Ad 728x90

Monday, February 16, 2026

Kapolres Ngawi Laksanakan Kunjungan Kerja Ke Polsek Jogorogo

Kapolres Ngawi Laksanakan Kunjungan Kerja Ke Polsek Jogorogo

  

Ngawi – Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Jogorogo.


Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, serta untuk memberikan arahan langsung kepada anggota Polsek Jogorogo terkait pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum setempat.


Dalam arahannya, Kapolres Ngawi menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor sebagai cerminan kedisiplinan dan profesionalisme anggota Polri. Menurutnya, kebersihan kantor menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya kenyamanan dalam bekerja sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


Selain itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, responsif, dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama dengan mengedepankan sikap ramah, cepat, dan transparan, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegas Kapolres Ngawi pada Senin(16/2/2026).


Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa seluruh anggota Polri harus mampu menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat, serta terus meningkatkan kualitas kinerja guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

 Momen Kapolri Ikut Donor Darah saat Hadiri Baksos HUT ke-53 Buruh KSPSI

Momen Kapolri Ikut Donor Darah saat Hadiri Baksos HUT ke-53 Buruh KSPSI

 



Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut melaksanakan donor darah saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). 


Kapolri awalnya meninjau langsung sejumlah rangkaian kegiatan ulang tahun dari KSPSI di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). Ia melihat secara langsung buruh dan masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal terkait acara tersebut. 


Seketika tiba di tempat donor darah, Sigit langsung memutuskan untuk ikut menyumbangkan dengan tujuan agar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan donor darah. 


Ia diperiksa oleh tenaga kesehatan. Setelah dinyatakan sehat, Sigit pun melanjutkan dengan melakukan proses pendonoran darah. 


Usai mendonorkan darahnya, Sigit melanjutkan tinjauannya. Ia juga sempat berbincang, menyapa dan memenuhi keinginan buruh serta masyarakat yang ingin berfoto bersama. 


Dalam kegiatan tersebut, Sigit menegaskan komitmen Polri yang bakal terus mendukung perjuangan buruh untuk semakin sejahtera yang lebih baik. Menurutnya, hal tersebut harus dikawal dan dijaga. 


"Kami khususnya dari Polri akan terus dukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga," ujar Sigit. 


Sigit berharap, ke depannya tercipta hubungan industrial yang baik. Perusahaan berjalan dan buruh mendapatkan kesejahteraannya. 


Dalam rangkaian HUT KSPSI  dilaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, renovasi rumah buruh tak layak huni. Dalam kesempatan ini, Sigit menyampaikan selamat ulang tahun untuk serikat buruh tersebut. 


Sigit juga menekankan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus  memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena PHK. 


"Desk ketenagakerjaan tentunya terus optimal beri pendampingan termasuk carikan solusi yang dibutuhkan. Sehingga rekan buruh selalu mendapatkan pendampingan dan kepastian masa depan," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh. 


"Pemerintah ingin dan terus mendorong lapangan kerja baru dengan berbagai macam program salah satunya program terkait membuka lapngan pekerjaan baik formal ataupun non formal program hilirisasi maupun program lain yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Kemudian bisa dapatkan lapangan kerja harapannya dengan adanya lapangan kerja menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," papar Sigit.

 Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh



Jakata - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). 


Dalam rangkaian HUT KSPSI  dilaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, renovasi rumah buruh tak layak huni. Dalam kesempatan ini, Sigit menyampaikan selamat ulang tahun untuk serikat buruh tersebut. 


"Hari ini kami, bersama sama KSPSI melaksanakan rangkaian HUT KSPSI yang dilaksanakan berbagai macam kegiatan, ada donor darah kemudian memberikan santunan bagi keluarga besar KSPSI yang membutuhkan dan juga kita laksanakn kegiatan dalam beberala kegiatan selama satu bulan ke depan," kata Sigit usai memberikan sambutan. 


Pada kesempatan ini, Sigit menegaskan komitmen Polri yang bakal terus mendukung perjuangan buruh untuk semakin sejahtera yang lebih baik. 


"Kami khususnya dari Polri akan terus dukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga," ujar Sigit. 


Sigit berharap, ke depannya tercipta hubungan industrial yang baik. Perusahaan berjalan dan buruh mendapatkan kesejahteraannya. 


Sigit juga menekankan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus  memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena PHK. 


"Desk ketenagakerjaan tentunya terus optimal beri pendampingan termasuk carikan solusi yang dibutuhkan. Sehingga rekan buruh selalu mendapatkan pendampingan dan kepastian masa depan," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh. 


"Pemerintah ingin dan terus mendorong lapangan kerja baru dengan berbagai macam program salah satunya program terkait membuka lapngan pekerjaan baik formal ataupun non formal program hilirisasi maupun program lain yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Kemudian bisa dapatkan lapangan kerja harapannya dengan adanya lapangan kerja menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," papar Sigit.


Di sisi lain, Sigit berharap, rekan buruh Indonesia bisa semakin maju dan sejahtera. Menurutnya, buruh harus menujukkan pada dunia bahwa, Indonesia negara yang akan untuk berinvestasi. 


"Saya selalu imbau setiap perjuangan rekan buruh dilaksanakan secara konstruktif kemudian ikuti aturan dan kita tunjukkan ke dunia bahwa Indonesia negara yang ramah terhadap investasi dan buruhnya, buruh yang profesional, dewasa dan yang tentunya akan bisa memberikan ruang investasi nyaman bagi investor yang masuk," tutup Sigit.

 Polri Proses Kode Etik Berat Mantan Kapolres Bima Kota, Kadivhumas: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Narkoba

Polri Proses Kode Etik Berat Mantan Kapolres Bima Kota, Kadivhumas: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Narkoba

 



Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam menindak tegas dugaan pelanggaran kode etik dan tindak pidana narkotika yang melibatkan mantan Kapolres Bima Kota, AKBP DPK. Proses penegakan hukum dan kode etik terus berjalan, termasuk rencana sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) pada 19 Februari 2026.


Berdasarkan hasil penyelidikan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, AKBP DPK diduga terlibat penyalahgunaan wewenang dengan meminta dan menerima setoran dari bandar narkoba melalui mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP M, sebesar Rp300 juta per bulan. 


Sebelumnya, AKP M telah menjalani sidang KKEP oleh Bidpropam Polda NTB dengan putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) serta telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pidana narkotika oleh Ditresnarkoba Polda NTB. 


Dalam pengembangan perkara, penyidik Divpropam Polri juga menemukan sejumlah barang yang diduga narkotika di rumah AKBP DPK di Tangerang Selatan, antara lain sabu 16,3 gram, ekstasi 50 butir, alprazolam 19 butir, happy five 2 butir, dan ketamin 5 gram. Seluruh barang bukti tersebut telah diserahkan ke Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri untuk proses pidana. 


Hasil gelar perkara Biro Wabprof Divpropam Polri menyimpulkan dugaan pelanggaran kode etik AKBP DPK termasuk kategori berat, melanggar ketentuan PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri serta Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri. 


Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran, terlebih yang berkaitan dengan narkotika.


“Polri berkomitmen menindak tegas setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun kode etik, khususnya terkait penyalahgunaan narkotika. Tidak ada ruang bagi pelanggar di institusi Polri,” tegasnya.


Ia menambahkan, proses hukum pidana dan kode etik terhadap AKBP DPK akan berjalan paralel secara transparan dan akuntabel. 


“Penanganan perkara ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga integritas serta kepercayaan publik terhadap institusi,” ujar Kadivhumas.


Divpropam Polri menjadwalkan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri terhadap AKBP DPK pada Kamis, 19 Februari 2026. Sidang tersebut akan menentukan sanksi etik atas dugaan pelanggaran berat yang dilakukan. 


Polri menegaskan bahwa setiap pelanggaran anggota, terutama terkait narkotika, akan diproses secara tegas sebagai bagian dari komitmen bersih-bersih internal dan penguatan reformasi institusi.

 Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih - bersih Lokasi Wisata Bromo

Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih - bersih Lokasi Wisata Bromo

 

PROBOLINGGO - Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi pusat perhatian melalui kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata.


Polres Probolinggo Polda Jatim bersinergi dengan TNI, pelaku usaha wisata, Forum Sahabat Gunung, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pengelola hotel, sopir jeep wisata, hingga pedagang asongan, melaksanakan aksi bersih-bersih di sejumlah titik kawasan Bromo, Sabtu (14/2/2026).




Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program “Indonesia Asri” sekaligus upaya nyata menjaga kelestarian alam serta kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bromo. 


Aksi bersih-bersih menyasar sejumlah titik strategis, mulai jalan masuk menuju lautan pasir, area lautan, Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Agung Poten Luhur.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas antara kepolisian, TNI, pengelola taman nasional, dan seluruh elemen masyarakat wisata.


“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolsek Sukapura.


Lebih lanjut, AKP Ardhi menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata sangat berpengaruh terhadap citra daerah dan keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat.


“Jika lingkungan terjaga, wisatawan akan merasa nyaman dan aman. Dampaknya tentu dirasakan langsung oleh pelaku usaha, mulai dari hotel, penyedia jasa transportasi, hingga pedagang kecil,” imbuh AKP Ardhi. 


Melalui kerja bakti ini, seluruh pihak menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan Indonesia Asri sekaligus mengajak wisatawan untuk lebih peduli terhadap lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Ardhi juga menyampaikan imbauan khusus kepada para pengunjung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru agar senantiasa menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku.


“Kami mengimbau seluruh wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas umum, serta tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan wisata,” tegas Kapolsek Sukapura. 


Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi, mengapresiasi inisiatif bersama ini sebagai langkah konkret dalam menjaga ekosistem kawasan konservasi.


“Alhamdulillah, ratusan peserta yang bergabung berhasil mengumpulkan sampah setara lima kendaraan, baik truk maupun pikap,” ujar Bambang.


Sementara itu, para pelaku usaha wisata berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, terutama saat momen libur panjang ketika jumlah pengunjung meningkat signifikan.


Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta berharap aksi bersih-bersih ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga keindahan dan kelestarian kawasan wisata kebanggaan Jawa Timur tersebut demi generasi mendatang. (*)

 Polresta Sidoarjo Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi Jadi Gas Portabel

Polresta Sidoarjo Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi Jadi Gas Portabel

SIDOARJO - Satreskrim Polresta Sidoarjo Polda Jatim berhasil membongkar kasus pengoplosan LPG 3 kilogram bersubsidi yang dipindahkan ke tabung gas portabel ukuran 235 gram, untuk diperjualbelikan ke masyarakat. 


Bermula dari laporan Masyarakat, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Sidoarjo Polda Jatim melakukan penyelidikan di wilayah Kepuh Permai, Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru pada 6 Februari 2026. 


Di lokasi tersebut, petugas mendapati seorang pria tengah mengangkut tabung gas portabel yang diduga hasil pengoplosan dan siap kirim. 




Pelaku diketahui berinisial M (37), warga Sidoarjo yang berprofesi sebagai wiraswasta. 


Dari hasil pemeriksaan di lokasi, didapatkan berbagai peralatan yang digunakan untuk memindahkan isi LPG subsidi 3 Kg ke tabung gas portabel, termasuk regulator, selang, alat pengisi ulang, timbangan digital hingga alat press. 


Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 13 tabung LPG 3 Kg bersubsidi, lebih dari seribu tabung portabel kosong, serta ratusan tabung gas portabel yang sudah terisi. 


"Produk gas portabel tersebut dijual dengan merek tertentu, namun isinya tidak sesuai dengan keterangan berat pada label,” ujar Kombes. Pol. Christian Tobing, Sabtu (14/2/2026).


Hasil pemeriksaan mengungkap, praktik ilegal ini telah dijalankan pelaku selama kurang lebih dua tahun. 


Awalnya dilakukan secara kecil-kecilan saat pelaku masih bekerja di sebuah perusahaan terpal. 


Namun setelah mengalami PHK, pelaku fokus menjalankan usaha pengoplosan tersebut. 


"Ide melakukan pemindahan gas bahkan diperoleh dari tayangan video di YouTube," terang Kombes. Pol. Christian Tobing.


Dari pengakuan pelaku, setiap kaleng gas portabel pelaku meraup keuntungan sekitar Rp. 4.000. 


Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar 140 tabung dan dalam sebulan bisa mencapai ribuan tabung. 


Omzet yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp. 30 juta per bulan. Distribusi penjualan dilakukan di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. 


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar. 


Pelaku juga dikenakan Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara atau denda hingga Rp. 2 miliar. (*)

 Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri yang Presisi

Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri yang Presisi

 




SEMARANG - Akpol Angkatan 1998 Batalyon Parama Satwika berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di lingkungan Akademi Kepolisian. 


Hal itu diwujudkan dalam bentuk pembangunan Loby Parama Satwika yang sudah diresmikan dengan dihadiri langsung Dosen Kepolisian Utama Tk 2 Akpol, Brigjen Pol. Suharjimantoro yang mewakili Gubernur Akpol di Semarang, Minggu (15/2/26).


Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi selaku Ketua Alumni Akpol 1998, menyatakan bahwa Lobby Parama Satwika dibangun sebagai fasilitas pendukung yang berfungsi sebagai ruang penerima, ruang interaksi, serta sarana representatif bagi kegiatan akademik dan kelembagaan. 


Kehadiran lobby ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi taruna, tenaga pendidik, serta seluruh civitas akademika dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, tertib, dan profesional.


“Dengan diresmikannya Lobby Parama Satwika, diharapkan sarana prasarana pendidikan di Akademi Kepolisian semakin memadai, serta mampu mendukung proses pembelajaran yang efektif dalam mencetak perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya,” jelasnya.


Ia menegaskan, pembangunan loby ini tentunya merupakan wujud bhakti Akpol Angkatan 1998. Pembangunan fasilitas ini juga menjadi simbol kepedulian dan ikatan emosional alumni terhadap almamater.


“Sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Akademi Kepolisian sebagai lembaga pendidikan pembentukan perwira Polri yang unggul, berintegritas, dan berkarakter kebhayangkaraan,” ungkapnya. (*)

Polres Ngawi Amankan Objek Wisata Saat Long Weekend dan Libur Imlek

Polres Ngawi Amankan Objek Wisata Saat Long Weekend dan Libur Imlek

   


Ngawi – Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengunjung pada momen libur long weekend dan libur Imlek, Polres Ngawi dan seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan pengamanan di sejumlah objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Ngawi.

Pengamanan difokuskan di beberapa destinasi favorit masyarakat, di antaranya Kolam Renang Tawun, Ketonggo Park, Jahe Klenting, serta Kebun Teh Jamus. Personel disiagakan untuk melakukan patroli dialogis, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung maupun pengelola wisata.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang memanfaatkan momen libur untuk berwisata bersama keluarga.

“Polres Ngawi berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Pengamanan ini sebagai bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat menikmati libur panjang dengan aman dan tertib,” ujarnya pada Senin (16/2/2026).

Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi di seluruh objek wisata terpantau aman, tertib, dan relatif sepi. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol selama kegiatan pengamanan berlangsung.

Dengan kehadiran aparat kepolisian di lokasi wisata, diharapkan situasi kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi tetap terjaga selama rangkaian libur panjang dan perayaan Imlek.

Gotong Royong Polres Ngawi Bantu Bersihkan Rumah Korban Banjir di Sirigan, Paron

Gotong Royong Polres Ngawi Bantu Bersihkan Rumah Korban Banjir di Sirigan, Paron

   


Ngawi – Di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., jajaran Polres Ngawi bersama Polsek Paron melaksanakan kerja bakti di rumah warga terdampak banjir di Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Kegiatan sosial yang dipimpin Kasat Samapta AKP Dandung S bersama Kapolsek Paron AKP Haris, tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Polri dalam membantu masyarakat pasca bencana banjir yang sempat melanda wilayah tersebut. Personel kepolisian bersama warga setempat bergotong royong membersihkan sisa lumpur, sampah, serta material yang terbawa arus banjir agar rumah warga dapat segera ditempati kembali.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak banjir tetap mendapatkan perhatian dan bantuan. Ini adalah wujud nyata pelayanan dan perlindungan Polri kepada masyarakat,” ujarnya, saat dihubungi media, pada Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

Warga Desa Sirigan menyambut baik kehadiran aparat kepolisian yang turut membantu membersihkan rumah mereka. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan proses pemulihan pasca banjir dapat berjalan lebih cepat dan situasi kamtibmas di wilayah Paron tetap aman dan kondusif.

