NGAWI || Karanganyar - Maraknya aksi tindak kejahatan jambret atau pembegalan sepeda motor di beberapa Kecamatan wilayah Kabupaten Ngawi, menjadikan atensi khusus Kapolres Ngawi Polda Jawa Timur AKBP MB. Pranatal Hutajulu, S.H., S.I.K., M.H., terhadap jajarannya supaya meningkatkan giat patroli maupun razia cipkon di wilayah Polsek masing-masing.
Meskipun Unit Opsnal Reskrimum Polres Ngawi berhasil membekuk 3 pelaku begal motor yang terjadi di TKP Kecamatan Ngawi dan Kecamatan Kedunggalar, lantas tidak membuat Polsek Karanganyar menghentikan giat oprasi / razia (2.1) di jalur rawan curas atau jalur-jalur sepi yang melintasi wilayah hutan dan jauh dari pemukiman.
Malam ini mulai pukul 22.00 WIB, 5 anggota dipimpin Kanit Reskrim Polsek Karanganyar Aiptu Bambang, dengan dibekali surat tugas dari Kapolsek Karanganyar AKP Suyadi, S.H., melaksanakan giat cipkon berupa razia (2.1) terhadap semua kendaraan yang melintas di jalur simpang tiga Pager Wesi masuk Desa Mengger, Rabu (15/5/2019).
Sasaran dalam operasi tersebut yaitu senpi, satjam, obeng/kunci T, serta barang/benda lainnya yang diduga keras dapat dipergunakan untuk melakukan tindak kejahatan berupa curanmor maupun begal.
Dalam giat operasi/razia tersebut Petugas tidak menemukan target sasaran kecuali teguran terhadap 5 pengendara kendaraan sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan 1 pengemudi mobil pickup karena tidak memakai safe belt.
Selain melakukan pemeriksaan barang bawaan kepada pengendara, petugas juga mengingatkan supaya hati-hati dalam bepergian melintasi jalur sepi/hutan khususnya pada malam hari, dan supaya cepat melaporkan kepada Polri jika terjadi tindak kejahatan, khususnya di wilayah Kecamatan Karanganyar. (zed)

0 nhận xét: