Ad 728x90

Saturday, February 28, 2026

 Satgas Pangan Polda Jatim Pastikan Stok MinyaKita Aman Hingga Lebaran

Satgas Pangan Polda Jatim Pastikan Stok MinyaKita Aman Hingga Lebaran

 


SURABAYA - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Kombes Pol Roy H.M. Sihombing memastikan bahwa pasokan serta distribusi Minyakita di wilayah Jawa Timur saat ini dalam kondisi aman dan lancar.


Hal itu disampaikan oleh Dirreskrimsus Polda Jatim selaku Kasatgasda Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan usai melakukan kegiatan pemantauan di sejumlah pasar oleh seluruh jajaran Satgas Saber di Jawa Timur.


"Berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, harga jual di tingkat pasar pun terpantau masih stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), " ujar Kombes Pol Roy, Sabtu (28/2/26).


Ia mengungkapkan, data terbaru dari BULOG menunjukkan sudah 6 juta liter terdistribusi dan masih terdapat stok sebesar 2,7 juta liter Minyakita yang siap didistribusikan ke 160 pasar di seluruh penjuru Jawa Timur. 


Menurut Kombes Roy, stok 2,7 juta liter untuk menjamin ketersediaan minyak goreng subsidi bagi masyarakat di Jawa Timur.


Meski demikian, Satgas Pangan Polda Jatim mengidentifikasi adanya kendala teknis dalam proses penyaluran. 


"Tim menemukan sejumlah pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), padahal dokumen tersebut merupakan prasyarat wajib untuk menerima distribusi Minyakita," ungkap Kombes Roy.


Menanggapi hal tersebut, lanjut Dirreskrimsus Polda Jatim mengimbau para pedagang untuk segera mengurus perizinan NIB. 


Guna mempercepat proses, Disperindag dan DPMPTSP di tingkat Kota/Kabupaten akan memberikan fasilitas pendampingan.


"Sesuai arahan Ibu Gubernur, akan difasilitasi oleh Disperindag dan DPMPTSP masing-masing Kota/Kabupaten bagi pedagang yang belum memiliki NIB," kata Kombes Roy.


Dirreskrimsus Polda Jatim menjelaskan langkah tersebut diambil agar distribusi Minyakita tidak terhambat dan bisa segera tersalurkan kepada masyarakat.


"Kebijakan Ibu Gubernur tersebut agar distribusi MinyaKita aman dan lancar dengan harga sesuai HET, "pungkasnya. (*)

 Sebanyak 54 Personel Dimutasi, Polri Tegaskan Komitmen Pembinaan Karier dan Profesionalisme

Sebanyak 54 Personel Dimutasi, Polri Tegaskan Komitmen Pembinaan Karier dan Profesionalisme



Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Februari 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam satu Surat Telegram (ST) Kapolri dengan nomor *ST/440/II/KEP./2026* tertanggal 27 Februari 2026.


Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penyegaran dan penguatan kelembagaan.


“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.


Dalam ST tersebut, tercatat sebanyak 54 personel yang dimutasi, dengan rincian 3 personel dalam kategori evaluasi/demosi, 44 personel promosi maupun pergeseran setara (flat), serta 7 personel memasuki masa pensiun.


Untuk kategori evaluasi/demosi, terdapat tiga pejabat yang mengalami pergeseran jabatan. KBP Edy Setyanto Erning Wibowo, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Sleman Polda DIY, dimutasikan ke Divkum Polri. Jabatan Kapolresta Sleman selanjutnya diemban oleh KBP Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP., yang sebelumnya menjabat sebagai Akreditor Propam Kepolisian Madya TK. III Divpropam Polri.


Kemudian AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bima Kota Polda NTB, dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri. Posisi Kapolres Bima Kota kini diisi oleh AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Kasat PJR Ditlantas Polda NTB.


Selanjutnya, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bungo Polda Jambi, dimutasikan menjadi Pamen Polda Jambi. Jabatan Kapolres Bungo kini dipercayakan kepada AKBP Zamri Elfino, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Jambi.


Sementara itu, dalam kategori promosi dan pergeseran setara (flat), sebanyak 44 personel mendapatkan jabatan baru. Pada level Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, dua personel mendapat kepercayaan sebagai Kakortastipidkor Polri, yakni BJP Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., serta Kapuslitbang Polri, BJP Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.


Di tingkat kewilayahan, terdapat satu pejabat yang dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Utara, yaitu BJP Yusuf, S.I.K., M.Hum. Selain itu, dua jabatan Kapolresta/Tabes juga mengalami pergantian, yakni Kapolrestabes Semarang Polda Jawa Tengah yang kini dijabat KBP Heri Wahyudi, S.I.K., M.M., serta Kapolresta Sleman Polda DIY yang dijabat KBP Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP.


Mutasi juga mencakup promosi dan pergeseran jabatan pada tingkat Irjen Pol (IB) sebanyak tujuh personel, Brigjen Pol (IIA) sebanyak 19 personel (promosi dan flat), Kombes Pol (IIB1 dan IIB2) sebanyak 11 personel, serta dua personel pada jabatan Kapolres IIIA2/AKBP.


Selain itu, tujuh personel tercatat memasuki masa purna tugas atau pensiun.


Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dilakukan secara objektif dan berdasarkan kebutuhan organisasi.


“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan,” tegasnya.


Ia juga berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan menunjukkan dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugasnya.


“Pimpinan berharap seluruh pejabat yang dimutasi dapat segera bekerja secara optimal, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” tutupnya.

 Pengamanan Humanis, Aksi Mahasiswa di Mabes Polri Berlangsung Kondusif

Pengamanan Humanis, Aksi Mahasiswa di Mabes Polri Berlangsung Kondusif

 




Jakarta – Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di depan Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, berakhir dengan aman dan tertib. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat tersebut berlangsung dalam situasi kondusif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan prinsip hak asasi manusia.

“Pelaksanaan pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan perlindungan, sisi humanis, serta tetap memperhatikan hak asasi manusia,” ujar Budi kepada awak media di lokasi, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, meski sempat terjadi dinamika di lapangan, tidak ada kerusakan fasilitas umum maupun bentrokan fisik selama aksi berlangsung. Aparat tetap menahan diri dan tidak terpancing provokasi.

“Walaupun tadi ada oknum mahasiswa yang memaki anggota Polri, bahkan menuliskan kata-kata yang tidak elok di syal Polwan, anggota tetap bersabar dan tidak terpancing,” jelasnya.

Budi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam menyampaikan aspirasi, terlebih di tengah bulan suci Ramadan. Menurutnya, kebebasan berpendapat tetap harus diiringi dengan penghormatan terhadap norma dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kami mengajak, apalagi di bulan suci Ramadan ini, ada norma dan etika yang perlu kita jaga bersama. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi tetap menghormati masyarakat yang sedang berpuasa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Budi memastikan seluruh tuntutan dan aspirasi mahasiswa menjadi perhatian Polri. Ia menyebut hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi internal, termasuk di tingkat pimpinan.

“Setiap poin yang disampaikan tentu menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi kami di internal kepolisian,” katanya.

Terkait permintaan audiensi yang disampaikan massa aksi, Budi menyatakan hal itu akan diteruskan untuk dikaji lebih lanjut. Ia menambahkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memantau jalannya kegiatan tersebut.

“Nanti akan kami sampaikan dan dikaji. Tentunya Bapak Kapolri juga memantau kegiatan ini,” pungkasnya.

 Ramadhan Berkah : Polres Mojokerto Kota Gelar Baksos dan Bukber di Panti Asuhan

Ramadhan Berkah : Polres Mojokerto Kota Gelar Baksos dan Bukber di Panti Asuhan

 




KOTA MOJOKERTO – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim menggelar kegiatan bakti sosial dan buka bersama di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Putri, Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (27/02/2026).

Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto beserta Pejabat Utama dan personel menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok dan santunan kepada anak-anak panti asuhan.

Usai penyerahan bantuan tersebut, acara dilanjutkan dengan doa dan buka puasa bersama.

Kapolres Mojokerto Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.

“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan memperkuat silaturahmi," ungkap AKBP Herdiawan.

Ia berharap kehadiran Polri dapat membawa manfaat serta memberikan semangat dan kebahagiaan bagi keluarga besar panti asuhan.

"Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, namun juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai wujud Polri yang Presisi dan humanis," ungkap AKBP Herdiawan.

Sementara itu, pengurus Panti Asuhan yatim Muhammadiyah Putri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian dari Polres Mojokerto Kota.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta bantuan yang diberikan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ungkap pengurus panti.

Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta membawa keberkahan di bulan suci Ramadan.

 Operasi Pekat Polres Batu Sita Bahan Peledak Amankan 2 Orang Pembuat Mercon

Operasi Pekat Polres Batu Sita Bahan Peledak Amankan 2 Orang Pembuat Mercon

 





​BATU – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana kepemilikan dan pembuatan bahan peledak ilegal (bahan petasan) di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Dari pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan Dua orang pemuda berinisial S (21) dan GD (20) pada Kamis (26/2/2026) dini hari.

​Hal itu dibenarkan oleh Ps. Kasihumas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman, saat dikomfirmasi awak media di Mapolres Batu, Polda Jatim, Sabtu (28/2/26).

"Benar, petugas telah mengamankan dua terduga pelaku di Dusun Temurejo, Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon," ujar Iptu Huda.

Menurut Iptu Huda mengatakan penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi melalui Operasi Pekat 2026.

​"Keduanya diduga kuat melakukan aktivitas tanpa hak mulai dari membuat, menyimpan, hingga memperjualbelikan bahan peledak jenis serbuk mercon," ujar Iptu Huda

Ps.Kasi Humas Polres Batu menerangkan pengungkapan ini bermula dari hasil penyelidikan mendalam dan strategi undercover buy (pembelian terselubung) yang dilakukan oleh petugas. 

"Tim Resmob melakukan komunikasi melalui pesan singkat (WhatsApp) berpura - pura memesan bahan mercon siap pakai kepada pelaku dengan harga Rp35.000 per ons," jelas Iptu Huda.

​Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan kedua pelaku. 

Saat dilakukan penggeledahan di sebuah rumah kosong yang digunakan sebagai lokasi produksi, Polisi menemukan berbagai bahan baku kimia berbahaya dan peralatan pembuatan petasan.

​Barang Bukti yang Disita
​Dari lokasi kejadian, Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain 1,5 kg obat mercon siap pakai (dalam toples), 6 ons mercon jadi.

Selain itu Polisi juga menyita bahan baku kimia berupa belerang, bensoat, dan aluminium foil dan peralatan produksi berupa timbangan digital, papan kayu, ayakan, sendok plastik, skop, dan gelas ukur.

Keduanya tersangka terancam Pasal 306 KUHP (atau sesuai ketentuan Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951) terkait kepemilikan dan penyalahgunaan bahan peledak.

​Iptu M. Huda Rohman mengimbau masyarakat agar tidak bermain-main dengan bahan peledak karena sangat berisiko bagi keselamatan jiwa.

 "Kami akan terus memperketat pengawasan, terutama menjelang hari besar keagamaan, guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Batu tetap kondusif

 Polsek Bringin Ungkap Kepemilikan Miras, Pemuda Diamankan Saat Operasi Pekat Semeru 2026

Polsek Bringin Ungkap Kepemilikan Miras, Pemuda Diamankan Saat Operasi Pekat Semeru 2026

 




Ngawi – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026, Polsek Bringin Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus kepemilikan minuman keras (miras) jenis arak jowo tanpa izin di wilayah Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, pada Jumat malam (27/2/2026).

Kapolsek Bringin AKP Sulis Baskoro melaporkan bahwa pengungkapan tersebut berawal saat anggota piket jaga melaksanakan patroli Harkamtibmas sekitar pukul 20.30 WIB, dan melihat gerak-gerik seorang pemuda yang mencurigakan.
Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu botol bekas air mineral ukuran 1500 ml yang berisi minuman keras jenis arak jowo. 

Pemuda berinisial MNH (19), warga Kecamatan Bringin, mengakui bahwa minuman keras tersebut adalah miliknya dan disimpan untuk dikonsumsi sendiri tanpa izin dari pejabat berwenang.
Petugas kemudian mengamankan terlapor beserta barang bukti ke Mapolsek Bringin guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, terlapor dijerat Pasal 4 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Perda Kabupaten Ngawi Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengawasan, Pengendalian, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Bringin Polres Ngawi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta menekan peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukum Polres Ngawi, khususnya selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras ilegal.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi. Operasi Pekat Semeru ini merupakan upaya preventif dan represif untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran miras ilegal yang dapat memicu tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungannya dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang meresahkan," tegas Kapolres Ngawi, pada Sabtu (28/2/2026)

Polres Ngawi mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi maupun mengedarkan minuman keras ilegal, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

 Ngaku Sales Mitra Gopay, Pelaku Perbuatan Curang Rp. 12 Juta Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Ngawi

Ngaku Sales Mitra Gopay, Pelaku Perbuatan Curang Rp. 12 Juta Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Ngawi

 




Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., berhasil mengungkap kasus tindak pidana perbuatan curang dengan modus mengatasnamakan sales dari mitra aplikasi pembayaran digital Gopay dan Dana. Dalam pengungkapan tersebut, satu orang pelaku berhasil diamankan di wilayah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Peristiwa perbuatan curang ini terjadi pada hari Selasa, 9 Desember 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, di sebuah toko yang berada di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Saat itu, seorang laki-laki yang mengaku bernama AC, datang ke toko pelapor dan mengaku sebagai petugas dari aplikasi Gopay.

Pelaku menawarkan kerja sama penggunaan aplikasi Gopay beserta satu unit mesin EDC (Electronic Data Capture). Untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukkan kertas stofmap dan sebuah mesin EDC. Karena tertarik, korban kemudian diminta mentransfer sejumlah uang sebesar Rp. 12.000.000,- (dua belas juta rupiah) dengan alasan sebagai biaya aktivasi EDC tersebut.

Namun, sekitar 30 menit setelah pelaku berpamitan, korban tidak menerima panggilan konfirmasi aktivasi sebagaimana dijanjikan. Merasa curiga, korban mengecek saldo pada aplikasi Gopay miliknya dan mendapati bahwa dana sebesar Rp. 12.000.000,- telah raib. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 12.000.000,- dan segera melaporkannya ke Polsek Kendal untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Ngawi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi, S.H., M.H., melakukan serangkaian penyelidikan intensif. Hasilnya, pada hari Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 13.45 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku berinisial AC di wilayah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan tindak pidana perbuatan curang dengan modus menguras saldo aplikasi Gopay milik korban. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Ngawi guna proses penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

1. 1 (satu) unit kendaraan Toyota Avanza warna hitam Type G tahun 2024, Nopol AE-1220-CQ, sebagai sarana pelaku.
2. 1 (satu) lembar STNK kendaraan Toyota Avanza Nopol AE-1220-CQ atas nama Uzud Istanto.
3. 1 (satu) unit handphone merk Redmi Note 11 Pro warna biru.
4. 1 (satu) unit mesin EDC (Electronic Data Capture).
5. 1 (satu) lembar KTP milik pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan Polres Ngawi dalam memberikan perlindungan hukum dan rasa aman kepada masyarakat.

> “Kami menegaskan bahwa Polres Ngawi berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk tindak pidana, khususnya perbuatan curang dengan berbagai modus yang merugikan masyarakat. Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi personel Satreskrim dalam melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diamankan,” tegas Wakapolres Ngawi.

Lebih lanjut, diimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas dari aplikasi keuangan digital.

> “Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi kepada pihak resmi sebelum melakukan transaksi atau transfer dana. Apabila menemukan indikasi perbuatan curang, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambah Kompol Rizki S saat dikonfirmasi media, pada Sabtu (28/2/2026)

 Polres Ngawi Terima Kaporlap, Wujud Kepedulian Pimpinan kepada Anggota

Polres Ngawi Terima Kaporlap, Wujud Kepedulian Pimpinan kepada Anggota

 




Ngawi – Polres Ngawi kembali menerima bantuan kelengkapan perorangan lapangan (kaporlap) sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas anggota di lapangan. 

Pemberian kaporlap tersebut menjadi wujud nyata kepedulian institusi terhadap kesejahteraan dan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para anggota menerima berbagai perlengkapan dinas, antara lain seragam, mantel/jas hujan, kaos, sepatu, serta kebutuhan penunjang lainnya, yang disalurkan melalui Bagian Logistik Polres Ngawi pimpinan Kabag Log AKP Suyadi, S.H.

Perlengkapan ini diharapkan dapat menunjang kinerja anggota agar lebih optimal, profesional, dan percaya diri saat bertugas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan kaporlap merupakan bagian dari komitmen pimpinan dalam mendukung kesiapan operasional anggota.

“Kelengkapan perorangan lapangan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada seluruh personel. Dengan perlengkapan yang memadai, diharapkan anggota semakin semangat dan maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya,  pada Sabtu (28/2/2026).

Proses pembagian kaporlap dari Aslog Polri kemudian ke Rolog Polda Jatim diteruskan ke Logistik Polres Ngawi selanjutnya   distribusikan sesuai dengan prosedur dan pendataan yang telah ditetapkan, sehingga pendistribusian berjalan tertib dan tepat sasaran ke personel Polres Ngawi.

Dengan adanya dukungan tersebut, Polres Ngawi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga profesionalitas anggota dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah hukum Kabupaten Ngawi.

Patroli Pasar Jelang Lebaran, Polres Ngawi Pastikan Harga dan Stok Bapokting Aman

Patroli Pasar Jelang Lebaran, Polres Ngawi Pastikan Harga dan Stok Bapokting Aman

 



Ngawi – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Ngawi bersama jajaran Polsek meningkatkan kegiatan patroli dan monitoring di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting), sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan aman dan nyaman.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa patroli pasar ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi lonjakan harga, kelangkaan barang, maupun potensi penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat.

“Melalui patroli dan pengecekan langsung di pasar, kami ingin memastikan stok bahan pokok penting dalam kondisi aman dan harga masih relatif stabil. Kami juga mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan penimbunan ataupun menaikkan harga secara tidak wajar,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, Sabtu (28/2/2025)

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Ngawi dan Polsek jajaran berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi riil di lapangan, sekaligus memberikan imbauan kamtibmas agar situasi pasar tetap aman, tertib, dan kondusif.

Selain memantau harga, kehadiran polisi juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar, terutama menjelang Lebaran yang biasanya diiringi peningkatan aktivitas ekonomi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok penting.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, termasuk menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.



 Polantas Menyapa : Polres Jember Gelar Safari Kamseltibcar Lantas Sosialisasikan Jalur Blackspot

Polantas Menyapa : Polres Jember Gelar Safari Kamseltibcar Lantas Sosialisasikan Jalur Blackspot

 




JEMBER - Upaya Polres Jember Polda Jatim menekan angka kecelakaan lalu lintas untuk mewujudkan Keamanan,Keselamatan,Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) terus digencarkan. 

Melalui Satuan Lalu Lintas, Polres Jember Polda Jatim bersama Polsek Bangsalsari, PT Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember memaksimalkan kegiatan Polantas Menyapa melalui Safari Kamseltibcarlantas selama bulan Ramadhan.

Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata mengatakan Safari Kamseltibcar Lantas ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata tertib dan tata krama dalam berlalulintas.

Selain itu dalam Safari Kamseltibcar Lantas juga disosialisasikan terkait jalur - jalur yang rawan kecelakaan ( blackspot) yang berada di wilayah hukum Polres Jember Polda Jawa Timur.

"Dalam kegiatan Polantas Menyapa melalui Safari Kamseltibcar Lantas ini kami menekankan pentingnya kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat, sebagai kunci utama menekan angka kecelakaan," ujar AKP Bagas, Jumat (27/2/26).

Ia menyebut, kecelakaan lalu lintas itu sering diawali karena adanya pelanggaran oleh pengendara di jalan. 

Kasatlantas Polres Jember mengungkapkan di wilayah hukum Polres Jember, Polda Jatim terdapat banyak jalur blakspot terutama pada jalur poros.

Ia menyebutkan sepanjang jalan utama Jember - Lumajang, wilayah kecamatan Bangsalsari saat ini masuk kategori blackspot dan menempati peringkat pertama angka kecelakaan di Kabupaten Jember. 

"Data tersebut menjadi alarm serius bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada," kata AKP Bagas.

Selain itu jalur blackspot jalur utama Jember - Banyuwangi, wilayah Kecamatan Sempolan juga merupakan wilayah rawan kecelakaan terutama di Gunung Gumitir.

Oleh karena itu Satlantas Polres Jember jalur - jalur ini akan menjadikan atensi terutama saat arus mudik dan balik lebaran nanti.

Selain soal keselamatan lalu lintas, melalui program Polantas Menyapa dengan menggelar Safari Kamseltibacar Lantas ini pula Satlantas Polres Jember membangun kedekatan dengan masyarakat.

"Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, sehingga kolaborasi antara kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat sangat diperlukan,” pungkasnya. (



 Kurang dari 24 Jam, Polres Gresik Amankan Tersangka Penganiayaan Saat Patrol Sahur

Kurang dari 24 Jam, Polres Gresik Amankan Tersangka Penganiayaan Saat Patrol Sahur





GRESIK - Satreskrim Polres Gresik Polda Jawa Timur (Jatim) bergerak cepat mengungkap dugaan kasus tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jumat (27/2/2026) dini hari.

Pelaku berinisial S (45), warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, melalui Kanit Resmob, Ipda Andi Mu Asyarf Gunawan didampingi Kasi Humas, Iptu Hepi mengatakan kasus ini ditangani berdasarkan Laporan Masyarakat ke Polsek Panceng tanggal 27 Februari 2026. 

"Peristiwa bermula pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB saat sejumlah pemuda Desa Campurejo menggelar kegiatan patrol sahur, " kata Ipda Andi, Sabtu (28/2/26).

Ia menerangkan saat itu terjadi aksi saling lempar bom air dengan pemuda dari Desa Banyutengah yang menjadikan situasi memanas setelah terjadi saling ejek. 

Pemuda Campurejo sempat mundur, namun didatangi kelompok dari Banyutengah yang tidak terima dengan ucapan yang dilontarkan.

Di lokasi kejadian, tepatnya di depan sebuah billiard & cafe di Desa Campurejo, tiba-tiba muncul seorang pria membawa senjata tajam jenis parang dan melakukan pembacokan terhadap dua korban.

Korban pertama, WAP (24), mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan medis lebih lanjut. 

Sementara korban kedua, MRM (25), menjalani perawatan di Puskesmas Panceng.

Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Panceng untuk proses hukum lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi eskalasi konflik, personel Satreskrim dan Sat Samapta Polres Gresik Polda Jatim  bersama jajaran Polsek diterjunkan ke lokasi guna melakukan patroli gabungan dan penjagaan intensif.

Pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 23.40 WIB, Unit Resmob gabungan yang dipimpin Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan, menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di wilayah Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka di wilayah tersebut. 

Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolres Gresik dengan didampingi pihak keluarga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut, "kata Ipda Andi.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah parang, satu potong jaket jeans warna biru, satu potong sarung warna putih.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 468 Ayat (1) KUHP atau Pasal 466 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat atau penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

"Ancaman hukumannya maksimal 5 hingga 8 tahun penjara,"ujar Ipda Andi.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Gresik Polda Jatim akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Gresik,Iptu Hepi mengimbau kepda masyarakat untuk tidak terprovokasi pascaperistiwa tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujar Iptu Hepi.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan ke Polisi jika mengetahui atau mengalami adanya tindak pidana.

"Segera laporkan ke call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006, kami akan segera tindaklanjuti," pungkas Iptu Hepi.

 Polres Malang Ungkap Produksi Petasan Ilegal 3 Kg Bubuk Mercon Disita

Polres Malang Ungkap Produksi Petasan Ilegal 3 Kg Bubuk Mercon Disita




MALANG - Polres Malang Polda Jatim mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembuatan dan penguasaan bahan peledak jenis bubuk mercon atau bondet di wilayah Poncokusumo. 

Seorang pria berinisial BP (32) diamankan bersama barang bukti 3 kilogram bubuk petasan siap edar.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, tersangka yang merupakan warga Poncokusumo, Kabupaten Malang itu ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan pada Rabu (25/2/2026).

AKP Bambang menyebut, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran bahan peledak di wilayah tersebut. 

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh tim gabungan hingga pelaku berhasil diamankan.

“Kami mendapat informasi adanya seseorang yang menjual bahan peledak jenis bubuk mercon. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengarah kepada tersangka BP dan langsung melakukan penangkapan di rumahnya,” ujar AKP Bambang Subinajar, Jumat (27/2).

Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga membuat dan menguasai bubuk mercon untuk diperjualbelikan. 

Aktivitas tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi menimbulkan ledakan dan mengganggu keamanan masyarakat.

Selain bubuk petasan, Polisi turut menyita enam ikat sumbu mercon dan satu unit ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi. 

Pengungkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri,” tegasnya.

Atas perbuatannya, BP dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang bahan peledak. Polisi memastikan proses penyidikan akan dilakukan hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Motifnya untuk dijual kembali guna mendapatkan keuntungan. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibat,” jelasnya. 

 Polres Ponorogo Amankan Pasutri Tersangka Curanmor

Polres Ponorogo Amankan Pasutri Tersangka Curanmor





PONOROGO – Baru dua hari resmi menikah, MRA (23) dan AS (26) diamankan Satreskrim Polres Ponorogo, Polda Jatim atas kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

Keduanya ditangkap setelah mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. 

Ironisnya, aksi nekat itu dilakukan untuk menutup kekurangan biaya pernikahan dan hidup keseharian mereka.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan bahwa pasutri tersebut diringkus saat hendak menjual motor hasil curian di Surabaya.

“Ditangkap setelah dua hari menikah, saat menjual sepeda motor di daerah Surabaya. Alasannya untuk biaya nikah,” tegas Kapolres AKBPAndin, Jumat (27/2/2026).

Lebih jauh diungkapkan, keduanya bukan pelaku baru. MRA merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor, sementara AS tercatat sebagai residivis kasus narkoba. 

Mereka bahkan saling mengenal saat sama-sama menjalani masa hukuman di penjara.

“Kenal di dalam penjara, kemudian berpacaran. Setelah keluar, merencanakan menikah. Namun karena terkendala biaya, akhirnya sepakat mencuri sepeda motor,” jelas AKBP Andin.

Modusnya terbilang klasik namun terencana. Pasutri ini berkeliling berboncengan mencari sasaran. 

Setelah menemukan target, MRA beraksi menggunakan kunci T, sementara AS menunggu di atas motor. 

Begitu berhasil, motor curian langsung dibawa berdua menuju Surabaya untuk diserahkan kepada penadah.

Salah satu korban adalah Mardi Lestari, warga Kecamatan Sawoo. Sepeda motor Honda Scoopy bernopol AE 3648 TK miliknya yang diparkir di halaman rumah raib digondol pelaku pada Sabtu (24/1/2026). 

"Tim Resmob melakukan penyelidikan dan pada Rabu, 28 Januari 2026, berhasil mengamankan MRA dan AS,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, aksi pencurian dilakukan bukan hanya untuk biaya pernikahan, tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari.

“Mereka keluar penjara, lalu mencuri untuk biaya menikah dan kebutuhan hidup. Kami amankan di rumah keluarga istrinya di wilayah Jetis,” pungkas AKBP Andin.

 Satgas Pangan Polres Madiun Kota Intesifkan Pemantauan Bahan Pokok Penting

Satgas Pangan Polres Madiun Kota Intesifkan Pemantauan Bahan Pokok Penting





KOTA MADIUN – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Madiun Kota, Polda Jatim terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Pasar dan toko retail.

Sidak tersebut untuk memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting).

Pemantauan dilakukan oleh tim lintas instansi yang terdiri dari jajaran Satreskrim Polres Madiun Kota Polda Jatim, perwakilan Badan Pangan Nasional, Disperindag Kota Madiun, Perum Bulog Cabang Madiun.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K mengatakan kegiatan ini merupakan langkah pengawasan terpadu untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.

"Kami ingin memastikan kelancaran distribusi, serta mengantisipasi lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok jelang lebaran di wilayah Kota Madiun," ujar AKBP Wiwin, Jumat (27/2/26).

Kapolres Madiun Kota menegaskan, pihaknya akan tetap komitmen dalam menjaga stabilitas pangan dan melindungi masyarakat dari potensi gejolak harga.

“Polres Madiun Kota bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar tradisional. Kami akan pastikan ketersediaan bahan pokok aman dan harga tetap terkendali," ujarnya.

Ia juga menegaskan jika ditemukan praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, Polres Madiun Kota tidak segan menindak tegas sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riadi, S.H., M.H., menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus diintensifkan selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga kebutuhan dasar masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan, secara umum stok Bapokting di Pasar Besar Kota Madiun terpantau aman, tersedia, dan mencukupi. 

Distribusi bahan pangan berjalan lancar serta tidak ditemukan indikasi penimbunan maupun praktik penyimpangan. 

“Kami mengedepankan upaya pencegahan melalui pengawasan terpadu dan koordinasi lintas instansi, sekaligus penegakan hukum bila ditemukan pelanggaran,” ujarnya.

Dengan pengawasan berkelanjutan ini, diharapkan masyarakat Kota Madiun dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang, kebutuhan pokok tercukupi, serta stabilitas harga tetap terjaga

Terpusat yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026.

Terpusat yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026.




Jakarta, 27 Februari 2026 - SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mengumumkan hasil Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 400 siswa terbaik nasional dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke Seleksi 
Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap 1, sebanyak 2.644 siswa hadir mengikuti NST Tahap II, mencatat tingkat partisipasi 88,13% dari seluruh Provinsi di Indonesia.

NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan IPA (soal dalam Bahasa Inggris), serta Bahasa Inggris.  Perhitungan skor menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT), dengan menghitung berdasarkan tingkat kesulitan soal yang dianalisis dari pola jawaban seluruh populasi peserta. Pendekatan ini memastikan pengukuran kemampuan berlangsung objektif, adaptif, dan presisi.

Penetapan kelulusan dilakukan berdasarkan merit ranking nasional NST Tahap II. Data menunjukkan ketatnya seleksi, dengan skor NST peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, sementara rata-rata nasional 580. Ini menunjukan bahwa peserta yang lolos berada jauh di atas rata-rata nasional. Dari total 2.644 peserta NST Tahap II, hanya sekitar 15,1% yang masuk dalam kategori 5-7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB), dan kelompok inilah yang kemudian ditetapkan sebagai 400 peserta terbaik nasional.

Ketua Tim SPMB Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Dewi Amri menyampaikan, “SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem seleksi dirancang transparan, berbasis data, dan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos merupakan representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif.” Ia menegaskan, “Penetapan berdasarkan NST Tahap II memastikan seleksi tetap adil dan memberi ruang kompetisi yang setara bagi seluruh peserta.”

Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari SMP di 28 provinsi berbeda. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan. Komposisi peserta Top 400 terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari negeri 44%, swasta (kurikulum nasional) 42,5%, dan swasta (kurikulum internasional) 13,5%. Data ini mencerminkan bahwa capaian tinggi tidak semata ditentukan oleh latar sekolah internasional, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.

“YPKTB memastikan SMA KTB menjadi ruang seleksi yang adil dan bermartabat. Sistem ini menjaring anak-anak terbaik bangsa tanpa membedakan asal daerah maupun jenis sekolah. Yang dinilai adalah potensi, integritas, dan kapasitas untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan,” ujar Irjen. Pol. Anwar, S.IK., M.Si., Ketua Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) sekaligus Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia. “Kehadiran peserta dari 28 provinsi menegaskan bahwa agenda membangun generasi unggul adalah agenda nasional. SMA KTB hadir sebagai bagian dari ikhtiar strategis menyiapkan kader bangsa yang siap bersaing secara global,” kata Anwar.

Pada tahap selanjutnya, ke-400 peserta akan mengikuti rangkaian seleksi akhir yang mencakup tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan PMK, uji kesamaptaan jasmani, LGD, serta wawancara orang tua dan siswa.

SPMB SMA KTB 2026 menjadi tahapan penting untuk menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap ditempa dalam lingkungan pendidikan berasrama yang menekankan disiplin, karakter, kepemimpinan, serta kesiapan berkiprah di tingkat nasional dan global. SMA KTB, di bawah Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) dengan dukungan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), berkomitmen menjaga proses seleksi yang kredibel dan akuntabel, serta menghadirkan ekosistem pembinaan yang kuat bagi putra-putri terbaik bangsa.

Friday, February 27, 2026

 Polres Ngawi Amankan Senja Ramadan, Masyarakat Nyaman Ngabuburit

Polres Ngawi Amankan Senja Ramadan, Masyarakat Nyaman Ngabuburit

 



Ngawi — Kegiatan Senja Ramadan 1447 H Tahun 2026 M yang digelar halaman kantor Disparpora Kabupaten Ngawi berlangsung aman, tertib, dan kondusif, berkat pengamanan optimal yang dilaksanakan oleh Polres Ngawi. 

Ribuan masyarakat tampak menikmati suasana ngabuburit dengan nyaman sambil berburu aneka takjil yang disediakan para pedagang.

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Polres Ngawi menerjunkan personel untuk melaksanakan patroli dan pengaturan arus lalu lintas di depan lokasi kegiatan. Pengamanan dilakukan secara terpadu melalui patroli cipta kondisi (Cipkon) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus memberikan imbauan secara humanis kepada pengunjung.

Selain pengamanan di area kegiatan, patroli jalan kaki dan imbauan kamtibmas juga dilaksanakan, sebagai langkah, antisipasi terhadap balap liar, kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa hambatan.

Hasil dari pelaksanaan pengamanan menunjukkan situasi yang aman dan kondusif. Masyarakat dapat menjalankan aktivitas Ramadan dengan nyaman, arus lalu lintas terpantau lancar, serta tidak ditemukan kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran personel kepolisian juga mempererat hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.

Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan Senja Ramadan merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam beraktifitas.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan nyaman, khususnya di bulan suci Ramadan,” ujar AKBP Prayoga Angga, pada Jumat (27/2/2026).

Dari data panitia, sebanyak 75 pedagang menempati ruang usaha yang disediakan, dengan sistem rotasi tujuh pelaku usaha selama lima hari guna memberi kesempatan merata bagi pelaku UMKM. Ragam produk yang ditawarkan meliputi makanan berat, minuman segar, camilan, serta aneka takjil khas Ramadan. Total estimasi pengunjung tercatat lebih dari tiga ribu orang, setiap harinya.

Hal ini menjadi bukti kesiapsiagaan Polres Ngawi dalam mendukung kegiatan masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas agar aktivitas publik dapat berlangsung aman dan lancar.


 Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Ngawi Tinjau Alat Pengering Padi di Padas

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Ngawi Tinjau Alat Pengering Padi di Padas

 



Ngawi – Demi mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Rizki Santoso, S.I.K., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi melaksanakan kegiatan peninjauan alat pengering padi di Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan sarana pendukung pascapanen, khususnya alat pengering padi, dapat berfungsi dengan baik guna meningkatkan kualitas gabah serta menjaga stabilitas produksi pangan di wilayah Kabupaten Ngawi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui pengawasan dan pendampingan terhadap fasilitas pertanian yang dimiliki masyarakat.

“Peninjauan ini sebagai bentuk kepedulian Polres Ngawi terhadap sektor pertanian. Dengan alat pengering padi yang berfungsi optimal, diharapkan hasil panen petani dapat lebih berkualitas, bernilai jual tinggi, serta mampu menunjang kesejahteraan petani,” ujar Kapolres Ngawi pada Jumat (27/2/2026).

Lebih lanjut, Kapolres Ngawi menegaskan bahwa Polres Ngawi siap bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga ketahanan pangan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah pedesaan.

Kegiatan peninjauan berlangsung dengan aman dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

 Ramadan Penuh Kebersamaan, Polres Ngawi dan Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Kekondusifan Wilayah

Ramadan Penuh Kebersamaan, Polres Ngawi dan Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Kekondusifan Wilayah

 



Ngawi – Dalam semangat Ramadan 1447 Hijriah, Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan buka puasa bersama Forkopimda, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), serta berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Ngawi, Kamis (26/2/2026)

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar seremoni, melainkan sarana membangun komunikasi, kebersamaan, dan kolaborasi antar seluruh unsur demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi sarana membangun komunikasi yang kuat antar seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan dan sinergi, kita dapat menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Ngawi demi kepentingan bersama,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.

Ia juga menekankan bahwa menjaga kekondusifan tidak hanya di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital. Menurutnya, peran aktif seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat dan influencer, sangat penting dalam membangun opini publik yang menyejukkan dan mencegah potensi konflik.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh dan influencer, untuk menjadi penyejuk, bukan pemantik. Dengan menyampaikan pesan yang positif dan bijak, kita dapat mencegah potensi konflik dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kebetulan saat ini kita berada di bulan suci Ramadan, mari kita bersama-sama menjaga Harkamtibmas di Kabupaten Ngawi. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi yang baik antar seluruh unsur di Kabupaten Ngawi menjadi kekuatan utama dalam menciptakan daerah yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat.

“Kolaborasi seluruh unsur yang ada di Ngawi selama ini sudah berjalan dengan baik. Hal ini menjadi modal penting untuk terus menjaga Ngawi sebagai daerah yang ramah, aman, dan harmonis. Sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga situasi kondusig,” ungkap Wakil Bupati Ngawi.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Ngawi, Prof. Dr. KH. A. Halil Thahir, M.HI.

Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan kerukunan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, menghindari perpecahan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang damai, baik di lingkungan masyarakat maupun di ruang digital.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres Ngawi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Ngawi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat, sehingga tercipta suasana Ramadan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan di Kabupaten Ngawi.

 Dapur Berkah Ramadan Polsek Pakal: 600 Porsi Buka Puasa untuk Warga di Surabaya

Dapur Berkah Ramadan Polsek Pakal: 600 Porsi Buka Puasa untuk Warga di Surabaya





SURABAYA - Suasana penuh kehangatan dan kepedulian terasa di halaman Polsek Pakal Polrestabes Surabaya pada Kamis, 26 Februari 2026. 

Melalui program Dapur Berkah Ramadan, jajaran kepolisian menghadirkan momen berbuka puasa bersama dengan Komunitas Wong Bodo dan masyarakat sekitar. 

Sebanyak 600 porsi hidangan disajikan secara prasmanan sebagai wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pakal, AKP Mulya Sugiharto, S.I.K., bersama para kanit dan anggota piket fungsi. 

Kehadiran sekitar 20 anggota komunitas serta puluhan warga menambah hangatnya suasana kebersamaan di bulan suci.

Sejak sore hari, personel Polsek Pakal bersama Komunitas Wong Bodo telah bergotong royong menyiapkan seluruh rangkaian acara. 

Semangat kebersamaan terlihat saat proses penataan hidangan hingga penyambutan masyarakat yang hadir.

Menjelang waktu berbuka, Kapolsek Pakal AKP Mulya menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial. 

"Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga berbagi kebahagiaan," ujar AKP Mulya.

Menurutnya program Dapur Berkah Ramadan ini tidak sekadar menghadirkan hidangan berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang hangat antara aparat kepolisian dan masyarakat. 

Kehadiran warga yang antusias menunjukkan bahwa kegiatan sosial semacam ini mampu memperkuat kepercayaan publik serta membangun kedekatan emosional.

"Kegiatan berbagi ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan Polri yang humanis dan selalu hadir di tengah masyarakat," tambah AKP Mulya.

Buka puasa bersama di Mapolsek Pakal menjadi gambaran nyata bagaimana Ramadan menghadirkan nilai kebersamaan tanpa sekat. 

Polisi, komunitas, dan masyarakat duduk bersama dalam satu meja, menikmati hidangan yang sama, serta memanjatkan doa dalam suasana yang khidmat.

Momentum ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut sebagai budaya kebersamaan yang memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

 Polres Tulungagung Sidak Pangkalan LPG, Pastikan Ketersediaan Gas Bersubsidi Aman

Polres Tulungagung Sidak Pangkalan LPG, Pastikan Ketersediaan Gas Bersubsidi Aman





TULUNGAGUNG – Sejak awal bulan Ramadhan, Polres Tulungagung Polda Jawa Timur bersama pemerintah daerah setempat dan instansi samping terus memantau dan memastikan kebutuhan pokok warga masyarakat aman.

Melalui Tim Satgas Pangan, Polres Tulungagung Polda Jatim bergerak, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan toko retail.

Terbaru, tim gabungan Polres Tulungagung dan instansi samping tersebut mendatangi agen dan pangkalan LPG 3Kg bersubsidi di wilayah Tulungagung.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan yang bisa memicu kelangkaan LPG 3kg.

"Pengawasan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait guna menjamin ketersediaan dan mencegah adanya penyimpangan,” ujar Iptu Nanang, Kamis (26/2/26).

Ia menambahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi akan terus dimonitor secara berkala.

Hal itu demi menjaga stabilitas pasokan sekaligus situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Kasi Humas Polres Tulungagung juga mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.

"Hasil pengecekan di lapangan tidak ditemukan adanya praktik penimbunan stok LPG 3 Kg bersubsidi," ujar Iptu Nanang.

Namun demikian, lanjut Iptu Nanang terpantau adanya sedikit antrean pembeli di Pangkalan LPG 3 Kg KONAR yang berada di Dusun Krandegan RT 003/RW 003 Desa Kalidawir, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.

Dengan sinergi lintas instansi ini, diharapkan masyarakat Tulungagung tidak perlu khawatir akan kelangkaan LPG 3 Kg bersubsidi. 

"Polres Tulungagung bersama pemerintah daerah memastikan distribusi tetap terjaga, sehingga kebutuhan dapur warga selama Ramadan hingga Lebaran bisa terpenuhi dengan aman," pungkasnya