LUMAJANG
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jatim
berhasil mengungkap kasus penjambretan yang terjadi di wilayah
perbatasan Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, dengan Kecamatan Sumbersuko.
Seorang pria berinisial GIP (28) ditangkap setelah identitasnya terungkap melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) milik desa.
Kasi
Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, aksi penjambretan
tersebut terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Sementara
tersangka berhasil diamankan di rumahnya di Desa Kunir Kidul, Kecamatan
Kunir, pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
"Berbekal
rekaman kamera CCTV, petugas melakukan profiling hingga mengarah kepada
identitas pelaku. Setelah itu anggota bergerak dan berhasil mengamankan
yang bersangkutan di kediamannya," kata Ipda Suprapto, Rabu
(15/7/2026).
Ipda Suprapto menjelaskan, berdasarkan hasil
pemeriksaan, tersangka mengakui telah menyembunyikan barang hasil
kejahatan di sebuah rumah kosong yang berada di dekat waduk di Desa
Kunir Kidul guna menghindari kecurigaan warga.
"Selanjutnya
petugas mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti milik korban
untuk dibawa ke Polres Lumajang guna menjalani proses hukum lebih
lanjut," ujar Ipda Suprapto.
Dari hasil interogasi, Polisi juga
mengungkap bahwa tersangka merupakan spesialis penjambretan yang kerap
menyasar perempuan dan anak-anak. Barang hasil kejahatan kemudian dijual
secara daring.
"Tersangka mengaku hasil kejahatannya dijual
secara online. Sasaran utamanya perempuan dan anak-anak yang dinilai
lengah saat berkendara," ungkap Ipda Suprapto.
Dalam penangkapan
tersebut, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu
unit telepon seluler milik korban, tas korban, serta sepeda motor Yamaha
NMAX warna hitam yang digunakan pelaku saat beraksi.
Atas
perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 479 Kitab Undang-Undang
Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman
hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
Ipda Suprapto mengimbau
masyarakat agar tetap waspada saat berkendara, terutama tidak meletakkan
barang berharga di tempat yang mudah dijangkau pelaku kejahatan.
"Keberadaan
CCTV sangat membantu proses pengungkapan perkara. Kami mengimbau
masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila menjadi korban
atau mengetahui tindak kejahatan," pungkasnya. (*)

0 nhận xét: