HumasNgawi – Untuk menjaring Calon
Anggota Polri yang tangguh, cerdas, profesional dari Putra Daerah, Polres dan
Pemkab Ngawi melakukan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dalam
rangka pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri tahun 2018 bagi putra putri
Daerah di wilayah Kabupaten Ngawi, di Aula Polres Ngawi pada, Rabu (21/11/2017).
Penandatanganan dari Polres Ngawi
dilakukan oleh Wakapolres Kompol Suhono. S.H., M.Hum., dan dari Pemkab
diantaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Dinas Pendidikan, Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas
Pemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ngawi, dan pihak
eskternal
Selain dari Instansi Terkait yang
hadir dalam Penendatanganan MoU ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama dan
Kapolsek Jajaran Polres Ngawi serta Perwira Staf Polres Ngawi.
Kapolres Ngawi yang diwakili
oleh Wakapolres menyampaikan bahwa, penandatanganan MoU itu sangat penting
untuk memberikan pengawasan dan penelitian rekrutmen anggota Polri salah
satunya keabsahan ijasah mulai jenjang terendah. Karena itu, selain dari
sekolah pihaknya meminta bantuan 3 pilar kambtimas untuk memfilter dan
menyaring anak anak yang masih di bangku SMA yang memiliki potensi dan
berkeinginan untuk menjadi calon anggota Polri.
“Anak
anak yang masih duduk di bangku SMA yang memiliki potensi agar dipantau apakah
mereka berkeinginan menjadi Polisi, nanti kita akan adakan pelatihan untuk
mencari bibit unggul,” ucap Suhono.
Disampaikan
oleh Wakapolres, rencananya akan mengadakan pelatihan adalah untuk mendorong
sumber daya manusia lokal, sehingga saat mengikuti tes seleksi anggota Polri
dapat bersaing baik di Polda Jatim maupun tingkat Mabes.
Sementara
itu, Bupati Ngawi yang diwakili oleh Asisten I Anwar Rifai menyampaikan dengan
adanya kegiatan itu menyambut baik dan memberikan apresiasi pada Polri
khususnya Polres Ngawi yang menyiapkan masa depan bangsa dengan rekrutmen Polri
yang makin Transparan dan akuntabel.
“MoU
hari ini menunjukkan bahwa masuk Polri tidak mengandalkan uang namun
mengandalkan kemampuannya. Saat ini era telah berubah, era kita ini adalah era
milenial, siapa yang cepat merespon maka akan survive bangsanya,” ucap Anwar
Rifai.
(Jf)