"Matur suwun pak polisi, sudah dibantu bersih-bersih. Alhamdulillah," ujar Misinah (57), salah satu korban banjir yang rumahnya dibersihkan oleh aparat Kepolisian.

 SPPG Polres Gresik di Bedilan Diresmikan Dukung Penguatan Gizi Nasional

SPPG Polres Gresik di Bedilan Diresmikan Dukung Penguatan Gizi Nasional

 



GRESIK - Komitmen mendukung penguatan gizi nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, Polres Gresik Polda Jatim telah mendirikan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di beberapa titik wilayah Kabupaten Gresik.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution kepada awak media di Gresik, Senin (16/2/26).


Ia mengatakan, SPPG ini dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik.


Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan dukungan penuh terhadap pengoperasian dapur gizi tersebut. 


Polres Gresik Polda Jatim juga menyiapkan penambahan pelayanan pemberian bantuan gizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Yayasan SLB Kemala Bhayangkari II Gresik.


Kapolres Gresik juga menyebut pemanfaatan aset Polri maupun skema pinjam pakai lahan desa, sebagai bentuk optimalisasi sumber daya demi kepentingan masyarakat luas.


Seluruh kesiapan kegiatan, mulai dari personel, peralatan, hingga dukungan teknis lainnya, telah dipersiapkan secara matang. 


"Penambahan layanan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan penerima manfaat program gizi," kata AKBP Ramadhan Nasution.


Ia mengatakan untuk sementara, tercatat sekitar 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat yang akan dilayani. 


Kapolres Gresik mengungkapkan, sasaran program tidak hanya anak-anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat yang membutuhkan dalam radius 3 hingga 6 kilometer dari lokasi SPPG.


"Program ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam upaya pencegahan dan penanganan kekurangan gizi di wilayah Gresik,"tambah AKBP Ramadhan Nasution.


Dengan dukungan pelayanan yang optimal, kebutuhan gizi masyarakat diharapkan dapat terpenuhi secara merata.


Sementara itu Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan juga telah meresmikan SPPG di Bedilan, Jumat (13/2/26) pekan lalu.


Peresmian tersebut dilaksanakan saat groundbreaking serentak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, yang digelar secara daring.


Ny. Yanggi Ramadhan memaparkan bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik kini telah memiliki beberapa titik SPPG, diantaranya di Yosowilangun, Pongangan, Manyarejo, Bedilan, dan Randuagung. 


"Yang baru kami resmikan pekan lalu SPPG yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No. 22, Bedilan, Kabupaten Gresik," ujar Ny. Yanggi Ramadhan.


Ia juga mengatakan ada Dua lokasi tambahan di Benjeng dan Driyorejo masih dalam tahap pembangunan.


“Program ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam mendukung program pemerintah mencetak generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutur Ny. Yanggi. (*

 Polres Pelabuhan Tanjungperak Sterilisasi Klenteng Jelang Perayaan Imlek

Polres Pelabuhan Tanjungperak Sterilisasi Klenteng Jelang Perayaan Imlek

 



TANJUNGPERAK - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, jaminan keamanan rumah ibadah menjadi prioritas utama bagi Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim.


Dengan melakukan sterilisasi di sejumlah klenteng di wilayah hukumnya, Polres Pelabuhan Tanjungperak memastikan tidak ada ancaman teror maupun gangguan keamanan saat umat melaksanakan perayaan hari keagamaan.


Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas, Iptu Suroto mengatakan sterilisasi dilakukan Lima lokasi peribadatan secara maraton.


"Petugas melaksanakan sterilisasi di 5 Klenteng yang ada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjungperak," ujarnya, Minggu (15/2/26).


Kegiatan penyisiran tersebut kata Iptu Suroto dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Hari Kurniawan. 


Dimulai dari Klenteng Sam Poo Tay Djien (Mbah Ratu) di Jalan Demak, tim kemudian bergerak ke kawasan Pecinan untuk memeriksa Klenteng Pak Kik Bio-Hian Thian Siang Tee di Jalan Jagalan dan Klenteng Sukhaloka di Jalan Cokelat.


Pemeriksaan berlanjut ke Klenteng Hong Tiek Hian (Tri Dharma) di Jalan Dukuh, Nyamplungan, hingga menyasar Klenteng Sanggar Agung (Hong San) di kawasan Kenjeran. 


Petugas memeriksa setiap sudut ruangan, altar, hingga pot bunga menggunakan alat deteksi untuk mengantisipasi adanya benda berbahaya.


”Alhamdulillah tidak ditemukan benda mencurigakan, bahan peledak (handak), atau barang lain yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Situasi di sekitar klenteng tertib dan kondusif,” kata Iptu Suroto.


Ia menegaskan bahwa sterilisasi ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada umat yang merayakan Imlek.


"Pengamanan dan monitoring di beberapa klenteng wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjungperak akan tetap dilaksanakan guna cipta kondisi yang kondusif,”tegas Iptu Suroto.


Langkah sigap Polres Pelabuhan Tanjungperak ini mendapat respons positif dari para pengurus klenteng.


Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pengamanan ketat yang dilakukan kepolisian, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk. (*)

 Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum Internal

Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum Internal

 



Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana narkotika tanpa pandang bulu, termasuk terhadap oknum internal Polri. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir, dalam doorstop di Lobby Lantai 1 Gedung Divhumas Polri, Minggu (15/2) malam.


Kadivhumas Polri menyampaikan bahwa Bareskrim Polri telah menetapkan mantan Kapolres Bima Kota berinisial AKBP DPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan jaringan narkoba yang sebelumnya melibatkan anggota Polri lain di wilayah Nusa Tenggara Barat.


“Sebagai institusi penegak hukum yang mengemban amanat untuk memberantas segala bentuk tindak pidana, termasuk narkotika yang merupakan kejahatan luar biasa, Polri tidak mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan psikotropika, baik oleh masyarakat maupun oknum internal Polri,” tegas Kadivhumas Polri.


Pengungkapan perkara bermula dari penangkapan dua asisten rumah tangga milik tersangka anggota Polri BRIPKA KIR dan istrinya AN, dengan barang bukti sabu 30,415 gram di rumah pribadi keduanya. Dari hasil pengembangan Ditresnarkoba Polda NTB, ditemukan keterlibatan AKP ML dalam jaringan tersebut.


Pemeriksaan lanjutan oleh Bidpropam Polda NTB terhadap AKP ML menunjukkan hasil positif amfetamin dan metamfetamin. Penggeledahan di ruang kerja dan rumah jabatan AKP ML kemudian menemukan lima paket sabu seberat 488,496 gram. Dari keterangan AKP ML, terungkap dugaan keterlibatan AKBP DPK.


Tim gabungan Biro Paminal Divpropam Polri dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah pribadi AKBP DPK di Tangerang pada 11 Februari 2026. Dari lokasi tersebut, penyidik menemukan sabu 16,3 gram, ekstasi 50 butir, alprazolam 19 butir, Happy Five 2 butir, dan ketamin 5 gram.


Atas perbuatannya, AKBP DPK dijerat Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Ketentuan Pidana serta Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun dan denda hingga Rp2 miliar.


Kadivhumas menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus bagi tersangka meski berasal dari internal Polri. Saat ini AKBP DPK masih menjalani penempatan khusus oleh Divpropam Polri sembari menunggu proses kode etik yang dijadwalkan 19 Februari 2026.


“Pimpinan Polri sudah tegas menjamin tidak ada impunitas bagi personel Polri yang terlibat jaringan narkotika. Kami justru menerapkan standar pemeriksaan yang lebih ketat guna menjaga marwah institusi,” ujar Kadivhumas.


Polri juga telah membentuk tim gabungan Ditipidnarkoba Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB untuk mendalami jaringan lebih luas, termasuk mengejar bandar berinisial E yang diduga menjadi pemasok narkotika kepada para tersangka. Berdasarkan pemeriksaan sementara, keterlibatan jaringan ini diperkirakan berlangsung sejak Agustus 2025.


“Jika ditemukan lagi personel yang terlibat mendukung kegiatan ilegal ini, kami akan proses hukum dan kode etik tanpa terkecuali. Ini wujud komitmen Polri dalam perang terhadap narkoba yang mengancam generasi bangsa,” tegas Kadivhumas.


Polri mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Dukungan publik dinilai menjadi faktor penting dalam upaya pemberantasan narkotika secara menyeluruh di Indonesia.

Korlantas Polri Maksimalkan ETLE Drone Patrol Presisi di Tol Tangerang - Jakarta

Korlantas Polri Maksimalkan ETLE Drone Patrol Presisi di Tol Tangerang - Jakarta

 



JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) kembali mengintensifkan operasional ETLE Drone Patrol Presisi dengan fokus pengawasan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).


Kali ini ETLE Drone Patrol Presisi diterbangkan di atas ruas Tol Tangerang - Jakarta KM 15. 


Penguatan pengawasan ini sesuai arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, sebagai bagian dari strategi nasional dalam menciptakan sistem angkutan barang yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.


Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H di Jakarta, Senin (16/2/26).


Menurut Brigjen Pol. Faizal, ruas Tol Tangerang-Jakarta merupakan jalur utama penghubung antara Ibu Kota dan wilayah Banten hingga akses menuju kawasan industri serta pelabuhan penyeberangan Merak. 


Mobilitas kendaraan angkutan barang yang tinggi, khususnya truk logistik dan kontainer, menjadikan KM 15 sebagai titik krusial dalam pengendalian pelanggaran dimensi dan muatan dikarenakan terdapat Rest Area untuk peristirahatan dan keluar masuk kendaraan.


"Pengawasan berbasis udara dinilai mampu menjangkau area lebih luas dan memetakan potensi pelanggaran secara komprehensif," ujar Brigjen Pol. Faizal.


Ia menjelaskan,dalam pelaksanaanya, Tim melakukan analisis kepadatan arus kendaraan, identifikasi jam rawan pelanggaran, serta penentuan sektor terbang drone guna memastikan pengawasan berjalan efektif dan terarah.


Sementara itu saat ditemui di lapangan, Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, penggunaan drone ETLE memungkinkan pemantauan dilakukan secara real time melalui kamera resolusi tinggi.


"Kamera tersebut terintegrasi dengan sistem Automatic Number Plate Recognition (ANPR),"ujar Kombes Pol Dwi Sumrahadi.


Ia mengatakan teknologi ini mampu membaca pelat nomor kendaraan secara otomatis sekaligus merekam detail fisik kendaraan, termasuk tinggi bak, panjang rangka, konfigurasi sumbu roda, hingga indikasi distribusi muatan yang tidak proporsional.


"Dengan pendekatan ini, proses pengawasan dapat dilaksanakan tanpa menghentikan kendaraan di lajur, sehingga arus lalu lintas tetap terjaga," terang Kombes Dwi Sumrahadi.


Selain mendeteksi pelanggaran, sistem ETLE Drone juga mendukung pengumpulan data analitis terkait pola operasional angkutan barang. 


Data tersebut menjadi dasar evaluasi berkelanjutan dalam penyusunan strategi pengawasan dan pembinaan kepada perusahaan angkutan. 


"Pendekatan berbasis data ini memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penanganan pelanggaran," kata Kombes Dwi Sumrahadi.


Sebagai koordinator teknis di lapangan,Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri ini mengatakan ada 5 sasaran prioritas pengawasan.


Pertama adalah Kendaraan angkutan barang dengan dimensi tidak sesuai standar teknis pabrikan;


Kedua; Truk yang mengangkut muatan melebihi daya angkut yang diperbolehkan;


Ketiga; Modifikasi sasis, rangka, atau bak kendaraan tanpa uji tipe resmi;


Keempat ; Kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dan Kelima adalah pelanggaran pengaturan lajur kendaraan berat di jalan tol.


Pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 48 dan Pasal 169 mengenai persyaratan teknis dan laik jalan, Pasal 277 terkait perubahan bentuk dan dimensi kendaraan, serta Pasal 307 mengenai ketentuan muatan angkutan barang. 


"Ketentuan tersebut menjadi dasar hukum dalam setiap proses verifikasi dan penerbitan sanksi administratif melalui sistem elektronik," pungkas Kombes Dwi Sumrahadi. 


Dengan pengawasan udara yang presisi, adaptif, dan berkelanjutan, Korlantas Polri menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sistem transportasi nasional yang modern dan berbasis teknologi. 


Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap kelancaran distribusi logistik menuju kawasan industri dan pelabuhan, sehingga stabilitas arus barang tetap terjaga tanpa mengesampingkan aspek keselamatan berlalu lintas. (* 

 Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Tapteng, Kapolri-Ketua Komisi IV Salurkan 16 Truk Bantuan Kemanusiaan

Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Tapteng, Kapolri-Ketua Komisi IV Salurkan 16 Truk Bantuan Kemanusiaan

 



Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siri Hediati Hariyadi meninjau lokasi Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori untuk korban bencana di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.


Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu (15/2) untuk melihat situasi dan kondisi terkini masyarakat yang sempat terkena bencana banjir dan longsor serta mengetahui apa yang masih dibutuhkan oleh para korban. 


"Hari ini kami bersama-sama dengan Ibu Ketua Komisi IV bisa berinteraksi untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi dan kondisi masyarakat khususnya yang mengungsi sementara di huntara," jelasnya.


Dalam kunjungan tersebut, Sigit mengatakan pihaknya juga akan menyalurkan total 16 truk bantuan kemanusiaan untuk Huntara Asrama Haji Pinangsori dan tempat lainnya di Tapanuli Tengah yang masih membutuhkan. 


Ia menjelaskan proses penyaluran bantuan akan dibantu oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu sesuai dengan kebutuhannya di masing-masing lokasi. Selain itu, kata dia, ada juga bantuan kemanusiaan yang turut diberikan oleh Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR. 


"Ada kurang lebih 16 truk yang akan kami salurkan baik di huntara ini maupun di kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah Tapteng," jelasnya.


"Nanti Pak Bupati yang akan membagi terkait kebutuhan yang diperlukan seperti pakaian, bahan makanan, obat, snack dan juga ada bantuan dari Ibu Ketua Komisi IV," imbuhnya. 


Selain itu, kata dia, terdapat juga bantuan berupa seragam sekolah, buku pelajaran serta tas untuk para siswa yang terdampak bencana. 


"Mudah mudahan ini juga bisa membantu meringankan sekaligus juga mempercepat rangkaian proses pemulihan pasca bencana kemarin," tuturnya. 


Di sisi lain, Sigit mengatakan dirinya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat membantu proses penanganan bencana dan masalah yang dialami masyarakat pasca kejadian tersebut. 


"Kita sama-sama berdoa agar bencana ini segera bisa tertanggulangi," pungkasnya.

Kemala Run 2026 Siap Digelar di Bali, Usung Semangat Charity dan Targetkan 10.000 Pelari

Kemala Run 2026 Siap Digelar di Bali, Usung Semangat Charity dan Targetkan 10.000 Pelari

  


Jakarta, 15 Februari 2026 – Yayasan Kemala Bhayangkari kembali menggelar ajang lari dua tahunan, Kemala Run 2026, yang akan berlangsung pada 19 April 2026 di Bali United Training Centre, Gianyar, Bali. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Syah Grup dan diharapkan menjadi magnet sport tourism sekaligus gerakan kemanusiaan berskala nasional dan internasional.


Ketua Panitia Kemala Run 2026, Deni Agus Suryo, menjelaskan bahwa Bali dipilih karena memiliki daya tarik global, infrastruktur memadai, serta nilai budaya yang selaras dengan semangat acara.


“Kami memilih Bali sebagai lokasi Kemala Run 2026 karena memiliki kombinasi ideal antara daya tarik internasional, infrastruktur yang memadai, serta nilai budaya yang sejalan dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan yang diusung dalam acara ini,” ujar Deni dalam jumpa pers di Kompleks GBK, Minggu (15/2/2026).


Mengusung kampanye “Charity for Indonesia”, Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga gerakan sosial. Setiap peserta diajak berlari sambil berdonasi, dengan seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu pemulihan korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.


Menurut Deni, ajang ini dirancang sebagai ruang kebersamaan antara olahraga dan kepedulian sosial. “Kemala Run 2026 bukan sekadar tentang berlari, tetapi berlari sambil berdonasi. Setiap kilometer yang ditempuh memiliki makna karena di baliknya ada harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.


Event ini menargetkan partisipasi hingga 10.000 pelari, mulai dari pelari profesional hingga rekreasional, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain kategori umum, lomba juga akan diikuti keluarga besar Bhayangkari, komunitas, masyarakat umum, influencer, serta menghadirkan kelas kompetisi khusus bagi anggota TNI dan Polri.


Tiga kategori lomba yang dipertandingkan meliputi Half Marathon (21,1 kilometer), 10K, dan 5K. Kemala Run 2026 juga menawarkan total hadiah senilai Rp3,5 miliar, menjadikannya salah satu ajang lari dengan hadiah terbesar di Indonesia.


Tak hanya berfokus pada olahraga, penyelenggara turut melibatkan masyarakat setempat melalui berbagai lomba berbasis kearifan lokal, seperti lomba penjor, kebersihan desa dan banjar, serta supporter dan cheering. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu mendorong partisipasi warga, memperkuat nilai gotong royong, sekaligus mempromosikan budaya Bali.


Kemala Run 2026 juga akan menghadirkan booth UMKM yang menampilkan produk unggulan pelaku usaha binaan Yayasan Kemala Bhayangkari, workshop, serta panggung hiburan musik untuk menyemarakkan acara. Selain itu, peserta dapat menikmati wellness experience seperti cold plunge, sport massage, dan chill area guna membantu pemulihan tubuh setelah berlari.


Sebagai organisasi yang berkomitmen mendukung pembangunan masyarakat melalui program pendidikan, sosial, dan budaya, Yayasan Kemala Bhayangkari berharap Kemala Run 2026 dapat memberikan dampak nyata sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan.


Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi penyelenggara di [www.tourofkemala.id](http://www.tourofkemala.id) serta akun Instagram @tourofkemala. Ajang ini diharapkan menjadi momen bersejarah yang memadukan olahraga, pariwisata, dan aksi sosial dalam satu perhelatan besar

Sunday, February 15, 2026

Sat Lantas Polres Ngawi Tekankan Budaya Tertib Berlalu Lintas di Yon Armed 12

Sat Lantas Polres Ngawi Tekankan Budaya Tertib Berlalu Lintas di Yon Armed 12

   


Ngawi – Sinergitas TNI–Polri kembali diwujudkan melalui kegiatan preemtif Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar oleh Satlantas Polres Ngawi di Aula Angicipi Yonarmed 12 Kostrad, Ngawi.

Kegiatan ini menyasar pada Persit Yon Armed 12 Kostrad, Ngawi sebagai bentuk edukasi dan penguatan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan keluarga besar TNI.

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, S.T.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung 2–15 Februari 2026 menitikberatkan pada penindakan pelanggaran prioritas, seperti tidak menggunakan helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, pelanggaran batas kecepatan, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara dalam pengaruh alkohol, serta kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan juga peran dan fungsi Jasa Raharja dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, mulai dari pemberian santunan bagi korban meninggal dunia, luka-luka, maupun cacat tetap, hingga inovasi digitalisasi layanan klaim guna mempercepat proses bantuan kepada masyarakat.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta dalam memahami aturan lalu lintas dan upaya pencegahan kecelakaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi TNI–Polri dan Jasa Raharja dalam membangun kesadaran kolektif demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa sinergitas lintas instansi menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan harkamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif.

“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, dan Jasa Raharja, kami optimistis angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” tegasnya pada Minggu (15/2/2026)

Patroli Stasiun Kereta Api di Walikukun, Polres Ngawi Tingkatkan Harkamtibmas Jelang Imlek dan Ramadhan

Patroli Stasiun Kereta Api di Walikukun, Polres Ngawi Tingkatkan Harkamtibmas Jelang Imlek dan Ramadhan

  




Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melalui Polsek Widodaren melaksanakan kegiatan peningkatan kinerja pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Widodaren, dengan sasaran objek vital di Kantor KAI Stasiun Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.


Kegiatan patroli difokuskan pada harkamtibmas, pengamanan objek vital (obvit), serta pemantauan aktivitas masyarakat guna mengantisipasi potensi kriminalitas terhadap penumpang kereta api. Langkah ini dilakukan dalam rangka menghadapi libur panjang Imlek serta menjelang Bulan Ramadhan, di mana mobilitas masyarakat cenderung meningkat.


Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi karyawan dan penumpang di PT Kereta Api Indonesia yang berada di Stasiun Walikukun. Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap barang bawaan serta segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan.


Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa peningkatan patroli di objek vital dan pusat aktivitas masyarakat merupakan langkah preventif guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.


“Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terlebih pada momen libur panjang dan menjelang bulan suci Ramadhan. Kami menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan patroli serta menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis,” ujarnya pada Minggu(15/2/2026).


Kehadiran personel Polri juga menumbuhkan rasa aman dan nyaman, serta meningkatkan simpati dan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri.


Selain itu, imbauan kamtibmas yang disampaikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas)

Polres Ngawi Tingkatkan Kompetensi Anggota Lewat Pelatihan Manajemen Media, Perkuat Kemampuan Komunikasi Publik

Polres Ngawi Tingkatkan Kompetensi Anggota Lewat Pelatihan Manajemen Media, Perkuat Kemampuan Komunikasi Publik

  




NGAWI – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kemampuan komunikasi publik, Polres Ngawi Polda Jatim yang dipimpin Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menggelar pelatihan manajemen media bagi anggota, bertempat di Ruang Guyup Polres Ngawi.


Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., didampingi Kasat Binmas AKP Agus Purwanto. Pelatihan ini diikuti oleh para Bhabinkamtibmas serta perwakilan anggota dari berbagai satuan kerja, antara lain Satlantas, Satreskrim, Sat Samapta, dan Sie Humas Polres Ngawi.


