TRIBRATANEWSPOLRESNGAWI.COM - Bersih Desa atau orang jawa mengatakan " Nyadran " adalah tradisi para warga masyarakat dan sesepuh Desa yang masih dilestarikan dan tidak boleh ditinggalkan karena giat bersih desa atau " Nyadran menurut keyakinan masyarakat dan sesepuh desa adalah salah satu giat tradisi dalam menghormati para sesepuh Desa yang terdahulu, sehingga tanpa adanya sesepuh Desa tidak akan ada munculnya sebuah Desa.
Oleh sebab itu masyarakat Desa masih melestarikan kegiatan nyadran di Desa tempat mereka tinggal dan giat nyadran juga merupakan bentuk sujud syukur kepada Tuhan YME, karena sampai sekarang ini masyarakat Desa masih diberikan kesehatan dan rejeki sehingga berdampak kpd sitkamtibmas khususnya diwilayah hukum Karangjati.
Seperti halnya pada hari Kamis tgl 23 agustus 2018 pukul 12.30 WIB s/d selesai yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Campurasri BRIPKA BAGYO S.Sos mengikuti rangkaian kegiatan Bersih Desa atau " Nyadran' ditempat dirinya bekerja sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Campurasri, Kec. Karangjati Kab. Ngawi.
Giat yang dilaksanakan oleh Bripka Subagyo, S.Sos juga menunjukkan bahwa Polri dalam hal ini Bhabinkamtibmas Desa Campurasri terlaksana dgn baik sinergitas antara Polri Polsek Karangjati dengan masyarakat.
Dalam giat bersih Desa tersebut diisi dengan acara selamatan di Punden dimana diyakini bahwa asal mula terbentuknya suatu komunitas masyarakat diawali dari tempat tersebut sehingga sampai beranak Pinak sampai sekarang.
Malam harinya dilaksanakan pagelaran wayang golek ditempat punden tersebut berada dan dalam giat tersebut di hadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat Desa, Tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh Masyarakat, warga masyarakat Desa Campurasri dan Bhabinkamtibmas Desa Campurasri serta Bhabinsa Serda SUTRISNO, hingga selesai kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan terkendali. (Buk)

0 nhận xét: