TRIBRATANEWSPOLRESNGAWI.COM - Pasca Surabaya diguncang bom bunuh diri aparat
kepolisian bersama TNI didaerah melakukan pengamanan ekstra ketat
terhadap gereja. Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu menegaskan
bersama TNI khususnya Kodim 0805 Ngawi dan Yon Armed 12 Angicipi
menjamin sepenuhnya keamanan diwilayah.
“Kami aparat
yang ada di Ngawi dari Polres, Kodim dan termasuk Yon Armed TNI menjamin
keamanan sepenuhnya. Jadi silahkan jemaaat melaksanakan kegiatan ibadah
seperti biasanya jangan sampai menghentikan atau menunda. Sebab kami
selaku aparat keamanan tetap menjaga mereka dalam mengerjakan kegiatan
ibadah,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Minggu
(13/05).
Ia juga membenarkan di wilayah Kota Ngawi
ada 11 gereja yang selalu menggelar secara terjadwal kegiatan ibadah.
Untuk itu dalam sistim pengamananya yang dilakukan petugas dilakukan
selama 24 jam dengan melibatkan TNI.
AKBP MB.
Pranatal Hutajulu juga menghimbau kepada jemaat maupun warga masyarakat
agar tidak menyebar foto-foto kejadian aksi keji bom bunuh diri. Apabila
terjadi masyarakat akan menimbulkan ketakutan luar biasa ditengah warga
masyarakat itu sendiri.
“Sangat diharapkan jika
mendapat foto-foto dari kejadian aksi terorisme maka jangan di share
lagi kepada pihak lain. Dan apabila terjadi maka pelaku akan bangga
terhadap aksinya itu,” . kata Kapolres Ngawi kepada sejumlah wartawan.
Perlu
diketahui, jumlah korban tewas akibat serangan keji bom bunuh diri yang
dimulai sekitar pukul 09.00 WIB pada Minggu 13 Mei 2018 ke tiga gereja
di Surabaya bertambah. Kemudian terhitung sampai pukul 10.00 jumlah
korban tewas dipastikan ada 4 orang. (pr-en)
0 nhận xét: