PROBOLINGGO,- Polres Probolinggo Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) di kawasan wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.
Korban diketahui bernama MKJ (54), seorang WNA asal Thailand, yang kehilangan Tiga tas dan Tiga koper saat berwisata di Bromo pada Minggu, 15 Februari 2026 yang lalu.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp108.368.200.
Kapolres Probolinggo, AKBP. M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa peristiwa pencurian terjadi di area parkir pintu masuk Desa Wonotoro perbatasan dengan Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
“Modus operandi yang digunakan komplotan pelaku adalah dengan merusak kunci pintu mobil Hiace yang digunakan korban, kemudian mengambil barang-barang yang berada di dalam kendaraan tersebut,” kata AKBP Latif, saat konferensi pers di Lobby Mapolres Probolinggo, Selasa (24/2/2026).
AKBP Latif menerangkan, korban bersama rombongan tiba di Surabaya pada 14 Februari 2026 untuk berwisata.
Setelah mengunjungi sejumlah destinasi, korban menginap di Probolinggo dan pada dini hari menuju Bromo menggunakan kendaraan Hiace.
Setibanya di Pendopo Agung Ngadisari, korban dan rombongan berganti kendaraan dari Hiace ke Jeep untuk menuju kawasan Bromo, sementara Tas dan koper milik korban tetap di dalam mobil Hiace.
Sekitar pukul 11.30 WIB, setelah kembali dari Bromo, korban mendapati kunci pintu depan sebelah kanan mobil telah rusak dan pintu dalam kondisi tidak terkunci.
"Setelah diperiksa, Tiga tas dan Tiga koper milik korban beserta isinya telah hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo," ujar AKBP Latif.
Dari hasil penyelidikan, Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim berhasil mengamankan Tiga tersangka, yakni AR (34), sebagai eksekutor; ES (46), yang berperan sebagai otak atau dalang pencurian; dan NF (45) yang turut serta mengetahui perencanaan dan membantu menghilangkan barang bukti.
Tersangka AR diamankan pada 21 Februari 2026 di wilayah Kedopok, Probolinggo. Dari hasil interogasi, ia mengaku melakukan pencurian atas perintah ES.
Petugas kemudian mengamankan ES beserta istrinya, NF, di rumahnya di Perumahan Pesona Graha Kencana, Kota Probolinggo.
“Dari pengungkapan ini, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Toyota Avanza Veloz yang digunakan saat beraksi, pakaian yang digunakan pelaku, serta koper milik korban yang sempat dibuang di sungai,” jelas AKBP Latif.
Kapolres Probolinggo juga menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi komitmen Polres Probolinggo Polda Jatim dalam menjaga keamanan kawasan wisata, khususnya destinasi internasional seperti Gunung Bromo.
“Kami pastikan setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional. Keamanan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, menjadi prioritas kami,” ucap AKBP Latif.
Akibat perbuatannya, AR dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun.
Sementara ES dan NF dipersangkakan Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP karena turut serta melakukan tindak pidana. (*)
Tuesday, February 24, 2026
Kapolda Jatim Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Global
SURABAYA - Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah menghadapi dinamika keamanan 2026 yang dinilai penuh tantangan global dan potensi gangguan kamtibmas daerah.
Peringatan itu disampaikan saat menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Jatim di Rupatama Polda Jatim, Senin (23/2/2026).
“Jangan pernah underestimate. Sekecil apa pun potensi gangguan, jika tidak dipetakan dengan baik bisa menjadi celah fatal,” tegas Irjen Pol Nanang Avianto.
Kapolda Jatim juga mengapresiasi kinerja jajaran sepanjang 2025 hingga Februari 2026 yang berhasil menjaga Jatim tetap aman dan kondusif.
Ia menyoroti respons cepat penanganan kasus kamtibmas dan bencana, serta pengungkapan kasus atensi seperti judi online, narkoba, curanmor, korupsi, dan penyelundupan.
Kapolda Jatim juga memuji dukungan terhadap program pemerintah, termasuk pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan SPPG yang berjalan tanpa komplain, serta kontribusi dalam penguatan swasembada jagung.
Mengacu pada dinamika global, Kapolda Jatim menilai dunia tengah berada dalam fase transformasi sosial, politik, dan ekonomi yang berpotensi menimbulkan gesekan dan instabilitas.
“Modern warfare bukan hanya perang darat, laut, dan udara. Ada perang ekonomi, drone system hingga psywar. Kita harus adaptif dan solid,” tegas Irjen Nanang.
Ia menekankan pentingnya mengawal Rencana Kerja Pemerintah 2026 sesuai arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dengan mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Polri berada di barisan terdepan menyelamatkan kekayaan negara.
Kapolda Jatim memaparkan kalender kamtibmas 2026 yang dipenuhi potensi kerawanan, mulai dari agenda buruh, mahasiswa, konflik perguruan silat di Madiun Raya hingga peringatan hari besar nasional.
"Deteksi dini dan pemetaan kerawanan harus diperkuat," tegasnya.
Di sisi internal, Kapolda Jatim mendorong transformasi penegakan hukum yang adaptif terhadap KUHP dan KUHAP baru dengan mengedepankan restorative justice dan pendekatan humanis.
“Tinggalkan pola represif. Jadilah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang empatik,” tegasnya.
Kapolda Jatim mengajak seluruh jajaran menguatkan program JOGO JATIM dan menyukseskan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara sebelum resmi membuka Rapim Polda Jatim 2026.
Polda Jatim Akan Salurkan 1.000 Paket Sembako dari Yayasan Bakti Persatuan di Momen Imlek dan Ramadan
SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur menerima penyerahan bantuan sosial dari Yayasan Bakti Persatuan Yayasan Bakti Persatuan berupa 1.000 paket sembako di Lobi Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi kepedulian sosial antara institusi kepolisian dan elemen dunia usaha dalam membantu warga yang membutuhkan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Yayasan Bakti Persatuan, Alim Markus dan diterima oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto.
Karolog Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyampaikan bahwa paket tersebut terdiri dari kebutuhan pokok seperti beras, gula, mi instan, dan minyak goreng yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kombes Dirmanto menilai, bantuan sosial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan patut dicontoh oleh yayasan-yayasan lain sebagai bentuk kepedulian sosial serta sinergi antara Yayasan Bakti Persatuan dan Polda Jatim.
"Semoga sinergi ini akan terus terbina dengan sebaik-baiknya,” kata Kombes Pol Dirmanto.
Karolog Polda Jatim juga menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan penyerahan bantuan sosial dari Yayasan Bakti Persatuan.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan semoga bantuan sosial yang berlangsung dalam suasana perayaan Imlek 2577 dan bulan suci Ramadan 1447 H ini dapat membawa kebahagiaan bagi penerimanya," ucap Kombes Dirmanto.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Bakti Persatuan, Alim Markus, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jatim atas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur yang dinilainya sangat kondusif.
Menurutnya, kondisi Jawa Timur yang aman dan stabil memberikan dampak positif bagi dunia usaha sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lancar.
"Kami menegaskan bahwa kalangan pengusaha siap mendukung berbagai kegiatan sosial dan akan selalu hadir apabila dibutuhkan untuk membantu masyarakat," ujar Alim.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencintai produk-produk dalam negeri dan mendukung institusi kepolisian sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.
Kegiatan penyerahan bantuan sosial ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat kolaborasi antara kepolisian dan elemen dunia usaha dalam membangun Jawa Timur yang aman, damai, dan sejahtera.
Kapolres Gresik : Kami Tidak Akan Memberi Ruang Bagi Pelaku Narkoba
GRESIK - Komitmen tegas jajaran Polres Gresik Polda Jatim dalam memberantas peredaran narkotika tak akan pernah surut.
Selain memburu pelaku narkoba, pemeriksaan di internal Polres Gresik Polda Jatim juga kerap dilakukan melalui test urine bagi anggota secara mendadak.
Hal itu seperti ditegaskan oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution di Mapolres Gresik, Selasa (24/2/26).
AKBP Ramadhan Nasution mengatakan Polres Gresik Polda Jatim juga berupaya maksimal dalam pencegahan peredaran narkoba melalui sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat termasuk pelajar.
"Sosialisasi bahaya narkoba melalui pendekatan kepada masyarakat termasuk pelajar juga kita gencarkan, penindakan tegas terhadap pelaku narkoba juga kita lakukan tanpa kompromi," ujarnya.
AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, baru - baru ini Polres Gresik Polda Jatim juga mengamankan seorang residivis kasus narkoba berinisial AS (35).
Tersangka AS berhasil diringkus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim saat hendak mengedarkan sabu sistem ranjau di wilayah Kabupaten Gresik.
"Penangkapan ini merupakan bukti keseriusan kami dalam menindak tegas pelaku peredaran narkoba yang meresahkan masyarakat," ungkapnya.
Kapolres Gresik mengatakan, AS adalah residivis kasus Narkoba dan sudah ketiga kalinya ia ditangkap Polisi.
Kali ini AS ditangkap di depan kamar kosnya di Jalan Raya Meduran Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Senin (9/2/2026) pekan lalu.
Dari penggeledahan di lokasi, Polisi menemukan 15 plastik klip sabu di dalam tas selempang warna merah hati yang dikenakan tersangka.
Tak berhenti di situ, penggeledahan dilanjutkan ke kamar kos pelaku dan ditemukan 9 plastik klip sabu yang disimpan dalam tas selempang Eiger warna abu-abu.
“Total ada 24 paket sabu siap edar dengan berat keseluruhan kurang lebih 51,11 gram kami amankan,” kata Kapolres Gresik.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara serta denda maksimal Rp2 miliar ditambah sepertiga.
Ia juga dijerat Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP junto UU Nomor 1 Tahun 2026.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba di Gresik,” tegas AKBP Ramadhan.
Sebagai bentuk komitmen, Polres Gresik Polda Jatim mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan tindak pidana di wilayah Kabupaten Gresik melalui Hotline Call Center 110 atau WhatsApp Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006 yang terhubung langsung dengan Kapolres Gresik.
Mendadak! Polres Madiun Gelar Test Urine Bagi PJU dan Kapolsek, Wujudkan Zero Narkoba
MADIUN – Polres Madiun Polda Jatim menggelar tes urine mendadak terhadap jajaran pejabat utama (PJU) dan para Kapolsek, Selasa (24/2/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
Tes urine dilakukan sesaat setelah apel pagi dan dipimpin oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Madiun.
Pemeriksaan ini menyasar 34 personel yang terdiri dari 21 pejabat utama dan 13 kapolsek jajaran.
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menjaga integritas serta memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Tes urine ini kami lakukan sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di internal Polres Madiun. Alhamdulillah, hasilnya negatif semua,” ujar AKBP Kemas.
Ia menegaskan, pengawasan internal penting dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar hasilnya objektif.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab Polri dalam menjaga kepercayaan publik.
Selama proses pemeriksaan berlangsung, kegiatan dikawal ketat oleh personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan sesuai prosedur.
"Upaya pencegahan tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga harus dimulai dari internal institusi," tegasnya.
Dengan lingkungan kerja yang bersih dan profesional, Polres Madiun Polda Jatim berharap dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta menjaga marwah institusi kepolisian.
Tes urine mendadak ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Madiun dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkoba serta memperkuat budaya disiplin di tubuh Polri
Polrestabes Surabaya Ungkap Narkoba Amankan Tersangka Pengedar Ganja
SURABAYA - Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kota Surabaya kembali menunjukkan hasil.
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya Polda Jatim berhasil mengamankan seorang pria berinisial Hlr Sgn, warga Tambak Mayor, yang diduga kuat berperan sebagai pengedar ganja dalam jaringan peredaran gelap di wilayah Surabaya.
Penangkapan yang dilakukan pada Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka lain berinisial H S, petugas memperoleh informasi penting mengenai sosok pemasok ganja yang kemudian mengarah kepada Hlr Sgn.
Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Dodi Pratama, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kota Pahlawan.
“Dari tangan tersangka kami mengamankan sejumlah barang bukti ganja dalam berbagai bentuk, mulai dari paket siap edar hingga bahan lintingan yang digunakan untuk konsumsi,” ujar AKBP Dodi, pada Senin (23/02).
Petugas terlebih dahulu melakukan penyelidikan intensif sebelum akhirnya melakukan penangkapan di kawasan Jalan Kartini, Kecamatan Tegalsari, Surabaya.
Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bungkus ganja yang disimpan di saku celana tersangka.
Tidak hanya itu, di dalam tas selempang berwarna hitam milik pelaku, petugas juga menemukan dua linting ganja serta satu unit telepon seluler yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi transaksi.
Dari hasil interogasi di lokasi pertama, tersangka mengakui masih menyimpan ganja di tempat kerjanya yang berada di Jalan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng.
Tim kemudian bergerak cepat melakukan pengembangan ke lokasi kedua.
Penggeledahan di tempat tersebut kembali membuahkan hasil. Polisi menemukan satu kotak tempat makan yang berisi ganja serta satu kantong plastik hitam berisi batang ganja yang diduga akan diedarkan.
Total barang bukti yang diamankan dari dua tempat kejadian perkara meliputi ganja dalam kemasan, lintingan siap pakai, batang ganja, serta kertas papir yang biasa digunakan untuk proses peredaran maupun konsumsi.
Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial M yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Pengakuan ini membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam peredaran ganja di Surabaya.
Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Urkes Polrestabes Surabaya untuk menjalani tes urine.
Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana terbaru sebagaimana diatur dalam KUHP yang telah diperbarui.
AKBP Dodi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama yang kini berstatus DPO.
“Pengungkapan ini tidak berhenti pada satu pelaku. Kami akan terus menelusuri jaringan di atasnya hingga tuntas,” tegasnya.
Dzikir Pagi Bersama Kapolres Ngawi, Perkuat Keimanan di Bulan Ramadan
Ngawi – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan (imtaq) di Bulan Suci Ramadan, Polres Ngawi secara rutin melaksanakan kegiatan dzikir pagi bersama yang digelar setiap hari usai apel pagi di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, dan diikuti oleh para pejabat utama, perwira, bintara, serta ASN Polres Ngawi yang beragama Islam. Dzikir pagi ini menjadi bagian dari pembinaan rohani dan mental personel selama menjalankan ibadah puasa.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengajak seluruh anggota yang beragama Muslim untuk senantiasa melaksanakan dzikir pagi secara istiqamah, khususnya di Bulan Ramadan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Commander Wish Kapolres Ngawi, khususnya pada poin pertama, yakni memperkuat soliditas dan tata kelola internal, serta meningkatkan keamanan dan ketakwaan personel.
“Melalui dzikir pagi ini, kita berharap seluruh anggota semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dapat lebih profesional, humanis, dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Kapolres pada Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, kekuatan institusi tidak hanya dibangun melalui kemampuan teknis dan operasional, namun juga melalui kekuatan spiritual dan moral setiap anggota. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Kegiatan dzikir pagi ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan kekompakan antaranggota, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis di lingkungan Polres Ngawi. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas kepolisian dan peningkatan nilai-nilai keagamaan, khususnya di Bulan Ramadan yang penuh berkah.
POLRES NGAWI GELAR PATROLI SKALA BESAR ANTISIPASI BALAP LIAR SELAMA RAMADAN 1447 H
Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadan 1447 H Polres Ngawi menggelar patroli skala besar bersama instansi terkait di sejumlah titik rawan balap liar di wilayah Kabupaten Ngawi.
Kegiatan patroli tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Satpol PP serta Dinas Perhubungan. Sasaran utama adalah ruas jalan yang kerap dijadikan ajang balap liar.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli skala besar ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama menjalankan ibadah Ramadan.
“Selama Bulan Suci Ramadan, kami meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya balap liar. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas serta gangguan ketertiban umum yang dapat meresahkan masyarakat,” ujar Kapolres Ngawi pada Selasa (24/2/2026).
Ia menegaskan bahwa balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku yang kedapatan melanggar aturan.
Selain penindakan, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Masyarakat pun diimbau untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas balap liar.
Dengan adanya patroli skala besar ini, situasi di wilayah Ngawi terpantau aman dan kondusif. Polres Ngawi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat demi terciptanya Ramadan yang aman, tertib, dan penuh khidmat.
Polres Bondowoso Gelar Patroli Sahur Jaga Kekhusyukan Ramadan
BONDOWOSO – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H / 2026, Polres Bondowoso Polda Jatim berkomitmen penuh memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.
Melalui Satuan Samapta, Polres Bondowoso Polda Jatim mengintensifkan patroli malam hingga menjelang subuh untuk memberikan rasa aman bagi warga yang menjalankan ibadah.
Tidak hanya sekadar berpatroli memantau keamanan wilayah, personel Sat Samapta juga turut serta membantu warga dengan melakukan "Patroli Sahur".
Menggunakan pengeras suara dan sesekali berinteraksi langsung dengan warga di pemukiman, petugas berkeliling membangunkan masyarakat agar tidak terlambat melaksanakan santap sahur.
Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat selama bulan Ramadan adalah prioritas utama untuk menjamin kenyamanan beribadah.
Ia juga menegaskan Polres Bondowoso Polda Jatim akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.
"Harapan kami, dengan adanya patroli intensif mulai malam hari hingga waktu sahur, masyarakat dapat menunaikan ibadah puasa dengan perasaan aman, nyaman, dan tenang," ujar AKBP Aryo, Selasa (24/2/26).
Patroli sahur ini lanjut AKBP Aryo juga menekan angka tindak pidana seperti pencurian (Curat, Curas, Curanmor) di jam-jam rawan.
"Kami juga memastikan jalanan tetap aman dari gangguan kebisingan knalpot brong dan aksi balap liar pasca tarawih maupun menjelang subuh," tambah AKBP Aryo.
Pada patroli sahur ini petugas juga memberi pelayanan humanis dengan membantu masyarakat membangunkan sahur sebagai bentuk kedekatan Polri dengan warga.
Kehadiran lampu biru khas Polisi (Blue Light Patrol) di sepanjang jalan protokol hingga ke pelosok desa diharapkan mampu meminimalisir niat jahat dan menciptakan suasana Ramadan yang damai dan penuh berkah di Bumi Ki Ronggo.
Hadiri Milad PUI, Kapolri Tegaskan Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah
Jawa Barat - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara puncak peringatan ulang tahun Persatuan Ummat Islam (PUI) dan doa bersama untuk bangsa di Majalengka, Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan soal pentingnya memperkuat sinergisitas untuk mengawal serta mendukung seluruh program Pemerintah Indonesia.
Sigit menekankan, untuk menyukseskan seluruh program Pemerintah diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Menurutnya, hal itu adalah kunci utama guna menghadapi seluruh tantangan baik tingkat global maupun dalam negeri.
"Harapan ke depan tentunya ayo kita sama-sama menjadi cooling system, mengingatkan jangan sampai kita dibenturkan oleh sesama anak bangsa," kata Sigit, Senin (23/2/2026).
Sigit mengatakan apabila masyarakat terus saling diadu domba maka pembangunan dan cita-cita menuju Indonesia Emas akan sulit berjalan lancar.
Karenanya, Sigit mendorong agar keberagaman yang ada di Indonesia untuk terus dirawat sehingga bisa menjadi kekuatan untuk maju dan berkembang ke arah yang lebih baik.
"Sepandai-pandainya kita, sepandainya masing-masing elemen bangsa ini, namun kalau berdiri sendiri, bergerak secara ego sektoral, maka akan sulit untuk membawa satu kemajuan. Kemajuan itu bisa terjadi kalau kita semuanya rukun dan bersatu," ujar Sigit.
Terakhir, Sigit memaparkan bahwa, Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan program prioritas Asta Cita untuk mendukung visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam hal ini, kata dia, Polri juga telah terlibat aktif di sejumlah program prioritas pemerintah mulai dari program ketahanan pangan lewat swasembada jagung hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat SPPG Polri.
Oleh sebab itu, Sigit meminta PUI untuk dapat membantu mengawasi hal-hal negatif di masyarakat yang berpotensi menghambat cita-cita Indonesia Emas 2045. Mulai dari judi online, pinjaman online hingga narkoba.
"Saya harapkan PUI betul-betul ikut aktif untuk betul-betul mengawasi tiga hal tersebut karena ini menjadi ancaman generasi muda, ancaman bangsa kita. Kenapa? Kita harus berjalan sesuai roadmap untuk mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045," tutup Sigit.
Sigap! Polres Ngawi Respon Cepat Laporan 110, Amankan Pemuda Diduga Depresi Bawa Sajam
Ngawi – Polres Ngawi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110, terkait seorang warga yang diduga mengalami depresi dan mengamuk sambil membawa senjata tajam di wilayah Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.
Setelah menerima laporan melalui call center 110 tersebut, Pamapta Polres Ngawi Ipda Erlanda bersama piket fungsi dan personel Sat Samapta yang dipimpin Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Kapolsek Geneng AKP Haris Sunarto
Saat tiba di tempat kejadian, petugas mendapati seorang pemuda yang depresi tersebut berada di dalam rumah sambil berteriak dan mengancam warga sekitar menggunakan dua bilah senjata tajam.
Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif guna menenangkan situasi.
Namun, karena yang bersangkutan membawa senjata tajam dan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, petugas mengambil tindakan terukur dengan menggunakan taser gun (senjata kejut).
Taser gun (senjata kejut) mengeluarkan aliran listrik bertegangan rendah untuk melumpuhkan sementara, sehingga anggota Polres Ngawi dapat mengendalikan pelaku tanpa menimbulkan luka serius.
Penggunaan alat tersebut dilakukan secara profesional dan proporsional demi menjamin keselamatan semua pihak.
Berkat kesigapan dan profesionalisme aparat gabungan, proses evakuasi berhasil dilakukan tanpa menimbulkan korban jiwa. Dua bilah senjata tajam berupa parang dan belati turut diamankan sebagai barang bukti.
Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke RSUD Ngawi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa layanan Call Center 110 merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Setiap laporan masyarakat melalui call center 110, akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Penanganan tersebut, dilakukan secara humanis dengan mengutamakan keselamatan warga serta keselamatan yang bersangkutan,” ujar Kapolres Ngawi, saat dihubungi media pada Selasa (24/2/2026)
Polres Ngawi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian serupa atau situasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga secara aman dan kondusif.
Monday, February 23, 2026
Polres Magetan Masifkan Edukasi Penggunaan Jalan Raya
MAGETAN – Menindaklanjuti viralnya aksi balap orang yang menggunakan akses jalan raya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Polres Magetan Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas bergerak cepat melakukan langkah preventif.
