Jakarta
- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat
kontribusinya dalam mendukung pembangunan nasional melalui pembangunan
dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah
Indonesia.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat
konektivitas masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata di tengah
masyarakat.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo,
M.Si. menyampaikan, Polri telah melaksanakan pembangunan dan
revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang
tersebar di 30 Polda. Sebanyak 874 jembatan telah selesai dibangun,
sementara 17 unit masih dalam tahap pembangunan dan empat unit dalam
tahap perencanaan.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami,
Bapak Presiden berkenan hadir secara virtual. Tentunya ini memberikan
semangat bagi kita semua, khususnya seluruh personel TNI dan Polri,
untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik sesuai dengan arahan
Bapak, bahwa kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah
rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di
masyarakat,” ujar Kapolri.
Kapolri mengatakan, pembangunan
Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri
dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Jembatan yang telah selesai
dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314
desa.
Pembangunan juga dilakukan di berbagai wilayah, dengan
Banten menjadi daerah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi
terbanyak, yakni 145 jembatan. Selanjutnya Polda Jawa Barat sebanyak 137
jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan
Polda Sumatera Selatan 81 jembatan.
Selain pembangunan jembatan,
Polri turut berkontribusi dalam pemulihan akses masyarakat di wilayah
terdampak bencana di Pulau Sumatera melalui pembangunan 39 jembatan,
termasuk enam Jembatan Bailey di Aceh dan Sumatera Barat.
Menurut
Kapolri, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan
dampak luas bagi masyarakat, mulai dari memperlancar mobilitas hingga
mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.
“Kami berharap
pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan
multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil
pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para
pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi
baru di pedesaan,” kata Kapolri.
Kapolri menegaskan, berbagai
upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir
dan membersamai masyarakat. Hal tersebut sekaligus menjadi implementasi
arahan Presiden bahwa TNI-Polri harus senantiasa berada di tengah rakyat
dan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Polri kita
lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah
dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa
memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,”
pungkas Kapolri.

0 nhận xét: