MALANG - Polres Malang Polda Jatim meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah stasiun kereta api dan terminal di wilayah Kabupaten Malang pada puncak arus balik lebaran 2026.
Sejumlah personel disiagakan untuk melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik transportasi publik yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan peningkatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang melakukan perjalanan para pemudik yang akan kembali ke kota tempat mereka bekerja.
"Kami meningkatkan pengamanan dan patroli di stasiun maupun terminal untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan," kata AKP Bambang, Kamis (26/3/2026).
Selain pengamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang di sejumlah stasiun.
Salah satunya di Stasiun Kepanjen yang menjadi salah satu titik keberangkatan dan kedatangan penumpang kereta api di Kabupaten Malang.
AKP Bambang menyebutkan aktivitas masyarakat di stasiun mulai menunjukkan peningkatan sejak menjelang mudik lebaran.
"Kami melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang di stasiun sebagai langkah antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang akan balik mudik," ujarnya.
Polres Malang Polda Jatim juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di area transportasi publik serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor kepada petugas atau layanan kepolisian melalui call center 110 jika melihat sesuatu yang mencurigakan agar situasi tetap aman dan kondusif," pungkas AKP Bambang. (*)
Thursday, March 26, 2026
Polres Lumajang Tingkatkan Pengamanan Wisata Pantai Watu Pecak
LUMAJANG – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar turun langsung meninjau sejumlah objek wisata pantai di wilayah Kabupaten Lumajang.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026, yang tidak hanya berfokus pada kelancaran arus mudik, tetapi juga pengamanan destinasi wisata yang dipadati pengunjung.
Didampingi Wakapolres Lumajang Kompol Suwarno serta Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang, Kapolres Lumajang mendatangi sejumlah titik wisata, salah satunya Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang
Di lokasi itu AKBP Alex Sandy Siregar tampak menyapa langsung para wisatawan yang tengah menikmati libur bersama keluarga.
Dengan pendekatan humanis, ia juga memberikan imbauan kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di area pantai.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berwisata dengan aman, untuk itu kami minta pengunjung tetap waspada, perhatikan batas aman berenang, dan jangan sampai lepas pengawasan untuk putra-putrinya,” ujar AKBP Alex, Rabu (25/3/26).
Ia menegaskan, keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam pengamanan libur Lebaran tahun ini.
Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik rawan, terutama di bibir pantai, guna mengantisipasi kecelakaan laut.
“Fokus utama kami adalah keselamatan pengunjung. Personel kami siagakan di titik-titik rawan, khususnya di area pantai, untuk mengantisipasi potensi kecelakaan air akibat tingginya aktivitas masyarakat di laut,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres Lumajang juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pengelola wisata, dan tim penyelamat pantai dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Ia pun mengimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu mematuhi aturan keselamatan serta memperhatikan arahan petugas di lapangan.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan Pantai Watu Pecak dipadati ribuan wisatawan yang memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga. (*)
Operasi Ketupat Semeru 2026 : Arus Mudik 2,1 Juta Kendaraan di Jawa Timur Tetap Kondusif
SURABAYA - Arus mudik Lebaran 2026 menuju Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan.
Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Ketupat Semeru 2026 pada periode 13 hingga 25 Maret, volume kendaraan yang melintas di jalur arteri maupun tol mencapai 2.179.014 unit atau 18 persen dibanding tahun lalu.
Meskipun terjadi peningkatan kendaraan yang keluar masuk, secara umum di wilayah Jawa Timur situasi arus lalu lintas masih berjalan aman dan lancar.
Hal itu seperti disampaikan Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast di Mapolda Jatim, Kamis (26/3/26).
Kombes Abast mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur.
“Hasil analisa dan evaluasi kami menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi pada arus mudik tahun ini," ujar Kombes Abast.
Menurut Kombes Abast, peningkatan volume kendaraan paling mencolok terjadi di jalur arteri.
Salah satu titik tertinggi tercatat di perbatasan Magetan-Jawa Tengah, dengan kenaikan kendaraan masuk hingga 514 persen dibandingkan tahun lalu.
Selain jalur arteri, sejumlah ruas tol di Jawa Timur juga mengalami peningkatan arus lalu lintas.
Ruas Solo-Ngawi mencatat total 149.286 kendaraan, atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, ruas Tol Probolinggo-Situbondo (Prosiwangi) menjadi salah satu jalur yang mengalami lonjakan cukup tinggi, dengan total 525.463 kendaraan atau naik 34 persen.
Adapun ruas Pandaan-Malang juga menunjukkan peningkatan arus kendaraan meski relatif stabil.
“Jalur arteri masih menjadi pilihan utama masyarakat saat mudik. Namun sejumlah jalur tol juga mengalami peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan,” kata Kombes Abast.
Tak hanya kendaraan pribadi, jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur juga mengalami lonjakan.
Total penumpang dari berbagai moda transportasi, mulai dari udara, laut, kereta api, hingga bus, tercatat mencapai 2.775.689 orang, atau naik 21 persen dibandingkan tahun 2025.
Lonjakan tertinggi terjadi pada moda transportasi kereta api, khususnya di Stasiun Gubeng Surabaya, yang mencatat kenaikan penumpang hingga 42 persen.
Sementara itu, Terminal Purabaya/Bungurasih juga mengalami peningkatan signifikan.
Jumlah penumpang masuk di terminal tersebut tercatat naik hingga 66 persen, dari sekitar 157 ribu orang pada tahun lalu menjadi sekitar 262 ribu orang pada tahun ini.
Tak hanya itu, arus penumpang di Bandara Juanda juga ikut meningkat.
Tercatat, total penumpang di bandara tersebut mencapai 567.096 orang, atau naik 13 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.
“Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi umum. Ini menunjukkan pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi di seluruh sektor transportasi,” jelas Kombes Abast.
Melihat tingginya pergerakan masyarakat selama arus mudik, Polda Jatim mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Polda Jatim juga terus menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, termasuk di jalur arteri, tol, terminal, stasiun, hingga lokasi wisata.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan. Jangan memaksakan diri saat lelah, manfaatkan rest area maupun pos pengamanan yang telah disiapkan,” pungkas Kombes Abast. (*)
Polres Ngawi Gelar Binrohtal Untuk Tingkatkan Iman Dan Integritas Personil
Ngawi – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi anggota yang beragama Islam di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi, Kamis (26/3/2026)
Kegiatan tersebut diisi dengan sholat Dhuha, dzikir pagi, serta kultum sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh pejabat utama, perwira, serta anggota Polres Ngawi. Sementara itu, anggota di Polsek jajaran turut mengikuti kegiatan Binrohtal tersebut secara daring melalui aplikasi Zoom.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan salah satu bentuk pembinaan mental dan spiritual bagi anggota Polri agar memiliki landasan moral yang kuat dalam menjalankan tugas.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis dalam melayani masyarakat,” ujar Kapolres Ngawi.
Dengan dilaksanakannya kegiatan Binrohtal secara rutin, diharapkan seluruh personel Polres Ngawi dan Polsek jajaran dapat terus menjaga integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.
Dampingi Warga Dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Pangan Bergizi (P2B), Bhabinkamtibmas Brubuh Lakukan Sambang dan monitoring selalu.
Ngawi
– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana
arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H.,
M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus
aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat.
Sebagai
bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga
Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran
Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan
sambang serta monitoring terhadap kegiatan pertanian masyarakat guna
mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
Kapolres Ngawi AKBP
Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pendampingan
yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata dukungan Polri
terhadap ketahanan pangan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan
lahan pertanian secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan
sehari-hari.”
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas
Desa Brubuh, Aipda Mada, yang melaksanakan sambang dan monitoring
pemanfaatan area persawahan di, Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo,
Kabupaten Ngawi.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Mada melakukan
pengecekan langsung terhadap lahan pekarangan milik Bapak Margono yang
ditanami sayuran serta buah sebagai salah satu komoditas pangan bergizi.
Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada petani agar terus
meningkatkan produktivitas pertanian guna mendukung kebutuhan pangan
keluarga.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan
program ketahanan pangan dari lingkup kecil, di mana pemanfaatan lahan
pertanian secara optimal mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan
sehari-hari masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi
antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung ketahanan
pangan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman
dan kondusif.
#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi
Polres Ngawi Sigap Bantu Pemudik Alami Kendala Kendaraan di Exit Tol Ngawi
Ngawi
– Kepedulian dan kesiapsiagaan personel di lapangan kembali ditunjukkan
oleh jajaran Polres Ngawi. Di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP
Prayoga Angga Widyatama,S.I.K., personel Pos Pengamanan Exit Tol Ngawi
sigap membantu seorang pemudik yang mengalami kendala pada kendaraannya
saat melintas di wilayah Ngawi.
Peristiwa tersebut terjadi saat
arus balik dan libur Idul Fitri berlangsung. Petugas yang berjaga di Pos
Pengamanan Exit Tol Ngawi dengan cepat merespons dan langsung
memberikan bantuan kepada pemudik, sehingga permasalahan yang dihadapi
dapat segera teratasi.
Kehadiran anggota Polri di lapangan
menjadi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam
memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang sedang melakukan
perjalanan kembali ke daerah asal maupun menuju tempat kerja.
Kapolres
Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa
pihaknya telah menempatkan personel di berbagai titik strategis untuk
memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan
maksimal kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir
di tengah masyarakat, terutama pada momen penting seperti arus mudik dan
balik Lebaran. Setiap kendala yang dialami pemudik akan kami upayakan
untuk segera ditangani, demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujar
Kapolres Ngawi, saat dihubungi media pada Kamis (26/3/2026)
Dengan
adanya kesiapsiagaan tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan
langsung kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan
masyarakat di setiap situasi.
Kapolres Gresik Tinjau Pantai Dalegan Pastikan Keamanan Wisatawan
GRESIK
- Menjelang puncak libur Idul Fitri 1447 H, jajaran Polres Gresik Polda
Jatim memperketat pengawasan di sejumlah titik keramaian, termasuk
destinasi wisata air yang dipadati pengunjung.
Upaya ini dilakukan guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama momentum libur Lebaran 2026.
Kapolres
Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan pentingnya aspek keselamatan
di seluruh destinasi wisata, khususnya wisata air, seiring meningkatnya
mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.
"Kami telah mengimbau
kepada pengelola wisata wajib mengutamakan keselamatan pengunjung," ujar
AKBP Ramadhan Nasution, Rabu (25/3/26).
Kapolres Gresik
menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus
lalu lintas, tetapi juga mencakup pengawasan intensif di kawasan wisata.
“Kami
juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Bagi pengunjung Pantai
Dalegan, perhatikan keselamatan keluarga, terutama saat beraktivitas di
air,” ujarnya.
Di lokasi wisata, personel kepolisian dari Polsek
Panceng bersama Polres Gresik tampak aktif melakukan patroli dan
memberikan edukasi langsung kepada pengunjung.
Melalui pengeras
suara, petugas mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak
saat bermain atau berenang di laut, menggunakan pelampung saat
beraktivitas di air, serta mematuhi batas aman zona renang yang telah
ditentukan.
Pengawasan yang dilakukan secara intensif ini
diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur
Idul Fitri 1447 H, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu bersama
keluarga dengan nyaman.
Dengan langkah preventif dan humanis
tersebut, Polres Gresik menargetkan terciptanya perayaan Lebaran yang
aman dan minim risiko kecelakaan, khususnya di destinasi unggulan
seperti Pantai Dalegan.
Untuk pengaduan masyarakat, Polres Gresik
menyiapkan Hotline pengaduan yang dapat dihubungi 24 jam melalui Call
Center 110 atau melalui layanan khusus “Lapor Cak Rama” di nomor
WhatsApp/Telepon 0811-8800-2006.
"Warga dapat melaporkan
gangguan kamtibmas, laka lantas, maupun tindakan kriminal lainnya
melalui call center 110 bebas pulsa, atau layanan khusus "Lapor Cak
Rama," pungkas Kapolres Gresik. (*)
Tinjau Jasa Marga Command Center, Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik Berjalan Lancar dan Aman
JAKARTA
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik
Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa
Barat. Ia memastikan penanganan dan pengendalian lalu lintas berjalan
baik dan optimal.
Sigit mengungkapkan, puncak arus balik
gelombang pertama sudah berlangsung kemarin hari, Selasa 24 Maret 2026.
Berdasarkan data, tercatat ada 256.338 kendaraan yang masuk ke wilayah
Jakarta dan sekitarnya.
"Ini lebih tinggi dibandingkan tahun
kemarin, tahun kemarin 223.163 kendaraan. Namun Alhamdulillah artinya
kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi
malam, tinggal kita urai untuk yang lain," kata Sigit, Rabu
(25/3/2026).
Sigit memastikan, penanganan arus balik berjalan
optimal dan aman dengan melakukan kebijakan rekayasa lalu lintas. Di
antaranya menerapkan one way nasional maupun lokal hingga contraflow.
Meski
begitu, Sigit menyebut, kepolisian dan pihak terkait lainnya terus
mewaspadai dan mengantisipasi adanya gelombang arus balik kedua.
Mengingat, masih ada pemudik yang memilih untuk menunda kepulangannya.
"Jadi,
per tadi malam ya, ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang
masuk. Dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12.00 ada 82.000 sehingga
total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta," ujar Sigit.
"Artinya
masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan
Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita
urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik," tambah Sigit
menjelaskan.
Di sisi lain, Sigit juga kembali meminta kepada
seluruh jajarannya untuk mengingatkan kepada pemudik agar mengutamakan
keselamatan. Ia mengimbau kepada pengendara untuk berisitirahat apabila
sudah mengalami kelelahan.
"Ada rest area di jalur tol, kemudian
juga ada tempat-tempat istirahat yang ada di jalur arteri, baik itu di
pos-pos pelayanan, pos terpadu ataupun jalur-jalur jembatan timbang yang
sudah disiapkan sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah
laka lantas walaupun secara nasional kita turun, namun kita harapkan
sampai dengan arus balik nanti jumlah laka lantasnya tidak terlalu
signifikan," papar Sigit.
Sementara itu, Sigit menyebut, Operasi
Ketupat 2026 berakhir pada hari ini. Namun, Polri tetap bersiaga dalam
memberikan pengamanan serta pelayanan dengan melakukan kegiatan rutin
yang ditingkatkan (KRYD).
"Karena hari ini operasi kita sudah
selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang
ditingkatkan. Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian
arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik," tutup
Sigit.
Arus Mudik di Jatim 2026 Naik Signifikan, Jumlah Kendaraan Tembus 1,93 Juta
SURABAYA
- Pergerakan arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur selama
pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 mengalami peningkatan signifikan
dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan data periode 13 hingga 24 Maret 2026, total kendaraan keluar-masuk tercatat mencapai 1.938.668 unit.
Angka
tersebut meningkat sekitar 18 persen atau bertambah 300.676 kendaraan
dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak
1.637.992 kendaraan.
Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas
Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast
mengatakan peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat
saat momentum mudik Lebaran tahun ini.
“Secara umum terjadi
peningkatan arus lalu lintas baik di jalur arteri maupun tol. Total
kendaraan yang keluar masuk Jawa Timur naik sekitar 18 persen dibanding
tahun lalu,” ujar Kombes Pol Abast dalam keterangannya, Rabu (25/3/26).
Di jalur tol, peningkatan juga terlihat dengan total kendaraan mencapai 1.483.303 unit atau naik 10 persen.
Sementara
di jalur arteri, lonjakan cukup signifikan terjadi di beberapa titik,
seperti arteri Magetan yang mengalami kenaikan hingga lebih dari 400
persen.
Selain kendaraan, jumlah penumpang moda transportasi umum juga mengalami peningkatan cukup tinggi.
Total penumpang tercatat sebanyak 2.544.309 orang atau naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2.097.163 orang.
“Lonjakan
penumpang terlihat di berbagai moda, baik darat, laut, maupun udara.
Ini menandakan aktivitas mudik tahun ini berjalan sangat dinamis,”
tambah Kombes Abast.
Di sektor transportasi udara, Bandara Juanda mencatat kenaikan penumpang sebesar 13 persen menjadi 522.135 orang.
Sementara di terminal bus Purabaya jumlah penumpang meningkat 22 persen menjadi 472.519 orang.
Untuk transportasi kereta api, Stasiun Gubeng dan Pasar Turi juga mengalami kenaikan signifikan.
Di
Stasiun Gubeng jumlah penumpang naik 41 persen menjadi 326.493 orang,
sedangkan di Stasiun Pasar Turi meningkat 18 persen menjadi 210.016
orang.
Sementara itu, di sektor penyeberangan laut, Pelabuhan
Ketapang Banyuwangi mencatat kenaikan penumpang hingga 21 persen menjadi
904.814 orang.
Namun, Pelabuhan Tanjung Perak justru mengalami penurunan total penumpang sekitar 21 persen.
Kombes
Abast menegaskan, secara keseluruhan kondisi arus mudik dan balik di
Jawa Timur selama Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan aman dan lancar
meskipun terjadi peningkatan volume yang cukup tinggi.
“Alhamdulillah,
meskipun terjadi peningkatan yang cukup signifikan, situasi kamtibmas
dan kamseltibcarlantas tetap terjaga kondusif. Ini berkat sinergi
seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru
2026,” pungkas Kombes Abast. (*)
Wednesday, March 25, 2026
Sapa Pengunjung di Gunung Bromo Kapolres Probolinggo Pastikan Keamanan Wisatawan
PROBOLINGGO - Gunung Bromo masih menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Jawa Timur.
Hal itu terlihat banyaknya pengunjung pada libur lebaran Idulfitri mulai H+3 setelah sebelumnya kawasan wisata Bromo ditutup selama hari raya Nyepi.
Untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, Polres Probolinggo Polda Jatim memaksimalkan patroli kawasan Gunung Bromo.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa peningkatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, keselamatan wisatawan, serta untuk memastikan situasi tetap kondusif.
AKBP Latif menerangkan, patroli tersebut difokuskan pada sejumlah titik yang ramai dikunjungi wisatawan, diantaranya kawasan lautan pasir, kawah Bromo dan jalur masuk kawasan wisata melalui wilayah Kabupaten Probolinggo.
"Kehadiran kami di sini adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sedang berlibur di Gunung Bromo agar merasa aman dan nyaman," ujar AKBP Latif di Gunung Bromo, Selasa (24/3/26).
Tak hanya soal keamanan, Kapolres Probolinggo juga menyoroti ancaman kerusakan lingkungan akibat membludaknya pengunjung.
Kapolres Probolinggo mengimbau wisatawan agar menjaga kelestarian kawasan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, Kapolres Probolinggo juga mengingatkan wisatawan agar tetap memperhatikan keselamatan saat melintas di jalur menuju lokasi Gunung Bromo.
"Banyak jalur yang ekstrem, jadi kami ingatkan agar wisatawan lebih hati - hati, pastikan kendaraannya dalam kondisi prima serta perhatikan rambu peringatan di sepanjang jalur menuju lokasi," kata AKBP Latif.
Sementara itu, menurut salah seorang rombongan wisatawan dari Blora - Jawa Tengah, wisata Bromo tak hanya nyaman karena pemandangan alamnya namun juga karena kehadiran pihak keamanan dari Kepolisian setempat.
"Pemandangan di Gunung Bromo sangat bagus, udaranya sejuk dan lebih merasa aman lagi di sini banyak Polisi yang patroli," kata Anik yang datang ke Bromo bersama 35 orang rombongan dari perusahaan tempat ia bekerja.
Menurutnya dengan kehadiran Polisi, wisatawan tidak merasa khawatir ada tindak kejahatan di lokasi wisata yang memang ramai pengunjung.
"Jadi kita tenang gitu lho atau kalaupun ada kejahatan kan cepat ditangani dengan adanya Polisi yang siaga di sini ( lokasi Gunung Bromo)," kata Anik.
Hal senada juga diakui salah seorang pelaku jasa transportasi wisata di Bromo yang mengatakan stabilnya jumlah wisatawan Bromo juga ditunjang oleh perbaikan sistem pengelolaan di pintu masuk dan sistem pengamanan.
Ia menilai, jika sebelumnya antrean panjang hingga memicu kepadatan kerap terjadi, kini kondisi tersebut sudah jauh lebih terkendali terlebih hadirnya pihak Kepolisian yang rutin patroli.
“Sekarang tidak ada kemacetan di tiket masuk. Penanganannya lebih cepat, jadi pengunjung lebih lancar masuk dan sistem keamanannya juga terjamin dengan hadirnya pihak Kepolisian," jelasnya. (*)
Apendra Gugur saat Kawal Malam Takbiran Diberi KPLB, Kapolda Riau: Jadi Warisan Abadi
Anggota
Polsek Kampar Aiptu Apendra yang gugur saat melaksanakan tugas
pengawalan dan pengamanan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah/2026
Masehi diberikan penghargaan anumerta Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB)
oleh Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo MSi.
Hal itu
disampaikan oleh Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MH MHum,
Selasa (24/3/2026). Ia mengatakan KPLB ini sebagai pengingat akan
dedikasi serta pengabdian almarhum yang menjadi warisan abadi bagi
rekan-rekan sesama petugas kepolisian dan masyarakat.
Aiptu
Apendra, yang menjabat sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar, dinyatakan
meninggal dunia pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 02.39 WIB, akibat
kelelahan dan sesak napas saat bertugas.
"Terima kasih kepada
Bapak Kapolri yang memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada
almarhum Aiptu Apendra. KPLB ini bukan sekadar apresiasi tertinggi,
tetapi lebih dari itu menjadi pengingat bagi kita semua akan dedikasi
dan pengorbanan almarhum sebagai petugas kepolisian yang berjuang untuk
menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," Ujar Kapolda Riau.
Dikatakannya,
teladan akan dedikasi dan pengorbanan inilah yang menjadi warisan abadi
almarhum bagi rekan-rekan sesama petugas kepolisian maupun masyarakat.
Tak ada yang menginginkan hal seperti ini terjadi, namun demikianlah
takdir yang disuratkan oleh Tuhan Allah SWT.
''Kita yang
ditinggalkan hanya bisa mendoakan serta memetik hikmah dari seluruh
kebaikan hidup almarhum," kata Kapolda alumni Akpol 1996 itu.
Aiptu
Apendra, yang lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984 meninggalkan
seorang istri dan satu anak perempuan. Kepergian almarhum meninggalkan
kesedihan mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya di Polsek Kampar.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah
Hal
serupa juga diungkapkan Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra
Arsyad SH MSi. ''Mari kita sama-sama agar tetap Melindungi Tuah, Menjaga
Marwah. Slogan yang dicetus Bapak Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan
ini, sangat baik sekali dilestarikan dan diaplikasikan. Karena maknanya
sangat mendalami sekali untuk kepentingan masyarakat luas, khususnya di
Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau,'' kata Kombes Pandra.
Kabid
Humas mengingatkan kembali apabila masyarakat memerlukan pelayanan
bantuan polisi lebih cepat silakan lapor ke Call Center 110. ''Kami siap
memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,'' pungkasnya.
Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat
Jakarta
– Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Tugas Humas
Operasi Ketupat 2026 menyampaikan update situasi kamtibmas pada hari
ke-13 pelaksanaan operasi. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban
masyarakat terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Juru
Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus
Panjaitan, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan harian, jumlah
gangguan kamtibmas tercatat sebanyak 1.387 kejadian.
“Secara umum
situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari
ke-13 terpantau kondusif dan tidak terdapat kejadian menonjol. Kami
terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam
momentum arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Jansen.
Dari data
tersebut, tercatat 1.288 kasus kejahatan, 18 pelanggaran, 8 kejadian
bencana, serta 73 gangguan lainnya. Sementara itu, pada sektor lalu
lintas, tercatat 226 kejadian kecelakaan dengan rincian 12 orang
meninggal dunia, 73 orang luka berat, dan 440 orang luka ringan, serta
kerugian materiil sebesar Rp226.150.000.
Untuk penegakan hukum
lalu lintas, Polri mencatat 10 pelanggaran melalui sistem ETLE serta 27
teguran kepada pengguna jalan sebagai langkah preventif dalam
meningkatkan kesadaran masyarakat.
Terkait arus lalu lintas,
volume kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai
135.724 kendaraan, meningkat 2,77 persen dibandingkan kondisi normal.
Namun, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 11,98 persen
dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Sebaliknya, arus
kendaraan yang masuk ke Jakarta menunjukkan peningkatan signifikan.
Tercatat sebanyak 256.338 kendaraan masuk ke ibu kota, meningkat 99,02
persen dibandingkan volume normal dan naik 14,87 persen dibandingkan
tahun lalu.
“Arus balik sudah mulai terlihat meningkat
signifikan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mengatur
waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere
(WFA), serta memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan
perjalanan,” jelas Jansen.
Selain itu, mobilitas masyarakat di
sektor transportasi umum juga masih cukup tinggi. Pada moda
penyeberangan, tercatat 1.438 trip kapal dengan total 496.130 penumpang.
Sementara itu, pada moda kereta api terdapat 2.707 perjalanan dengan
jumlah 1.475.203 penumpang, dan sektor penerbangan mencatat 2.473
penerbangan dengan 311.047 penumpang.
Polri juga mengingatkan
masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan,
terutama menuju destinasi wisata dan pusat keramaian.
“Masyarakat
diimbau untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area
dengan bijak, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta
mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Sebagai
bentuk pelayanan, Polri juga menyediakan layanan darurat melalui call
center 110 yang aktif selama 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan
bantuan.
Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen
untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi memastikan keamanan dan
kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Mudik aman, keluarga bahagia,” tutup Jansen.
Kapolres Ngawi Berikan Penghargaan Personel Berprestasi Triwulan I 2026
Ngawi
– Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., memimpin
langsung upacara pemberian penghargaan kepada personel berprestasi di
lingkungan Polres Ngawi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan
Satya Haprabu Polres Ngawi.
Pemberian penghargaan ini berdasarkan
Keputusan Kapolres Ngawi Nomor: KEP/17/III/2026 tanggal 12 Maret 2026
tentang penghargaan bagi anggota berprestasi periode Januari hingga
Maret 2026.
Adapun personel yang menerima penghargaan terdiri
dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran dengan berbagai kategori,
sebagai berikut:
Satbinmas:
AKP Agus Purwanto, S.E.; Khumairi; Rio Helmawan.
Satreskrim:
AKP
Aris Gunadi, S.I.K., M.H.; IPTU Edi Nuryanto, S.H.; IPDA Teguh Wahyu
Utomo, S.H.; Sunarto, S.H.; AIPDA David Sulisdianto; AIPDA Andri Budi
S.; BRIPKA Rochmad Setiawan; BRIGADIR Miftaqul Huda, S.H.; BRIGADIR
Jeffry Wahyu S.; BRIGADIR Gusti Priyo Riyanto; BRIGADIR Fery Pujo F.,
S.H.; BRIGADIR Cheppy Nur Ilham Y.; BRIGADIR Indri Puspitasari; BRIPTU
Satrio Dwi Kuntoro; BRIPTU Lugas Abdi Dharma; BRIPDA Dyah Putri Ayu
Diana.
Satsamapta:
AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H.; IPDA Ali
Firman, S.H.; AIPDA Muhamad Shobirin; BRIPTU Bagus Budi Prasetyo; BRIPDA
Daniel Deddy Hadi Prabono; BRIPDA Joevan Dinova Rizky; BRIPDA Sefrian
Pandhi Fatikha; BRIPDA Wahyu Teguh Sulistyawan; BRIPDA Muhammad Feri
Nurfadly Nasrullah; BRIPDA Sulthon Alamsyah.
Bag Ops dan Bag SDM:
AIPTU Joko Legowo; AIPTU Eko Julianto, S.H.
Si Humas:
IPTU Dian Ambarwati; BRIPDA Ervina Nur Rahmawati.
SPKT, Sipropam, dan Sikum:
IPDA Elanda Fredi Pratama, S.H., M.M.; AIPTU Suyadi; BRIPKA Edwin Zulfikar, S.H.
Polsek Jajaran:
AKP
Jais Bintoro, S.H.; AIPTU Budiyanto; KOMPOL Haris Sunarto, S.H.; AIPTU
Nahum Kristiyono; AKP Karno, S.H.; AKP Nur Hidayat, S.H., M.H.; AKP Moh.
Nur Haris Alriyanto; IPDA Yudhi Yulianto, S.H.; BRIPKA Puguh Pujiono;
AIPDA Eko Budi Parasetio.
Dalam amanatnya, Kapolres Ngawi
menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi
atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja terbaik para personel.
“Penghargaan
ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus
meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik kepada
masyarakat,” ujarnya, pada Rabu (25/3/2026)
Upacara berlangsung
dengan khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat semangat serta
komitmen seluruh personel Polres Ngawi dalam menjaga keamanan dan
ketertiban masyarakat.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Arus Balik, Polres Ngawi Intensifkan Patroli Malam di SPBU
Ngawi – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama arus mudik Lebaran 1447 H, jajaran Polres Ngawi melalui Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Semeru 2026 Kedungprahu melaksanakan patroli malam di wilayah SPBU Sambiroto, Padas.
Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pos Pengamanan Kedungprahu yabg juga Kapolsek Padas AKP Sugeng W., S.Sos.
Kegiatan ini difokuskan pada upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), khususnya dalam mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di area yang rawan aktivitas pemudik.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan kepada para pemudik yang singgah di SPBU Sambiroto agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Pemudik diingatkan untuk tidak memaksakan diri apabila lelah dan disarankan memanfaatkan fasilitas Pos Pengamanan maupun Pos Pelayanan Polri sebagai tempat beristirahat.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Ngawi.
“Patroli rutin terus kami tingkatkan, terutama di titik-titik rawan dan lokasi yang menjadi tempat persinggahan pemudik seperti SPBU dan rest area. Kami juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan,” ujarnya pada Rabu (25/3/2026).
Dengan adanya patroli ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngawi tetap aman dan kondusif, serta para pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan rasa aman hingga sampai tujuan.
Kapolres Mojokerto Tinjau Objek Wisata di Libur Lebaran Pastikan Keamanan Pengunjung
MOJOKERTO
- Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata didampingi Wakapolres
Mojokerto, Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho beserta Pejabat Utama Polres
Mojokerto melakukan pemantauan ke sejumlah objek wisata di wilayah
Kecamatan Trawas, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan itu dalam rangka
memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas)
tetap kondusif selama masa libur lebaran.
"Kami ingin memastikan
kesiapan pengelola dan personel pengamanan dalam memberikan rasa aman
dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur," ujar AKBP Andi.
Dalam
patroli tersebut, Kapolres Mojokerto menyusuri area lokasi wisata,
memantau situasi serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Kehadiran
Kepolisian di tengah aktivitas wisatawan diharapkan dapat memberikan
rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Kapolres Mojokerto juga menyapa para pengunjung dan menyampaikan imbauan secara humanis.
Ia mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta kewaspadaan terhadap barang bawaan pribadi.
"Kami
mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang berlibur agar selalu
menjaga keselamatan, khususnya anak-anak saat bermain, serta tetap
waspada terhadap barang bawaan guna mencegah terjadinya tindak
kriminalitas," pesan AKBP Andi.
Lebih lanjut, Kapolres Mojokerto
juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pengelola wisata,
dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga tercipta
suasana liburan yang aman dan nyaman.
Dengan dilaksanakannya
kegiatan patroli ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi
masyarakat yang berwisata, serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas
selama libur Lebaran.
Polres Mojokerto Polda Jatim berkomitmen
untuk terus meningkatkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,
guna menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh
wilayah Kabupaten Mojokerto selama perayaan Lebaran. (*)
Polres Tulungagung Musnahkan 22 Kg Bahan Peledak dan Ratusan Petasan
TULUNGAGUNG
– Polres Tulungagung Polda Jatim bersama jajaran melaksanakan
pemusnahan barang bukti petasan dan bahan peledak hasil ungkap kasus
selama kegiatan cipta kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H /
2026.
Total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 346 buah
petasan berbagai ukuran serta bahan petasan (bubuk) dengan total berat
22,15 kilogram dari berbagai jenis.
Pemusnahan dilakukan oleh Tim Jibom Gegana Brimob Polda Jawa Timur dengan prosedur aman dan sesuai standar.
Kabag
Ops Polres Tulungagung Kompol Maga menjelaskan, kegiatan ini merupakan
bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas
tetap kondusif selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.
“Ada
sekitar 22,15 Kg bahan peledak dan 346 petasan hasil penindakan selama
kurang lebih 30 hari di bulan suci Ramadan bersama jajaran Polsek, kami
lakukan pemusnahan," ujarnya, Selasa (24/3/26).
Ia menambahkan,
dari hasil pengungkapan tersebut, sebagian besar kasus berasal dari
wilayah hukum Polsek jajaran, dengan temuan petasan berukuran besar
serta bahan peledak yang masih dalam tahap pembuatan.
“Mayoritas
pelaku adalah anak-anak usia 10 hingga 15 tahun. Untuk itu kami lakukan
pembinaan dan mengembalikan kepada orang tua, serta mengajak peran aktif
keluarga dalam pengawasan,” jelasnya.
Selain itu, diketahui
bahwa para pelaku mendapatkan pengetahuan pembuatan petasan dari
internet serta membeli bahan secara online melalui berbagai platform.
Lebih lanjut, untuk pelaku dewasa tetap dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Kompol
Maga menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan
agar tidak terjadi korban jiwa maupun kerugian materiil akibat petasan.
“Alhamdulillah,
sejauh ini di wilayah Tulungagung tidak terdapat korban jiwa maupun
kerugian akibat petasan. Ini merupakan hasil dari langkah preventif dan
patroli yang kami lakukan,” pungkasnya.
Dengan kegiatan
pemusnahan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya petasan
serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang
Hari Raya Idul Fitri. (*)
Pimpin One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri ke Pemudik: Utamakan Keselamatan
JATENG
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Flag Off
pembukaan rekayasa lalu lintas (lalin) One Way nasional arus balik
Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah (Jateng), Selasa
(24/3/2026).
One Way bakal dilaksanakan dari Km 414 hingga Km 70
Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Hal ini dilakukan untuk mengurai
kemacetan yang terjadi akibat lonjakan volume kendaraan.
Ia
mengingatkan kepada seluruh pemudik untuk mengutamakan keselamatan
daripada kecepatan. Sigit juga mengimbau agar dapat memanfaatkan rest
area ataupun posko pelayanan untuk beristirahat sejenak apabila merasa
kelelahan dalam perjalanan.
"Tentunya yang menjadi harapan kita
bahwa masyarakat yang akan melaksanakan balik, kita harapkan untuk tetap
menjaga keamanan dan keselamatan," kata Sigit.
Lebih dalam,
Sigit memastikan bahwa, Pemerintah dan seluruh stakeholder terkait terus
memberikan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat yang melakukan
perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026. Karenanya, Ia meminta
agar dimanfaatkan dengan optimal oleh pemudik.
"Oleh karena itu
manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, apakah itu
fasilitas yang di rest area, apakah itu fasilitas yang ada di pos
pelayanan maupun pos terpadu, sehingga yang kecapean tentunya kita
harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri," ucap
Sigit.
Sigit juga mengungkapkan bahwa, pihaknya melakukan
pengaturan agar tidak terjadi kemacetan parah akibat Bottleneck.
Strategi yang dilakukan adalah dengan mengaktifkan tol fungsional hingga
rekayasa lalin lainnya.
"Kita membagi agar tidak terjadi
bottleneck pada saat sampai di arah Jakarta, oleh karena itu tentunya
ada penggunaan-penggunaan tol fungsional, kemudian rekayasa lalu lintas
yang akan dilaksanakan," ucap Sigit.
Sigit memprediksi bahwa,
puncak arus balik terjadi pada hari ini. "Namun sore ini kita laksanakan
One Way Nasional yang kita perkirakan puncak arus balik terjadi di hari
ini," ujar Sigit.
Dalam kesempatan ini, Sigit juga menyapa para
pemudik yang kembali dari kampung halamannya dan memberikan bingkisan
kepada pengendara dan keluarga.
Bhabinkamtibmas Tambakromo Mendampingi Warga, Dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Pangan Bergizi P2B untuk Dukung Ketahanan Pangan Berbasis Lokal
Ngawi
– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana
arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H.,
M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Ngawi terus
aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat.
Sebagai
bentuk implementasi program tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga
Widyatama, S.I.K., M.Si., menginstruksikan seluruh personel di jajaran
Polres Ngawi, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan
sambang serta monitoring terhadap kegiatan pertanian masyarakat guna
mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
Kapolres Ngawi AKBP
Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa, “Pendampingan
yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata dukungan Polri
terhadap ketahanan pangan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan
lahan pertanian secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan
sehari-hari.”
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas
Desa Tambakromo, Bripka Wahyuni, yang melaksanakan sambang dan
monitoring pemanfaatan area persawahan di, Desa Tambakromo, Kecamatan
Geneng, Kabupaten Ngawi.
Dalam kegiatan tersebut, Bripka Wahyuni
melakukan pengecekan langsung terhadap lahan pekarangan milik Joko yang
ditanami sayuran serta buah sebagai salah satu komoditas pangan bergizi.
Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada petani agar terus
meningkatkan produktivitas pertanian guna mendukung kebutuhan pangan
keluarga.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan
program ketahanan pangan dari lingkup kecil, di mana pemanfaatan lahan
pertanian secara optimal mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan
sehari-hari masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi
antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung ketahanan
pangan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman
dan kondusif.
#ketahananpangan #swasembadapangan #polripresisi #polisiindonesia #divhumaspolri #bidhumaspoldajatim #polresngawi #ngawi
Kapolri Minta Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk Selama Arus Balik Lebaran
Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk memitigasi potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama arus balik Lebaran.
Khususnya, kata dia, untuk wilayah Timur dan titik-titik penyeberangan yang rentan terganggu cuaca buruk.
"Kami minta untuk semua anggota betul-betul mempersiapkan diri menghadapi apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di wilayah penyeberangan," kata Sigit usai meninjau pusat wisata dan persiapan arus balik Lebaran di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (24/3/2026).
Menurut Sigit, mitigasi cuaca memudahkan untuk melakukan rekayasa dan pengaturan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena cuaca esktre," imbuhnya.
Disisi lain, Sigit juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.
Dia menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada Selasa (24/3) hari ini. Meski begitu, kata dia, diperkirakan akan terjadi penyebaran jumlah pemudik hingga Jumat (27/3) besok, seiring penerapan kebijakan Work From Anywhere.
"Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini," jelasnya.
Secara khusus, Kapolri menyebut di sejumlah daerah-daerah wisata seperti Bali, Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur dan Puncak juga terdapat peningkatan wisatawan selama periode libur Lebaran.
Karenanya, ia meminta hal itu menjadi perhatian serius bagi seluruh petugas di lapangan untuk mempersiapkan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran. Mulai dari skema rekayasa lalu lintas hingga penyeberangan laut.
Pantau Libur Lebaran dan Arus Balik di Bali, Kapolri: Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
BALI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.
Hal itu disampaikan Sigit usai meninjau pusat wisata dan persiapan arus balik Lebaran di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (24/3/2026).
Sigit menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 sendiri diprediksi akan terjadi pada Selasa (24/3) hari ini. Meski begitu, kata dia, diperkirakan akan terjadi penyebaran jumlah pemudik hingga Jumat (27/3), seiring penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA).
"Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini," kata Sigit.
Secara khusus, Sigit menyebut di sejumlah daerah-daerah wisata seperti Bali, Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur dan Puncak juga terdapat peningkatan wisatawan selama periode libur Lebaran.
Karenanya, ia meminta hal itu menjadi perhatian serius bagi seluruh petugas di lapangan untuk mempersiapkan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran. Mulai dari skema rekayasa lalu lintas hingga penyeberangan laut.
Terlebih, Sigit mengingatkan jika jumlah masyarakat yang mudik kemarin tercatat melebihi prediksi awal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sehingga jumlah masyarakat yang akan kembali juga akan melebihi prediksi jumlah pemudik.
"Utamanya Ketapang, karena akan terjadi arus balik yang selain mengarah ke Bali untuk bekerja, namun di sisi lain juga kemungkinan akan ada tambahan wisatawan yang masih belum selesai," ujar Sigit.
Oleh sebab itu, ia meminta agar tingkat kecelakaan lalu lintas dan fatalitas yang berhasil ditekan selama arus mudik kemarin dapat kembali terjaga hingga Operasi Ketupat selesai dilakukan.
"Tentunya ini menjadi penekanan kita agar sampai dengan rangkaian arus balik selesai ini, angka-angka tersebut bisa dipertahankan," ujarnya.
Terakhir, Sigit juga meminta seluruh jajaran memitigasi potensi cuaca buruk yang mungkin terjadi selama arus balik Lebaran. Khususnya, kata dia, untuk wilayah Timur dan titik-titik penyeberangan yang rentan terganggu cuaca buruk.
"Kami minta untuk semua anggota untuk betul-betul mempersiapkan diri menghadapi apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di wilayah penyeberangan," tuturnya.
"Sehingga kemudian rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih baik di kondisi yang tentunya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan karena cuaca ekstrem," imbuhnya.