Kegiatan balap orang yang dinilai sebagai tindakan tidak terpuji tersebut memanfaatkan fasilitas jalan umum untuk kepentingan pribadi tanpa izin dari pihak berwenang.
Sebagai bentuk respons, Satlantas Polres Magetan Polda Jatim dan Polsek Maospati serta Dinas Perhubungan melaksanakan sosialisasi terkait aturan penggunaan jalan untuk kepentingan tertentu.
Dalam sosialisasi tersebut, petugas menyampaikan pemahaman mengenai ketentuan penggunaan jalan umum sesuai Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Masyarakat diberikan edukasi bahwa setiap penggunaan jalan di luar fungsi utamanya, termasuk untuk kegiatan perlombaan atau acara tertentu, wajib mengantongi izin resmi dan mempertimbangkan aspek keselamatan serta ketertiban lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Ade Andini menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang kreativitas masyarakat, namun harus tetap sesuai aturan dan tidak membahayakan pengguna jalan lain.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jalan raya untuk kegiatan pribadi tanpa izin. Jalan umum diperuntukkan bagi kepentingan bersama, sehingga keselamatan dan ketertiban harus menjadi prioritas,” tegasnya, Senin (23/2/26).
Ia juga menambahkan bahwa langkah sosialisasi ini merupakan bentuk pendekatan persuasif dan edukatif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami mengedepankan edukasi agar masyarakat memahami mekanisme dan prosedur penggunaan fasilitas jalan umum," tambah AKP Ade Andini.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Magetan Polda Jatim juga berharap, informasi terkait aturan dan mekanisme penggunaan fasilitas jalan umum dapat diterima secara luas oleh masyarakat.
Dengan demikian, kesadaran hukum meningkat dan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah Kabupaten Magetan dan sekitarnya. (
Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan hukum seberat-beratnya kepada oknum Brimob Bripda MS yang diduga menganiaya pelajar di Maluku hingga tewas.
"Ya, saya sudah perintahkan untuk diberikan tindakan seberat beratnya," kata Sigit di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).
Sigit juga menyebut telah menginstruksikan kepada Kapolda Maluku dan Kadiv Propam untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Dalam hal ini, akan diusut dari segi pidana maupun kode etik Polri.
Menurut Sigit, hukum tegas dan berat tersebut untuk satu tujuan, yakni memberikan rasa keadilan bagi korban.
"Memerintahkan kepada Kapolda Kadiv Propam ambil tindakan tegas proses tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban," ujar Sigit.
Ia pun memastikan proses pengusutan tuntas kasus ini bakal dilakukan transparan untuk publik. "Saya minta infornasinya prosesnya transparan. Saya kira secara teknis pak Kadiv Humas sampaikan di event yang disiapkan khusus," ucap Sigit.
Sigit menegaskan komitmennya sejak awal terhadap seluruh personel Polri yang melakukan pelanggaran. Ia memastikan tak pandang bulu terhadap siapapun yang melakukan kesalahan.
Untuk yang melanggar, bakal diberikan sanksi tegas. Sementara untuk yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan atau reward.
"Dari dulu saya sudah sampaikan terhadap yang baik, kita berikan reward namun terhadap yang melanggar tentunya kita berikan (hukuman), karena kita semua sudah diatur dalam aturan," tutup Sigit.
Polres Blitar Pantau Pangkalan LPG, Antisipasi Kelangkaan Gas Melon di Bulan Ramadan

BLITAR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Polda Jatim melaksanakan pengecekan sejumlah pangkalan LPG di wilayah Kabupaten Blitar pada Minggu (22/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kelangkaan serta memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi (Gas Melon) tetap aman dan tepat sasaran, khususnya di bulan Ramadan.
Kapolres Blitar, AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra, S.T.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan bersama anggota Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim di sejumlah pangkalan LPG.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap stok LPG, harga jual, serta mekanisme pendistribusian kepada masyarakat.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan,AKP Margono mengatakan terjadi peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg oleh masyarakat selama bulan Rama
dan.
“Peningkatan kebutuhan ini merupakan hal yang wajar setiap memasuki bulan Ramadan. Kami ingin memastikan ketersediaan stok tetap aman dan tidak terjadi penyimpangan distribusi,” ujar AKP Margono Suhendra.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Blitar Polda Jatim berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar.
Hasil koordinasi tersebut ditindaklanjuti dengan diterbitkannya surat edaran Nomor: B/510/XXX/409.29.3/2026 tanggal 12 Februari 2026 tentang rencana penambahan kuota LPG 3 Kg fakultatif.
Diharapkan dengan adanya penambahan kuota tersebut, kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dapat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan di wilayah Kabupaten Blitar.
Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim juga mengimbau kepada seluruh pemilik pangkalan agar tidak melakukan penimbunan maupun penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
"Tentu tindakan tegas akan kami lakukan jika terbukti a
Polres Probolinggo Salurkan Bansos untuk Korban Longsor dan Banjir
PROBOLINGGO,– Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana alam tanah longsor di Kecamatan Kotaanyar dan banjir di Kecamatan Kraksaan, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Puskesmas Kraksaan dan Rumah Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar.
Kasat Samapta Polres Probolinggo, AKP Didik Siswanto mengatakan bantuan berupa paket sembako yang disalurkan untuk meringankan beban warga terdampak bencana.
"Menindaklanjuti perintah Bapak Kapolres, kami salurkan bantuan di Dua lokasi yaitu Kotaanyar dan Kraksaan," ujar AKP Didik, Minggu (22/2/26).
Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota Polres Probolinggo yang sudah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban kami setelah terkena musibah,” ucap Syahrul salah satu warga penerima bantuan.
Di lokasi terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat selain memastikan keamanan dan ketertiban juga peduli terhadap warga yang sedang mengalami musibah.
"Polri selalu siap membantu masyarakat, baik saat darurat maupun dalam proses pemulihan,” tegas AKBP Latif.
Kapolres Probolinggo mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo termasuk BPBD dalam penanganan bencana ini.
Ia menyebut banjir kali ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih mengintai di wilayah Jawa Timur termasuk Kabupaten Probolinggo.
"Mitigasi terus kami lakukan, wilayah rawan bencana kami petakan termasuk jalur evakuasi yang tentu kami koordinasikan dengan pemerintah setempat," kata AKBP Latif.
Kapolres Probolinggo juga meminta warga di Lima kecamatan yakni Kecamatan Besuk, Paiton, Kraksaan, Krejengan dan Gading tetap siaga, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
"Kami imbau warga tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah situasi,” pungkasnya. (*)
Polres Madiun Kota Patroli Sahur Berbagi Nasi Kotak untuk Warga di Bulan Ramadhan
KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas menggelar kegiatan Sahur On The Road atau Patroli Sahur di jalan,Minggu dini hari (22/02/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di Kota Madiun.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Angga, bersama personel Satlantas.
Dalam kegiatan ini, petugas membagikan nasi kotak kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di sejumlah titik rawan aktivitas malam dan dini hari.
Ipda Angga menjelaskan bahwa kegiatan Sahur On The Road tidak hanya bertujuan berbagi makanan sahur, namun juga sebagai sarana membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat serta memberikan rasa aman selama pelaksanaan ibadah puasa.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat, berbagi sahur sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas agar warga tetap tertib dan aman di jalan,” ujar Ipda Angga.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nang Cahyono, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah selama Ramadhan.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di waktu dini hari," AKP Cahyono.
Ia mengatakan selain berbagi sahur, personel juga melakukan patroli dialogis serta imbauan tertib berlalu lintas guna mencegah potensi kecelakaan maupun gangguan kamtibmas.
Dengan kegiatan Sahur On The Road ini, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan Kota Madiun yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan Ramadhan.(*)
AKBP Prayoga Angga Usung Semangat RAMAH di Polres Ngawi
Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui semangat “R.A.M.A.H.” yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,M.Si., menegaskan bahwa polisi yang bersih, cepat, mudah, adil, dan hadir di tengah masyarakat merupakan harapan utama warga Kabupaten Ngawi.
“Harapan masyarakat kepada Polri adalah pelayanan yang Responsif, Akuntabel, Mudah, Adil, dan benar-benar Hadir saat dibutuhkan. Melalui semangat R.A.M.A.H., kami berkomitmen mewujudkan hal tersebut dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolres Ngawi, saat dikonfirmasi media pada Senin (23/2/2026)
R.A.M.A.H. sendiri merupakan akronim dari Responsif, Akuntabel, Mudah, Adil, dan Hadir. Konsep ini menjadi landasan moral sekaligus standar pelayanan bagi seluruh personel Polres Ngawi, baik dalam bidang pelayanan publik, penegakan hukum, maupun pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Kapolres menambahkan bahwa pendekatan humanis dan transparansi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik. Dengan pelayanan yang cepat dan terbuka, diharapkan masyarakat semakin nyaman dan percaya kepada institusi kepolisian.
Melalui semangat R.A.M.A.H., Polres Ngawi bertekad menghadirkan sosok polisi yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga ramah, profesional, dan selalu siap melayani masyarakat.
Antisipasi Balap Liar Usai Subuh, Polres Ngawi Laksanakan Patroli
Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadan, Polres Ngawi melalui Polsek Mantingan, Polsek Karanganyar bersama Sat Lantas Polres Ngawi melaksanakan patroli gabungan antisipasi balap liar.
Patroli dilaksanakan usai salat Subuh dengan menyisir sepanjang Jalan Raya Ngawi–Solo, mulai dari Dusun Ngrancang hingga perbatasan Jawa Timur–Jawa Tengah. Kegiatan ini difokuskan pada jam-jam rawan menjelang pagi, yang kerap dimanfaatkan sejumlah pemuda untuk melakukan aksi balap liar.
Selama Bulan Ramadan 1447 H, aktivitas masyarakat pada dini hari hingga menjelang Subuh cenderung meningkat, baik untuk sahur maupun ibadah. Oleh karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi langkah preventif guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan.
Petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap rawan, memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang berkumpul, serta membubarkan potensi kegiatan balap liar. Situasi terpantau aman dan terkendali, serta arus lalu lintas lancar.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kekhusyukan Ramadan.
“Di Bulan Suci Ramadan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang. Balap liar sangat membahayakan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kami akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam rawan setelah sahur dan Subuh,” ujarnya, pada Senin (23/2/2026).
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dengan patroli rutin dan sinergi bersama masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngawi selama Ramadan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Polres Tulungagung Berbagi Takjil Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan
TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jatim bersama Bhayangkari Cabang Tulungagung melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada pengguna jalan.
Kegiatan dilaksanakan di depan Mako Polres Tulungagung menjelang waktu berbuka puasa.
Kapolres Tulungagung, AKBP M Ihram Kustarto melalui Kasi Humas, Iptu Nanang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.
"Kegiatan berbagi takjil ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa," ujar Iptu Nanang, Minggu (22/2/26).
Paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat yang melintas maupun warga sekitar yang hendak berbuka puasa.
Di sela-sela pembagian takjil, personel juga memberikan imbauan kamtibmas serta mengingatkan masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
"Di sela kegiatan, kami juga menyampaikan imbauan kamtibmas dan tertib berlalu lintas agar situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan”, ujar Iptu Nanang.
Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergitas antara Polri dan masyarakat makin erat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Polresta Sidoarjo dan Komunitas Ojol Sahur On The Road Perkuat Sinergitas untuk Kamtibmas
SIDOARJO – Memanfaatkan momentum di Bulan Suci Ramadan , Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menggelar kegiatan Sahur On The Road bersama para pengemudi ojek online (ojol), di Warkop Ojol Kamtibmas Satlantas Polresta Sidoarjo.
Kegiatan tersebut dilakukan hampir setiap dini hari menjelang waktu sahur dengan berpola tempat.
Sejumlah perwira dan anggota Satlantas berkeliling ke beberapa titik untuk bertemu perwakilan ojol dan makan sahur bersama.
Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi sarana diskusi dan tukar informasi terkait situasi lalu lintas.
“Dalam momen Sahur On The Road di Warkop Ojol Kamtibmas ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polisi dan ojek online, sehingga berbagai informasi di jalan raya bisa kami akomodasi dan tindak lanjuti dengan cepat dan tuntas,” ujar AKP Yudhi, Minggu (20/2/2026).
Menurut AKP Yudhi, para pengemudi ojol merupakan mitra strategis Kepolisian karena aktivitas mereka yang intens di jalan raya membuat mereka mengetahui langsung kondisi lalu lintas di lapangan.
Dalam suasana santai tersebut, perwakilan ojol menyampaikan berbagai masukan, mulai dari titik rawan kemacetan, potensi pelanggaran, hingga antisipasi kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas di jalan.
AKP Yudhi menambahkan, sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat.
"Khususnya selama Ramadan ketika mobilitas warga cenderung meningkat, terutama pada malam hingga dini hari," imbuh Yudhi.
Sementara itu, Wahyu salah satu pengemudi ojol di Sidoarjo, mengapresiasi kegiatan tersebut.
Ia menilai komunikasi langsung dengan Polisi memudahkan koordinasi apabila terjadi sesuatu di jalan.
“Alhamdulillah, selain bisa makan sahur bersama, kami juga bisa sharing dan berbagi informasi dalam momen Sahur On The Road ini,” kata Wahyu.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Satlantas Polresta Sidoarjo berencana membuka Warkop Ojol Peduli Kamtibmas di sejumlah titik keramaian.
Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Kepolisian dan pengemudi ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Sidoarjo