Pelatihan manajemen media ini menghadirkan narasumber dari unsur kepolisian yang berpengalaman di bidang kehumasan, yakni IPDA Purnomo dan Bramanta dari Surabaya. Para peserta mendapatkan materi terkait pengelolaan informasi publik, teknik penyampaian pesan yang efektif, serta strategi membangun citra positif Polri melalui media, baik media konvensional maupun media sosial.


Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Ngawi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital yang menuntut keterbukaan informasi dan komunikasi yang cepat, tepat, dan akurat.

Ia juga menyampaikan pesan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., bahwa kemampuan manajemen media merupakan keterampilan penting bagi setiap anggota Polri.


“Kapolres Ngawi menekankan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, setiap anggota Polri harus mampu menjadi komunikator yang baik, mampu menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan membangun kepercayaan masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan anggota semakin profesional dan adaptif dalam mengelola informasi serta menjaga citra positif institusi Polri,” ujar Kompol Rizki Santoso, pada Minggu (15/2/2026)


Lebih lanjut, Kapolres Ngawi juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Dengan adanya pelatihan manajemen media ini, Polres Ngawi diharapkan semakin siap menghadapi dinamika perkembangan informasi serta mampu memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui komunikasi yang transparan, humanis, dan profesional.

 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Bangun Sumur Bor untuk Warga Aceh Utara, Kapolres: Wujud Nyata Kepedulian Polri

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Bangun Sumur Bor untuk Warga Aceh Utara, Kapolres: Wujud Nyata Kepedulian Polri

 



Aceh Utara – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 membangun sumur bor bagi masyarakat Kabupaten Aceh Utara sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat (Dianmas) sekaligus upaya membantu pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana. Fasilitas tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., didampingi perwira pendamping dan mahasiswa STIK, Sabtu (14/02/2026).


Pembangunan sumur bor dilakukan setelah mahasiswa melaksanakan survei dan pendataan terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Dari hasil observasi lapangan serta wawancara dengan masyarakat, ketersediaan sumber air bersih menjadi kebutuhan prioritas dalam mendukung proses pemulihan kondisi wilayah terdampak.


Kegiatan ini dipimpin oleh Perwira Pendamping Kombes Pol Didit Bambang Wibowo, S.I.K., M.H., dan melibatkan 22 mahasiswa STIK Angkatan 83, termasuk Mahasiswa Sindikat 8 STIK-PTIK Angkatan 83 M. Rizky Ali Akbar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Senat Persatuan Mahasiswa Ilmu Kepolisian (PMIK). Ia turut berperan aktif dalam koordinasi serta pelaksanaan kegiatan di lapangan.


Proses pembangunan sumur bor dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, mulai dari pengeboran, pemasangan instalasi pipa, hingga uji kelayakan air agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.


Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Utara menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif para mahasiswa STIK dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.


“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi dedikasi mahasiswa STIK Angkatan 83 yang telah memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan dasar warga. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama untuk kepentingan jangka panjang,” ujar AKBP Trie Aprianto.


Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat menyediakan akses air bersih bagi masyarakat terdampak, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan, mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap dinamika kewilayahan.


Warga setempat pun menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap fasilitas sumur bor dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.


Melalui kegiatan Dianmas ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83 tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh selama pendidikan, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta kepekaan sosial dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

 Lepas Bantuan Kemanusiaan 22 Kontainer untuk Korban Bencana Sumatera, Kapolri: Wujud Kehadiran Negara

Lepas Bantuan Kemanusiaan 22 Kontainer untuk Korban Bencana Sumatera, Kapolri: Wujud Kehadiran Negara

 



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas bantuan kemanusiaan Polri sebanyak 22 kontainer untuk didistribusikan kepada korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 


"Kemudian, sore hari ini kita juga memberangkatkan 22 kontainer untuk kita distribusikan ke masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatra, baik Aceh, Sumut maupun Sumbar," kata Sigit di Mapolda Sumut, Sabtu (14/2/2026). 


Sigit berharap kegiatan tersebut bisa meringankan beban dari seluruh masyarakat yang terdampak bencana alam. Ia menyebut, bantuan ini akan menyesuaikan kebutuhan mendesak yang diperlukan dari seluruh korban. 


Menurut Sigit, 22 kontainer bantuan kemanusiaan tersebut akan bisa dirasakan manfaatnya untuk sekira 40 ribu masyarakat. Hal ini merupakan komitmen dari Polri untuk terus membantu warga khususnya yang sedang terdampak bencana.


"Mulai dari makanan pakaian, kemudian bahan makanan, obat-obatan dan kebutuhan lain yang dibutuhkan. Harapan kita tentunya ini menjadi bagian dari upaya kita untuk terus perhatikan masyarakat kita yang msih terdampak bencana," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit menuturkan, bantuan kemanusiaan ini juga sekaligus menjadi wujud kehadiran negara bagi korban terdampak bencana alam di Sumatra. 


"Dan ini juga bentuk wujud kehadiran negara dan sesuai apa yang menjadi perintah Bapak Presiden kita terus lakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan," ucap Sigit. 


"Mulai dari terus menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan di sisi lain perbaikan pascabencana baik selesaikan jembatan-jembatan, melakukan perbaikan terkait huntara dan huntap di beberapa tempat bisa kita tuntaskan, untuk mendukung dan kolaborasi tentunya dengan TNI, kementerian lembaga terkait," tambah Sigit sekaligus mengakhiri.