Jakarta
— Polri mengerahkan sebanyak 403 personel sebagai Satgas Edukasi untuk
mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di
sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut petunjuk
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam rangka
memperkuat langkah pencegahan karhutla melalui edukasi dan pendekatan
kepada masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan berada di bawah
koordinasi Lemdiklat Polri bersama Stamaops Polri. Para personel akan
ditugaskan ke delapan wilayah hukum Polda, yakni Kalimantan Barat,
Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan
Utara, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.
Dari total 403
personel, sebanyak 8 personel merupakan pendamping atau pimpinan yang
terdiri dari 6 Patun S2-STIK Lemdiklat Polri, 1 Kabid Pengsos Setukpa
Lemdiklat Polri, dan 1 Kabid Jemen Setukpa Lemdiklat Polri.
Sementara
itu, 395 personel lainnya merupakan peserta didik, terdiri dari 287
personel S2-STIK, 85 personel Setukpa, dan 23 personel Sespimma.
Sebaran
peserta didik meliputi Polda Kalbar sebanyak 79 personel, Polda Kalteng
49 personel, Polda Kaltim 38 personel, Polda Kalsel 38 personel, Polda
Kaltara 38 personel, Polda Sumsel 48 personel, Polda Riau 49 personel,
dan Polda Jambi sebanyak 48 personel.
Sebelum diberangkatkan,
seluruh personel mengikuti briefing dan pertelaan tugas yang dipimpin
Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel memahami
tugas, tanggung jawab, serta pembagian wilayah penugasan.
Selanjutnya,
para personel menjalani pengecekan kesehatan dan mengikuti Apel
Pemberangkatan. Setelah itu, personel dijadwalkan mulai bergerak menuju
masing-masing Polda tujuan untuk melaksanakan tugas sesuai pembagian
wilayah.
Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra
Simanjuntak, M.Si. mengatakan, penugasan tersebut merupakan bagian dari
dukungan Polri dalam mencegah terjadinya karhutla sekaligus memberikan
pengalaman kepada peserta didik untuk menerapkan pengetahuan dan
kemampuan yang diperoleh selama pendidikan dalam pelaksanaan tugas di
lapangan.
«“Penugasan ini merupakan bagian dari proses
pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Para peserta didik
akan turun langsung untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat
bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Komjen
Pol. Panca Putra Simanjuntak.»
Ia menekankan bahwa pencegahan
karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama, khususnya masyarakat
yang berada di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan.
«“Kami
mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh
tanggung jawab, mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat,
serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan
dan mencegah pembakaran lahan,” katanya.»
Menurutnya, para
personel juga akan berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan pihak
terkait dalam melaksanakan kegiatan sesuai kondisi serta kebutuhan di
masing-masing daerah.
«“Kita ingin kehadiran personel di lapangan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Laksanakan tugas dengan baik,
jaga komunikasi, dan lakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait
agar upaya pencegahan karhutla dapat berjalan secara optimal,”
tuturnya.»
Polri mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam
mencegah karhutla dengan menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran
lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian
kebakaran hutan dan lahan.

0 nhận xét: