 24 Polda jajaran yang dilaksanakan secara serentak dan terhubung secara daring dari masing-masing wilayah.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 SPPG telah beroperasi, 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional, dan 468 SPPG masih dalam proses pembangunan, termasuk 33 SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta masyarakat dan menyerap 68.000 tenaga kerja,” ujar Kapolri saat menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II di Tuban.

Kapolri menegaskan, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG pada tahun 2026 guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi dan menghadirkan dampak nyata terhadap peningkatan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolri.

Sementara itu, Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, menyampaikan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, namun juga membangun ekosistem pangan berkelanjutan melalui keterlibatan petani, peternak, UMKM, koperasi lokal, hingga penguatan rantai pasok pangan nasional.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” jelas Irjen Pol. Nurworo Danang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas layanan, seluruh operasional SPPG Polri menerapkan standar keamanan pangan yang ketat mulai dari produksi hingga distribusi. Setiap fasilitas didukung sertifikat penjamah makanan, sertifikat laik higiene sanitasi, sertifikasi halal, sertifikat uji laboratorium air, serta pemeriksaan food safety oleh tenaga kesehatan Dokkes Polri guna memastikan makanan yang didistribusikan aman, higienis, layak konsumsi, dan bebas kontaminasi zat berbahaya.

Polri juga menghadirkan inovasi operasional melalui penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bahan bakar utama yang lebih efisien dan ramah lingkungan untuk mendukung layanan memasak skala besar.

Selain memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, Polri bergerak dari hulu hingga hilir dalam membangun ketahanan pangan nasional. Sebanyak 714 kelompok tani jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda telah memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total penyaluran mencapai Rp30,3 miliar guna mendukung pengolahan lahan hingga pembelian pupuk.

Untuk menjaga stabilitas pasokan hasil panen, Polri bersama mitra terkait juga memperkuat infrastruktur logistik pangan. Saat ini telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 Polda, dan pada tahun 2026 akan ditambah 10 gudang baru, sehingga total mencapai 28 gudang. Gudang-gudang tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas 1.000 ton per unit, ditambah satu gudang utama berkapasitas 10.000 ton yang ditargetkan selesai pada Juni 2026.

Agenda Presiden RI di Tuban juga dirangkaikan dengan Panen Raya Jagung Kuartal II dan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional.

Mengutip arahan Presiden RI, Kapolri menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa.

“Sebagaimana amanat Bapak Presiden, menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban. Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” tutur Kapolri.

Seluruh langkah strategis tersebut menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden RI, sekaligus menegaskan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi, penguatan ketahanan pangan, dan pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas

 Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda




Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Mabes Polri serta beberapa Kapolda di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri melantik Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. sebagai Kalemdiklat Polri. Selain itu juga dilakukan pelantikan Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, serta Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Maluku Utara.

Sementara itu, sertijab juga dilaksanakan terhadap Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. sebagai Kapolda NTB menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., kemudian Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K. sebagai Kapolda Bengkulu menggantikan Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., serta Kombes Pol Yudi Arkara Oktabera, S.I.K., M.H. sebagai Kayanma Polri menggantikan Brigjen Pol Abas Basuni, S.I.K., M.H.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kelembagaan.

“Mutasi jabatan pada institusi polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta Minggu (17/05/2026).

Johnny menambahkan, pergantian pejabat di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.

“Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik maupun melaksanakan sertijab hari ini, kami optimistis kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan,” tutupnya.

Sunday, May 17, 2026

 Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polres Ngawi Dukung Ketahanan Pangan Nasional Bersama Presiden RI

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polres Ngawi Dukung Ketahanan Pangan Nasional Bersama Presiden RI

 



Ngawi – Komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.S., melalui Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan berlangsung di lahan hutan Desa Banyu Urip, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dan dihadiri langsung Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizko Santoso, S.I.K., para Pejabat Utama Polres Ngawi, serta unsur Forkopimcam dan stakeholder terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Kepala Tim PPL Kabupaten Ngawi, Kepala BPS Kabupaten Ngawi, Kepala Administratur KKPH Ngawi, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Madiun, Wakil Pimca Bulog Madiun, Camat Ngawi, Danramil Ngawi, Kepala Desa Banyu Urip beserta perangkat desa dan masyarakat setempat. Sementara itu, seluruh Kapolsek jajaran Polres Ngawi mengikuti kegiatan melalui kanal YouTube.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Ngawi bersama Polsek jajaran melaksanakan panen jagung di lahan seluas 18,4 hektar dengan rincian 7 hektar lahan hutan sosial, 2 hektar lahan Inhutani, 2,3 hektar lahan baku sawah, serta 7,1 hektar lahan produktif.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bentuk nyata sinergitas Polri bersama pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Polres Ngawi siap mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Melalui sinergi bersama seluruh elemen, kami berharap hasil pertanian masyarakat semakin meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, saat dikonfirmasi Minggu (17/5/2026)

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga hadir mendukung program-program strategis pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar.

 Dua Personel Polres Ngawi Siap Harumkan Nama Polda Jatim di Kejuaraan Judo dan Beladiri Polri Kapolri Cup 2026.

Dua Personel Polres Ngawi Siap Harumkan Nama Polda Jatim di Kejuaraan Judo dan Beladiri Polri Kapolri Cup 2026.



Ngawi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polres Ngawi Polda Jawa Timur. Dua anggota terbaik Polres Ngawi, yakni BRIPKA EKO ARIF SUSILO, S.H. dan BRIGADIR SATRIYO AJI PAWENANG, terpilih mewakili Polda Jawa Timur dalam ajang bergengsi Kejuaraan Judo dan Beladiri Polri Kapolri Cup tingkat nasional.

Kepala Kepolisian Resor Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., beserta staf dan jajaran memberikan doa, dukungan, serta semangat penuh kepada kedua personel yang akan bertanding di Samarinda, membawa nama baik institusi dan Polda Jawa Timur.

Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa keikutsertaan anggota Polres Ngawi di ajang nasional tersebut merupakan bukti bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas kepolisian, namun juga mampu berprestasi di bidang olahraga.

“Selamat bertanding, tetap semangat, dan buktikan bahwa anggota Polres Ngawi mampu berprestasi di tingkat nasional. Junjung tinggi sportivitas dan berikan yang terbaik untuk institusi,” ungkap AKBP Prayoga Angga Widyatama, saat dikonfirmasi media Minggu (17/5/2026)

Ajang Kapolri Cup ini menjadi momentum bagi personel Polri untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, serta semangat juang dalam meraih prestasi.

Dukungan dan doa dari keluarga besar Polres Ngawi diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi kedua atlet untuk memberikan hasil terbaik.

Polres Ngawi juga mengajak masyarakat untuk terus bersama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


 Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Presiden Prabowo Turun Langsung Panen Jagung di Tuban

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Presiden Prabowo Turun Langsung Panen Jagung di Tuban




Tuban - Presiden Prabowo Subianto melakukan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo turun langsung ke area panen dan bahkan mengendarai sendiri kendaraan traktor jenis Combine Corn Harvester untuk memanen jagung bersama para petani. Momen tersebut menarik perhatian para peserta dan masyarakat yang hadir, sekaligus menunjukkan dukungan langsung Presiden Prabowo terhadap modernisasi sektor pertanian nasional.

Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, hingga pelaku sektor pangan. Hamparan lahan jagung yang menguning menjadi latar kegiatan panen serentak yang digelar di berbagai wilayah Indonesia tersebut.

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa panen raya jagung kuartal II tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung. Kapolri juga mengungkapkan bahwa sebagian hasil panen akan diekspor ke Malaysia.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi-Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ungkap Kapolri.

Kapolri menambahkan bahwa secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan lahan perhutanan sosial. Lahan tersebut berasal dari empat kelompok pengelola, yakni KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, dan lahan PT Semen Indonesia.

“Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan,” ujar Kapolri.

Kegiatan panen raya jagung serentak tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta membuka peluang pasar ekspor bagi hasil pertanian Indonesia. Dukungan terhadap modernisasi alat pertanian dan penguatan koperasi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa di berbagai daerah.

 Dari Jawa Timur, Presiden Prabowo Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Luncurkan 166 SPPG

Dari Jawa Timur, Presiden Prabowo Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Luncurkan 166 SPPG




Tuban - Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 10 unit Gudang Ketahanan Pangan Polri tipe 654 yang masing-masing memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1.000 ton. Gudang tersebut tersebar di sejumlah daerah strategis, yakni Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan sebanyak dua unit, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara sebanyak dua unit, serta Maluku Utara.

Selain pembangunan gudang pangan, Polri juga meluncurkan operasional 166 SPPG di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan pelaksanaan Program MBG. Operasional SPPG tersebut tersebar di sejumlah polda, di antaranya Polda Banten sebanyak 39 unit, Polda Sumut 17 unit, Polda Jateng 16 unit, Polda Metro Jaya 14 unit, hingga Satgas MBG sebanyak 8 unit.

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan dan penyediaan makanan bergizi menjadi bagian penting dalam membangun masa depan bangsa. Oleh karena itu, Polri berupaya mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah.

“Sebagaimana amanat Bapak Presiden saat peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakarta Barat, bahwa menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban. Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,” ujar Kapolri.

Sementara itu, dalam sambutannya Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah, TNI, dan Polri yang terus bekerja menjaga stabilitas negara serta mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk di bidang pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Tanpa mengurangi rasa hormat karena mereka-mereka adalah kunci, adalah tim kita, tim saya yang bersama-sama kita sedang bekerja keras untuk memimpin negeri ini, mengendalikan negeri ini, menjaga negeri ini, menjaga rakyat kita, menjaga semua kekayaan rakyat kita,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada jajaran aparat keamanan yang menurutnya memiliki peran besar dalam menjaga ketertiban dan kelancaran kehidupan masyarakat. Presiden pun menegaskan bahwa aparat negara harus tetap bekerja keras menjaga keamanan dan ketertiban demi kepentingan rakyat.

“Tentara dan Polisi itu kalau lancar dan aman dianggap biasa saja. Kalau nggak beres dicacimaki, itulah nasibnya aparat, nasibnya abdi masyarakat, nggak apa-apa. Itulah tugas kita. Karena itu kita harus bekerja keras supaya semuanya aman tertib dan lancar,” tegas Presiden.

Peresmian Gudang Ketahanan Pangan dan operasional SPPG Polri tersebut diharapkan dapat memperkuat distribusi pangan nasional, mendukung pemenuhan gizi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan aparat dalam menjaga kesejahteraan rakyat hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

 Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Kedaulatan Bangsa

Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Kedaulatan Bangsa




Tuban - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara pada acara panen raya jagung serentak kuartal II dan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut penguatan ketahanan pangan dilakukan melalui sinergi berbagai program strategis pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga pembangunan desa nelayan yang didukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan nasional.

“Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, Desa Nelayan ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita, produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat, aman protein, aman ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa program MBG akan terus dilanjutkan karena memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, Kepala Negara mengingatkan agar pelaksanaannya dilakukan secara tertib dan bebas dari penyelewengan.

“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan karena MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat,” imbuh Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mengapresiasi langkah Polri dalam memperkuat infrastruktur pangan nasional melalui pembangunan gudang ketahanan pangan dan pengoperasian SPPG di berbagai daerah. Presiden Prabowo mengatakan bahwa keberadaan fasilitas tersebut akan mendukung stabilitas pasokan pangan sekaligus pemenuhan gizi masyarakat.

“Groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan ditambah yang 18 sudah kau bangun, luar biasa. Launching Operasional 166 SPPG baru juga terima kasih. Sehingga saudara nanti akan berperan penting,” tutur Presiden Prabowo.

Selain memperkuat ketahanan pangan, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan. Pemerintah, lanjut Presiden, akan terus memperbaiki fasilitas pendidikan, memperluas Sekolah Rakyat, hingga menghadirkan teknologi pembelajaran digital di seluruh sekolah Indonesia agar seluruh anak bangsa memiliki kesempatan belajar yang setara.

“Kita bertekad untuk memperbaiki seluruh sekolah Indonesia untuk anak-anak rakyat kita. Kita bertekad semua anaknya orang yang paling lemah bisa sekolah dengan baik. Kita bangun sekolah rakyat. Kalau tidak salah di Tuban sudah ada sekolah rakyat. Akan kita tingkatkan jumlahnya dan kemampuannya,” pungkas Kepala Negara.