Ad 728x90

Sunday, July 12, 2026

 *Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK*

*Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK*

 



GRESIK - Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim mengungkap dugaan kasus penipuan dan pemalsuan dalam proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 


Dalam kasus ini Polisi menetapakan seorang oknum staf di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemerintah Kabupaten Gresik berinisial AP (56) sebagai tersangka.


Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan tersangka AP diduga berperan membantu aksi penipuan dengan meyakinkan para korban bahwa mereka dapat diloloskan menjadi PPPK melalui jalur tidak resmi.


AKP Arya Widjaya menerangkan, kasus ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada 13 April 2026. 


Dalam penyelidikan terungkap bahwa AP memperkenalkan para korban kepada seseorang, yang sebelumnya telah mengaku memiliki akses untuk meloloskan peserta seleksi PPPK dengan imbalan sejumlah uang.


"Tersangka tidak hanya mempertemukan korban dengan pelaku utama, tetapi juga terus meyakinkan korban bahwa proses pengurusan PPPK sedang berjalan sehingga korban tetap percaya dan tidak segera meminta uangnya kembali," jelas AKP Arya, Sabtu (11/7/2026).


Dalam penyidikan, Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekening koran, enam lembar salinan legalisir surat keputusan (SK) yang diduga palsu, serta percakapan WhatsApp antara tersangka dengan para korban.


Berdasarkan hasil penyidikan, AP diduga memberikan kesempatan, sarana, serta keterangan yang mempermudah tindak pidana penipuan sehingga dijerat sebagai pembantu tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 492 KUHP juncto Pasal 21 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional.


Polres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku mampu meloloskan seseorang menjadi PPPK maupun PNS dengan meminta imbalan uang. 


"Apabila menemukan praktik serupa, masyarakat diminta segera melapor kepada kepolisian," tegas AKP Arya Widjaya. (*)

 *Polres Bangkalan Amankan Tersangka Eksekutor Pencurian Hewan Ternak*

*Polres Bangkalan Amankan Tersangka Eksekutor Pencurian Hewan Ternak*



BANGKALAN - Usia senja tak membuat seorang kakek asal Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan ini tobat mencuri ternak.


Lansia berinisial H (84) digelandang ke Mapolres Bangkalan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Dari hasil pemeriksaan, tersangka H telah beraksi bersama komplotannya secara aktif mencuri ternak warga di daerah Janteh, Kecamatan Kwanyar Bangkalan.


Kasat Reskim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo menjelaskan sebelumnya, Tiga orang komplotannya sudah diamankan Polisi dan satu pelaku ditetapkan sebagai DPO.


"Dari komplotan tersebut, tiga sudah tertangkap," ujar AKP Eriek dalam pernyataannya di Mapolres Bangkalan, Sabtu (11/7/2026).


Sebagaimana diketahui, H merupakan bagian dari jaringan pencuri ternak yang sudah lama diburu oleh kepolisian. 


Setelah melakukan pengejaran, Polisi berhasil meringkus satu buron dan menyisakan satu orang DPO.


"Terdapat dua DPO. Satu orang sudah kita tangkap kemarin, tinggal satu lagi yang belum diamankan," jelas AKP Eriek.


Dalam aksinya, kakek berusia 84 tahun ini memegang peran krusial yakni sebagai eksekutor. 


Sedangkan kawannya yang lain berperan mengawasi lingkungan tempat mereka melancarkan aksinya serta menyiapkan sarana untuk mengangkut hewan hasil curian mereka.


"Tersangka kami jerat dengan Pasal 479 KUHP UU No. 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan pemberatan serta ancaman pidana hingga 7 tahun penjara," pungkas AKP Eriek. (*)

 *Polres Trenggalek Terjunkan Personel Jajaran Padamkan Api di Gunung Orak Arik*

*Polres Trenggalek Terjunkan Personel Jajaran Padamkan Api di Gunung Orak Arik*

 




TRENGGALEK - Gerak cepat Polres Trenggalek Polda Jatim melalui Polsek Pogalan bersama instansi lintas sektor dan masyarakat, akhirnya berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Gunung Orak Arik, Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek pada Jumat, (10/7/2026) yang lalu.


Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kapolsek Pogalan, AKP Henri Agus Sutrisno mengungkapkan, sekira pukul 12.30 WIB, pihaknya menerima laporan dari masyarakat bahwa terdapat titik api di gunung orak-arik.


Mendapati hal tersebut, pihaknya bersama stakeholder terkait bergegas menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya agar api tidak meluas mengingat cukup banyak rumput ilalang kering disekitar lokasi yang tentunya sangat mudah terbakar.


“Pemadaman api kita pakai Apar dan sebagian lainnya memakai sistem gebyok menggunakan kayu atau ranting pohon basah," ungkap AKP Henri, Minggu (12/7/2026).


Kapolsek Pogalan mengatakan, medan yang berbukit dan luasnya lahan yang terbakar menjadi kendala bagi tim gabungan tersebut. 


"Namun dengan kekompakan dan kegigihan bersama, sekira pukul 15.30 WIB, api sudah dapat dipadamkan," ujar AKP Henri.


Menurut AKP Henri, luas lahan yang terdampak kebakaran kurang lebih 3 hektar. Vegetasi yang terbakar meliputi runpun bambu ori dan semak belukar atau serasah. 


"Diatas lahan tersebut selain bambu ori terdapat beberapa jenis tanaman lainnya seperti pohon sono dan alba," ujarnya.


Kapolsek Pogalan mengimbau dan mengingatkan masyarakat khususnya yang berdomisili di dekat kawasan hutan agar senantiasa hati-hati dan waspada. 


“Jangan bakar sampah atau puntung rokok sembarangan. Jika mengetahui kebakaran atau membutuhkan bantuan polisi, silahkan hubungi call center 110 bebas pulsa agar segera bisa ditangani dengan cepat.”pungkasnya. (*)

Bhabinkamtibmas Desa Ngale Monitoring Lahan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan di Ngawi

Bhabinkamtibmas Desa Ngale Monitoring Lahan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan di Ngawi

   


Ngawi – Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan oleh masyarakat merupakan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Ngale, Aipda Marwanto, yang melaksanakan sambang sekaligus monitoring pemanfaatan lahan pekarangan bergizi (P2B) berupa tanaman jagung milik Bapak Sukamto di Dusun Jambe Kidul RT 03 RW 05, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Marwanto memberikan motivasi kepada pemilik lahan agar terus memanfaatkan pekarangan secara produktif dengan menanam tanaman pangan yang bermanfaat serta memiliki nilai ekonomi. Pemanfaatan lahan pekarangan diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional, dimulai dari lingkup keluarga sebagai fondasi utama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Melalui kegiatan sambang dan pendampingan ini, Polres Ngawi berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Selain itu, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

#PolresNgawiPesat #PolresNgawiPresisi #PolriUntukMasyarakat #PoldaJatim #PolresNgawi #Ngawi #KetahananPangan #SwasembadaPangan #AstaCita #Bhabinkamtibmas #PekaranganPangan #Cabai #Padas #NgawiAman

Sinarengan Gayeng Bersama Bhayangkara, Polres Ngawi Hadirkan Denny Caknan dan Police Expo

Sinarengan Gayeng Bersama Bhayangkara, Polres Ngawi Hadirkan Denny Caknan dan Police Expo

  





NGAWI, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 Tahun 2026, Polres Ngawi di bawah kepemimpinan AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi sukses menggelar Pesta Rakyat "Sinarengan Gayeng Bersama Bhayangkara, Menjaga Ngawi Sejahtera" dengan menghadirkan penampilan spesial Denny Caknan, Sabtu (11/7/2026)


Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Ngawi untuk menikmati hiburan sekaligus merasakan kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat melalui Police Expo, yang menghadirkan berbagai layanan dan edukasi, antara lain: 

🚓 Samsat Keliling

🚔 SIM Keliling

📄 Pelayanan SPKT dan SKCK

🚦 Edukasi tertib berlalu lintas

⚖️ Penyuluhan Reskrim dan Bahaya Narkoba

🩺 Cek kesehatan dan donor darah gratis

🛡️ Pengenalan Samapta Bhayangkara dan Alutsista Polri

👮 Informasi penerimaan anggota Polri


Selain itu, diberikan juga hadiah-hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan kepada para juara berbagai lomba yang diadakan Polres Ngawi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, diantaranya lomba AI dengan tema Harkamtibmas, AI anti hoax, AI tertib berlalu lintas, yel-yel dan infografis, siskamling dan Mobile Legend.


Bukan hanya hadiah yang diberikan kepada para pemenang lomba, tapi juga piagam penghargaan diberikan kepada instansi terkait sehingga Kabupaten Ngawi menjadi aman, tertib dan kondusif.


Dalam kesempatan tersebut, terlihat Kapolres Ngawi bersama Forpimda Kabupaten Ngawi bernyanyi bersama Denny Caknan


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi Polri bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memberikan pelayanan, edukasi, sekaligus hiburan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.


"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir serta bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk mewujudkan Ngawi yang semakin maju, sejahtera, dan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat," ujar Kapolres, saat dikonfirmasi pada Minggu (12/7/2026)


Terima kasih, masyarakat Ngawi. Kebersamaan ini menjadi energi untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kemajuan Kabupaten Ngawi.


#HariBhayangkara80 #PolresNgawi #SinarenganGayeng #DennyCaknan #HariJadiNgawi668 #Ngawi #PolriUntukMasyarakat #PolriPresisi

Pojok Kamtibmas Ramaikan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Pojok Kamtibmas Ramaikan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Wujudkan Kamtibmas Kondusif

 





NGAWI, Satbinmas Polres Ngawi menghadirkan Pojok Kamtibmas dalam rangkaian SiNARENGAN 2026 Goyang Bersama Bhayangkara, Menjaga Ngawi Sejahtera yang digelar di Alun-Alun Ngawi, Sabtu (11/7/2026). 


Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Melalui Pojok Kamtibmas, Satbinmas yang dipimpin Kasatbinmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E., bersama anggotanya mengajak para pengunjung Stand Expo Polres Ngawi dan masyarakat yang hadir pada acara SiNARENGAN 2026 untuk bersama-sama menjaga keamanan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kehadiran Pojok Kamtibmas di tengah kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis.


"Pojok Kamtibmas menjadi ruang komunikasi yang terbuka antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, karena kamtibmas yang kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama," ujar AKBP Prayoga.


Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias menerima imbauan kamtibmas dan berinteraksi dengan personel Satbinmas.


Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sebagai wujud sinergi Polri bersama masyarakat dalam menjaga keamanan di Kabupaten Ngawi.

Saturday, July 11, 2026

 *Polres Bojonegoro Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ngambon*

*Polres Bojonegoro Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ngambon*

 



BOJONEGORO – Polres Bojonegoro Polda Jawa Timur kembali menunjukan aksi kepeduliannya terhadap warga masyarakat yang terdampak kemarau hingga kesulitan mendapatka air bersih.


Kali ini melalui Polsek Ngambon, Polres Bojonegoro menyalurkan bantuan air bersih lebih kurang 16.000 liter air bersih kepada warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/7/2026).


Bantuan tersebut disalurkan kepada warga di RT 03, RT 04, dan RT 05 Desa Nglampin yang mengalami penurunan ketersediaan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi melalui Kapolsek Ngambon AKP M. Tohir mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.


"Menindaklanjuti arahan dari Bapak Kapolres Bojonegoro, kami salurkan bantuan air bersih untuk meringankan beban warga yang mengalami kesulitan air bersih," ujar AKP Tohir, Jumat (10/7/2026).


Kapolsek Ngambon mengatakan Polsek Ngambon akan berusaha untuk terus melaksanakan penyaluran air bersih secara rutin sesuai dengan kebutuhan warga, sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat.


Salah seorang penerima bantuan, Hartati, menyampaikan terima kasih kepada Polres Bojonegoro dan Polsek Ngambon atas kepedulian dan bantuan air bersih yang diberikan kepada warga. 


Ia mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan memperoleh air bersih.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Bapak Kapolsek Ngambon beserta seluruh anggotanya yang telah peduli kepada warga. Bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama di tengah musim kemarau seperti sekarang," kata Hartati. (*)

 *Polres Lumajang Amankan Tiga Tersangka Pencuri Sapi*

*Polres Lumajang Amankan Tiga Tersangka Pencuri Sapi*

 




LUMAJANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polres Lumajang menangkap tiga anggota komplotan pencurian hewan ternak yang selama ini meresahkan warga. 


Ketiga tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial H (23), AR (27), dan AG (23), ketiganya warga Kabupaten Lumajang.


Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP M Ari Nuzul Aulia, mengatakan ketiga tersangka tersebut diduga terlibat dalam pencurian seekor sapi milik warga di Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, pada Selasa, 26 Mei 2026 bulan lalu.


"Ketiga tersangka berhasil kami amankan setelah kami lakukan serangkaian penyelidikan," ujar AKP Ari, Jumat (10/7/2026).


Dari hasil pemeriksaan, 3 tersangka ini berperan membantu aksi pencurian ternak yang sebelumnya direncanakan oleh pelaku utama berinisial BK  yang saat ini masih dalam pengejaran.


AKP Ari menjelaskan, para pelaku masuk ke kandang melalui pintu belakang yang hanya ditutup bambu. 


Setelah berada di dalam, mereka melepaskan tali pengikat sapi yang terhubung dengan palungan sebelum menggiring hewan tersebut keluar kandang.


"Sapi kemudian dibawa melalui jalur belakang kandang yang melewati lahan tebu untuk menghindari perhatian warga," ujarnya.


Menurut AKP Ari, pengungkapan kasus tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan seorang penadah sapi curian berinisial AW yang lebih dahulu diamankan Polisi.


"Dari hasil pengembangan, kami berhasil mengidentifikasi para pelaku lapangan. Saat ini kami masih memburu BK yang diduga menjadi otak sekaligus eksekutor utama pencurian," kata AKP Ari.


Ia mengungkapkan, saat petugas melakukan penggeledahan di rumah BK, Polisi menemukan sepucuk senjata api rakitan.


"Di rumah BK kami menemukan senjata api rakitan. Pelaku berhasil kabur dan kini masuk daftar pencarian orang (DPO)," ujarnya.


Hasil penyidikan menunjukkan komplotan tersebut baru diketahui beraksi di satu lokasi kejadian, yakni di Kecamatan Randuagung.


Dalam perkara ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa seekor sapi betina blasteran milik korban yang berhasil diamankan kembali, serta satu unit mobil Mitsubishi L-300 yang digunakan penadah untuk mengangkut sapi hasil curian.


Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. (*)

 *Anak Kuli Bangunan Raih Predikat Ati Trengginas, Bukti Kesempatan Setara di Akpol*

*Anak Kuli Bangunan Raih Predikat Ati Trengginas, Bukti Kesempatan Setara di Akpol*

 



Semarang, 10 Juli 2026 – Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58/Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita tidak hanya menandai lahirnya 282 calon perwira remaja Polri, tetapi juga menghadirkan kisah inspiratif tentang semangat, kerja keras, dan kesempatan yang setara.


Salah satu lulusan terbaik, Adnan Kasweri, putra seorang kuli bangunan asal Bangka Belitung, berhasil meraih predikat Ati Trengginas, penghargaan bagi taruna dengan ketangguhan fisik dan mental terbaik. Adnan mencatatkan nilai jasmani dan kesehatan kelulusan sebesar 93,64.


Penghargaan tersebut diumumkan dalam Upacara Penutupan Pendidikan yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Lapangan Bhayangkara, Akademi Kepolisian, Semarang, Jumat (10/7).


Perjalanan Adnan menuju Akpol bermula dari proses seleksi yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat panitia daerah di Polda Kepulauan Bangka Belitung hingga panitia pusat yang diselenggarakan SSDM Polri pada 2023. Di balik keberhasilannya, terdapat perjuangan sang ayah, Sudaryo, yang bekerja sebagai kuli bangunan dan terus memberikan dukungan meski dalam keterbatasan ekonomi.


Sudaryo mengaku mengikuti seluruh proses perjuangan putranya dengan keyakinan bahwa rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.


“Saya mengikuti proses anak saya dari awal sampai akhir. Walaupun dengan segala keterbatasan, saya yakin proses rekrutmen ini benar-benar asli dan murni. Itulah yang saya rasakan,” ungkap Sudaryo.


Adnan juga mengakui sempat merasa minder karena latar belakang keluarganya. Namun, semangat dan motivasi yang diberikan para pimpinan Polri saat proses seleksi menjadi titik balik yang menguatkan kepercayaan dirinya.


Saat itu, Komjen Pol. Syahardiantono yang menjabat Kadiv Propam Polri dan Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo yang menjabat As SDM Kapolri memberikan pesan agar dirinya tidak pernah merasa rendah diri karena profesi orang tua.


“Saya sempat minder karena orang tua saya buruh harian. Tapi saya diberi semangat agar tidak minder dan diminta menunjukkan kemampuan yang saya miliki. Saya hobi bermain bola voli, dan saat itu saya menunjukkan kemampuan saya,” ujar Adnan.


Menurut Adnan, dukungan tersebut menjadi penyemangat yang membuatnya semakin yakin bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita menjadi perwira Polri.


Kisah Adnan menjadi bukti nyata bahwa Polri membuka kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa. Melalui sistem rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara berdasarkan kemampuan, integritas, serta prestasi, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

 *Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Tanamkan Kepedulian Sosial kepada Taruna Akpol Lewat Santunan Anak Yatim*

*Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Tanamkan Kepedulian Sosial kepada Taruna Akpol Lewat Santunan Anak Yatim*

 



Semarang – Sebanyak 80 anak yatim dan dhuafa dari Yayasan Nurul Qur’an Penggaron Lor dan Yayasan Roudhul Qur’an Kauman Semarang, didampingi lima orang pendamping, menerima santunan dalam kegiatan Jumat Berkah yang diselenggarakan di Masjid As Syuhada Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jumat (10/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama para pejabat Lemdiklat Polri, pejabat Akpol, serta ratusan taruna Akpol.


Usai melaksanakan Salat Jumat berjamaah, Wakapolri menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di hadapan para taruna Akpol. Momentum tersebut menjadi teladan bahwa seorang anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga memiliki empati, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Dalam arahannya, Wakapolri mengajak para taruna menjadikan kepedulian sebagai bagian dari jati diri seorang Bhayangkara.


“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kasih sayang dan kepedulian. Menyantuni anak yatim dan membantu kaum dhuafa adalah bagian dari pengabdian yang harus dimulai dari keteladanan,” ujar Wakapolri.


Pembina Masjid As Syuhada Akpol Semarang, Rochmad, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas keteladanan yang ditunjukkan Wakapolri.


“Kami siap mendukung apa yang dilakukan Bapak Wakapolri dengan mengedepankan uswah atau keteladanan bagi jajaran di bawahnya melalui semangat berbagi kepada kaum dhuafa dan fakir miskin. Semoga kepedulian ini terus menjadi budaya di lingkungan Polri,” ujarnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Rochmad Fauzi. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kebajikan, melimpahkan keberkahan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa, serta senantiasa menjaga keamanan, persatuan, dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Doa juga dipanjatkan bagi Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Wakapolri, dan seluruh keluarga besar Polri agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Penerima santunan berasal dari Yayasan Nurul Qur’an Penggaron Lor beserta tiga orang pendamping serta Yayasan Roudhul Qur’an Kauman Semarang beserta dua orang pendamping, dengan total 80 penerima santunan dan lima orang pendamping.


Melalui kegiatan Jumat Berkah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada generasi penerus Polri. Keteladanan yang ditunjukkan pimpinan diharapkan menjadi budaya yang terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Ribuan Pesepeda Padati Bhayangkara Go-Fest 2026, Polres Ngawi Pererat Kedekatan dengan Warga

Ribuan Pesepeda Padati Bhayangkara Go-Fest 2026, Polres Ngawi Pererat Kedekatan dengan Warga

  




NGAWI, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Ngawi menggelar Bhayangkara Go-Fest 2026 (Gowes Festival) yang berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 3.000 peserta dari berbagai daerah, Sabtu (11/7/2026).


Kegiatan diawali dengan pemberangkatan peserta di depan Mapolres Ngawi oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. didampingi Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi. Untuk menjaga kelancaran dan keamanan, peserta diberangkatkan dalam tiga gelombang.


Selain mengusung semangat hidup sehat melalui olahraga bersepeda, Bhayangkara Go-Fest 2026 juga menghadirkan kategori Fun Bike Best Kostum yang menambah semarak suasana. Berbagai kostum kreatif dan unik dikenakan peserta sehingga menciptakan hiburan tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan.


Kemeriahan semakin terasa dengan banjir hadiah yang disiapkan panitia. Doorprize utama berupa 3 unit sepeda motor, serta puluhan hadiah menarik lainnya seperti sepeda angin, motor listrik, kulkas, mesin cuci, kipas angin, dan berbagai hadiah hiburan lainnya.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa Bhayangkara Go-Fest merupakan wujud nyata semangat "Polri untuk Masyarakat", sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang sehat, meriah, dan penuh kebersamaan.


"Melalui Bhayangkara Go-Fest ini, kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami isi dengan kegiatan yang membawa manfaat, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat hidup sehat dan kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.


Antusiasme ribuan peserta dan masyarakat menjadi bukti bahwa Bhayangkara Go-Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi pesta rakyat yang memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Ngawi yang aman, sehat, dan harmonis.

Warung Kompas Presisi, Polres Ngawi Pererat Komunikasi dengan Masyarakat

Warung Kompas Presisi, Polres Ngawi Pererat Komunikasi dengan Masyarakat

  




NGAWI – Satbinmas Polres Ngawi menggelar kegiatan Warung Kompas Presisi (Komunikasi Polisi dengan Masyarakat) di kawasan Alun-Alun Merdeka Ngawi, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi Polri untuk memperkuat komunikasi sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.


Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E.,  beserta personel Satbinmas. Dalam pelaksanaannya, personel membagikan makanan dan minuman gratis kepada masyarakat yang berada di sekitar Alun-Alun Merdeka Ngawi.


Selain berbagi, personel juga membuka ruang dialog dengan warga untuk menyerap aspirasi, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mensosialisasikan layanan darurat Polri 110. Melalui komunikasi yang berlangsung secara santai, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan maupun informasi terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing.


Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan anggota Polri sehingga tercipta hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Binmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E., menyampaikan bahwa Warung Kompas Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.


"Melalui Warung Kompas Presisi, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi secara langsung, sekaligus memberikan pelayanan yang bermanfaat. Dengan kebersamaan dan sinergi yang baik, kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta situasi kamtibmas di Kabupaten Ngawi tetap aman, nyaman, dan kondusif," ujar AKP Agus.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi salah satu upaya Polres Ngawi dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat guna mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

Friday, July 10, 2026

Denny Caknan Siap Meriahkan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Nikmati Hiburan dan Layanan Publik Gratis

Denny Caknan Siap Meriahkan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Nikmati Hiburan dan Layanan Publik Gratis

   



NGAWI – Polres Ngawi mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan SiNARENGAN 2026 yang akan digelar di Alun-Alun Ngawi pada Sabtu, 11 Juli 2026, mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Acara yang digelar gratis ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668.

Selain menghadirkan hiburan spesial dari penyanyi kebanggaan Jawa, Denny Caknan, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik gratis yang disediakan, antara lain cek kesehatan gratis, pelayanan SIM, SKCK dan Samsat Keliling, edukasi tertib berlalu lintas, pameran Alutsista Polri, sosialisasi rekrutmen Polri, layanan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Ngawi, hingga layanan perbankan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang kebersamaan sekaligus memperoleh berbagai pelayanan yang telah disiapkan.

"SiNARENGAN 2026 kami hadirkan sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat. Tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga memberikan berbagai layanan publik yang mudah diakses oleh warga. Kami mengundang seluruh masyarakat Ngawi untuk datang bersama keluarga, menikmati rangkaian acara dengan tertib, aman, dan penuh kegembiraan," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, Jumat (10/7/2026)

Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan Ngawi yang aman, nyaman, dan harmonis.
Semoga acara berlangsung meriah, aman, dan menjadi momen kebersamaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi.

 *Respons Cepat Polres Blitar Kota dan Tim Jibom Brimob Polda Jatim Berhasil Evakuasi Bom Udara Aktif*

*Respons Cepat Polres Blitar Kota dan Tim Jibom Brimob Polda Jatim Berhasil Evakuasi Bom Udara Aktif*

 




KOTA BLITAR – Respons cepat Polres Blitar Kota bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur berhasil mengamankan sebuah bom udara (aircraft bomb) yang ditemukan di aliran Sungai Jalan Manggar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. 


Benda berbahaya yang semula dilaporkan warga sebagai benda mencurigakan itu akhirnya dipastikan masih aktif sebelum berhasil dievakuasi.


Peristiwa bermula pada Rabu (8/7/2026) ketika seorang warga, Oki Eka, melaporkan penemuan sebuah benda menyerupai mortir yang berada di dasar sungai. 


Menerima laporan tersebut, personel Polres Blitar Kota Polda Jatim segera mendatangi lokasi untuk melakukan sterilisasi area dengan memasang garis Polisi (Police Line)


Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan oleh personel yang memiliki keahlian khusus agar penanganan berlangsung aman.


"Terkait benda yang dicurigai tersebut, kami sudah meminta bantuan Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan jenis benda tersebut," kata AKBP Kalfaris, Jumat (10/7/2026).


Selama proses pengamanan, masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi maupun menyentuh benda yang diduga mengandung bahan peledak hingga proses identifikasi selesai dilakukan.


Proses pengangkatan berlangsung cukup sulit karena benda tersebut berada di bawah batu berukuran besar yang menutupinya. 


Tim gabungan harus memindahkan batu menggunakan rantai dan alat derek milik BPBD Kota Blitar sebelum benda tersebut dapat diangkat.


Berdasarkan hasil identifikasi Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur, benda tersebut dipastikan merupakan bom udara (aircraft bomb) yang masih dalam kondisi aktif.


Kapolres Blitar Kota menjelaskan bom tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan diameter sekitar 25 hingga 30 sentimeter serta diperkirakan berbobot antara 50 hingga 100 kilogram.


"Tim berhasil mengangkat benda tersebut yang ternyata memang merupakan bom udara atau aircraft bomb. Untuk sementara bom tersebut langsung kami bawa menuju lokasi disposal yang aman dan jauh dari permukiman masyarakat," ungkap AKBP Kalfaris.


Menurut hasil pemeriksaan Tim Jibom, meskipun kondisi fisik bom telah dipenuhi karat akibat lama terendam di dalam sungai, bahan peledak di dalamnya masih aktif sehingga memerlukan penanganan khusus.


Bom kemudian dibawa menuju lokasi yang telah ditentukan untuk dilakukan disposal sesuai standar operasional prosedur (SOP) Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur. 


Lokasi pemusnahan dipilih jauh dari kawasan permukiman guna menghindari risiko terhadap masyarakat.


Kapolres Blitar Kota menambahkan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan asal-usul bom tersebut. 


Namun berdasarkan bentuk dan karakteristiknya, bom diduga merupakan bom udara peninggalan masa perang yang telah berada di lokasi selama puluhan tahun.


Keberhasilan pengamanan bom udara aktif tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres Blitar Kota dan Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui penanganan yang cepat, profesional, dan sesuai standar keselamatan.


Polres Blitar Kota Polda Jatim kembali mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak. 


Apabila menemukan benda serupa, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada kepolisian melalui call center 110 bebas pulsa agar dapat segera ditangani oleh personel yang memiliki kompetensi khusus. (*)

 *Tutup Pendidikan 282 Capaja Polri, Wakapolri Sampaikan Pesan Kapolri*

*Tutup Pendidikan 282 Capaja Polri, Wakapolri Sampaikan Pesan Kapolri*

 



Semarang - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58. Komjen Dedi membacakan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 283 calon perwira remaja (capaja) yang telah merampungkan pendidikan selama tiga tahun, sejak 2023 hingga 2026.


"Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian," kata Komjen Dedi, membacakan amanat Jenderal Sigit, di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (10/7/2026).


Komjen Dedi lalu menyampaikan ucapan selamat dari pimpinan Polri kepada para capaja yang lulus dengan prestasi terbaik. Yakni mereka yang menyandang predikat Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia.


"Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga

integritas dan kehormatan, serta mengharumkan

nama baik institusi," tutur Komjen Dedi.


Terakhir, Komjen Dedi juga menyampaikan pesan Kapolri kepada para capaja lainnya yang lulus namun belum mendapat predikat terbaik. Para capaja itu diminta tak berkecil hati lantaran kesempatan menunjukkan prestasi terbuka lebar sepanjang masa karier mereka kelak.


"Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar," ujar Komjen Dedi.


Diketahui nama batalyon taruna Akpol 2026 adalah Ksatriya Hawin Sarwahita. Mereka terdiri dari 249 pria dan 33 wanita.

 *Polri Bekali 282 Capaja Akpol Pemahaman Geopolitik Global dan Peran Strategis Menjaga Stabilitas Nasional*

*Polri Bekali 282 Capaja Akpol Pemahaman Geopolitik Global dan Peran Strategis Menjaga Stabilitas Nasional*

 



Semarang - Kepolisian Negara Republik Indonesia membekali 282 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 dengan pemahaman mengenai dinamika geopolitik global, dampaknya terhadap Indonesia, serta peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional. Pembekalan tersebut disampaikan dalam Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58 yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Lapangan Bhayangkara Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7).


Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan Wakapolri, ditegaskan bahwa para perwira muda harus memiliki wawasan strategis terhadap perkembangan lingkungan global yang semakin kompleks agar mampu menjalankan tugas kepolisian secara adaptif dan berorientasi pada kepentingan bangsa.


“Dinamika geopolitik saat ini berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Konflik AS-Israel dengan Iran, perang Rusia-Ukraina, persaingan hegemoni antara Amerika Serikat dan China, serta ketegangan di kawasan Timur Tengah telah berdampak terhadap stabilitas keamanan global, rantai pasok, ketahanan pangan dan energi, hingga perekonomian dunia,” ujar Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.

Kapolri juga menjelaskan bahwa kondisi ketahanan pangan global masih berada pada kategori rapuh. Berdasarkan World Bank Food Security edisi Juni 2026, kenaikan harga pupuk global mencapai 35 persen, yang turut memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.


“Dampak dinamika geopolitik global tersebut turut dirasakan oleh Indonesia. Kondisi ini tercermin dari pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan. Pada 8 Juni 2026, nilai tukar rupiah sempat melemah hingga Rp18.171 per dolar AS, sementara IHSG turun ke level 5.594,” lanjutnya.

Meski demikian, pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan fiskal dan moneter yang terukur. Selain itu, pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi melalui program-program strategis, seperti swasembada pangan dan energi, hilirisasi sektor prioritas, penguatan investasi, optimalisasi tata kelola ekspor komoditas unggulan melalui Danantara Sumberdaya Indonesia, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri.


Berkat langkah tersebut, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen, menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara G20. Defisit APBN tetap terkendali di angka 0,76 persen terhadap PDB, inflasi terjaga pada level 3,34 persen, dan berdasarkan analisis JP Morgan, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara yang paling tangguh menghadapi guncangan energi global.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung, pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri, penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pelayanan kesehatan gratis, hingga pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.


Selain itu, Polri terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui penegakan hukum di sektor minyak dan gas, pertambangan, serta ketenagalistrikan, disertai pengamanan objek vital nasional dan distribusi energi. Upaya lainnya diwujudkan melalui perlindungan hak-hak pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendirian SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

“Seluruh upaya tersebut merupakan wujud dukungan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, memperluas akses infrastruktur, serta mempersiapkan generasi muda yang unggul,” tutup Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.

Melalui pembekalan tersebut, diharapkan 282 perwira muda lulusan Akpol Angkatan ke-58 tidak hanya memiliki kompetensi teknis sebagai insan Bhayangkara, tetapi juga memahami tantangan strategis bangsa sehingga mampu menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap mengawal kepentingan nasional di tengah dinamika global.

 *Empati Tanpa Batas, Polres Bondowoso Bantu Keluarga Bayi Kembar yang Kehilangan Ibu*

*Empati Tanpa Batas, Polres Bondowoso Bantu Keluarga Bayi Kembar yang Kehilangan Ibu*

  



BONDOWOSO – Di balik tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Polri kembali menunjukkan sisi kemanusiaannya. 


Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah menjadi bukti bahwa kehadiran Polisi tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan dan penguatan moral.


Hal itu seperti dilakukan oleh Polres Bondowoso Polda Jatim saat mengunjungi rumah warga di Dusun Sukobiyung RT 20 RW 04, Desa Pakisan, Kecamatan Tlogosari yang sedang berduka, Rabu (8/7/2026) yang lalu.


Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati atas musibah yang dialami keluarga Jumali (38) yang istrinya meninggal dunia pascamelahirkan bayi kembar.


Kisah pilu itu sebelumnya menjadi perhatian masyarakat luas setelah ramai diperbincangkan di media sosial.


Mendengar hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo bersama sejumlah pejabat utama Polres Bondowoso segera mendatangi rumah duka, menyerahkan bantuan berupa perlengkapan bayi kembar dan kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga dalam merawat kedua bayi kembar.


AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan kehadiran Polres Bondowoso bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, melainkan memberikan dukungan moril agar keluarga tetap memiliki semangat menjalani cobaan yang sedang dihadapi.


"Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa yang mendalam sekaligus memberikan dukungan agar keluarga tetap kuat, tabah, dan ikhlas menghadapi ujian ini," ungkap AKBP Aryo.


Menurut AKBP Aryo, nilai kemanusiaan harus selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pelaksanaan tugas Polri. 


Ia mengatakan, kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan merupakan bentuk pengabdian yang harus terus diwujudkan.


"Polri hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga ketika mereka membutuhkan kepedulian, kasih sayang, dan harapan," kata AKBP Aryo.


Ia menegaskan, solidaritas adalah kekuatan yang akan membuat kita mampu bangkit bersama menghadapi setiap ujian kehidupan.


Kegiatan anjangsana tersebut menjadi cerminan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis dan kepedulian sosial. 


Melalui langkah nyata seperti ini, Polres Bondowoso Polda Jatim terus memperkuat kepercayaan publik dengan menghadirkan pengabdian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (*)

 Fahmy Radhi Dukung Pengusutan Dugaan Pelanggaran DMO Batu Bara, Minta Sanksi Tegas bagi Pelanggar

Fahmy Radhi Dukung Pengusutan Dugaan Pelanggaran DMO Batu Bara, Minta Sanksi Tegas bagi Pelanggar

 



Jakarta – Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, mendukung langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dalam mengusut dugaan pelanggaran kewajiban pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO).


Menurut Fahmy, proses penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan ketahanan pasokan energi nasional sekaligus mencegah terulangnya krisis batu bara yang dapat berdampak pada terganggunya sistem kelistrikan.


Fahmy menjelaskan, persoalan keterbatasan pasokan batu bara untuk kebutuhan PT PLN (Persero) bukan merupakan permasalahan baru. Ia menyebut pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir diduga berkaitan dengan gangguan teknis pada sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) serta kendala dalam pasokan batu bara.


“Pemadaman listrik bergilir sudah pasti sangat merugikan bagi konsumen industri maupun rumah tangga,” ujar Fahmy, Rabu (8/7/2026).


Ia mengatakan, sektor industri masih memiliki alternatif penggunaan generator set (genset) ketika terjadi pemadaman, namun kondisi tersebut tetap menambah beban biaya operasional perusahaan. Sementara itu, masyarakat rumah tangga yang tidak memiliki genset harus menghadapi dampak langsung, termasuk menggunakan lilin saat pemadaman terjadi pada malam hari.


Fahmy mengungkapkan, pemerintah sebelumnya telah mengatur kewajiban pemenuhan kebutuhan batu bara domestik melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 1395 K/2018. Regulasi tersebut mewajibkan perusahaan tambang memasok sedikitnya 20 persen dari total produksi batu bara untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk PLN, dengan harga khusus sebesar 70 dolar Amerika Serikat per metrik ton.


Namun, dalam pelaksanaannya, kewajiban DMO masih menghadapi berbagai kendala. Salah satunya ketika harga batu bara dunia mengalami kenaikan, sehingga sebagian perusahaan tambang dinilai lebih memilih melakukan ekspor karena memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan memenuhi pasokan domestik.


“Pada saat harga batu bara dunia tinggi, pengusaha batu bara cenderung lebih mendahulukan ekspor ketimbang memasok batu bara ke PLN. Dampaknya, PLN mengalami kekurangan pasokan batu bara sehingga menyebabkan terjadinya pemadaman listrik bergilir,” jelasnya.


Atas kondisi tersebut, Fahmy menyatakan dukungannya terhadap langkah penyidikan yang dilakukan Kortas Tipidkor Polri. Ia meminta perusahaan tambang yang terbukti melanggar kewajiban DMO diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


“Saya mendukung penyidikan yang dilakukan Kortas Tipidkor Polri. Pelaku harus ditindak sesuai aturan hukum dan diberikan sanksi berat kepada pengusaha batu bara yang melanggar DMO,” tegas Fahmy.


Selain aspek penegakan hukum, Fahmy juga mendorong adanya pembenahan tata kelola rantai pasok (supply chain management) batu bara oleh PLN serta peningkatan kualitas pemeliharaan PLTU guna mencegah gangguan serupa kembali terjadi.


Ia menilai pemerintah perlu memperkuat sistem pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban DMO, termasuk memastikan jumlah dan waktu pengiriman batu bara kepada PLN berjalan sesuai kebutuhan.


“Pemerintah harus menerapkan monitoring system untuk memastikan jumlah dan waktu pasokan batu bara ke PLN terpenuhi,” katanya.


Fahmy menambahkan, pelanggaran terhadap kewajiban DMO tidak cukup hanya diberikan sanksi administratif. Menurutnya, perusahaan yang terbukti melanggar harus diberikan tindakan tegas berupa denda, larangan ekspor, hingga pencabutan izin usaha agar memberikan efek jera.


Menurut Fahmy, ketegasan pemerintah dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional serta memastikan masyarakat tidak kembali mengalami dampak pemadaman listrik berkepanjangan.

 *Komisi III DPR RI Apresiasi dan Dukung Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara*

*Komisi III DPR RI Apresiasi dan Dukung Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara*

 




Jakarta – Komisi III DPR RI memberikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dalam melakukan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi terkait pemenuhan pasokan batu bara.


Dukungan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri seluruh fraksi Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.


Dalam kesempatan itu, Habiburokhman menyampaikan bahwa seluruh fraksi di Komisi III DPR RI memiliki kesamaan pandangan untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum, termasuk langkah Kortas Tipikor Polri dalam mengusut dugaan korupsi batu bara.


“Komisi III DPR RI memberikan apresiasi dan sekaligus mendukung Kortas Tipikor Mabes Polri yang melakukan penegakan hukum pemberantasan korupsi dalam kasus korupsi batu bara,” ujar Habiburokhman.


Ia menegaskan, proses penanganan perkara tersebut harus berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan koridor hukum serta prinsip Presisi. Komisi III DPR RI juga menyatakan akan melakukan pengawasan agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.


Menurut Habiburokhman, dugaan korupsi batu bara menjadi perkara yang memiliki dampak luas karena tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara, tetapi juga berpengaruh terhadap kepentingan masyarakat, khususnya terkait gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah.


“Korupsi batu bara bukan hanya merugikan keuangan negara dalam jumlah yang sangat signifikan, tapi juga berdampak terjadinya pemadaman listrik di beberapa daerah yang menyusahkan masyarakat dan tentu membawa dampak kerugian ekonomi dan lain-lain bagi masyarakat,” kata Habiburokhman.


Polri saat ini telah melakukan serangkaian langkah penegakan hukum terkait dugaan korupsi pemenuhan pasokan batu bara yang berkaitan dengan terjadinya blackout di wilayah Sumatera.


Dalam penanganan perkara tersebut, Kortas Tipikor Polri bekerja sama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melalui skema joint investigation untuk memastikan proses penyidikan berjalan secara komprehensif.


Kakortas Tipikor Polri Irjen Totok Suharyanto menyampaikan bahwa penyidikan dilakukan terhadap sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang, termasuk perkara PLN terkait batu bara, perkara ASABRI periode 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.


Langkah penegakan hukum tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel guna menjaga kepercayaan publik serta melindungi kepentingan masyarakat.

Kapolres Ngawi Serap Aspirasi dan Perkuat Kedekatan dengan Warga Krandegan

Kapolres Ngawi Serap Aspirasi dan Perkuat Kedekatan dengan Warga Krandegan

  



NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Ngawi, melaksanakan sambang di rumah Tri Mulyono, Kades Krandegan Kabupaten Ngawi.


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban diterima dengan hangat oleh Forpimcam Kec. Ngrambe dan perangkat Desa Krandegan serta sebagian warga.


Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi jajaran Polres Ngawi untuk mendengarkan langsung aspirasi, masukan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait situasi kamtibmas di wilayahnya.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen warga.


“Melalui sambang ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi harapan dan masukan dari masyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKBP Prayoga, Jumat (10/2026)


Selain berdialog, Kapolres Ngawi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, serta tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban melalui layanan Call Center 110.


Warga yang hadir menyambut positif dan berharap komunikasi yang terjalin antara Polri dan warga dapat terus ditingkatkan guna menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


Polres Ngawi menunjukkan komitmennya untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan Polri yang humanis, responsif, dan presisi.